Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Barat menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk masyarakat umum dalam rangka memperingati Hari Ibu Sedunia di Jakarta, Kamis.
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono menyebut, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Jakbar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini kesehatan.
“Layanan cek kesehatan gratis ini sangat baik karena dapat menjadi sarana deteksi dini penyakit tidak menular yang saat ini masih menjadi tantangan besar di Jakarta Barat,” ujar Yuli.
Pihaknya bakal terus mendorong program-program kesehatan yang lebih inklusif dan mudah diakses untuk memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.
“Ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dengan fokus pada kegiatan preventif,” katanya.
Sementara itu, Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Barat, Sri Mulyati mengatakan kegiatan ini menyasar sebanyak 1.000 peserta.
Di Kantor Wali Kota Jakarta Barat menampung 250 peserta yang berasal dari Kecamatan Cengkareng dan Kembangan. Sementara, enam kecamatan lainnya menggelar kegiatan di masing-masing wilayahnya.
“Kalau untuk di Kantor Wali Kota ini kita menampung 250 peserta. Sementara enam kecamatan lainnya menggelar di RPTRA atau kantor kecamatan, dengan menampung kuota 125 peserta per titik,” kata Sri.
Sasaran utama kegiatan ini adalah kader PKK, Dasawisma (Dawis), dan masyarakat sekitar, terutama para ibu, sesuai dengan momentum peringatan Hari Ibu.
“Jenis pemeriksaannya menyesuaikan kategori umur peserta. Ada skrining TB, pemeriksaan gizi, hingga HPV DNA yang khusus tersedia di lokasi Wali Kota,” ucapnya.
Jika peserta memiliki indikasi penyakit tertentu, maka pihaknya akan memberikan surat rujukan sesuai dengan prosedur kesehatan.
“Jika ditemukan penyakit, nanti akan dirujuk ke puskesmas dan selanjutnya bisa ke RSUD sesuai hasil pemeriksaan,” ujarnya.
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
