Jakarta, Beritasatu.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi memberlakukan potongan tarif tol sebesar 20% di ruas tol strategis Trans Sumatra pada periode arus mudik dan arus balik Idulfitri 1446H/2025.
Potongan tarif ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan masyarakat, serta membantu mengurangi kemacetan dengan mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menyatakan, program ini merupakan bagian dari strategi untuk menciptakan perjalanan yang lebih efisien dan aman.
Ia menjelaskan, total yang mendapatkan potongan tarif mencapai tujuh ruas tol yang tersebar di wilayah Trans Jawa dan Trans Sumatra. Selain itu, potongan tarif tol ini akan berlaku bagi para pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus.
“Stimulus potongan tarif ini diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kemacetan dengan mendistribusikan arus kendaraan secara lebih merata serta meringankan beban biaya perjalanan bagi para pengguna,” ujar Lisye dalam keterangan kepada wartawan pada Minggu (23/3/2025).
Potongan tarif tol sebesar 20% di ruas Trans Sumatra akan diterapkan selama delapan hari, yang dibagi menjadi dua periode, yaitu empat hari pada arus mudik dan empat hari pada arus balik.
Pada arus mudik, potongan tarif berlaku mulai 24 Maret 2025 pukul 07.00 WIB hingga 28 Maret 2025 pukul 07.00 WIB. Sementara itu, untuk arus balik, potongan tarif berlaku pada 3 April 2025 pukul 07.00 WIB hingga 5 April 2025 pukul 07.00 WIB dan 8 April 2025 pukul 07.00 WIB hingga 10 April 2025 pukul 07.00 WIB.
Potongan tarif ini mencakup ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Balmera) dan ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) yang dikelola oleh Jasa Marga Group, serta ruas Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat dan ruas Tol Indrapura-Kisaran yang merupakan bagian dari non Jasa Marga Group.
1. Potongan Tarif Tol di Ruas Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Balmera) dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT):
Pada arus mudik dan arus balik, tarif perjalanan menerus dari GT Tanjungpura atau GT Pangkalan Brandan menuju GT Sinaksak menjadi:
Golongan I: Dari Rp 193.500 menjadi Rp 170.900 (potongan Rp22.600).
Golongan II dan III: Dari Rp 292.000 menjadi Rp 257.800 (potongan Rp 34.200).
Golongan IV dan V: Dari Rp 391.500 menjadi Rp 345.600 (potongan Rp 45.900).
2. Potongan Tarif Tol di Ruas Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat dan Indrapura-Kisaran:
Potongan tarif berlaku untuk perjalanan menerus dari GT Tanjungpura atau GT Pangkalan Brandan menuju GT Kisaran, dengan rincian sebagai berikut:
Golongan I: Dari Rp 236.000 menjadi Rp 209.800 (potongan Rp 26.200).
Golongan II dan III: Dari Rp 355.000 menjadi Rp 315.500 (potongan Rp 39.500).
Golongan IV dan V: Dari Rp 475.000 menjadi Rp 422.000 (potongan Rp 53.000).
Lisye menekankan, untuk dapat menikmati potongan tarif tol 20%, pengguna jalan tol diwajibkan menggunakan kartu uang elektronik yang sama untuk proses tap in dan tap out. Pengguna jalan juga diimbau untuk memastikan kecukupan saldo sebelum memulai perjalanan guna menghindari kendala saat transaksi di gerbang tol.
“Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem perjalanan yang lebih efisien dan aman, serta mendukung kelancaran mobilitas di ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatra. Maka dari itu pengguna jalan tol diharapkan dapat memastikan kecukupan saldo uang elektronik untuk dapat menikmati potongan tarif 20% saat arus mudik dan balik,” jelas Lisye.
Selain itu, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan guna menghindari puncak arus mudik dan balik. Jasa Marga juga menyarankan pengguna jalan untuk memanfaatkan aplikasi Travoy guna memantau kondisi lalu lintas secara real time dan mendapatkan informasi terkait tarif serta lokasi rest area di sepanjang jalur tol.
Sebagai bagian dari strategi kelancaran arus mudik dan balik, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, termasuk penambahan petugas di lapangan, optimalisasi layanan di rest area, serta penerapan sistem contra flow atau one way jika diperlukan. Selain itu, adanya potongan tarif tol ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang akan melakukan mudik.