Perusahaan: Google

  • Argentina Berhasil Turunkan Inflasi dari 166% ke 117,8%, Apa Rahasianya?

    Argentina Berhasil Turunkan Inflasi dari 166% ke 117,8%, Apa Rahasianya?

    Jakarta: Argentina baru saja mencatat penurunan inflasi yang cukup drastis. Hal itu menjadi perhatian dunia.
     
    Setelah sempat menyentuh angka 166 persen pada November 2024, inflasi turun menjadi 117,8 persen pada Desember 2024. 
     
    Meski masih tergolong tinggi, angka ini menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan.
    Apa yang membuat inflasi turun?
    Melansir El País, di bawah kepemimpinan Presiden Javier Milei, pemerintah Argentina menerapkan kebijakan ekonomi yang lebih ketat untuk mengendalikan inflasi. 

    Salah satu kebijakan utamanya adalah “emisi nol”, yaitu menghentikan pencetakan uang berlebih yang sebelumnya memperburuk inflasi. Selain itu, pemerintah juga menjaga stabilitas nilai tukar peso agar tidak terlalu berfluktuasi.
     
    Kebijakan tersebut memang berhasil meredam inflasi. Namun, ada konsekuensinya yaitu harga barang dan jasa dalam dolar meningkat tajam. Misalnya, secangkir kopi di Buenos Aires kini dihargai sekitar USD3,5, jauh lebih mahal dibandingkan dengan Bogotá atau São Paulo yang hanya sekitar USD1,5. 
     
    Kondisi ini membuat banyak warga Argentina lebih memilih berbelanja atau berlibur ke luar negeri untuk menghemat biaya.
     

    Selain itu, menurut laporan Friedrich Naumann Foundation for Freedom (Freiheit), salah satu langkah utamanya meredam inflasi Milei juga memangkas jumlah kementerian dengan menghapus atau menggabungkan beberapa kementerian dan badan pemerintah.
     
    Total kementerian yang tersisa hanya sembilan yakni Kementerian Luar Negeri, Ekonomi, Keamanan, Pertahanan, Sumber Daya Manusia, Keadilan, Infrastruktur, Kesehatan, dan Dalam Negeri. Sebelumnya, Argentina memiliki 18 kementerian.
     
    Berdasarkan data dari TASS, pengurangan ini juga mencakup penyederhanaan jumlah sekretariat dari 106 menjadi 54, yang menghasilkan pengurangan 50 persen pada posisi kepemimpinan pegawai negeri dan pengurangan 34 persen pada jumlah total jabatan politik.
    Bagaimana reaksi pasar?
    Pasar keuangan merespons penurunan inflasi dengan sikap hati-hati. Namun, investor masih menunggu kepastian terkait kesepakatan baru dengan Dana Moneter Internasional (IMF) yang diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa dan melonggarkan kontrol mata uang.
     

    Prediksi inflasi ke depan
    Melansir Trading Economics, tingkat inflasi Argentina diperkirakan akan mencapai 75 persen pada akhir kuartal ini. Dalam jangka panjang, inflasi diproyeksikan turun lebih jauh hingga mencapai sekitar 30 persen pada tahun 2026. 
     
    Jika proyeksi ini benar, Argentina mungkin bisa keluar dari krisis inflasi yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
     
    Turunnya inflasi di Argentina menjadi bukti bahwa kebijakan ekonomi yang ketat bisa memberikan dampak positif. 
     
    Namun, tantangan masih ada, terutama dengan kenaikan harga barang dalam dolar yang membebani masyarakat. Pemerintah harus terus mengawal kebijakan ini agar tidak hanya berhasil menurunkan inflasi, tetapi juga meningkatkan daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi jangka panjang.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Psikolog Lita Gading Geram Dituduh Wenny Myzon Jadi ‘Ordal’ PT Timah, Tuntut Minta Maaf 1 x 24 Jam

    Psikolog Lita Gading Geram Dituduh Wenny Myzon Jadi ‘Ordal’ PT Timah, Tuntut Minta Maaf 1 x 24 Jam

    TRIBUNJAKARTA.COM – Seorang psikolog, Lita Gading merasa tersinggung dengan perkataan eks karyawati PT Timah Tbk, Dwi Citra Weni alias Wenny Myzon. 

    Sebab, Wenny Myzon telah menuduh Lita Gading dapat melancarkan proses orang yang ingin menjadi karyawan baru di PT Timah. 

    Lita disebut sebagai ‘orang dalam’ atau ordal yang mudah memasukkan karyawan baru ke PT Timah Tbk.

    Tak terima dengan tuduhan Wenny, Lita Gading pun memberi somasi kepada perempuan berhijab itu. 

    Ia menuntut agar Wenny minta maaf dalam tempo 1 x 24 jam. 

    “Mana Wenny? Karyawan dari mantan PT Timah itu, yang selengean. Dalam 1 x 24 jam kalau kamu tidak minta maaf, kita lihat aja nanti. Kamu salah orang, paham kamu,” ujarnya seperti dikutip dari akun TikTok Lita Gading yang tayang pada Rabu (12/2/2025). 

    Duduk perkara dengan Lita Gading

    Setelah dipecat sebagai karyawan di PT Timah Tbk, Dwi Citra Weni alias Wenny Myzon masih saja bikin ulah. 

    Belakangan, Wenny Myzon berseteru dengan Lita Gading, seorang psikolog. 

    Hal itu diketahui dari postingan Lita Gading di akun TikTok-nya. 

    Pasalnya, Lita mengaku memiliki masalah dengan Wenny Myzon. 

    Pemicu masalahnya diduga karena Lita Gading disebut Wenny sebagai ‘orang dalam’ yang bisa memasukkan orang menjadi karyawan baru PT Timah Tbk. 

    Lita Gading pun naik pitam lalu ‘menyemprot’ Wenny Myzon. 

    “Guys kalian ingetkan karyawan yang PT Timah itu, yang merendahkan BPJS itu loh guys ingetkan?

    “Dia bilang katanya, bisa kali ya ibu ini masukin karyawan ke PT Timah.” 

    “Heh, denger ya kamu, kamu udah punya masalah, kamu bikin masalah lagi dengan saya. hati-hati kamu.”

    “Makanya kalau kamu enggak tahu saya, kamu cek dulu siapa saya oke?” ujar Lita Gading dikutip dari postingannya yang tayang pada Selasa (11/2/2025). 

    Menurut Lita, Wenny kembali mencoba menyulut api perseteruan usai dipecat dari PT Timah. 

    Lita Gading membantah bahwa dirinya memasukkan orang baru sebagai karyawan BUMN tersebut. 

    “Aduh, kamu cari penyakit lagi, saya enggak pernah tahu, dan saya enggak pernah ada hubungan dengan orang-orang dalam masukin karyawan. Aneh deh kamu heran. bikin masalah aja kamu ya.”

    “Yang bisa masuk ke PT Timah adalah diri orang tersebut, bukan saya. Saya bukan orang dalam, tapi sebagian besar mereka PT Timah itu adalah klien saya, jadi saya tahu seperti apa. Jadi saya berhak melaporkan orang-orang PT Timah yang selengean seperti kamu. Kamu itu merusak mental bangsa kita, kamu merusak dan tidak patut dicontoh oleh kita semua,” semprot Lita.

    Lita menyebut bahwa Wenny memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat. 

    Ia tersinggung dengan tuduhan Wenny yang diposting di akun Instagram pribadinya.  

    “Kamu memberikan contoh yang tidak baik, paham kamu? Masih juga kamu memposting saya punya, pakai caption kayak begitu maunya apa kamu hah, nantang? Memang siapa yang mau belain kamu? Orang kelakuan kayak gitu, aneh. Harusnya mikir, ngaco kamu. Jangan ditiru ya guys, tolong cyber crime kepolisian pengacara saya perhatikan akunnya dia. ingat itu, ngaco,” pungkasnya. 

    Respons Wenny Myzon 

    Wenny Myzon kemudian menanggapi postingan sang psikolog tersebut. 

    Ia membalasnya dengan memposting ulang video Lita Gading dan menambahkan penjelasan bagian keterangan video. 

    Wenny malah mengaku kagum dengan Lita Gading. 

    Namun, tak ada perkataan maaf yang dituliskan dalam keterangan video itu. 

    “Siap dokku sayang yang cantik. Pasti aku denger kata-kata dokter. Aku malah kagum loh dokter karena selama ini orang selalu bilang-bilang aku masuk Timah pakai ordal. Nah, kan kebetulan dokter ada kenal, makanya aku posting.”

    “Mana tahu dok bisa bantu juga yang mau kerja buat direkomendasi, itu aja kok dok enggak maksud apa-apa. Coba deh dok lihat, saya salah satu follower dokter loh, karena memang dari dulu suka lihat dokter main film dari zaman old.”

    “Ya Allah dok, sama fans sendiri dari zaman saya bocil gitu amat seriusnya. Kiss, love buat dokter cantik aku pokoknya aku padamu pasti nurut,” tulisnya. 

    Dipecat

    Keputusan PT Timah untuk memecat Dwi Citra Weni diambil setelah video unggahannya di TikTok viral dan menuai kecaman publik.

    Dalam video tersebut, ia tampak menyindir pekerja honorer yang antre menggunakan layanan BPJS Kesehatan, sambil memperlihatkan logo PT Timah di seragamnya.

    PT Timah merespons dengan menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan.

    Kepala Bidang Komunikasi PT Timah, Anggi Siahaan, menyatakan bahwa keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap kasus yang bersangkutan.

    “Setelah melalui proses evaluasi, dapat kami sampaikan bahwa PT Timah Tbk telah mengeluarkan ketetapan dengan sanksi pemutusan hubungan kerja dengan yang bersangkutan,” ujar Anggi dalam keterangan tertulis, Kamis (6/2/2025).

    Sebelum pemecatannya, Dwi Citra Weni sempat dipanggil oleh manajemen PT Timah untuk menjalani pemeriksaan.

    Setelahnya, perusahaan memutuskan untuk memberhentikannya sebagai bentuk ketegasan dalam menegakkan aturan dan etika kerja.

    Ingatkan bijak bermedia sosial

    PT Timah Ingatkan Karyawan Bijak Gunakan Media Sosial Lebih lanjut, Anggi menegaskan bahwa PT Timah menjunjung tinggi etika kerja dan menghormati seluruh karyawan tanpa memandang status pekerjaan mereka.

    Perusahaan juga menyesalkan kegaduhan yang timbul akibat video tersebut.

    “Kami tentu saja sangat menyesalkan dan menyayangkan kegaduhan yang telah ditimbulkan dari hal tersebut,” katanya.

    Selain itu, PT Timah menegaskan bahwa aktivitas media sosial Dwi Citra Weni setelah pemecatan tidak lagi berhubungan dengan perusahaan.

    Mereka juga mengingatkan seluruh karyawan agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

    “Perusahaan percaya bahwa setiap orang berhak menggunakan media sosial dengan bijak, namun perusahaan juga berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh karyawan dan keluarga besar PT Timah Tbk untuk selalu menjunjung etika dan menaati peraturan yang berlaku,” tambah Anggi. (TribunJakarta.com/Kompas.com).

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya 

  • Mahfud MD Minta Kasus Pagar Laut Dikejar ke Pelanggaran Korupsi dan Kolusi

    Mahfud MD Minta Kasus Pagar Laut Dikejar ke Pelanggaran Korupsi dan Kolusi

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, TAMANSARI – Eks Menkopolhukam Mahfud MD mengapresiasi Bareskrim dan Kejaksaan Agung yang telah turun mengusut polemik pagar laut di Tangerang.

    Mahfud pun meminta penegakan hukum dalam kasus pagar laut ini diarahkan ke ranah pelanggaran korupsi dan kolusi.

    “Bagus, bagus. Menurut saya, penyelidikan lebih dulu dan siapapun yang sudah diperiksa ini apakah itu pegawai BPN, apa itu KKP, kades itu fokus kan ke arah korupsi, karena kolusi,” kata Mahfud usai menghadiri perayaan cap go meh di Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (12/2/2025).

    Pasalnya, Mahfud meyakini pasti ada praktik korupsi dan kolusi dalam kasus pagar laut ini.

    “Ini hampir tidak mungkin tidak ada permainan uang, tidak ada kompensasi. Yang sifatnya korupsi sampai sesuatu yang jelas-jelas dilarang bisa diberi sertifikat, dari situ arahnya. jangan ke pemalsuan dokumen, ya itu nanti akan dengan sendirinya. tapi yang di atas itu kan korupsi dan kolusi yang membahayakan negara ini, bukan sekedar kriminil biasa, ini kejahatan terhadap negara,” papar Mahfud.

    Sebelumnya, Bareskrim Polri telah memeriksa Kepala Desa (Kades) Kohod, Arsin terkait kasus pagar laut di perairan Tangerang.

    Kades yang dianggap kontroversial itu karena memiliki sejumlah kendaraan mewah diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

    “Sudah, sudah diperiksa sebagai saksi sesuai haknya kita akan tetap mengedepankan praduga tak bersalah, kita sudah memeriksa Kepala Desa,” kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2025) malam.

    Hingga saat ini, Bareskrim telah memeriksa 44 orang tekait kasus tersebut. Mereka terdiri dari warga Desa Kohod, kementerian dan lembaga terkait, serta ahli.

    lihat foto
    KLIK SELENGKAPNYA: Presiden Prabowo Subianto Menyebut ada Raja Kecil Melawan Kebijakan Efisiensi Anggaran. Siapa yang Dimaksud? Ini Analisa Pengamat Politik.

    Sementara itu, Kejaksaan Agung juga menyatakan sudah meminta buku Leter C kepada Kades Kohod Arsin untuk keperluan penyelidikan kasus pagar laut Tangerang.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Prona atau PTSL untuk Urus Sertifikat Tanah Gratis?

    Prona atau PTSL untuk Urus Sertifikat Tanah Gratis?

    PIKIRAN RAKYAT – Program Prona dan PTSL adalah dua program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi masyarakat. Keduanya memiliki tujuan yang sama, namun memiliki perbedaan dalam pelaksanaannya.

    Apa Itu Prona dan PTSL?

    Prona (Proyek Operasi Nasional Agraria)

    Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi masyarakat. Prona lebih fokus pada pendekatan individual, di mana masyarakat secara mandiri mengajukan permohonan sertifikat tanah.

    PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap)

    Program ini memiliki pendekatan yang lebih sistematis dan menyeluruh. PTSL dilakukan secara serentak di suatu wilayah tertentu, sehingga seluruh bidang tanah dalam wilayah tersebut didaftarkan dan disertifikatkan.

    Perbedaan Prona dan PTSL

    – Pendekatan

    Prona: Individual
    PTSL: Sistematis dan menyeluruh

    – Sasaran

    Prona: Masyarakat yang mengajukan permohonan
    PTSL: Seluruh bidang tanah dalam suatu wilayah

    – Proses

    Prona: Lebih lama dan kompleks
    PTSL: Lebih cepat dan efisien

    – Biaya

    Prona: Ada biaya administrasi yang ditanggung oleh pemohon
    PTSL: Biaya umumnya ditanggung oleh pemerintah

    Ilustrasi sertifikat tanah gratis, simak cara mengadukan masalah saat mengajukan sertifikat tersebut. ANTARA/HO-PLN

    Mana yang Lebih Baik, Prona atau PTSL?

    Pilihan antara Prona dan PTSL tergantung pada beberapa faktor, seperti:

    – Jika Anda membutuhkan sertifikat tanah segera, PTSL mungkin lebih cocok karena prosesnya lebih cepat.

    – Jika wilayah Anda sudah menjalankan program PTSL, maka Anda bisa memanfaatkan program tersebut.

    – Jika tanah Anda sudah terukur dan memiliki batas yang jelas, maka Anda bisa mengikuti program Prona.

    Penting untuk diketahui, program Prona saat ini sudah mulai digantikan oleh program PTSL. Hal ini karena PTSL dianggap lebih efektif dan efisien dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.

    Mari kita sama-sama mendukung program pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Keterampilan yang Wajib Kamu Kuasai di Dunia Kerja

    Keterampilan yang Wajib Kamu Kuasai di Dunia Kerja

    Jakarta: Di dunia profesional, punya keterampilan yang mumpuni bukan cuma soal keahlian teknis. 
     
    Selain hard skills yang bisa diukur dan diajarkan, ada juga soft skills yang berperan besar dalam kesuksesan karier. 
     
    Tapi, apa sebenarnya perbedaan antara keduanya, dan kenapa kamu harus menguasai keduanya agar bisa sukses di tempat kerja?

    Apa itu hard skills?
    Merangkum dari laman Telkomsel, hard skills adalah keterampilan teknis yang bisa diukur, diajarkan, dan biasanya diperoleh melalui pendidikan atau pelatihan. 

    Keterampilan ini spesifik untuk pekerjaan tertentu dan sering kali menjadi syarat utama dalam proses rekrutmen.
     
    Contoh hard skills yang banyak dicari:
     
    Keahlian teknis – Misalnya coding, desain grafis, analisis data, atau penggunaan software khusus.
    Kemampuan menggunakan alat atau mesin – Seperti penggunaan peralatan medis, alat laboratorium, atau mesin produksi.
    Bahasa asing – Menguasai lebih dari satu bahasa bisa jadi nilai tambah besar di dunia kerja.
     
    Hard skills bisa diukur dengan sertifikasi, tes, atau demonstrasi kemampuan. Namun, menguasai hard skills saja tidak cukup kalau kamu ingin berkembang di dunia kerja.
     

    Apa itu soft skills?
    Sementara itu, soft skills lebih berkaitan dengan cara kamu berinteraksi dengan orang lain dan mengelola pekerjaan sehari-hari. 
     
    Keterampilan ini sulit diukur secara kuantitatif, tetapi sangat berpengaruh dalam membangun hubungan profesional dan menyelesaikan masalah di tempat kerja.
     
    Soft skills yang wajib dimiliki:
     
    Komunikasi – Mampu menyampaikan ide dengan jelas, mendengarkan dengan baik, dan menulis secara efektif.
    Manajemen waktu – Bisa mengatur prioritas, bekerja dengan deadline, dan tetap produktif.
    Kolaborasi – Mampu bekerja sama dalam tim dan menyelesaikan konflik dengan baik.
    Kepemimpinan – Bisa mengambil inisiatif, menginspirasi orang lain, dan mengarahkan tim ke tujuan yang jelas.
     
    Soft skills ini sering kali menjadi pembeda antara karyawan yang sukses dan yang biasa saja. Banyak perusahaan sekarang lebih mempertimbangkan soft skills dalam rekrutmen karena mereka mencari seseorang yang tidak hanya pintar secara teknis tetapi juga bisa bekerja dalam tim dan beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis.
    Soft Skills vs Hard Skills, mana yang lebih penting?
    Banyak orang menganggap hard skills adalah faktor utama dalam mendapatkan pekerjaan, tetapi soft skilsl adalah kunci untuk berkembang dalam karier jangka panjang. 
     
    Hard skills bisa membawamu ke meja wawancara, tetapi soft skills yang menentukan apakah kamu bisa bertahan dan berkembang.
     
    Misalnya, seorang desainer grafis mungkin memiliki keterampilan teknis luar biasa, tetapi jika ia tidak bisa bekerja sama dengan klien atau menerima feedback dengan baik, maka hasil pekerjaannya mungkin tidak sesuai dengan harapan.

    Cara mengembangkan soft skills dan hard skills secara seimbang

    Ikuti pelatihan dan kursus online – Banyak platform menyediakan kursus untuk meningkatkan keahlian teknis dan interpersonal.
    Praktikkan langsung di tempat kerja – Gunakan setiap kesempatan untuk mengasah keterampilan komunikasi, manajemen waktu, atau kepemimpinan.
    Minta feedback dari rekan kerja dan atasan – Cara terbaik untuk meningkatkan soft skill adalah dengan mendapatkan umpan balik dan memperbaiki kekurangan.
    Bergabung dalam komunitas atau proyek kolaboratif _ Ini bisa membantumu membangun jaringan dan mengembangkan keterampilan interpersonal secara langsung.

    Menguasai kombinasi hard skills dan soft skills adalah kunci untuk sukses di dunia kerja. Hard skills akan membantumu memenuhi kualifikasi pekerjaan, tetapi soft skills yang akan membantumu berkembang dan naik ke level berikutnya.
     
    Jadi, mulai sekarang, jangan hanya fokus belajar keterampilan teknis saja. Latih juga keterampilan interpersonal dan kepemimpinanmu agar bisa sukses di dunia kerja yang semakin kompetitif! 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Warga Pondok Kopi Usulkan Pembangunan SMAN/SMKN di Musrenbang

    Warga Pondok Kopi Usulkan Pembangunan SMAN/SMKN di Musrenbang

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

    TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT – Warga Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur mengusulkan pembangunan SMAN/SMKN pada musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

    Camat Duren Sawit, Kelik Susanto mengatakan usulan ini disampaikan para Ketua RW dan lembaga musyawarah kelurahan (LMK) saat Musrenbang pada Rabu (12/2/2025).

    “Usulan ini sangat bagus karena sangat dibutuhkan masyarakat. Tentunya kita tindak lanjuti agar bisa direalisasikan,” kata Kelik di Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (12/2/2025).

    Warga mengusulkan agar Pemprov Jakarta membangun karena hingga kini di wilayah Kelurahan Pondok Kopi belum terdapat SMAN/SMKN, hanya terdapat sekolah swasta saja.

    Selama ini bila warga Kelurahan Pondok Kopi ingin mendaftarkan anaknya di SMAN/SMKN, mereka harus beralih ke kelurahan terdekat seperti Klender yang sudah terdapat SMAN/SMKN.

    “Warga banyak mengusulkan pembangunan SMAN/SMKN mengingat belum ada sekolah negeri. Kita berharap dapat direalisasikan,” ujar Sekretaris Kelurahan Pondok Kopi, Nani Yuslina.

    Di wilayah Kelurahan Pondok Kopi sendiri terdapat lahan aset Dinas Perumahan dengan luas sekitar 3 hektare yang memungkinkan digunakan untuk pembangunan SMAN/SMKN.

    KLIK SELENGKAPNYA: Rocky Gerung Menyoroti Ramainya Vandalisme Adili Jokowi di Sejumlah Kota. Ia Menganggap Rentetan kemarahan publik. Ia senggol Prabowo.

    Diharapkan lahan yang berada di lingkungan RW 11 atau tak jauh dari aliran Kanal Banjir Timur tersebut nantinya dapat digunakan untuk pembangunan sekolah, sarana olahraga, dan taman.

    “Usulan ini sebenarnya sudah lama diajukan. Kami berharap usulan segera direalisasikan, karena memang sangat mendesak,” tutur LMK Kelurahan Pondok Kopi, Eka Megananda Arimurti.

    (TribunJakarta)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Jajal Perahu Eretan bareng Siswa di Kali Pesanggrahan, Astrid Kuya Kurang ‘sreg’ Soal Keamanan

    Jajal Perahu Eretan bareng Siswa di Kali Pesanggrahan, Astrid Kuya Kurang ‘sreg’ Soal Keamanan

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

    TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN – Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam dan anggota DPRD DKI Jakarta Astrid Kuya meninjau perahu eretan di Kali Pesanggrahan, Ulujami, Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025).

    Pantauan TribunJakarta.com, keduanya tiba di Jalan Inspeksi Kali Pesanggrahan sekitar pukul 14.16 WIB.

    Kehadiran Seala dan Astrid langsung disambut oleh Lurah Ulujami Yudha Irawan.

    Seala dan Astrid sempat berinteraksi dengan sejumlah siswa berseragam Pramuka yang hendak menumpangi perahu eretan setelah pulang sekolah.

    Astrid bertanya kepada salah satu siswa soal kekhawatirannya menaiki perahu eretan. Namun, siswa tersebut mengaku tidak takut karena sudah terbiasa.

    “Kamu enggak takut naik perahu ini?” tanya Astrid yang merupakan istri dari artis Uya Kuya.

    “Enggak bu, sudah biasa,” jawab siswa.

    Setelahnya, Seala dan Astrid ikut mencoba menaiki perahu eretan tersebut. Mereka berjalan menuruni anak tangga dengan hati-hati.

    Saat berada di atas perahu eretan, Seala terlihat berpegangan erat di tiang kayu. Begitupun dengan Astrid yang menyandarkan tangan kirinya di tiang perahu.

    “Jadi ketika saya terjun langsung, mencoba getek ini, saya merasa kayaknya anak-anak ini kurang safety,” kata Astrid.

    “Keamanannya kurang sekali. Apalagi tadi saya coba sama ibu (Seala), goyang-goyang ya bu. Satu di kiri, satu di belakang supaya seimbang,” imbuh dia.

    Sementara itu, Seala mengaku bakal melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan keamanan bagi para siswa dan warga yang menggunakan jasa perahu eretan.

    “Tadi sudah ada beberapa obrolan dengan ibu dewan, tindakan cepat apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga keselamatan, keamanan dari warga, dan juga apa nih yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar,” kata Seala.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • GEGER Penampilan Anies Disorot Saat Datang ke Glodok, Namanya ‘Harum’ Dielu-elukan Bak Seperti Artis

    GEGER Penampilan Anies Disorot Saat Datang ke Glodok, Namanya ‘Harum’ Dielu-elukan Bak Seperti Artis

    TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA – Sosok Anies Baswedan masih dielu-elukan oleh para warga di Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, yang tengah merayakan Cap Go Meh 2025, pada Rabu (12/2/2025).

    Sosok Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyempatkan hadir dalam perayaan Cap Go Meh 2025 di Glodok.

    Dalam kesempatan tersebut, penampilan Anies Baswedan membuat geger masyarakat yang sedang merayakan.

    Sebab, ia berpenampilan menarik perhatian menggunakan busana khas Tionghoa, Cheongsam.

    Ia memakai Cheongsam berwarna merah.

    Seperti diketahui, Cheongsam adalah pakaian tradisional Tionghoa yang berbentuk gaun panjang.

    Cheongsam juga dikenal dengan sebutan qipao.

    Dikutip dari Warta Kota, kedatangan Anies Baswedan disambut meraih oleh emak-emak.

    KLIK SELENGKAPNYA: Presiden Prabowo Subianto Menyebut ada Raja Kecil Melawan Kebijakan Efisiensi Anggaran. Siapa yang Dimaksud? Ini Analisa Pengamat Politik.

    Namanya tetap harum dan menjadi perhatian warga sekitar saat menghadiri perayaan Cap Go Meh 2025.

    “Pak Anies, pak Anies,” kata seorang wanita yang berebut hendak melihat Anies, pada Rabu (12/2/2025).

    Anies Baswedan pun bak seperti artis diserbu oleh masyarakat sekitar.

    Ia terlihat melambaikan tangan dan melemparkan senyum kepada para warga.

    PERAYAAN CAP GOMEH DI GLODOK – Sejumlah pejabat mulai dari mantan Gubernur Jakarta, Fauzi Bowo dan Anies Baswedan hingga Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung-Rano Karno hadir dalam perayaan cap go meh yang digelar di Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, Rabu (12/2/2025).   (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra)

    Ia juga menerima ajakan swafoto warga seusai acara Cap Go Meh dilakukan.

    Anies sendiri, datang bersama dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi, Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Rano Karno.

    Selain itu, ia juga diapit dengan tokoh Betawi yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, Fauzi Bowo.

    Ketua Pelaksana Cap Go Meh 2025 di Jakarta, Anwar Budiman menyampaikan bahwa Anies Baswedan merupakan tokoh yang berjasa dalam meresmikan landmark kawasan Chinatown di Glodok Pancoran pada 2022 lalu.

    Di mana, kawasan ini merupakan salah satu pusat budaya di Jakarta yang kaya akan sejarah dan ragam kuliner di dalamnya.

    “Pada tahun 2022 ini, Gapura Chinatown diresmikan sebagai salah satu ikon kota Jakarta,” kata Anwar saat kala memberikan sambutannya, Rabu.

    “Gapura ini tidak hanya menjadi penanda kawasan, tetapi juga sebagai lambang penghormatan terhadap sejarah dan kontribusi masyarakat Tionghoa di Jakarta,” imbuhnya.

    Secara terbuka, Anwar juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Anies yang telah meresmikan ikon bersejarah tersebut.

    Anwar bahkan membeberkan beberapa capaian Anies Baswedan yang pada masa kepemimpinannya aktif mengembangkan budaya Tionghoa di kawasan Glodok Pancoran.

    “Apresiasi tertinggi untuk Bapak Anies Baswedan sejak tahun 2018 beliau selalu aktif mendorong pengembangan budaya-budaya Tionghoa, beliau selalu aktif hadir dalam setiap perayaan Cap Go Meh di sini,” kata Anwar.

    “Bahkan di masa Covid, bapak Anies Baswedan tetap menyempatkan kehadirannya walaupun melalui Zoom dan setiap malam Imlek Bapak Anies Basweran menyempatkan diri untuk mendatangi masyarakat Tionghoa yang berdoa di malam Imlek,” lanjutnya.

    Anwar pun berharap, apa yang telah dilakukan Anies tersebut dapat diteruskan oleh Pramono Anung – Rano Karno yang telah terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2025-2028.

    Menanggapi hal tersebut, Anies Baswedan balas bercerita dalam sambutannya di panggung Cap Go Meh 2025 di Jakarta.

    Menurutnya, inisiasi membangun Gapura Chinatown di Glodok Pancoran ini bermula dari aspirasi warga selama 3 tahun berturut-turut.

    “Di tahun 2016, 2017, 2018, pada waktu itu kami semua mendengar aspirasi bahwa dulu di Pecinan sini ada gapura, diruntuhkan di zaman Jepang,” kata Anies dalam sambutannya, Rabu.

    “Sesudah itu, enggak pernah ada yang mau bangun lagi. Kata ‘mau’ dan berani itu kurang lebih sama. Tidak ada yang mau atau tidak ada yang berani, itu sama saja,” imbuh dia.

    Walhasil dengan langkah berani, kata Anies, pihaknya kembali melakukan pembangunan Gapura Chinatown sebagai wujud atau simbol keberadaan, kebhinekaan, dan kesetaraan.

    Tujuannya, lanjut dia, agar tercipta persatuan tanpa ada ketimpangan.

    “Kami bersyukur dengan dukungan begitu banyak dari keluarga besar INTI (Perhimpunan Tionghoa Indonesia) yang menyiapkan mulai dari gambar, fundraising, dan akhirnya gapura itu (jadi), walau tertunda karena Covid-19,” kata Anies.

    “Sekarang menjadi kenyataan dan terus menjadi salah satu ikon kota Jakarta. Secara khusus menyampaikan terima kasih kepada semua yang terlibat, semua yang terus menjaga dan tradisi ini harus kita jaga semua,” pungkasnya.

    (TribunJakarta/WartaKota)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.

    Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Pj Wali Kota Bekasi Takjub, Perayaan Cap Go Meh Jadi Simbol Toleransi Antar-umat Beragama

    Pj Wali Kota Bekasi Takjub, Perayaan Cap Go Meh Jadi Simbol Toleransi Antar-umat Beragama

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

    TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR – Penjabat Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhamad takjub, perayaan Cap Go Meh di wilayahnya jadi simbol toleransi antar-umat beragama. 

    Gani hadir dan membuka perayaan Cap Go Meh Kelenteng Hok Lay Kiong di Jalan Kenari 1, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur pada Rabu (12/2/2025). 

    Cap Go Meh kali ini merupakan yang pertama dia rasakan, sebelumnya sempat ditiadakan karena bertepatan masa tenang Pemilu 2024. 

    “Ini pengalaman saya pertama mengikuti Cap Go Meh di Kota Bekasi, mudah-mudahan event yang sangat bagus ini sebagai kekayaan budaya bangsa Indonesia yang ada di Kota Bekasi bisa dijaga,” kata Gani. 

    Perayaan Cap Go Meh di Kota Bekasi digelar dengan kirab budaya dan ruwat bumi, dimulai dari Kelenteng Hok Lay Kiong lalu keliling ke sejumlah ruas jalan di Bekasi. 

    Kirab diikuti ribuan peserta, menampilkan pertunjukan budaya tradisional seperti barongsai, liyong, ondel-ondel, reyog, egrang, marawis dan tandu joli berisi dewa dewi. 

    Selain ribuan peserta, perayaan Cap Go Meh juga dihadiri masyarakat yang antusias ingin menyaksikan di sepanjang jalan rute kirab. 

    Pemandangan tersebut menurut Gani, merupakan satu bentuk keragaman yang ada di Kota Bekasi dan terus dilestarikan. 

    “Kita menyaksikan bahwa Kota Bekasi adalah kota yang kaya akan budaya penuh toleransi dan kerukunan antar etnik suku agama ini terjadi di sini,” jelas dia. 

    Gani berharap, kerukunan yang ada di Kota Bekasi terus dilestarikan sehingga bisa membawa keberkahan bagi seluruh umat. 

    “Pesan-pesannya saya merasa masyarakat di sini begitu guyub dan antusias dengan acara cap Go meh tahun ini mudah-mudahan ini bisa membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Bekasi,” tegas dia.

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

     

  • Tanam 1.000 Bibit Pohon, PNM Dukung ESG untuk Wujudkan Keberlanjutan

    Tanam 1.000 Bibit Pohon, PNM Dukung ESG untuk Wujudkan Keberlanjutan

    PIKIRAN RAKYAT – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui sinergi dengan PT BRI Asuransi Indonesia (BRINS).

    Kolaborasi ini diwujudkan dalam kegiatan bertajuk Kolaborasi Penanaman Pohon dan Literasi Asuransi BRINS – PNM 2025 yang berlangsung di Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, pada Selasa (11/2).

    Sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan, kegiatan ini mencakup dua inisiatif utama, yakni penanaman 1.000 bibit pohon serta edukasi literasi asuransi bagi nasabah PNM Mekaar.

    Bibit pohon yang ditanam terdiri dari pohon kayu putih dan kacang mete, yang tidak hanya berkontribusi pada kelestarian lingkungan tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat setempat. Kegiatan ini didukung oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bangka Belitung dan dilaksanakan di kompleks perkantoran Gubernur Bangka Belitung.

    Selain aksi penghijauan, PNM dan BRINS turut memberikan penyuluhan kepada nasabah PNM Mekaar tentang pentingnya perlindungan usaha melalui asuransi.

    Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para nasabah dalam melindungi usaha mereka dari berbagai risiko, sehingga keberlanjutan bisnis dapat lebih terjamin dan ketahanan finansial mereka semakin kuat.

    Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen PNM dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan nasabah Mekaar di Bangka Belitung.

    Dengan sinergi di bidang lingkungan dan literasi keuangan, program ini diharapkan dapat menginspirasi nasabah Mekaar untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam sekaligus memiliki pemahaman lebih baik mengenai pentingnya asuransi dalam pengelolaan keuangan.

    Turut hadir dalam acara ini perwakilan dari PNM dan BRINS, serta Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Provinsi Bangka Belitung. Pimpinan PNM Cabang Bangka Belitung menekankan bahwa kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi lingkungan perkotaan, mengurangi polusi udara, serta meningkatkan kesadaran nasabah Mekaar tentang pentingnya perlindungan usaha melalui asuransi.

    Sementara itu, perwakilan BRINS menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung kelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong inklusi keuangan dan meningkatkan literasi asuransi di kalangan pengusaha ultra mikro dan mikro.

    Dengan kegiatan ini, PNM menegaskan peran aktifnya dalam mendukung prinsip ESG, membangun masa depan yang lebih hijau, serta memperkuat ketahanan ekonomi para nasabahnya melalui edukasi dan perlindungan finansial.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News