Perumahan Elit tapi Keamanan Sulit, Warga Royal Sentraland Geram: Apa Mau Diharap? Sekuriti Saja Kecurian

Perumahan Elit tapi Keamanan Sulit, Warga Royal Sentraland Geram: Apa Mau Diharap? Sekuriti Saja Kecurian

Lebih jauh, warga itu mengaku khawatir adanya kemungkinan keterlibatan orang dalam. Ia menyinggung kebiasaan oknum sekuriti yang dinilai tidak disiplin, termasuk membawa tamu pribadi ke pos jaga.

“Yang dikhawatirkan kalau ada ji orang dalam, dia temani kerja sama itu pencuri untuk pantau-pantau. Bagaimana mau aman, security saja bebas-bebas bawa masuk (red) di pos,” ungkapnya.

Warga juga menyinggung minimnya fasilitas pendukung keamanan seperti lampu jalan dan kamera pengawas, terutama di lorong-lorong belakang yang gelap dan rawan.

“Lorong paling belakang, rumah kedua dari sudut, gelap sekali memang. Harusnya itu estate pasang lampu jalan di situ,” katanya.

Ia mengungkapkan bahwa usulan pemasangan CCTV di titik-titik rawan sebenarnya sudah disampaikan warga sejak empat tahun lalu. Bahkan, warga mengaku sudah beberapa kali menuntut pengelola, namun tidak pernah direalisasikan.

“Tiap ada laporan masuk yang mencurigakan selalu dibilang mungkin hewan, padahal sering sekali didengar. Sudah 4 tahun warga sarankan sampai menuntut pengelola pasang CCTV di dalam cluster,” keluhnya.

Kekecewaan warga semakin memuncak karena hingga kini belum ada perubahan berarti, meski iuran keamanan rutin dibayarkan setiap bulan.

“Terus apa gunanya dong kita bayar iuran keamanan? Kita yang bayar, kita yang jaga sendiri rumahta,” ucapnya.

Ia juga menilai pengaduan melalui media sosial justru lebih efektif dibandingkan menyampaikan keluhan langsung ke pihak pengelola.

“Mungkin bagi yang mau mengeluh, komplain di sosmed saja. Responnya lebih nyata, daripada pengelola yang pura-pura tuli,” terangnya.