Blog

  • Daftar Lengkap UMK Kabupaten dan Kota di Yogyakarta, UMP 2026 Naik 6,78% jadi Rp2,41 Juta

    Daftar Lengkap UMK Kabupaten dan Kota di Yogyakarta, UMP 2026 Naik 6,78% jadi Rp2,41 Juta

    UMP Yogyakarta 2026 naik 6,78% jadi Rp2,41 juta. UMK Kota Yogyakarta Rp2,83 juta, Sleman Rp2,62 juta, Bantul Rp2,51 juta, Kulon Progo Rp2,50 juta, Gunungkidul Rp2,47 juta.

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi menetapkan besaran upah minimum provinsi (UMP) DIY tahun 2026 sebesar Rp2.417.495. 

    Besaran upah ini mengalami kenaikan sebesar 6,78% dari UMP 2025 yang sebesar Rp2.264.081. Secara nominal, kenaikan UMP DIY tahun depan mencapai Rp153.414.

    “UMP tahun 2026 ini ditetapkan oleh Gubernur DIY berdasarkan rekomendasi Dewan Pengupahan DIY, yang terdiri atas unsur serikat pekerja, pengusaha, pemerintah, dan unsur akademisi,” demikian keterangan resmi Pemda DIY, Rabu (24/12/2025).

    Selain itu, Gubernur DIY juga telah menetapkan upah minimum kabupaten/Kota (UMK) 2026 berdasarkan rekomendasi bupati/wali kota atas usulan Dewan Pengupahan kabupaten/kota. Berikut detailnya:

    Rincian upah Kabupaten dan Kota di Yogyakarta 2026

    UMK Kota Yogyakarta 2026 sebesar Rp2.827.593, naik 6,5% atau Rp172.551,17
    UMK Kabupaten Sleman naik 6,4% atau Rp157.872,14 menjadi Rp2.624.387.
    UMK Kabupaten Bantul naik 6,29% atau Rp148.468 menjadi Rp2.509.001,
    UMK Kabupaten Kulon Progo naik 6,52% atau Rp153.280 menjadi Rp2.504.520,
    UMK Kabupaten Gunungkidul naik 5,93% atau Rp138.115 menjadi Rp2.468.378.

    “Pengusaha dilarang membayar upah di bawah upah minimum kabupaten/kota serta tidak melakukan penangguhan pembayaran upah minimum kabupaten/kota tahun 2026,” pungkas keterangan tersebut.

    Adapun, hari ini adalah batas akhir pengumuman besaran upah minimum di masing-masing provinsi. Hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli seiring berlakunya Peraturan Pemerintah (PP) No. 49/2025 tentang Pengupahan.

    “Khusus untuk tahun 2026, gubernur menetapkan besaran kenaikan upah selambat-lambatnya tanggal 24 Desember 2025,” kata Yassierli dalam keterangan tertulis pada Selasa (16/12/2025).

    Selain UMP, aturan baru tersebut juga memuat kewajiban gubernur untuk menetapkan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP). PP No. 49/2025 juga mencantumkan bahwa gubernur dapat menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).

  • Diperiksa Kejagung, Sudirman Said Ungkap Ini

    Diperiksa Kejagung, Sudirman Said Ungkap Ini

    FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Mantan Menteri ESDM Sudirman Said angkat bicara soal pemanggilan yang didapatkannya dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

    Adapun pemanggilan yang harus dihadapinya ini sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah oleh Pertamina Energy Trading Ltd. (Petral) tahun 2008–2015

    Lewat cuitan di akun media sosial X pribadinya, Sudirman Said angkat bicara sekaligus memberikan pesan khusus.

    “𝗣𝗘𝗡𝗘𝗚𝗔𝗞𝗔𝗡 𝗛𝗨𝗞𝗨𝗠… Teman-teman sekalian. Saya menerima banyak sekali pertanyaan, atensi, dan support sehubungan dengan pemanggilan saya oleh Kejaksaan Agung,” tulisnya dikutip Rabu (24/12/2025).

    “Benar saya kemarin memenuhi panggilan Kejaksaan Agung untuk memberi keterangan sebagai saksi, dalam suatu kasus di Pertamina dan Petral. Kasus yang oleh publik sering disebut “mafia migas”,” sebutnya.

    Soal pemanggilan ini, ia menyebut dirinya mendapatkan kesempatan untuk memberikan penjelasan.

    Entah itu dari apa yang ia kerjakan, dirirnya alami dan apapun yang ia ketahui terkait hal ini.

    “Saya diminta menjelaskan hal-hal apa yang saya kerjakan, saya alami, dan saya ketahui di sekitar tugas saya sebagai Senior Vice President – Integrated Suply Chain, PT Pertamina (Persero), antara 2008-2009,” paparnya.

    “Tentu saya jelaskan sebaik-baiknya, dengan segala kelengkapan dokumen yang ada,” tambahnya.

    Terkait pemanggilan sebagai sanksi ini, Sudirman tegas mengatakan dirinya akan terus berjuang untuk menegakan hukum dan tentunya memberantas korupsi.

    “Sebagai warga negara yang baik, saya akan terus berjuang dan mendukung segala upaya penegakan hukum dan pemberantasan korupsi,” jelasnya.

  • Hujan Deras, Banyak Pohon Tumbang di Kabupaten Madiun

    Hujan Deras, Banyak Pohon Tumbang di Kabupaten Madiun

    Madiun (beritajatim.com) – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Madiun pada Rabu (24/12/2025) sore mengakibatkan sejumlah kejadian bencana, mulai dari pohon tumbang hingga kerusakan rumah warga.

    Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan hujan yang berlangsung sekitar dua jam tersebut memicu beberapa pohon tumbang di sejumlah kecamatan.

    Personel BPBD dibantu TNI dan Polri mengevakuasi pohon tumbang yang sempat mengganggu akses warga di Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan. (Foto: Rendra Bagus Rahadi)

    “Sekitar pukul 15.55 WIB kami menerima laporan adanya pohon tumbang di beberapa lokasi, di antaranya Desa Sumberbening Kecamatan Balerejo, Desa Klecorejo Kecamatan Mejayan, dan Desa Sumbergandu Kecamatan Pilangkenceng. Selain itu, terdapat teras rumah warga yang mengalami kerusakan di Desa Teguhan Kecamatan Jiwan,” ujar Boby, Rabu (24/12/2025).

    Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Madiun langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian untuk melakukan assessment, evakuasi, serta penanganan awal bersama unsur terkait.

    Personel BPBD dibantu TNI dan Polri mengevakuasi pohon tumbang yang sempat mengganggu akses warga di Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan. (Foto: Rendra Bagus Rahadi)

    “Kami langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan, berkoordinasi dengan TNI, Polri, perangkat desa, serta masyarakat setempat untuk membersihkan material pohon tumbang dan memastikan kondisi aman,” tambahnya.

    Boby memastikan, hingga pukul 17.30 WIB kondisi di seluruh lokasi kejadian telah berangsur normal. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

    “Alhamdulillah situasi saat ini terpantau sudah surut dan aman terkendali. Kami tetap melakukan monitoring dan mengimbau masyarakat untuk waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi,” pungkasnya.

    BPBD Kabupaten Madiun mengingatkan warga untuk segera melaporkan ke pihak terkait apabila terjadi kejadian serupa, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras disertai angin kencang. (rbr/but)

  • Terima Setoran ‘Pungutan Dosa’ Rp6,62 Triliun dari Kejagung Cs, Purbaya Bocorkan Penggunaannya

    Terima Setoran ‘Pungutan Dosa’ Rp6,62 Triliun dari Kejagung Cs, Purbaya Bocorkan Penggunaannya

    Bisnis.com, JAKARTA — Setoran dari Kejaksaan Agung (Kejagung) yang tergabung dalam Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) senilai Rp6,62 triliun akan masuk ke penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Penerimaan baru itu rencananya menjadi tambahan guna menambal defisit APBN yang diperkirakan sebesar Rp662 triliun atau 2,78% terhadap PDB. 

    Secara terperinci, nilai Rp6,62 triliun itu meliputi Rp2,34 triliun hasil penagihan denda administratif pelanggaran kehutanan oleh Satgas PKH alias ‘pungutan pengampunan dosa’. Kemudian, sebesar Rp4,28 triliun merupakan uang hasil rampasan dari perkara tindak pidana korupsi (tipikor) yang ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung). Penyerahan uang tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto hari ini, Rabu (24/12/2025). 

    Usai acara tersebut, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pihaknya akan mengatur alokasi dana tambahan tersebut. Dia tidak menutup kemungkinan peluang untuk menggunakan setoran PNBP itu untuk menambah dana penanggulangan bencana di Sumatra, atau digunakan untuk menambal defisit APBN di akhir tahun. 

    “Nanti ini kami desain buat apa. Bisa juga dipakai mengurangi defisit sedikit, tapi enggak semuanya. Artinya, ya dipakai-lah untuk mendorong pembangunan nanti. Ini belum-belum didesain ya, karena baru hari ini masuk,” terangnya kepada wartawan, Rabu (24/12/2025). 

    Menurut Purbaya, setoran dari upaya penindakan hukum dan kepatuhan administrasi itu bisa juga dipakai untuk belanja pada APBN 2026. Namun, dia menilai penerimaan yang disetorkan hari ini akan diutamakan untuk menambal defisit APBN. 

    Hal itu kendati defisit APBN sesuai outlook laporan semester I/2025 mencapai Rp662 triliun atau 2,78% terhadap PDB. Adapun secara riil, sampai dengan November 2025 defisit APBN tercatat Rp560,3 triliun, atau 2,35% terhadap PDB.

    “Utamanya kami lihat defisit seperti apa. Ini jadi bagus sekali untuk ngurangin defisit,” ujarnya. 

    Sebagai informasi, sejalan dengan penyerahan Rp6,62 triliun dari Satgas PKH dan Kejagung, satgas bentukan Presiden Prabowo Subianto itu telah menyerahkan kembali kawasan hutan tahap V dengan total luasan 896.969,143 ha.

    Selama 10 bulan, Satgas PKH secara keseluruhan telah menguasai kembali perkebunan seluas 4,08 juta ha. Realisasi itu diklaim mencapai 400% dari target yang ditetapkan, dengan nilai indikasi lahan yang telah dikuasai kembali mencapai lebih dari Rp150 triliun.

    Secara terperinci, lahan kawasan hutan yang kembali dikuasai negara melalui Satgas PKH diserahkan ke kementerian terkait senilai 2,48 juta ha. Itu meliputi 1,70 juta ha lahan sawit ke BUMN PT Agrinas Palma Nusantara, diserahkan ke kementerian terkait seluas 688.427 Ha untuk pemulihan kembali sebagai lahan kawasan hutan konservasi, serta kepada kementerian terkait untuk ditanami kembali 81.793,00 ha yang merupakan lahan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo.

  • 8
                    
                        Banjir Kembali Landa Pidie Jaya Aceh, Ketinggian Air Capai 2 Meter
                        Regional

    8 Banjir Kembali Landa Pidie Jaya Aceh, Ketinggian Air Capai 2 Meter Regional

    Banjir Kembali Landa Pidie Jaya Aceh, Ketinggian Air Capai 2 Meter
    Tim Redaksi
    BANDA ACEH, KOMPAS.com
    – Permukiman warga di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Provinsi Aceh kembali terendam banjir.
    Air juga mulai menggenangi rumah warga yang masih terendam lumpur.
    Hujan dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah setempat juga telah mengakibatkan debit air krueng (sungai) Meureudu kembali tinggi dan deras.
    Menurut Wakil Bupati Pijay, Hasan Basri, sebanyak 19 desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Meurah Dua, Meureudu, dan Bandar Dua, kini kembali dilanda banjir.
    Dia memaparkan, di Kecamatan Meurah Dua, air sudah memasuki Desa Dayah Husen, Mancang, Dayah Kruet, Meunasah Raya, Blang Cut, Buangan, dan Beuringen.
    Di Kecamatan Meureudu, yaitu di Desa Berawan, Meunasah Lhok, Grong-grong Beracan, dan Desa Masjid Tuha-Lhokga.
    “Di Kecamatan Bandar Dua air menggenangi Desa Juelanga, Alue Keutapang, Paya Pisang Klat, Alue Mee, Babah Krueng, Blang Kuta, Drien Tujoh, dan Alue Sane,” kata Hasan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/12/2025).
    Salah seorang warga
    Pidie Jaya
    , Nasruddin, juga membenarkan air kembali menggenangi rumah warga.
    Saat ini, masyarakat mulai waspada dan antisipasi air kembali meningkat.
    “Iya, Bang. Air kembali menggenangi rumah warga pascadiguyur hujan yang sampai sekarang belum berhenti,” katanya saat dihubungi
    Kompas.com.
    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pijay, Muhammad Nur mengatakan bahwa dampak hujan deras telah mengakibatkan meluapnya air Krueng Meureudu, Krueng Beuracan, Krueng Ulim, dan krueng di kawasan Alue Keutapang.
    “Ketinggian air bervariasi 1 sampai 2 meter. Lokasi terdampak hampir menyeluruh di delapan kabupaten yang ada di Pidie Jaya,” kata Muhammad Nur saat dikonfirmasi secara terpisah.
    Muhammad Nur menyebutkan, pengungsi dipastikan dalam kondisi aman karena rata-rata lokasi pengungsian berada di tempat yang lebih tinggi.
    “Untuk masyarakat kita sendiri
    Alhamdulillah
    aman dan tertib, dan tidak terlalu panik karena sebelum itu sudah kita imbau. Kami mengimbau kepada warga kalau memang banjir semakin parah, segera bergeser ke tempat paling aman,” ujarnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Marc Marquez: 2025 Sulit Diulang Lagi

    Marc Marquez: 2025 Sulit Diulang Lagi

    Jakarta

    Marc Marquez meyakini dominasi musim 2025 nyaris mustahil untuk diulang. Apa sebabnya?

    Pebalap berusia 32 tahun itu langsung juara dunia setelah pindah ke tim pabrikan Ducati menyusul performa gemilangnya bersama Gresini.

    Merefleksikan musim lalu, Marquez mengatakan targetnya selalu bertarung demi gelar, namun ia tidak menyangka level dominasinya akan sejauh itu.

    “Saya tidak pernah membayangkan tahun sehebat ini,” ujarnya kepada El Periodico.

    “Saya berharap bisa bertarung memperebutkan gelar, tapi tidak menyangka bisa mengunci gelar juara saat musim masih tersisa lima balapan lagi. Sekarang, saya rasa itu hampir mustahil diulang karena adanya Sprint Race dan balapan utama, terlalu banyak poin yang dipertaruhkan setiap pekan,” tambahnya.

    Meski dominan, Marquez sempat mengalami cedera bahu parah akibat tabrakan dengan Marco Bezzecchi di GP Indonesia. Saat ini ia tengah menjalani pemulihan intensif, mulai dari fisioterapi hingga terapi ruang hiperbarik untuk memastikan tulang dan ligamennya pulih sempurna.

    Ya, musim 2025 tidak berjalan tanpa hambatan bagi Marquez. Ia sempat mengalami cedera bahu yang cukup rumit usai terlibat insiden tabrakan dengan Marco Bezzecchi di MotoGP Indonesia.

    Kini, fokus utama Marquez adalah pemulihan total. Ia mengaku menghabiskan banyak waktu di meja perawatan untuk memastikan fisiknya kembali ke level 100 persen.

    “Secara fisik kami terus membaik. Lengan saya sempat kehilangan banyak kekuatan karena harus diam (imobilisasi) selama lima minggu. Sekarang kami melakukan pengecekan setiap dua minggu sekali,” jelas Marquez.

    “Banyak jam saya habiskan untuk fisioterapi dan terapi ruang hiperbarik. Apa pun yang bisa membantu pemulihan adalah bonus bagi saya,” pungkasnya.

    (riar/rgr)

  • Jampidsus Sebut Kasus Dugaan Korupsi Petral Ada Keterkaitan dengan Riza Chalid

    Jampidsus Sebut Kasus Dugaan Korupsi Petral Ada Keterkaitan dengan Riza Chalid

    Jakarta

    Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah menyebut kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi kilang minyak oleh Pertamina Energy Trading Limited (Petral) masih berkaitan dengan tersangka dugaan korupsi tata kelola minyak mentah, Riza Chalid. Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan KPK mengenai kasus yang ditangani.

    “Nanti kita koordinasikanlah, karena kan di sini ada kaitan dengan pemeriksaan dan tersangka Riza Chalid, nah ini juga terkait Petral makanya kita melihat mana nanti yang bisa dikoordinasikan, mana yang ditangani KPK, mana yang kita,” kata Febrie kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

    Namun, kata Febrie, pihaknya masih belum tuntas menangani kasus Petral dan Riza Chalid tersebut. Febrie mengatakan pihaknya masih mendalami barang bukti.

    “Tetapi itu belumlah, belum sampai ujung, masih sifatnya pendalaman alat bukti, nanti secara keseluruhan kita lihat. Apa modusnya, bentuknya apa,” katanya.

    Sementara itu, Febrie tak membeberkan banyak soal perkembangan pencarian Riza Chalid. Dia hanya memastikan pencarian masih terus dilakukan.

    Diketahui, Kejagung memeriksa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said terkait kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi kilang minyak oleh Petral. Sudirman diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.

    “Ya, saya dipanggil sebagai saksi, untuk memberi keterangan berkaitan dengan penyidikan suatu kasus,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (23/12).

    “Saya tidak bisa menjelaskan substansi diskusi, tetapi saya diminta keterangan sebagai Senior Vice President Kepala Integrated Supplay Chain, PT Pertamina Persero pada tahun 2008-2009,” jelasnya.

    Dia menyebut pemeriksaan oleh Kejagung berlangsung selama lima jam. Sudirman Said memastikan mendukung penegakan hukum yang tengah berproses di kejaksaan.

    “Sebagai warga negara yang baik saya mendukung penegakan hukum dan keterangan yang saya berikan semoga membuat duduk perkara menjadi lebih jelas,” jelas Sudirman.

    (fca/dek)

  • Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Bertumbangan di Mojokerto

    Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Bertumbangan di Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa wilayah Kabupaten Mojokerto. Peristiwa ini terjadi di tiga desa yang berada di Kecamatan Kutorejo dan Kecamatan Pungging.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan aplikasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, cuaca ekstrem mulai terdeteksi sejak siang hari.

    “Berdasarkan pantauan BMKG Juanda, wilayah Kabupaten Mojokerto diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Kondisi ini mengakibatkan beberapa pohon tumbang di sejumlah titik,” ungkapnya, Rabu (24/12/2025).

    Lokasi pertama berada di Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo. Dua pohon berukuran besar, masing-masing pohon mangga berdiameter sekitar 40 sentimeter dan pohon kesono berdiameter sekitar 60 sentimeter, tumbang dan menutup akses jalan desa.

    Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang. [Foto : ist]Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pohon berhasil dievakuasi oleh petugas sekitar pukul 15.10 WIB.

    Kejadian serupa juga terjadi di Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo. Sebuah pohon kersen dengan diameter sekitar 20 sentimeter tumbang dan menutup sebagian badan jalan.

    “Evakuasi berhasil dilakukan pada pukul 14.50 WIB tanpa menimbulkan korban. Sementara itu, di Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, angin kencang menyebabkan pohon trembesi berdiameter sekitar 50 sentimeter menutup sebagian jalan,” katanya.

    Selain itu, lanjutnya, pohon jati dengan diameter sekitar 30 sentimeter tumbang dan menimpa bangunan warung milik warga bernama Iksan, mengakibatkan kerusakan pada bagian atap galvalum. Pohon-pohon tersebut berhasil dievakuasi pada pukul 16.00 WIB.

    “Alhamdulillah tidak ada korban, baik luka maupun meninggal. Kerugian hanya bersifat material dan sudah kami tangani bersama unsur terkait. Dalam penanganan di lapangan, BPBD Kabupaten Mojokerto berkoordinasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

    Diantaranya Damkar Pos Mojosari, TNI/Polri, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto, potensi relawan, serta warga setempat.

    “BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan gangguan aktivitas warga,” tegasnya. [tin/but]

     

  • Kisah Wanita 24 Tahun Kena Kanker Usus Stadium 4, Ini Gejalanya

    Kisah Wanita 24 Tahun Kena Kanker Usus Stadium 4, Ini Gejalanya

    Jakarta

    Usia muda kerap kali dianggap jauh dari risiko penyakit serius. Namun kini banyak penyakit serius yang dialami oleh orang dengan usia yang tergolong muda, termasuk kanker usus besar.

    Hal ini dialami oleh guru muda yang baru memulai kariernya. Dia tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut dan juga tidak memiliki masalah kesehatan lainnya.

    Alami Gejala Kanker Usus Besar

    Dikutip dari laman Today, gejala kanker usus besar dialami oleh Carley Barett yang ketika itu berusia 24 tahun. Dia melihat ada darah dalam tinjanya, mengalami sakit perut, penurunan berat badan, dan merasa ada benjolan di perutnya. Setelah mencari tanda peringatan tersebut di internet, dia mengira gejalanya disebabkan oleh wasir, kolitis ulserativa, irritable bowel sindrome, atau penyakit crohn.

    Saat menyebutkan gejala yang dialaminya, dokter mengatakan hal tersebut tidak normal dan menyuruhnya untuk menemui dokter spesialis gastroentologi. Namun, dia kemudian diberikan janji temu enam bulan lagi, sehingga dirinya menganggap gejala yang dalami tidak terlalu mengkhawatirkan. Kendati demikian, kanker usus besar masih menjadi hal terakhir yang ada di pikirannya.

    “Saya berpikir, saya 24 tahun. Saya terlalu muda. Kanker tidak terjadi pada orang seusia ini. Kanker tidak terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat kanker dalam keluarga mereka,” kata Barrett.

    “Tapi memang benar, dan kanker usus besar bukan lagi penyakit orang lanjut usia saja,” tuturnya.

    Diagnosis Kanker

    Diagnosa kanker Barett didapat sebelum dia sempa menjalani pemeriksaan gasroentologi dan saat gejalanya semakin memburuk. Saat sedang dalam perjalanan pulang dari liburan di Eropa, dia merasakan rasa sakit yang teramat parah di perutnya. Pramugari bahkan mengosongkan satu baris kursi agar dia bisa berbaring dan dibawa ke ruang gawat darurat saat tiba. Hasil CT scan dan biopsi menunjukkan Barett mengidap kanker usus besar stadium 3.

    “Anda sedang dalam keadaan syok, dan pikiran saya selanjutnya hanyalah, oke, apa langkah selanjutnya? Pilihan pengobatan apa yang saya miliki?” kata Barett.

    Dia menjalani operasi eksplorasi saat dokter mengangkat tumor besar dan bagian ususnya. Salah satu ovariumnya juga diangka sebab tumor menekan ovarium tersebut.

    Sebulan kemudian, Barett menkalani proses pengambilan sel telur dengan satu ovarium yang tersisa untuk memberinya kesempatan memiliki anak.

    Sayangnya, kemoterapi pertama gagal dan kanker usus besanya bermetasis ke hati. Dia saat itu berada di stadium 4. Dokter merekomendasikan untuk mempertimbangkan imunoterapi.

    Barrett dan keluarga mencari pendapat dari lembaga-lembaga terkemuka, namun awalnya ditolak. Seorang ahli onkologi bahkan berkata bahwa imunoterapo tidak akan berhasil untuknya dan sebaiknya dia pulang an beristirahat.

    Untungnya, seorang dokter di Universitas Vanderbilt mendesaknya untuk ikut serta dalam uji klinis obat imunoterapi atezolizumab. Benar saja, imunoerapi berhasil membuat kanker Barret menyusut. Barett kemudian dalam keadaan remisi dan tidak ada bukti penyakit lagi.

    “Jangan menunda pergi ke dokter. Pergilah segera. Saya ditunda selama enam bulan. Seharusnya saya tidak menerima jangka waktu yang mereka tetapkan, tetapi langsung pergi memeriksakan diri agar saya bisa mengurus diri sendiri sesuai jadwal saya,” pesannya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Konsumsi Yogurt Dapat Turunkan Risiko Kanker Usus”
    [Gambas:Video 20detik]
    (elk/kna)

  • 5 HP Flagship Kamera Terbaik 2025 untuk Abadikan Momen Natal

    5 HP Flagship Kamera Terbaik 2025 untuk Abadikan Momen Natal

    Liputan6.com, Jakarta – Momen Natal selalu identik dengan beragam cerita kebersamaan, dekorasi penuh cahaya, tatapan keluarga dan suasana hangat sayang jika tak diabadikan dengan sempurna.

    Di 2025, kamera ponsel flagship berkembang pesat. Bukan sekadar megapiksel, tetapi pemrosesan gambar, pengambilan foto atau video di kondisi cahaya minim semakin terasa hidup.

    Berikut 5 HP flagship dengan kamera terbaik untuk mengabadikan momen Natal. Pilihan inii relevan untuk foto keluarga, suasana malam, hingga video pendek siap dibagikan.

    1. Huawei Pura 80 Ultra

    Huawei Pura 80 Ultra menempati posisi teratas sebagai smartphone dengan kamera terbaik versi DXOMARK dengan skor 175 poin. Ponsel ini kerap dijuluki sebagai “penakluk” iPhone, terutama di pasar China, berkat teknologi kamera XMAGE yang dikembangkannya.

    Kamera utamanya mengusung sensor 50MP berukuran 1 inci dengan bukaan variabel f/1.6–4.0 serta dukungan Optical Image Stabilization (OIS). Untuk pengambilan gambar sudut lebar, Huawei menyematkan kamera ultra-wide 50MP. Sementara itu, sektor telefoto diperkuat dengan dual periscope telephoto 50MP dan 12,5MP yang menawarkan zoom optik 3,7x dan 9,4x.

    DXOMARK mencatat, Huawei Pura 80 Ultra mampu menghasilkan detail foto dan video yang sangat baik, dengan sistem autofokus yang cepat dan akurat, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.