Negara: Republik Rakyat Cina

  • India Bunuh 31 Pemberontak Maois, 2 Pasukan Keamanan Tewas

    India Bunuh 31 Pemberontak Maois, 2 Pasukan Keamanan Tewas

    Raipur

    Pasukan keamanan India membunuh sedikitnya 31 pemberontak Maois pada hari Minggu dalam salah satu bentrokan paling mematikan. Sementara itu, dua pasukan komando tewas, dan dua anggota pasukan keamanan lain terluka dalam peristiwa itu.

    Dilansir AFP, lebih dari 10.000 orang telah tewas dalam pemberontakan selama puluhan tahun yang dilancarkan oleh para pemberontak. Maois mengatakan bahwa mereka memperjuangkan hak-hak orang-orang yang terpinggirkan di wilayah tengah India yang kaya akan sumber daya.

    “Sejauh ini 31 mayat Maois telah ditemukan,” kata perwira polisi senior Sundarraj P. kepada AFP.

    “Dua personel keamanan tewas dan dua personel keamanan lainnya terluka,” imbuhnya.

    Bantuan telah dikirim ke daerah itu, katanya, sambil memperingatkan bahwa jumlah korban bisa bertambah saat polisi melakukan operasi pencarian.

    “Pasukan tambahan telah dikerahkan ke lokasi bentrokan,” katanya.

    Polisi mengatakan mereka telah menyita senapan serbu dan peluncur granat dari tubuh pemberontak yang tewas.

    Adu tembak terjadi di daerah hutan distrik Bijapur di negara bagian Chhattisgarh, yang dianggap sebagai jantung pemberontakan.

    Pemberontak, yang juga dikenal sebagai Naxalite, berdasarkan distrik tempat kampanye bersenjata mereka dimulai pada tahun 1967, terinspirasi oleh pemimpin revolusioner Tiongkok Mao Zedong.

    “Ini adalah keberhasilan besar dalam upaya mencapai India yang bebas dari Naxal,” kata Amit Shah, menteri dalam negeri India, yang tahun lalu mengatakan pemerintah berharap dapat menghancurkan pemberontakan tersebut pada tahun 2026.

    Shah mengulangi sumpahnya untuk “memberantas Naxalisme sepenuhnya”.

    Tindakan keras oleh pasukan keamanan menewaskan sekitar 287 pemberontak tahun lalu, mayoritas di Chhattisgarh, menurut data pemerintah.

    Lebih dari 80 Maois telah terbunuh tahun ini, menurut penghitungan pada hari Minggu oleh kantor berita Press Trust of India.

    Maois menuntut tanah, pekerjaan, dan bagian dari sumber daya alam yang sangat besar di wilayah tersebut untuk penduduk setempat.

    Mereka membuat terobosan di sejumlah komunitas terpencil di seluruh India timur dan selatan, dan gerakan tersebut semakin kuat dan jumlahnya bertambah hingga awal tahun 2000-an.

    New Delhi kemudian mengerahkan puluhan ribu tentara di wilayah yang dikenal sebagai “Koridor Merah”.

    Konflik tersebut juga telah menyaksikan sejumlah serangan mematikan terhadap pasukan pemerintah. Sebuah bom pinggir jalan menewaskan sedikitnya sembilan tentara India bulan lalu.

    (aik/aik)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Inflasi China Januari 2025 Mendaki, Terdorong Belanja Masyarakat selama Imlek

    Inflasi China Januari 2025 Mendaki, Terdorong Belanja Masyarakat selama Imlek

    Bisnis.com, JAKARTA – Inflasi China mengalami akselerasi untuk pertama kali sejak Agustus 2024, terdongkrak belanja rumah tangga yang menanjak pada perayaan tahun baru Imlek.

    Dilansir Bloomberg pada Minggu (9/2/2025), Biro Statistik melaporkan indeks harga konsumen meningkat 0,5% pada Januari 2025 dibandingkan dengan setahun sebelumnya. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan Desember 2024 yang sebesar 0,1%.

    Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg sebelumnya memperkirakan angka median kenaikan sebesar 0,4%.

    Lonjakan belanja sementara selama libur delapan hari sempat menutupi besarnya tantangan deflasi yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia ini. Harga jasa meningkat 0,9%, yang mencakup lebih dari 50% dari total kenaikan CPI, menurut biro statistik.

    Deflasi pabrik di China berlanjut hingga bulan ke-28 dengan penurunan 2,3%, tidak berubah dengan kontraksi indeks pada bulan Desember.

    Analis di Nomura Holdings Inc., termasuk Sonal Varma dan Si Ying Toh, memperkirakan bahwa CPI Cina dapat terdistorsi sekitar 0,4 poin persentase bulan lalu karena beberapa harga naik ketika konsumen meningkatkan pembelian menjelang hari raya yang berlangsung dari 28 Januari hingga 4 Februari tahun ini.

    Penguatan sisi konsumsi semakin menjadi fokus China setelah negara itu memulai perang dagang dengan AS. Peningkatan permintaan domestik sangat dibutuhkan untuk membantu mengimbangi dampak tarif yang lebih tinggi pada ekspor yang diberlakukan bulan ini oleh pemerintahan Trump.

    Pejabat tinggi yang dipimpin oleh Presiden Xi Jinping telah beralih ke rencana untuk lebih banyak pengeluaran pemerintah dan pemotongan suku bunga.

    Dengan sektor rumah tangga yang tertekan akibat kemerosotan properti selama bertahun-tahun, Pemerintah China mengangkat peningkatan konsumsi menjadi prioritas utama untuk upaya ekonomi tahun ini, yang baru kedua kalinya terjadi dalam setidaknya satu dekade.

    Tekanan deflasi yang terus berlanjut di China sangat kontras dengan negaraekonomi besar lainnya. Kekhawatiran Beijing adalah bahwa siklus penurunan harga yang mengakar akan menahan pengeluaran rumah tangga lebih lama dan merusak pendapatan perusahaan sedemikian rupa sehingga menghambat investasi dan menyebabkan pemotongan gaji dan PHK lebih lanjut.

  • China Bakal Pangkas Subsidi buat Pembangkit Listrik Surya & Angin

    China Bakal Pangkas Subsidi buat Pembangkit Listrik Surya & Angin

    Jakarta – China berencana mengurangi subsidi buat proyek energi terbarukan setelah lonjakan pemasangan tenaga surya dan angin. Hal itu diungkap oleh Badan perencanaan ekonomi utama China pada hari Minggu kemarin.

    Mengutip laporan Reuters, China sempat memecahkan rekornya untuk pemasangan panel surya baru pada tahun 2024. Kala itu peningkatan kapasitas terpasang sebesar 45% dari tahun sebelumnya. Saat ini, China memiliki hampir 887 GW tenaga surya yang terpasang, lebih dari enam kali lipat kapasitas yang dimiliki Amerika Serikat (AS) menurut data dari Badan Energi Terbarukan Internasional.

    Lonjakan instalasi tersebut menandakan bahwa China telah mencapai targetnya pada 2030, enam tahun lebih cepat dari jadwal. Catatan ini menegaskan kecepatan peluncuran energi bersihnya pada saat Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian iklim Paris untuk kedua kalinya dan berjanji untuk mempermudah pengeboran minyak dan gas.

    National Development and Reform Commission (NDRC) bersama administrasi energi China, pihaknya telah mengeluarkan perubahan orientasi pasar pada kebijakan yang dimaksudkan untuk mendorong proyek energi bersih.

    NDRC juga mengatakan, kapasitas energi bersih China mencapai lebih dari 40% dari total kapasitas pembangkit energi, sebagian karena dukungan sistem yang menjamin harga energi terbarukan yang dijual ke jaringan.

    “Biaya pengembangan energi baru telah turun secara signifikan dibandingkan dengan tahap sebelumnya,” kata NDRC dikutip dari Reuters, Minggu (9/2/2025).

    NDRC juga menyatakan, setiap proyek baru yang diselesaikan setelah Juni tahun ini akan menghadapi pembayaran listrik berdasarkan penawaran berbasis pasar. NDRC memperkirakan, tidak ada dampak pada harga bagi pengguna rumah tangga dan pertanian.

    Selain itu, NDRC juga memastikan bahwa tarif listrik masih pada harga yang untuk operasi industri dan komersial setelah perubahan tersebut berlaku. NDRC juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah di seluruh wilayah untuk melaksanakan rencana tersebut.

    Namun begitu, NDRC tidak memberikan rincian tentang rumus penetapan harga yang akan diperkenalkan. Adapun subsidi yang dikurangi untuk ladang surya, baru dapat menambah tekanan pada industri surya China.

    Kondisi ini diperkirakan akan memicu kelebihan kapasitas relatif terhadap permintaan global yang menyebabkan harga panel surya anjlok dan mengancam produsen kecil menuju kebangkrutan.

    (kil/kil)

  • Warga Solo Konvoi Melintasi Rumah Jokowi, Desak Jokowi Diadili karena Merugikan Negara

    Warga Solo Konvoi Melintasi Rumah Jokowi, Desak Jokowi Diadili karena Merugikan Negara

    GELORA.CO –  Puluhan orang di Solo, Jawa Tengah menggelar konvoi menuntut agar Presiden ke-7 Joko Widodo diadili.

    Massa berpendapat, saat dipimpin Jokowi, banyak proyek strategis justru diserahkan kepada pihak asing.

    Hal tersebut membuat negara kehilangan banyak sumber daya

    Merekamenamakan diri sebagai Aliansi Rakyat Bergerak menggelar konvoi motor melintasi sekitar kediaman Mantan Presiden Joko Widodo di Sumber, Banjarsari, Solo, Minggu (9/2/2025).

    Koordinator Aksi Usman Amirodin mengatakan, Jokowi layak diadili karena membuka investasi dari China salah satunya di Pantai Indah Kapuk (PIK).

     Menurutnya investasi tersebut merupakan bentuk penjajahan oleh negara China.

    Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk bela negara melawan penjajah.

    “Kami melihat kondisi bangsa dan negara Indonesia ini dijajah oleh kekuatan asing terutama China Komunis. Kalau sudah begitu UUD 1945 diamanatkan untuk bela negara,” jelasnya saat ditemui usai aksi.

    Dalam pantauan TribunSolo.com, mereka tiba di Persimpangan Sate Sumber pukul 11:12.

    Setelah itu mereka belok ke Jalan Ki Mangun Sarkoro.

     Saat melewati persimpangan mereka berteriak-teriak, “Adili Jokowi.”

    Ia juga menyinggung adanya pagar laut yang erat kaitannya dengan PIK.

    Menurutnya ini bukti semasa pemerintahan Jokowi mengutamakan investasi China ketimbang kepentingan bangsa Indonesia.

    “Di bawah pemerintahan Jokowi mengutamakan kepentingan China Komunis. PIK 1, PIK 2. Masak laut bisa disertifikatkan,” jelasnya.

    Meski menuntut agar Jokowi diproses secara hukum, ia tidak menggelar aksi di hadapan para penegak hukum.

    Ia mengklaim proses hukum telah dijalankan di Jakarta.

    “Di Jakarta sudah berproses melaporkan Jokowi ke Mahkamah Konstitusi, kejaksaan, kepolisian. Kami memberikan dukungan mudah-mudahan tidak hanya di Solo,” tuturnya.

  • Elon Musk Sebut Tak Minat Akuisisi TikTok

    Elon Musk Sebut Tak Minat Akuisisi TikTok

    Bisnis.com, JAKARTA – Salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk, menyatakan tidak berminat mengakuisisi TikTok, yang merupakan aplikasi video popular.

    Sebagai informasi, Pemerintah Amerika Serikat sebelumnya mencoba melarang aplikasi besutan Bytedance Ltd asal China dengan alasan keamanan nasional.

    Dilansir Bloomberg pada Minggu (9/2/2025), Elon Musk berkomentar mengenai isu pembelian TikTok pada sebuah konferensi di Jerman, yang diselenggarakan oleh konglomerat media Jerman AxelSpringer, Mathias Doepfner, pada bulan lalu.

    “Saya tidak pernah mengajukan penawaran untuk TikTok,” ujarnya yang bergabung melalui video pada konferensi tersebut.

    Video Elon Musk itu dirilis secara publik oleh penerbit koran Die Welt pada Sabtu kemarin. “Saya tidak punya rencana apapun mengenai apa yang akan dilakukan jika punya TikTok,” tambahnya.

    Dia juga menyebut tidak menggunakan aplikasi populer itu secara personal. “Saya tidak berhasrat untuk mengakuisisi TikTok,” kata Elon Musk, yang membeli Twitter pada 2022 sebelum mengganti nama layanan media sosial tersebut menjadi X.

    Membeli Twitter merupakan pengecualian, katanya, dan beralasan media sosial itu dibeli untuk menjaga kebebasan berbicara.

    Bloomberg News pada bulan Januari melaporkan bahwa pejabat China sedang mengevaluasi kemungkinan yang akan memungkinkan orang terkaya di dunia dan pendukung Presiden Donald Trump itu untuk mengakuisisi bisnis TikTok di AS jika perusahaan tersebut gagal menghindar dari larangan pemerintah Paman Sam.

    Dalam satu skenario, X milik Elon Musk akan mengambil alih TikTok AS dan menjalankan bisnis tersebut bersama-sama, orang-orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Bloomberg.

    Pada hari pertama Trump menjabat, dia menandatangani perintah eksekutif yang menghentikan sementara penjualan paksa atau penutupan TikTok, memberi perusahaan dan induknya di China lebih banyak waktu untuk mencapai kesepakatan. Perintah itu dikeluarkan beberapa jam setelah pelantikan Trump, yang dihadiri oleh CEO Bytedance Shou Chew.

    Perintah itu menandai perubahan terbaru dalam upaya selama bertahun-tahun di Washington untuk melarang aplikasi tersebut karena masalah keamanan. Trump — yang mendukung larangan selama masa jabatan pertamanya — berubah pikiran setelah aplikasi itu membantunya memenangkan suara pemilih muda.

    “Kami memenangkan suara kaum muda. Saya pikir saya memenangkannya melalui TikTok, jadi saya punya tempat yang hangat di hati saya untuk TikTok,” katanya.

    Meski menyatakan tidak berminat akuisisi TikTok, Elon Musk diyakini mirip dengan Trump, yang selalu bisa berubah pikiran.

  • HP China Ini Tidak Terkenal tapi Ternyata Laku Dibeli Warga RI

    HP China Ini Tidak Terkenal tapi Ternyata Laku Dibeli Warga RI

    Jakarta, CNBC Indonesia – Transsion mungkin asing bagi sejumlah warga Indonesia. Namun ternyata ponsel keluaran perusahaan tersebut cukup laku di pasaran tanah air.

    Sebagai informasi, Transsion merupakan induk perusahaan bagi Infinix, Tecno, dan Itel. Mereka memimpin dalam segmen budget atau low-end di Indonesia.

    Laporan IDC pada kuartal I-2024 menyebutkan Transsion memiliki market share sebesar 16,1% dan berada di peringkat tiga. Jumlahnya naik sebesar 5,4% dari tahun sebelumnya.

    Pertumbuhannya juga tembus 200% dalam periode tersebut, mengalahkan raksasa teknologi lain misalnya Oppo yang memimpin pasar kala itu bertumbuh 8,5%, Samsung -8,2%, Vivo 21,4% dan Xiaomi 44,4%.

    Transsion juga disinggung oleh Counterpoint Research dalam laporan kuartal dua lalu. Perusahaan memang tak masuk dalam lima besar, hanya masuk dalam kategori Others yang diwakili 59% untuk pengiriman tahunan.

    Menurut Counterpoint, angka tersebut bertumbuh karena didorong dua merek dari Transsion yakni Itel dan Tecno. Khususnya pada segmen entry level yang berkisar US$200.

    Transsion masuk dalam lima besar pasar smartphone dalam dua kuartal pada laporan Canalys. Di kuartal pertama, perusahaan mengantongi market share 17% dan berada di posisi keempat.

    Pada kuartal II, Transsion berada di posisi kelima dengan 15%. Posisinya menguat pada kuartal ketiga dengan 18% di peringkat ketiga.

    Kepopuleran Transsion juga terjadi di Asia Tenggara. Canalys melaporkan perusahaan ada di peringkat kedua wilayah tersebut dengan market share 18% dan pertumbuhan 197% dalam setahun.

    “Merek bersama dan kerja sama dengan perusahaan game selama Ramadhan menarik minat demografi anak muda di kawasan ini. Menawarkan perangkat yang terjangkau dan berperforma tinggi, Transsion menarik minat segmen pasar ini,” jelas analis Canalys, Sheng Win Chow.

    (mkh/mkh)

  • 8 Perbedaan DeepSeek dan ChatGPT, Lebih Pilih Mana?

    8 Perbedaan DeepSeek dan ChatGPT, Lebih Pilih Mana?

    Jakarta

    DeepSeek cukup menggemparkan dunia sejak diluncurkan pada November 2024. Pasalnya, chatbot AI buatan China itu menjadi penantang ChatGPT dan terus menarik perhatian dunia.

    Kemampuan DeepSeek yang mengesankan menarik perhatian pengguna dan kerap dibandingkan dengan chatbot AI milik OpenAI. Lantas, apa perbedaan antara keduanya?

    Perbedaan DeepSeek dan ChatGPT

    Dilansir DataCamp, berikut bedanya DeepSeek dan ChatGPT:

    1. Arsitektur Model

    DeepSeek menggunakan pendekatan campuran-akar atau mixture of experts (MoE), yang seperti memiliki tim pakar khusus paling relevan untuk setiap tugasnya. Pendekatan ini memungkinkan DeepSeek mengoptimalkan kinerja dan penggunaan sumber daya serta beradaptasi secara dinamis dengan berbagai jenis kueri.

    Sementara ChatGPT menggunakan model yang disebut transformator tradisional. Model ini memungkinkan ChatGPT seperti memiliki semua pakar yang mengerjakan setiap tugas. Pendekatan ini lebih konsisten tetapi berpotensi kurang efisien.

    2. Kekuatan Kinerja

    DeepSeek unggul dalam tugas-tugas teknis, terutama matematika, dengan tingkat akurasi 90%. Tingkat akurasi ini jauh lebih tinggi daripada banyak pesaingnya.

    Di sisi lain, ChatGPT unggul dalam memahami konteks dan memberikan respons yang lebih cair. Pemahaman ChatGPT juga meliputi berbagai topik luas.

    3. Aksesibilitas dan Biaya

    DeepSeek tersedia secara gratis dan dapat dimodifikasi oleh komunitas. Sedangkan ChatGPT beroperasi dalam model freemium yang menawarkan fitur-fitur dasar secara gratis tetapi memerlukan langganan untuk mengakses fitur tingkat lanjutnya.

    4. Bantuan Penulisan

    Baik DeepSeek dan ChatGPT bisa bantu membuat konten tapi terdapat perbedaan. ChatGPT mampu menghasilkan konten percakapan menarik dengan konteks luas. Hal ini bagus untuk menjelaskan konsep data yang kompleks.

    Sementara DeepSeek unggul dalam skenario penulisan teknis. Chatbot AI ini bisa menghasilkan dokumentasi formal untuk dokumentasi proyek data dan spesifikasi teknis.

    5. Pengkodean

    ChatGPT menawarkan bantuan kode yang komprehensif dengan menyediakan penjelasan terperinci beserta saran kodenya. Hal ini membuatnya cocok bagi orang yang baru mengenal ilmu data.

    DeepSeek menawarkan pembuatan kode lebih cepat dan gaya modular yang sangat berguna saat membutuhkan solusi cepat dan efisien untuk tantangan pengkodean tertentu.

    Banyak pengembang menggunakan kedua chatbot AI untuk saling melengkapi, DeepSeek untuk pembuatan prototipe cepat dan ChatGPT untuk memahami implementasi yang kompleks.

    6. Ide Brainstorming

    ChatGPT menghasilkan pendekatan beragam terhadap suatu masalah, membantu pengguna mengeksplorasi berbagai kemungkinan analitis. Sementara DeepSeek menyediakan solusi lebih sedikit tetapi lebih menyeluruh, mendalami satu pendekatan yang berguna saat perlu mengembangkan strategi data tertentu secara terperinci.

    7. Pembelajaran dan Riset

    Dalam konteks pendidikan, ChatGPT menyediakan penjelasan komprehensif bergaya tutorial yang cocok untuk mempelajari konsep baru. Chatbot AI ini dapat memecah topik rumit menjadi bagian-bagian yang mudah dipahami.

    Sementara DeepSeek lebih fokus pada ketepatan dan keringkasan, sehingga sangat efektif untuk referensi cepat dan pengecekan fakta . Deepseek memiliki tingkat akurasi yang bagus untuk mengetahui ketepatan sebuah metodologi atau algoritma.

    8. Biaya dan Efisiensi

    Karena gratis, DeepSeek bagus untuk pengguna yang bekerja dengan anggaran terbatas. Dengan model langganan lebih mahal, ChatGPT menawarkan kinerja dan fitur-fitur canggih yang dapat digunakan untuk pekerjaan data profesional.

    (azn/row)

  • Elon Musk Nggak Tertarik Caplok TikTok

    Elon Musk Nggak Tertarik Caplok TikTok

    Jakarta

    Pendiri Tesla Elon Musk mengaku tak tertarik membeli aplikasi sosial media asal China TikTok. Diketahui, TikTok saat ini sedang dalam ancaman pelarangan operasi di Amerika Serikat (AS) karena dianggap sebagai keamanan nasional dengan pemiliknya, ByteDance.

    Seminggu setelah Donald Trump dilantik sebagai Presiden baru AS, Musk mengaku belum mengajukan penawaran untuk membeli TikTok. “Saya belum mengajukan penawaran untuk TikTok,” kata Musk dikutip dari Reuters, Minggu (9/2/2025).

    Musk juga mengaku tak punya rencana apapun seandainya membeli TikTok. Apalagi, ia juga mengaku tidak menggunakan aplikasi video pendek dan tidak familiar dengan format aplikasi TikTok.

    “Saya tidak tertarik ingin akuisisi TikTok, saya tidak mengakuisisi perusahaan secara umum, itu cukup langka,” ungkapnya.

    Musk juga menambahkan, akuisisi miliaran dolar AS terhadap platform media sosial Twitter, yang sekarang disebut X, menjadi hal yang tidak biasa. “Saya biasanya membangun perusahaan dari awal,” kata Musk.

    Untuk diketahui, Presiden dari Partai Republik menandatangani perintah untuk menunda larangan terhadap aplikasi video pendek populer yang dijadwalkan pada tanggal 19 Januari lalu.

    ByteDance diberi tenggat waktu untuk menjual aset TikTok di AS atau dilarang beroperasi. Hal itu muncul seiring kekhawatiran anggota parlemen yang menyebut aplikasi berisiko pada keamanan nasional lantaran China dapat memaksa TikTok untuk membagikan data penggunanya di AS.

    Namun begitu, TikTok telah membantah dugaan tersebut. Sementara itu, Apple dan Google juga dikabarkan belum mengembalikan TikTok ke toko aplikasi mereka sejak undang-undang pelarangan berlaku.

    Adapun sebelumnya, TikTok juga mengizinkan pengguna Android di AS untuk mengunduh dan terhubung ke aplikasi melalui paket kit di situs webnya sebagai upaya untuk menghindari pembatasan platform tersebut.

    Sementara itu, Trump mengaku tengah berunding dengan banyak orang untuk menentukan nasib pembelian TikTok. Adapun keputusan mengenai masa depan TikTok akan diputuskan bulan ini. Aplikasi tersebut memiliki sekitar 170 juta pengguna di AS.

    Trump juga telah menandatangani perintah eksekutif untuk membuat dana kekayaan negara tahun ini, yang di dalamnya memuat potensi pembelian TikTok. Namun begitu, ByteDance sebelumnya membantah rencana menjual TikTok.

    Keputusan Trump menyelamatkan TikTok merupakan perubahan sikap dari masa jabatan pertamanya. Kala itu, Trump diketahui gagal melarang TikTok atas kekhawatiran yang sama.

    Pada periode kepemimpinan saat ini, Trump bahkan sempat mengatakan menyukai TikTok. Ia beranggapan, aplikasi tersebut telah membantunya memenangkan hati pemilih muda dalam pemilihan presiden 2024.

    (kil/kil)

  • Satelit Mikro Taiwan Tunjukkan Kemampuan Optik Kelas Dunia

    Satelit Mikro Taiwan Tunjukkan Kemampuan Optik Kelas Dunia

    JAKARTA  – Startup Jepang ArkEdge Space mengungkapkan bahwa satelit pengamatan yang mereka bantu kembangkan untuk Badan Antariksa Taiwan (TASA) telah berhasil menangkap gambar Bumi dengan kualitas terbaik di dunia untuk satelit berukuran kecil.

    Satelit optik pengamatan kecil bernama ONGLAISAT ini mampu mengambil gambar dengan resolusi 2,5 meter setelah dilepaskan ke orbit sekitar 400 km di atas permukaan Bumi pada Desember lalu, menurut pernyataan ArkEdge pada Jumat  7 Februari.

    “Gambar yang dihasilkan setajam foto udara, meskipun diambil dari satelit sekecil ini,” ujar Takayoshi Fukuyo, CEO ArkEdge, dalam konferensi pers awal pekan ini. Ia menambahkan bahwa ini mungkin menjadi gambar resolusi tertinggi yang pernah diambil oleh satelit kecil jenis ‘cubesat’.

    Gambar Satelit Berkualitas Tinggi

    ArkEdge merilis gambar hitam-putih yang menunjukkan pemandangan daratan, pepohonan, dan bangunan di berbagai lokasi, termasuk pinggiran kota Seattle di Amerika Serikat serta wilayah Patagonia di Argentina.

    Satelit ini dirancang dengan optik canggih dari TASA, yang dipasang pada satelit mini berukuran sebesar komputer desktop. Perangkat ini merupakan hasil kolaborasi antara ArkEdge dan Laboratorium Sistem Antariksa Cerdas Universitas Tokyo.

    Menurut pernyataan TASA pada Rabu  5 Februari, misi ONGLAISAT akan berakhir pada awal Maret, tetapi teknologi optik yang telah diuji coba akan diterapkan pada misi penginderaan jauh berikutnya.

    Dalam menghadapi ketegangan geopolitik dengan China, Taiwan terus memperkuat infrastrukturnya di sektor antariksa, mulai dari pengamatan Bumi hingga komunikasi satelit.

    Pada tahun 2023, Taiwan telah meluncurkan satelit cuaca buatannya sendiri dan sedang berdiskusi dengan Amazon untuk menggunakan layanan internet satelit Kuiper.

    Selain itu, kerja sama Taiwan dengan perusahaan antariksa Jepang semakin erat. Tahun lalu, TASA bermitra dengan beberapa startup Jepang seperti Space One dan ispace, yang fokus pada eksplorasi bulan.

    Sementara itu, perusahaan swasta Taiwan TiSpace, yang didirikan oleh mantan pejabat TASA, berencana mengujicobakan roketnya di landasan peluncuran pribadi di Jepang bagian utara tahun ini.

    Keberhasilan ONGLAISAT menegaskan potensi besar kerja sama Taiwan dan Jepang dalam bidang antariksa serta membuka peluang baru bagi pengembangan teknologi satelit di masa depan.

  • BI & Bank Sentral China Perpanjang Kerja Sama buat Pertukaran Mata Uang Lokal

    BI & Bank Sentral China Perpanjang Kerja Sama buat Pertukaran Mata Uang Lokal

    Jakarta

    Bank Indonesia (BI) memperbarui perjanjian bilateral pertukaran mata uang lokal atau Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) dengan the People’s Bank of China (PBOC) untuk jangka waktu 5 tahun ke depan.

    Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, dan Gubernur PBOC, Pan Gongsheng, yang berlaku sejak 31 Januari 2025. Adapun kerja sama BCSA ini memungkinkan pertukaran mata uang lokal antara kedua bank sentral hingga CNY 400 miliar ekuivalen US$ 55 miliar atau setara Rp 895.125.000.000.000 (asumsi kurs Rp 16.280)

    “Kedua bank sentral berkomitmen untuk semakin mendorong perdagangan bilateral dan investasi langsung dalam mata uang lokal serta bersinergi menjaga stabilitas pasar keuangan,” kata Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya, dikutip Minggu (9/2/2025).

    Ia mengatakan, pembaruan perjanjian ini melanjutkan kerja sama yang dijalin sebelumnya pada 2009 dan diperbarui beberapa kali. Perjanjian BCSA tersebut melengkapi kerja sama penyelesaian transaksi berbasis mata uang lokal yang sudah berjalan sejak 2021.

    Saat ini, kata Ramdan, perjanjian tersebut menjadi skema utama dalam penyelesaian transaksi perdagangan dan investasi dalam mata uang masing-masing negara. Ia mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari bauran kebijakan BI dalam mendukung Asta Cita, khususnya menjaga ketahanan sektor eksternal melalui upaya pemenuhan kecukupan cadangan devisa.

    “Bank Indonesia memandang pembaruan perjanjian BCSA dengan PBOC merepresentasikan peran penting kerja sama internasional sebagai bagian dari bauran kebijakan yang mendukung kebijakan utama di bidang moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran serta berkontribusi terhadap pengembangan transaksi berbasis mata uang lokal kedua negara,” tutupnya.

    (kil/kil)