Sebelumnya, Meta memperluas jangkauan Accounts Center (Pusat Akun) dengan menambahkan dukungan untuk WhatsApp.
Fitur ini memungkinkan pengguna mengelola akun Facebook (FB), Instagram (IG), dan Meta Quest, serta kini WhatsApp, dalam satu platform terpadu.
Tujuannya, Meta ingin memberikan kemudahan bagi pengguna untuk membagikan ulang status dan unggahan di berbagai platform sekaligus.
Selain itu, fitur single sign-on (SSO) juga akan tersedia untuk memudahkan pengguna masuk kembali ke akun WhatsApp mereka.
“Kami menghadirkan fitur untuk menambahkan WhatsApp ke Pusat Akun, memudahkan pengguna untuk membagikan Status WhatsApp ke berbagai platform di Meta. Login ke berbagai aplikasi Meta pun bisa dilakukan dengan akun yang sama (login tunggal),” tulis Meta, dikutip Rabu (22/1/2025).
Meskipun pengumuman telah disampaikan, Meta mengingatkan bahwa implementasi dukungan WhatsApp ke Pusat Akun akan dilakukan secara bertahap. Oleh karena itu, pengguna diharapkan bersabar menunggu ketersediaan fitur ini.
Lebih lanjut, Meta berjanji akan menambahkan fitur-fitur lain yang dapat dibagikan ke lintas platform, seperti stiker berbasis AI, avatar, dan kreasi selfie yang dihasilkan oleh AI.
Menanggapi kekhawatiran terkait potensi dampak terhadap enkripsi end-to-end WhatsApp, Meta memastikan bahwa perubahan ini tidak akan memengaruhi privasi dan keamanan pesan pengguna.
“Menghubungkan WhatsApp pengguna ke Pusat Akun bersifat opsional, dan di non-aktifkan secara default. Jadi pengguna dapat menghapusnya kapanpun sesuai keinginan. Pesan dan panggilan pribadi di WhatsApp akan tetap terenkripsi end-to-end,” Meta menambahkan.
Jaminan itu diberikan Meta untuk meredam kekhawatiran pengguna akan potensi pelanggaran privasi.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5110579/original/009666500_1737972348-WA.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)