Pemprov DKI Kucurkan Rp 100 Miliar Bongkar 98 Tiang Monorel di Rasuna Said Megapolitan 7 Januari 2026

Pemprov DKI Kucurkan Rp 100 Miliar Bongkar 98 Tiang Monorel di Rasuna Said
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        7 Januari 2026

Pemprov DKI Kucurkan Rp 100 Miliar Bongkar 98 Tiang Monorel di Rasuna Said
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com –
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengucurkan dana Rp 100 miliar untuk membongkar 98 tiang monorel yang berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Rabu (14/1/2026).
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, proyek pembongkaran sekaligus penataan kawasan ini menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Totalnya semua sekitar Rp 100 miliar,” ujar Heru saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).
Heru menjelaskan, anggaran Rp 100 miliar tersebut tidak hanya untuk pembongkaran
tiang monorel
, tetapi juga menata ulang jalan dan trotoar di sepanjang koridor Rasuna Said.
Setelah tiang-
tiang monorel dibongkar
, Pemprov DKI akan menata Jalan Rasuna Said agar terlihat seragam dengan sisi barat yang sudah rapi.
Nantinya, tidak akan ada lagi jalur lambat di wilayah Rasuna Said, digantikan oleh trotoar bagi pejalan kaki.
“Rasuna Said sisi barat sudah selesai, jalan dan trotoarnya sudah rapi. Tapi sisi timurnya masih terkendala adanya tiang monorel. Makanya akan kita rapikan jalannya yang Jalan Rasuna Said sisi timur, jalur cepat, jalur lambat, dan trotoar akan kita tata,” kata dia.
Sementara itu, pembahasan terkait sisa tiang monorel yang berada di wilayah Senayan, Jakarta Pusat, masih terus dilakukan.
Adapun proses pembongkaran dipercepat dari jadwal semula yang ditetapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, yaitu pada minggu ketiga Januari.
Percepatan ini dimungkinkan karena seluruh aturan dan koordinasi sudah selesai, termasuk pembahasan dengan PT Adhi Karya sebagai pemilik tiang monorel.
“Kalau kita mah sudah siap saja. Jadi karena permintaan Pak Gub (Pramono) untuk dibongkar hari Rabu, ya kita jalankan hari Rabu. Karena kan sudah dipenuhi semua aturannya,” ungkap Heru.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.