OpenAI Uji GPT-5.2 Code-Max, Model AI untuk Bantu Kerja Programmer Lebih Cepat

OpenAI Uji GPT-5.2 Code-Max, Model AI untuk Bantu Kerja Programmer Lebih Cepat

Liputan6.com, Jakarta – OpenAI memperkuat layanan Codex dengan menguji model baru bernama GPT-5.2-Codex-Max. Model ini dirancang khusus untuk menangani tugas pemrograman kompleks, dan berfungsi sebagi rekan kerja bagi para pengembang dalam proses coding.

Model baru ini telah mulai diluncurkan secara bertahap, dan aksesnya masih terbatas untuk pengguna dengan jenis langganan tertentu. Kehadirannya melengkapi Codex generasi sebelumnya yang diperkenalkan OpenAI pada Desember 2025.

Saat Codex berbasis GPT-5.2 pertama kali dirilis, perusahaan kecerdasan buatan (AI) ini belum menyediakan varian Max untuk pelanggan berbayar. Pembaruan terbaru ini pun menandai peningkatan kemampuan Codex, khususnya untuk kebutuhan pemrograman tingkat lanjut.

Perusahaan menegaskan, agent tools di Codex tetap difokuskan untuk menangani tugas pemrograman berdurasi panjang. Sistem ini mampu menjaga konteks repositori bersekala besar lewat mekanisme pemadatan konteks.

Codex ini juga mampu mengelola perubahan kode besar seperti refactor dan migrasi tanpa kehilangan alur atau logika proyek.

Codex 5.2 juga hadir dengan kemampuan lebih handal dalam penggunaan berbagai alat pendukung pemrogramaan. Model ini diklaim bekerja lebig baik pada alur kerja Windows, serta memiliki kemampuan visual lebih kuat.

Codex juga dapat memahami tangkapan layar, mendeteksi bug antarmuka, hingga membaca diagram yang dibagikan selama sesi pengkodean.

Di sisi lain, GPT-5.1-Codex-Max saat ini menempati posisi tertinggi diatas versi regular dan menghadirkan peningkatan performa siginifikan. Pola pengembangan ini memberi sinyal GPT-5.2-Codex-Max berpotensi menjadi lompatan besar berikutnya.

OpenAI diperkirakan akan membagikan secara detail lebih lanjut mengenai GPT-5.2-Code-Max dalam beberapa hari mendatang.