Kementrian Lembaga: BPOM

  • Kemendag Bakal Cabut Izin Pengusaha yang Kurangi Isi Kemasan Minyakita!

    Kemendag Bakal Cabut Izin Pengusaha yang Kurangi Isi Kemasan Minyakita!

    Jakarta

    Belakangan ini kecurangan dalam kemasan minyak goreng sederhana atau Minyakita menjadi sorotan publik. Setidaknya, ada empat perusahaan yang telah mengurangi isi Minyakita yang seharusnya 1 liter menjadi 750 mililiter (ml).

    Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Moga Simatupang memastikan proses pengawasan terhadap pelaku usaha tetap berjalan, mulai dari pengecer hingga distributor.

    “Nanti dicabut (izin edar) pada akhirnya, tapi kan nggak bisa bicara sekarang karena masih proses,” kata Moga saat ditemui di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025).

    Moga menjelaskan perbuatan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Tak segan, Kemendag akan mengenakan sanksi administratif hingga Rp 2 miliar dan mencabut izin edarnya.

    Bagi pengecer yang menjual harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700/kg dan membeli Minyakita dengan 2-3 karton, Kemendag akan memberikan sanksi berupa teguran terlebih dahulu. Apabila masih melanggar, Kemendag akan meningkatkan sanksinya.

    “Pengusahanya kan ada di UU 8 pasal 8, sanksinya ada pasal 60 ayat 1, (pidana) 5 tahun atau denda Rp 2 miliar. Ada sanksi administratif terhadap pengecer yang cuma beli 2 karton 3 karton, nggak mungkin kita kasih denda Rp 2 miliar, teguran tertulis. Nanti bertahap kalau tidak mengindahkan kan meningkat statusnya,” jelas Moga.

    Sebelumnya, Kemendag telah mengungkap praktik curang PT NNI. Melalui akun Instagram resminya @kemendag, Kemendag mengungkap beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh PT NNI, di antaranya, PT NNI masih memproduksi Minyakita meski sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) sudah kadaluarsa, tidak memiliki izin edar dari BPOM dan
    izin pengemasan sesuai KBLI.

    Selain itu, memalsukan surat rekomendasi izin edar dari Kemendag dan diduga mengemas minyak dalam volume tidak sesuai (kurang dari 1 liter). Bahkan PT NNI menjual Minyakita di atas harga ketentuan, yaitu Rp15.500 per liter untuk distributor tingkat 2, padahal seharusnya Rp 14.500 per liter. Akibatnya, harga di pengecer melonjak hingga Rp17.000 per liter, jauh di atas HET Rp 15.700 per liter.

    Terbaru, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menemukan kecurangan dalam kemasan minyak goreng sederhana atau Minyakita. Kasus kecurangan ini ditemukan saat melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

    Dalam sidak itu, Amran menemukan Minyakita yang harusnya dijual 1 liter, namun hanya 750 hingga 800 mililiter (ML). Minyak tersebut diproduksi oleh PT Artha Eka Global Asia, Koperasi Produsen UMKM Koperasi Terpadu Nusantara (KTN), dan PT Tunasagro Indolestari. Dalam sidak itu, pedagang juga menjual Minyakita di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), seharusnya Rp 15.700/liter, tetapi dijual Rp 18.000/liter.

    “Kami menemukan pelanggaran. Minyakita dijual di atas HET, dari seharusnya Rp 15.700 menjadi Rp 18.000. Selain itu, volumenya tidak sesuai, seharusnya 1 liter tetapi hanya 750 hingga 800 mililiter. Ini adalah bentuk kecurangan yang merugikan rakyat, terutama di bulan Ramadan, saat kebutuhan bahan pokok meningkat,” ujar Amran, di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3/2025).

    (kil/kil)

  • Jaktim gencarkan pengecekan keamanan takjil selama Ramadhan

    Jaktim gencarkan pengecekan keamanan takjil selama Ramadhan

    Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Kota Jakarta Timur bersama personel gabungan terus menggencarkan pengecekan keamanan takjil di wilayah tersebut selama Ramadhan 1446 Hijriah.

    “Kegiatan seperti ini rutin dilakukan setiap bulan Ramadhan,” kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Kota Jakarta Timur Taufik Yulianto saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Kegiatan ini dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada konsumen yang ingin menikmati takjil.

    Pengawasan produk takjil ini merupakan hasil kolaborasi jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta.

    Pada Jumat (7/3) lalu, pihaknya bersama 25 personel gabungan melakukan pengawasan takjil di Kawasan Pasar Rawamangun, Jalan Perserikatan, Rawamangun, Jakarta Timur.

    Petugas berkeliling mengambil 19 sampel takjil yang dicurigai mengandung zat kimia berbahaya untuk diperiksa di laboratorium keliling milik BPOM DKI Jakarta yang disiagakan di lokasi.

    Taufik menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara acak ke semua jenis produk takjil yang dijual para pedagang kaki lima di lokasi tersebut, mulai dari lontong isi, tahu goreng isi, pacar cina, kolak dan cumi balado.

    Lalu, pengecekan juga menyasar aneka gorengan, kerupuk, mi kuning, soto Padang, gado-gado Padang, centeng manis, bolu kukus, putu mayang dan lainnya.

    “Saat itu dari 19 sampel takjil yang diperiksa, ditemukan mi kuning dan tahu goreng isi yang mengandung formalin,” ujar Taufik.

    Kedua jenis takjil ini langsung diamankan untuk dimusnahkan. Selain itu, kedua pedagang juga diberikan edukasi agar tidak menjual takjil yang mengandung zat kimia berbahaya.

    “Kami bersama pihak terkait juga akan menelusuri sumber atau produsennya agar tidak memproduksi lagi makanan yang mengandung zat kimia berbahaya,” katanya.

    Taufik meminta para pelaku usaha untuk berkomitmen menjual dagangannya yang aman dikonsumsi masyarakat. Masyarakat juga harus bisa mengetahui ciri-ciri produk yang mengandung zat kimia berbahaya.

    “Kami juga imbau agar pedagang menaati peraturan yang ada, tidak menjual produk pangan berbahaya. Karena ini merugikan konsumen,” tegas Taufik.

    Pemkot Jakarta Timur (Jaktim) melalui Suku Dinas (Sudin) KPKP akan terus melakukan pengawasan takjil dan produk pangan selama Ramadhan di pasar setempat.

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Sri Muryono
    Copyright © ANTARA 2025

  • Hati Terasa Tentram Sehabis Salat? Manfaat Sujud Bisa Dijelaskan dengan Neurosains

    Hati Terasa Tentram Sehabis Salat? Manfaat Sujud Bisa Dijelaskan dengan Neurosains

    Jakarta

    Umat muslim setidaknya bersujud kepada Sang Pencipta, minimal sebanyak 34 kali dalam sehari. Banyak yang mengamini bahwa sujud sendiri tidak hanya sekadar gerakan salat. Lebih dari itu, sujud bisa menjadikan hati lebih tenang, dan ini bisa dijelaskan melalui ilmu pengetahuan.

    Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof Taruna Ikrar, yang juga seorang peneliti bidang ilmu neurosains, mengatakan bahwa gerakan sujud ini terbilang sangat spesial.

    “Tidak pernah ada orang yang dalam hidupnya yang selalu bahagia, gembira, pasti ada saatnya orang itu takut hingga cemas. Maka di dalam Al-Quran sangat jelas bahwa dengan beribadah hati kita jadi tentram,” kata Ikrar dalam ceramah di masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3/2025).

    “Kenapa tentram? Karena di situ neurosains menjelaskan ada dua prinsip di sistem saraf kita. Ada saraf simpatik dan saraf parasimpatik,” lanjutnya.

    Ikrar melanjutkan saraf simpatik bisa membantu pembuluh darah untuk berkontraksi, sehingga pada saat demikian kondisi ini bisa menimbulkan adanya relaksasi di tubuh.

    “Sel-sel saraf di otak kita jumlahnya ada triliunan. Ada yang berfungsi memerankan peran seolah-olah kita berambisi terus, lalu ada keseimbangan lain yang intinya parasimpatik,” kata Ikrar.

    “Keseimbangan dalam sel-sel inilah yang menjadikan perasaan kita tentram. Pada saat kita sujud, itu terjadi proses keseimbangan yang luar biasa,” lanjutnya.

    Melalui riset, lanjut Ikrar, baik di laboratorium dan rumah sakit jiwa telah dibuktikan bahwa mereka yang salat secara khusyuk dapat menekan rasa sakit di tubuh. Ini karena adanya keseimbangan neurotransmitter di otak.

    “Pada saat kita sujud posisi otak kita itu lebih rendah dari jantung. Kalau kita tidak pernah bersujud, maka ada area-area tertentu di kepala kita tidak menerima cukup saturasi oksigen atau aliran darah,” kata Ikrar.

    “Oleh karena itu pada saat kita bersujud, posisi jantung lebih tinggi dari otak kita, maka manifestasinya jantung bisa mengalirkan darah ke otak lebih cepat karena bantuan gravitasi,” tutupnya.

    (dpy/up)

  • Otak Sering Error? Taruna Ikrar Sarankan Perbanyak Sujud

    Otak Sering Error? Taruna Ikrar Sarankan Perbanyak Sujud

    Jakarta

    Manfaat sujud saat menjalankan ibadah salat dapat dijelaskan dari kacamata neurosains. Tidak hanya membuat hati terasa damai akibat reaksi tertentu di sistem saraf, tapi juga mencegah error.

    Hal itu disampaikan oleh Taruna Ikrar, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, dalam ceramahnya di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (8/3/2025). Dokter yang juga mendalami bidang neurosains tersebut menyinggung manifestasi elektromagnetik dalam penjelasannya.

    “Pada saat kita sujud, itu selain menghilangkan rasa kesombongan, keangkuhan dan sebagainya, ternyata ada manifestasi elektromagnetiknya. Yaitu menjadi manifestasi yang sangat spesifik, dan sangat spesial, mencegah terjadi korslet (korsleting) di dalam otak kita,” katanya.

    “Apa itu korslet? Ya error. Kalau error, apa? Macam-macam. Stres. Setelah stres apa? Ya macam-macam, bisa jadi sakit kan, bisa tidak ada sebabnya tiba-tiba marah-marah, dan itu sangat berbahaya,” lanjutnya.

    Saat sujud, Ikrar menjelaskan, terjadi reaksi pada saraf simpatik dan parasimpatik. Salah satu manifestasinya adalah relaksasi pada sistem saraf, yang tidak hanya menekan rasa nyeri tapi juga membuat hati terasa lebih tentram.

    “Kalau mau sehat, mau tidak error, perbanyaklah sujud. Apalagi dibarengi dengan puasa, luar biasa berkah Ramadan ini,” tandasnya.

    (up/up)

  • Sudah Diboikot Restoran, Food Vlogger Tak Takut Review Makanan Ada Kecoa: Nanti Dibilang Pemerasan

    Sudah Diboikot Restoran, Food Vlogger Tak Takut Review Makanan Ada Kecoa: Nanti Dibilang Pemerasan

    TRIBUNJATIM.COM – Sudah diboikot restoran dan publik, food vlogger ini justru semakin berani.

    Sosok food vlogger yang dimaksud adalah Codeblu atau William Anderson.

    Ia tengah diboikot besar-besaran imbas unggahan kontroversial yang menuduh toko roti Clairmont Patisserie memberikan kue kedaluwarsa kepada panti asuhan.

    Selain itu, ia juga dituding memeras Clairmont Patisserie dengan meminta sejumlah uang untuk menghapus videonya.

    Dalam berbagai laporan, angka yang diminta Codeblu mulai dari Rp300 juta hingga Rp350 juta.

    Usai video ini viral, Codeblu menyampaikan permohonan maaf dan menghapus unggahannya.

    Ia mengaku telah menyebarkan informasi yang tidak benar karena tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut.

    Meskipun begitu, ulah Codeblu tetap memicu kemarahan publik.

    Petisi boikot menyebar luas di media sosial, khususnya oleh para pengusaha kuliner yang khawatir dirugikan dengan ulasannya.

    Salah satu restoran di Lampung bahkan memasang stiker foto Codeblu yang disilang, ditempel di kaca besar depan pintu masuk.

    Foto tersebut dibubuhi tulisan yang melarang Codeblu masuk ke tempat makan tersebut.

    Restoran tersebut bernama Kiyo Libare, beralamat di Jalan Prof M Yamin No 32, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

    “Semua code code blue orange red, beserta code code pacar yang bikin pusing dilarang masuk #kiyolibare #codeblue,” tulis akun TikTok @kiyo.libare.

    Selain itu, seruan boikot terhadap Codeblu sebagai food reviewer juga ramai di salah satu postingan akun Instagram @gastronusa.

    Pada akun Instagram tersebut diunggah poster dengan foto codeblu dan berisikan seruan untuk memboikot Codeblu serta oknum food reviewer sejenisnya.

    “Buat resto yang menolak kehadiran oknum food reviewer, boleh pasang ini di tempat masing masing,” tulis postingan tersebut.

    Ramai diboikot publik, Codeblu nampaknya masih santai.

    Ia masih aktif mengunggah Insagram Story di akun resminya @codebluuuu, melansir dari TribunBogor.

    Terbaru, ia menunjukkan makanan yang ditemukan ada kecoa di dalamnya.

    Berawal dari dirinya yang mendapat DM Instagram tentang temuan kecoa di makanan yang dibeli.

    Akun tersebut menceritakan bahwa ia sempat masuk IGD usai menemukan ada kecoa di makanannya.

    Ia pun sudah melapor ke pihak restoran namun tidak mendapat ganti rugi pemeriksaan.

    Ia lantas bertanya pada Codeblu apa yang harus dilakukan pihak restoran sebagai ganti rugi.

    Atas DM tersebut, Codeblu memberikan respon yang ia unggah di Instagram Stories.

    “Jangan pak, ntar dibilang pemerasan dan dibully 1 Indonesia. Jadi nikmati saja sudah kecoa itu,” tulis Codeblu.

    Di Instagram Stories selanjutnya, ia mengunggah video makanan sejenis soto yang di dalamnya ditemukan kecoa.

    “Aduin BPOM aja atau DPR,” tulis Codeblue dalam video tersebut.

    Sebagai informasi, ulah Codeblu mendapat sorotan dari DPR RI.

    Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menyoroti maraknya konten review makanan yang dapat merugikan produsen dan konsumen.

    Mufti Anam menduga adanya kelengahan dari Kementerian Perdagangan dalam melindungi kedua belah pihak dan meminta tindakan tegas terhadap kreator konten yang meresahkan.

    Sementara itu, beberapa restoran telah di-review Codeblu.

    Tak jarang pula sejumlah restoran yang di-review mendapat kritikan dari Codeblu. 

    Codeblu terkenal dengan kata-kata dan kritikan pedasnya saat review jujur berbagai restoran. 

    Alhasil, sejumlah UMKM hingga restoran terkena imbas akibat review jujur Codeblu.

    Beberapa dari mereka merugi hingga nyaris bangkrut, termasuk 3 restoran ini, melansir dari TribunBogor:

    1. Meat a Meat

    Pada September 2024, Codeblu sempat datang dan makan langsung di restoran Meat a Meat di Sunter, Jakarta Utara. 

    Lewat videonya, Codeblu tidak merekomendasikan Meat a Meat karena menggunakan daging jenis Meltique. 

    Menurutnya daging ini memiliki rasa yang nyangkut di tenggorokan hingga berbahaya untuk kesehatan.

    Tak hanya itu, Codeblu juga mengatakan daging Meltique ini tidak sehat dan dapat meningkatkan risiko penyakit.

    Imbas kritikan pedasnya, Meat a Meat jadi sepi bahkan tidak ada pengunjung sama sekali.

    Kondisi Meat a Meat usai dikritik Codeblu direkam TikToker @ardyawahnhalley23.

    Dalam postingannya juga terdapat video klarifikasi Meat da Meat.

    Mereka mengaku bahwa omzet penjualan menurun drastis hingga 50-60 persen seusai Codeblu mengunggah video review jujur tersebut.

    2. Warung Makan Nyak Kopsah

    Pada 2023, Codeblu mengunjungi Warung Makan Nyak Kopsah. 

    Alih-alih memberikan ulasan positif, Codeblu justru memberikan nilai tiga dari 10.

    Saat itu, Codeblu memesan beberapa menu. 

    Menurutnya harga yang ditawarkan terlalu mahal untuk sekelas warung dengan rasa yang tidak sebanding. 

    Salah satu menu yang ia beli adalah menu udang goreng tepung yang ternyata masih ada kotorannya.

    Kemudian ia memesan menu ayam kecap yang kering dan teksturnya sangat keras bahkan sulit dipotong menggunakan sendok. 

    3. Clairmont Patisserie atau Brand CT

    Terakhir, Codeblu menuduh Clairmont Patisserie atau brand CT memberikan kue berjamur kepada sebuah panti asuhan di Jakarta Selatan.

    Tak hanya memberikan komentar terkait nastar berjamur, Codeblu juga menyinggung buruknya kondisi dapur di toko tersebut.

    Akibatnya, banyak netizen ikut mengkritik toko kue tersebut.

    Brand tersebut lantas membantah tuduhan Codeblu dengan menyertakan bukti. 

    Pihak CT menyebut bahwa kue berjamur yang dikirim ke panti asuhan itu bukan berasal dari mereka, melainkan dari mantan karyawan salah satu vendor maintenance mereka yang bertindak tanpa sepengetahuan manajemen. 

    Brand CT juga meminta Codeblu untuk menghapus unggahan ulasannya.

    Bukan langsung dihapus, Codeblu malah diduga meminta bayaran antara Rp330 juga hingga Rp600 juta agar unggahan tersebut dihapus. 

    Buntutnya, warganet menyerukan aksi boikot sang Food Vlogger. 

    Bahkan sejumlah restoran sudah melakukan boikot terhadap Codeblu, dengan menempel stiker berisi larangan masuk untuk Codeblu. 

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

  • Masyaallah, Neurosains Ungkap Manfaat Sujud saat Salat bagi Otak

    Masyaallah, Neurosains Ungkap Manfaat Sujud saat Salat bagi Otak

    Jakarta

    Sejumlah bukti ilmiah menunjukkan sederet manfaat sujud saat salat bagi kesehatan otak. Hal ini diutarakan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Prof Taruna Ikrar yang juga seorang peneliti bidang ilmu neurosains.

    Menurut Taruna, sujud saat salat menjadi sangat fundamental karena selain menjadi momen terdekat dengan Allah SWT sebagai penghambaan diri, tetapi sekaligus menjadi sarana mendapatkan ketenangan hati, juga kesehatan lahir dan batin.

    “Pada saat kita sujud posisi otak kita itu lebih rendah dari jantung, kita tahu jantung adalah pompa otomatis, yang dirangsang sistem parasimpatic, pada saat jantung berdetak, otomatis dia selalu memompakan diri. Pada saat-saat tertentu, kalau tidak pernah sujud, tentu ada area-area tertentu yang ada di kepala kita, tidak cukup, aliran darah ke situ,” terang Prof Taruna dalam ceramah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2025).

    “Oleh karena itu pada saat kita bersujud, posisi jantung lebih tinggi dari otak, manifestasinya tentu selain jantungnya menekan darah ke seluruh tubuh juga ke otak, kebutuhan saturasi oksigen kita lebih terpenuhi, ini dampak berikutnya bisa mencegah penyakit demensia, alzheimer, bisa tercegah dengan sujud,” lanjutnya.

    Perasaan tenang saat sujud juga secara ilmiah bisa didapat sewaktu salat saat jatuh sakit. Dalam posisi tersebut, terjadi proses keseimbangan neurotransmitter di tubuh.

    Hal ini disebutnya sudah diuji dalam sejumlah riset berbasis ilmiah maupun dengan keterlibatan pasien-pasien di rumah sakit.

    “Kita kan tidak mungkin selalu bahagia. Pasti ada saatnya orang bilang sedih takut dan cemas, oleh karena itu kalau dalam Al Qur’an ini tegas dengan beribadah hati kita jadi tentram, karena di situ ilmu neurosains menjelaskan saraf simpatik dan saraf parasimpatik alau dalam konteks pembuluh darah dia bagaimana kerjanya,” beber dia.

    “Marilah kita menjaga shalat, memperbanyak sujud, serta meningkatkan kekhusyukan dalam ibadah. Dengan begitu, kita akan memperoleh ketenangan, kesehatan, dan keberkahan dalam hidup,” pungkasnya.

    (naf/up)

  • Ramai Diboikot, Codeblu Tetap Ngonten Temukan Kecoa di Makanan, Tak Minta Ganti Rugi: Ntar Dibully

    Ramai Diboikot, Codeblu Tetap Ngonten Temukan Kecoa di Makanan, Tak Minta Ganti Rugi: Ntar Dibully

    TRIBUNJATIM.COM – Codeblu kembali bikin geger bikin video temuan kecoa di makanannya. 

    Food vlogger ini viral di media sosial diduga memeras toko roti senilai ratusan juta. 

    Ia membuat konten, menuduh toko roti Clairmont Patisserie memberikan kue kedaluwarsa kepada panti asuhan.

    Di samping itu, Codeblu meminta toko roti tersebut bayar tausan juta jika mau videonya dihapus atau take-down. 

    Padahal tuduhan kue kedaluwarsa itu ternyata tidak benar.

    Pria bernama asli William Anderson itu pun sudah meminta maaf karena menuduh toko roti Clairmont. 

    Ia mengaku telah menyebarkan informasi yang tidak benar karena tanpa melakukan pengecekan lebih lanjut dan segera menghapus kontennya. 

    Namun petisi boikot Codeblu hingga kini viral di TikTok karena publik terlanjur marah, khususnya pengusaha kuliner. 

    Salah satu restoran di Lampung bahkan memasang stiker foto Codeblu yang disilang, ditempel di kaca besar depan pintu masuk.

    Foto tersebut dibubuhi tulisan yang melarang Codeblu masuk ke tempat makan tersebut.

    Restoran tersebut bernama Kiyo Libare, beralamat di Jalan Prof M Yamin No 32, Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung.

    “Semua code code blue orange red, beserta code code pacar yang bikin pusing dilarang masuk #kiyolibare #codeblue,” tulis akun TikTok @kiyo.libare.

    Selain itu, seruan boikot terhadap Codeblu sebagai food reviewer juga ramai di salah satu postingan akun Instagram @gastronusa.

    Pada akun Instagram tersebut diunggah poster dengan foto codeblu dan berisikan seruan untuk memboikot Codeblu serta oknum food reviewer sejenisnya.

    “Buat resto yang menolak kehadiran oknum food reviewer, boleh pasang ini di tempat masing masing,” tulis postingan tersebut.

    Ramai diboikot publik, Codeblu nampaknya masih santai.

    Ia masih aktif mengunggah Insagram Story di akun resminya @codebluuuu.

    Terbaru, ia menunjukkan makanan yang ditemukan ada kecoa di dalamnya.

    POSTER BOIKOT- Di media sosial viral poster boikot Codeblue setelah mencuatnya isu dugaan pemerasan yang disinyalir dilakukan William Anderson terhadap pengusaha toko kue CT. (X/Twitter)

    Berawal dari dirinya yang mendapat DM Instagram tentang temuan kecoa di makanan yang dibeli.

    Akun tersebut menceritakan bahwa ia sempat masuk IGD usai menemukan ada kecoa di makanannya.

    Ia pun sudah melapor ke pihak restoran namun tidak mendapat ganti rugi pemeriksaan.

    Ia lantas bertanya pada Codeblu apa yang harus dilakukan pihak restoran sebagai ganti rugi.

    Atas DM tersebut, Codeblu memberikan respon yang ia unggah di Instagram Stories.

    “Jangan pak, ntar dibilang pemerasan dan dibully 1 Indonesia. Jadi nikmati saja sudah kecoa itu,” tulis Codeblu.

    Di Instagram Stories selanjutnya, ia mengunggah video makanan sejenis soto yang di dalamnya ditemukan kecoa.

    “Aduin BPOM aja atau DPR,” tulis Codeblue dalam video tersebut.

    Sebagai informasi, ulah Codeblu mendapat sorotan dari DPR RI.

    Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, menyoroti maraknya konten review makanan yang dapat merugikan produsen dan konsumen.

    Mufti Anam menduga adanya kelengahan dari Kementerian Perdagangan dalam melindungi kedua belah pihak dan meminta tindakan tegas terhadap kreator konten yang meresahkan.

    CODEBLU DIBOIKOT – Food vlogger Codeblu tengah diboikot besar-besaran imbas ulahnya. Ramai diboikot publik, Codeblu nampaknya masih santai. Terbaru, ia menunjukkan makanan yang ditemukan ada kecoa di dalamnya. (Instagram/@codebluuuu,@gastronusa)

    Sosok asli Codeblu

    Codeblu alias Willian Anderson dikenal sebagai food vlogger yang mereview makanan dengan jujur.

    William Anderson memiliki seorang istri yang bernama Rose Andersen.

    Rose kini tengah mengandung anaknya dengan William yang telah dijuluki baby blu.

    Kanal YouTube Codeblu telah mengunggah 35 video dan memiliki sekira 37 ribu subscribers.

    Melalui kanal YouTube-nya itu, Codeblu kerap mengunggah video review makanan, vlog harian, hingga battle memasak.

    Sementara itu, akun TikTok-nya @Codebluuuu memiliki 1,3 juta followers.

    Akun TikTok Codeblu itu bahkan telah menghasilkan 36,7 juta likes.

    Melalui akun TikTok-nya itu, Codeblu kerap mengunggah konten mereview makanan.

    Dalam profil akun Instagram-nya, Codeblu menjelaskan bahwa ia mereview dengan jujur, bukan me-roasting.

    Mengutip Sripoku.com, Codeblu disebut juga merupakan seorang chef.

    Codeblu tampak memasak untuk seorang pengunjung bule dengan mengenakan baju berwarna abu-abu.

    Ia pun menjelaskan makanan yang dimasaknya itu kepada pengunjung.

    Lebih lanjut, Codeblu diketahui telah lama terjun di dunia kuliner.

    Hal itu terungkap dari kanal YouTube salah satu berita nasional yang mengangkat toko kue milik Codeblu.

    Berita Viral lainnya

  • Pentingnya Baca Label Nutrisi dalam Kemasan Pangan Sebelum Dikonsumsi

    Pentingnya Baca Label Nutrisi dalam Kemasan Pangan Sebelum Dikonsumsi

    Jakarta – Kesadaran masyarakat terkait membaca label pangan relatif rendah, terbukti dari data Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) pada 2013. Hanya 7.9 persen masyarakat Indonesia yang membaca label nutrisi sebelum membeli produk.

    Karenanya, butuh sistem pelabelan yang mudah untuk dipahami. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI saat ini juga tengah mematangkan aturan yang mengadaptasi ‘Nutri Grade’ di Singapura, dengan memberi penandaan tertentu berdasarkan kandungan GGL dalam kemasan pangan.

    Kepala BPOM Taruna Ikrar yang hadir dalam acara detikcom Leaders Forum mengatakan, kehadiran label nutrisi sangat dibutuhkan oleh konsumen. Pasalnya, label nutrisi memberikan informasi agar konsumen mengetahui kandungan ada apa yang terdapat di setiap produk.

    “Kalau berbicara tentang label gizi. Di dalamnya terkandung selain kandungan gizi, komposisinya, dan juga yang paling jelas di situ takarannya. Hal itu sangat penting untuk kita pahami. Sehingga pada saat mengonsumsi, kita bisa mengatur sesuai dengan kebutuhan, tidak berlebihan tapi juga tidak kekurangan. Label dari suatu nutrisi itu sangat penting,” kata Taruna di acara detikcom Leaders Forum bertajuk ‘Bijak Membaca Label Nutrisi’, Jumat (7/3/2025).

    Taruna menjelaskan BPOM terus berupaya untuk mendorong para pelaku industri agar mencantumkan label nutrisi sesuai dengan fakta yang terdapat di satu produk.

    “BPOM itu sesuai dengan aturan BPOM Nomor 26 itu sangat tegas kandungan gizi dari semua produk yg ada di label harus realistis apa adanya dengan aturan seperti itu. Kita ingin memastikan makanan apapun yang masuk ke tubuh terjamin keamanannya. Bukan hanya bebas dari bahaya tapi juga kualitas dari kandungan tersebut,” jelasnya.

    Dia menambahkan untuk mencegah over klaim, BPOM bakal meminta para pelaku usaha untuk melampirkan kajian ilmiah sebelum meminta izin untuk mencantumkan label nutrisi. Kajian ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui detail nutrisi dan takaran dari setiap produk.

    “Tentu untuk mencegah (over klaim) itu tahap pertama kita lakukan, pada saat industri memasukkan produk untuk disahkan kemasannya dan labelnya tentu kita akan baca dengan baik. Ada tim dan referensi. Misalnya kandungan ini berfungsi untuk apa dan sebagainya. Para industri itu menampilkan scientific papers atau sebagainya,” tutupnya.

    Salah satu perusahaan yang bergerak di industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG), Unilever Indonesia mengajak agar setiap konsumen lebih bijak dalam melihat label nutrisi yang biasa hadir di kemasan makanan. Hal ini untuk memastikan konsumen terhindar dari makanan-makanan yang bisa memberikan dampak negatif terhadap kesehatan.

    Ice Cream Asia Regulatory Affairs Lead Unilever Tutut Wijayanti mengatakan label nutrisi pada kemasan bisa membantu konsumen mengetahui bahan-bahan apa saja yang dikonsumsi. Hal itu juga bisa membantu konsumen menghitung kebutuhan nutrisi tubuh.

    “Kalau dari produk ice cream, penting bagi konsumen untuk melihat bagian energi. Selain itu juga bisa dilihat berapa kalori, gula, dan lemaknya. Paling penting bagi konsumen untuk memahami takaran saji (yang terdapat di label nutrisi),” kata Tutut.

    Dia menambahkan kehadiran label nutrisi juga bisa mendorong konsumen lebih bijak dalam memilih produk yang bakal dikonsumsi. Ini juga mendorong mereka untuk lebih memilih produk yang secara nutrisi sehat bagi tubuh.

    “Kita membantu konsumen untuk bisa lebih bijak memilih produk mana yang akan dikonsumsi dan lebih bijak memilih camilannya,” tuturnya.

    (akd/akd)

  • Cegah Obesitas, BPOM Dorong Pemilik Usaha Minuman Kopi Kekinian Tampilkan Nilai Gizi pada Produknya – Halaman all

    Cegah Obesitas, BPOM Dorong Pemilik Usaha Minuman Kopi Kekinian Tampilkan Nilai Gizi pada Produknya – Halaman all

    BPOM RI mendorong pemilik usaha tempat kopi maupun minuman kekinian turut menerapkan Informasi Nilai Gizi guna mengurangi obesitas.

    Tayang: Jumat, 7 Maret 2025 11:59 WIB

    Gambar oleh Karolina Grabowska dari Pixabay

    LABEL GIZI KOPI – Ilustrasi kopi kekinian. BPOM RI mendorong pemilik usaha tempat kopi maupun minuman kekinian turut menerapkan Informasi Nilai Gizi guna mengurangi obesitas. 

    Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) mendorong pemilik usaha tempat kopi maupun minuman kekinian turut menerapkan Informasi Nilai Gizi.

    Saat ini masyarakat Indonesia tengah dihadapkan pada masalah gizi berupa obesitas yang terus meningkat.

    Direktur Standardisasi Pangan Olahan, Badan POM RI Dra. Dwiana Andayani, Apt menuturkan, kewajiban menerapkan label gizi baru ada pada pangan olahan.

    “Kami terus intensif bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan supaya jangan hanya di pangan olahan tapi juga di gerai-gerai kopi dan minuman-minuman kekinian itu juga sama diterapkan (informasi label gizi),” ujar dia

    Pemerintah kata dia, terus berupaya agar mengedukasi masyarakat agar lebih cermat dalam konsumsi minuman dan makanan dengan terlebih dahulu membaca informasi nilai gizi.

    “Ini sebagai upaya mengurangi risiko mengalami obesitas atau penyakit jantung. Kami terus bersama-sama mengedukasi agar kebiasaan cermat dan teliti membaca label gizi menjadi gaya hidup masyarakat,” ungkap Dwiana.

    Obesitas merupakan masalah global yang mengancam kesehatan masyarakat termasuk di Indonesia.

    Di Indonesia dalam kurun waktu 10 tahun terjadi peningkatan obesitas yang cukup signifikan.

    Obesitas dapat dicegah dengan menjalani pola hidup sehat sejak dini, dengan mencermati pola konsumsi Gula Garam dan Lemak (GGL), baca label kemasan pada kemasan pangan olahan dan latihan fisik secara rutin.

    Sebagaimana ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI, idealnya dalam sehari masyarakat dapat mengonsumsi gula tidak lebih dari 50 gram (setara 4 sendok makan), garam tidak lebih dari 5 gram (setara 1 sendok teh), dan lemak tidak lebih dari 67 gram (setara 5 sendok makan).

    “);
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’61’,img:’thumb2′}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }
    else{
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    $(“#test3”).val(“Done”);
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else if (getLast > 150) {
    if ($(“#ltldmr”).length == 0){
    $(“#latestul”).append(‘Tampilkan lainnya’);
    }
    }
    }
    });
    });

    function loadmore(){
    if ($(“#ltldmr”).length > 0) $(“#ltldmr”).remove();
    var getLast = parseInt($(“#latestul > li:last-child”).attr(“data-sort”));
    $(“#latestul”).append(“”);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast ;
    if($(“#test3”).val() == ‘Done’){
    newlast=0;
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest”, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast + 1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;
    if(val.c_url) cat = “”+val.c_title+””;
    else cat=””;
    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    else{
    $.getJSON(“https://api.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:sectionid,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
    $.each(data.posts, function(key, val) {
    if(val.title){
    newlast = newlast+1;
    if(val.video) {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = ” “;
    }
    else
    {
    var vthumb = “”;
    var vtitle = “”;
    }
    if(val.thumb) {
    var img = “”+vthumb+””;
    var milatest = “mr140”;
    }
    else {
    var img = “”;
    var milatest = “”;
    }
    if(val.subtitle) subtitle = “”+val.subtitle+””;
    else subtitle=””;

    $(“#latestul”).append(“”+img+””);
    }else{
    return false;
    }
    });
    $(“.loading”).remove();
    });
    }
    }

    Berita Terkini

  • Jurus Industri Pastikan Produk Kosmetik Aman Digunakan Masyarakat

    Jurus Industri Pastikan Produk Kosmetik Aman Digunakan Masyarakat

    Jakarta

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) melaporkan maraknya peredaran produk kosmetik berbahaya belakangan ini membuat media sosial cukup gaduh. BPOM pun menemukan peredaran kosmetik berbahaya serta ilegal meningkat 10 kali lipat dalam setahun terakhir.

    Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM RI, apt Mohamad Kashuri, S.Si., M.Farm. mengingatkan masyarakat untuk tidak gegabah dalam mencoba kosmetik yang belum jelas keamanannya.

    “Sebelum membeli produk, kenali diri sendiri dulu, butuh nggak sih dengan skincare itu? Kalau nggak butuh, ya nggak usah, pastikan juga produk terdaftar di BPOM dan dibeli melalui official store. Agar apa? Agar konsumen bisa klaim bila mendapat kerugian yang diterima,” ucap Kashuri dalam sesi bincang detikcom Leaders Forum ‘Skincare Aman, Wajah Glowing Tanpa Drama’, Rabu (26/2/2025).

    Sementara itu, R&D Beauty & Wellbeing Consumer Technical Insight & Claim Lead Unilever Indonesia, Dr. Telisiah Utami Putri juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergiur iklan dengan klaim yang berlebihan. Sebagai perusahaan yang telah berada di Indonesia puluhan tahun dan telah memproduksi puluhan produk kosmetik, Unilever Indonesia hanya menggunakan bahan berkualitas yang aman dan telah melewati rangkaian pengujian secara menyeluruh.

    Dengan pengalaman panjang di industri FMCG, Unilever berupaya menjadi pelopor dalam teknologi dan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen di setiap pasar, termasuk di Indonesia. Global Research Center Unilever memiliki lebih dari 5.000 ahli pada bidang teknologi yang melakukan penelitian untuk terus mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan konsumen. Dari penelitian yang telah dilakukan, Unilever juga aktif melakukan publikasi jurnal ilmiah di forum internasional. Unilever terus mengembangkan teknologi dan inovasi berbasis riset mendalam.

    Klaim produk juga menjadi perhatian utama Unilever. Setiap klaim yang disampaikan kepada konsumen, baik di kemasan maupun media komunikasi, harus didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. Sebelum diluncurkan, produk akan melewati serangkaian pengujian menyeluruh oleh tim R&D dan berbagai uji kualitas, termasuk pengujian bahan baku, proses produksi, serta keamanan produk akhir.

    Unilever Indonesia mengapresiasi upaya BPOM dalam mengatur dan memastikan keamanan produk kosmetik di Indonesia. Namun, kesadaran produsen terhadap tanggung jawabnya juga harus ditingkatkan. Klaim yang tidak sesuai dapat merugikan konsumen dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap industri kecantikan.

    Di sisi lain, konsumen juga perlu berperan aktif dalam mengawasi dan memastikan produk yang mereka gunakan aman dengan lebih teliti membaca keterangan dan memahami klaim yang disampaikan oleh produsen.

    Sebelum dipasarkan, semua teknologi yang digunakan pada produk Unilever dikembangkan dengan dukungan dari enam global research center yang tersebar di Asia sampai Eropa. Seperti contohnya Niasorcinol generasi terbaru dari Niacinamide yang merupakan salah satu teknologi paten untuk manfaat mencerahkan kulit terbaru yang diluncurkan oleh Unilever di Indonesia. Niasorcinol juga merupakan hasil dari penelitian yang dilakukan oleh para ahli Unilever di global research center.

    Sebagai informasi, salah satu manfaat dari niasorcinol adalah menghambat enzim tyrosinase yang berperan dalam produksi melanin di kulit. Melanin sendiri adalah pigmen alami yang menentukan warna kulit. Namun, jika produksi melanin berlebihan, dapat menyebabkan hiperpigmentasi atau noda hitam.

    “Tahun 2023 kami meluncurkan Niasorcinol melalui produk POND’S Bright Miracle yang merupakan generasi terbaru dari Niacinamide lewat penelitian kami lebih dari 20 tahun. Teknologi ini sudah dibuktikan manfaatnya dengan serangkaian uji klinis, uji manfaat yang begitu panjang, sehingga kami yakin untuk meluncurkan produk ini di Indonesia karena tepat guna teknologinya, sesuai dengan kebutuhan konsumen, sudah pasti keamanannya untuk konsumen, telah memenuhi dan sesuai dengan peraturan BPOM di Indonesia,” ungkap Telisiah.

    (anl/ega)