Kementrian Lembaga: Polisi

  • Kemensos Kirim Bantuan Logistik buat Warga Terdampak Banjir & Longsor Bima

    Kemensos Kirim Bantuan Logistik buat Warga Terdampak Banjir & Longsor Bima

    Jakarta

    Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat menangani bencana banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sejumlah bantuan logistik telah dikirimkan untuk warga terdampak.

    “Bantuan telah dikirimkan dari gudang logistik Kemensos di Dinsos NTB dan Sentra Paramita Mataram,” kata Plt. Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Masryani Mansyur, dalam keterangan tertulis Selasa (4/2/2025).

    Bantuan tersebut berupa 350 paket makanan siap saji, 440 paket makanan anak, 40 paket family kit, 90 paket kidswear, 280 lembar selimut, 240 lembar kasur, 20 paket peralatan dapur, 200 lembar tenda gulung, dan 7 unit tenda keluarga.

    Selain itu, Kemensos mengerahkan tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk melakukan asesmen cepat serta membantu proses evakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Namun, sebagian besar pengungsi lebih memilih bertahan di rumah kerabatnya.

    Sebelumnya, hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (2/2/2025) hingga menyebabkan banjir dan longsor di Desa Nanga Wera dan Desa Nunggi Kecamatan Wera.

    Berdasarkan data sementara yang dihimpun, banjir menghanyutkan tujuh rumah dan menyebabkan padamnya listrik di area setempat. Selain itu, sejumlah fasilitas seperti jembatan dan jalan di beberapa desa dilaporkan rusak akibat kejadian tersebut.

    Akibat bencana ini tercatat sebanyak 36 kepala keluarga terdampak. Terdapat delapan orang yang menjadi korban, dengan dua orang ditemukan meninggal dunia dan enam korban lainnya dilaporkan hilang. Hingga kini, tim gabungan terus menyusuri area terdampak untuk melakukan pencarian terhadap korban hilang.

    Kemudian, Dinas PSKBA berencana memberikan bantuan berupa santunan bagi korban meninggal dunia setelah melengkapi berkas pendukung.

    “Kami sedang menghimpun kelengkapan berkas pendukung untuk rencana pemberian santunan korban meninggal,” ucap Masryani.

    (anl/ega)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Polisi masih dalami kasus pesta seks sesama jenis di Jakarta Selatan

    Polisi masih dalami kasus pesta seks sesama jenis di Jakarta Selatan

    Ini masih terus didalami, kegiatannya sudah dilakukan berapa lama, dimana saja

    Jakarta (ANTARA) – Polda Metro Jaya masih mendalami kasus pesta seks sesama jenis yang terjadi di sebuah kamar hotel yang terletak di Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu (1/2).

    “Ini masih terus didalami, kegiatannya sudah dilakukan berapa lama, dimana saja, berapa kali dan seterusnya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi saat dikonfirmasi Selasa.

    Ade Ary menambahkan berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan, para peserta dikumpulkan di sebuah kamar dan diminta untuk menikmati acara tersebut.

    “Saat acara dimulai salah satu tersangka berinisial BP alias D mengimbau kepada para peserta acara “Pesta Seks” ini untuk saling have fun dan menikmati acara tersebut dan jika ada pasangan yang tidak cocok, para peserta dimohon untuk tidak menolak secara kasar,” katanya.

    Kemudian, para peserta memulai acara dengan membuka pakaian mereka dan para peserta diminta untuk menggunakan label identitas berupa stiker.

    “Bagi peserta yang menjadi pemeran laki-laki tidak menggunakan stiker dan jika pemeran ‘perempuan’, maka menggunakan label stiker pada bahu,” ujar Ade Ary.

    Para tersangka, yakni RH alias R, RE alias E dan BP alias D dikenakan Pasal 7 UU No. 44 2008 tentang Pornografi mengatur tentang pidana bagi orang yang mendanai atau memfasilitasi perbuatan pornografi.

    Kemudian, Pasal 36 Undang-Undang (UU) Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi mengatur tentang larangan mempertontonkan pornografi di muka umum dan Pasal 296 KUHP yang mengatur tentang tindak pidana mempermudah atau menyebabkan perbuatan cabul.

    “Dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp7,5 miliar,” kata Ade Ary.

    Sebelumnya, Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pesta seks sesama jenis yang terjadi di sebuah kamar hotel yang terletak di Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (1/2).

    “Tim dari Subdit Renakta, Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap dugaan peristiwa pidana, yaitu adanya pesta seks sesama jenis, laki-laki atau gay,” kata Ade Ary di Jakarta, Senin (3/2).

    Ade Ary menjelaskan pesta yang dilakukan di kamar nomor 2617, Habitare Apartemen Hotel Rasuna, di daerah Kuningan tersebut telah diamankan 56 orang.

    “Ada 56 orang yang diamankan di TKP, saat melakukan pengungkapan ini tim dibantu oleh manajemen hotel, kemudian pihak keamanan hotel dan juga teknisi hotel,” katanya.

    Pewarta: Ilham Kausar
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Swedia Tuding Iran Pakai Masjid di Stockholm untuk Aktivitas Spionase    
        Swedia Tuding Iran Pakai Masjid di Stockholm untuk Aktivitas Spionase

    Swedia Tuding Iran Pakai Masjid di Stockholm untuk Aktivitas Spionase Swedia Tuding Iran Pakai Masjid di Stockholm untuk Aktivitas Spionase

    Stockholm

    Pemerintah Swedia menuding Iran menggunakan sebuah masjid Syiah di ibu kota Stockholm untuk aktivitas spionase. Otoritas Stockholm menyebut masjid itu dijadikan platform bagi mata-mata Teheran untuk memata-matai Swedia dan diaspora Iran yang ada di negara tersebut.

    Tudingan ini, seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya, Selasa (4/2/2025), dilontarkan oleh Menteri Urusan Sosial Swedia, Jakob Forssmed, dalam pernyataannya via media sosial X pada Senin (3/2) waktu setempat.

    Forssmed secara terang-terangan menyebut sebuah masjid Syiah bernama Pusat Islamis Imam Ali di Stockholm telah digunakan oleh Iran sebagai platform untuk memata-matai dan melakukan aktivitas yang mengancam keamanan Swedia.

    “Ini sangat serius,” sebut Forssmed dalam pernyataannya.

    Dia mengungkapkan bahwa Swedia telah menghentikan semua bantuan moneter negara untuk Pusat Islamis Imam Ali. Dia menambahkan, tanpa menjelaskan lebih lanjut, bahwa “proses tambahan” sedang berlangsung.

    “Pendanaan negara tidak boleh digunakan untuk kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai fundamental demokrasi,” tegas Forssmed.

    Pihak Pusat Islamis Imam Ali belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut.

    Lihat juga video: Paus Beluga Putih Muncul di Swedia, Dicurigai Mata-mata Rusia

    Namun dalam pernyataan via situs resminya, Pusat Islamis Imam Ali (IAC) menjelaskan mereka merupakan organisasi independen tanpa hubungan apa pun dengan partai politik atau negara mana pun.

    “IAC melakukan pengawasan ketat untuk memastikan bahwa tempat kami tidak digunakan sebagai platform untuk kegiatan kriminal apa pun,” demikian pernyataan pihak Pusat Islamis Imam Ali.

    Pusat Islamis Imam Ali juga menyangkal klaim yang menyebut pihaknya menerima pendanaan dari negara asing.

    Sementara itu, kantor berita IRNA dalam laporannya pada Senin (3/2) menyebut otoritas Iran telah memanggil Duta Besar Swedia di Teheran untuk memprotes penahanan kepala Pusat Islamis di Stockholm.

    “Peraturan diplomatik tidak dipatuhi dalam kasus tersebut, dia tidak diizinkan bertemu dengan anggota keluarganya atau para diplomat Iran, yang menimbulkan pertanyaan dan kami menyampaikan keberatan kami,” ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

    Kementerian Luar Negeri Swedia belum mengomentari laporan soal penahanan yang disebut Teheran tersebut.

    Lihat juga video: Paus Beluga Putih Muncul di Swedia, Dicurigai Mata-mata Rusia

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Warga Bulujaran Probolinggo Ngamuk Kepung Pelaku Penggelapan Motor

    Warga Bulujaran Probolinggo Ngamuk Kepung Pelaku Penggelapan Motor

    Probolinggo (beritajatim.com) – Suasana mencekam terjadi di Desa Bulujaran Kidul, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo pada Senin (3/2/2025) dini hari.

    Warga mengamuk dan membakar motor milik LY, teman dari seorang pria berinisial J yang diduga telah menggelapkan sepeda motor milik warga lainnya.

    Kejadian bermula saat J berpura-pura ingin membeli sepeda motor milik M melalui transaksi online. Setelah bertemu di Masjid Ar-Rahman, Leces, J meminta izin untuk mencoba motor tersebut namun tidak kembali. Merasa ditipu, M bersama LY mendatangi Kantor Desa Bulujaran Kidul untuk meminta bantuan.

    Kabar hilangnya motor tersebut menyebar dengan cepat di kalangan warga. Massa yang emosi kemudian mendatangi kantor desa dan membakar motor milik LY. Situasi semakin memanas hingga akhirnya polisi harus turun tangan untuk meredakan amarah warga dan mengamankan LY.

    Kapolres Probolinggo beserta jajarannya berhasil mengevakuasi LY dari kepungan massa dan membawanya ke Mapolres Probolinggo untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, pelaku utama, J, masih dalam pengejaran.

    Kasihumas Polres Probolinggo, Iptu Merdhania Pravita Shanty, membenarkan adanya kejadian tersebut. “Pelaku LY saat ini masih kami dalami keterangannya. Proses penyelidikan terus berjalan,” ujarnya, Selasa (4/2/2025).

    Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Putra Fajar Winarsa, menambahkan bahwa J berpotensi dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. “Kami akan terus mencari keberadaan J dan mengumpulkan bukti-bukti yang kuat,” tegasnya.

    Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib. “Kami memahami emosi warga, tetapi aksi main hakim sendiri tidak dibenarkan,” ujar Vita. (ada/ted)

  • Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. – Halaman all

    Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T. adalah Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025.

    Sebelumnya, Kombes Pol. Yusuf Sutejo diketahui menjabat sebagai Kabid Humas Polda Kaltim.

    Perwira Menengah Polri ini merupakan polisi kelahiran Jakarta, 5 Agustus 1973.

    Dilansir Tribunnews Wiki, Kombes Pol. Yusuf Sutejo adalah lulusan dari Akademi Kepolisian atau Akpol 1995.

    Polisi asal Jakarta ini berpengalaman di bidang humas.

    Inspirasi Jadi Polisi

    Kombes Pol Yusuf Sutejo disebut terinspirasi jadi polisi karena terinspirasi dari film.

    Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz ini mengisahkan bahwa dirinya dulu ingin mendaftar ke Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI).

    Keinginan tersebut muncul usai Kombes Yusuf Sutejo menonton film “Perwira dan Ksatria” karya Norman Benny yang rilis pada tahun 1991.

    Menurut Kombes Yusuf Sutejo, film tersebut sangat menggugah semangat melalui alur cerita yang disuguhkan.

    Film “Perwira dan Ksatria” berisi tentang ketegangan kehidupan perwira TNI AU lewat drama romantis.

    Hingga akhirnya, Kombes Yusuf Sutejo bertekad untuk mendaftar AKABRI.

    Dilansir Tribun Kaltim, Yusuf Sutejo langsung berburu informasi untuk bisa menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan selama proses pendaftaran sejak tamat SMA tahun 1991.

    Alhasil dia pun sempat mengurungkan niatnya untuk mendaftar AKABRI dan melanjutkan kekosongan waktu dengan berkuliah dengan jurusan ekonomi perbankan.

    Namun bukan berarti tekadnya menjadi perwira lantas usang. 

    Saat pembukaan pendaftaran AKABRI di tahun berikutnya, dia kemudian mendaftar kembali.

    Namun jalan ditempuhnya tidak begitu mulus lantaran orangtuanya sempat  tak memberikan restu atas pilihan Yusuf Sutejo.

    Saat itu, orangtua Yusuf Sutejo khawatir jika anaknya memilihi profesi sebagai abdi negara yang kerap beriringan dengan resiko tinggi.

    Namun karena sejak SMA berangkat dari disiplin ilmu sosial, Yusuf Sutejo tak punya banyak pilihan. 

    Waktu itu hanya tersisa pilihan sebagai polisi khusus Yusuf.

    Dari hobi film tersebutlah hingga akhirnya dirinya bisa menjadi seorang polisi. 

    Bahkan Yusuf Sutejo mengaku masih sering menonton film, khususnya yang berlabel box office hingga saat ini.

    Genre pun sebatas pada film aksi, fiksi sains, dan berbau futuristik.

    Kesukaannya terhadap film, kemudian ia terapkan pada bidang yang kini ia geluti, yakni sebagai bagian dari Humas Polri.

    Polisi kelahiran Jakarta ini sering menyampaikan pada timnya supaya melatih insting pengambilan gambar yang ciamik, sehingga pesan dalam sinema yang dibuat, sampai pada masyarakat.

    Sepak Terjang

    Karier polisi Kombes. Pol. Yusuf Sutejo dimulai usai diirnya lulus dari Akpol.

    Yusuf Sutejo disebut pernah menjabat sebagai Tutor Utama Lemdiklat Polri.

    Kemudian, Kombes Yusuf Sutejo ditunjuk sebagai Kabid Humas Polda Kalimantan Timur pada 26 Juli 2021.

    Diketahui, Kombes Pol Yusuf Sutejo pernah menduduki beberapa jabatan selama dirinya berkarier di tubuh Bhayangkara.

    Jabatan-jabatan tersebut yakni :

    Tutor Utama Lemdiklat Polri
    Kabid Humas Polda Kalimantan Timur (2021)
    Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz

    (TRIBUNNEWS/Ika Wahyuningsih, Mohammad Zein Rahmatullah )

  • Pria Ngaku Anggota Polisi Rampas HP Milik Belasan Remaja di Magelang, Berikut Kronologinya – Halaman all

    Pria Ngaku Anggota Polisi Rampas HP Milik Belasan Remaja di Magelang, Berikut Kronologinya – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, Magelang – Belasan remaja yang sedang berkumpul di Lapangan Rindam IV Diponegoro, Kota Magelang, menjadi korban perampasan oleh seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi.

    Kejadian ini berlangsung pada Minggu, 2 Februari 2023, sekitar pukul 17.30 WIB.

    Kasat Reskrim Polres Magelang Kota, Iptu Iwan Kristiana, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan dari empat remaja yang mengaku menjadi korban.

    “Tadi malam memang ada empat anak yang datang ke Polres dan memberikan keterangan bahwa HP mereka diminta oleh seseorang yang mengaku polisi dengan inisial E,” ujarnya pada Selasa, 3 Februari 2023.

    Modus Operandi Pelaku

    Berdasarkan keterangan para korban, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy mendatangi mereka dan menuduh bahwa mereka hendak melakukan tawuran.

    Pelaku kemudian meminta para remaja untuk menyerahkan ponsel mereka.

    Sebanyak 11 ponsel berhasil dikumpulkan.

    Salah satu remaja kemudian diajak naik motor oleh pelaku, yang membawanya ke pertigaan Jambewangi, dekat makam atau samping Alfamart.

    “Pelaku mengatakan ada petugas lain yang akan menghampiri remaja lainnya, namun kenyataannya anak tersebut diturunkan di lokasi tersebut dan pelaku melarikan diri,” jelas Iptu Iwan.

    Kerugian yang Dialami Korban

    Akibat kejadian ini, para remaja mengalami kerugian berupa 11 unit ponsel, satu kunci motor, dan satu helm.

    Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

    Iptu Iwan menambahkan bahwa pelaku tidak mengenakan seragam polisi.

    Namun, korban sempat melihat adanya benda menyerupai senjata.

    “Kami belum tahu apakah itu senjata asli atau mainan. Pelaku saat ini masih dalam pengejaran,” tambahnya.

    Hingga saat ini, laporan resmi dari para korban masih dalam proses.

    Rencananya, seluruh korban akan mendatangi Polres Magelang Kota untuk melaporkan kejadian ini dengan didampingi orang tua mereka.

    “Kami akan mendalami kasus ini lebih lanjut, termasuk identitas ponsel yang dirampas untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Iwan.

    (TribunJogja.com/Yuwantoro Winduajie)

    Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

  • 5 Negara Arab Surati AS, Tolak Relokasi Warga Palestina dari Gaza

    5 Negara Arab Surati AS, Tolak Relokasi Warga Palestina dari Gaza

    Jakarta

    Lima menteri luar negeri negara Arab dan seorang pejabat senior Palestina mengirim surat bersama kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Kelima negara arab tersebut menentang rencana pemindahan warga Palestina dari Gaza, seperti yang diusulkan Presiden AS Donald Trump.

    Dilansir Reuters, Selasa (4/2/2025), surat tersebut dikirim pada hari Senin. Surat tersebut ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Yordania, Mesir, Arab Saudi, Qatar, dan UEA, serta penasihat presiden Palestina Hussein al-Sheikh. Surat tersebut pertama kali dilaporkan oleh Axios, yang mengatakan para diplomat tinggi bertemu di Kairo selama akhir pekan.

    Surat itu berisi permintaan agar rekonstruksi di Gaza dibangun berdasarkan partisipasi warganya. Selain itu, surat itu juga mengingatkan agar hak warga Gaza selama rekonstruksi tidak boleh diganggu.

    “Rekonstruksi di Gaza harus dilakukan melalui keterlibatan langsung dan partisipasi rakyat Gaza. Warga Palestina akan tinggal di tanah mereka dan membantu membangunnya kembali,” kata surat itu.

    “Dan mereka tidak boleh dilucuti haknya selama rekonstruksi karena mereka harus mengambil alih proses tersebut dengan dukungan masyarakat internasional,” sambungnya.

    Diketahui, Trump pertama kali melontarkan usul agar Yordania dan Mesir menerima warga Palestina dari Gaza pada tanggal 25 Januari. Ketika ditanya apakah ia menyarankan hal itu sebagai solusi jangka panjang atau jangka pendek, presiden berkata: “Bisa jadi salah satunya.”

    Pernyataan Trump tersebut menggemakan ketakutan lama warga Palestina terkait pengusiran permanen dari rumah mereka dan dicap sebagai usulan pembersihan etnis oleh para kritikus. Yordania, Mesir, dan negara-negara Arab lainnya menentang usulan tersebut.

    Serangan militer Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 47.000 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan Gaza. Israel dituduh melakukan genosida dan kejahatan perang yang telah dibantah Israel. Pertempuran saat ini telah terhenti di tengah gencatan senjata yang rapuh.

    Lihat juga Video Lima Negara Arab Tolak Ide Trump Relokasi Warga Gaza

    (yld/zap)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Iwan Fals datangi Polres Jaksel terkait kasus organisasi OI

    Iwan Fals datangi Polres Jaksel terkait kasus organisasi OI

    Jakarta (ANTARA) – Penyanyi Iwan Fals didampingi istrinya, Rosanna Listanto mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan terkait kasus dugaan pemalsuan pendiri Orang Indonesia (OI) pada empat tahun lalu atau 2021.

    “Iya memenuhi panggilan, sehubungan dengan kasus empat tahun lalu,” kata Iwan Fals kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

    Iwan Fals dan istrinya mengaku telah diperiksa oleh polisi dengan diberikan 16 pertanyaan.

    Sementara itu, kuasa hukum Iwan Fals, Andhika mengatakan kliennya ke kantor polisi untuk menjelaskan terkait dengan laporan yang dilayangkan sejak tahun 2021.

    “Jadi, om Iwan dan tante Yos beritikad baik menghadiri undangan wawancara untuk memberikan klarifikasi dan yang dibutuhkan untuk penyelidikan untuk perkara yang sebelumnya dari tahun 2021 kalau enggak salah,” kata Andhika.

    Kendati demikian, Andhika enggan menjelaskan kasus tersebut secara detail.

    Rosanna Listanto selaku istri Iwan Fals, telah melaporkan seseorang berinisial KS lantaran tidak diterima dituduh memalsukan akta pendirian OI.

    KS saat itu disebut sebagai kuasa hukum dari IB, salah satu pendiri OI. Laporan dilayangkan pada tahun 2021 silam.

    Laporan Rosanna awalnya diproses di Polda Metro Jaya, Jakarta. KS selaku terlapor dikenakan Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU ITE dan atau Pasal 310 dan 311 KUHP tentang Fitnah dan Perbuatan Tidak Menyenangkan.

    Pewarta: Luthfia Miranda Putri
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pilu Pegawai Mebel Dibunuh Rekan Kerja di Cicaras, Istrinya Malah Pilih Kabur Bareng Pelaku

    Pilu Pegawai Mebel Dibunuh Rekan Kerja di Cicaras, Istrinya Malah Pilih Kabur Bareng Pelaku

    TRIBUNJAKARTA.COM – Pegawai bengkel mebel berinisial RR (37), diduga dibunuh rekan kerjanya, EHS (37) di Jalan Malaka, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (31/1/2025) malam. 

    Selian rekan kerja, EHS ternyata merupakan pacar dari istri korban. 

    Alan (52) mengatakan, dia baru mengetahui peristiwa tersebut setelah anak korban berteriak-teriak. 

    “Kemudian, anaknya ternyata teriak sama saya. ‘Pak, tolongin ayah saya, tolongin ayah saya’,” kata Alan saat ditemui Kompas.com, Minggu (2/2/2025). 

    Setelah mendengar teriakan itu, Alan langsung ke belakang bengkel mebel dan melihat korban terkapar bersimbah darah. 

    “Justru enggak ada yang tahu orang itu kan, Nah begitu saya ke belakang, dia sudah terkapar, sudah engap-engapan kayak gitu lah,” ucap Alan. 

    Akhirnya, Alan bersama rekan-rekannya yang lain langsung membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciracas untuk mendapatkan penanganan. 

    Namun, nyawa RR tidak tertolong ketika sedang perjalanan menuju ke RSUD Ciracas. 

    Kemudian, jenazah korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses otopsi.

    Pelaku Tak Terima Ditegur 

    Pembunuhan ini diduga dipicu karena korban menegur istrinya yang merupakan pacar pelaku. 

    Saat itu, pelaku sedang berkunjung ke sekitar tempat kejadian perkara (TKP). 

    “Korban setelah melihat istrinya didatangi pacarnya langsung menegur istrinya dan tiba-tiba pacar istri korban (EHS) marah, sehingga terjadi keributan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam. 

    Akhirnya, pertengkaran itu tak terhindarkan di workshop mebel tempat korban dan pelaku bekerja. 

    Dalam keadaan emosi, pelaku mendorong korban hingga terjatuh. 

    “Pelaku langsung mendorong korban hingga jatuh dan pelaku menusuk korban di bagian ulu hati, kepala, dan tangan,” ungkap Ade. 

    Anak korban yang mendengar keributan tersebut segera keluar untuk membantu ayahnya. 

    Namun, dalam upayanya untuk melindungi, anak korban mengalami luka akibat terkena pisau. 

    Istri Kabur

    Setelah membunuh rekan kerjanya, EHS diduga melarikan diri bersama istri korban. 

    “Lewat situ perempuannya (kaburnya) lewat depan, pintu depannya itu, bareng sama pelaku,” kata Alan. 

    Setelah membunuh RR, pelaku disebut sempat ke kamarnya yang ada di bengkel mebel itu untuk mengemasi barang-barangnya. 

    “Larinya ke sini (kamar) mengaambil pakaian, Di situ saya sudah panik dengan yang namanya korban itu kan harus digimanain. Dia (pelaku), baru sampai sini (depan pagar) saya teriakin,” kata Alan. 

    Alan sudah berusaha mengejar pelaku usai melihat RR terkapar bersimbah darah. 

    Namun, pelaku tidak berhasil ditangkap. Akhirnya, Alan memilih untuk menolong korban yang sedang kritis karena menderita luka tusuk. 

    Menurut Alan, pelaku diduga melarikan diri dengan istri korban setelah membunuh RR di tempat kerjanya. 

    “Bahkan saya teriak-teriak ke sana, sambil memanggil perempuannya itu ternyata tidak ada. Lewat situ perempuannya lewat depan, pintu depannya itu, bareng sama pelaku,” kata Alan. 

    Alan menceritakan, bahwa pelaku dan istri korban melarikan diri dengan berjalan kaki.

     “Jalan kaki, pergi sendiri-sendiri, tetapi pas sudah di depan barengan, banyak yang melihat kok di depan,” ujar Alan.

    Ditangkap di Bandung 

    EHS, ditangkap di salah satu stasiun di Bandung. 

    “Sekarang kasusnya ditangani Polda karena yang menangkap Polda, di stasiun yang ada di Bandung,” kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly di Mapolres Jakarta Timur.

    Dalam pelariannya, EHS berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran polisi. 

    “Polda dan polsek melakukan pengejaran sampai Bandung. Memang tersangka berpindah-pindah, kini ditahan Polda,” ungkap Nicolas.

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Iwan Fals Dipanggil Polisi Buntut Kasus 4 Tahun Lalu

    Iwan Fals Dipanggil Polisi Buntut Kasus 4 Tahun Lalu

    Jakarta, Beritasatu.com – Penyanyi Iwan Fals dipanggil polisi. Ia mengunjungi Polres Metro Jakarta Selatan dan datang bersama istrinya, Rosana Listanto, serta pengacaranya, Andhika pada Senin (3/2/2025) malam.

    Namun, Iwan Fals dan Rosana enggan memberikan penjelasan lebih memerinci mengenai latar belakang kasus yang menyebabkan pemeriksaan polisi terhadapnya kali ini. 

    Mereka hanya menyebutkan, kasus tersebut telah dilaporkan sejak 2021.

    Pengacara Iwan Fals, Andhika mengungkapkan, kliennya telah memberikan jawaban atas 16 pertanyaan yang bersifat normatif dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

    “Jadi, Om Iwan datang bersama Yos (Rosana) dengan iktikad baik untuk memenuhi undangan wawancara, memberikan klarifikasi, dan informasi yang diperlukan dalam penyelidikan kasus yang sudah ada sejak 2021, apabila saya tidak salah ingat,” jelas Andhika.

    Andhika menjelaskan, semua keterangan telah disampaikan Iwan Fals yang dipanggil polisi. Sementara itu, pihaknya hanya menunggu hasilnya.

    Iwan Fals sendiri tidak memberikan penjelasan mengenai alasan mengapa dirinya baru diperiksa setelah kasus yang dilaporkan empat tahun lalu. Ia hanya berharap semua pihak dalam keadaan sehat.

    “Harapannya, semoga semuanya sehat,” ucap Iwan Fals.

    Iwan Fals diketahui telah melaporkan Indra Bonaparte, pendiri ormas Orang Indonesia (OI), ke Polda Metro Jaya pada 4 November 2021 terkait pencemaran nama baik dan pelanggaran UU ITE.

    Namun, Indra malah melaporkan balik istri Iwan Fals atas dugaan pemalsuan dokumen SK Menteri Hukum dan HAM yang digunakan untuk urusan legalitas sebuah lembaga hukum.

    Kuasa hukum Indra Bonaparte, Kamarudin Simanjuntak, mengirimkan surat kepada Rosana. Namun, Rosana mengaku tidak mengetahui apa-apa mengenai dugaan pemalsuan dokumen tersebut.

    Kemudian, pada 23 Maret 2022, Indra melaporkan Rosana ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan pemalsuan akta pendirian ormas OI. 

    Kasus tersebut kini berlanjut, dan Iwan Fals pun dipanggil untuk memberikan keterangan atas kasus yang yang telah terjadi pada beberapa tahun tersebut.