Modus Pencurian Kabel Listrik di Tambora Terungkap, Pelaku Nyamar Jadi Petugas PLN Megapolitan 6 Januari 2026

Modus Pencurian Kabel Listrik di Tambora Terungkap, Pelaku Nyamar Jadi Petugas PLN
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        6 Januari 2026

Modus Pencurian Kabel Listrik di Tambora Terungkap, Pelaku Nyamar Jadi Petugas PLN
Tim Redaksi
JAKARTA, KOMPAS.com
– Polsek Tambora mengungkap kasus pencurian kabel listrik milik PLN yang dilakukan dengan modus menyamar sebagai petugas PLN.
“Modus yang kita bisa jelaskan adalah para pelaku ini menyamar sebagai petugas PLN untuk mempermudah melancarkan aksinya,” ujar Kapolsek
Tambora
Kompol Muhammad Kukuh Islami saat konferensi pers di Polsek Tambora, Selasa (6/1/2026).
Polisi mengamankan tiga tersangka berinisial EM (49), AP (46), dan N (41). Ketiganya diduga terlibat pencurian kabel listrik di delapan lokasi berbeda di wilayah
Jakarta Barat
dan
Jakarta Utara
.
“Perannya masing-masing adalah AP mengawasi situasi sekitar, sedangkan EM dan N melakukan pemotongan kabel listrik PLN. Pelaku kami jerat dengan Pasal 363 dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” kata Kukuh.
Kukuh menjelaskan, pencurian terjadi pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Pengukiran 4, RT 02 RW 02, Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.
Kasus tersebut terungkap setelah PLN menerima laporan pemadaman listrik melalui call center dan melakukan pengecekan ke gardu listrik di lokasi.
“Setelah dilakukan pengecekan, ternyata kabel sepanjang 30 meter telah hilang dengan nilai sekitar Rp 28 juta,” jelas Kukuh.
Ketiga tersangka ditangkap pada Selasa (30/12/2025) di lokasi berbeda. Tersangka EM diamankan di lapangan bola Jalan Taman Raya, Kota Bekasi, sekitar pukul 12.00 WIB.
Sementara AP dan N ditangkap di kawasan BKT Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 10.30 WIB.
Sejumlah barang bukti turut diamankan, antara lain gunting kabel, tang, obeng tespen, gerinda portable beserta baterai, wearpack keselamatan, helm PLN, helm pelaku, pakaian, dua sepeda, serta rekaman CCTV.
Manager PLN UP3 Bandengan, Meyrina P. Turambi, mengatakan pencurian kabel berdampak pada pemadaman listrik di wilayah terdampak.
“Satu gardu listrik yang mengalami gangguan dapat menyebabkan pemadaman hingga 500 pelanggan,” ujar Meyrina, Selasa.
Ia menambahkan, PLN langsung melakukan perbaikan jaringan tanpa menunggu proses penangkapan pelaku.
“Pada saat terjadi gangguan, kami langsung menormalkan jaringan dan tidak menunggu proses penangkapan pelaku. Saat ini seluruh lokasi sudah diperbaiki,” katanya.
Sebagai langkah pencegahan, Meyrina mengimbau masyarakat agar turut melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan petugas PLN.
“Kami sangat mengharapkan warga ikut bekerja sama memberikan informasi, terutama jika ada pihak yang mengaku sebagai petugas PLN di lapangan,” tambahnya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.