Produk: Artificial Intelligence

  • Teknologi AI Tidak Akan Menggantikan Peran Jurnalis

    Teknologi AI Tidak Akan Menggantikan Peran Jurnalis

    loading…

    Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu (kanan) dan Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan saat Launching Buku Kompetensi Jurnalis Televisi, yang diselenggarakan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Hall Dewan Pers, Kamis (19/12/2024) siang. Foto/Dok IJTI

    JAKARTA – Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) diyakini tidak akan serta-merta menggantikan peran jurnalis. Hal tersebut disampaikan Plt Dirjen Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komunikasi dan Digital Molly Prabawaty .

    Menurut Molly, AI merupakan inovasi baru yang bisa dimanfaatkan oleh jurnalis , seperti analisis data dalam mengidentifikasi tren, pola, dan sumber potensial. Dia menegaskan AI tidak serta-merta menggantikan peran jurnalis.

    “Dalam penyajian informasi yang kredibel, seorang jurnalis melibatkan elemen-elemen kreatif, empati, dan interpretasi manusia yang sulit ditiru oleh teknologi,” katanya dalam acara Refleksi dan Urun Rembug serta Launching Buku Kompetensi Jurnalis Televisi, yang diselenggarakan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Hall Dewan Pers , Jakarta, Kamis (19/12/2024).

    Menurutnya, jurnalis harus membangun narasi positif dalam menyampaikan informasi yang akurat, adil, transparan, sesuai dengan profesionalitas dan independensi jurnalistik dengan memanfaatkan AI.

    Sementara, Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu mengatakan, AI tidak menutup kemungkinan bisa menggantikan peran jurnalis. Ninik menekankan perkembangan teknologi tidak bisa dihindari dan harus bisa dimanfaatkan dengan baik.

    “Jurnalis televisi sebagai kontrol sosial harus menjalankan fungsinya secara benar dan semata-mata untuk kepentingan publik,” ujarnya.

    Menurut Ninik, televisi masih menjadi platform media rujukan bagi publik untuk mendapatkan informasi. “Jurnalis televisi harus bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab,” katanya.

    Tidak tergantikannya peran jurnalis oleh kecerdasan itulah yang membuat IJTI meluncurkan buku Kompetensi Jurnalis Televisi, yang menjadi panduan bagi jurnalis televisi dalam melaksanakan tugasnya.

    “Buku ini akan membantu jurnalis televisi dan bisa menjadi standar untuk menghasilkan karya-karya jurnalistik televisi yang baik,” kata Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Herik Kurniawan.

    Menurutnya, jurnalis yang memiliki kompetensi, harus bisa menghasilkan karya jurnalistik yang memberikan nilai dan kebermanfaatan bagi masyarakat. “Semoga buku yang diterbitkan IJTI bisa menjadi rujukan, tidak hanya bagi jurnalis televisi, tapi juga mahasiswa yang mengambil peminatan jurnalistik,” katanya menambahkan.

    Peluncuran Buku Kompetensi Jurnalis Televisi yang dihadiri mahasiswa dari perguruan tinggi di Jakarta tersebut menutup rangkaian kegiatan IJTI di tahun 2024. Buku yang ditulis Rachmat Hidayat, Kepala Lembaga Uji Kompetensi Jurnalis Televisi IJTI itu, merupakan hasil evaluasi kegiatan Uji Kompetensi Jurnalis Televisi, yang diselenggarakan IJTI di berbagai daerah.

    Buku setebal 164 halaman itu memuat tentang pemahaman Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran khusus Jurnalis Televisi, riset, dan usulan berita televisi, mewawancarai narasumber, sampai cara menyusun budget program televisi.

    (zik)

  • Sosok Pemilik ChatGPT yang Masuk Daftar Orang Terkaya

    Sosok Pemilik ChatGPT yang Masuk Daftar Orang Terkaya

    Jakarta

    CEO dan co-founder OpenAI, Sam Altman masuk daftar orang terkaya. Ia telah berhasil menciptakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dengan keberadaan ChatGPT.

    Sekedar diketahui, OpenAI adalah perusahaan riset kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada pengembangan teknologi AI. Sementara ChatGPT adalah salah satu produk yang dikembangkan oleh OpenAI.

    ChatGPT adalah chatbot berbasis AI yang mampu memahami dan merespons pertanyaan dengan cara yang menyerupai manusia. Melalui chat selayaknya tanya jawab antar manusia, ChatGPT menjadi salah satu inovasi revolusi untuk pendidikan hingga bisnis.

    Kesuksesan besar ini tidak hanya mengubah cara orang berinteraksi dengan teknologi, tetapi juga membawa sang pemilik ke jajaran orang terkaya di dunia. Siapakah Sam Altman, sosok di balik kesuksesan ChatGPT ini?

    Profil Sam Altman, Sang Penemu ChatGPT

    Dikutip dari laman Britannica, Sam Altman adalah seorang pengusaha Amerika. Ia adalah presiden akselerator start-up Y Combinator dari tahun 2014-2019 dan kepala eksekutif (CEO) perusahaan kecerdasan buatan (AI) OpenAI yang dimulai pada tahun 2019.

    Altman kecil memang sudah punya bakat menonjol pada angka dan teknologi. Pada tahun 2015, OpenAI didirikan sebagai organisasi nirlaba untuk mengembangkan AI demi kepentingan umat manusia. Altman dan CEO Tesla, Elon Musk menjadi ketua organisasi tersebut.

    OpenAI dimulai dengan pendanaan $1 miliar yang disediakan oleh Altman, Musk, pengusaha Amerika Peter Thiel, dan perusahaan Amazon Web Services. Rilis ChatGPT oleh OpenAI, dilakukan pada akhir tahun 2022. ChatGPT menjadi perangkat lunak yang cepat tanggap.

    Popularitas ChatGPT terus meroket. Sam tidak hanya diakui sebagai inovator, tetapi juga seorang pebisnis visioner yang berhasil menciptakan peluang besar di bidang teknologi masa depan.

    Laman The Economic Times menyebut Altman telah menjadi salah satu influencer teknologi yang paling terkenal selama beberapa tahun terakhir. Ia telah memperoleh kekayaan bersih sebesar $2 miliar dalam rentang waktu yang sangat singkat.

    Kekayaan Sang Penemu ChatGPT

    Bloomberg Billionaire Index Fund menunjukkan bahwa kekayaan bersih Sam Altman mencapai $2 miliar pada tahun 2024, dengan angka yang diperkirakan akan meningkat selama satu dekade. Altman resmi menyandang titel miliarder.

    Pencipta ChatGPT itu bergabung ke dalam ‘klub elit’ yang juga diisi juragan teknologi lainnya seperti Elon Musk, Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan lain-lain. Altman masuk dalam daftar miliarder dunia versi Forbes pada April 2024. Posisinya masih cukup rendah dibandingkan Musk dan kawan-kawan, yaitu di peringkat 2.692.

    Dari laporan Forbes, sebagian besar kekayaan Altman datang dari investasinya di sejumlah startup dan perusahaan, termasuk Reddit dan Stripe yang merupakan alumni Y Combinator, program akselerator startup yang pernah dipimpin oleh Altman. Investasi ini terbukti cukup moncer, apalagi Reddit baru saja melantai di bursa saham New York dengan nilai saham USD 34 per lembar dan Stripe saat ini memiliki valuasi USD 65 miliar.

    Sam Altman memang memiliki cara yang cerdik untuk menghasilkan uang, termasuk salah satu aplikasi seluler jejaring sosialnya Loopt yang dia jual kembali pada tahun 2012 seharga $43,4 juta. Pendapatan itulah yang memberinya modal untuk melonjak di industri teknologi.

    Selain investasi di perusahaan dan sektor yang sudah mapan, Altman juga mulai melirik sektor baru, termasuk menanamkan modal di perusahaan energi nuklir Helion dan perusahaan bioteknologi Retro Biosciences. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah properti di California dan Hawaii.

    Menariknya, Altman sama sekali tidak memegang saham di OpenAI yang saat ini valuasinya menembus USD 86 miliar. Meskipun sudah menjadi CEO OpenAI sejak tahun 2019, Altman berulang kali mengatakan bahwa ia tidak memiliki saham di perusahaan yang ia dirikan tersebut.

    Sementara itu, OpenAI diperkirakan bernilai sekitar $29 juta, dengan ChatGPT salah satu proyek terbaiknya. Setelah rilis ChatGPT, Open AI telah mengumpulkan $1 miliar dari Microsoft dan terus fokus pada pengembangan AI.

    Itulah tadi, informasi soal siapa penemu ChatGPT dan bagaimana ia bisa masuk daftar orang terkaya. Semoga menambah pengetahuanmu, ya!

    (aau/fds)

  • Diskusi Elsam, Komnas HAM Soroti Proses Penyelesaian Pelanggaran HAM

    Diskusi Elsam, Komnas HAM Soroti Proses Penyelesaian Pelanggaran HAM

    Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro mengakui bahwa persoalan hak asasi manusia (HAM) telah menjadi isu belakangan ini. Namun, pada waktu yang sama, permasalahan masa lalu di era otoriter belum kunjung selesai. 

    Hal itu disampaikan oleh Atnike pada Diskusi Publik 76 Tahun Duham dengan tajuk ‘Hak Asasi Manusia dalam Turbulensi Demokrasi’ yang diselenggarakan oleh Elsam, Jakarta, Kamis (19/12/2024). 

    Menurutnya, turbulensi demokrasi terjadi salah satunya karena kurangnya penyelesaian persoalan HAM di masa lalu, khususnya di era Orde Baru. Pada saat itu, isu HAM berkutat pada persoalan-persoalan mendasar mengenai kebebasan politik, penegakan hukum, dan hak-hak ekonomi sosial budaya yang sangat dasar seperti hak atas tanah, perumahan hingga pekerjaan. 

    “Persoalan-persoalan hak asasi sudah semakin kontemporer seperti artificial intelligence, tapi kita lupa persoalan-persoalan yang 20 tahun lalu dikerjakan itu enggak pernah selesai,” ujar Atnike.

    Ketua Komnas HAM periode 2022-2027 itu menilai masalah-masalah seperti ketimpangan dan kemiskinan ekstrem juga masih menjadi persoalan HAM mendasar yang terjadi saat ini. 

    Di sisi lain, persoalan HAM dinilai olehnya semakin canggih mulai dari artificial intelligence hingga judi online. 

    “Kita bayangkan di era bicara persoalan judi online, artificial intelligence, ada persoalan hak asasi sedemikian mendasar yang tidak tersentuh oleh politisi-politisi yang berbicara soal demokrasi. Menurut saya itulah yang memperlihatkan turbulensi, kita tidak mampu melihat persoalan-persoalan sesungguhnya. Kita bicara PSN, tapi ada orang hidupnya dari hari ke hari menunggu belas kasihan,” tuturnya.

    Pelumpuhan Civil Society

    Sementara itu, mantan Jaksa Agung Marzuki Darusman menyampaikan bahwa telah terjadi pelumpuhan masyarakat untuk melakukan perubahan sejak tahun 1965. Namun, penyebab pelumpuhan itu tak diketahui sampai dengam sekarang. 

    Namun, pria yang kini menjabat sebagai Ketua Misi Pencari Fakta Independen tentang Myanmar di bawah Dewan Hak Asasi Manusia PBB itu menduga, fenomena depolitisasi merupakan penyebab dari kelumpuhan yang dimaksud. 

    “Saya menduga oleh karena selama puluhan tahun terjadi depolitisasi di negara kita ini,” paparnya. 

  • 8 Trik agar Sukses Berbisnis pada 2025, Pemula Harus Paham!

    8 Trik agar Sukses Berbisnis pada 2025, Pemula Harus Paham!

    Jakarta, Beritasatu.com – Menghadapi tahun 2025, pemula yang ingin mencoba bisnis harus memahami kesuksesan tidak hanya bergantung pada ide brilian, tetapi juga pada strategi yang tepat dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan pasar. Lalu, apa trik dari sukses berbisnis?

    Teknologi yang terus berkembang dan perilaku konsumen yang berubah cepat menuntut pengusaha baru untuk menguasai digital marketing, e-commerce, dan inovasi produk. Mengetahui trik sukses berbisnis yang efektif akan sangat membantu mereka untuk tetap kompetitif di pasar yang dinamis ini.

    Selain itu, perencanaan yang matang menjadi kunci utama dalam memulai bisnis. Dengan memanfaatkan platform online dan alat pemasaran digital, pengusaha dapat meningkatkan visibilitas dan menjangkau audiens yang lebih luas. Memberikan pengalaman pelanggan yang personal juga akan memperkuat loyalitas mereka terhadap merek.

    Untuk itu, pemula perlu melakukan riset pasar untuk menemukan ide bisnis yang sesuai dengan minat dan kebutuhan konsumen. Berikut adalah delapan trik utama agar sukses berbisnis pada 2025 bagi pemula.

    1. Tetapkan tujuan yang jelas dan strategis
    Menetapkan tujuan yang SMART (specific, measurable, achievable, relevant, and time bound) membantu bisnis tetap fokus pada visi mereka dan beradaptasi dengan perubahan pasar. Tujuan strategis ini memandu upaya dan memudahkan pengukuran kemajuan.

    2. Manfaatkan teknologi
    Transformasi digital memungkinkan bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan pengalaman pelanggan. Menggunakan alat artificial intelligence (AI) untuk analisis data dan layanan pelanggan dapat membawa keuntungan kompetitif bagi bisnis.

    3. Fokus pada strategi kebutuhan pelanggan
    Memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan sangat penting untuk menciptakan pengalaman yang dipersonalisasi. Dengan menerapkan strategi ini, bisnis dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan konversi penjualan.

    4. Pilih platform yang mendukung branding
    Memiliki situs web sendiri memberikan keunggulan dalam branding dan promosi. Menggunakan sistem manajemen konten (CMS) yang SEO friendly dapat meningkatkan visibilitas online bisnis hingga 60%.

    5. Inovasi pengembangan produk
    Inovasi produk sangat penting untuk tetap relevan di pasar yang kompetitif. Mengumpulkan umpan balik dari pelanggan dan mengaplikasikannya pada produk akan memastikan produk tersebut sesuai dengan kebutuhan pasar.

    6. Fokus pada cash flow
    Mengelola arus kas dengan baik adalah kunci agar bisnis dapat bertahan dan berkembang. Pemula harus mengelola pendapatan dan pengeluaran dengan cermat serta menetapkan strategi harga yang tepat.

    7. Membangun kemitraan yang strategis
    Kemitraan dengan bisnis lain dapat memberikan keuntungan kompetitif melalui kolaborasi sumber daya. Hal ini memperluas jangkauan pasar dan mengurangi biaya operasional.

    8. Sustainability dalam bisnis
    Kesadaran terhadap isu lingkungan semakin penting di kalangan konsumen. Menerapkan praktik bisnis ramah lingkungan tidak hanya membantu menjaga planet ini, tetapi juga dapat meningkatkan loyalitas pelanggan.

    Dengan memahami dan menerapkan trik sukses berbisnis ini, pemula dapat membangun fondasi yang kuat untuk mencapai kesuksesan dalam dunia bisnis, baik pada 2025 maupun seterusnya.

  • Dorong Investasi Mobil Listrik, Menteri Rosan Temui Perusahaan Tiongkok

    Dorong Investasi Mobil Listrik, Menteri Rosan Temui Perusahaan Tiongkok

    Bisnis.com, JAKARTA –  Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menemui sejumlah perusahaan raksasa Tiongkok yang bergerak di ekosistem electric vehicle (EV) yaitu Build Your Dreams (BYD), CNGR New Material, dan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL). Ketiganya ditemui di masing-masing fasilitas produksinya di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada 16-17 Desember 2024.

    Kunjungan Menteri Rosan ke perusahaan-perusahaan ini dilaksanakan dalam rangka mengawal investasinya yang telah berjalan di Indonesia, mengetahui hal-hal yang dapat didukung Pemerintah Indonesia untuk percepatan realisasi investasi serta memfasilitasi rencana investasi jangka panjang perusahaan. “Sebagaimana pesan dari Bapak Presiden Prabowo justru untuk selalu mengutamakan investor yang sudah berinvestasi di Indonesia, itu yang kita jaga,” ujar Menteri Rosan.

    Pertemuan dengan BYD Auto

    Kunjungan hari pertama di Tiongkok, Menteri Rosan melakukan pertemuan dengan pimpinan perusahaan otomotif terkemuka, BYD Auto, membahas upaya percepatan untuk pembangunan pabrik mobil listrik BYD di Subang, Jawa Barat. Menteri Rosan mengapresiasi investasi BYD yang mulai direalisasikan di Indonesia.

    “Kami meyakini tentunya selain berdampak pada pemberian nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja, namun investasi ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mencapai target pengurangan emisi karbon pada tahun 2060, atau mungkin diharapkan lebih cepat. Terlebih lagi saat ini perusahaan tidak hanya melihat pasar Indonesia yang cukup besar tetapi juga untuk pasar ekspor,” ucap Menteri Rosan.

    Rencananya BYD Indonesia akan menambah kapasitas produksi dari yang awalnya 150.000 unit per tahun, serta terbuka untuk pengembangan fasilitas baterai dan kendaraan jenis Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) premium di awal tahun depan. Penambahan kapasitas produksi ini rencananya akan menambah total tenaga kerja dari sebelumnya 8.700 orang menjadi 18.814 orang. Pembangunan pabrik ini ditargetkan akan memulai produksi komersialnya pada awal 2026.

    “Pembangunan pabrik BYD di Indonesia nantinya merupakan salah satu yang tercepat, karena sebelumnya untuk membuat pabrik mobil listrik di China dan di Thailand membutuhkan waktu 10-16 bulan. Namun jika didukung pemerintah, kami yakin bisa menyelesaikan pembangunan pabrik dan memulai produksi komersial pada awal 2026,” ungkap Liu Xueliang, General Manager BYD Asia-Pacific.

    Perbesar

    Menteri Rosan menekankan komitmen pemerintah dalam mendorong percepatan realisasi investasi BYD, salah satunya berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk percepatan infrastruktur di sekitar kawasan industri, termasuk jalan tol dan akses jalan ke Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. Menteri Rosan juga menyampaikan dukungan pemerintah kepada perusahaan berupa percepatan penerbitan perizinan dan insentif penanaman modal.

    Pabrik BYD di Indonesia ini akan menjadi pabrik otomotif terbesar di ASEAN. Saat ini, luas lahan pabrik BYD adalah 108 Ha dan telah memutuskan pengembangan serta penambahan baru menjadi 126 Ha.

    Secara global, BYD menjadi produsen kendaraan listrik terbesar di dunia dengan penjualan mencapai lebih dari 3 juta unit pada 2023. Sejak diperkenalkan di Indonesia pada awal 2024, BYD Indonesia telah membukukan penjualan lebih dari 13.800 unit dan diklaim telah berkontribusi sebanyak hampir 50% pada penjualan EV di Indonesia setiap bulannya.

    Pertemuan dengan CNGR New Material

    Setelah bertemu BYD, Menteri Rosan melanjutkan kunjungannya ke fasilitas produksi CNGR New Material di Qinzhou, RRT (17/12). Pertemuan dengan CNGR membahas perkembangan investasi CNGR di Indonesia, serta rencana perusahaan untuk membangun Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KIHTK) di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara yang akan terfokus kepada produksi advance material.

    Di dalam Kawasan Industri di Konawe tersebut, CNGR berencana akan menggabungkan industrinya dari hulu ke hilir. CNGR sendiri telah berinvestasi di beberapa proyek industri smelter untuk pengolahan bijih nikel di Indonesia. Total investasi CNGR di Indonesia sendiri saat ini mencapai Rp42,4 trililun dengan jumlah Tenaga Kerja Indonesia 6.613 orang.

    “Pada prinsipnya kami terbuka untuk investasi dan akan memfasilitasi sebaik mungkin agar investasi bisa berkembang lebih besar,” ungkap Menteri Rosan di sela-sela kunjungannya ke fasilitas produksi CNGR di Qinzhou.

    CNGR juga berencana untuk mengundang investor global produsen advance material agar berinvestasi di dalam kawasan. Nantinya, para perusahaan di dalam kawasan tidak hanya akan mengolah nikel, tetapi juga kobalt, mangan dan mineral lainnya. Nikel sendiri akan diolah menjadi energi advance material dan hidrogen, sedangkan timah akan dikembangkan untuk konduktor solar panel dan artificial intelligence. Di dalam kawasan juga akan dibangun fasilitas penelitian dan pengembangan untuk melakukan perencanaan dan riset mengubah mineral menjadi advance material.

    “Rencana kami, dengan pembangunan kawasan ini, maka rantai pasok untuk advance material akan lebih terpusat sehingga tercipta efisiensi dan kestabilan dalam rantai pasok. Bisa jadi ini merupakan satu-satunya di dunia dan Indonesia merupakan tempat yang paling bagus untuk mengembangkan rantai pasok advance material global,” ujar Deng Weiming, Chairman CNGR Advanced Materials.

    Menteri Rosan juga mengapresiasi upaya perusahaan untuk meningkatkan sumber daya manusia sejalan dengan pengembangan kawasan, dengan menyediakan pelatihan dan juga akses ke pendidikan tinggi bagi para pekerja terkait. Menteri Rosan berharap, rencana investasi CNGR ini bisa mendorong ekosistem hilirisasi sesuai dengan Peta Jalan Hilirisasi Investasi Strategis yang sudah ada. “Kami terbuka untuk kolaborasi dan mensinergikan rencana pengembangan industri hilirisasi ini. Akan kita kembangkan dengan cepat dan sustainable,” pungkas Menteri Rosan.

    Pertemuan dengan BRUNP-CATL

    Perusahaan raksasa selanjutnya yang dikunjungi Menteri Rosan adalah BRUNP, yang merupakan bagian dari group Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL). Mantan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia ini mengunjungi fasilitas produksi CATL di Foshan, RRT yaitu pabrik baterai (CATL Ruiqing Factory) dan pabrik katoda (CATL-Brunp Foshan Factory-I), serta kunjungan ke kantor pusat BRUNP di Foshan, RRT.

    Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung percepatan pembangunan ekosistem baterai electric vehicle (EV) di Indonesia. Saat ini Group CATL melalui konsorsium CBL (CATL, BRUNP dan Lygend) sedang bekerja sama dengan BUMN (ANTAM dan IBC) untuk membangun proyek rantai industri dan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi yang dimulai dari pertambangan, smelter, industri bahan baterai (prekursor dan katoda) serta sel baterai serta daur ulang baterai yang berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara dan di Karawang, Jawa Barat. Total investasi dari proyek ini diperkirakan akan mencapai USD6 miliar atau setara Rp96 triliun.

    “Pemerintah mendorong kemajuan kerja sama investasi ekosistem baterai kendaraan listrik karena ini sejalan dengan program hilirisasi dan peningkatan nilai tambah di dalam negeri serta transformasi hijau,” jelas Menteri Rosan.

    Dengan dimulainya pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi di Indonesia, pemerintah berharap dapat menjadi bagian penting dalam rantai pasok global serta mendorong tumbuhnya industri otomotif kendaraan listrik di dalam negeri dengan kandungan lokal yang lebih tinggi dan harga yang terjangkau. Rencana investasi ini juga didorong untuk dapat memprioritaskan kemitraan dengan pengusaha nasional, terutama yang ada di daerah serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memiliki kapabilitas dan kapasitas dalam setiap rantai pasok.

    “Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM saat ini juga terus melakukan fasilitasi dan asistensi terkait percepatan realisasi investasi proyek ini melalui percepatan perizinan berusaha dan juga insentif. Kami juga akan memfasilitasi komunikasi dan berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan para stakeholder terkait agar proyek dapat terealisasi dengan cepat,” terang Rosan.

    Pada kesempatan yang sama, Founder and CEO BRUNP Li Changdong yang mewakili group CATL menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya mendorong proyek pengembangan ekosistem agar lebih cepat terealisasi. “Yang terdekat adalah sel baterai kendaraan listrik yang harus mulai berproduksi di 2026 untuk memenuhi permintaan pasar yang sudah masuk. Kami juga tertarik untuk mengembangkan industri daur ulang baterai yang dapat mengamankan sumber daya mineral yang penting untuk baterai agar tetap terjaga serta dapat diolah dan diproduksi kembali di Indonesia dengan teknologi hijau,” ucap Li.

    CATL merupakan salah satu perusahaan global teknologi energi baru dan inovatif asal Tiongkok yang menduduki peringkat 292 pada Fortune 500 tahun 2023 dengan kepemilikan total aset per Desember 2023 sebesar USD101 miliar atau setara Rp1,6 kuadriliun. Sejak didirikan tahun 2011, perusahaan yang berkantor pusat di Ningde, Fujian tersebut telah menduduki peringkat pertama selama 7 tahun berturut-turut (2017-2023) sebagai penyuplai baterai kendaraan listrik di dunia dengan pangsa pasar global sebesar 37%.

  • Babak Baru Kemajuan Teknologi, B-Universe Dukung Kolaborasi Jurnalisme dan AI

    Babak Baru Kemajuan Teknologi, B-Universe Dukung Kolaborasi Jurnalisme dan AI

    Jakarta, Beritasatu.com – B-Universe sebagai media multiplatform, mendukung kolaborasi antara jurnalisme dan kemajuan teknologi artificial intelligence (AI). Meski terbantu dengan AI, jurnalis perlu bijak memanfaatkan kecanggihan teknologi ini. 

    Hal ini disampaikan Wakil Direktur Utama B-Universe Apreyvita Wulansari saat menghadiri acara refleksi dan urun rembuk akhir tahun yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Eksistensi Jurnalisme TV di Era Digital & AI, Kamis (19/12/2024). Acara yang berlangsung di Dewan Pers ini dihadiri tokoh media, jurnalis, dan praktisi industri kreatif.

    Dalam sambutannya, Apreyvita menekankan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara bijak dalam dunia jurnalistik. “Kalau kita hanya menelan mentah-mentah AI, di mana peran jurnalismenya? Namun, jika kita menghindar, padahal AI dan digital bisa kita maksimalkan, kita akan kehilangan potensi besar untuk berkembang,” ujarnya.

    Apreyvita mengatakan, AI dapat membantu kerja jurnalistik, seperti mempercepat proses pengerjaan naskah, membantu memperbaiki struktur kalimat, hingga brainstroming untuk memecah angle pemberitaan menjadi lebih kaya dan beragam. Namun, ia juga menegaskan, AI seharusnya berfungsi sebagai alat bantu, bukan menjadi inti utama dalam proses jurnalistik.

    “Kita harus melatih diri, berinovasi, dan menggunakan AI dengan bijak. AI bisa membantu, tetapi esensi kita sebagai jurnalis tetap harus dijaga,” tambahnya.

    Apreyvita juga mengingatkan tantangan lain kemajuan teknologi, yaitu kemudahan akses yang bisa mengurangi nilai-nilai dasar jurnalisme. “AI sangat pandai menuliskan pola media tertentu. Namun, kalau begitu, di mana esensi kita sebagai jurnalis, baik junior maupun senior? Kunci utamanya adalah bijak. Teknologi ini harus mendukung kita, bukan menggantikan peran utama kita,” tegasnya.

  • Startup Seret Pendanaan, Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Tahun Depan Melambat?

    Startup Seret Pendanaan, Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Tahun Depan Melambat?

    Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia memiliki tiga tantangan utama guna menaikan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia pada 2025. Salah satunya menipisnya investasi yang masuk ke startup.

    Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan tantangan pertama adalah seretnya investasi terhadap startup di Indonesia.

    “Kita tahu di Indonesia sendiri, investasi di bidang digital itu mengalami penurunan yang cukup tajam,” kata Huda dalam diskusi Indonesia Digital Economy Outlook 2025, Kamis (19/12/2024).

    Diketahui, investasi yang masuk ke startup global mengalami penurunan sekitar 35% menjadi US$345,7 miliar pada 2023 menurut laporan Pitchbook. Di Amerika Serikat penurunan pendanaan sekitar 30% menjadi US$170,6 miliar. 

    Sementara itu, nilai pendanaan startup di Indonesia pada semester pertama tahun 2023 mengalami penurunan sekitar 74%.

    Huda menuturkan, pada 2021 investasi di ekonomi digital Indonesia sempat mencapai Rp140 triliun. Namun, pada tahun 2022 angkanya menurun hampir setengahnya yakni berkisar Rp68 triliun.

    Lebih lanjut, Huda menyebut tantangan selanjutnya yaitu masalah sumber daya manusia (SDM) yang sudah digantikan oleh Artificial Intelligence atau AI.

    Huda menjelaskan, nilai Human Capital Index di negara-negara seperti Malaysia, China, dan India cenderung stabil di angka 0,60–0,70, menunjukkan konsistensi dalam pengembangan kualitas SDM. 

    “Sedangkan Indonesia memiliki nilai HCI lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia, mencerminkan tantangan dalam peningkatan kualitas SDM,” ujarnya.

    Huda menyebut, Singapura konsisten menduduki posisi teratas dengan skor 99,48 di 2022 dan 97,4 pada 2023, menunjukkan daya saing digital yang kuat di kawasan. 

    Sementara Indonesia mengalami peningkatan bertahap, namun masih tertinggal di angka 56,74 pada 2022 dan 60,36 di 2023, menekankan perlunya investasi lebih pada infrastruktur digital dan SDM.

    “Indonesia memiliki peringkat yang membaik dalam aspek talent, namun masih rendah, perlu peningkatan keterampilan SDM untuk memenuhi kebutuhan ekonomi digital dan AI,” ucap Huda.

    Sementara, masalah terakhir yakni literasi finansial digital dan keamanan transaksi. Dirinya mengatakan bahwa nilai pilar infrastruktur dan ekonomi dari masyarakat digital Indonesia menurun di tahun 2024 dibandingkan tahun 2023.

    “Nilai Pemberdayaan masih lebih rendah dibandingkan dengan nilai pilar lainnya yang menunjukkan ekonomi digital di Indonesia belum mampu menjadi motor pemberdayaan ekonomi yang signifikan,” pungkasnya.

  • Ancaman Deepfake Jadi Iklan Merebak, Kerugian Miliaran

    Ancaman Deepfake Jadi Iklan Merebak, Kerugian Miliaran

    Jakarta

    Dalam beberapa hari ini beredar video dari Malaysia tentang penipuan memanfaatkan deepfake disertai informasi korban kena penipuan atau scam deepfake dengan kerugian RM 500.000 atau sekitar Rp 1,8 miliar.

    Video ancaman AI deepfake memakan korban di Malaysia Foto: Dok. Vaksincom

    Video yang beredar di Tiktok dan Instagram tersebut dibuat dalam dua versi yang yang pada dasarnya adalah video deepfake penipu yang memalsukan dari anak yang meminta uang kepada orang tuanya karena mengalami musibah. Sang ayah setuju transfer RM 500 tetapi anaknya meminta transfer RM 5.000 ke rekening temannya dan disetujui oleh orang tuanya.

    Pada akhir video tersebut terungkap bahwa penelpon yang menghubungi kedua orang tua tersebut adalah palsu karena anak yang dipalsukan masuk ke ruangan orang tua tersebut. Dan setelah itu akan muncul iklan ponsel “H” asal China yang memiliki kemampuan mendeteksi deepfake.

    Iklan ponsel “H” dengan teknologi deteksi deepfake Foto: Dok. Vaksincom

    Referensi Berita

    Berdasarkan klaim kerugian RM 500.000 pada header video tersebut, tercatat memang ada beberapa penipuan di Malaysia dengan kerugian RM 500.000 seperti penipuan yang menimpa tiga warga emas pada yang ditakuti penipu dan dituduh memiliki tunggakan pajak seperti pada gambar 3 di bawah ini.

    Tiga warga emas ditipu RM 500.000 didakwa punya tunggakan cukai tanah Foto: Dok. Vaksincom

    Ada juga penipuan yang menimpa seorang guru yang dituduh terlibat dalam perdagangan manusia dan pencucian uang sehingga diperas oleh orang yang mengaku dari kepolisian sehingga ketakutan dan melakukan transfer lebih dari RM 500.000

    Namun, kedua penipuan di atas tidak memanfaatkan AI deepfake seperti yang diungkapkan pada video iklan dan memanfaatkan rekayasa sosial dan salah satunya malah dilakukan oleh orang dekat dari korban yang mengetahui dengan jelas tempat tinggal dan kondisi keuangan korban.

    Promosi merek ponsel

    Salah satu hal yang menarik adalah secara konsisten, dalam kedua iklan tersebut ponsel saingan dari merek “H” yaitu ponsel dengan merek “i” tersebut diposisikan sebagai ponsel penipu (lihat gambar 4)

    Ponsel merek “i” diposisikan sebagai ponsel penipu Foto: Dok. Vaksincom

    Dan ponsel saingan satunya lagi merek “S” yang digunakan oleh orang tua korban diposisikan sebagai korban yang agak gaptek

    Ponsel saingan merek “S” diposisikan sebagai ponsel yg tidak memiliki kemampuan mendeteksi deepfake Foto: Dok. Vaksincom

    Analisa

    Penipuan memanfaatkan deepfake seperti yang diungkapkan dalam video memang bisa terjadi. Gambar video dan suara bisa dipalsukan menggunakan AI Artificial Intelligence dan menghasilkan video yang sulit dibedakan oleh mata telanjang.

    Ponsel merek “H” mengklaim menggunakan teknologi untuk mendeteksi deepfake dengan menganalisa kontak mata, pencahayaan, kejelasan gambar dan video playback. Secara teknologi hal tersebut memang memungkinkan. Tetapi ada satu hal yang perlu disadari oleh pengguna teknologi.

    Teknologi AI juga berkembang dengan sangat pesat dan kelemahan-kelemahan yang tadinya mudah terdeteksi satu persatu disempurnakan oleh AI dan makin lama akan makin sulit mengidentifikasi keaslian dari satu konten. Sehingga mengandalkan AI untuk mendeteksi AI palsu bisa saja dilakukan tetapi bukan merupakan jaminan akan mampu mendeteksi samua konten manipulasi AI. Karena itu tidak disarankan untuk hanya mengandalkan satu teknologi atau parameter untuk mendeteksi penipuan.

    Konten tersebut sah-sah saja dijadikan peringatan untuk meningkatkan awareness atau kesadaran atas ancaman AI, tetapi salah juga kalau melihat AI sebagai monster jahat yang harus ditakuti dan digunakan sebagai sarana penipuan.

    Pertanyaannya, apakah kalau sudah menggunakan ponsel “H” akan bebas dari penipuan? Jawabannya: TIDAK

    Mungkin ponsel anda bisa membantu mengidentifikasi konten AI, tetapi penipuan tidak hanya menggunakan AI. Malah penipuan pada kedua berita di atas dengan kerugian lebih dari RM 500.000 yang dijadikan referensi justru tidak terindikasi menggunakan AI dan menggunakan rekayasa sosial untuk menakuti dan mengelabui korbannya.

    Agar anda terhindar dari penipuan yang harus anda lakukan adalah:

    Amankan aset digital anda dengan baik. Jaga kredensial penting seperti email, media sosial dan finansial dan pastikan dilindungi dengan perlindungan Otentikasi Dua Faktor yang akan mengamankan akun anda sekalipun kredensialnya berhasil dicuri.Gunakan password yang unik, panjang dan berbeda untuk setiap akun. Simpan password anda menggunakan password manager supaya aman dan mudah dikelola.Gunakan program anti phising pada ponsel seperti True Caller yang akan mengidentifikasi nomor telpon penipu dengan metode crowdsourcing dimana nama penelpon akan tampil di ponsel anda sekalipun tidak ada dikontak anda.Gunakan sandi rahasia atau pertanyaan rahasia yang hanya anda ketahui dengan keluarga anda, jika mendapatkan telepon darurat atau permintaan transfer uang.Lakukan kroscek dengan ketat dan pastikan anda tidak ditipu ketika melakukan transfer ke rekening yang tidak anda ketahui sebelumnya.

    (asj/asj)

  • Rosan Ungkap Rencana Investasi 3 Perusahaan Raksasa China di RI: BYD-CATL

    Rosan Ungkap Rencana Investasi 3 Perusahaan Raksasa China di RI: BYD-CATL

    Jakarta

    Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menemui tiga perusahaan raksasa China sektor ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Pertemuan dilakukan pada 16-17 Desember 2024 dalam kunjungan kerjanya ke China.

    Ketiga perusahaan itu adalah Build Your Dreams (BYD), CNGR New Material, dan Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL). Menurut Rosan, pertemuan dilaksanakan dalam rangka mengawal investasinya yang telah berjalan di Indonesia.

    Serta mengetahui hal-hal yang dapat didukung Pemerintah Indonesia untuk percepatan realisasi investasi serta memfasilitasi rencana investasi jangka panjang perusahaan.

    “Sebagaimana pesan dari Bapak Presiden Prabowo justru untuk selalu mengutamakan investor yang sudah berinvestasi di Indonesia, itu yang kita jaga,” ujar Rosan dalam keterangan tertulis, Rabu (18/12/2024).

    Pertemuan dengan BYD Auto

    Rosan menemui pimpinan BYD Auto, membahas upaya percepatan untuk pembangunan pabrik mobil listrik BYD di Subang, Jawa Barat. Rencananya BYD Indonesia akan menambah kapasitas produksi dari yang awalnya 150.000 unit per tahun.

    BYD juga menyatakan terbuka untuk pengembangan fasilitas baterai dan kendaraan jenis Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) premium di awal tahun depan. Penambahan kapasitas produksi akan menambah total tenaga kerja dari sebelumnya 8.700 orang menjadi 18.814 orang.

    “Pembangunan pabrik BYD di Indonesia nantinya merupakan salah satu yang tercepat, karena sebelumnya untuk membuat pabrik mobil listrik di China dan di Thailand membutuhkan waktu 10-16 bulan. Namun jika didukung pemerintah, kami yakin bisa menyelesaikan pembangunan pabrik dan memulai produksi komersial pada awal 2026,” ungkap Liu Xueliang, General Manager BYD Asia-Pacific.

    Pabrik BYD di Indonesia ini akan menjadi pabrik otomotif terbesar di ASEAN. Saat ini, luas lahan pabrik BYD adalah 108 Ha dan telah memutuskan pengembangan serta penambahan baru menjadi 126 Ha.

    Secara global, BYD menjadi produsen kendaraan listrik terbesar di dunia dengan penjualan mencapai lebih dari 3 juta unit pada 2023. Sejak diperkenalkan di Indonesia pada awal 2024, BYD Indonesia telah membukukan penjualan lebih dari 13.800 unit dan diklaim telah berkontribusi sebanyak hampir 50% pada penjualan EV di Indonesia setiap bulannya.

    Pertemuan dengan CNGR New Material

    Setelah bertemu BYD, Rosan melanjutkan kunjungannya ke fasilitas produksi CNGR New Material di Qinzhou, RRT (17/12). Pertemuan dengan CNGR membahas perkembangan investasi CNGR di Indonesia.

    Rosan menyebut CNGR New Material berencana membangun Kawasan Industri Tekno Hijau Konasara (KIHTK) di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara yang akan terfokus kepada produksi advance material. CNGR berencana akan menggabungkan industrinya dari hulu ke hilir.

    CNGR sendiri telah berinvestasi di beberapa proyek industri smelter untuk pengolahan bijih nikel di Indonesia. Total investasi CNGR di Indonesia sendiri saat ini mencapai Rp 42,4 triliun dengan jumlah Tenaga Kerja Indonesia 6.613 orang.

    CNGR juga berencana untuk mengundang investor global produsen advance material agar berinvestasi di dalam kawasan. Nantinya, para perusahaan di dalam kawasan tidak hanya akan mengolah nikel, tetapi juga kobalt, mangan dan mineral lainnya.

    Nikel akan diolah menjadi energi advance material dan hidrogen, sedangkan timah akan dikembangkan untuk konduktor solar panel dan artificial intelligence. Di dalam kawasan juga akan dibangun fasilitas penelitian dan pengembangan untuk melakukan perencanaan dan riset mengubah mineral menjadi advance material.

    “Rencana kami, dengan pembangunan kawasan ini, maka rantai pasok untuk advance material akan lebih terpusat sehingga tercipta efisiensi dan kestabilan dalam rantai pasok. Bisa jadi ini merupakan satu-satunya di dunia dan Indonesia merupakan tempat yang paling bagus untuk mengembangkan rantai pasok advance material global,” ujar Deng Weiming, Chairman CNGR Advanced Materials.

    Pertemuan dengan BRUNP-CATL

    Perusahaan raksasa selanjutnya yang dikunjungi Rosan adalah BRUNP yang merupakan bagian dari group CATL. Rosan mengunjungi fasilitas produksi CATL di Foshan, China, yaitu pabrik baterai (CATL Ruiqing Factory) dan pabrik katoda (CATL-Brunp Foshan Factory-I), serta kunjungan ke kantor pusat BRUNP di Foshan, RRT.

    Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia dalam mendukung percepatan pembangunan ekosistem baterai electric vehicle (EV) di Indonesia.

    Saat ini Group CATL melalui konsorsium CBL (CATL, BRUNP dan Lygend) sedang bekerja sama dengan BUMN (ANTAM dan IBC) untuk membangun proyek rantai industri dan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi.

    Investasi dimulai dari pertambangan, smelter, industri bahan baterai (prekursor dan katoda) serta sel baterai serta daur ulang baterai yang berlokasi di Halmahera Timur, Maluku Utara dan di Karawang, Jawa Barat. Total investasi dari proyek ini diperkirakan akan mencapai US$ 6 miliar atau setara Rp 96 triliun.

    Pada kesempatan yang sama, Founder and CEO BRUNP Li Changdong yang mewakili group CATL menyampaikan bahwa pihaknya akan berupaya mendorong proyek pengembangan ekosistem agar lebih cepat terealisasi.

    “Yang terdekat adalah sel baterai kendaraan listrik yang harus mulai berproduksi di 2026 untuk memenuhi permintaan pasar yang sudah masuk. Kami juga tertarik untuk mengembangkan industri daur ulang baterai yang dapat mengamankan sumber daya mineral yang penting untuk baterai agar tetap terjaga serta dapat diolah dan diproduksi kembali di Indonesia dengan teknologi hijau,” ucap Li.

    (ily/ara)

  • UK Petra Surabaya Sulap 980 Buku Jadi Pohon Natal
                
                    
                        
                            Surabaya
                        
                        18 Desember 2024

    UK Petra Surabaya Sulap 980 Buku Jadi Pohon Natal Surabaya 18 Desember 2024

    UK Petra Surabaya Sulap 980 Buku Jadi Pohon Natal
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com

    Universitas Kristen Petra
    Surabaya membuat
    pohon Natal
    yang tidak biasa. Mereka menyulap 980 buku menjadi struktur setinggi tujuh meter.
    Pohon Natal
    yang terbuat dari buku ini dipajang di lantai 6 perpustakaan UK Petra Surabaya sejak 16 Desember 2024.
    Pohon Natal ini dirancang dengan bentuk piramida, menggunakan bahan dasar kayu dan tripleks yang mampu menahan berat 930 buku, 50 majalah, dan 120 kaset DVD.
    Hiasan berupa slinger putih dan merah menjuntai di seluruh sisi, sementara bola emas dan silver menggantung dengan indah.
    Di bagian atas, terdapat kincir angin yang merupakan simbol khas negara Belanda, dan seluruh bagian pohon dililit lampu LED yang dapat berganti warna, menciptakan suasana yang cerah saat ruangan gelap.
    Kepala Perpustakaan UK Petra Surabaya, Dian Wulandari, membeberkan alasan melakukan hal itu.
    “Kami ingin mengangkat buku dan koleksi dari perpustakaan yang merupakan sumber mencari ilmu. Apalagi saat ini dunia tengah digemparkan dengan adanya AI,” ujarnya.
    Dian menambahkan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi seperti artificial intelligence (AI), buku harus tetap menjadi fondasi utama bagi manusia untuk mendapatkan informasi yang kredibel.
    Lebih lanjut, Dian menyatakan pohon Natal tersebut bertujuan membangkitkan minat membaca.
    “Kami ingin meningkatkan minat baca
    literasi mahasiswa
    kami melalui pohon Natal ini. Seperti kincir angin yang menggerakkan air ke tanaman,” ungkapnya.
    Kincir angin, yang identik dengan Belanda, berfungsi untuk memompa air dari dataran rendah ke dataran tinggi.
    Pesan ini ingin disampaikan UK Petra Surabaya bahwa perpustakaan menyimpan ilmu pengetahuan yang dapat menyuburkan pikiran dan jiwa.
    Dian juga menekankan bahwa pohon Natal ini bertujuan menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademiknya.
    Seluruh bahan yang digunakan untuk membuat pohon Natal ini merupakan
    daur ulang
    , sehingga tidak akan menimbulkan sampah.
    Ornamen-ornamen tersebut direncanakan akan dilepas pada 31 Januari 2025, dan 980 buku yang sebelumnya dipajang akan kembali menjadi koleksi bacaan perpustakaan UK Petra Surabaya.
    “Koleksi perpustakaan ini masih bisa dibaca dan digunakan lagi, jadi ramah lingkungan,” pungkas Dian.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.