TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Korlantas Polri telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan arus balik mudik Lebaran 2025.
Satu di antaranya melalui sistem one way yang mulai berlaku pada 3 April 2025.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, mengungkapkan pihaknya telah merancang berbagai strategi untuk mengurai kepadatan kendaraan di jalur tol utama, termasuk penerapan contra flow serta one way lokal di beberapa titik.
“Jadi tadi sudah dipimpin oleh Pak Menteri, kami sudah membuat skenario-skenario baik dari contra flow arus balik, sampai dengan contra flow di arah KM 70 ke KM 37,” kata Agus di Gerbang Tol Cikampek Utama, Minggu (30/3/2025) dini hari.
“Di samping itu kita juga akan lakukan one way lokal. One way lokal itu nanti ada beberapa tahap, kita mulai dari KM 70 ke arah timur, bisa juga nanti dari Kalikangkung ke arah Barat,” tambah dia.
Agus mengungkapkan, dari hasil perencanaan, pelaksanaan one way lokal akan dimulai sejak 3 April mendatang.
Meski begitu, skema akan diterapkan bergantung pada volume kendaraan yang melintas.
“Bahkan pada tanggal 3 atau 4 (April) nanti kami sudah lakukan one way lokal. Nanti akan kita lihat situasinya kira-kira puncak arus baliknya tanggal berapa, nanti kita akan lakukan langkah-langkah strategis supaya mengurai arus balik yang nantinya kembali ke Jakarta,” papar dia.
Agus mengimbau juga kepada para pemudik agar bisa mengatur waktu kepulangannya.
Ini guna mencegah terjadinya lonjakan volume kendaraan yang terlalu signifikan.
“Cara bertindak yang sudah kita lakukan pada saat arus mudik, ini akan kita perhalus lagi pada saat nanti arus balik,” ucapnya.