Negara: Republik Rakyat Cina

  • Dunia Lagi Kacau, Luhut Siapkan Rencana Khusus buat Prabowo

    Dunia Lagi Kacau, Luhut Siapkan Rencana Khusus buat Prabowo

    Jakarta

    Dewan Ekonomi Nasional (DEN) sedang menggodok rekomendasi untuk Presiden Prabowo Subianto dalam merespons pergolakan yang terjadi di perekonomian global. Hal ini termasuk dengan perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China, menyusul pengumuman tarif resiprokal pada 2 April silam.

    Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pihaknya akan segera menggelar rapat internal untuk menyusun rekomendasi tersebut. Hal ini termasuk dengan langkah RI merespons kondisi ketegangan antara dua negara ekonomi besar dunia itu hingga proyeksi dampaknya ke Indonesia.

    “Bagaimana kita menanggapi apa yang terjadi di AS dan apa yang terjadi di China? Seberapa besar dampaknya terhadap ekonomi Indonesia? Jadi menurut saya ini adalah rekomendasi yang sedang kami persiapkan untuk Presiden (Prabowo),” kata Luhut, dalam acara International Conference on Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (12/6/2025).

    Luhut mengatakan, saat ini AS sedang mengalami ketidakstabilan. Namun demikian, China juga mengalami berbagai permasalahan sehingga kondisi dunia ke depannya akan semakin sulit untuk diprediksi.

    “Sangat sulit untuk diprediksi. Tetapi kita harus mempersiapkan skenario terburuk dan terbaik untuk menanggapi situasi ini,” ujarnya.

    Di sisi lain, negara-negara kawasan Eropa juga mengalami kondisi serupa. Luhut menyebut, pertumbuhan ekonominya terpantau melemah. Ditambah lagi, diprediksi AS juga akan mengurangi intensitas kerja samanya di sana.

    Pada saat yang bersamaan, Eropa juga menghadapi masalah dengan Rusia. Kondisi tersebut semakin menambah gejolak dalam dinamika perekonomian global.

    Meski demikian, menurutnya kondisi ekonomi Indonesia saat ini terbilang masih tetap tangguh di tengah ketegangan perdagangan global. Namun ia mengingatkan, apabila mau mencapai pertumbuhan ekonomi hingga 8% di tahun 2029, Indonesia harus konsisten mempertahankan angka pertumbuhan di atas 5%.

    “Kita harus menjaga pertumbuhan kita di atas 5% untuk mencapai 8-9% pada tahun 2029. Pertanyaannya apakah ini bisa dilakukan atau tidak. Saya bisa bilang ya, bisa dilakukan. Tapi kita harus bekerja sama, detail. Tidak bisa hanya memberi instruksi, tapi kita tidak masuk ke detail ke dalam proyek,” kata dia.

    Tonton juga Video: BI Sebut Daya Tahan Ekonomi RI Lebih Tinggi Dibanding AS-China

    (shc/fdl)

  • Luhut Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sentuh 8% pada 2028 – Page 3

    Luhut Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sentuh 8% pada 2028 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Kepala Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu mencapai 8 persen pada 2028.

    Proyeksi tersebut datang menyusul laporan International Monetary Fund (IMF) yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 4,7 persen untuk tahun 2025.

    Luhut menuturkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi satu instrumen pendukung pertumbuhan ekonomi untuk mencapai 8 persen.

    “Kalau kita konsisten menurut hemat saya angka itu di 2028, 2029, 2030 itu masih bisa tercapai,” kata Luhut di sela-sela kegiatan ICI 2025 di JICC Senayan, Jakarta, Kamis (12/6/2025).

    Menurut Luhut, pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen juga dapat dicapai dengan pengembangan beberapa komoditas salah satunya kemenyan. Ia melihat, komoditas ini memiliki pasar yang cukup luas besar di tingkat global.

    “Market sizenya USD 23 miliar, orang bisa bicara parfum, semua di sana,” beber Luhut.

    Adapun peluang dari komoditas laut yaitu lobster, abalone sampai rumput laut. 

    Terkait rumput laut, Luhut mengungkapkan, sudah ada beberapa investor yang berminat kepada komoditas tersebut termasuk Danantara.

    “Saat ini sudah datang dari pemerintah sendiri yakni Danantara, melihat ini, tinggal menunggu hasil studi yang dibuat oleh Berkeley University dengan Indonesia yang tadi saya sebut di Buleleng dan di Lombok, serta dengan pihak dari China,” terangnya.

  • Mantan Penasihat Presiden AS Ungkap Fakta Mengejutkan Donald Trump

    Mantan Penasihat Presiden AS Ungkap Fakta Mengejutkan Donald Trump

    Jakarta, CNBC Indonesia-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengejutkan dunia setelah mengumumkan kebijakan tarif impor. Tak sedikit menganggapnya sebagai sosok yang mengusung proteksionisme pada perdagangan.

    Ekonom Senior asal Amerika Serikat Arthur Laffer yang juga pernah menjadi orang terdekat Trump membantah pandangan tersebut. Menurutnya justru Trump akan membuka jalan menuju perdagangan yang lebih bebas.

    “Penilaian saya adalah Donald Trump memberlakukan tarif dan bersikap proteksionis dalam upaya untuk mendorong China dan negara-negara lain agar mau bernegosiasi menuju perdagangan yang lebih bebas,” kata Laffer saat berbincang dengan CNBC Indonesia.

    Proteksionisme menjadi kekhawatiran banyak negara saat ini. Padahal sikap negara yang saling membatasi impor dan ekspor barang dan jasa dipastikan berujung pada kerugian.

    “Jika proteksionisme terus berlanjut, itu akan menyebabkan kemerosotan ekonomi. Kami memiliki banyak pengalaman yang menunjukkan bahwa proteksionisme tidak membawa kemakmuran, justru sebaliknya,” terangnya.

    Laffer menceritakan ketika AS pada 1930 memberlakukan tarif Smoot-Hawley pada produk pertanian dan manufaktur yang bertujuan melindungi industri dalam negeri. AS justru mendapatkan balasan dari negara lain yang berujung pada depresi besar.

    Begitu juga pada 1970 dalam rangka memperbaiki neraca perdagangan yang defisit. Hasilnya justru adalah ekonomi yang terus memburuk.

    “Sebaliknya, kita memiliki John F. Kennedy, yang menurunkan tarif dan tidak terlalu proteksionis, mendukung perdagangan bebas. Ronald Reagan dan juga Bill Clinton mendukung perdagangan bebas. Kita bisa melihat kemakmuran yang terjadi,” ujar Dewan Penasihat Kebijakan Ekonomi Presiden Ronald Reagan tersebut.

    Setelah Trump mengumumkan kebijakan tarif baru, banyak negara membuka ruang komunikasi. Termasuk China yang bersedia melakukan negosiasi meskipun awalnya sempat berbalas tarif. Laffer melihat ekonomi yang lebih baik dalam beberapa tahujn ke depan.

    “Saya pikir, yang akan terjadi sekarang adalah semakin banyak negara yang akan menurunkan tarif, mengurangi hambatan proteksionis seperti hambatan non-tarif dan kuota. Ini akan menghasilkan rantai pasokan yang jauh lebih baik, kerja sama internasional yang lebih kuat, dan integrasi ekonomi,” paparnya.

    (mij/mij)

    [Gambas:Video CNBC]

  • IHSG Berfluktuasi karena Aksi Profit Taking

    IHSG Berfluktuasi karena Aksi Profit Taking

    Jakarta, Beritasatu.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif pada perdagangan Kamis (12/6/2025) pagi. IHSG sempat dibuka di zona merah, kemudian menguat sesaat, lalu kembali melemah seiring berjalannya perdagangan. Ketidakstabilan ini mencerminkan aksi ambil untung (profit taking) yang terjadi di beberapa sektor utama.

    Sektor teknologi memimpin pelemahan dengan koreksi 1,21%, disusul sektor infrastruktur yang turun 0,55%. Pergerakan variatif juga terlihat di indeks sektoral lainnya.

    Analis Riset Ekuitas MNC Sekuritas, Christian Sitorus menjelaskan IHSG berpotensi menguji level resisten di 7.240. Apabila mampu menembus level tersebut, maka target selanjutnya berada di kisaran 7.263 hingga 7.355.

    “Kemungkinan terburuknya, apabila IHSG break support di 7.136, maka IHSG bisa menuju ke 7.065 sampai dengan 7.000. Kalau kita lihat katalis yang ada, seperti sektor infrastruktur dan teknologi yang turun, sepertinya ada aksi taking profit dari kedua sektor tersebut. Sementara itu, sektor-sektor yang menguat dipengaruhi oleh sentimen positif kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok,” ungkap Christian kepada Beritasatu.com, Kamis (12/6/2025).

    Lebih lanjut, Christian mengingatkan investor untuk mencermati betul sentimen kesepakatan dagang antara AS dan Tiongkok. Sebab, meskipun investor global cenderung optimistis dengan hasil perundingan yang berlangsung di London tersebut, nyatanya hingga kini belum ada hasil keputusan yang resmi antara kedua negara. Menurut Christian, banyak kemungkinan yang dapat terjadi di depan mata. 

    Di sisi lain, Christian menyebut saham sektor emas dapat menjadi andalan investor di saat pasar diterpa ketidakpastian saat ini. 

    “Harga emas berpotensi melanjutkan penguatan, terutama apabila The Fed memangkas suku bunga pada Juni atau Juli tahun ini,” tambah Christian. 

    Sebagai informasi, pergerakan IHSG hari ini dipengaruhi oleh beberapa saham yang menduduki jajaran top value hari ini, yakni BUMI menguat 7.58%, BRMS menguat 2.07%, dan TOBA terapresiasi 16.43%. Di sisi lain, saham saham penyumbang transaksi terbesar yang justru melemah pada hari ini adalah BMRI melemah 0.48%, PGAS terkoreksi 9.81%, dan MBMA turun 2.09%. 

  • Wujud Mobil Listrik Mungil Chery yang Harganya Rp 130 Jutaan

    Wujud Mobil Listrik Mungil Chery yang Harganya Rp 130 Jutaan

    Foto Oto

    Septian Farhan Nurhuda, Doc. Carnewschina – detikOto

    Kamis, 12 Jun 2025 10:49 WIB

    Jakarta – Produsen mobil asal China, Chery meluncurkan Chery QQ Domi untuk konsumen domestik. Kendaraan listrik tersebut dibanderol sangat murah, yakni mulai Rp 130 juta!

  • AS dan China dekati kesepakatan dagang, IHSG berpotensi menguat

    AS dan China dekati kesepakatan dagang, IHSG berpotensi menguat

    Arsip foto – Seorang pekerja melihat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (28/6/2024). (ANTARA FOTO/Erlangga Brega.)

    AS dan China dekati kesepakatan dagang, IHSG berpotensi menguat
    Dalam Negeri   
    Editor: Novelia Tri Ananda   
    Kamis, 12 Juni 2025 – 10:25 WIB

    Elshinta.com – Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat pada perdagangan Kamis (12/06), seiring dengan negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China telah mendekati kesepakatan.

    “Diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran level 7.170 sampai 7.270,” ujar Ratna di Jakarta, Kamis.

    Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pemerintahannya telah mencapai kesepakatan dengan China. Trump mengatakan AS akan mendapatkan akses ke mineral tanah jarang dan magnet dari China, sementara mahasiswa China akan diizinkan untuk menggunakan perguruan tinggi AS.

    Tarif AS akan berjumlah 55 persen untuk barang-barang China, sementara bea masuk China untuk barang-barang AS akan sebesar 10 persen.

    Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan bahwa pakta terbaru akan dirilis ke publik. Saat ini fokus utamanya yaitu apakah China akan melakukan pengiriman kembali mengenai mineral tanah jarang yang mereka miliki agar Trump membukakan akses tersebut ke China.

    Di sisi lain, kesepakatan tersebut masih bisa dibatalkan yang membuat ketidakpastian tetap masih ada namun berkurang. Dari pihak China, Kepala Negosiator Perdagangan China Li Chenggang hanya mengatakan bahwa kesepakatan yang telah dibuat dapat mendukung kembali munculnya kepercayaan.

    Sementara itu, data inflasi AS periode Mei 2025 tercatat sebesar 2,4 persen year on year (yoy) dari sebelumnya 2,3 persen (yoy) di April 2025, namun lebih rendah dari perkiraan 2,5 persen (yoy). Data itu membuat peluang penurunan suku bunga bank sentral AS The Fed pada September 2025 meningkat.

    Bank Dunia secara tajam memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global karena ketidakpastian perdagangan sebagai faktor utama. Bank Dunia memperkirakan ekonomi global hanya akan tumbuh sebesar 2,3 persen pada 2025, dari proyeksi sebelumnya sebesar 2,7 persen.

    Dari kawasan Eropa, Inggris (12/6) akan merilis data GDP bulan April 2025 yang diperkirakan minus 0,1 persen month to month (mtm) dari sebelumnya 0,2 persen (mtm) di Maret 2025. Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) akan merilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang diperkirakan masih akan berada di level optimis. sebesar 122,2 pada Meri 2025 dari sebelumnya 121,7 di April 2025.

    Pada perdagangan Rabu (11/6), bursa saham Eropa mayoritas bergerak melemah, diantaranya indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,13 persen, Euro Stoxx 50 melemah 0,37 persen, indeks DAX Jerman turun 0,16 persen, dan index CAC Prancis turun 0,36 persen. Sementara itu, bursa saham AS di Wall Street ditutup beragam pada perdagangan Rabu (11/6), dengan mayoritas melemah di tengah pembicaraan dagang AS-China serta data inflasi AS.

    Indeks S&P 500 melemah 0,27 persen dan ditutup di level 6.022,24, Nasdaq Composite melemah 0,5 persen ke 19.615,88. Dow Jones Industrial Average nyaris tak berubah atau turun hanya 1,1 poin dan ditutup di 42.865,77.

     

    Sumber : Antara

  • Nenek Moyang Raksasa Penghuni RI Ditemukan di Gigi Asal China

    Nenek Moyang Raksasa Penghuni RI Ditemukan di Gigi Asal China

    Jakarta, CNBC Indonesia – Peneliti menemukan nenek moyang orang utan di wilayah China. Nenek moyang orang utan ditelusuri dari sebuah fosil gigi yang usianya mencapai 1,9 juta tahun.

    Spesies tersebut diberi nama “Giganto” yaitu kera raksasa yang diperkirakan hidup 2 juta tahun lalu di belantara Asia Tenggara. Peneliti menggali fosil gigi Giganto pada 1935.

    Menurut peneliti, temuan Giganto membantu melengkapi rentetan evolusi dari Gigantopithecus blacki yang secara populer dikenal dengan nama Godzilla.

    Fosil dari makhluk berukuran 3 meter tersebut sangat jarang ditemukan. Bentuk makhluk purba itu direka dari sekelompok fosil gigi dan sisa rahang bawah yang ditemukan ahli paleontologi di wilayah selatan China, Vietnam, hingga India.

    “Data kami, untuk pertama kalinya memberikan bukti molekuler bahwa ‘saudara terdekat’ Gigantopithecus adalah orang utan,” kata Frido Welker dari University of Copenhagen dalam jurnal Nature. “Protein yang tersisa cukup untuk melengkapi hubungan evolusi antara Giganto dan kera besar lain yang sudah punah.”

    Wei Wang dari Shandong University menyatakan silsilah evolusi antara Gigantopithecus dan orang utan terbagi sekitar 12 juta tahun yang lalu. 

    Dia menyatakan material genetik yang diambil dari fosil bisa selamat karena terkubur di lingkungan yang hangat dan lembab. Teknik genetika yang sama diharapkan bisa diterapkan untuk penelitian fosil lain, termasuk spesies “nenek moyang” manusia.

    Wang menjelaskan bahwa rupa Gigantopithecus mirip dengan orang utan. Namun, habitat kera purba tersebut diperkirakan di permukaan tanah, berbeda dengan orang utan yang lebih banyak beraktivitas di pepohonan.

    Lubang di fosil gigi yang ditemukan mengisyaratkan bahwa Gigantopithecus mengonsumsi tumbuh-tumbuhan, terutama buah.

    Gigantopithecus punah sekitar 300.000 tahun silam, nyaris berbarengan dengan kemunculan Homo sapiens di Afrika. Oleh karena itu, peneliti memperkirakan nenek moyang manusia tidak pernah bertemu dengan kera raksasa tersebut, apalagi menjadi penyebab kepunahannya. Kemungkinan, Gigantopithecus yang beratnya diperkirakan mencapai 600 kilogram, punah karena perubahan iklim.

    Welker menyatakan teknik genetika yang sama sangat mungkin digunakan untuk melengkapi rantai evolusi manusia karena hampir semua fosil homonin ditemukan di area subtropis.

    Enrico Capelline dari Globe Institute menjelaskan teknik sequnce protein dari lapisan gigi yang usianya mencapai 2 juta tahun membuka peluang untuk meneliti hubungan antara spesies yang masih hidup saat ini dengan nenek moyang mereka.

    (dem/dem)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Harga Emas Naik Akibat Ketegangan Timur Tengah dan Melemahnya Dolar AS

    Harga Emas Naik Akibat Ketegangan Timur Tengah dan Melemahnya Dolar AS

    Jakarta, Beritasatu.com – Harga emas dunia mengalami kenaikan pada Kamis (12/6/2025), didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, data inflasi AS yang lebih rendah dari perkiraan turut meningkatkan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve.

    Harga emas spot naik 0,6% menjadi US$ 3.372,46 per troi ons pada pukul 09.02 WIB. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS melonjak 1,5% ke level US$ 3.393.

    Dilansir dari Reuters, indeks dolar AS melemah ke posisi terendah dalam dua bulan terakhir, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih menarik bagi pembeli internasional.

    “Pelemahan indeks dolar menjadi katalis kuat bagi kenaikan harga emas,” ujar Kelvin Wong, analis pasar senior untuk Asia Pasifik di Oanda.

    Meningkatnya risiko geopolitik turut memperkuat permintaan terhadap aset safe haven seperti emas. Presiden AS Donald Trump pada Rabu (11/6/2025) mengumumkan bahwa personel militer AS mulai dipindahkan dari wilayah Timur Tengah akibat meningkatnya risiko keamanan terkait ketegangan dengan Iran.

    Dalam perkembangan lain, Trump mengatakan AS dan Tiongkok telah mencapai kerangka kesepakatan untuk memulihkan gencatan senjata dalam perang dagang, yang berpotensi menghindari pemberlakuan tarif lebih tinggi.

    Di pasar logam lainnya, harga perak spot naik 0,3% menjadi US$ 36,33 per troi ons. Harga platinum meningkat 0,6% ke US$ 1.265,32, mendekati level tertinggi dalam lebih dari empat tahun terakhir. Sementara itu, harga paladium turun 1% menjadi US$ 1.068,97.

  • Ini Alasan Thailand, Vietnam dan Indonesia Dibanjiri Produk China

    Ini Alasan Thailand, Vietnam dan Indonesia Dibanjiri Produk China

    Jakarta, Beritasatu.com – Kenaikan tarif yang diterapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah membebani ekonomi China. Meskipun perjanjian perdagangan yang baru sudah dibentuk, tapi tidak semua barang dibebaskan dari tarif impor.

    China pun harus mencari pasar baru yang lebih potensial, guna mengalihkan ekspor mereka. Dampaknya, ekspor China ke pusat-pusat industri utama di Asia Tenggara meningkat dua digit dalam lima bulan pertama tahun ini.

    Tercatat ekspor China ke Vietnam meningkat sebesar 18,8% pada Januari hingga Mei, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024. Sementara ekspor ke Thailand tumbuh sebesar 20,9%, dan Indonesia naik 16,8%.

    Tertekan oleh tarif impor yang dikenakan oleh AS, produsen China mengirim lebih banyak barang ke lokasi pabrik di Asia Tenggara terdekat untuk membuat barang jadi guna dijual secara lokal atau di negara-negara Barat, termasuk AS.

    “Ekspor mulai didiversifikasi sedikit demi sedikit, dan negara-negara Asia Tenggara menjadi mitra dagang yang semakin penting. Hubungan ekonomi dan investasi menjadi semakin dekat,” kata seorang profesor keuangan di Universitas Renmin, Zhao Xijun, seperti dilansir dari SCMP, Kamis (12/6/2025).

    Thailand dan Vietnam dikenal dengan pabrik-pabriknya yang membuat berbagai barang untuk diekspor ulang seperti mobil dan telepon pintar. Pabrik-pabrik itu sering kali memakai cukup banyak prodik lokal dan diekspor ulang sebagai barang yang dibuat di Vietnam, Thailand, atau Indonesia.

    “Ekspor manufaktur China berupa barang setengah jadi yang akan digunakan sebagai input bagi sektor manufaktur Indonesia, seperti suku cadang ponsel dan suku cadang mobil. Sebagian lagi berupa barang jadi, seperti peralatan transportasi dan mesin,” kata CEO kelompok riset Ekonomi Asia-Pasifik, Rajiv Biswas.

    Eksportir China memang mulai mengalihkan investasi ke Asia Tenggara, setelah Presiden AS Donald Trump melancarkan perang dagang terhadap China selama masa jabatan pertamanya pada tahun 2018.

  • Jet Tempur China Terbang di Dekat Pesawat Patrolinya, Jepang Protes

    Jet Tempur China Terbang di Dekat Pesawat Patrolinya, Jepang Protes

    Jakarta

    Jet tempur China terbang di dekat pesawat patroli militer Jepang pada akhir pekan, bersamaan dengan beroperasinya dua kapal induk China di Samudra Pasifik untuk pertama kalinya. Jepang menyatakan kekhawatirannya dan meminta agar insiden serupa tidak terulang.

    Dilansir Reuters dan Anadolu, Kamis (12/6/2025), Kementerian Pertahanan Jepang menyebut insiden itu terjadi pada Sabtu, sebuah jet J-15 China dari kapal induk Shandong mengejar pesawat patroli P-3C Jepang selama sekitar 40 menit.

    Kemudian pada Minggu, sebuah J-15 mengejar sebuah P-3C selama 80 menit, melintas di depan pesawat Jepang pada jarak hanya 900 meter (2.950 kaki). Selanjutnya, pada satu titik dalam kedua hari itu, sebuah pesawat J-15 China terbang sedekat 45 meter dari pesawat Jepang.

    Kementerian Pertahanan Jepang menyebut Pesawat P-3C, milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang yang bermarkas di pulau Okinawa, sedang melakukan pengawasan di perairan internasional di Pasifik. Jepang menyatakan kekhawatirannya dan meminta agar insiden serupa tidak terulang kembali.

    “Pendekatan yang tidak biasa oleh pesawat militer China berpotensi menyebabkan tabrakan yang tidak disengaja, dan kami telah menyatakan kekhawatiran serius dan sangat meminta pencegahan agar kejadian itu tidak terulang lagi,” kata kementerian itu, sambil melampirkan gambar jarak dekat jet J-15 yang diterbangkannya pada hari Minggu.

    Pemerintah Jepang disebut telah mengajukan protes kepada China dan menuntut penghentian tindakan tersebut.

    Kementerian Pertahanan Jepang menyebut kapal induk China Shandong dan empat kapal lainnya memasuki zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang. Kapal induk kedua China, Shandong, melakukan latihan pendaratan dan lepas landas yang melibatkan jet tempur dan helikopternya di utara Okinotori, sekitar 1.700 km (1.056 mil) selatan Tokyo, di dalam zona ekonomi eksklusif Jepang.

    Sementara China membela kegiatan kapal induk tersebut, dengan mengatakan bahwa kegiatan tersebut “sepenuhnya konsisten dengan hukum internasional dan praktik internasional.”

    (yld/zap)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini