Liputan6.com, Jakarta – Operasi SAR terhadap 1 WNA Spanyol yang menjadi korban KM Putri Sakinah resmi ditutup, Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 Wita. Upacara penutupan dipimpin langsung Bupati Manggarai Barat Edi Stasius Endi di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bupati Manggarai Barat menyampaikan terima kasih atas jasa dan kerja Tim SAR Gabungan dalam pencarian korban KM Putri Sakinah.
“Tentu pencarian korban tidaklah mudah dan harus berhadapan dengan gelombang serta arus di pulau-pulau Labuan Bajo, tetapi berhasil menemukan tiga korban,” ujarnya.
“Untuk keluarga korban saya atas nama pribadi dari hati yang paling dalam turut berduka cita atas kejadian ini,” sambungnya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Maumere Fathur mengatakan Tim SAR Gabungan telah berjibaku selama 15 hari berturut-turut untuk melaksanakan operasi SAR, namun hingga hari ke-15, 1 WNA Spanyol belum bisa ditemukan dan dinyatakan hilang.
Meski demikian, apabila di kemudian hari terdapat tanda-tanda penemuan korban maka operasi SAR dapat dibuka kembali.
“Terima Kasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah bersinergi dalam satu tujuan kemanusiaan ini,” katanya.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462131/original/029389600_1767507379-1001465124.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)