Kasus: PHK

  • Penjualan Anjlok 46%, Neta Bakal PHK 400 Karyawan di Thailand

    Penjualan Anjlok 46%, Neta Bakal PHK 400 Karyawan di Thailand

    Jakarta

    Produsen mobil listrik asal China, Neta, dikabarkan bakal melakukan efisiensi besar-besaran di pabrik mereka di Thailand. Hal ini menyusul anjloknya penjualan mobil listrik Neta di negeri Gajah Putih tersebut.

    Mengutip website media lokal, The Nation, perusahaan induk pembuat kendaraan listrik Neta, Hozon Auto, sedang mempertimbangkan memangkas sekitar 400 karyawan di Thailand. Rencana tersebut merupakan imbas dari lesunya bisnis mereka di sana.

    Disebutkan, Neta hanya menjual total sebanyak 6.534 unit model Neta V, V-II, dan X sepanjang bulan Januari hingga November 2024. Angka tersebut menurun sangat jauh, yakni anjlok sekitar hampir 46% (45,8%) jika dibandingkan dengan periode Januari-November 2023.

    Dikatakan sumber tersebut, rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) 400 karyawan tersebut akan dilakukan kepada pabrik Neta Auto Thailand yang menggunakan pabrik Bangchan General Assembly untuk memproduksi kendaraan listrik Neta di Thailand. Pabrik ini berlokasi di distrik Min Buri, Bangkok.

    Sebelumnya Hozon Auto dilaporkan mengalami masalah likuiditas karena penurunan angka penjualan. Mereka bahkan menghentikan produksi di pabriknya di Zhejiang, Cina, serta memangkas jumlah karyawan. Hal yang sama juga bakal terjadi di Thailand.

    The Nation melaporkan bahwa Neta Auto (Thailand) menderita kerugian bersih 1,8 miliar baht (Rp 856 miliar) pada tahun 2023 berbanding dengan laba 80,77 juta baht atau Rp 38 miliar yang mereka dapatkan pada tahun 2022.

    Dalam lima tahun sejak Neta didirikan di Thailand (2019-2023), pendapatan dan kerugian perusahaan tersebut diakumulasikan masing-masing sebesar 7,78 miliar baht atau Rp 3,7 triliun serta 1,72 miliar baht (Rp 818 miliar).

    (lua/din)

  • KALEIDOSKOP 2024: Semarak Diskon Pajak saat Ekonomi Lesu

    KALEIDOSKOP 2024: Semarak Diskon Pajak saat Ekonomi Lesu

    Bisnis.com, JAKARTA — Selama 2024, pemerintah mengumumkan sejumlah insentif perpajakan demi menstimulus perekonomian yang cenderung lesu atau sekadar merespons isu berkembang.

    Sepanjang tahun ini, kinerja perekonomian memang tidak bisa disebut memuaskan. Terdapat indikasi pelemahan daya beli masyarakat, penurunan jumlah kelas menengah, hingga terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) massal di industri padat karya.

    Di tengah berbagai kondisi tak mengenakan tersebut, pemerintah berencana menaikkan tarif pajak pertambahan nilai atau PPN menjadi 12% pada 1 Januari 2025. Gelombang penolakan pun bermunculan.

    Akibatnya, pemerintah memutar otak agar masyarakat hingga pelaku pasar tidak semakin terpuruk. Sejumlah kebijakan diskon perpajakan pun dikeluarkan: mulai dari PPN ditanggung pemerintah (DTP) hingga tax holiday.

    1. PPN DTP Properti 

    Indikasi pelemahanan daya beli masyarakat hingga penurunan jumlah kelas menengah membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan PPN DTP sektor properti.

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menunjukkan bahwa pengeluaran terbesar kedua dari kelas menengah berasal dari sektor properti. Tidak hanya itu, sambungnya, aktivitas ekonomi di sektor properti akan berdampak luas ke sektor lain.

    “Diharapkan ini [PPN DTP sektor properti] juga mendorong kemampuan daripada kelas menengah, mendorong sektor konstruksi. Kita tahu sektor konstruksi itu dan perumahan itu multiplier-nya [efek bergandanya] tinggi,” titip Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (27/8/2024).

    Setidaknya ada tiga periode pemberian insentif PPN DTP sektor properti selama 2024. Pertama, periode 1 Januari—30 Juni 2024: PPN DTP sebesar 100% hingga Rp2 miliar untuk penyerahan rumah tapak dan satuan rumah susun dengan harga jual maksimal Rp5 miliar. 

    Kedua, periode 1 Juli—31 Agustus 2024: PPN DTP diturunkan menjadi sebesar 50%. Ketiga, periode 1 September—31 Desember 2024: PPN DTP kembali dinaikkan sebesar 100%.

    Terbaru, bahkan pemerintah kembali mengumumkan kebijakan PPN DTP sebesar 100% sampai dengan Rp2 miliar untuk pembelian rumah dengan harga maksimal Rp5 miliar akan diperpanjang untuk 2025.

    2. PPN & PPnBM DTP KBLBB 

    Untuk menjaga daya beli masyarakat akibat kenaikan PPN menjadi 12% pada tahun depan serta mempercepat transisi energi, pemerintah memberikan insentif PPN DTP dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) DTP untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

    Insentif tersebut akan berlaku untuk tahun depan. Setidaknya ada empat jenis insentif yang akan diberikan untuk KBLBB.

    Pertama, PPnBM DTP sebesar 15% untuk KBLBB CKD (dalam keadaan utuh) dan CBU (dalam keadaan terurai lengkap). Kedua, PPN DTP sebesar 10% untuk KBLBB CKD

    Ketiga, bea masuk nol untuk KBLBB CBU. Keempat, PPnBM DTP sebesar 3% kendaraan listrik hybrid.

    3. PPh 21 DTP

    Besarnya jumlah PHK di sektor padat karya sepanjang tahun ini juga direspons pemerintah dengan memberikan diskon pajak. Pemerintah mengumumkan akan memberi insentif PPh 21 DTP untuk karyawan industri padat karya yang bergaji sampai dengan Rp10 juta pada 2025.

    Artinya, gaji karyawan industri padat karya yang termasuk penerimaan manfaat tidak akan terpotong pajak penghasilan.

    4. Tax Holiday

    Pemerintah juga memperpanjang ketentuan pengurangan hingga pembebasan pajak korporasi atau tax holiday. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 130/2020, insentif pajak itu semestinya berakhir pada 9 Oktober 2024 tetapi kini telah diperpanjang hingga 31 Desember 2025.

    Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menjelaskan bahwa perpanjangan tax holiday tersebut baru saja disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 69/2024 tentang Perubahan atas PMK 130/2020 tentang Pemberian Fasilitas Pengurangan Pajak Penghasilan Badan.

    Tax holiday ditujukan untuk perusahaan di industri pionir yaitu yang memiliki keterkaitan yang luas, memberi nilai tambah dan eksternalitas yang tinggi, memperkenalkan teknologi baru, serta memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional.

    Namun, dalam perpanjangan kali ini, terdapat sedikit peraturan, di antaranya tax holiday tidak berlaku untuk perusahaan asing atau korporasi multinasional. Pasalnya, pemerintah menerapkan pajak minimum global 15% atau pilar kedua OECD.

    5. Tax Amnesty Jilid III 

    Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengampunan Pajak resmi masuk ke dalam daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2025. Wacana pemberlakuan kembali program pengampunan pajak alias tax amnesty jilid III pun terkuak.

    Sebelumnya, kebijakan serupa sudah sempat diberikan pada 2016—2017 (jilid I) dan 2022 (jilid II).

    Ketua Komisi XI DPR Misbakhun merasa program pengampunan pajak perlu kembali diperlakukan untuk membiayai berbagai visi misi pemerintah baru Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

    Dia menyatakan bahwa DPR, terkhusus Komisi XI, akan turut membantu mengawal berbagai visi misi pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Jika salah satu cara mencapai visi misi dengan tax amnesty maka Komisi XI akan mendukungnya.

    Misbakhun menjelaskan bahwa pemerintah dan DPR akan tetap terus berupaya melakukan pembinaan agar wajib pajak tetap patuh. Di saat yang bersamaan, sambungnya, mereka juga ingin memberi peluang kepada orang yang menghindari pajak agar ke depan bisa memperbaiki diri.

    “Jangan sampai orang menghindar terus dari pajak, tapi tidak ada jalan keluar untuk mengampuni, maka amnesty ini salah satu jalan keluar,” jelasnya di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2024).

    Dengan program tax amnesty, para pengemplang pajak bisa dibebaskan dari kewajiban setoran yang tidak dibayarnya namun dengan membayar sejumlah tarif.

  • Penjualan Anjlok 46 Persen, Neta PHK 400 Karyawan di Thailand

    Penjualan Anjlok 46 Persen, Neta PHK 400 Karyawan di Thailand

    Jakarta, CNN Indonesia

    Neta berencana untuk memberhentikan 400 pekerja di Thailand sebagai bagian dari rencana restrukturisasi bisnisnya.

    Hozon Auto yang berkantor pusat di Shanghai dilaporkan mengalami masalah likuiditas akibat penurunan penjualan di Thailand lebih dari 45 persen tahun ini.

    Pihak Neta Auto Thailand belum mengonfirmasi terkait PHK ratusan orang pekerja tersebut.

    Pil pahit ini harus ditelan Neta yang sebelumnya terpaksa menghentikan pabrik produksi di Zhejiang selama setengah bulan karena mobilnya kurang diminati di China.

    Mengutip Nation Thailand, Jumat (27/12), Neta Auto Thailand, menggunakan pabrik perakitan Bangchan untuk memproduksi mobil listrik Neta di Thailand.

    Sumber mengatakan pemutusan hubungan kerja (PHK) itu meliputi karyawan Neta Auto (Thailand) dan Bangchan General Assembly yang bekerja di pabrik di distrik Min Buri, Bangkok.

    Neta Auto melaporkan penurunan penjualan sebesar 45,8 persen (Januari hingga November 2024) jika dibandingkan periode sama tahun lalu. Tahun ini perusahaan mengirimkan 6.534 unit model Neta V, Neta VII, dan Neta X.

    Menurut platform intelijen bisnis Creden Data, Neta Auto (Thailand) menderita kerugian bersih sebesar 1,8 miliar baht pada 2023, sementara laba sebesar 80,77 juta baht di tahun lalu.

    Dalam lima tahun sejak berdirinya (2019-2023), perusahaan telah memperoleh total pendapatan sebesar 7,78 miliar baht dan bila diakumulasi kerugian sebesar 1,72 miliar baht.

    (tim/mik)

    [Gambas:Video CNN]

  • Bikin Robot Pengganti Manusia, Perusahaan Ini PHK Karyawan

    Bikin Robot Pengganti Manusia, Perusahaan Ini PHK Karyawan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan pembuat robot, Boston Dynamics, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atas 45 orang pegawainya. Pencipta robot anjing Spot tersebut disebut sedang melalui kesulitan finansial.

    Laporan dari Boston Globe yang dikutip oleh Futurism menyatakan bahwa Boston Dynamics merumahkan 5 persen dari tenaga kerjanya. Juru bicara Boston Globe mengatakan bahwa PHK tersebut berdampak ke hampir semua unit di perusahaan.

    “Keputusan ini tidak mudah,” kata CEO Boston Dynamics Robert Player dalam surat yang dikirim ke semua pegawainya. Dalam surat tersebut, Player mengungkapkan kesulitan yang sedang dihadapi perusahaan meskipun robot buatan mereka selalu jadi fokus liputan media.

    “Secara jangka panjang kami tetap positif. Spot terus berkembang dengan stabil untuk pelanggan pemerintah dan industri. Strech membuktikan nilainya untuk pemain logistik dan ritel. Riset dan pengembangan kami untuk Atlas terus berkembang dengan kecepatan yang baik,” kata Player.

    Namun, ia mengungkapkan bahwa dana tunai yang dimiliki perusahaan saat ini sangat tipis.

    “Kita membakar uang melebihi progres komersial kita sehingga harus ada perampingan operasi dan proses produksi demi pertumbuhan yang berkelanjutan. Hari ini adalah suatu keputusan jangka pendek demi strategi jangka panjang dan tujuan profitabilitas,” kata Player.

    Boston Dynamics juga menghadapi kompetisi yang makin ketat, terutama dalam pengembangan robot humanoid atau menyerupai manusia. Saingan Boston Dynamics antara lain adalah Tesla, Agility Robotics, dan Figure AI. Perusahaan-perusahaan tersebut menggalang dana jumbo untuk pengembangan mereka.

    Adapun Spot, robot berkaki empat buatan Boston Dynamics sangat populer dan telah dijual sejak 2019. Spot antara lain telah digunakan oleh Pemadam Kebakaran New York dan rumah sakit. Spot juga terlihat berpatroli di Mar-a-Lago, resort milik presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump.

    Stretch adalah robot buatan Boston Dynamics dengan lengan panjang dan roda. Saat ini, robot itu digunakan di gudang untuk memindahkan barang berat dan pekerjaan berulang lainnya.

    Robot humanoid buatan Boston Dynamics diberi nama Atlas. Pada April Boston Dynamics menyatakan Atlas akan dijual dalam waktu dekat.

    (dem/dem)

  • 10.000 Karyawan Sritex Bakal Demo di Jakarta, Tolak Putusan Pailit – Page 3

    10.000 Karyawan Sritex Bakal Demo di Jakarta, Tolak Putusan Pailit – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Ribuan karyawan PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) Tbk merencanakan aksi di Jakarta menyusul penolakan kasasi oleh Mahkamah Agung (MA) terkait putusan pailit Sritex yang sebelumnya dikeluarkan Pengadilan Niaga Semarang.

    Koordinator Advokasi Serikat Pekerja Sritex Group, Slamet Kaswanto, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan respons langsung dari para pekerja yang ingin menyuarakan aspirasi mereka.

    “Para pekerja telah menyatakan niatnya untuk menggelar aksi di Jakarta. Hal ini sudah kami komunikasikan sebelumnya,” ujar Slamet setelah kegiatan doa bersama dan mimbar terbuka di Sukoharjo, Jawa Tengah dikutip dari ANTARA, pada Jumat (25/12/2024).

    Rencana Aksi dan Dukungan untuk Presiden

    Slamet menjelaskan bahwa aksi akan berlangsung pekan depan, dimulai dari Kantor MA dan dilanjutkan dengan roadshow ke beberapa lokasi strategis di Jakarta, termasuk Istana Negara.

    “Kami berencana mengunjungi kantor Presiden untuk memberikan dukungan moral kepada Presiden Prabowo. Ini bukan aksi tuntutan, tetapi lebih kepada upaya memberikan semangat kepada beliau, yang sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk membantu buruh Sritex,” kata Slamet.

    Ia menambahkan, Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen untuk mendukung keberlangsungan operasional Sritex dan mencegah terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) massal.

    “Kami ingin menunjukkan bahwa buruh Sritex mendukung langkah Presiden yang ingin membantu agar perusahaan tetap berjalan dan tidak pailit. Selain itu, kami juga akan mengunjungi kementerian-kementerian terkait yang sudah disebutkan oleh Presiden, serta lembaga peradilan seperti MA untuk menyampaikan masukan penting terkait nasib puluhan ribu pekerja Sritex,” imbuhnya.

     

  • 10 Ribu Buruh Sritex Akan Unjuk Rasa ke MA dan Istana Minggu Depan

    10 Ribu Buruh Sritex Akan Unjuk Rasa ke MA dan Istana Minggu Depan

    Jakarta, CNN Indonesia

    Ribuan karyawan PT Sri Rejeki Isman Textile (Sritex) Tbk berencana menggelar aksi di Jakarta sebagai buntut dari penolakan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) atas keputusan pailit yang dikeluarkan oleh Pengadilan Niaga Semarang.

    “Seperti yang sudah kami sampaikan kemarin, bahwa pekerja sudah menyampaikan ingin melakukan aksi di Jakarta,” kata Koordinator Advokasi Serikat Pekerja Sritex Group Slamet Kaswanto usai kegiatan doa istigosah akbar dan mimbar terbuka di Sukoharjo, Jawa Tengah.

    Ia mengatakan rencananya pada minggu depan para pekerja akan melakukan aksi di Kantor MA dan akan melakukannya roadshow Jakarta.

    “Termasuk kami akan ke kantor Presiden dalam upaya memberikan semangat kepada Presiden Prabowo karena sudah menyatakan kesiapannya untuk membela buruh Sritex. Maka kami ingin memberikan semangat, bukan melakukan tuntutan apapun,” katanya, Jumat (27/12) seperti dikutip dari Antara.

    Hal itu dilakukan, karena menurut dia Presiden Prabowo berkomitmen ingin membantu Sritex agar operasionalnya terus berjalan dan tidak ada PHK.

    “Maka kami berikan semangat. Kemudian kami akan melakukan roadshow ke kementerian-kementerian terkait, yang sudah disampaikan oleh Pak Prabowo, empat kementerian itu dan di lembaga peradilannya yakni MA karena manajemen sudah melakukan upaya peninjauan kembali maka kami akan memberikan masukan di sana bahwa ada puluhan ribu buruh Sritex yang harus diperhatikan,” katanya.

    Ia mengatakan rencananya akan ada 10 ribu pekerja yang ikut aksi tersebut.

    Sebagai tindak lanjut dari rencana tersebut, pihaknya akan berkirim surat ke Kapolri soal aksi minggu depan.

    “Harusnya secepatnya, tapi kondisi akhir tahun jadi agak mundur. Kami sampaikan bahwa kami ingin terus bekerja, dengan terus kerja maka operasional perusahaan harus terus berjalan,” katanya.

    (agt/sfr)

  • Ghosn Masih Menaruh Perhatian ke Nissan Buntut Merger dengan Honda

    Ghosn Masih Menaruh Perhatian ke Nissan Buntut Merger dengan Honda

    Jakarta, CNN Indonesia

    Merger dua raksasa otomotif asal Jepang, Honda dan Nissan menarik perhatian mantan bos Nissan Carlos Ghosn.

    Menurut Ghosn, merger Honda-Nissan akan membuat Nissan menjadi perusahaan yang “tertekan” karena Honda akan mendominasi. Ia pun memprediksi akan banyak PHK di kubu Nissan.

    “Saya pikir, tanpa ada keraguan sedikit pun, Honda akan berada di balik kursi kemudi. Ini sangat menyedihkan untuk dilihat setelah saya memimpin Nissan selama 19 tahun dan membawa Nissan ke garis depan industri, dan melihat mereka akan menjadi korban “pembantaian”, karena ada duplikasi total antara Nissan dan Honda,” katanya dikutip dari CNBC.

    Ghosn berseteru dengan Nissan karena didakwa melakukan pelanggaran keuangan di Jepang pada 2018. Ghosn sempat dipenjara di Jepang, dan berhasil melarikan diri ke Lebanon dengan cara sembunyi di boks pada 2019. Ia kabur menggunakan pesawat pribadi.

    Awal 2023, Ghosn mengajukan gugatan ke Pengadilan Kasasi di Lebanon dan menuduh Nissan, dua perusahaan lain dan 12 orang melakukan pencemaran nama baik, fitnah, pemalsuan bukti dan tindak pidana lainnya.

    Ghosn, yang pernah memimpin tiga produsen mobil sebagai bagian dari aliansi Nissan-Renault-Mitsubishi mengatakan pemangkasan karyawan terjadi karena kedua perusahaan akan bersinergi (Honda-Nissan).

    Dengan begitu, akan ada efisiensi mulai dari biaya dan merampingkan duplikasi teknologi maupun rencana perusahaan.

    Honda dan Nissan mengonfirmasi dimulainya pembicaraan mengenai merger bisnis pada awal pekan ini.

    Berdasarkan proposal saat ini, perusahaan induk baru akan dibentuk dan akan terdaftar di Bursa Efek Tokyo pada Agustus 2026.

    Dikabarkan bahwa Honda memiliki kapitalisasi pasar sekitar empat kali lipat dari Nissan dan menominasikan sebagian besar anggota dewan entitas baru tersebut.

    Mitra strategis Nissan,Mitsubishi juga terlibat dalam pembicaraan mengenai bergabung dengan grup tersebut. Mitsubishi akan bergabung pada akhir Januari 2025.

    Para eksekutif Honda dan Nissan pada hari Senin lalu menekankan perusahaan gabungan akan dapat berbagi informasi dan sumber daya yang diperlukan untuk bersaing dalam transisi kendaraan listrik dan teknologi kecerdasan (AI).

    Carlos mengatakan rencana merger tersebut menunjukkan bahwa Nissan sedang dalam mode panik dan mencari perlindungan untuk menyelamatkan perusahaan dari situasi sulit saat ini.

    “Karena mereka (Nissan) tidak mampu menemukan solusinya sendiri,” kata dia.

    Sebelumnya, Nissan telah mengumumkan rencana untuk mengurangi produksi mobil sebesar 20 persen serta memangkas hingga 9.000 pekerjaan dari tenaga kerja globalnya ketika tidak bisa menghadapi kerugian finansial dalam beberapa tahun terakhir.

    (can/mik)

    [Gambas:Video CNN]

  • Bayang-bayang PHK dan Harapan Buruh PT Sritex di Tengah Status Pailit…
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        27 Desember 2024

    Bayang-bayang PHK dan Harapan Buruh PT Sritex di Tengah Status Pailit… Regional 27 Desember 2024

    Bayang-bayang PHK dan Harapan Buruh PT Sritex di Tengah Status Pailit…
    Tim Redaksi
    SUKOHARJO, KOMPAS.com
    – Rasa was-was membayangi buruh PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) pascaputusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak kasasinya terkait status pailit.
    Mereka khawatir putusan MA yang menolak kasasi Sritex akan berimbas pada seluruh buruh.
    Mereka tidak ingin Sritex berhenti beroperasi dan banyak buruh yang di-PHK.
    “Jujur dari kita saat ini rasa was-was itu ada ya.
    Gimana
    kita ke depannya
    gimana
    . Masih berkerja kah di sini (Sritex),” ucap Indriati (43), seorang buruh yang ditemui usai mengikuti doa bersama di Lapangan Serba Guna Kompleks PT Sritex
    Sukoharjo
    , Jawa Tengah, Jumat (27/12/2024).
    “Tapi kita berharap semoga ini semua segera berlalu. Kita bisa bekerja dengan tenang,” sambung ibu dua anak itu.


    Getty Images via BBC Indonesia Pada November lalu, komisaris utama Sritex, Iwan Setiawan Lukminto, mengatakan saat ini perusahaannya tengah meliburkan sebanyak 2.500 karyawan akibat kekurangan bahan baku.
    Indriati mengatakan, sudah 25 tahun bekerja di Sritex. Ia bekerja di bagian garmen.
    Meski Sritex dinyatakan pailit, lanjut Indriati hak para buruh masih terpenuhi. Salah satunya gaji masih mereka terima setiap bulan.
    “Terpenuhi. Gaji masih diterima buruh
    full
    (penuh). Gaji masih tetap
    full
    ,” ungkap dia.
    Menurut Indriati, buruh yang berada di bagian garmen sampai saat ini tidak ada yang dirumahkan. Semua buruh masih berkerja seperti biasa.
    “Kalau untuk garmen tidak ada yang dirumahkan. Bahkan kita saat ini masih
    over time
    karena
    kerjaan
    kita banyak,” terang dia.
    Sementara itu, Koordinator Serikat Pekerja Sritex Grup, Slamet Kaswanto mengatakan, sejak putusan kasasi tentang pailit ditetapkan oleh Mahkamah Agung (MA), buruh Sritex masih berkerja seperti biasa.
    “Kita masih berdiri di sini, masih bekerja di tempat ini,” kata Slamet.
    Menurut Slamet, ada pihak yang menginginkan Sritex berhenti beroperasi dan karyawannya di-PHK.
    “Ada upaya yang harus kita sampaikan. Ada upaya-upaya dari pihak-pihak di luar sana yang menginginkan Sritex dipaksa berhenti operasional dan kita semua dipaksa untuk berhenti bekerja,” ungkap dia.
    Slamet menyampaikan, bahwa harapan para buruh Sritex sekarang adalah mereka ingin dapat terus bekerja dan tidak di-PHK.
    “Kita hanya ingin bekerja. Kita hanya ingin terus bekerja. Kita harus dukung manajemen untuk melanjutkan usaha di sini,” terangnya.
    Sebagaimana diketahui, MA menolak kasasi yang diajukan Sritex terkait status pailit yang sebelumnya diputuskan oleh Pengadilan Negeri (PN) Niaga Semarang.
    Perkara nomor 1345K/PDT.SUS-PAILIT/2024 itu telah diputus pada 18 November dengan hakim yang terdiri dari Hamdi, Nani Indrawati, dan Lucas Prakoso.
    “Amar putusan: tolak,” demikian dikutip dari laman Kepaniteraan MA yang diakses
    Kompas.com
    pada Kamis (19/12/2024) malam.
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Terkendala impor bahan baku karena status pailit, PT. Sritex cari bahan baku lokal

    Terkendala impor bahan baku karena status pailit, PT. Sritex cari bahan baku lokal

    Sumber foto: Deni Suryanti/elshinta.com.

    Terkendala impor bahan baku karena status pailit, PT. Sritex cari bahan baku lokal
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 26 Desember 2024 – 21:35 WIB

    Elshinta.com – Status pailit pabrik tekstil PT.Sri Rejeki Isman (PT.Sritex) di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah semakin mempersempit upaya perusahaan memasok bahan baku yang dibeli dengan cara impor. Pabrik mengupayakan memenuhui kebutuhan bahan baku tersebut dari pasar dalam negeri untuk keberlanjutan produksi.

    Direktur utama PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto mengatakan, ketersediaan bahan baku produksi terus menipis sejak status perusahaan pailit. Sebab, bahan baku produksi khususnya bahan kimia selama ini dipasok oleh pasar luar negeri, sehingga perusahaan harus impor untuk stok tersebut. Namun proses transaksi terkedala setelah perusahaan berstatus pailit. Sementara pabrik terus berproduksi, barang tidak bisa distok.

    “Status pailit mulai membatasi gerak operasional pabrik, otomatis kami hanya mengerjakan persediaan yang saat ini dimiliki,” kata Iwan  seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Deni Suryanti, Kamis (26/12). 

    Iwan Kurniawan Lukminto mengaku, untuk menyiasati larangan transaksi impor. pihaknya mencari stok bahan dari pasar dalam negeri sebagai opsi yang paling memungkinkan untuk melanjutkan operasional. Perusahaan berharap bisa menggunakan opini going concern atau keberlanjutan usaha dari pihak kurator untuk memenuhi kebutuhan produksi. Yakni celah masih memungkinkan ditempuh perusahaan untuk melakukan transaksi ditengah persoalan hutang piutang yang dihadapi pabrik.

    “Harapannya opini going concern akan lebih memudahkan memenuhi kebutuhan bahan baku,” ujarnya.

    Sementara, Koordinator Serikat Pekerja Sritex, Slamet Kaswanto menyebebutkan ada beberapa divisi di PT Sritex yang saat ini sudah menghentikan operasional karena tidak ada bahan baku yang diproduksi. Bahan baku yang diimpor tertahan oleh bea cukai. Bahan baku yang ada saat ini paling lama hanya mampu mempertahankan operasional sampai satu bulan kedepan.

    Perusahaan sudah merumahkan sekitar tiga ribu pekerja sejak kasus kasus hukum membelit persuahaan mulai Bulan Oktober lalu. Jika kondisi perusahaan tidak segera mendapatkan jalan memenuhi stok bahan baku, ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran bakal dihadapi para pekerja.

    Sumber : Radio Elshinta

  • Sektor Pertambangan Terbanyak Melakukan Perampingan, 1.127 Karyawan di Sulawesi Tenggara Kena PHK – Halaman all

    Sektor Pertambangan Terbanyak Melakukan Perampingan, 1.127 Karyawan di Sulawesi Tenggara Kena PHK – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, – Industri di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam daftar provinsi yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).

    Hingga Desember 2024, ada 1.127 karyawan sudah di PHK.

    Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Kadis Transnaker) Sultra, Laode Muhammad Ali Haswandy mengatakan, penyumbang terbesar kasus PHK di Sultra adalah sektor pertambangan, terutama dari dua perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Bombana. 

    Menurutnya, kedua perusahaan tersebut menghadapi kendala dalam mempertahankan tingkat produksi, sehingga terpaksa melakukan perampingan karyawan.

    “Produksi yang tidak dapat terpenuhi atau berkurangnya hasil produksi menjadi faktor utama kedua perusahaan ini melakukan PHK,” kata Ali dikutip dari TribunSultra, Kamis (26/12/2024).

    Ali Haswandy menyampaikan berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, dari total karyawan yang terkena PHK, hanya 146 orang yang mengklaim jaminan kehilangan pekerjaan.

    Padahal apabila melapor, karyawan yang terkena PHK akan menerima gaji sebesar 45 persen dari upah pokok selama tiga bulan pertama, dan 25 persen untuk tiga bulan berikutnya.

    “Bisa jadi mereka tidak mengetahui haknya atau ada alasan lain yang tidak kami ketahui secara pasti,” tuturnya.

    Ia pun menyampaikan untuk mengatasi terjadinya tingkat pengangguran akibat PHK tersebut, pihaknya memfasilitasi karyawan yang terkena PHK untuk mendapatkan informasi terkait peluang kerja baru.

    Ali berharap kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Sultra agar membuka lowongan pekerjaan sebesar-besarnya bagi masyarakat Sultra.

    “Kami berharap sebelum mereka mencari tenaga kerja dari luar, mereka membuka lowongan terlebih dahulu untuk masyarakat Sultra,” jelasnya.(Dewi Lestari/TribunSultra)