FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dr (Hc) Ir Rocky Bernadif Paotonan, P.Eng, selalu Dewan Pertimbangan DPD Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Barat mendesak pengurus Kadin Indonesia agar segera menunjuk caretaker Ketua Kadin Sulawesi Barat. Alasannya, kepengurusan Kadin Sulbar sudah berakhir sejak 30 Desember 2025 lalu.
Desakan itu juga dilatarbelakangi oleh kondisi internal Kadin Sulbar yang tidak sehat. Itu setelah 12 wakil ketua umum Kadin Sulbar membuat pernyataan mosi tidak percaya terhadap Ketua Umum Kadin Sulbar, H Taslim Tammauni.
“Kadin Indonesia harus segera menunjuk caretaker Ketua Kadin Sulbar. Ini juga penyelamatan organisasi Kadin di Sulawesi Barat,” kata Rocky.
Rocky menambahkan caretaker yang ditunjuk itu bisa berasal dari unsur pengurus Kadin Indonesia atau dari internal Kadin Sulawesi Barat, terutama dari unsur dewan pertimbangan.
Sebagai dewan pertimbangan, Rocky mengkritik lemahnya kinerha Kadin Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Taslim Tammauni dua periode ini. Kontribusi pemikiran Kadin untuk pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat dinilai sangat minim.
“Tidak pernah ada kegiatan semacam Focuss Group Discussion yang membahas potensi dan pertumbuhan ekonomi Sulbar. Kontribusi Kadin sangat minim untuk ide dan gagasan pengembangan ekonomi pemprov Sulbar,” katanya lagi.
Rocky menyarankan ke depan Kadin Sulbar mesti ditangani sosok yang memiliki kapasitas dan konseptual untuk pengembangan ekonomi di daerah. Mereka bisa berasal dari pengusaha atau enterpreneurship yang memiliki kompetensi memadai.
