Beberapa upaya yang dilakukan adalah dengan memakai pelampung agar makanan tetap aman. Ada juga yang menggunakan gerobak untuk mengoptimalkan penyaluran. Di salah satu desa, dua perempuan anggota PKK bahkan harus memakai perahu untuk menyalurkan makanan bergizi.
Adapun menu makanan untuk warga terdampak banjir adalah nasi putih, ayam bacem, tempe goreng, tumis sawi putih, wortel, dan buah lengkeng.
Tak hanya itu, SPPG juga membagikan menu kering berupa roti, telur rebus, susu, dan pisang ambon. Pembagian dilakukan selama dua hari, yakni pada Jumat (9/1) dan Sabtu (10/1).
Selain untuk warga terdampak banjir, SPPG ini juga masih menyalurkan makanan bergizi gratis (MBG) untuk sekolah, tepatnya ke Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary. Penyaluran ke sana juga sebanyak 1.000 porsi.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473585/original/066054800_1768450501-0114.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)