Blog

  • Dana Abadi Pendidikan Bojonegoro Rp500 M Masuk SiLPA karena Tak Bisa Terserap

    Dana Abadi Pendidikan Bojonegoro Rp500 M Masuk SiLPA karena Tak Bisa Terserap

    Bojonegoro (beritajatim.com) — Program dana abadi daerah bidang pendidikan yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro belum bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

    Alokasi sebesar Rp500 miliar yang dipasang pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 tidak bisa direalisasikan setelah hasil evaluasi gubernur mengharuskan adanya sejumlah penyesuaian sebelum pengesahan.

    Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Abdulloh Umar menjelaskan, secara prinsip pembentukan dana abadi pendidikan tidak menemui persoalan mendasar.

    Namun, terdapat beberapa catatan evaluasi yang wajib ditindaklanjuti pemerintah daerah sebelum program tersebut dapat dijalankan.

    “Harusnya sudah disahkan. Kendalanya pada register 1 Desember itu karena harus mendapatkan izin dari Kementerian Keuangan,” kata Abdulloh Umar saat dikonfirmasi, Rabu (24/12/2025).

    Menurutnya, hasil evaluasi gubernur memuat lima poin catatan yang perlu diperbaiki. Evaluasi tersebut bersifat administratif dan teknis, bukan penolakan terhadap konsep dana abadi pendidikan itu sendiri.

    “Untuk pengesahan dana abadi secara umum tidak ada masalah. Ada beberapa catatan yang harus dievaluasi dan ditindaklanjuti, ada penyesuaian. Pada dasarnya sudah benar,” ujarnya.

    Akibat belum rampungnya proses evaluasi dan perizinan, anggaran dana abadi pendidikan sebesar Rp500 miliar tidak dapat direalisasikan dan akan masuk sebagai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

    Umar menyebut, dana tersebut selanjutnya akan dialihkan ke Belanja Tidak Terduga (BTT) dan direncanakan kembali dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2026.

    “Dengan tidak terserapnya alokasi Rp500 miliar, masuk SiLPA tahun depan, dialihkan ke BTT. Tahun depan seharusnya dimasukkan kembali di PAPBD,” jelasnya.

    Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro Edi Susanto belum memberikan tanggapan saat dihubungi hingga berita ini ditulis.

    Sebagai informasi, kebijakan dana abadi daerah bidang pendidikan diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2025. Pada BAB III ayat 4 disebutkan bahwa dana abadi dibentuk paling lama dalam jangka waktu lima tahun, dimulai pada tahun anggaran 2026 hingga 2030, dengan total anggaran sebesar Rp3 triliun.

    Penganggaran dana abadi daerah bidang pendidikan itu skema pembayarannya pada tahun anggaran 2026, Pemkab Bojonegoro mengalokasikan sebesar Rp500 miliar, kemudian pada 2027-2028 dialokasikan sebesar Rp750 miliar, dan 2029-2030 dialokasikan sebesar Rp500 miliar.

    Pemkab Bojonegoro menargetkan dana abadi tersebut menjadi instrumen jangka panjang untuk menjamin keberlanjutan pembiayaan sektor pendidikan. Namun, proses sinkronisasi regulasi dengan pemerintah pusat masih menjadi tantangan awal dalam implementasinya. [lus/but]

     

  • Hasil TKA Jeblok, Pemerintah Pastikan Jalur Prestasi SNBP Pakai Nilai Rapor

    Hasil TKA Jeblok, Pemerintah Pastikan Jalur Prestasi SNBP Pakai Nilai Rapor

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI baru saja melaporkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025.

    Hasilnya, untuk jenjang SMA, rata-rata nilai paling tinggi pada mata pelajaran wajib adalah Antropologi sebesar 70,43 dan paling rendah adalah mata pelajaran Bahasa Inggris Wajib 24,93.

    Kepala Bidang Pengembang dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Handaru Catu Bagus membenarkan bahwa hasil TKA tahun ini rendah. 

    “Namun walaupun hasilnya seperti itu, hasil TKA tetap bermanfaat sebagai validator nilai rapor untuk jenjang pendidikan berikutnya, termasuk untuk jalur prestasi agar bisa masuk PTN melalui SNBP [Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi,” katanya kepada Bisnis, Rabu (24/12/2025).

    Validator rapor bermaksud untuk memperkuat data hasil belajar yang diperoleh dari sekolah. Dengan hasil TKA, gambaran mengenai kompetensi murid bisa menjadi lebih akurat dan mencerminkan kemampuan akademik asli, bukan berasal dari hasil subjektivitas guru. 

    Handaru menjelaskan hasil TKA tidak menjadi landasan utama untuk seleksi berdasarkan prestasi. Namun, untuk mendaftar SNBP harus mengikuti TKA.

    Adapun, hasil TKA akan menjadi refleksi setelah beberapa tahun tidak ada asesmen standar nasional yang mengukur individu siswa.

    “Hasil TKA ini sebagai baseline [dasar] nilai untuk perbaikan pada proses pembelajaran dan penilaian di satuan pendidikan,” jelasnya.

    Dalam TKA dikenalkan soal-soal logika, untuk mendorong bernalar kritis yang disesuaikan dengan kondisi sehari-hari dari murid.

    “Harapannya adanya perbaikan dalam proses pembelajaran dan penilaian di satuan pendidikan tersebut. Jadi TKA tetap efektif untuk memotivasi siswa untuk meningkatkan capaian belajar dan capaian prestasinya,” lanjutnya.

    Namun, dengan hasil TKA ini, Kemendikdasmen juga akan mengevaluasi agar satuan pendidikan lebih siap dalam pelaksanaan TKA selanjutnya.

    Pertama, Kemendikdasmen akan mengefektifkan sosialisasi hingga ke satuan pendidikan, khususnya terkait dengan jenis atau tipe soal termasuk karakter butir soal yang akan dikerjakan murid

    Kedua, memperbanyak butir soal latihan TKA pada laman Ayo Coba TKA yang dikembangkan kementerian agar murid dapat teredukasi dan terbiasa dalam mengerjakan butir soal TKA.

    “Selain itu, akan dilakukan peningkatan capacity building terhadap guru agar kualitas pengajaran dan penilaian di kelas meningkat,” imbuhnya.

    Kemudian, kementerian juga akan meningkatkan pengawasan secara berlapis pada saat pelaksanaan agar hasil TKA objektif dan dapat dipercaya oleh lembaga atau instansi atau mitra yang akan menggunakan hasil TKA.

  • Artis Porno Bonnie Blue Lecehkan Bendera Merah Putih, Ditangkap Polisi Inggris

    Artis Porno Bonnie Blue Lecehkan Bendera Merah Putih, Ditangkap Polisi Inggris

    GELORA.CO – Nama Bonnie Blue, bintang film dewasa asal Inggris, kembali menjadi perbincangan luas di ruang publik digital. Perempuan yang sebelumnya menuai kecaman keras masyarakat Indonesia akibat aksinya yang dianggap melecehkan bendera Merah Putih itu, kini dikabarkan ditangkap aparat kepolisian Inggris.

    Melansir dari instagram @awreceh.id, momen penangkapan tersebut disebut terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025, dan dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial.

    Cuplikan video penangkapan Bonnie Blue menjadi viral hanya dalam hitungan jam. Rekaman itu memperlihatkan dirinya digiring oleh petugas kepolisian Inggris di sebuah lokasi yang belum diungkap secara resmi.

    Meski detail kronologi dan alasan penangkapan belum disampaikan otoritas setempat, peristiwa ini langsung memicu gelombang reaksi publik, khususnya dari warganet Indonesia yang masih menyimpan ingatan kuat atas kontroversi lama yang pernah ia buat.

    Bagi sebagian masyarakat Indonesia, nama Bonnie Blue identik dengan kontroversi penghinaan simbol negara. Aksi yang dinilai tidak menghormati bendera Merah Putih beberapa waktu lalu sempat memicu kemarahan luas, kecaman tokoh publik, hingga desakan agar pemerintah mengambil sikap tegas.

    Oleh karena itu, kabar penangkapannya di Inggris dianggap oleh sebagian warganet sebagai momen yang sarat makna emosional.

    Di jagat maya, respons publik tampak terbelah. Banyak warganet meluapkan rasa puas dan lega, mengaitkan penangkapan tersebut dengan rekam jejak kontroversial Bonnie Blue.

    Dalam berbagai kolom komentar, muncul anggapan bahwa peristiwa ini merupakan konsekuensi moral dari tindakan-tindakan provokatif yang pernah ia lakukan di masa lalu. Sejumlah komentar bahkan menilai aparat penegak hukum Inggris bertindak profesional dan tegas.

    Namun, tidak sedikit pula warganet yang bersikap lebih skeptis. Sebagian mempertanyakan validitas waktu kejadian, dengan menduga bahwa video tersebut merupakan rekaman lama yang kembali diviralkan tanpa konteks yang jelas.

    Ada pula pihak yang mengingatkan publik agar tidak terburu-buru mengaitkan penangkapan itu dengan kontroversi yang pernah terjadi di Indonesia, mengingat belum adanya pernyataan resmi dari kepolisian Inggris.

    Di tengah perdebatan tersebut, muncul juga suara-suara yang meminta publik bersikap lebih adil. Sejumlah warganet menyatakan dukungan kepada Bonnie Blue dan menilai bahwa setiap individu berhak diperlakukan sesuai proses hukum yang berlaku, tanpa dibebani stigma masa lalu. Mereka menekankan pentingnya memisahkan persoalan hukum yang sedang terjadi dengan kontroversi lama yang telah berlalu.

    “Itu video lama 6 bulan yang lalu” ujar @moc***

    “iya pada ketipu kalau mau upgrade minimal lihat @kbrilondon belun ada apa2” ujar @ryz***

    “video lama itu cek di tiktokny daily mail uk” ujar @bgs

    Fenomena ini menunjukkan betapa kuatnya ingatan kolektif publik digital. Kasus Bonnie Blue tidak lagi sekadar soal penangkapan seseorang di luar negeri, melainkan telah menjelma menjadi simbol perdebatan tentang etika, penghormatan terhadap simbol negara, serta keadilan di era media sosial. Setiap potongan informasi, sekecil apa pun, dapat memantik emosi dan interpretasi yang berbeda di tengah masyarakat.

    Hingga artikel ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Inggris terkait dugaan pelanggaran hukum yang menyebabkan Bonnie Blue ditangkap.

    Otoritas setempat juga belum mengonfirmasi keaslian dan konteks lengkap video yang beredar luas di media sosial. Ketidakjelasan ini justru memperbesar ruang spekulasi dan memperpanjang polemik di ruang publik.

  • Banyak Jaksa Kena OTT KPK, Jaksa Agung: Saya Bersyukur Dibantu

    Banyak Jaksa Kena OTT KPK, Jaksa Agung: Saya Bersyukur Dibantu

    Banyak Jaksa Kena OTT KPK, Jaksa Agung: Saya Bersyukur Dibantu
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Jaksa Agung ST Burhanuddin bersyukur atas langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang membantu Korps Adhyaksa dalam upaya pembenahan internal.
    Hal ini disampaikan
    Jaksa
    Agung merespons penangkapan sejumlah jaksa yang terjaring
    operasi tangkap tangan
    (OTT) oleh Komisi Antirasuah pada 17-18 Desember lalu.
    “Saya bersyukur dibantu oleh
    KPK
    , bersyukur,” kata Burhanuddin saat ditemui gedung
    Kejaksaan Agung
    (Kejagung), Jakarta, Rabu (24/12/2025).
    Kendati demikian, Burhanuddin memastikan Kejaksaan Agung tetap akan menindak tegas oknum jaksa yang terlibat tindak pidana, termasuk yang sebelumnya terjaring OTT KPK.
    Ia menegaskan tidak akan memberikan instruksi ulang kepada jajarannya. Namun, Burhanuddin mengultimatum seluruh jaksa agar kembali mengingat sumpah dan janji saat pertama kali dilantik.
    “Saya ingatkan saja, mengingatkan mereka di daerah agar tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan peraturan, (mengingatkan) dengan janji-janji mereka di awal, begitu diangkat, janji, ya sudah (harus dijalankan),” ujarnya.
    Burhanuddin juga menegaskan komitmennya untuk menindak setiap pelanggaran yang dilakukan aparat penegak hukum di lingkungan Kejaksaan.
    “Yang pasti apapun akan saya tindak tegas. Bahwa kita kemarin kan sudah kita lihat, kita ada juga yang kita tangani sendiri dan mohon doa restunya ya,” kata Jaksa Agung.
    Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Banten pada 17–18 Desember 2025.
    Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sembilan orang dan menyita uang tunai sekitar Rp900 juta.
    Kasus ini diduga berkaitan dengan pemerasan terhadap seorang warga negara Korea Selatan yang sedang berperkara pidana.
    Meski OTT dilakukan KPK, penanganan perkara kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Agung, yang menetapkan lima tersangka, termasuk tiga jaksa aktif.
    OTT juga dilakukan KPK di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, pada 18 Desember 2025.
    Dalam operasi ini, KPK mengamankan enam orang dan menetapkan tiga jaksa sebagai tersangka, yakni Kepala Kejaksaan Negeri HSU, Kepala Seksi Intelijen, dan Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara.
    KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga berasal dari praktik pemerasan terkait penanganan perkara hukum.
    Berbeda dengan kasus Banten, perkara OTT di HSU ditangani langsung oleh KPK.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ini Cara 3 Satpam Gunawangsa MERR Surabaya Bertahan Setahun Curi Motor

    Ini Cara 3 Satpam Gunawangsa MERR Surabaya Bertahan Setahun Curi Motor

    Surabaya (beritajatim.com) – Tiga Satpam Gunawangsa MERR Surabaya ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Rungkut. Penangkapan dilakukan karena mencuri sepeda motor di tempat yang seharusnya mereka jaga. Ketiga satpam itu adalah Slamet (34) asal Jombang, Julianto Bagus (23) dan Gustiari (33) warga Sidoarjo.

    Dari informasi yang dihimpun Beritajatim.com, ketiga satpam Gunawangsa MERR itu diduga melakukan aksi pencurian lebih dari lima kali. Mereka kerap kali membujuk korban agar tidak melapor ke polisi. Alasannya, agar peristiwa hilangnya sepeda motor di lokasi parkiran ojek online itu diselidiki oleh internal satpam.

    “Kalo lima kali lebih. Sering kehilangan kok pas mereka yang menjaga. Cuman mereka selalu bilang agar diselesaikan secara internal dulu ke korban,” kata salah satu penghuni yang enggan namanya disebutkan.

    Ketiga pelaku saat diamankan di Polsek Rungkut.

    Sejumlah penghuni Gunawangsa MERR sebenarnya sudah menaruh rasa curiga kepada ketiga pelaku. Selama setahun terakhir, kejadian pencurian kerap kali terjadi saat ketiganya sedang berjaga.

    “Kebanyakan kan hilang dini hari waktu mereka jaga bertiga kan. Ya sebenarnya sudah curiga. Tapi mereka petugas keamanan tau titik-titik blindspot kamera CCTV,” imbuhnya.

    Sementara itu, Kapolsek Rungkut AKP Agus Santoso mengatakan dari hasil penyelidikan sementara, ketiga pelaku sudah beraksi lima kali sejak tahun 2024. Mereka menjual sepeda motor itu ke penadah di Sidoarjo.

    “Sementara masih lima kali mereka beraksi. Namun, tentu terus kita kembangkan,” kata Agus.

    Agus menjelaskan setelah menerima laporan dari korban yang juga penghuni Gunawangsa Merr, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Ketiganya terekam CCTV mendorong sepeda motor korban ke arah Barat menuju Novotel Samator.

    “Otak pelaku SM yang juga komandan regu. Lalu JB yang mengawasi situasi sementara GU gang mengeksekusi,” terangnya.

    Dari pengakuan tersangka, mereka nekat mencuri demi uang tambahan sebesar Rp 1,5 juta karena gaji yang diterima masih kurang untuk menghidupi keluarga.

    “Kami masih buru satu pelaku lain yang buron,” pungkas Agus.

    Diketahui sebelumnya, tiga satpam Apartemen Gunawangsa MERR Surabaya ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Rungkut usai terbukti melakukan pencurian sepeda motor di kawasan parkir tempat mereka bekerja.

    Dari informasi yang dihimpun Beritajatim, ketiga satpam itu ialah Slamet (34) asal Jombang, Julianto Bagus (23) dan Gustiari (33) warga Sidoarjo. Ketiga satpam Gunawangsa Merr Surabaya ini sudah melakukan aksi pencurian motor di tempat kerjanya sendiri sejak tahun 2024. Total, ada lima sepeda motor yang sudah mereka curi.

    “Kemarin kita sudah amankan tiga petugas keamanan apartemen yang malah melakukan pencurian di tempat yang seharusnya mereka jaga. Kami masih kejar satu lagi pelaku yang berhasil kabur,” kata Kapolsek Rungkut AKP Agus Santoso.

    Agus menjelaskan, komplotan pencuri berkedok petugas keamanan itu dibongkar setelah ada laporan masuk ke Polsek Rungkut dari korban berinisial TK (47) asal Sukodono, Sidoarjo.

    Saat itu, korban datang ke Apartemen Gunawangsa MERR untuk berkunjung ke apartemen rekannya, Sabtu (29/11/2025) malam. Korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat di area ojek online yang berada di dekat pos satpam.

    “Korban lalu nongkrong sebentar di minimarket yang ada di apartemen tersebut. Sekitar pukul 22.30 WIB, korban baru naik ke kamar rekannya,” jelas Agus.

    Keesokan harinya, korban menuju tempat parkir khusus ojek online untuk kembali pulang. Namun, saat itu dia tidak menemukan sepeda motor. Atas peristiwa itu, korban melapor ke Polsek Rungkut. [ang/but]

  • PDIP Bondowoso Nyekar ke Makam Ronggo I, Serap Spirit Sejarah

    PDIP Bondowoso Nyekar ke Makam Ronggo I, Serap Spirit Sejarah

    Bondowoso (beritajatim.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Bondowoso yang baru dilantik memulai kegiatan. DPC melakukan ziarah (nyekar) ke makam Ronggo I Bondowoso, pendiri Kabupaten Bondowoso, Rabu, 24 Desember 2025 sore.

    Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyerap nilai sejarah, spiritualitas, dan kepeloporan sang pionir, yang kemudian dijadikan pijakan moral dalam arah politik partai lima tahun ke depan.

    Sekitar pukul 16.00 WIB, ratusan kader dan pengurus DPC PDI Perjuangan Bondowoso hadir di makam Raden Bagus Asra, yang dikenal sebagai Ronggo I Bondowoso.

    Sebelumnya, sekitar pukul 15.00 WIB, Ketua DPC Sinung Sudrajad sudah menyampaikan arah politik partai di kantor DPC, momen ziarah ini menjadi simbol nyata bahwa perjuangan politik partai tetap berakar pada sejarah dan nilai-nilai moral.

    Dalam prosesi nyekar, Sinung menekankan pentingnya meneladani kepeloporan Ronggo I, yang mampu merintis pemerintahan resmi pertama di Bondowoso di tengah keterbatasan zamannya. Menurut Sinung, semangat inilah yang ingin diwariskan kepada kader PDI Perjuangan dalam menjalankan pengabdian politik lima tahun ke depan.

    “Ki Ronggo adalah pionir. Semangat membabat alas dan keberanian mengambil tanggung jawabnya menjadi inspirasi kami dalam politik,” ujar Sinung.

    Selain itu, Sinung menekankan wejangan spiritual Ronggo I, yaitu “Suci Tinata Estuning Urip”, yang bermakna berbuat baik dalam kehidupan sebagai bekal kehidupan yang sesungguhnya.

    Pengurus DPC PDIP Bondowoso saat nyekar ke Makam Ki Ronggo usai menyampaikan sikap politik, Rabu, 24 Desember 2025. (Deni Ahmad Wijaya/BeritaJatim.com)

    Bagi PDIP Bondowoso, nilai ini menjadi kompas moral dalam menentukan arah kebijakan politik, termasuk dalam pembangunan berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat, dan pelestarian lingkungan.

    Kegiatan nyekar ini juga menjadi momen simbolik bahwa politik partai tidak terlepas dari akar sejarah dan budaya lokal. Sinung menegaskan, setiap langkah politik DPC PDI Perjuangan Bondowoso ke depan akan mengacu pada nilai patriotisme, kepeloporan, dan pelayanan kepada rakyat, sebagaimana dicontohkan oleh Ronggo I Bondowoso.

    “Seorang pionir tidak pernah mati. Yang tersesat terkadang pengikutnya. Spirit pionir Ki Ronggo harus hidup dalam setiap langkah politik kami,” tambah Sinung. (awi/but)

  • Uang Sitaan Rp6,6 Triliun Bisa Dipakai Bangun 100 Ribu Huntap Korban Bencana

    Uang Sitaan Rp6,6 Triliun Bisa Dipakai Bangun 100 Ribu Huntap Korban Bencana

    GELORA.CO -Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa uang negara senilai Rp6,6 triliun yang berhasil diselamatkan Kejaksaan Agung dapat dimanfaatkan secara nyata untuk kepentingan rakyat. 

    Prabowo menjelaskan, dana Rp6,6 triliun tersebut berasal dari hasil penagihan denda administratif terhadap 20 perusahaan sawit dan satu perusahaan tambang sebesar Rp2,3 triliun, serta penindakan kasus korupsi fasilitas ekspor minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) dan impor gula senilai Rp4,2 triliun.

    Menurut Prabowo, nilai tersebut bukan angka kecil dan akan jauh lebih bermanfaat bila dialokasikan untuk kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya korban banjir dan longsor di wilayah Sumatera yang membutuhkan hunian tetap (huntap)

    Dikatakan Kepala Negara, dengan uang Rp6,6 triliun, pemerintah bisa membangun hingga 100 ribu huntap, bahkan bisa merenovasi hingga 6 ribu sekolah.

    “Rp6 triliun saja dapat digunakan untuk memperbaiki 6 ribu sekolah atau membangun 100 ribu rumah hunian tetap. Sementara kebutuhan akibat bencana mendekati 200 ribu unit,” kata Prabowo dalam konferensi pers bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 24 Desember 2025.

    Prabowo menegaskan bahwa sejak dilantik pada 20 Oktober tahun lalu, dirinya berkomitmen kuat untuk memerangi korupsi dan menutup setiap kebocoran yang merugikan keuangan negara. 

    Ia mengibaratkan negara sebagai tubuh manusia, sementara kekayaan negara adalah darah yang mengalir di dalamnya.

    “Jika setiap hari bocor karena korupsi, penyelundupan, laporan palsu, dan suap, maka negara akan runtuh. Saya dipilih dan dilantik oleh rakyat Indonesia, dan saya siap mengorbankan segalanya demi rakyat Indonesia. Bagi saya, itu adalah kehormatan,” tegas Prabowo.

  • Kecelakaan Tunggal di Pacitan, Yaris Terbalik Usai Pengemudi Microsleep

    Kecelakaan Tunggal di Pacitan, Yaris Terbalik Usai Pengemudi Microsleep

    Pacitan (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di wilayah Dusun Krajan, Desa Bangunsari, Kecamatan Pacitan, Rabu (23/12/2025) siang. Sebuah mobil Toyota Yaris terguling diduga akibat pengemudinya mengalami microsleep.

    Mobil Toyota Yaris warna silver metalik dengan nomor polisi B 2757 TYG tersebut dikemudikan oleh Enggar Pratiwi (34). Kendaraan melaju dari arah Pringkuku menuju Kota Pacitan sekitar pukul 13.45 WIB. Kanit Gakkum Satlantas Polres Pacitan Ipda Agustav Yunastianto menjelaskan, saat tiba di depan sebuah apotek di Bangunsari, pengemudi diduga kehilangan konsentrasi karena microsleep. Akibatnya, kendaraan oleng ke kiri, menabrak pembatas jalan, hingga akhirnya terguling di badan jalan.

    “Pengemudi diduga mengalami microsleep sehingga kendaraan tidak terkendali dan menabrak pembatas jalan,” jelasnya Rabu (24/12/2025).

    Di dalam mobil terdapat lima orang, terdiri dari satu pengemudi dan empat penumpang, termasuk tiga anak-anak. Beruntung, seluruh penumpang dan pengemudi tidak mengalami luka dan dalam kondisi sadar.

    “Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Semua penumpang selamat,” imbuhnya.

    Meski tanpa korban, kecelakaan tersebut menyebabkan mobil mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian bodi depan, bodi kiri, serta roda kiri. Usai kejadian, pengemudi dan para penumpang dievakuasi dan diantar ke Pos Pelayanan Alun-alun Pacitan untuk beristirahat.

    Polisi mengimbau pengendara agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jauh, guna menghindari kecelakaan akibat kelelahan dan microsleep. (tri/ian)

  • UMK Purwakarta 2026, Bupati Usulkan Kenaikan dengan Alfa 0,7

    UMK Purwakarta 2026, Bupati Usulkan Kenaikan dengan Alfa 0,7

    Jakarta: Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengusulkan nilai alfa sebesar 0,7 sebagai dasar perhitungan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026 kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
     
    Pengajuan tersebut dilakukan menyusul belum tercapainya titik temu antara unsur buruh dan pengusaha dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten. Langkah ini pun diambil melalui kewenangan diskresi kepala daerah.
     
    Menurut Saepul, keputusan tersebut merupakan upaya menyeimbangkan kepentingan pekerja dengan kemampuan dunia usaha di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

     

    Perbedaan sikap antara kedua pihak sebelumnya sempat mencuat ke ruang publik. Pada Senin, 22 Desember 2025, sejumlah buruh di Purwakarta menggelar konvoi dan menyuarakan tuntutan kenaikan UMK sebesar sembilan persen.
     
    “Diskresi ini kami ambil dengan mempertimbangkan kesejahteraan buruh, namun juga agar pengusaha tidak terbebani, terutama dalam kondisi ekonomi yang masih berat,” ujar Saepul Bahri Binzein, dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 24 Desember 2025.
     
    Seperti diketahui, UMK Purwakarta tahun 2025 tercatat sebesar Rp4.792.252. Perhitungan UMK 2026 nantinya menggunakan formula inflasi ditambah hasil perkalian pertumbuhan ekonomi dengan nilai alfa yang disetujui.

     

    Jakarta: Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein mengusulkan nilai alfa sebesar 0,7 sebagai dasar perhitungan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2026 kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
     
    Pengajuan tersebut dilakukan menyusul belum tercapainya titik temu antara unsur buruh dan pengusaha dalam rapat Dewan Pengupahan Kabupaten. Langkah ini pun diambil melalui kewenangan diskresi kepala daerah.
     
    Menurut Saepul, keputusan tersebut merupakan upaya menyeimbangkan kepentingan pekerja dengan kemampuan dunia usaha di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
     
     

     
    Perbedaan sikap antara kedua pihak sebelumnya sempat mencuat ke ruang publik. Pada Senin, 22 Desember 2025, sejumlah buruh di Purwakarta menggelar konvoi dan menyuarakan tuntutan kenaikan UMK sebesar sembilan persen.
     
    “Diskresi ini kami ambil dengan mempertimbangkan kesejahteraan buruh, namun juga agar pengusaha tidak terbebani, terutama dalam kondisi ekonomi yang masih berat,” ujar Saepul Bahri Binzein, dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 24 Desember 2025.
     
    Seperti diketahui, UMK Purwakarta tahun 2025 tercatat sebesar Rp4.792.252. Perhitungan UMK 2026 nantinya menggunakan formula inflasi ditambah hasil perkalian pertumbuhan ekonomi dengan nilai alfa yang disetujui.

     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News

    (PRI)

  • Apresiasi Satgas PKH, Prabowo: Negara Selamatkan Rp6,62 Triliun dari Korupsi

    Apresiasi Satgas PKH, Prabowo: Negara Selamatkan Rp6,62 Triliun dari Korupsi

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) atas keberhasilan menyelamatkan uang negara sebesar Rp6,62 triliun dari hasil penyitaan lahan dan tindak pidana korupsi. 

    Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan pidato usai menyaksikan Penyerahan Uang Rp6,62 Triliun di Gedung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (24/12/2025).

    Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung kondisi saudara-saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana di sejumlah daerah, seperti Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

    “Tak lupa kesulitan berbagai saudara kita di daerah Aceh, Sumbar, Sumut yang mengalami berbagai musibah. Kita selalu berdoa diberi kebaikan dan kemudahan oleh Yang Maha Kuasa,” ujar Prabowo.

    Lebih lanjut, dia turut mengenang para petugas yang bekerja di wilayah bencana dalam waktu lama, bahkan hingga mengorbankan nyawa.

    “Kita juga ingat rekan-rekan kita yang bekerja keras di daerah bencana, sudah berapa puluh hari tanpa istirahat. Ada juga yang kehilangan nyawanya,” katanya.

    Prabowo menyebut penyerahan uang hasil penyitaan tersebut sebagai sebuah kehormatan baginya, sekaligus bukti kerja nyata Satgas PKH yang dibentuk pada 21 Januari 2025.

    “Hari ini adalah suatu kehormatan bagi saya diundang untuk menyaksikan hasil penyelamatan dan denda administratif sebesar Rp6,62 triliun lebih dari hasil kerja keras Satgas Penertiban Kawasan Hutan yang telah saya bentuk pada tanggal 21 Januari 2025,” ujarnya. 

    Dia menjelaskan Satgas PKH dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 dan melibatkan berbagai kementerian serta lembaga.

    “Saya sampaikan terima kasih, penghargaan saya sebesar-besarnya dari semua kementerian dan lembaga yang telah mendukung kegiatan daripada Satgas PKH itu sendiri yang terdiri dari unsur Kejaksaan Agung, kepolisian, tentara, kehutanan, BPKP, dan lembaga-lembaga lain,” ucapnya.

    Presiden Ke-8 RI itu juga mengungkapkan beratnya tantangan yang dihadapi Satgas PKH di lapangan, termasuk upaya perlawanan dan penghambatan proses hukum.

    “Saudara-saudara telah bekerja keras dengan sangat sulit di medan-medan yang sulit. Harus verifikasi 4 juta hektare, tidak sedikit luas lahan, jumlah korporasi-korporasi yang melanggar, upaya-upaya koperasi untuk menghambat verifikasi, menghambat investigasi,” kata Prabowo. 

    Kepala negara pun menegaskan bahwa perlawanan terhadap aparat negara kerap terjadi dan tidak selalu terlihat oleh publik.

    “Kita mengerti, kita paham, rakyat dihasut preman-preman, dibayar untuk menantang, melawan petugas. Ini tidak terlihat oleh media, oleh kamera, oleh influencer, oleh vlogger, tapi saudara bekerja terus,” tegas Prabowo.