Perusahaan: Tokopedia

  • HP Rp 900 Ribuan Tahan 4 Tahun & Punya Fitur AI

    HP Rp 900 Ribuan Tahan 4 Tahun & Punya Fitur AI

    Jakarta

    Persaingan smartphone di segmen entry-level semakin ketat, pasalnya Nubia mengumumkan dua jagoan barunya. Nubia A36 dan Nubia A56, dibanderol terjangkau namun dibekali fitur AI dan diklaim mampu memberikan performa mulus hingga lebih dari empat tahun penggunaan.

    “Tujuan kami sederhana, menghadirkan performa smartphone canggih yang benar-benar bisa diakses semua orang,” ujar Zhuang Yongke, Country Manager Nubia Indonesia dalam keterangan resmi.

    “Nubia A36 dan A56 membuktikan bahwa smartphone di bawah satu juta rupiah pun bisa terasa cepat sejak hari pertama pemakaian, dan bertahan kencang hingga bertahun-tahun, mendukung masyarakat Indonesia untuk belajar, bekerja, dan berkarya sesuai gaya mereka sendiri.”

    Spesifikasi

    Salah satu keunggulan utama yang membedakan Nubia A36 dan A56 dari kompetitor di kelasnya adalah sertifikasi dari SGS. Sertifikasi standar internasional ini menjamin performa kedua perangkat akan tetap mulus dan responsif hingga 50 bulan pemakaian, atau lebih dari empat tahun.

    Ini tentu menjadi angin segar bagi pengguna yang mencari smartphone awet dan tidak perlu ganti tiap tahun, ideal untuk pelajar, pengguna pemula, hingga profesional muda yang membutuhkan stabilitas performa jangka panjang.

    Tak hanya awet, Nubia A36 dan A56 juga dibekali fitur cerdas berbasis Artificial Intelligence (AI). Integrasi Google Gemini memungkinkan pengguna menikmati berbagai fungsi pintar untuk mempermudah kegiatan sehari-hari, mulai dari merangkum dokumen, menerjemahkan, hingga menciptakan konten. Semua ini diproses langsung di perangkat untuk menjaga kecepatan dan privasi.

    Nubia A36 Foto: Nubia

    Fitur AI Photos juga menjadi yang diunggulkan, tidak hanya otomatis meningkatkan kualitas gambar dan mengatur galeri, tapi juga menghadirkan AI Magic Editor untuk memperjelas fokus objek dan AI Magic Eraser untuk menghapus objek atau gangguan di latar belakang hanya dengan satu sentuhan.

    Kedua HP ini disokong chip UnisocT7200 yang dipadukan dengan Dynamic RAM hingga 12 GB. Kombinasi ini dengan memastikan multitasking mulus. Penggunadijanjikan dapat berpindah antar aplikasi belajar, media sosial, hingga gaming tanpa jeda.

    Baterai 5.000 mAh turut disematkan dengan dukunga pengisian 10W. Makin lengkap dengan teknologi 4.5G Faster Connection juga menjamin aktivitas online lebih stabil, bahkan di lokasi dengan sinyal lemah.

    Baik Nubia A36 maupun A56 mengusung layar IPSLCD6,75 inch resolusiHD+. Menariknya diberikan dukungan refresh rate 90Hz memberikan kenyamanan visual.

    Untuk kebutuhan fotografi, kamera belakang 13 MP terpasang pada kedua perangkat. Khusus NubiaA56 ditambahkan kamera kedua di bagian belakang berukuran 2 MP dnaselfie8 MP. NubiaA36 dibekali kamera selfie5 MP.

    Nubia A36 tersedia dalam tiga pilihan warna: Aqua Green, Nebula Black, dan Titanium Gold. SementaraNubia A56 hadir dalam dua pilihan warna elegan: Celestial Black dan Floating Gold, dengan permukaan tahan sidik jari dan desain lengkung yang nyaman digenggam.

    Fitur keamanan Face Unlock dan tambahan pemindai sidik jari di sisi bodi khusus untuk A56, melengkapi keamanan perangkat.

    Nubia A56 Foto: NubiaHarga dan Ketersediaan

    Nubia A36 dan A56 akan tersedia secara resmi di Indonesia mulai 25 Juni 2025 melalui platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan TikTok Shop by Tokopedia.

    Selama periode peluncuran, Nubia menawarkan harga khusus:

    Nubia A36 dari harga normal Rp999.000 menjadi Rp989.000.Nubia A56 dari harga reguler Rp1.099.000 menjadi Rp1.079.000.

    (afr/afr)

  • Spesifikasi dan Harga Tecno Pova 7, HP Gaming Rp 1 Jutaan

    Spesifikasi dan Harga Tecno Pova 7, HP Gaming Rp 1 Jutaan

    Jakarta

    Tecno Pova 7 resmi dirilis di pasar Indonesia. Smartphone ini dirancang khusus untuk generasi muda yang aktif dan ekspresif, menawarkan kombinasi baterai besar, desain futuristik, dan performa andal yang mendukung gaya hidup dinamis Gen Z.

    “Tecno Pova 7 adalah partner ideal bagi Gen Z yang menginginkan perangkat serbaguna dengan desain minimalis, stylish, dan performa tangguh untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Anthoni Roderick, PR Manager Tecno Indonesia.

    Spesifikasi

    Mengusung konsep Interstellar Spaceship Design, Tecno Pova 7 tampil elegan dengan elemen segitiga unik dan warna harmonis yang mencerminkan estetika modern.Sertifikasi IP64 memastikan ketahanan terhadap debu dan cipratan air.

    Tecno Pova 7 tahan cipratan air Foto: Tecno

    Layar 6,78 inchFHD+ dengan refresh rate 120Hz menawarkan pengalaman visual mulus dan warna hidup, ideal untuk gaming, streaming, atau scrolling media sosial.Untuk pengalaman multimedia, ponsel ini dilengkapi stereo dual speakers dengan Dolby Atmosdan Hi-Res Audio, serta Z-Axis Linear Motor untuk sensasi getar realistis saat bermain game.

    Ditenagai prosesor MediaTek Helio G100 Ultimate, RAM hingga 16GB (8+8GB), dan penyimpanan 256GB dengan teknologi LPDDR4X + UFS 2.2, Tecno Pova 7 menjamin performa stabil untuk multitasking dan gaming berat.

    Kamera utama 108MP menghasilkan foto tajam, bahkan di kondisi minim cahaya. HP didukung kamera makro 2MP dan kamera depan 8MP untuk selfie jernih.

    Kamera Tecno Pova 7 Foto: Tecno

    Tecno Pova 7 dibekali baterai 7000mAh yang mampu bertahan hingga 36,7 jam untuk penggunaan harian, mulai dari aktivitas sekolah, streaming, hingga gaming. Baterai ini tahan hingga 1.800 siklus pengisian (setara 4 tahun) dengan kapasitas kesehatan baterai tetap 80%.

    Dilengkapi teknologi STS untuk mencegah korsleting, ponsel ini aman meski terjepit atau tertusuk. Fitur 45W Flash Charge memungkinkan pengisian cepat, cocok untuk gaya hidup cepat Gen Z.

    Berjalan pada HiOS 15 berbasis Android 15, Tecno Pova 7 menawarkan antarmuka minimalis, manajemen daya efisien, dan fitur keamanan canggih. Didukung Tecno AI (Ella), ponsel ini menghadirkan fitur seperti AI Eraser 2.0, AI Portal, AI Writing, dan Circle to Search. Tecno menjamin 2 kali update OS dan 3 tahun security patch.

    Varian warna Tecno Pova 7 Foto: Tecno

    Harga dan Ketersediaan

    Tecno Pova 7 tersedia dalam tiga warna: Magic Silver, Geek Black, dan Neon Cyan, dengan dua varian penyimpanan:

    128GB ROM + 16GB (8+8) RAM: Rp1.989.000, tersedia mulai 25 Juni 2025 pukul 00.00 WIB eksklusif di TikTok Shop by Tokopedia dan Tokopedia.256GB ROM + 16GB (8+8) RAM: Rp2.239.000, tersedia mulai 25 Juni 2025 pukul 00.00 WIB di platform e-commerce seperti TikTok Shop by Tokopedia, Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, dan Akulaku.

    Dengan spesifikasi mumpuni dan harga kompetitif, Tecno Pova 7 siap menjadi pilihan utama Gen Z di Indonesia.

    (afr/afr)

  • Pendapatan TBS Energi Anjlok Gara-gara Harga Batu Bara Loyo

    Pendapatan TBS Energi Anjlok Gara-gara Harga Batu Bara Loyo

    Jakarta

    PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mencatat penurunan pendapatan di kuartal I 2025 sebesar 21% menjadi US$ 392,8 juta atau sekitar Rp 6,44 triliun (asumsi kurs Rp 16.233) dari US$ 496 juta pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

    Direktur TBS Energi Utama Juli Oktarina menjelaskan, penurunan pendapatan terjadi lantaran adanya fluktuasi harga komoditas batu bara. Namun begitu, ia menyebut EBITDA perseroan naik 7% menjadi US$ 109,2 juta dari US$ 102,5 juta.

    “TBS mencatatkan pendapatan sebesar US$ 392,8 juta menurun 21% dibandingkan periode sebelumnya dikarenakan adanya fluktuasi harga batu bara. Kedua, EBITDA adjusted senilai US$ 109,2 juta meningkat 7% dibandingkan periode sebelumnya,” ucap Juli dalam paparan hasil RUPS TBS Energi Utama yang diikuti secara virtual, Jumat (20/6/2025).

    Selain itu, TBS Energi Utama juga mencatat penurunan ekuitas sebesar 17% menjadi US$ 359,6 juta dari US$ 432,9 juta di kuartal I tahun 2024. Di sisi lain, perseroan mencatat peningkatan kas dan setara kas sebesar 45% menjadi US$ 126,1 juta dari US$ 87,2 juta dengan total aset sebesar US$ 1,04 miliar atau naik 11% dari US$ 946 juta.

    Sementara untuk laba bersih, Juli menyebut perseroan masih mengalami kerugian akibat divestasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Selain itu, ia juga menyebut divestasi PLTU berdampak pada target pendapatan perseroan.

    “Target pendapatan dan laba bersih TOBA pada 2025, perlu kami sampaikan karena adanya transaksi divestasi PLTU, perseroan akan mengalami kerugian secara akuntansi yang angkanya nanti akan dapat dilihat. Tetapi ini hanya berupa dari kerugian akuntansi, sedangkan dari sisi cash flow perusahaan tetap membukukan keuntungan dari transaksi divestasi PLTU,” ungkapnya.

    Juli menerangkan, divestasi penuh kepemilikan TBS Energi Utama pada aset PLTU dilakukan dengan total kapasitas sebesar 200 MW. Adapun divestasi aset dilakukan pada PLTU di PT Minahasa Cahaya Lestari dan PT Gorontalo Listrik Perdana dengan nilai sebesar US$ 403 juta.

    Ia menyebut, divestasi ini mengurangi 80% emisi karbon sekitar 1,3 juta ton CO2 ekuivalen. Sementara pada bisnis berkelanjutan, TBS Energi Utama telah mengoperasikan pembangkit listrik mini hydro dengan kapasitas 6 MW.

    Tahun depan, terang Juli, Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 46 MWp milik perseroan akan beroperasi. Untuk segmen electric vehicle (EV), perseroan juga telah mengoperasikan 5.100 unit motor listrik melalui kerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab.

    “TBS berkomitmen penuh untuk menjadi perusahaan yang berfokus pada keberlanjutan. Hal ini kami realisasikan dengan melakukan divestasi penuh kepemilikan TBS pada aset PLTU dengan total kapasitas 200 MW,” imbuhnya.

    Tonton juga “TPST Ini Olah Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Pengganti Batu Bara” di sini:

    (acd/acd)

  • TikTok Shop & Tokopedia Punya 8 Juta Afiliator, Dorong UMKM Makin Cuan

    TikTok Shop & Tokopedia Punya 8 Juta Afiliator, Dorong UMKM Makin Cuan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Tokopedia dan TikTok Shop mencatat saat ini ada sekitar 8 juta kreator dan afiliator yang berkontribusi mempromosikan produk di platform mereka.

    Fakta ini diungkap dalam peluncuran program KALCER (Kemenperin Angkat Lokal Cepat Terkenal), kerja sama antara Tokopedia, TikTok Shop, dan Kementerian Perindustrian RI, Kamis (19/6/2025).

    Lewat program ini, ratusan UMKM akan mendapatkan pelatihan membuka toko online hingga memaksimalkan fitur-fitur unggulan seperti Live Shopping dan Program Afiliasi.

    “Program ini dirancang untuk membantu UMKM bersaing dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital lewat Tokopedia dan TikTok Shop,” ujar Vonny Susamto, Direktur Tokopedia dan TikTok E-Commerce Indonesia, di kantor Tokopedia, Jakarta, Kamis (19/6/2025).

    Sementara itu, fitur Live Shopping kini menjadi salah satu daya tarik untuk memasarkan produk di Tokopedia dan TikTok Shop.

    Selain menawarkan pengalaman belanja yang lebih interaktif, fitur ini mempermudah proses pemasaran produk bagi seller.

    Menurut riset internal yang dipaparkan Tokopedia, konsumen memilih mencari produk lewat fitur live shopping karena sejumlah alasan.

    Sebanyak 87% menyukai cerita menarik di balik produk lokal, 72% tertarik karena banyak promo, sementara 67% menilai deskripsi produk lebih lengkap.

    Lainnnya, memanfaatkan promo tanggal kembar (66%), mengincar flash sale (63%), merasa kualitas produk lebih terpercaya (62%).

    (wia)

    [Gambas:Video CNBC]

  • TikTok Shop & Tokopedia Punya 8 Juta Afiliator, Dorong UMKM Makin Cuan

    Seller Tokopedia Ramai-Ramai Migrasi, Begini Nasib yang Enggan Pindah

    Jakarta, CNBC Indonesia – Penjual atau seller di Tokopedia yang belum beralih ke sistem baru hasil integrasi dengan TikTok Shop akan menghadapi sejumlah pembatasan.

    Langkah ini merupakan bagian dari strategi gabungan TikTok Shop dan Tokopedia untuk mendorong seluruh mitra penjual agar segera bermigrasi ke platform Seller Center terintegrasi.

    “8 April kita buka untuk semua seller untuk pindah, dan pelan-pelan beberapa fitur di Tokopedia Seller Center yang lama emang kita kurangin. Sekarang kita lagi mencari cara juga untuk mendorong seller untuk segera berpindah,” ujar Aditia Grasio Nelwan, Head of Communications Tokopedia dan TikTok E-commerce Indonesia saat ditemui di kantor Tokopedia, Kamis (19/6/2025).

    Per 9 Juni 2025, penjual yang masih menggunakan Seller Center lama memang masih bisa menjalankan aktivitas dasar seperti menjual dan mengedit produk. Namun sejumlah fitur penting telah dinonaktifkan.

    “Seller di Tokopedia Seller Center, dia masih bisa jual beli, tapi sudah tidak bisa pasang iklan atau menambah produk baru. Jadi kalau mau pengalaman yang lebih lengkap dan enak lagi, harus integrasi,” ujarnya.

    Aditia mengakui bahwa adaptasi ke sistem baru bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi seller lama yang sudah menggunakan sistem sebelumnya selama bertahun-tahun.

    “Jadi kita setiap 2 minggu sekali ada webinar untuk membantu seller, pelajari lagi dari awal gimana caranya upload produk, gimana caranya untuk beriklan, gimana caranya untuk mengatur keuangan dan segala macam,” terangnya.

    Meski begitu, Aditia belum bisa memastikan apakah dashboard Seller Center Tokopedia yang lama akan benar-benar ditutup dalam waktu dekat.

    “Kita belum bisa berspekulasi ya mas, untuk ke depannya. Karena fokus kita sekarang memang untuk mendorong rekan-rekan seller untuk pindah ke seller center yang baru,” ujarnya.

    Aditia menjelaskan, integrasi sistem ini justru memberi banyak keuntungan bagi seller yang memiliki toko di dua platform, yakni Tokopedia dan TikTok Shop.

    “Jadi yang tadinya harus buka 2, jadi tinggal buka 1, lebih efisien saja sih. Itu keunggulan utama dan itu yang pengin kita kasihkan juga gitu. Sama seller juga review dan followersnya itu enggak hilang,” katanya.

    Lebih penting lagi, seller tidak perlu khawatir kehilangan jejak rekam digital mereka seperti jumlah pengikut, ulasan, dan penilaian.

    “Tapi sekarang justru gak ilang, tetap ada dan justru dikombinasi. Diantara Tiktok Shop dan Tokopedia, jadi lebih komprehensif, buyer juga lebih percaya jadinya karena ininya lebih banyak.” pungkasnya.

    (dem/dem)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Tokopedia, TikTok Shop dan Kementerian Perindustrian RI Dorong UMKM Lokal Lewat Program KALCER

    Tokopedia, TikTok Shop dan Kementerian Perindustrian RI Dorong UMKM Lokal Lewat Program KALCER

    Jakarta: Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia meluncurkan program KALCER (Kemenperin Angkat Lokal Cepat Terkenal) untuk mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif guna meningkatkan keterampilan dan daya saing bisnis.
     
    Melalui program KALCER, Tokopedia dan TikTok Shop akan memberikan pengetahuan bagi ratusan pelaku UMKM mengenai cara membuka dan mengelola toko di Tokopedia dan/atau TikTok Shop serta informasi tentang #JualanNyaman dan #BelanjaAman dan deretan fitur yang bisa dimanfaatkan para UMKM, seperti Live Stream dan Program Afiliasi.
     
    Direktur Tokopedia dan TikTok E-Commerce Indonesia, Vonny Susamto, menyampaikan bahwa program KALCER menjadi bagian dari upaya konkret dalam mendorong digitalisasi pelaku usaha kecil dan menengah di tanah air.

     

     
    “Program ini dirancang untuk membantu UMKM bersaing dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital lewat Tokopedia dan TikTok Shop. Melalui program ini, pelaku usaha akan mendapatkan pelatihan, mulai dari cara membuka toko hingga strategi meningkatkan penjualan dan pendapatan di platform kami,” ujar Vonny Susamto.
     
    Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menghadapi tantangan era digital.
     
    “Kolaborasi strategis dengan Tokopedia dan TikTok Shop ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital industri kecil dan menengah serta memperluas akses pasarnya melalui platform digital, seperti Tokopedia dan TikTok Shop. Melalui inisiatif ini, kami bertujuan memastikan produk lokal mampu mendominasi pasar domestik dan tetap memiliki daya saing tinggi,” pungkas Faisol Riza.

     

     
    Dampak Positif Kolaborasi Beli Lokal bagi UMKM Lokal
    Saat ini, ada jutaan penjual yang telah tergabung di platform Tokopedia dan TikTok Shop, mayoritasnya UMKM. Dengan adanya sinergi Tokopedia dan TikTok Shop telah mendorong kenaikan penjualan yang lebih tinggi. Bahkan jika UMKM tersebut memiliki dua akun, baik di Tokopedia maupun di TikTok Shop, kenaikan penjualan bisa mencapai 118%.
     
    Kampanye Beli Lokal yang dilakukan oleh Tokopedia dan TikTok Shop juga mendorong pertumbuhan penjualan UMKM lokal hingga 70%. Penjual yang bergabung dalam Beli Lokal di TikTok Shop mengalami peningkatan nilai transaksi harian rata-rata hampir 90% khususnya pada bulan Ramadan.
     
    Cerita sukses para pelaku usaha lokal yang memanfaatkan platform digital juga menjadi sorotan dalam peluncuran program KALCER. Salah satunya adalah No Void Minds, brand lokal yang telah memaksimalkan kehadirannya di e-commerce sejak awal berdiri.

     

     
    “Kampanye Beli Lokal yang kami ikuti sangat membantu dalam meningkatkan eksposur, transaksi, dan brand awareness kami sebagai brand lokal,” jelas CEO No Void Minds, Verrell Gunawan.
     
    “Berkat optimalisasi penjualan di Tokopedia dan TikTok Shop, penjualan No Void Minds melesat hingga 3 kali lipat pada tahun 2024. Total omzet No Void Minds dalam sebulan lewat Tokopedia dan TikTok Shop berkisar Rp3 miliar,” tambahnya.
     
    Sedangkan brand fashion lokal Minimal juga turut mencatatkan pertumbuhan pesat berkat strategi digital yang tepat sasaran. Ruth Setiaty selaku Chief of Business Unit Retail Officer Minimal mengungkapkan Minal berhasil menjangkau pembeli hingga ke kota-kota kecil di seluruh Indonesia berkat Tokopedia dan TikTok Shop.
     
    “Berbagai kampanye seperti Beli Lokal sangat membantu meningkatkan penjualan kami. Di Tokopedia, penjualannya meningkat signifikan, sementara di TikTok Shop, lonjakan penjualannya bahkan mencapai 80%,” ujar Ruth Setiaty.

     

    Jakarta: Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia meluncurkan program KALCER (Kemenperin Angkat Lokal Cepat Terkenal) untuk mendukung pertumbuhan UMKM melalui berbagai inisiatif guna meningkatkan keterampilan dan daya saing bisnis.
     
    Melalui program KALCER, Tokopedia dan TikTok Shop akan memberikan pengetahuan bagi ratusan pelaku UMKM mengenai cara membuka dan mengelola toko di Tokopedia dan/atau TikTok Shop serta informasi tentang #JualanNyaman dan #BelanjaAman dan deretan fitur yang bisa dimanfaatkan para UMKM, seperti Live Stream dan Program Afiliasi.
     
    Direktur Tokopedia dan TikTok E-Commerce Indonesia, Vonny Susamto, menyampaikan bahwa program KALCER menjadi bagian dari upaya konkret dalam mendorong digitalisasi pelaku usaha kecil dan menengah di tanah air.
     
     

     
    “Program ini dirancang untuk membantu UMKM bersaing dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi digital lewat Tokopedia dan TikTok Shop. Melalui program ini, pelaku usaha akan mendapatkan pelatihan, mulai dari cara membuka toko hingga strategi meningkatkan penjualan dan pendapatan di platform kami,” ujar Vonny Susamto.
     
    Sementara itu, Wakil Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Faisol Riza, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam menghadapi tantangan era digital.
     
    “Kolaborasi strategis dengan Tokopedia dan TikTok Shop ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital industri kecil dan menengah serta memperluas akses pasarnya melalui platform digital, seperti Tokopedia dan TikTok Shop. Melalui inisiatif ini, kami bertujuan memastikan produk lokal mampu mendominasi pasar domestik dan tetap memiliki daya saing tinggi,” pungkas Faisol Riza.
     
     

     

    Dampak Positif Kolaborasi Beli Lokal bagi UMKM Lokal

    Saat ini, ada jutaan penjual yang telah tergabung di platform Tokopedia dan TikTok Shop, mayoritasnya UMKM. Dengan adanya sinergi Tokopedia dan TikTok Shop telah mendorong kenaikan penjualan yang lebih tinggi. Bahkan jika UMKM tersebut memiliki dua akun, baik di Tokopedia maupun di TikTok Shop, kenaikan penjualan bisa mencapai 118%.
     
    Kampanye Beli Lokal yang dilakukan oleh Tokopedia dan TikTok Shop juga mendorong pertumbuhan penjualan UMKM lokal hingga 70%. Penjual yang bergabung dalam Beli Lokal di TikTok Shop mengalami peningkatan nilai transaksi harian rata-rata hampir 90% khususnya pada bulan Ramadan.
     
    Cerita sukses para pelaku usaha lokal yang memanfaatkan platform digital juga menjadi sorotan dalam peluncuran program KALCER. Salah satunya adalah No Void Minds, brand lokal yang telah memaksimalkan kehadirannya di e-commerce sejak awal berdiri.

     

     
    “Kampanye Beli Lokal yang kami ikuti sangat membantu dalam meningkatkan eksposur, transaksi, dan brand awareness kami sebagai brand lokal,” jelas CEO No Void Minds, Verrell Gunawan.
     
    “Berkat optimalisasi penjualan di Tokopedia dan TikTok Shop, penjualan No Void Minds melesat hingga 3 kali lipat pada tahun 2024. Total omzet No Void Minds dalam sebulan lewat Tokopedia dan TikTok Shop berkisar Rp3 miliar,” tambahnya.
     
    Sedangkan brand fashion lokal Minimal juga turut mencatatkan pertumbuhan pesat berkat strategi digital yang tepat sasaran. Ruth Setiaty selaku Chief of Business Unit Retail Officer Minimal mengungkapkan Minal berhasil menjangkau pembeli hingga ke kota-kota kecil di seluruh Indonesia berkat Tokopedia dan TikTok Shop.
     
    “Berbagai kampanye seperti Beli Lokal sangat membantu meningkatkan penjualan kami. Di Tokopedia, penjualannya meningkat signifikan, sementara di TikTok Shop, lonjakan penjualannya bahkan mencapai 80%,” ujar Ruth Setiaty.
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • Kemenperin, Tokopedia-TikTok Shop luncurkan program KALCER untuk IKM

    Kemenperin, Tokopedia-TikTok Shop luncurkan program KALCER untuk IKM

    Melalui inisiatif ini, kami bertujuan memastikan produk lokal mampu mendominasi pasar domestik dan tetap memiliki daya saing tinggi,

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) bersama Tokopedia dan TikTok Shop meluncurkan program KALCER (Kemenperin Angkat Lokal Cepat Terkenal) untuk mendukung pertumbuhan industri dan usaha kecil dan menengah (IKM/UMKM) melalui berbagai inisiatif guna meningkatkan keterampilan dan daya saing bisnis.

    Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan, program KALCER merupakan wujud nyata dukungan pemerintah terhadap industri lokal, khususnya UMKM, dalam menghadapi era digital.

    “Kolaborasi strategis dengan Tokopedia dan TikTok Shop ini diharapkan dapat mempercepat transformasi digital industri kecil dan menengah serta memperluas akses pasarnya melalui platform digital, seperti Tokopedia dan TikTok Shop,” kata Wamenperin dalam peluncuran KALCER di Jakarta, Kamis.

    “Melalui inisiatif ini, kami bertujuan memastikan produk lokal mampu mendominasi pasar domestik dan tetap memiliki daya saing tinggi,” ujarnya.

    Direktur Tokopedia dan TikTok E-Commerce Indonesia Vonny Susamto melanjutkan, melalui program ini, para pemangku kepentingan terkait akan memberikan pengetahuan bagi ratusan pelaku UMKM mengenai cara membuka dan mengelola toko di Tokopedia dan/atau TikTok Shop serta informasi tentang deretan fitur yang bisa dimanfaatkan para UMKM, seperti live streaming dan program afiliasi.

    “Melalui program ini, pelaku usaha akan mendapatkan pelatihan, mulai dari cara membuka toko hingga strategi meningkatkan penjualan dan pendapatan di platform kami,” ujar Vonny.

    Ia melanjutkan, saat ini terdapat jutaan penjual yang telah tergabung di platform Tokopedia dan TikTok Shop, dengan mayoritas para pegiat UMKM.

    Dia berharap, dengan adanya sinergi Tokopedia dan TikTok Shop telah mendorong kenaikan penjualan yang lebih tinggi. Bahkan jika UMKM tersebut memiliki dua akun, baik di Tokopedia maupun di TikTok Shop, kenaikan penjualan bisa mencapai 118 persen.

    “Kampanye ‘Beli Lokal’ yang dilakukan oleh Tokopedia dan TikTok Shop juga mendorong pertumbuhan penjualan UMKM lokal hingga 70 persen,” kata Vonny.

    “Penjual yang bergabung dalam ‘Beli Lokal’ di TikTok Shop mengalami peningkatan nilai transaksi harian rata-rata hampir 90 persen khususnya pada bulan Ramadhan,” imbuhnya.

    Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
    Editor: Abdul Hakim Muhiddin
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sederet Masalah Bikin Industri Kecil Susah Naik Kelas: Bahan Baku-Teknologi

    Sederet Masalah Bikin Industri Kecil Susah Naik Kelas: Bahan Baku-Teknologi

    Jakarta

    Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengaku banyak kendala yang dialami oleh industri kecil menengah (IKM) untuk naik kelas. Kendala itu di antaranya terkait dengan kualitas, pemenuhan standardisasi dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

    Meski begitu, ia meyakini Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) memiliki berbagai program untuk membantu IKM meningkatkan kualitas bisnis dan produknya.

    “Industri kecil menengah ini PR-nya lumayan banyak. Salah satunya adalah standardisasi, kemudian TKDN dan yang lain-lain. Nah beliau Bu Dirjen (Dirjen IKMA Reni Yanita) ini memiliki seperangkat fasilitasi yang barangkali bisa membantu teman-teman industri kecil menengah atau UMKM ini,” kata dia dalam acara Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kemenperin Angkat Lokal Cepat Terkenal (KALCER), Kamis (19/6/2025).

    Kendala kualitas yang dialami IKM biasanya karena bahan baku yang digunakan kurang memenuhi standar pasar. Maka tidak heran, IKM dapat kehilangan pasarnya dan kalah saing dengan IKM lainnya.

    “Kadang-kadang karena bahan-bahannya tidak terjamin, waktu maupun kuantitasnya, akhirnya pasar pasar tertentu hilang dari pasaran. Nah oleh karena itu kami dari Kementerian Perindustrian ingin membantu supaya itu semua bisa dilakukan dengan baik sehingga dari aspek suplai bahan baku tidak berkurang, terjamin gitu,” terangnya.

    Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita mengatakan selain dari sisi kualitas, IKM juga terkendala dari sisi teknologi.

    “Nah jadi Kementerian Perindustrian bertanggung jawab terhadap produk yang dihasilkan UMKM, yang disebut berkualitas, kalau dia ada standarnya, kita lengkapi,” terangnya.

    Selain itu, jika produk IKM sulit tembus pasar ekspor ketika semua negara mencari pasar baru, produk lokal dalam negeri dapat mengandalkan pasar domestik.

    “Memang kita harus terus menggaungkan Gerakan Nasional Bangga Produk Indonesia, melalui produk lokal, melalui kegiatan ini, sebagai salah satu upaya kita untuk mengenalkan kembali atau kalau bahasanya sih, menyadarkan bahwa produk di dalam negeri lebih berkualitas, lebih murah dan harus dipercaya harapannya menjadi tuan rumah,” tutupnya.

    Tonton juga “Jeritan Pelaku IKM Jabar Digempur Barang Impor Ilegal” di sini:

    (acd/acd)

  • Sinergi dengan marketplace perluas peluang pasar IKM

    Sinergi dengan marketplace perluas peluang pasar IKM

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) Faisol Riza mengatakan sinergi antara pemerintah, lokapasar (marketplace), produsen, dan penjual dapat memperluas peluang pasar bagi industri kecil dan menengah (IKM).

    “Kuncinya adalah kolaborasi. Pemerintah miliki peran di regulasi, lalu jika marketplace dan pelaku usaha bisa bersama membangun sinergi, saya kira pasar mana pun bisa kita tembus,” kata Wamenperin Faisol dalam acara “Tokopedia dan TikTok Shop bersama Kemenperin Angkat Lokal Cepat Terkenal (KALCER)” di Jakarta, Kamis.

    Lebih lanjut, Faisol menilai kualitas produk IKM Indonesia tidak kalah untuk bersaing dengan produk-produk luar. Namun, jika pelaku usaha tidak diberikan dukungan oleh pihak-pihak terkait, maka peluang pasar tidak akan terbuka.

    “Ini yang menurut pemerintah bahwa kalau hanya menggantungkan pengusaha berjuang sendirian untuk mendapatkan pasar dan lakukan ekspor, mencari akses pembiayaan sendiri, sulit kita harapkan IKM akan tumbuh besar,” ujar Wamenperin.

    Selain itu, Faisol mengatakan pemerintah Indonesia juga telah melakukan sejumlah perjanjian dagang dengan beberapa negara seperti Uni Eropa hingga Tunisia.

    Ia berharap, dengan pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku usaha atau industri kecil dan menengah, serta kerja sama strategis pemerintah dengan beberapa negara, semakin memberikan kesempatan untuk memasarkan produk dan usahanya naik kelas.

    “Kalau ini bisa ditandatangani, pasar ekspor akan terbuka, dan melengkapi apa yang sudah dilakukan oleh marketplace seperti Tokopedia dan TikTok Shop untuk IKM,” ujar Faisol.

    Selain itu, Wamenperin juga mengatakan dengan semakin mudahnya pelaku IKM mendapatkan akses pasar dan promosi, diharapkan kesadaran masyarakat untuk belanja produk lokal semakin meningkat pula.

    “Ini agar konsumen memiliki kesadaran, karena seringkali ada anggapan produk lokal kalah kualitas dan harganya lebih mahal (dari produk luar negeri),” kata Faisol.

    “Tapi, hari ini kita sama-sama meyakinkan masyarakat, menjamin bahwa kualitas bagus, harga bersaing, dan membangun semangat untuk beli produk lokal agar kesadaran produk dalam negeri bisa menyebar ke seluruh masyarakat dan membantu saudara-saudara kita,” imbuhnya.

    Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
    Editor: Adi Lazuardi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Amazfit Active 2 Square Rilis di RI, Desain Elegan Fitur Lengkap

    Amazfit Active 2 Square Rilis di RI, Desain Elegan Fitur Lengkap

    Jakarta

    Amazfit Active 2 Square resmi diluncurkan di Indonesia. Smartwatch ini dirancang untuk profesional muda, pecinta gaya hidup sehat, dan pengguna pemula yang mendambakan pengalaman smartwatch premium dengan harga yang terjangkau.

    Mengusung desain square premium, Amazfit Active 2 Square tampil menawan dengan bodi stainless steel dan strap kulit hitam yang memberikan kesan elegan. Tampilannya cocok untuk penggunaan di kantor maupun saat berolahraga.

    Layar AMOLED 1.75 inch dengan kecerahan 2000 nits dan mode sarung tangan memastikan tampilan tetap jelas dalam kondisi cahaya apa pun. Tidak hanya menawan, Active 2 Square juga sangat fungsional.

    Amazfit Active 2 Square Foto: Amazfit

    Smartwatch ini dilengkapi dengan built-in GPS, tahan air 5 ATM, dan memiliki daya tahan baterai hingga 10 hari. Dalam paket penjualannya diberikan strap kulit dan tambahan strap silikon merah sporty yang bisa diganti sesuai aktivitas atau gaya.

    Amazfit Active 2 Square didukung penuh untuk gaya hidup aktif penggunanya. Tersedia lebih dari 160 mode olahraga, fitur auto-detect, dan Smart Strength Training yang mampu mengenali serta menilai lebih dari 25 gerakan latihan.

    Amazfit Active 2 Square Foto: Amazfit

    Bahkan, smartwatch ini juga memiliki fitur resmi HYROX Race Mode. Di sisi kesehatan, Active 2 Square dilengkapi sensor detak jantung, SpO₂, pelacak stres, pemantauan tidur (sleep tracking), serta pelacak siklus menstruasi.

    Semua data ini terkonsolidasi dengan rapi dalam aplikasi Zepp, termasuk fitur terbaru Food Log berbasis AI yang memungkinkan pelacakan asupan makanan melalui foto. Smartwatch ini juga terhubung ke ekosistem Amazfit yang lebih luas, seperti Helio Strap, Helio Ring, dan Amazfit Up Earbuds, untuk pengalaman 360° dalam olahraga, pemulihan, dan gaya hidup sehat.

    Amazfit Active 2 Square Foto: Amazfit

    Khusus bagi wanita, fitur pelacak siklus menstruasi sangat membantu dalam memahami ritme tubuh, termasuk prediksi ovulasi dan fase subur. Active 2 Square juga dilengkapi dengan panduan pernapasan dan pengelolaan stres, serta fitur pengingat hidrasi dan aktivitas harian untuk mendukung keseimbangan gaya hidup sehat.

    Amazfit Active 2 Square akan tersedia mulai 24 Juni 2025 di platform online seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada, serta toko offline seperti Watch Studio dan Blibli Store. Harga smartwatch ini Rp 2.499.000.

    (afr/afr)