Negara: Republik Rakyat Cina

  • RI Tawarkan 46 Proyek Triliunan ke Investor Asing, Blok M Sampai Karawang

    RI Tawarkan 46 Proyek Triliunan ke Investor Asing, Blok M Sampai Karawang

    Jakarta

    Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) resmi membuka forum internasional di bidang infrastruktur dan pembangunan bertajuk International Conference on Infrastructure (ICI) 2025. Acara ini setidaknya akan menawarkan hingga 46 proyek kepada investor.

    Menko IPK, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengatakan acara ini akan digelar mulai tanggal 11 sampai 12 Juni 2025. Acara ini digelar salah satunya sebagai ajang diskusi atau bisnis matching antara berbagai stakeholder lokal hingga asing dari berbagai negara, mulai dari negara kawasan Eropa hingga Asia.

    “Kami menyambut investor global bukan hanya untuk mendapatkan keuntungan, tetapi juga untuk bermitra dengan kami dalam transformasi jangka panjang. Ini adalah topik utama yang akan kita bahas bersama selama dua hari ke depan di ICI 2025,” kata AHY dalam sambutannya di pembukaan ICI 2025 di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (11/6/2025).

    Selain forum diskusi, ICI 2025 juga akan meluncurkan curated infrastructure project list dan menggelar sesi business matching yang mempertemukan pemilik proyek dengan calon investor. Sejumlah proyek yang ditawarkan mulai dari jalan tol, jalur kereta, bandara, hunian, hingga infrastruktur air.

    Misalnya di sisi jalan tol, pemerintah akan menawarkan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi dengan nilai Rp 25,4 triliun. Lalu di bidang transportasi, ada proyek Bandara Singkawang, di perumahan ada proyek Karawang City, serta proyek kawasan mixed use Blok M Terminal.

    “Indonesia terbuka untuk bisnis. Namun, kami juga menegaskan bahwa investasi harus sejalan dengan prioritas nasional, komitmen iklim, dan tujuan pembangunan yang mengutamakan rakyat,” ujar AHY.

    ICI 2025 menjadi forum pertama yang secara sistematis menyatukan kementerian/lembaga, sektor swasta, mitra pembangunan, dan investor global untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan.

    Acara ini akan berfokus pada 5 topik utama, antara lain pertama, future proofing cities. Ini terkait bagaimana mewujudkan kota-kota di masa depan terintegrasi dan didukung oleh infrastruktur dasar yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup.

    Topik kedua, tentang konektivitas yakni connecting the archipelago. Hal ini juga termasuk dengan bagaimana menurunkan biaya logistik, khususnya di daerah timur Indonesia. Ketiga, terkait kehidupan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya menyangkut perumahan, pendidikan, dan kesehatan.

    Lalu topik keempat, terkait dengan dukungan infrastruktur ketahanan air dan ketahanan pangan bagi masyarakat. Kemudian yang kelima, menghadirkan investasi di bidang infrastruktur. Hingga H-1 pelaksanaan, hampir 5.000 peserta telah mendaftar, dengan 120 pembicara dari dalam dan luar negeri akan mengisi lebih dari belasan sesi tematik.

    Tonton juga Video: Investor Asing Akhirnya Masuk IKN, Dari China-Rusia-Australia

    (shc/fdl)

  • Dolar AS Loyo ke Level Rp 16.270 Pagi Ini

    Dolar AS Loyo ke Level Rp 16.270 Pagi Ini

    Jakarta

    Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini. Mata uang Paman Sam berada pada level Rp 16.200-an.

    Dikutip dari data Bloomberg, Rabu (11/6/2025), sekitar pukul 09.25 WIB, nilai tukar dolar AS turun 4,50 poin atau 0,03% dari penutupan perdagangan sebelumnya. Dolar AS bertengger pada level Rp 16.270.

    Selanjutnya, pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang Asia lainnya juga cenderung melemah. Dolar AS terpantau menguat 0,20% terhadap won Korea Selatan. Namun, terhadap peso Filipina, dolar AS menguat sebesar 0,01% serta melemah pada dolar baru Taiwan 0,14%.

    Nilai tukar dolar AS juga menguat terhadap ringgit Malaysia 0,02%. Sementara itu, terhadap mata uang yen Jepang naik 0,09%. Lalu terhadap dolar Hong Kong menguat 0,01%.

    Nilai dolar AS melemah terhadap rupee India 0,02%. Dolar AS menguat terhadap baht Thailand 0,15%, serta terhadap mata uang yuan China menguat 0,01%.

    (rea/rrd)

  • GAC AION Rakitan Purwakarta Bakal Diekspor

    GAC AION Rakitan Purwakarta Bakal Diekspor

    Purwakarta

    Mobil asal China GAC AION resmi dirakit secara lokal di Purwakarta. Tak hanya buat memenuhi permintaan di pasar domestik, mobil GAC AION rakitan dalam negeri ini juga bakal diekspor ke sejumlah negara.

    “Jadi Indonesia ini pasar yang penting sekali bagi GAC. Pabrik ini bukan hanya memenuhi permintaan pasar Indonesia, tapi pabrik yang di-increase untuk pasar ekspor juga,” buka President of GAC International Wei Haigang di Purwakarta, Selasa (10/6/2025).

    Lanjut Wei Haigang menambahkan, mobil-mobil GAC AION yang dirakit di Purwakarta berpotensi di ekspor ke sejumlah negara di Asia Tenggara dan juga berpotensi dikirim ke negara Afrika seperti South Africa.

    “Kami akan menggunakan tenaga kerja Indonesia untuk membuat kendaraan untuk ekspor ke negara-negara Asia, termasuk Australia,” tambah Wei Haigang. Saat ini, pabrik GAC-Indomobil di Purwakarta memiliki sekitar 300 pekerja.

    Diketahui pabrik perakitan GAC AION ini dibangun oleh mitra lokal, Indomobil Group, melalui anak perusahaan PT National Assemblers (NA). Pabrik perakitan ini bisa menghasilkan hingga 20 ribu unit mobil per tahunnya.

    Seluruh pengoperasian perakitan diklaim mengadopsi sistem manufaktur canggih dari NEV Lighthouse Factories GAC di Tiongkok, dengan 100% konektivitas data di seluruh proses produksi. Hal ini disebut memungkinkan kontrol kualitas yang presisi, serta efisiensi operasional yang tinggi.

    Nantinya, lebih dari empat jenis kendaraan akan diproduksi di sini, termasuk sedan, SUV, dan MPV. Bahkan, untuk menjawab Indonesia, GAC dan Indomobil akan memenuhi kebutuhan pasar dengan menghadirkan model MPV 7-seater.

    Proses pergantian lini produksi dapat dilakukan hanya dalam waktu 30 menit, hal ini memungkinkan produksi yang cepat dan responsif. Kapasitas yang ada saat ini pun mampu memproduksi kendaraan dengan perhitungan 3 JPH (Jobs Per Hour) dan akan ditingkatkan menjadi 5 JPH.

    (lua/din)

  • Bos Teknologi China Sindir Amerika, Mengaku Tidak Hebat

    Bos Teknologi China Sindir Amerika, Mengaku Tidak Hebat

    Jakarta, CNBC Indonesia – Huawei tetap optimistis di tengah ancaman kontrol ekspor yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS). CEO Ren Zhengfei meyakinkan untuk tidak perlu khawatir terkait hal tersebut.

    “Tidak perlu khawatir soal masalah chip,” kata Ren, dikutip dari Reuters, Selasa (10/6/2025).

    Dia mengakui bahwa chip Huawei tidak sehebat yang dibicarakan, bahkan tidak mencapai level kehebatan milik AS.

    “Amerika Serikat melebih-lebihkan pencapaian Huawei. Huawei tidak sehebat itu. Kami harus bekerja keras mencapai evaluasi mereka,” jelasnya.

    Ren mengatakan chip perusahaannya memang tertinggal satu generasi dari produsen AS. Namun pihaknya berhasil menemukan cara meningkatkan kinerja chip.

    Huawei diketahui mengeluarkan 180 miliar yuan untuk melakukan penelitian. Jawabannya terletak pada chip majemuk (compound chip) yakni chip dari berbagai elemen.

    “Chip tunggal kami tertinggal satu generasi dari AS. Kami menggunakan matematika melengkapi ilmu fisika, hukum non-Moore melengkapi hukum Moore dan komputasi klaster melengkapi chip tunggal dan hasilnya mencapai kondisi praktis. Software bukan menjadi hambatan untuk kami,” kata Ren.

    Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS mengumumkan penggunaan chip Ascend dari Huawei akan melanggar aturan kontrol ekspor. Chip tersebut bersaing dengan raksasa AS Nvidia, yang menjadi pemimpin dalam chip AI.

    Sementara itu, Huawei telah meluncurkan AI CloudMatrik 384 pada bulan April. Ini merupakan sistem penghubung 384 chip Ascend 910C pada kluster yang bisa digunakan untuk melatih model AI.

    Sejumlah analis mengatakan sistem Huawei bisa mengungguli sistem milik Nvidia GB200 NVL72 pada beberapa metrik.

    (dem/dem)

  • Negosiasi AS-China Sepakati Rencana Redakan Tensi Perang Dagang

    Negosiasi AS-China Sepakati Rencana Redakan Tensi Perang Dagang

    Bisnis.com, JAKARTA – AS dan China meredakan ketegangan perdagangan setelah menyetujui kesepakatan awal tentang cara menerapkan konsensus yang dicapai kedua belah pihak di Jenewa, kata negosiator kedua belah pihak. 

    Meskipun rincian lengkap kesepakatan mereka belum tersedia, negosiator AS mengatakan mereka benar-benar berharap bahwa masalah seputar pengiriman mineral tanah jarang dan magnet akan terselesaikan dengan penerapan kerangka kerja.

    “Kami telah mencapai kerangka kerja untuk melaksanakan konsensus Jenewa,” kata Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick kepada wartawan di London dikutip dari Bloomberg, Rabu (11/6/2025).

    Delegasi AS dan China sekarang akan membawa usulan tersebut kembali ke pemimpin masing-masing, kata kepala negosiator perdagangan China Li Chenggang, setelah dua hari diskusi yang berlangsung hampir 20 jam di sebuah rumah besar bergaya Georgia di dekat Istana Buckingham.

    “Setelah presiden menyetujuinya, kami akan berusaha untuk menerapkannya,” imbuh Lutnick.

    Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer mengatakan tidak ada pertemuan lain yang dijadwalkan, tetapi menambahkan bahwa pihak Amerika dan China sering berunding dan dapat melakukannya kapan pun mereka membutuhkannya.

    Pembicaraan di London dilakukan atas desakan pemerintahan Trump untuk memperkuat janji yang dibuat pemerintah China untuk mempermudah pengiriman tanah jarang selama pembicaraan dagang bulan lalu di Jenewa, yang menghasilkan gencatan senjata tarif.

    Perselisihan mengenai ekspor mineral penting memicu kembali konflik ekonomi terbuka antara AS dan China dan meningkatkan prospek bahwa kesepakatan baru mereka dapat gagal, yang akan menimbulkan ancaman baru bagi ekonomi dunia.

    Lutnick menambahkan, pihaknya berharap bahwa topik mineral dan magnet tanah jarang yang berkaitan dengan Amerika Serikat akan diselesaikan dalam implementasi kerangka kerja ini.

    “Juga, ada sejumlah tindakan yang dilakukan Amerika Serikat ketika tanah jarang tersebut tidak datang. Anda seharusnya mengharapkan hal itu akan terjadi, seperti yang dikatakan Presiden Trump, dengan cara yang seimbang. Ketika mereka menyetujui lisensi, maka Anda seharusnya mengharapkan bahwa implementasi ekspor kami juga akan menurun,” ujar Lutnick

    Sementara itu, Greer menambahkan, dalam delapan tahun pengalamannya bernegosiasi dengan China, dirinya tidak pernah mengadakan pertemuan di mana mereka tidak ingin membicarakan kontrol ekspor.

  • Menkeu Bessent dan Kevin Wars jadi Kandidat Bos The Fed Gantikan Jerome Powell

    Menkeu Bessent dan Kevin Wars jadi Kandidat Bos The Fed Gantikan Jerome Powell

    Bisnis.com, JAKARTA – Nama Menteri Keuangan AS Scott Bessent digadangkan sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) menggantikan Jerome Powell. Seperti diketahui, Powell akan berakhir masa jabatannya pada Mei 2026 mendatang.

    Melansir Bloomberg pada Rabu (11/6/2025) semakin banyak penasihat di dalam dan luar pemerintahan Trump yang mendorong nama Bessent untuk menjabat sebagai ketua Federal Reserve berikutnya.

    Presiden Donald Trump mengatakan bahwa dia akan menunjuk pengganti Powell dengan segera. Adapun, daftar kandidat yang dipertimbangkan termasuk Kevin Warsh, mantan pejabat Fed yang diwawancarai Trump untuk peran menteri Keuangan pada November 2024, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. 

    Namun, Bessent yang memimpin upaya Trump untuk memulai ekonomi AS dengan perubahan besar pada perdagangan, pajak, dan regulasi sekarang juga menjadi salah satu pesaing untuk jadi bos the Fedk. Sumber Bloomberg yang meminta anonimitas menyebut wawancara formal untuk posisi tersebut belum dimula.

    “Saya memiliki pekerjaan terbaik di Washington [sebagai Menteri Keuangan}. Presiden akan memutuskan siapa yang terbaik untuk ekonomi dan rakyat Amerika,” kata Bessent menanggapi kabar tersebut.

    Sementara itu, seorang pejabat senior pemerintahan, yang berbicara dengan syarat anonim, membantah laporan tersebut tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

    Sebagai kepala Departemen Keuangan, Bessent secara tradisional akan memainkan peran kunci dalam proses pencarian dan wawancara untuk ketua Fed berikutnya. Tidak jelas apakah dia akan mengundurkan diri saat Trump mulai membuat keputusannya.

    “Mengingat besarnya kepercayaan dan keyakinan yang dimiliki komunitas keuangan global terhadap Scott Bessent, dia adalah kandidat yang jelas,” kata Tim Adams, presiden dan CEO Institute of International Finance. 

    Adams menilai, Bessent adalah kandidat Kuda hitam untuk menjabat sebagai Ketua The Fed. Dia menambahkan bahwa Warsh — yang menjabat sebagai gubernur di dewan Fed dari 2006 hingga 2011 — juga akan menjadi pilihan yang baik.

    Ketika ditanya secara khusus tentang Warsh, Trump berkata bahhwa Warsh sangat dihormati.

    Bessent telah menjadi orang terdepan dalam negosiasi kesepakatan perdagangan China, yang merupakan pakta terpenting yang ingin dibentuk presiden sebagai bagian dari upayanya untuk membentuk kembali lanskap perdagangan global.

    “Scott Bessent membuktikan bahwa ia dapat melaksanakan agenda Presiden Trump selama enam bulan pertama yang sangat bergejolak,” kata Steve Bannon, mantan kepala strategi Gedung Putih dan penasihat luar presiden. 

    Bannon melanjutkan, Bessent bukan hanya orang penting di kabinet, tetapi juga orang yang dapat diandalkan untuk pasar modal global.

    Trump yang pertama kali menominasikan Powell untuk jabatan tersebut pada tahun 2017, secara teratur mengeluh bahwa kepala Fed terlalu enggan untuk menurunkan bunga. Trump mendorong Powell untuk menurunkan suku bunga dalam pertemuan Gedung Putih bulan lalu. 

    Powell dan pejabat Fed telah mempertahankan suku bunga tetap pada 2025, dengan alasan pendekatan kebijakan yang sabar adalah hal yang tepat di tengah ketidakpastian ekonomi yang disebabkan oleh perluasan dan evolusi penggunaan tarif oleh Trump. 

    Para pembuat kebijakan Fed mengatakan mereka memperkirakan tarif yang diumumkan akan membebani pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan inflasi.

    Siapa pun yang disetujui Senat untuk jabatan tersebut harus membuktikan kepada dunia bahwa independensi Fed dari campur tangan politik tetap utuh. Trump telah mengatakan berkali-kali bahwa Powell melakukan kesalahan dengan tidak menurunkan suku bunga.

    Sebelumnya, Trump juga mengatakan bahwa ia harus memiliki suara dalam keputusan suku bunga, yang menimbulkan pertanyaan apakah pasar akan melihat pilihan berikutnya bergantung padanya.

    Adams menambahkan, Bessent atau Warsh akan diberi keuntungan dari keraguan dari komunitas keuangan bahwa mereka akan menjaga independensi otoritas penetapan suku bunga Fed.

    Sementara itu, ekonom dan sekutu Trump, Arthur Laffer mengatakan Bessent luar biasa, tetapi dia sudah memiliki pekerjaan. Dia juga menyebut, spesialisasi Bessent bukanlah kebijakan moneter.

    “Seperti yang saya katakan kepada presiden, saya pikir Kevin Warsh sangat cocok untuk pekerjaan itu,” katanya.

    Kandidat lain yang namanya sebelumnya telah diajukan untuk ketua Fed termasuk Kevin Hassett, direktur Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Christopher Waller, seorang gubernur Fed, dan mantan Presiden Bank Dunia David Malpass.

  • Rencana Ilmuwan China Manfaatkan Atmosfer Mars untuk Pembangkit Listrik

    Rencana Ilmuwan China Manfaatkan Atmosfer Mars untuk Pembangkit Listrik

    Para peneliti dari Universitas Sains dan Teknologi Cina (USTC) telah mengusulkan ide baru untuk menggunakan atmosfer Mars sebagai media pembangkit listrik. Dibandingkan dengan penggunaan gas langka helium dan xenon sebagai medium, penelitian oleh para peneliti USTC telah menunjukkan bahwa jika atmosfer Mars, yang lebih dari 95 persennya adalah karbon dioksida, berfungsi sebagai medium.

    Para peneliti juga mempelajari cara menggunakan atmosfer Mars untuk menyimpan energi listrik, dan memunculkan konsep inovatif “baterai Mars”. Baterai Mars menggunakan zat aktif di atmosfer Mars sebagai bahan bakar reaktif untuk menghasilkan listrik dan menyediakan energi bagi wahana antariksa dan pangkalan Mars.

    >Klik ini untuk cari tau informasi lain seputar Mars, detikers.

  • Negosiasi AS-China Alot, Delegasi Berunding Hingga Malam

    Negosiasi AS-China Alot, Delegasi Berunding Hingga Malam

    Bisnis.com, JAKARTA – Pembicaraan antara AS dan China berpotensi berlanjut hingga memasuki hari ketiga di London seiring belum disepakatinya sejumlah poin krusial seperti ekspor teknologi dan industri utama. Kondisi ini membuat  dengan pasar keuangan gelisah.

    Melansir Bloomberg pada Rabu (11/6/2025), Amerika Serikat yang menurunkan Menteri Keuangan Scott Bessent bertemu dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng hingga Selasa malam waktu setempat. Keduanya memimpin langsung detail rincian teknis kesepakatan.

    Anggota delegasi AS dan China kembali ke Lancaster House, sebuah rumah besar bergaya Georgia di dekat Istana Buckingham yang menjadi lokasi pertemuan, tepat setelah pukul 8 malam waktu setempat dan melanjutkan pembicaraan, yang dimulai sekitar pukul 10:40 pagi. Kedua belah pihak beristirahat sekitar pukul 5:30 sore.

    “Kami akan mencoba menyelesaikan semuanya, jadi itulah tujuannya. Saya pikir kami sedang menangani semua jenis masalah perdagangan dan saya pikir pembicaraan berjalan dengan sangat, sangat baik,” kata Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick kepada wartawan.

    Sementara itu, ketika ditanya apakah negosiasi akan berakhir pada hari Selasa, Lutnick tidak menutup kemungkinan bahwa pembicaraan dapat berlanjut hingga Rabu waktu setempat, atau hari ketiga negosiasi

    “Jika memang diperlukan, kami akan berada di sini besok, tetapi saya berharap negosiasi ini berakhir malam ini,” ujar Lutnick.

    Pasar obligasi dan mata uang memantau pembicaraan tersebut dengan saksama untuk mendapatkan petunjuk tentang potensi dampak ekonomi. Saham AS naik ke level tertinggi sesi setelah pernyataan Lutnick.

    Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Senin bahwa Negosiasi dengan China tidak mudah, seraya menambahkan bahwa dia hanya mendapatkan laporan yang bagus dari sesi hampir tujuh jam hari itu. Bessent mengatakan setelah hari pertama mereka mengadakan pertemuan yang bagus.

    Masalah utama minggu ini adalah menetapkan kembali ketentuan perjanjian yang dicapai di Jenewa bulan lalu, di mana AS memahami bahwa China akan mengizinkan lebih banyak pengiriman tanah jarang untuk mencapai pelanggan Amerika. Pemerintahan Trump menuduh Beijing bergerak terlalu lambat, yang mengancam kekurangan di sektor manufaktur dalam negeri.

    Sebagai balasannya, pemerintahan Trump siap mencabut serangkaian tindakan baru-baru ini yang menargetkan perangkat lunak desain chip, suku cadang mesin jet, bahan kimia, dan material nuklir, kata orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Banyak dari tindakan tersebut diambil dalam beberapa minggu terakhir saat ketegangan meningkat antara AS dan China.

    Kemenangan bagi China

    Dexter Roberts, peneliti senior nonresiden di Global China Hub milik Atlantic Council mengatakan, keputusan AS untuk mencabut sebagian kendali teknologi akan sangat dipandang sebagai kemenangan bagi China. Dia menambahkan kemungkinan mencabut kendali apa pun tampaknya hampir tidak terpikirkan hingga baru-baru ini.

    Sebulan yang lalu, Beijing dan Washington sepakat untuk melakukan gencatan senjata selama 90 hari hingga pertengahan Agustus dalam tarif yang melumpuhkan mereka untuk memberi waktu guna menyelesaikan banyak perselisihan perdagangan mereka — mulai dari tarif hingga kontrol ekspor.

    Pada saat yang sama, tim perdagangan Trump tengah berjuang untuk mengamankan kesepakatan bilateral dengan India, Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara lain yang berlomba-lomba untuk melakukannya sebelum 9 Juli, ketika tarif timbal balik presiden AS naik dari dasar 10% saat ini ke tingkat yang jauh lebih tinggi yang disesuaikan untuk setiap mitra dagang.

    Sementara itu, Presiden China Xi Jinping pada Selasa mengadakan percakapan telepon pertamanya dengan Presiden Korea Selatan yang baru terpilih Lee Jae-myung dan menyerukan kerja sama untuk menjaga multilateralisme dan perdagangan bebas. 

    “Kita harus memperkuat kerja sama bilateral dan koordinasi multilateral, bersama-sama menjaga multilateralisme dan perdagangan bebas, serta memastikan stabilitas dan kelancaran rantai industri dan rantai pasokan global dan regional,” kata Xi, menurut laporan CCTV.

  • Timnas Indonesia Dibantai Jepang 0-6, Netizen Sindir Jam Rolex Prabowo

    Timnas Indonesia Dibantai Jepang 0-6, Netizen Sindir Jam Rolex Prabowo

    Jakarta

    Timnas Indonesia menutup perjuangan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan kekalahan telak 0-6 dari Jepang. Pertandingan yang digelar di Suita City Football Stadium, Osaka, pada Selasa (10/6/2025) sore WIB ini menjadi sorotan netizen, tak hanya karena skor besar, tetapi juga candaan terkait hadiah jam Rolex yang diberikan Presiden Prabowo Subianto kepada para pemain.

    Jepang, yang sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026, tampil tanpa ampun sejak menit awal. Samurai Biru menguasai 71% penguasaan bola, melepaskan 21 tembakan dengan 12 di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Timnas Indonesia gagal menciptakan satu pun peluang berarti. Gol-gol Jepang dicetak oleh Daichi Kamada (15′, 45+6′), Takefusa Kubo (19′), Ryoya Morishita (55′), Shuto Machino (58′), dan Mao Hosoya (80′).

    Kekalahan telak ini memicu beragam reaksi di media sosial, khususnya di platform X. Banyak netizen menyayangkan performa Timnas Indonesia, dengan beberapa menyoroti transisi dan positioning yang buruk.

    Namun, sorotan unik justru tertuju pada candaan tentang jam Rolex yang diberikan Presiden Prabowo kepada para pemain usai kemenangan 1-0 atas China pada 5 Juni 2025. Hadiah tersebut, yang diperkirakan bernilai Rp250 juta per unit, menjadi bahan guyonan.

    Seperti diketahuio. sebelum laga melawan Jepang, Presiden Prabowo sempat mengundang Timnas Indonesia untuk makan siang di kediamannya sebagai bentuk apresiasi atas kemenangan melawan China. Dalam unggahan di akun X @prabowo, ia menyatakan harapannya agar para pemain terus menjaga solidaritas dan semangat juang. Para pemain Timnas diberikan jam Rolex, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan jam tersebut dibeli menggunakan dana pribadi Prabowo, bukan anggaran negara.

    Saking banyaknya candaan soal Rolex, membuat nama brand jam mewah ini menghiasi daftar trending topic. Berikut rangkumannya:

    “Rolex dibalikin g pak???,” tanya @puspapra.

    “Tenang bang setelah kalah dari Jepang, akan diganti Rolex nya dengan Seiko 5 made in Japan untuk mengenang kekalahan setengah lusin,” ujar @Heri1015167.

    “Coba tuh rolex dikasihnya pas kelar laga lawan Jepun,,, berasa banget efeknya….Bs jd hsl score kgk 6:0…. beda tipis lah 1:0 gtoh..,” kata @rushbye.

    “Habis kalah begini dapet jam Rolex atau casio pak?” tanya @looppyyn.

    “Efek jam rolex jalan jd miring krn keberatan pake jamnya,” kata @Putrabertuah.

    “Jepang mw ngasih pelajaran sm Indonesia bahwa timnas bagus itu ngga dibentuk dlm wkt singkat tp ada yg namanya proses dan itu dimulai dr membangun kompetisi yg bagus pendidikan pemain muda yg keren, lah ini blm kmn2 aja udh jam rolex joget2 kyk udh jd juara dunia,” ungkap
    @bebas_175.

    “kabarnya di jam rolex udh disabotase asing ditaro radiasi yg bikin pemain lemes,” canda @Thesenuttzz.

    “Semoga Jam tangan Rolex jadi program nasional seperti makan gratis dan berlaku untuk seluruh rakyat Indonesia agar selalu ingat untuk memanfaatkan waktu dg sebaik mungkin,” usul @pupupapah2000.

    (afr/afr)

  • GAC AION Resmikan Pabrik Perakitan di Indonesia, Siap Dorong Produksi Mobil Listrik Nasional

    GAC AION Resmikan Pabrik Perakitan di Indonesia, Siap Dorong Produksi Mobil Listrik Nasional

    JAKARTA – GAC AION semakin serius menggarap pasar otomotif Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan mulai beroperasinya pabrik perakitan lokal yang dibangun melalui kerja sama dengan Indomobil Group lewat PT National Assemblers (NA).

    Mengusung konsep “Lighthouse Factory”, pabrik ini hadir sebagai simbol manufaktur cerdas berbasis teknologi tinggi, ramah lingkungan, dan terintegrasi secara digital. Kehadirannya dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang, khususnya di segmen kendaraan listrik murni (EV).

    Sejalan dengan filosofi GAC yaitu “percepatan produksi dan pengembangan bertahap”, pabrik ini mengedepankan proses produksi yang fleksibel, efisien, dan berstandar global. GAC optimistis, fasilitas ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.

    Dalam satu tahun terakhir, GAC bersama Indomobil telah memperkenalkan sejumlah model EV seperti AION Y Plus, AION V, dan Hyper HT. Kini, dengan diresmikannya pabrik perakitan ini, GAC menegaskan komitmen jangka panjangnya lewat slogan “Datang ke Indonesia, Untuk Indonesia”, sejalan dengan strategi global One GAC 2.0.

    “Indonesia merupakan pasar kunci dalam ekspansi global GAC. Dengan beroperasinya pabrik milik PT National Assemblers, kami ingin berkontribusi lebih dalam pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas industri, serta transformasi mobilitas berkelanjutan di Indonesia,” ujar President of GAC International Wei Haigang, saat peresmian pabrik.

    AION V Jadi Model Pertama yang Dirakit Lokal

    Model pertama yang akan dirakit secara lokal adalah AION V, SUV listrik modern dengan fitur canggih yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat urban. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam mendukung target pemerintah untuk menekan emisi karbon sekaligus mempercepat pengembangan ekosistem EV nasional.

    “Kami bangga bisa menjadi bagian dari masa depan otomotif Indonesia. Pabrik ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk tumbuh bersama Indonesia — menciptakan lapangan kerja, serta mentransfer teknologi dan pengetahuan,” tambah Haigang.

    Seluruh proses perakitan mengadopsi sistem manufaktur pintar dari NEV Lighthouse Factories milik GAC di Tiongkok. Semua lini produksi terhubung 100 persen secara digital, memungkinkan efisiensi tinggi dan pengendalian kualitas yang presisi.

    Siap Produksi 4 Model, Termasuk Mobil 7-Seater

    Pabrik ini dirancang fleksibel untuk merakit lebih dari empat model kendaraan, mulai dari sedan, SUV, hingga MPV. Bahkan, GAC dan Indomobil telah menyiapkan model dengan konfigurasi tujuh tempat duduk guna memenuhi kebutuhan pasar Indonesia.

    Menariknya, pergantian lini produksi hanya memerlukan waktu 30 menit, memungkinkan proses yang cepat dan responsif. Saat ini, kapasitas pabrik mencapai 3 unit per jam (JPH) dan akan ditingkatkan menjadi 5 JPH seiring pertumbuhan permintaan.

    Pada tahap awal, kapasitas produksi mencapai 20.000 unit per tahun, dan akan dikembangkan menjadi 50.000 unit per tahun dalam beberapa tahun ke depan, guna memenuhi pasar domestik maupun ekspor.

    Tak hanya mobil listrik murni (EV), pabrik ini juga akan mendukung perakitan kendaraan hybrid (HEV dan PHEV) sesuai perkembangan strategi produk GAC di masa depan.