Mobil Warga Nyaris Terseret Arus Saat Terobos Banjir Bandang di Landak Kalbar
Tim Redaksi
LANDAK, KOMPAS.com
– Sebuah mobil milik warga nyaris terseret arus deras saat nekat menerobos banjir bandang di salah satu ruas jalan Kecamatan Karangan, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Jumat (9/1/2026) malam.
Peristiwa tersebut terekam warga dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil jenis minibus berusaha melintas di jalan yang tergenang air akibat banjir bandang.
Arus air yang deras membuat kendaraan tersebut oleng dan hampir terbawa arus sebelum akhirnya berhasil ditahan dan dievakuasi dengan bantuan warga sekitar.
Seorang warga setempat, Indrawan, mengatakan banjir terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Landak sejak dini hari.
“Curah hujan yang tinggi menyebabkan sungai meluap dan menggenangi badan jalan, sehingga membahayakan pengguna jalan,” kata Indrawan, Jumat malam.
Hingga saat ini, banjir masih menggenangi jalan raya dan menyebabkan akses lalu lintas di Jalan Raya Karangan nyaris lumpuh total.
Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas di jalan yang biasanya ramai dilalui tersebut.
Sebagian warga terpaksa memanfaatkan perahu rakit kayu sebagai alat transportasi darurat untuk beraktivitas.
Rakit tersebut digunakan untuk mengangkut sepeda motor agar bisa melewati area banjir.
“Kalau dipaksakan lewat, motor pasti mogok. Jadi kami pakai rakit kayu untuk menyeberangkan motor,” kata Iwan, warga Karangan, saat ditemui di lokasi banjir, Jumat sore.
Iwan menambahkan banjir mulai naik sejak siang hari dan hingga sore belum menunjukkan tanda-tanda surut.
Warga berharap air segera turun agar aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat bisa kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa.
Namun, warga diminta tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.
Koordinator Harian UPT Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Provinsi Kalbar, Daniel, menjelaskan sejumlah wilayah Kalbar dilanda banjir akibat curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari terakhir.
Pemerintah Provinsi Kalbar mengingatkan potensi
bencana hidrometeorologi
masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Untuk kejadian bencana alam yang terjadi hari ini dan beberapa hari terakhir, mayoritas dipicu hujan dengan intensitas ringan hingga lebat,” kata Daniel saat diwawancarai di kantornya, Jumat (9/1/2026).
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Mobil Warga Nyaris Terseret Arus Saat Terobos Banjir Bandang di Landak Kalbar Regional 9 Januari 2026
/data/photo/2026/01/09/69612d5d2fc33.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)