TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan yang dipimpin oleh Kasat Lantas AKP Bagus Wijanarko mendapatkan nilai positif berkat caranya mendekati masyarakat yang humanis.
Ketua Forum Persatuan Masyarakat Pamekasan (FPMP), Fares Suryadi mengatakan AKP Bagus berhasil membangun citra baik terhadap institusi kepolisian.
Salah satu cara yang dilakukan AKP Bagus adalah menggugah kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas dengan cara yang unik.
AKP Bagus kerap datang ke warung kopi (Warkop) atau pengajian warga berkumpul dan mengobrol bersama.
“Pendekatan persuasif itu tidak harus saat jam kerja namun memberikan edukasi kepada masyarakat di warung-warung kopi dan tentu masih banyak cara yang lain,” kata Fares dalam pernyataannya, Senin(5/5/2025).
Secara pribadi lanjut Fares mengaku tidak mengenal dekat AKP Bagus.
Namun cara yang dilakukannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tertib berlalu lintas patut diacungi jempol.
“Kami tidak mengenal secara pribadi dengan AKP Bagus, namun cara anggotanya melakukan pendekatan terhadap masyarakat sangat patut diapresiasi. Kami yakini, sikap baik anggota Polisi itu lahir karena peran penting pimpinannya,” kata Fares.
Fares mengungkapkan, kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas akan lebih efektif dengan cara edukasi secara persuasif daripada dengan cara sanksi.
“Menggunakan cara punishment seperti tilang dan semacamnya tidak serta merta membuat masyarakat sadar dan takut, namun akan lebih efektif apabila memunculkan kesadaran masyarakat untuk tertib lalu lintas dengan pendekatan secara persuasif,” ujarnya.
Selanjutnya, Fares berharap AKP Bagus Wijanarko bisa mempertahankan cara mengedukasi masyarakat agar terus tertib berlalu lintas.
“Di bawah kepemimpinan AKP Bagus, Satlantas Polres Pamekasan sudah banyak menoreh prestasi sehingga patut untuk dipertahankan dan ditingkatkan,” tuturnya.
“Satlantas Polres Pamekasan sangat membutuhkan sosok pimpinan seperti AKP Bagus yang bisa membawa perubahan yang positif dan bisa dekat dengan masyarakat lintas golongan,” tandasnya.
