Pria Bawa Cairan Pembersih Masuk Kamar Kos Sebelum Terapis Ditemukan Tewas di Bekasi Megapolitan 10 Januari 2026

Pria Bawa Cairan Pembersih Masuk Kamar Kos Sebelum Terapis Ditemukan Tewas di Bekasi
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        10 Januari 2026

Pria Bawa Cairan Pembersih Masuk Kamar Kos Sebelum Terapis Ditemukan Tewas di Bekasi
Tim Redaksi
BEKASI, KOMPAS.com –
Seorang pria diduga membawa cairan pembersih masuk kamar kos di Jalan Letnan Arsyad Raya, Kota Bekasi sebelum perempuan berinisial SM (23) ditemukan tewas.
Dalam video
rekaman CCTV
diunggah akun Instagram @gobekasi.official, pria tersebut mengenakan baju hitam dan celana pendek terlihat berjalan di area kos.
Pria itu sempat memperhatikan sekitar area kos sebelum membuka pintu kamar kos atau tempat korban ditemukan tewas, Rabu (7/1/2026) malam.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan rekaman CCTV tersebut.
Namun ia belum menjelaskan identitas pria tersebut dan termasuk hubungan dengan korban.
“Iya (benar seorang pria masuk ke dalam kos),” ujar Braiel saat dikonfirmasi
Kompas.com
, Sabtu (10/1/2026).
Namun, Braiel menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menyimpulkan keterkaitan langsung antara pria tersebut dengan kematian korban.
“Masih kami dalami, ada perkembangan signifikan saya infokan,” kata Braiel.
Diberitakan sebelumnya, SM (23) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (7/1/2026) malam.
Korban ditemukan dalam posisi telentang di atas ranjang setelah pihak keluarga dan pengelola kos membuka pintu kamar menggunakan kunci cadangan.
Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban seorang wanita SM (23). Dari hasil pengecekan TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban,” ujar Braiel saat dikonfirmasi
Kompas.com
, Kamis (8/1/2026).
Jenazah SM kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani otopsi guna memastikan penyebab kematian.
Polisi juga mengungkap bahwa korban merupakan perempuan asal Cianjur yang bekerja sebagai terapis spa.
Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat tidak dapat dihubungi oleh orangtuanya sejak siang hari, sehingga keluarga meminta kerabat untuk mengecek kondisi korban di kos.
Dalam olah TKP, penyidik menemukan muntahan berwarna hijau di bawah kasur korban serta botol cairan pembersih lantai.
Temuan tersebut kini diamankan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium sebagai bagian dari proses penyelidikan.
“Karena harus ada uji lab, cairannya masih kami dalami. Sudah kami amankan dan kami teliti,” ujar Braiel.
Hingga kini, Polres Metro Bekasi Kota masih menunggu hasil otopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.