Blog

  • Marc Marquez: 2025 Sulit Diulang Lagi

    Marc Marquez: 2025 Sulit Diulang Lagi

    Jakarta

    Marc Marquez meyakini dominasi musim 2025 nyaris mustahil untuk diulang. Apa sebabnya?

    Pebalap berusia 32 tahun itu langsung juara dunia setelah pindah ke tim pabrikan Ducati menyusul performa gemilangnya bersama Gresini.

    Merefleksikan musim lalu, Marquez mengatakan targetnya selalu bertarung demi gelar, namun ia tidak menyangka level dominasinya akan sejauh itu.

    “Saya tidak pernah membayangkan tahun sehebat ini,” ujarnya kepada El Periodico.

    “Saya berharap bisa bertarung memperebutkan gelar, tapi tidak menyangka bisa mengunci gelar juara saat musim masih tersisa lima balapan lagi. Sekarang, saya rasa itu hampir mustahil diulang karena adanya Sprint Race dan balapan utama, terlalu banyak poin yang dipertaruhkan setiap pekan,” tambahnya.

    Meski dominan, Marquez sempat mengalami cedera bahu parah akibat tabrakan dengan Marco Bezzecchi di GP Indonesia. Saat ini ia tengah menjalani pemulihan intensif, mulai dari fisioterapi hingga terapi ruang hiperbarik untuk memastikan tulang dan ligamennya pulih sempurna.

    Ya, musim 2025 tidak berjalan tanpa hambatan bagi Marquez. Ia sempat mengalami cedera bahu yang cukup rumit usai terlibat insiden tabrakan dengan Marco Bezzecchi di MotoGP Indonesia.

    Kini, fokus utama Marquez adalah pemulihan total. Ia mengaku menghabiskan banyak waktu di meja perawatan untuk memastikan fisiknya kembali ke level 100 persen.

    “Secara fisik kami terus membaik. Lengan saya sempat kehilangan banyak kekuatan karena harus diam (imobilisasi) selama lima minggu. Sekarang kami melakukan pengecekan setiap dua minggu sekali,” jelas Marquez.

    “Banyak jam saya habiskan untuk fisioterapi dan terapi ruang hiperbarik. Apa pun yang bisa membantu pemulihan adalah bonus bagi saya,” pungkasnya.

    (riar/rgr)

  • Jampidsus Sebut Kasus Dugaan Korupsi Petral Ada Keterkaitan dengan Riza Chalid

    Jampidsus Sebut Kasus Dugaan Korupsi Petral Ada Keterkaitan dengan Riza Chalid

    Jakarta

    Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Febrie Adriansyah menyebut kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi kilang minyak oleh Pertamina Energy Trading Limited (Petral) masih berkaitan dengan tersangka dugaan korupsi tata kelola minyak mentah, Riza Chalid. Dia mengatakan akan berkoordinasi dengan KPK mengenai kasus yang ditangani.

    “Nanti kita koordinasikanlah, karena kan di sini ada kaitan dengan pemeriksaan dan tersangka Riza Chalid, nah ini juga terkait Petral makanya kita melihat mana nanti yang bisa dikoordinasikan, mana yang ditangani KPK, mana yang kita,” kata Febrie kepada wartawan di Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

    Namun, kata Febrie, pihaknya masih belum tuntas menangani kasus Petral dan Riza Chalid tersebut. Febrie mengatakan pihaknya masih mendalami barang bukti.

    “Tetapi itu belumlah, belum sampai ujung, masih sifatnya pendalaman alat bukti, nanti secara keseluruhan kita lihat. Apa modusnya, bentuknya apa,” katanya.

    Sementara itu, Febrie tak membeberkan banyak soal perkembangan pencarian Riza Chalid. Dia hanya memastikan pencarian masih terus dilakukan.

    Diketahui, Kejagung memeriksa mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said terkait kasus dugaan korupsi pengadaan minyak mentah dan produk jadi kilang minyak oleh Petral. Sudirman diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.

    “Ya, saya dipanggil sebagai saksi, untuk memberi keterangan berkaitan dengan penyidikan suatu kasus,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (23/12).

    “Saya tidak bisa menjelaskan substansi diskusi, tetapi saya diminta keterangan sebagai Senior Vice President Kepala Integrated Supplay Chain, PT Pertamina Persero pada tahun 2008-2009,” jelasnya.

    Dia menyebut pemeriksaan oleh Kejagung berlangsung selama lima jam. Sudirman Said memastikan mendukung penegakan hukum yang tengah berproses di kejaksaan.

    “Sebagai warga negara yang baik saya mendukung penegakan hukum dan keterangan yang saya berikan semoga membuat duduk perkara menjadi lebih jelas,” jelas Sudirman.

    (fca/dek)

  • Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Bertumbangan di Mojokerto

    Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Bertumbangan di Mojokerto

    Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa wilayah Kabupaten Mojokerto. Peristiwa ini terjadi di tiga desa yang berada di Kecamatan Kutorejo dan Kecamatan Pungging.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menjelaskan bahwa berdasarkan pantauan aplikasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, cuaca ekstrem mulai terdeteksi sejak siang hari.

    “Berdasarkan pantauan BMKG Juanda, wilayah Kabupaten Mojokerto diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang. Kondisi ini mengakibatkan beberapa pohon tumbang di sejumlah titik,” ungkapnya, Rabu (24/12/2025).

    Lokasi pertama berada di Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo. Dua pohon berukuran besar, masing-masing pohon mangga berdiameter sekitar 40 sentimeter dan pohon kesono berdiameter sekitar 60 sentimeter, tumbang dan menutup akses jalan desa.

    Petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang akibat hujan disertai angin kencang. [Foto : ist]Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pohon berhasil dievakuasi oleh petugas sekitar pukul 15.10 WIB.

    Kejadian serupa juga terjadi di Desa Windurejo, Kecamatan Kutorejo. Sebuah pohon kersen dengan diameter sekitar 20 sentimeter tumbang dan menutup sebagian badan jalan.

    “Evakuasi berhasil dilakukan pada pukul 14.50 WIB tanpa menimbulkan korban. Sementara itu, di Desa Mojorejo, Kecamatan Pungging, angin kencang menyebabkan pohon trembesi berdiameter sekitar 50 sentimeter menutup sebagian jalan,” katanya.

    Selain itu, lanjutnya, pohon jati dengan diameter sekitar 30 sentimeter tumbang dan menimpa bangunan warung milik warga bernama Iksan, mengakibatkan kerusakan pada bagian atap galvalum. Pohon-pohon tersebut berhasil dievakuasi pada pukul 16.00 WIB.

    “Alhamdulillah tidak ada korban, baik luka maupun meninggal. Kerugian hanya bersifat material dan sudah kami tangani bersama unsur terkait. Dalam penanganan di lapangan, BPBD Kabupaten Mojokerto berkoordinasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

    Diantaranya Damkar Pos Mojosari, TNI/Polri, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2), Perusahaan Listrik Negara (PLN), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Mojokerto, potensi relawan, serta warga setempat.

    “BPBD Kabupaten Mojokerto mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang dan gangguan aktivitas warga,” tegasnya. [tin/but]

     

  • Kisah Wanita 24 Tahun Kena Kanker Usus Stadium 4, Ini Gejalanya

    Kisah Wanita 24 Tahun Kena Kanker Usus Stadium 4, Ini Gejalanya

    Jakarta

    Usia muda kerap kali dianggap jauh dari risiko penyakit serius. Namun kini banyak penyakit serius yang dialami oleh orang dengan usia yang tergolong muda, termasuk kanker usus besar.

    Hal ini dialami oleh guru muda yang baru memulai kariernya. Dia tidak memiliki riwayat keluarga dengan penyakit tersebut dan juga tidak memiliki masalah kesehatan lainnya.

    Alami Gejala Kanker Usus Besar

    Dikutip dari laman Today, gejala kanker usus besar dialami oleh Carley Barett yang ketika itu berusia 24 tahun. Dia melihat ada darah dalam tinjanya, mengalami sakit perut, penurunan berat badan, dan merasa ada benjolan di perutnya. Setelah mencari tanda peringatan tersebut di internet, dia mengira gejalanya disebabkan oleh wasir, kolitis ulserativa, irritable bowel sindrome, atau penyakit crohn.

    Saat menyebutkan gejala yang dialaminya, dokter mengatakan hal tersebut tidak normal dan menyuruhnya untuk menemui dokter spesialis gastroentologi. Namun, dia kemudian diberikan janji temu enam bulan lagi, sehingga dirinya menganggap gejala yang dalami tidak terlalu mengkhawatirkan. Kendati demikian, kanker usus besar masih menjadi hal terakhir yang ada di pikirannya.

    “Saya berpikir, saya 24 tahun. Saya terlalu muda. Kanker tidak terjadi pada orang seusia ini. Kanker tidak terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat kanker dalam keluarga mereka,” kata Barrett.

    “Tapi memang benar, dan kanker usus besar bukan lagi penyakit orang lanjut usia saja,” tuturnya.

    Diagnosis Kanker

    Diagnosa kanker Barett didapat sebelum dia sempa menjalani pemeriksaan gasroentologi dan saat gejalanya semakin memburuk. Saat sedang dalam perjalanan pulang dari liburan di Eropa, dia merasakan rasa sakit yang teramat parah di perutnya. Pramugari bahkan mengosongkan satu baris kursi agar dia bisa berbaring dan dibawa ke ruang gawat darurat saat tiba. Hasil CT scan dan biopsi menunjukkan Barett mengidap kanker usus besar stadium 3.

    “Anda sedang dalam keadaan syok, dan pikiran saya selanjutnya hanyalah, oke, apa langkah selanjutnya? Pilihan pengobatan apa yang saya miliki?” kata Barett.

    Dia menjalani operasi eksplorasi saat dokter mengangkat tumor besar dan bagian ususnya. Salah satu ovariumnya juga diangka sebab tumor menekan ovarium tersebut.

    Sebulan kemudian, Barett menkalani proses pengambilan sel telur dengan satu ovarium yang tersisa untuk memberinya kesempatan memiliki anak.

    Sayangnya, kemoterapi pertama gagal dan kanker usus besanya bermetasis ke hati. Dia saat itu berada di stadium 4. Dokter merekomendasikan untuk mempertimbangkan imunoterapi.

    Barrett dan keluarga mencari pendapat dari lembaga-lembaga terkemuka, namun awalnya ditolak. Seorang ahli onkologi bahkan berkata bahwa imunoterapo tidak akan berhasil untuknya dan sebaiknya dia pulang an beristirahat.

    Untungnya, seorang dokter di Universitas Vanderbilt mendesaknya untuk ikut serta dalam uji klinis obat imunoterapi atezolizumab. Benar saja, imunoerapi berhasil membuat kanker Barret menyusut. Barett kemudian dalam keadaan remisi dan tidak ada bukti penyakit lagi.

    “Jangan menunda pergi ke dokter. Pergilah segera. Saya ditunda selama enam bulan. Seharusnya saya tidak menerima jangka waktu yang mereka tetapkan, tetapi langsung pergi memeriksakan diri agar saya bisa mengurus diri sendiri sesuai jadwal saya,” pesannya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Konsumsi Yogurt Dapat Turunkan Risiko Kanker Usus”
    [Gambas:Video 20detik]
    (elk/kna)

  • 5 HP Flagship Kamera Terbaik 2025 untuk Abadikan Momen Natal

    5 HP Flagship Kamera Terbaik 2025 untuk Abadikan Momen Natal

    Liputan6.com, Jakarta – Momen Natal selalu identik dengan beragam cerita kebersamaan, dekorasi penuh cahaya, tatapan keluarga dan suasana hangat sayang jika tak diabadikan dengan sempurna.

    Di 2025, kamera ponsel flagship berkembang pesat. Bukan sekadar megapiksel, tetapi pemrosesan gambar, pengambilan foto atau video di kondisi cahaya minim semakin terasa hidup.

    Berikut 5 HP flagship dengan kamera terbaik untuk mengabadikan momen Natal. Pilihan inii relevan untuk foto keluarga, suasana malam, hingga video pendek siap dibagikan.

    1. Huawei Pura 80 Ultra

    Huawei Pura 80 Ultra menempati posisi teratas sebagai smartphone dengan kamera terbaik versi DXOMARK dengan skor 175 poin. Ponsel ini kerap dijuluki sebagai “penakluk” iPhone, terutama di pasar China, berkat teknologi kamera XMAGE yang dikembangkannya.

    Kamera utamanya mengusung sensor 50MP berukuran 1 inci dengan bukaan variabel f/1.6–4.0 serta dukungan Optical Image Stabilization (OIS). Untuk pengambilan gambar sudut lebar, Huawei menyematkan kamera ultra-wide 50MP. Sementara itu, sektor telefoto diperkuat dengan dual periscope telephoto 50MP dan 12,5MP yang menawarkan zoom optik 3,7x dan 9,4x.

    DXOMARK mencatat, Huawei Pura 80 Ultra mampu menghasilkan detail foto dan video yang sangat baik, dengan sistem autofokus yang cepat dan akurat, termasuk dalam kondisi cahaya rendah.

  • 6
                    
                        Prabowo: Satgas PKH Pendekar Sejati Tanpa Kamera, Influencer, dan Vlogger 
                        Nasional

    6 Prabowo: Satgas PKH Pendekar Sejati Tanpa Kamera, Influencer, dan Vlogger Nasional

    Prabowo: Satgas PKH Pendekar Sejati Tanpa Kamera, Influencer, dan Vlogger
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Presiden Prabowo Subianto memuji Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang menghadapi bahaya di pelosok hutan, meski kerja keras itu dilakukan tanpa sorot kamera.
    “Upaya-upaya perlawanan yang kita mengerti dan kita paham, rakyat yang dihasut, preman-preman yang dibayar untuk menantang dan melawan petugas, ini di tempat yang jauh tidak terlihat oleh media, tidak terlihat oleh kamera, tidak terlihat oleh
    influencer-influencer
    ,
    vlogger-vlogger
    dan sebagainya,” kata Prabowo, Rabu (24/12/2025).
    Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya saat menghadiri penyerahan hasil
    penyelamatan keuangan negara
    di Kompleks Kejaksaan Agung Republik Indonesia, Jakarta Selatan.
    “Terima kasih
    Satgas PKH
    , terima kasih keberanian Saudara. Saudara, menurut saya adalah pendekar-pendekar sejati. Kalian adalah patriot-patriot sejati. Kinerja kita, persatuan kita,
    teamwork
    kita, semua, kejaksaan, polisi, tentara, kementerian-kementerian yang bekerja,” ucap Prabowo, Rabu.
    Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan Satgas PKH menguasai kembali lebih dari 4 juta hektar
    kawasan hutan
    merupakan hasil kerja keras di medan yang tidak mudah.
    Prabowo memahami ada upaya perlawanan yang dilancarkan berbagai pihak.
    Menurut Prabowo, perjuangan tersebut dilandasi oleh kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kecintaan kepada bangsa dan rakyat.
    Oleh karenanya, ia meminta Satgas untuk tetap mempertahankan capaian.
    Prabowo meminta Satgas jangan ragu-ragu dalam bekerja.
    Ia mengibaratkan kondisi itu sebagai pertarungan antara kebenaran dan kejahatan.
    “Pasti ada yang pihak menegakkan kebenaran dan pihak yang berada di jalan yang jahat. Mereka yang zalim, mereka yang batil, mereka yang lurus. Kurawa Pandawa, silakan.
    Evil and the good against evil
    ,” tuturnya.
    Meskipun demikian, ia menegaskan pemerintah tidak akan gentar menghadapi tekanan, fitnah, maupun upaya pelemahan.
    Prabowo optimistis bahwa langkah-langkah yang lebih berani akan dilakukan ke depan.
    “Walaupun pekerjaan, perjalanan masih berat, tapi saya punya insting bahwa tahun 2026, kita akan melakukan langkah-langkah yang lebih berani lagi,” tandasnya.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Ormas di Surabaya Usir dan Robohkan Rumah Nenek 80 Tahun

    Ormas di Surabaya Usir dan Robohkan Rumah Nenek 80 Tahun

    Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah organisasi masyarakat (ormas) berbasis suku di Surabaya tega menyeret seorang nenek berusia 80 tahun keluar dari rumah di jalan Dukuh Kuwukan 27, Lontar, Sambikerep pada 6 Agustus 2025 lalu. Nenek bernama Elina itu diseret keluar oleh anggota ormas saat bersama dengan cucu, anak dan menantu.

    Selain diusir dari rumah yang sudah ditinggali sejak 2011, Elina juga mengalami kekerasan fisik. Hidung dan bibir Elina terluka karena para anggota ormas terus berusaha mengosongkan rumah. Bukan hanya kekerasan fisik, Elina juga kehilangan barang perabotannya. Bahkan, rumah yang selalu menjadi pelindung keluarga Elina juga dirobohkan.

    “Saat itu ada sekitar 50 orang yang mendatangi rumah Elina dan beberapa masuk rumah,” kata Kuasa Hukum Elina, Willem Mintarja, Rabu (24/12/2025).

    Saat itu, Elina sedang bersama keluarganya yang terdiri dari dua perempuan, satu pria dewasa dan dua anak yang masih berusia lima tahun dan 16 bulan. Dalam kondisi tertekan, anggota keluarga Elina memilih menuruti perintah anggota ormas untuk keluar dari rumah. Pertimbangannya keselamatan dua anak yang masih berusia dibawah lima tahun.

    Namun, Elina tetap menolak pergi. Ia hadapi empat pria dewasa sekaligus demi mempertahankan tempat ia tinggal. Sayangnya perlawanan Elina gagal. Di usianya yang sudah menginjak 80 tahun, tubuh renga Elina ditarik dan digendong paksa hingga keluar rumah.

    “Setelah penghuni rumah di luar, atas perintah dua pria berinisial SM dan YS, sejumlah orang memasang plang pada pintu sehingga penghuni tidak bisa masuk,” jelas Willem.

    Sembilan hari kemudian, tepatnya pada 15 Agustus 2025, sekelompok orang yang diduga suruhan dari SM dan YS kembali ke rumah Elina. Mereka memindahkan perabotan yang ada di dalam rumah tanpa persetujuan keluarga Elina.

    “Barang milik korban diangkut menggunakan dua mobil pikap dan membawanya ke tempat yang tidak diketahui. Dipindahkan dimana tanpa konfirmasi ke penghuni. Sedangkan mobil milik Iwan Effendy (anggota keluarga) juga dikeluarkan paksa ke jalan,” ungkapnya.

    Tidak berhenti disitu, beberapa hari kemudian rumah Elina dihancurkan dengan alat berat. Rumah yang sudah menjadi tempat berlindung keluarga Elina hancur.

    “Pelaku selain melakukan pengusiran melakukan eksekusi tanpa adanya putusan pengadilan. Rumah tersebut sekarang menjadi rata. Kita di awal ini melaporkan tentang mengenai 170 KUHP pengeroyokan disertai dengan pengrusakan barang secara bersama-sama di tempat umum. Mungkin berikutnya kita melaporkan barang yang hilang,” bebernya.

    Sementara itu, Elina menjelaskan jika beberapa dokumen penting yang menjadi bukti hak milik rumah di Dukuh Kuwukan 27 itu juga hilang.

    “Harapan supaya bisa kembali dokumen dan barang. (Terkait hancurnya rumah) ya minta ganti rugi. Itu dulu kita beli,” tegasnya.

    Atas peristiwa ini, Elina didampingi Willem melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur. Elina berharap agar pihak kepolisian segera mengamankan para pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini. (ang/but)

  • Makna Hari Ibu, BRI Peduli Dorong Ibu-Ibu Desa Wanagiri Berdaya Lewat Program AURA

    Makna Hari Ibu, BRI Peduli Dorong Ibu-Ibu Desa Wanagiri Berdaya Lewat Program AURA

    Eksistensi KWT Sari Amerta Giri semakin menguat ketika mendapatkan pendampingan dari BRI lewat Program Aspire to Uplift, Revive, and Achieve (AURA).  Melalui program ini, KWT Sari Amerta Giri mendapatkan berbagai bantuan peralatan usaha, seperti mesin espresso lengkap dengan grinder, freezer, showcase pendingin, hingga cool box. Peralatan tersebut mendukung pengembangan produk kopi, khususnya untuk kebutuhan penyajian saat acara atau pameran.

    Selain peralatan, pelatihan juga menjadi bagian penting dari dukungan Program AURA. Anggota KWT mendapatkan pelatihan barista dari hulu hingga hilir, mulai dari proses penanaman yang baik, pengetahuan jenis kopi robusta dan arabika, roasting menggunakan mesin, hingga pelatihan khusus pengolahan wine kopi sesuai kebutuhan kelompok.

    Dampak dari proses tersebut mulai dirasakan para anggota. Salah satu perubahan paling nyata adalah peningkatan kualitas kemasan produk. Dari kemasan plastik, kopi KWT kini beralih ke kemasan botol dengan segmen menengah premium.

    Bagi Ani, Hari Ibu menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama para perempuan desa. Ia meyakini perempuan memiliki peran besar dalam membangun perekonomian keluarga dan masyarakat. “Perempuan punya peran penting. Kalau kita kreatif, pasti bisa menambah income buat keluarga. Intinya, perempuan berdaya dan kreatif pasti sukses,” pungkasnya.

    Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan program AURA merupakan salah satu program inisiatif pemberdayaan kelompok perempuan yang difokuskan pada pengembangan usaha. Program ini dilaksanakan BRI dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan usaha kelompok perempuan di Indonesia.

    Dhanny menambahkan bahwa program AURA memberikan berbagai bentuk dukungan, antara lain pelatihan usaha yang mencakup diversifikasi produk, pengemasan (packaging), pemasaran, serta bantuan peralatan usaha seperti freezer dan sealer guna mendukung kelancaran proses produksi.

    Hingga saat ini BRI Peduli melalui program AURA telah memberdayakan 22 kelompok Wanita dengan 562 wanita yang terlibat dan tersebar di 13 wilayah di Indonesia. Program ini juga telah memberikan 41 jenis pelatihan dan 22 jenis sarana pra sarana bagi kelompok usaha serta berkontribusi terhadap 25,56% Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara khusus IPM Perempuan.

    “Kisah dari Ni Nyoman Budiani dan KWT Sari Amerta Giri di Bali jadi salah satu kisah inspiratif bagaimana peran BRI di tengah masyarakat tidak hanya semata-mata menjadi lembaga perbankan, tetapi juga memberikan pemberdayaan bagi kelompok usaha, termasuk bagi perempuan di Indonesia,” tutup Dhanny.

  • ADB Dukung Obligasi Berkelanjutan Pollux Hotels Lewat Penjaminan CGIF

    ADB Dukung Obligasi Berkelanjutan Pollux Hotels Lewat Penjaminan CGIF

    Chief Executive Officer CGIF, Hongwei Wang, menyampaikan bahwa keputusan pemberian penjaminan penuh dilakukan setelah proses uji tuntas yang menyeluruh. Penilaian mencakup kinerja keuangan, posisi pasar, tata kelola perusahaan, serta keselarasan model bisnis Pollux Hotels Group dengan prinsip keberlanjutan.

    “Penjaminan penuh ini mencerminkan kepercayaan kami terhadap fundamental perseroan,” ujar Hongwei Wang dalam keterangan resmi, Senin, 22 Desember 2025.

    Menurut Wang, transaksi ini diharapkan menjadi katalis bagi emiten baru lainnya untuk memanfaatkan pasar obligasi domestik, sekaligus mendukung pengembangan instrumen pembiayaan berkelanjutan di Indonesia.

    Dorong Pasar Obligasi dan Pembiayaan

    Wang menambahkan, keberhasilan penerbitan obligasi Pollux Hotels Group menjadi tonggak penting bagi CGIF dalam menjalankan mandat pengembangan pasar obligasi lokal. CGIF berkomitmen memperkuat dukungan terhadap pasar modal Indonesia sejalan dengan mandat para kontributor, termasuk Pemerintah Indonesia.

    “CGIF melakukan due diligence yang komprehensif untuk memastikan emiten memiliki tata kelola perusahaan yang baik, model bisnis berkelanjutan, serta mengedepankan pengembangan ramah lingkungan,” jelasnya.

    CGIF juga mengapresiasi peran regulator dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam mendukung penerbitan obligasi berkelanjutan dan memfasilitasi emiten baru di pasar modal nasional.

  • Harapan Masih Terbuka, Pelunasan Bipih Tahap Kedua Dibuka Januari 2026 di Ponorogo

    Harapan Masih Terbuka, Pelunasan Bipih Tahap Kedua Dibuka Januari 2026 di Ponorogo

    Ponorogo (beritajatim.com) – Harapan jemaah haji yang belum melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) belum tertutup. Kementerian Haji dan Umrah (KHU) Ponorogo memastikan pelunasan Bipih tahap kedua akan dibuka pada 2–15 Januari 2026. Hal itu tentu memberi ruang bagi ratusan jemaah yang tertahan pelunasan di tahap pertama.

    Data KHU Ponorogo mencatat, dari 547 CJH yang berhak melunasi Bipih, hingga penutupan tahap pertama pada 23 Desember, baru 73,67 persen yang berhasil menyelesaikan kewajiban pembayaran. Artinya, masih ada ruang signifikan bagi jemaah untuk memanfaatkan periode lanjutan.

    Kepala Kantor KHU Ponorogo, Marjuni, menjelaskan bahwa secara administratif dan kesehatan, 415 CJH telah dinyatakan istitaah per Selasa (23/12). Namun, dari jumlah itu, 144 orang belum melakukan pelunasan. “Tahap awal ini kami targetkan bisa sekitar 80 persen pelunasan, tapi nyatanya baru sekitar 73 persen,” kata Marjuni, Rabu (24/12/2025).

    Pelunasan Bipih tahap pertama sendiri dibuka sejak 24 November hingga 23 Desember. Dalam kurun waktu tersebut, 403 CJH telah melunasi Bipih sebesar Rp 32,9 juta per orang. Marjuni mengungkapkan, belum optimalnya pelunasan bukan semata persoalan kemauan. Ada sejumlah faktor yang menjadi penghambat, mulai dari kondisi ekonomi, belum terpenuhinya istitaah kesehatan, hingga persoalan keberangkatan pasangan suami-istri yang belum sama-sama dinyatakan layak berangkat.

    “Ada kendala jemaah pasangan yang satu sudah istitaah, yang satu belum. Jadi mau melunasi harus menunggu dulu atau faktor lainnya,” jelasnya.

    Situasi tersebut, menurut KHU Ponorogo, menjadi salah satu alasan dibukanya pelunasan tahap kedua. Pada periode 2–15 Januari 2026, bukan hanya jemaah berhak lunas yang dapat melakukan pembayaran, tetapi juga pendamping lansia, jemaah cadangan, dan penggabungan mahram. Selain itu, juga untuk jemaah haji yang gagal sistem pembayaran di tahap pertama. “Kami akomodir yang gagal sistem di pelunasan pertama untuk melunasi tahap kedua,” ungkap Marjuni.

    KHU Ponorogo berharap, kesempatan pelunasan tahap kedua ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para jemaah. Selain memberi kepastian keberangkatan, pelunasan tepat waktu juga memudahkan proses administrasi dan penataan kloter haji ke depan. (end/kun)