Jakarta (ANTARA) –
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mencapai target pengumpulan zakat di daerah kepulauan tersebut.
“Optimalisasi pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS) sangat penting untuk memperkuat program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat Kepulauan Seribu,” kata Wakil Bupati Aceng Zaeni dalam Rapat Optimalisasi Pengumpulan Zakat di Jakarta, Senin.
Menurut dia, diperlukan kolaborasi dan inovasi agar potensi ZIS di daerah kepulauan tersebut dapat tergali secara maksimal.
Ia juga meminta kepada seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu untuk terlibat aktif dalam memenuhi pengumpulan infak dan sedekah yang hingga kini sudah mencapai Rp198 juta.
Aceng pun mengapresiasi atas kinerja Baznas Bazis Kepulauan Seribu yang selama ini telah berperan aktif dalam membantu masyarakat melalui pengelolaan ZIS yang transparan dan tepat sasaran.
Melalui rapat ini, dia berharap strategi pengumpulan ZIS ke depan dapat semakin optimal dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya rapat optimalisasi pengumpulan ZIS, kata Aceng, pihaknya bersama Baznas Bazis dan pihak lainnya dapat menyusun strategi bagaimana koordinasi dan kolaborasi dengan lembaga-lembaga lain di Kepulauan Seribu, terkait pengumpulan ZIS agar mencapai target,
“Kami rangkul ormas dan organisasi keagamaan dan optimistis pada akhir Desember pengumpulan ZIS sudah 100 persen,” kata dia.
Sebelumnya, Koordinator Baznas Bazis Kepulauan Seribu, Lukman Hakim mengutarakan, pendapatan zakat dari seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu di bulan September 2025 sudah terkumpul 65 persen.
“Kami berharap pengumpulan ini bisa mencapai seratus persen dengan dukungan seluruh ASN Kabupaten Kepulauan Seribu,” kata dia.
Ia mengatakan pada tahun ini target pengumpulan ZIS di Kabupaten Kepulauan Seribu sebesar Rp5,5 miliar.
Sementara di tahun 2024 capaian pengumpulan zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp3,5 miliar dari target Rp5,5 miliar.
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
