Kasus: kecelakaan

  • Israel Justru Persenjatai Hamas, Al-Qassam Belah Ribuan Bom yang Belum Meledak Jadi Amunisi – Halaman all

    Israel Justru Persenjatai Hamas, Al-Qassam Belah Ribuan Bom yang Belum Meledak Jadi Amunisi – Halaman all

    Israel Justru Persenjatai Hamas, Al-Qassam Belah Ribuan Bom yang Belum Meledak Jadi Persenjataan 

    TRIBUNNEWS.COM – Sekitar 3.000 bom Israel yang gagal meledak saat serangan udara di Jalur Gaza telah menjadi sumber penting bahan baku untuk alat peledak rakitan yang digunakan oleh Brigade Al-Qassem , sayap bersenjata kelompok Palestina Hamas.

    Hal itu dilaporkan situs berita Israel, The Marker, Selasa (6/5/2025).

    Situs web tersebut, segmentasi keuangan surat kabar Haaretz, mengatakan persentase persenjataan Israel yang tidak meledak di Gaza telah melonjak, mencapai sebesar 20 persen dari total amunisi yang dijatuhkan selama fase perang tertentu.

    Organisasi kemanusiaan dan lokal telah berulang kali memperingatkan tentang risiko yang ditimbulkan oleh persenjataan yang belum meledak yang tertinggal dari perang genosida Israel selama berbulan-bulan di Gaza.

    Daur Ulang

    Menurut laporan tersebut, penyelidikan oleh militer Israel mengungkapkan kalau banyak ledakan besar yang merusak atau menghancurkan kendaraan lapis baja Israel — termasuk sebuah tank pada bulan Januari — disebabkan oleh bom Angkatan Udara Israel (IAF) gagal meledak yang didaur ulang oleh Brigade Al-Qassam.

    Hingga akhir tahun 2024, militer Israel telah melancarkan lebih dari 40.000 serangan udara di Gaza, demikian dilaporkan media tersebut.

    Badan Penanggulangan Ranjau PBB (UNMAS) memperkirakan bahwa antara 5 persen dan 10% amunisi yang digunakan dalam operasi ini gagal meledak.

    Hingga awal 2025, Angkatan Udara Israel mengetahui sedikitnya 3.000 bom yang belum meledak di Gaza, The Marker menambahkan.

    Setiap bom Israel yang beratnya mencapai satu ton dan digunakan dalam serangan ini menghabiskan biaya antara 20.000 dolar AS dan 30.000 dolar AS.

    GAGAL MELEDAK – Sejumlah bom serangan udara Israel yang tidak meledak di Gaza. Bom-bom ini digunakan milisi Hamas untuk didaur ulang menjadi amunisi untuk menyerang tentara Israel (IDF).

    Israel Justru Persenjatai Hamas

    “Bom-bom yang tidak meledak ini secara efektif telah menjadi jalur yang melaluinya, Israel, tanpa sengaja, telah mentransfer ribuan ton bahan peledak ke Hamas—yang bernilai puluhan juta dolar—selama satu setengah tahun terakhir,” kata laporan itu.

    Mengingat kekurangan persenjataan Hamas yang parah, bahan mentah ini memungkinkan para petempurnya memproduksi ribuan bahan peledak, kata The Marker.

    Penggunaan perangkat ini telah memainkan peran utama dalam serangan terhadap pasukan Israel, yang mengakibatkan meningkatnya korban di antara pasukan IDF yang beroperasi di Gaza, tambahnya.

    Laporan itu memperingatkan, konsekuensi bagi Israel bisa lebih mahal dan berbahaya karena Kabinet Keamanan Israel terus berupaya memperluas operasi militer di Jalur Gaza.

    Alasan di balik tingginya tingkat kegagalan amunisi Israel meledak saat serangan di Gaza dilaporkan adalah karena malfungsi teknis. 

    “Laju serangan udara yang intens telah menguras persediaan sekering fungsional milik militer—perangkat yang memicu bahan peledak,” tulis The Marker melaporkan.

    Laporan tersebut mencatat bahwa nilai saham Aryt Industries, perusahaan Israel yang memproduksi detonator, telah melonjak lebih dari 2.000 persen sejak perang dimulai.

    Bom Dibelah, Risiko Tinggi

    Karena persediaan menipis, tentara Israel mulai menggunakan sekering (detonator untuk memicu ledakan) yang bersumber dari berbagai persediaan atau disediakan oleh AS, beberapa di antaranya sudah berusia puluhan tahun.

    Menurut laporan tersebut, meskipun tingkat kegagalan rata-rata bom Israel sebelumnya sekitar 2%, tingkat tersebut telah meningkat hingga 20% untuk amunisi tertentu yang digunakan di Gaza.

    Metode yang digunakan Brigade Al-Qassam untuk menggunakan bom yang tidak meledak ini dilaporkan sangat mudah. ​​

    Dalam beberapa kasus, mereka membelah bom, mengekstraksi bahan peledak, dan memindahkannya ke wadah logam besar untuk digunakan sebagai alat peledak.

    Dalam kasus lain, mereka menggunakan bom apa adanya, dengan memasang kawat logam untuk memicu ledakan.

    Laporan itu mencatat kalau Brigade Al-Qassam bersedia menerima korban di antara anggotanya karena “kecelakaan kerja” selama proses ini.

    Kata Angkatan Udara Israel

    Menanggapi permintaan komentar dari The Marker, juru bicara militer Israel mengatakan kalau IDF “melakukan segala upaya untuk mengatasi ancaman persenjataan yang belum meledak di Jalur Gaza.”

    Juru bicara tersebut mengklaim, “hanya sebagian kecil” dari puluhan ribu amunisi yang diluncurkan gagal meledak pada sasaran yang dituju.

    Ia menambahkan kalau tentara Israel sedang berupaya mengidentifikasi dan menghancurkan bom-bom yang tidak meledak tersebut bila memungkinkan.

    Meskipun ada klaim ini, sisa-sisa militer Israel dan bom yang belum meledak masih tersebar di Gaza, menimbulkan ancaman berkelanjutan bagi warga sipil.

    Tanpa peralatan atau sumber daya yang tepat untuk membersihkannya, amunisi ini terus menyebabkan kematian, cedera, dan cacat permanen.

    Lebih dari 52.600 warga Palestina telah terbunuh di Gaza dalam serangan brutal Israel sejak Oktober 2023, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.

    Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

    Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.

     

    (oln/anews/*)

  • Korban Bus ALS Riski Lubis dan 2 Balitanya Baru Pulang Melayat Ibunya di Kota Sidimpuan

    Korban Bus ALS Riski Lubis dan 2 Balitanya Baru Pulang Melayat Ibunya di Kota Sidimpuan

    GELORA.CO –  Jenazah Riski Agustini Lubis atau Riski Agustina Lubis (32) bersama dua balita atau anaknya Andini Pane (1,5) dan Naufal Rehan Pane (6) dibawa ke Padangsidimpuan, Sumut.

    Kedatangan mereka dari Bekasi sekitar 10 hari lalu ternyata untuk melayat ibunda Riski Agustini Lubis yang meninggal di Kelurahan atau Kampung Losung Kota Sidimpuan.

    Namun nahas, bus ALS yang mereka tumpangi dalam perjalanan pulang ke Bekasi mengalami kecelakaan di kawasan Bukit Surungan, Padang Panjang, Selasa pagi (6/5) pukul 08.15 WIB.

    Korban Riski tercatat beralamat di Bekasi, namun kampung halamannya di Kelurahan Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.

    Yoyon (35) salah seorang kerabat korban di rumah duka mengatakan, Riski Agustini dan kedua anaknya berangkat dari Loket ALS Padangmatinggi, Kota Padangsidimpuan, Senin malam.

    Mereka diantar kerabat sampai ke loket ALS Padangmatinggi.

    Menurut Yoyon, almarhum Riski Agustini datang ke Kota Padangsidimpuan untuk melayat ibundanya yang meninggal sekitar 10 hari lalu.

    Riski naik ALS bersama dua anaknya, Senin malam hendak pulang ke Bekasi menemui suaminya yang selama ini memang mereka tinggal merantau di sana.

    Sebelum pulang ke Bekasi, Riski sempat bercerita kepada kerabatnya bahwa Senin malam itu merupakan makan malam terakhirnya di rumah orang tuanya tersebut.

    Sementara Lurah Losung, Aswar Siregar, membenarkan Riski Agustini Lubis (32) bersama kedua anaknya merupakan warga Kelurahan Losung dan merantau bersama suaminya di Bekasi.

    “Semua korban adalah warga kami, rencananya ketiganya dimakamkan di tempat pemakaman keluarga di kelurahan Losung siang ini,” katanya.

    “Semoga korban yang meninggal dalam kondisi husnul khotimah, dan kepada pihak keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.

    Riski Agustini Lubis meninggal bersama dua anaknya yaitu Reema Andhini Pane (1,5 tahun) dan Naufal Raihan Pane (6 tahun) dalam kecelakaan maut yang menewaskan 12 penumpang bus ALS di Padang Panjang.

    Pada mulanya, ketiga korban tercatat sebagai warga Perumahan Pesona Bumyagara, Blok 17/9 RTO3/RW23, Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat.***

  • Detik-detik Mobil Ambulans Terjun ke Jurang 20 Meter di Manggarai Timur, Bawa Bayi Baru Lahir – Halaman all

    Detik-detik Mobil Ambulans Terjun ke Jurang 20 Meter di Manggarai Timur, Bawa Bayi Baru Lahir – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Sebuah mobil ambulans dilaporkan terjun ke jurang sedalam 20 meter di Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (7/5/2025) sore.

    Ambulans tersebut, mengalami kecelakaan saat melintas di jalan Borong-Kembur-Paka-Nceang tepatnya di Golo Lobos, Desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

    Pada foto yang beredar, terlihat posisi mobil ambulans berwarna putih itu tampak terguling.

    Bodi dari mobil Puskesmas Keliling itu ringsek di dasar jurang.

    Kapolres Manggarai Timur, AKBP Suryanto, membenarkan insiden nahas terjadi pada pukul 16.11 Wita.

    Kendaraan membawa 7 orang termasuk sopir ambulans .

    Satu di antaranya adalah bayi yang baru dilahirkan.

    “Ada 7 orang termasuk sopir dan 2 Nakes. Satu Nakes kondisi masih penanganan rontgen.”

    “Ibu dan bayi dirujuk karena ibu pasca melahirkan darah tinggi,” ujar AKBP Suryanto, dikutip dari TribunFlores.com.

    Pihak kepolisian memastikan semua korban dalam kondisi selamat.

    Para korban dibawa ke RSUD Borong untuk mendapatkan perawatan medis.

    AKBP Suryanto membeberkan, belum diketahui penyebab pasti kecelakaan.

    Meskipun demikian, polisi sudah terjun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

    “Saat ini sopir termasuk para korban belum dimintai keterangan karena masih dalam penanganan medis,” tandasnya.

    Sebagiah artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul Kapolres Manggarai Timur Pimpin Olah TKP Mobil ambulans yang Terjun ke Jurang

    (Tribunnews.com/Endra)(Tribunflores.com/Robert Ropo)

  • Ungkap Kronologi Truk Tabrak Angkot, Menhub Wanti-wanti Pengusaha

    Ungkap Kronologi Truk Tabrak Angkot, Menhub Wanti-wanti Pengusaha

    Jakarta

    Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mewanti-wanti perusahaan angkutan barang memenuhi persyaratan teknis kelaikan jalan dan perizinan operasional.

    Menhub Juga tak segan menjatuhkan sanksi kepada pengemudi dan perusahaan pemilik kendaraan jika terdapat unsur pidana.

    Hal itu ia tekanan menyusul kecelakaan yang melibatkan dump truk bermuatan pasir dengan angkutan kota (angkot) dan rumah di perbatasan Purworejo-Magelang, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Rabu (7/5/25).

    “Jika terbukti terdapat unsur pidana akan diberikan sanksi tidak hanya kepada pengemudi melainkan juga pemilik kendaraan,” kata Dudy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/5/2025).

    Kecelakaan truk bermuatan pasir dengan angkot ini berisi rombongan guru dan menabrak sebuah rumah di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, pada Rabu pukul 11.00 WIB.

    Peristiwa tersebut terjadi saat truk dengan nomor polisi B 9970 BYZ melaju dari arah Magelang. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), truk tersebut hilang kendali dan kemudian menabrak satu angkot dan sebuah rumah di depannya.

    Peristiwa tersebut memakan 11 korban meninggal dunia dan 6 orang lainnya mengalami luka-luka. Saat ini, korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD terdekat dari TKP.

    “Kementerian Perhubungan turut prihatin dan berduka cita atas kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan pasir dengan angkot yang berisi rombongan guru serta menabrak sebuah rumah,” jelasnya.

    Saat ini, Dudy menyebut Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Hubdat) tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan setempat, dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mendalami penyebab kecelakaan.

    Dudy menambahkan, Kementerian Perhubungan melarang operasional truk Over Dimention Over Loading (ODOL). Ia pun mengimbau seluruh pihak untuk ikut menjaga keselamatan lalu lintas bersama.

    “Mengimbau kepada seluruh pemilik perusahaan angkutan barang untuk wajib mengoperasikan kendaraan bermotor yang memenuhi persyaratan teknis kelaikan jalan dan persyaratan administrasi sesuai perizinannya serta melarang operasional truk Over Dimention Over Loading (ODOL),” tutur Dudy.

    (hns/hns)

  • Bombardir Yaman, Jet Tempur AS Rp 1,1 T Jatuh di Laut Merah

    Bombardir Yaman, Jet Tempur AS Rp 1,1 T Jatuh di Laut Merah

    Jakarta, CNBC Indonesia – Sebuah pesawat tempur Amerika Serikat (AS) senilai jutaan dolar gagal mendarat di kapal induk Harry S. Truman dan jatuh ke Laut Merah. Ini merupakan jet kedua AS yang “hilang” dari kapal induk dalam waktu seminggu.

    Mengutip AFP, Rabu (7/5/2025), kejadian berlangsung Selasa. Jet tempur F/A-18F Super Hornet dengan dua tempat duduk bernilai sekitar US$67 juta (Rp 1,1 triliun), jatuh ke laut setelah upaya untuk memperlambatnya saat mendarat gagal.

    Hal ini juga dimuat CNN International dan Wall Street Journal. Seorang pejabat pertahanan mengatakan kepada Institut Angkatan Laut AS bahwa kait pesawat gagal menangkap kawat penahan di kapal induk.

    “Penahanan gagal, menyebabkan pesawat jatuh ke laut,” kata pejabat pertahanan itu, seraya menambahkan kedua penerbang berhasil melontarkan diri dengan selamat dan diselamatkan oleh helikopter.

    Sebelumnya, jet lain jatuh dari kapal induk yang sama pada tanggal 28 April dalam sebuah kecelakaan yang melukai seorang pelaut. Ini juga menyeret traktor yang menarik pesawat tempur itu ke laut.

    Akhir tahun lalu, sebuah F/A-18 yang beroperasi di lepas pantai Truman hilang setelah secara keliru ditembak jatuh oleh kapal penjelajah berpeluru kendali USS Gettysburg. Kedua pilot selamat dari insiden itu.

    Truman adalah salah satu dari dua kapal induk AS yang beroperasi di Timur Tengah, tempat pasukan AS telah menggempur pemberontak Huthi Yaman dengan serangan sejak pertengahan Maret dalam upaya untuk mengakhiri ancaman yang mereka timbulkan terhadap kapal-kapal di wilayah tersebut. Mediator Oman mengatakan pada hari Selasa bahwa AS dan Huthi telah menyetujui gencatan senjata.

    (sef/sef)

  • Kesaksian Warga soal Kecelakaan Maut di Purworejo: Angkot Masuk Jurang, Terlindas Truk – Halaman all

    Kesaksian Warga soal Kecelakaan Maut di Purworejo: Angkot Masuk Jurang, Terlindas Truk – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Provinsi Magelang–Purworejo, tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, menewaskan 11 orang.

    Kecelakaan itu melibatkan sebuah dump truk bermuatan pasir dan kendaraan angkutan pedesaan (Kopada) yang membawa rombongan warga.

    Seorang warga berinisial L mengatakan, truk yang melaju dari arah Magelang menuju Purworejo itu sudah dalam kondisi rem blong sejak berada di atas tanjakan.

    “Itu truk dari atas sudah klakson terus, kasih kode. Sudah ambil kanan untuk menghindari kendaraan lain.” 

    “Pas sampai tanjakan, langsung banting kiri dan menabrak angkutan,” ujar L saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu, dilansir Tribun Jogja.

    Truk lantas menabrak Kopada yang mengangkut rombongan warga dari Mendut, Magelang, yang diketahui akan menghadiri takziah di wilayah Purworejo.

    L berujar bahwa sebagian besar korban yang tewas di tempat berada dalam kondisi mengenaskan.

    “Sudah tidak bisa diidentifikasi. Kondisinya parah,” ucap L.

    Pada saat kejadian, L menyebut dirinya sedang berada di dalam rumah dan hanya mendengar suara seperti truk menurunkan pasir.

    Setelah keluar rumah, dirinya melihat truk sudah terguling dan Kopada berada dalam kondisi ringsek.

    “Nggak nyangka itu kecelakaan. Pas keluar rumah, semuanya sudah rusak. Angkotnya masuk jurang, kelindes truk, ringsek parah,” ungkapnya.

    Selain menabrak angkutan, truk juga menghantam sebuah warung yang ada di pinggir jalan.

    “Langsung masuk ke rumah, nabrak. Angkotnya ketabrak dari samping belakang,” jelasnya.

    Lebih lanjut, L mengatakan bahwa sopir truk sempat terjepit, tetapi berhasil dievakuasi dalam kondisi luka berat sementara sopir angkutan tewas di lokasi kejadian.

    “Penumpangnya sebagian besar meninggal. Yang selamat langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

    L  menyebut bahwa lokasi itu memang rawan kecelakaan.

    “Hampir tiap bulan ada kejadian. Kadang truk nggak kuat nanjak, atau rem telat.” 

    “Sopir banyak yang belum paham medan. Rambu sudah bagus, tapi penerangan masih kurang,” ucap L.

    Selain menyebabkan 11 orang kehilangan nyawa, peristiwa ini juga mengakibatkan 4 orang korban mengalami luka parah dan 2 orang korban luka ringan.

    Berikut daftar nama dan identitas 11 korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Purworejo hari ini.

    1. Aulia Anggi Pratiwi (26), warga Muntilan, Magelang. 

    2. Divya Kreswinannda (25), warga Mertoyudan, Magelang.

    3. Isna Hayati (27), warga Mendut, Mungkid, Magelang.

    4. Naely Nur Sadiyah (23), warga Jenis Srambianak, Mungkid, Magelang.

    5. Finna Mukarromah (28), warga Rambeana, Mungkid, Magelang.

    6. Siti Khur Fatimah (28), guru, warga Ngaglik, Borobudur, Magelang.

    7. Hesti Nurngaini Rahayu (24), pelajar, warga Panujo, Borobudur, Magelang.

    8. Kaki Umi Rohman (27), pelajar, warga Rambe Anak, Mungkid, Magelang.

    9. Melani Septiani (25), pelajar, warga Ambartawang, Mungkid, Magelang.

    10. Neli Suroya (36), wiraswasta, warga Paremono, Mungkid, Magelang.

    11. Edi Sunaryo (71), wiraswasta, warga Ngerajek, Mungkid, Magelang.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Kesaksian Warga Kecelakaan Maut di Purworejo yang Tewaskan 11 Orang: Truk Blong, Angkot Kelindes.

    (Tribunnews.com/Deni)(TribunJogja.com/Yuwantoro)

  • Kemenhub: Truk kecelakaan di Purworejo tidak terdaftar di perizinan

    Kemenhub: Truk kecelakaan di Purworejo tidak terdaftar di perizinan

    Adapun telah diperiksa pada aplikasi Mitra Darat, truk tersebut tidak terdaftar di dalam sistem perizinan yang dimiliki oleh Kementerian Perhubungan

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, dump truk bermuatan pasir yang menabrak mobil angkutan umum di jalan turunan Magelang-Purworejo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, tidak terdaftar dalam sistem perizinan.

    “Adapun telah diperiksa pada aplikasi Mitra Darat, truk tersebut tidak terdaftar di dalam sistem perizinan yang dimiliki oleh Kementerian Perhubungan,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangan dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

    Menhub menyampaikan hal itu sehubungan dengan kecelakaan dump truk bermuatan pasir yang menabrak angkutan kota (angkot) dan rumah di perbatasan Purworejo-Magelang, Purworejo.

    Kementerian Perhubungan turut prihatin dan berduka cita atas kecelakaan yang melibatkan truk bermuatan pasir dengan angkot yang berisi rombongan guru serta menabrak sebuah rumah di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo,

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB dengan kronologi truk dengan nomor polisi B 9970 BYZ melaju dari arah Magelang dan setibanya di lokasi kejadian perkara, truk oleng tak terkendali kemudian menabrak satu angkot dan sebuah rumah yang berada di depannya.

    “Pada peristiwa ini sementara didapatkan data 11 korban meninggal dunia dan sebanyak 6 orang lainnya mengalami luka-luka. Korban telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD terdekat dari TKP,” ujar Menhub.

    Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kemenhub tengah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Dinas Perhubungan setempat dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mendalami penyebab kecelakaan tersebut.

    Kemenhub mengimbau kepada seluruh pemilik perusahaan angkutan barang untuk wajib mengoperasikan kendaraan bermotor yang memenuhi persyaratan teknis kelaikan jalan dan persyaratan administrasi sesuai perizinannya serta melarang operasional truk over dimention over loading (ODOL).

    “Jika terbukti terdapat unsur pidana akan diberikan sanksi tidak hanya kepada pengemudi melainkan juga pemilik kendaraan,” katanya.

    Kementerian Perhubungan juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menertibkan hal itu agar kecelakaan kendaraan angkutan barang tidak terulang kembali.

    Pewarta: Muhammad Harianto
    Editor: Ahmad Buchori
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kesaksian Warga soal Kecelakaan Maut di Purworejo: Angkot Masuk Jurang, Terlindas Truk – Halaman all

    Kesaksian Warga Soal Tabrakan Maut Purworejo: Truk Sudah Klakson Terus dari Atas Kasih Kode – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, PURWOREJO – Seorang warga berinisial L memberikan kesaksian terkait kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Provinsi Magelang–Purworejo, tepatnya di Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Rabu (7/5/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

    Peristiwa tragis tersebut merenggut 11 nyawa dan melibatkan sebuah dump truck bermuatan pasir serta kendaraan angkutan pedesaan (Kopada) yang membawa rombongan warga.

    Menurut L, truk yang melaju dari arah Magelang menuju Purworejo itu sudah dalam kondisi rem blong sejak berada di atas tanjakan.

    “Itu truk dari atas sudah klakson terus, kasih kode. Sudah ambil kanan untuk menghindari kendaraan lain. Pas sampai tanjakan, langsung banting kiri dan menabrak angkutan,” ujar L saat ditemui di lokasi kejadian.

    Truk kemudian menabrak angkot yang mengangkut rombongan warga dari Mendut, Magelang yang diketahui hendak menghadiri takziah di wilayah Purworejo.

    Menurut L, sebagian besar korban tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan.

    “Sudah tidak bisa diidentifikasi. Kondisinya parah,” katanya.

    Saat kejadian, L mengaku sedang berada di dalam rumah dan hanya mendengar suara seperti truk menurunkan pasir. Setelah keluar rumah, ia melihat truk sudah terguling dan Kopada berada dalam kondisi ringsek.

    “Nggak nyangka itu kecelakaan. Pas keluar rumah, semuanya sudah rusak. Angkotnya masuk jurang, kelindes truk, ringsek parah,” ungkapnya.

    Selain menabrak angkutan, truk juga menghantam sebuah warung yang berada di pinggir jalan.

    “Langsung masuk ke rumah, nabrak. Angkotnya ditabrak dari samping belakang,” jelasnya.

    L menambahkan, sopir truk sempat terjepit namun berhasil dievakuasi dalam kondisi luka berat, sementara sopir angkutan tewas di lokasi kejadian.

    “Penumpangnya sebagian besar meninggal. Yang selamat langsung dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.

    Ia menyebut lokasi tersebut memang rawan kecelakaan.

    “Hampir tiap bulan ada kejadian. Kadang truk nggak kuat nanjak, atau rem telat. Sopir banyak yang belum paham medan. Rambu sudah bagus, tapi penerangan masih kurang,” katanya.

    Diketahui, para guru yang meninggal dunia tersebut menaiki angkot untuk takziah di Purworejo, Jawa Tengah pada pukul 10.00 WIB. Namun ditengah perjalanan, ada truk pengangkut pasir yang diduga gagal melakukan pengereman hingga menabrak angkot yang berisikan rombongan guru dari TK dan SD Tahfidz Quran As Syafiiyah.

    Korban meninggal dalam kecelakaan ini ada 11 orang. Kecelakaan ini bermula saat truk tronton melaju dari arah utara menuju selatan.

    Diduga rem blong, truk yang berada di tanjakan tersebut hilang kendali dan menabrak angkot di depannya.

    Rumah warga juga ikut rusak ditabrak truk besar tersebut.

     

  • Jet Tempur Finlandia Jatuh, Pilot Selamat

    Jet Tempur Finlandia Jatuh, Pilot Selamat

    Helsinki

    Sebuah jet tempur F/A-18 Hornet milik Finlandia jatuh di dekat bandara Rovaniemi yang ada di wilayah Arktik bagian utara di Finlandia. Pilot jet tempur itu berhasil diselamatkan setelah melontarkan diri keluar.

    Angkatan Bersenjata Finlandia dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Rabu (7/5/2025), menyebut kecelakaan itu terjadi di “area bandara Rovaniemi” pada Rabu (7/5) siang, sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

    Penyebab kecelakaan jet tempur itu belum diketahui secara jelas.

    Asap berwarna hitam pekat terlihat mengepul dari lokasi kejadian, dengan laporan televisi lokal YLE menyebut beberapa kendaraan darurat dikerahkan ke area tersebut.

    Ruas jalanan menuju ke area bandara tersebut ditutup sementara, dan polisi memblokir akses ke bandara.

    Operator bandara Finavia mengatakan kepada AFP bahwa pihaknya tidak memperkirakan penerbangan-penerbangan sipil akan terdampak oleh kecelakaan itu untuk sementara waktu.

    Jet tempur F/A-18 Hornet merupakan jet tempur buatan Amerika Serikat (AS). Finlandia yang merupakan negara anggota aliansi pertahanan NATO yang dipimpin AS, diketahui menggunakan sejumlah jet tempur buatan Washington, termasuk jet tempur siluman F-35 buatan Lockheed Martin.

    (nvc/ita)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • 4
                    
                        Kementerian BUMN Tunjuk Rivan A Purwantono Jadi Direktur Utama PT Jasa Marga 
                        Nasional

    4 Kementerian BUMN Tunjuk Rivan A Purwantono Jadi Direktur Utama PT Jasa Marga  Nasional

    Kementerian BUMN Tunjuk Rivan A Purwantono Jadi Direktur Utama PT Jasa Marga 
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Kementerian Badan Usaha MIlik Negara (BUMN) resmi menunjuk
    Rivan A Purwantono
    sebagai anggota direksi baru PT
    Jasa Marga
    (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada Rabu (7/6/2025) di Jakarta.
    Penunjukan itu merupakan bagian dari langkah strategis
    Kementerian BUMN
    untuk memperkuat struktur kepemimpinan dengan figur yang memiliki rekam jejak unggul dan komitmen tinggi terhadap transformasi sektor pelayanan publik dan infrastruktur nasional. 
    Untuk diketahui, Rivan adalah bankir senior dengan pengalaman panjang di industri keuangan dan transportasi. 
    Ia dikenal atas perannya dalam menyelamatkan Bank Bukopin dari tekanan krisis pada masa pandemi Covid-19 pada 2020–2021. 
    Di bawah kepemimpinannya, Bank Bukopin berhasil memulihkan kepercayaan publik dan pasar hanya dalam waktu enam bulan. Pencapaian ini tercatat dalam Fitch Ratings sebagai tonggak keberhasilan restrukturisasi perbankan nasional. 
    Pada 17 Juni 2021, Rivan dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PT
    Jasa Raharja
    dan memimpin berbagai inisiatif transformasi besar. 
    Salah satu inisiatifnya adalah peningkatan tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor dari 39 persen pada 2022 menjadi 54 persen, melalui kolaborasi dengan Tim Pembina Samsat Nasional.  
    Ia juga menggagas pendekatan baru dalam pencegahan kecelakaan lalu lintas dengan membentuk Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL) bersama Korps Lalu Lintas (Korlantas), berdasarkan pemetaan titik rawan kecelakaan dari data santunan Jasa Raharja. 
    Sebagai Koordinator Operasi PAM Ketupat, Rivan mendampingi Menteri Perhubungan dan Kepala Korlantas Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik. 
    Hasilnya, tingkat kecelakaan pada 2025 menurun 31 persen jika dibandingkan pada 2024 dengan penurunan korban meninggal hingga 51 persen. 
    Atas kontribusi tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja Jasa Raharja. 
    Kini, penugasan Rivan sebagai Direktur Utama Jasa Marga bukanlah hal baru baginya. 
    Kolaborasi erat yang terjalin antara Jasa Raharja dan Jasa Marga dalam pengelolaan arus lalu lintas menjadi bagian dari pengambilan kebijakan berbasis data kecelakaan dan demografi korban. 
    Selain itu, Rivan pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan memimpin Bank Bukopin dalam program penyelamatan pada 2020. 
    Dia juga aktif sebagai Wakil Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bidang Keselamatan, mengajar di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, serta menerbitkan sejumlah buku tentang manajemen dan kepemimpinan.
    Dari Pelaksanaan RUPS kali ini, kepengurusan Jasa Marga 2025 adalah sebagai berikut: 
    Dewan Komisaris: 
    Dewan Direksi: 
    Terkait penunjukan itu, Corporate Secretary PT Jasa Raharja Dodi Apriansyah  menyampaikan, hingga saat ini, pengganti Direktur Utama PT Jasa Raharja belum ditentukan. 
    Untuk sementara waktu, pengisian jabatan tersebut akan dilakukan sesuai ketentuan guna menjaga kelangsungan operasional dan tata kelola yang baik. Hal ini dilakukan sambil menunggu keputusan resmi dari Kementerian BUMN. 
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.