Jakarta, CNN Indonesia —
Pasar otomotif dalam negeri bakal diramaikan oleh satu merek lokal yang bernama Maka. Produsen yang berfokus di sepeda motor listrik ini mengklaim 95 mendesain motor sendiri.
Co-founder & Chief Technology Officer MAKA Motors, Arief Fadillah menjelaskan pihaknya mendesain motor berdasarkan riset dari pemotor dalam negeri, tak terkecuali mitra ojek online (ojol).
“Kami melakukan riset, sekitar 40 orang dilibatkan dalam riset termasuk driver ojol. Mereka banyak yang suka motor dengan lampu depan dua. Terus desainnya agresif, galak, banyak lekukan-lekukan, dan aerodinamis,” kata dia di Jakarta Selatan, Rabu (11/12).
Kemudian ia menerjemahkan dengan desain skutik bongsor dengan ketinggian yang diklaim sesuai dengan postur masyarakat di Indonesia.
Mulai dari riding position, sehingga pengendara berada di posisi berkendaranya yang duduk normal dengan kaki tegak. Kemudian juga posisi berkendara yang memungkinkan kaki bisa selonjoran saat berkendara.
Bicara soal lokasi baterai motor listrik, Arief mendesain posisi baterai berada di bawah dek kaki pengemudi. Sehingga, kompartemen bagasi bisa lebih luas.
Namun ia tak mengungkap lebih rinci berapa kapasitas kompartemen bagasi. Motor yang belum dirilis resmi ini diklaim nyaman digunakan buat bermanuver dan berboncengan.
Lantaran baterai disimpan di dek, Maka mengklaim bisa menampung satu buah helm half face.
Ada pula fitur dudukan phone holder di setang, sehingga pengendara tak perlu lagi repot saat ingin menggunakan navigasi melalui smartphone.
“Karena kalau phone holder dipasang di tiang spion, prosesnya cukup repot,” sambung Arief sambil bilang Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) motor listrik buatannya sudah memenuhi syarat dari pemerintah agar bisa mendapatkan subsidi.
Maka baru akan mengungkapkan informasi detail mengenai produk motor listrik barunya ini pada peluncuran 15 Januari 2025.
(can/dmi)