Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di Sitaro Sulut Bertambah Jadi 14 Orang, 4 Masih Hilang

Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di Sitaro Sulut Bertambah Jadi 14 Orang, 4 Masih Hilang

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, korban meninggal dunia tersebar di empat kampung/kelurahan yakni Bahu (8 orang), Peling (2), Laghaeng (3), dan Batusenggo 1 orang. Sedangkan korban hilang berasal dari Bahu sebanyak 3 orang, dan Laghaeng 1 orang.

“Tim Basarnas sudah tiba di Pulau Siau dari Pelabuhan Manado pada Selasa 6 Januari 2026 pukul 03.07 Wita, dan langsung menuju titik pencarian korban,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim Rescue Basarnas Sulut berangkat menuju lokasi kejadian menggunakan KM Marina Bay 01 dari Pelabuhan Manado pada pukul 15.00 Wita, Senin (5/1/2026).

“Dalam operasi ini, Basarnas Sulut membawa sejumlah alut SAR, di antaranya kendaraan rescue, peralatan komunikasi, medis, mountaineering, tenda posko, serta peralatan pendukung lainnya,” ujarnya.