provinsi: JAWA TIMUR

  • Ayah Korban Pengeroyokan di Jember Tak Mau Damai, Siswanto: Tak Ada Negosiasi – Halaman all

    Ayah Korban Pengeroyokan di Jember Tak Mau Damai, Siswanto: Tak Ada Negosiasi – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Seorang pemuda berinisial DS (22) dikeroyok segerombolan orang di SPBU di Jalan Nasional, Desa Perak, Kecamatan Perak, Jombang, Jawa Timur, Minggu (9/2/2025).

    Ia babak belur dikeroyok oleh gerombolan pemotor setelah pulang dari menjenguk saudaranya di Pondok Pesantren Gadingmangu, Jember.

    Ayah korban, Siswanto (55), meminta polisi untuk menuntaskan kasus ini.

    Ia juga tak membuka pintu damai bagi para pelaku.

    “Saya mau kasus ini diusut sampai tuntas tidak ada deal-deal-an. Tidak ada negosiasi damai,” tegasnya.

    Alasan ia tak ingin berdamai adalah agar kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi semua orang.

    “Ini harus lanjut untuk pembelajaran yang lainnya, agar tidak diulang lagi,” ujarnya, dikutip dari TribunJatim.com.

    Diwartakan sebelumnya, DS dikeroyok sesaat setelah mengisi BBM bersama dua orang temannya.

    Tiba-tiba, ia dikeroyok oleh gerombolan orang yang mengenakan atribut perguruan silat.

    Beruntung, warga dan petugas datang dan bisa melerai pengeroyokan tersebut.

    DS pun telah melaporkan kasus ini ke kantor polisi.

    Kasi Humas Polres Jombang, AKP Kasnasin menuturkan, pihaknya telah menerima laporan dari korban.

    Ia menuturkan bahwa pelaku pengeroyokan ini harus ditindak dan tidak bisa dibiarkan.

     “Kami akan menindak tegas pelaku pengeroyokan ini sesuai dengan hukum yang berlaku,”

    “Tindakan seperti ini tidak bisa dibiarkan dan harus ditindak tegas,” katanya.

    Sementara itu, Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan menuturkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus pengeroyokan ini.

    Kepada TribunJatim.com, ia menyebut bahwa ada kabar baik, namun AKBP Ardi tak merinci apa kabar baik tersebut.

    “Alhamdulillah sudah ada kabar baik terkait peristiwa pengeroyokan tersebut,”

    “Jadi mohon bersabar saat ini masih dalam pengembangan oleh pihak Satreskrim Polres Jombang,” ucapnya.

    Selain itu, ia menegaskan akan menegakkan hukum demi keamanan dan ketentraman masyarakat.

    “Hukum akan ditegakkan seadil-adilnya demi keamanan dan ketentraman masyarakat Kabupaten Jombang,” ujarnya.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Update Kasus Pengeroyokan Pemuda di SPBU Jombang, Polisi Masih Dalami, Kapolres: Ada Kabar Baik

    (Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJatim.com, Anggit Puji Widodo)

  • Baru Bebas 2 Tahun, Residivis Penadah Curanmor Bangkalan Kembali Dibui

    Baru Bebas 2 Tahun, Residivis Penadah Curanmor Bangkalan Kembali Dibui

    Bangkalan (beritajatim.com) – Seorang residivis kasus penadahan kendaraan bermotor kembali ditangkap Satreskrim Polres Bangkalan setelah baru dua tahun bebas dari penjara. Pelaku bernama Munili (49), warga Desa Banyiur, Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan.

    Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono, mengungkapkan bahwa kasus ini terungkap setelah polisi lebih dulu menangkap seorang pelaku pencurian motor. Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengidentifikasi Munili sebagai penadah hasil kejahatan tersebut.

    “Dari hasil pengembangan kasus curanmor kemarin kami berhasil ringkus penadahnya,” ujarnya, Selasa (11/2/2025).

    AKBP Hendro Sukmono menambahkan bahwa Munili telah dua kali masuk penjara atas kasus yang sama. Bahkan, ia baru saja bebas dua tahun lalu sebelum kembali terjerat kasus hukum.

    “Iya itu baru keluar penjara dua tahun lalu atas kasus curanmor juga,” imbuhnya.

    Berdasarkan penyelidikan, pelaku utama menjual motor curian kepada Munili seharga Rp 1 juta. Polisi pun segera menangkap Munili dan mengamankan barang bukti kendaraan hasil curian.

    “Barang curian itu dijual seharga sejuta oleh pelaku curanmor ke penadahnya,” pungkasnya.

    Kini, Munili kembali harus mendekam di penjara setelah dijerat dengan Pasal 480 KUHP, yang mengancamnya dengan hukuman penjara maksimal empat tahun. [sar/beq]

  • Respons Nestlé Indonesia soal Program MBG, Terlibat?

    Respons Nestlé Indonesia soal Program MBG, Terlibat?

    Bisnis.com, SURABAYA — Produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, PT Nestlé Indonesia buka suara terkait keterlibatan perusahaan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pemasok susu.

    Direktur Corporate Affairs & Sustainability Nestlé Indonesia Sufintri Rahayu menyatakan bahwa sejauh ini Nestle Indonesia siap membantu pemerintah untuk menyediakan produk susu untuk program MBG.

    Bahkan, Sufintri juga mengaku sudah ada berbagai diskusi yang berjalan terkait MBG, termasuk dari tim Badan Gizi Nasional (BGN) yang sudah sempat berkunjung ke pabrik Kejayan Nestlé Indonesia.

    Kendati demikian, dia mengaku belum ada nota kesepahaman antara Nestlé Indonesia dengan pemerintah untuk program MBG.

    “Secara MoU [memorandum of understanding], kita belum ada kerja sama sampai sekarang, tapi kita siap membantu bila diperlukan,” kata Sufintri dalam Media Trip Bersama Nestlé Indonesia di Pabrik Nestlé Kejayan, Jawa Timur, Selasa (11/2/2025).

    Namun, Sufintri menegaskan bahwa sangat memungkinkan bagi Nestlé Indonesia untuk mendukung pemerintah. Terlebih, perusahaan memiliki pabrik pengemasan susu, baik berbentuk kotak hingga botol. “Mau desain kayak gimana, ya kita siap,” imbuhnya.

    Menurutnya, Nestlé Indonesia bisa menyediakan produk susu seperti merek Dancow hingga Milo untuk masa pertumbuhan anak-anak. Serta, untuk ibu hamil adalah produk Bear Brand.

    Asal tahu saja, penerima MBG bukan hanya untuk siswa di sekolah, melainkan juga mencakup santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. 

    Dia juga mengatakan jika perusahaan ikut mendukung program MBG, maka nantinya mayoritas pasokan susu akan berasal dari distrik Kejayan, Jawa Timur.

    Sebagai perusahaan nutrisi, kata Sufintri, Nestlé memadang program MBG yang digulirkan pemerintah merupakan langkah yang bagus.

    “Dalam artian bahwa memperhatikan future generation, nutrisi untuk masa depan. Dan tentunya sebagai industri, kita terus mendukung pemerintah bagaimanapun yang akan dilakukan, kami akan terus membantu pemerintah,” pungkasnya.

    Dalam catatan Bisnis, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa susu menjadi bagian dalam menu MBG untuk wilayah yang memiliki sapi perah.

    Namun, BGN juga menegaskan bahwa warga DKI Jakarta tetap mendapatkan susu dalam menu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

    Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan bahwa penerima manfaat MBG di wilayah Jakarta akan tetap mendapatkan susu sebanyak 2–3 kali dalam seminggu.

    Dia menjelaskan pengaturan pemberian susu untuk Jakarta lantaran wilayah ini bukan merupakan sentra susu sapi.

    “Untuk daerah yang belum ada sapi perah tetap mendapat peluang mendapatkan susu, tetapi diatur berbasis komposisi menu. Bisa diberikan 2–3 kali seminggu, termasuk DKI [Jakarta],” jelas Dadan kepada Bisnis, Kamis (23/1/2025).

  • Dua Napiter di Lapas Lamongan Ikrar Setia NKRI

    Dua Napiter di Lapas Lamongan Ikrar Setia NKRI

    Lamongan (beritajatim.com) – Dua narapidana terorisme (napiter) yang menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lamongan, yakni Sofyan Abdillah dan Parmin, resmi menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Selasa (11/2/2025).

    Ikrar tersebut dilakukan di hadapan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Forkompimda Kabupaten Lamongan, Densus 88 Anti Teror, serta aparat penegak hukum yang turut memberikan dukungan dalam upaya pembinaan. Dalam ikrar tersebut, kedua napiter dengan penuh kesadaran menyatakan sumpah setia kepada Pancasila dan UUD 1945 serta menegaskan kembali komitmen mereka untuk meninggalkan ideologi radikal yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

    Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi pemasyarakatan yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek hukum, tetapi juga berfokus pada rehabilitasi ideologi.

    “Kami berkomitmen untuk membina mereka agar bisa kembali ke masyarakat dengan semangat kebangsaan yang utuh. Ikrar setia ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud nyata perubahan mindset dan sikap dari saudara-saudara kita yang sebelumnya terpapar paham radikal,” tuturnya.

    Kadiyono berharap napiter yang telah menjalani ikrar dapat benar-benar kembali ke masyarakat dengan pemahaman yang lebih moderat dan cinta damai.

    “Kami berharap semakin banyak napiter yang menyadari pentingnya persatuan dan kesetiaan kepada NKRI, sehingga upaya pencegahan terhadap paham radikal dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

    Sementara itu, salah satu napiter yang mengikuti ikrar setia mengungkapkan rasa syukurnya atas kesempatan untuk kembali diterima sebagai bagian dari NKRI.

    “Saya sadar bahwa ideologi yang saya anut dulu salah. Sekarang saya ingin menjalani hidup dengan damai dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” katanya. [fak/beq]

  • Survei SPI KPK, Dinas PU SDA Pemkab Bojonegoro Masuk Resiko Tinggi Korupsi

    Survei SPI KPK, Dinas PU SDA Pemkab Bojonegoro Masuk Resiko Tinggi Korupsi

    Bojonegoro (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2024 telah melakukan Survei Penilaian Integritas (SPI) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Bojonegoro.

    Dari hasil survei tersebut, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Pemkab Bojonegoro, masuk dalam salah satu OPD yang berisiko tinggi terhadap praktek korupsi.

    Dalam SPI tersebut, Dinas PU SDA memperoleh skor terendah yaitu 64.95 poin. Sedangkan terendah kedua diduduki oleh Satpol PP Pemkab Bojonegoro dengan skor 69.30 poin.

    Sedangkan OPD yang meraih skor tertinggi adalah Dinas Sosial dengan 82.89 poin. Dibawahnya ada Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro dengan skor 82.88 poin.

    Skor masing-masing OPD itu kemudian diambil rata-rata, dan hasilnya Pemkab Bojonegoro memperoleh skor 72.86 poin. Skor tersebut menurut SPI masuk dalam zona merah, atau beresiko tinggi korupsi.

    Pemkab Bojonegoro berada di urutan ke 21, dari 39 kabupaten/Kota di Jawa-timur, pada survei SPI tahun 2024 ini. Semakin tinggi skornya maka semakin bagus dalam praktik pencegahan korupsi yang dilakukan.

    Dalam survei itu dijelaskan jika skor 0-72,9 merupakan zona merah, 72-77,9 zona kuning, sedangkan 78-100 zona hijau. Hasil survei Penilaian integritas itu bisa diakses publik di laman jaga.id, atau melalui aplikasi Jaga di play store atau app store.

    Aplikasi “Jaga” adalah platform yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendorong transparansi pemerintah dan pengolahan aset negara, serta untuk mencegah korupsi. Jaga.id merupakan singkatan dari Jaringan Pencegahan Korupsi Indonesia.

    Kegiatan Lembaga anti rasuah tersebut, merupakan survei untuk menetapkan risiko korupsi dan kemajuan upaya pencegahan korupsi, di lingkungan kementrian/lembaga/ pemerintahan daerah (KLPD).

    Survei ini memotret integritas sebuah lembaga pemerintah melalui tiga sumber; pegawai di lembaga tersebut (internal), publik yang pernah berhubungan atau mengakses layanan lembaga tersebut (eksternal), dan dari kalangan ahli (eksper).

    Sementara saat dikonfirmasi terkait OPD yang dipimpinnya memperoleh skor terendah, Kepala Dinas PU SDA Pemkab Bojonegoro Heri Widodo tidak menjawab.

    Sementara itu, penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto saat dimintai tanggapan SPI mengatakan, jika tata kelola keuangan pemerintah merupakan “PR” yang harus diperhatikan. “Saya kira hal ini menunjukkan bahwa kita harus terus perkuat dalam tata kelola keuangan,” jelasnya dalam kesempatannya, Kamis (30/1/2025). [lus/kun]

  • Kata Jokowi soal Hubungannya dengan Prabowo: Sangat Solid – Halaman all

    Kata Jokowi soal Hubungannya dengan Prabowo: Sangat Solid – Halaman all

    Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyebut ada pihak yang ingin memisahkan dirinya dengan Jokowi. Jokowi bilang hubungannya dengan dengan Prabowo sudah terjalin lama dan sangat solid.

    “Ya hubungan saya dengan Pak Presiden Prabowo ini sudah lama, sudah terjalin lama. Jadi hubungan kami baik, yang jelas sudah lama, dan sampai saat ini ya hubungannya sangat solid. Sama sekali nggak ada masalah,” kata Jokowi saat ditemui di rumahnya di Sumber, Solo, Selasa (11/2/2025).

    Saat dimintai tanggapan soal pernyataan Prabowo yang menyebut ada pihak yang ingin memisahkan mereka, Jokowi merespons santai.

    “Ya kan ndak papa. Sekali lagi hubungan saya dan Pak Prabowo itu hubungan yang sudah lama terjalin,” ujar Jokowi.

    “Ya biasa saja. Hubungan baik-baik saja, sangat baik,” sambungnya.

    Saat wartawan menanyakan apakah dirinya juga merasakan hal yang sama tentang adanya pihak yang hendak memisahkan dengan Prabowo, Jokowi mengulang pernyataannya.

    Saat ditanya siapa sosok yang hendak memisahkan dirinya dengan Prabowo Subianto, Jokowi hanya tertawa. “Ya, ya, he-he-he,” ucap Jokowi.

    Disinggung soal dirinya pernah berhadapan dengan Prabowo di Pemilihan Presiden 2014 dan 2019, Jokowi mengatakan kompetisi itu biasa di dalam politik.

    “Ya biasa saja. (Meski pernah bertarung di Pilpres?) Ya kan biasa dalam politik berkompetisi biasa,” terangnya.

    Jokowi menambahkan, dirinya sering bertemu dengan Prabowo kalau sedang di Jakarta.

    “Ya kalau pas ke Jakarta sering ketemu. Waktu perkawinan putri Pak Akbar Tanjung, kawinan putranya Hatta Rajasa ketemu (dengan Prabowo),” pungkasnya.

    Diberitakan sebelumnya, Prabowo membahas soal hubungannya dengan Jokowi saat memberi sambutan di acara Kongres ke-XVIII Muslimat NU di Jatim Expo, Surabaya, kemarin.

    “Ada yang sekarang mau memisahkan saya dengan Pak Jokowi. Lucu juga, untuk bahan ketawa boleh, jangan, kita jangan ikut pecah belah-pecah belah itu kegiatan mereka-mereka yang tidak suka sama Indonesia,” kata Prabowo, Senin (10/2/2025), dikutip dari detikNews.

    Prabowo juga bercerita bahwa dirinya belajar banyak soal politik dari Jokowi.

    “Jadi memang kalau politik ya saya belajar dari Pak Jokowi. Nggak usah malu-malu lah, kadang orang sudah nggak berkuasa mau dikuyu-kuyu, mau dijelek-jelekin, jangan. Kita hormati semua, hormati semua,” ucap Prabowo. (hp)

  • Tertib Lalu Lintas Bukan Sekedar Takut Tilang, Polres Pacitan Gencarkan Edukasi

    Tertib Lalu Lintas Bukan Sekedar Takut Tilang, Polres Pacitan Gencarkan Edukasi

    Pacitan (beritajatim.com) – Polres Pacitan saat ini melakukan Operasi Keselamatan Semeru 2025. Memasuki hari kedua operasi, jajaran Satlantas Polres Pacitan melakukan langkah preemtif. Salah satunya dengan memberikan himbauan ke sekolah-sekolah dan juga mengimbau pengendara untuk tertib berlalu lintas.

    “Jadi awal ini kita melakukan sosialisasi dan himbauan ke sekolah dan pengguna jalan,” kata Kasi Humas Polres Pacitan, Aiptu Thomas Alim Suheny, Selasa (11/02/2025).

    Operasi Keselamatan Semeru 2025 berlangsung mulai 10 hingga 23 Februari 2024. Kapolres Pacitan, AKBP Agung Nugroho meminta personelnya untuk aktif memberikan edukasi. Terutama mengedukasi kepada generasi milenial dan Gen Z. Biar mereka paham, tertib lalu lintas itu bukan soal takut ditilang, tapi soal keselamatan diri sendiri.

    “Kedepankan pendekatan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif dan humanis, sehingga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.

    Seperti kata pepatah, jalanan bukan sirkuit balap. Kalau semua tertib, perjalanan nyaman. Kalau semua patuh aturan, kecelakaan bisa ditekan.

    Kapolres Pacitan berharap, Operasi Keselamatan Semeru 2025 bisa menjadi awal bagi perubahan. Bukan cuma dalam dua pekan operasi ini berlangsung, tapi juga seterusnya. “Biar masyarakat terbiasa tertib. Biar jalanan tak lagi jadi panggung maut,” pungkas AKBP Agung

    Berdasarkan data Satlantas Polres Pacitan, sepanjang Januari hingga Desember 2024 tercatat 364 kasus kecelakaan. Dari jumlah tersebut, 41 orang meninggal dunia, 441 mengalami luka ringan, dan 2 orang mengalami luka berat.

    Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut mencapai Rp1,02 miliar. Secara peringkat, Pacitan berada di posisi ke-30 dari 39 Polres di wilayah Polda Jawa Timur dalam jumlah kecelakaan lalu lintas, dengan fatalitas korban meninggal dunia mencapai 11,26 persen dari total kasus. (end/kun)

  • Pemerintah Bakal Batasi Anak-anak Gunakan Media Sosial
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        11 Februari 2025

    Pemerintah Bakal Batasi Anak-anak Gunakan Media Sosial Megapolitan 11 Februari 2025

    Pemerintah Bakal Batasi Anak-anak Gunakan Media Sosial
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) tengah menyusun kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak-anak.
    Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, mengungkapkan, kebijakan ini masih dalam tahap koordinasi dengan beberapa kementerian terkait.
    “Kami sudah ada koordinasi dengan Menkomdigi, kemudian dengan Mendikdasmen dan Menteri Kesehatan dan ada beberapa kementerian yang lainnya saat ini sedang berproses untuk kebijakan-kebijakan terkait dengan pembatasan penggunaan medsos di kalangan anak-anak khususnya,” ucap Arifatul saat berkunjung ke Balai Kota Jakarta, Selasa (11/2/2025).
    Ia menjelaskan, berdasarkan survei dan analisis Kementerian PPPA, kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk yang dilakukan oleh anak, salah satunya dipicu oleh pola asuh dan penggunaan gawai yang tidak bijaksana.
    “Mudah-mudahan dengan adanya regulasi, saya belum tahu juga nanti apakah itu bentuknya undang-undang peraturan dan sebagainya kita tunggu saja karena saat ini masih proses,” kata dia.
    Dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kemen PPPA menetapkan tiga program prioritas yang akan dijalankan, yaitu Ruang Bersama Indonesia, perluasan pemanfaatan
    call center
    Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129; dan satu data tentang perempuan dan anak.
    Program Ruang Bersama Indonesia merupakan kelanjutan dari insiatif sebelumnya dan berkolaborasi antar kementerian serta lembaga tingkat desa.
    Saat ini, Ruang Bersama Indonesia ada di lima zona, yaitu Jambi untuk Sumatera, Gorontalo untuk Sulawesi, Kalimantan Selatan untuk Kalimantan, Nusa Tenggara Timur untuk Indonesia Timur, untuk pulau Jawa ada di Jawa Timur dan Kota Tangerang, Banten, untuk wilayah Banten.
    “Saat ini kami melihat bahwa dari berbagai kementerian itu ada penyuluh di tingkat desa ada pendamping desa ada istilahnya macam-macam dari setiap kementerian,” kata Arifatul.
    Kedua, program SAPA 129 layanan pengaduan bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan.
    Diharapkan layanan SAPA 129 dapat lebih menjangkau masyarakat dan memberikan dampak yang lebih luas
    Ketiga, program Satu Data Perempuan dan Anak Berbasis Desa.
    Program ini bertujuan untuk menyatukan data terkait perempuan dan anak di Indonesia agar lebih akurat dan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
    “Apa yang diinisiasi Bapak Presiden, bahwa
    chemistry
    , kolaborasi, sinergi dan kerja sama sangat bisa kita wujudkan untuk menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Arifatul.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Cara Mudah Transfer ke Bank Jatim, Lengkap dengan Kodenya!

    Cara Mudah Transfer ke Bank Jatim, Lengkap dengan Kodenya!

    Jakarta: Melakukan transfer ke Bank Jatim sebenarnya sangat mudah, asalkan kamu tahu kode bank yang harus dimasukkan.
     
    Saat melakukan transfer antarbank, selain nomor rekening tujuan, kamu juga harus memasukkan kode bank agar transaksi berjalan lancar.
     
    Jangan sampai salah input, karena bisa menyebabkan transfer gagal!
     

    Kode Bank Jatim untuk transfer antarbank
     Merangkum dari laman Flip, setiap bank memiliki kode unik sendiri, begitu pula dengan Bank Jatim.
     
    Kode Bank Jatim adalah 114. Kode ini wajib dicantumkan sebelum mengetik nomor rekening tujuan saat melakukan transfer antarbank.

    Mengingat hanya terdiri dari tiga digit, kode ini cukup mudah untuk dihafal, sehingga kamu tidak perlu mencarinya setiap kali ingin melakukan transaksi. 
     

    Cara transfer ke Bank Jatim dengan mudah
    Terdapat dua metode utama untuk melakukan transfer ke Bank Jatim, yaitu melalui ATM dan digital banking. Berikut adalah langkah-langkahnya:

    Transfer via ATM

    Masukkan kartu ATM dan input PIN.
    Pilih menu “Transfer” lalu pilih “Transfer ke Bank Lain”.
    Masukkan kode bank 114 diikuti dengan nomor rekening tujuan.
    Ketik nominal uang yang akan ditransfer.
    Periksa kembali detail transaksi sebelum menekan “OK”.
    Jika sudah benar, konfirmasi dan tunggu hingga transaksi berhasil.
    Simpan struk sebagai bukti transaksi. 

    Transfer via Mobile Banking atau Internet Banking 

    Login ke aplikasi mobile banking atau internet banking bank asal kamu.
    Pilih menu “Transfer Antarbank”.
    Masukkan kode bank 114 diikuti nomor rekening Bank Jatim tujuan.
    Input jumlah uang yang akan dikirim.
    Periksa kembali detail transaksi.
    Konfirmasi transaksi dengan memasukkan PIN atau kode OTP.
    Setelah berhasil, simpan bukti transfer jika diperlukan.

    Transfer ke Bank Jatim bisa dilakukan dengan mudah melalui ATM atau digital banking. Pastikan kamu memasukkan kode bank 114 sebelum mengetik nomor rekening agar transaksi berjalan lancar.
     
    Dengan memahami cara transfer ini, transaksi ke Bank Jatim jadi lebih cepat, aman, dan praktis!
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • MBG Yayasan Kemala Bhayangkari Luaskan Jangkauan ke Masyarakat Pesisir

    MBG Yayasan Kemala Bhayangkari Luaskan Jangkauan ke Masyarakat Pesisir

    Sumenep (beritajatim.com) – Yayasan Kemala Bhayangkari akan meluaskan jangkauan program makan bergizi gratis (MBG) ke wilayah pesisir.

    Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Timur, Ny. Ade Imam Sugianto saat berkunjung ke TK Kemala Bhayangkari Sumenep mengatakan, saat ini MBG Yayasan Kemala Bhayangkari memang masih dilaksanakan di sekolah internal, yakni TK Kemala Bhayangkari.

    Ada 140 sekolah dengan 10.000 siswa di internal Yayasan Kemala Bhayangkari Jawa Timur. Saat ini tinggal 6 sekolah yang belum dicek pelaksanaannya.

    “Setelah di internal jalan, maka kami baru meluaskan jangkauan program MBG. Kami merencanakan program MBG juga dilaksanakan di wilayah pesisir. Anak-anak para nelayan juga berhak mendapatkan program makan bergizi ini,” kata Ny. Ade, istri Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto.

    Pada Selasa (11/02/2025), Bu Kapolda Jatim melihat langsung pelaksanaan program MBG di TK Kemala Bhayangkari Sumenep. Puluhan siswa TK Kemala Bhayangkari Sumenep mendapat makan bergizi gratis dan juga kotak jajan hingga alat tulis.

    “Perluasan jangkauan pelaksanaan MBG ke masyarakat pesisir ini akan kami laksanakan sesegera mungkin, setelah MBG di sekolah internal Yayasan Kemala Bhayangkari terlaksana semuanya,” ujarnya.

    Sedangkan untuk petunjuk teknis pelaksanaan MBG, lanjut Ny. Ade, tetap akan mengikuti standar gizi yang telah ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

    “Tetap berpedoman pada ketentuan BGN tentang menunya. Sesuai tabel yang sudah kami dapatkan untuk standar gizinya. Jadi selain nasi dan lauk, ada sayurnya, kemudian buah, dan susu,” terangnya. (tem/kun)