Liputan6.com, Jakarta – Kasus anak meninggal akibat tenggelam di kolam renang semakin banyak. Pengawasan aktivitas di kolam renang tidak hanya melekat pada orang tua, tapi juga pengelola.
Terbaru, peristiwa tragis dialami bocah perempuan kembar yang tewas tenggelam di Kolam Renang Citraland Gama City Medan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (28/12/2025).
Insiden ini viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @tajuk_sumut. Pada video yang beredar merekam situasi histeris di lokasi kejadian. Terlihat orang tua korban dan para pengunjung kolam renang panik mencoba memberikan pertolongan.
Kapolsek Medan Tembung, AKP Ras Maju Tarigan, membenarkan peristiwa itu. Katanya, korban sempat dilarikan ke RS Haji Medan karena tak bereaksi saat pertolongan pertama.
“Hasil tim inafis Polrestabes Medan korban meninggal tenggelam saat berenang,” kata Kapolsek.
Di hari yang sama, seorang balita laki-laki meninggal dunia, setelah tenggelam di kolam renang Jati Park, Dusun Krajan, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Jember. Peristiwa tragis ini menimpa korban berinisial AC (3). Korban datang ke lokasi bersama ibunya untuk berlibur.
Agustus 2025, dua bocah SD Islam terpadu (SDIT) meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang milik sekolah yang berlokasi di Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kedua korban pergi les berenang di kolam renang milik sekolah setelah kegiatan belajar selesai.
Pada Mei 2025, Bocah berusia lima tahun meninggal akibat tenggelam di Kolam Renang Tirto Asri, Dusun Wonokriyo, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Senin (12/5/2025) sore. Tubuh korban pertama kali ditemukan seorang pengunjung perempuan di dasar kolam. Dia langsung berteriak meminta pertolongan. Nyawa Bocah itu tak terselamatkan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5458857/original/001807300_1767095147-unnamed__6_.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)