Profil Terra Drone yang Kantornya Terbakar di Kemayoran dan Tewaskan 22 Orang
Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com –
Kebakaran hebat terjadi pada Selasa (9/12/2025), sekitar pukul 12.40 WIB, di kantor PT Terra Drone, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran.
Petugas pemadam tiba di lokasi sepuluh menit kemudian untuk melakukan penanganan.
Total korban meninggal dunia mencapai 22 orang, termasuk satu korban sedang mengandung.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa para korban diduga tewas akibat lemas.
“Temuan ini merupakan hasil identifikasi awal tim pemadam kebakaran dan kepolisian di lokasi kejadian,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro.
Ia menambahkan bahwa penyebab pasti kematian para korban masih menunggu pemeriksaan mendalam dari tim Puslabfor Polri.
Menurut informasi dari website perusahaan,
Terra Drone
Indonesia (sebelumnya PT Aero Geosurvey Indonesia) merupakan penyedia jasa pemanfaatan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone untuk berbagai kebutuhan industri, mulai dari pemetaan, pemodelan, inspeksi, hingga pemantauan udara.
Perusahaan ini juga menyediakan pelatihan dan konsultasi bagi klien yang menggunakan drone dalam operasi harian mereka.
Cikal bakal Terra Drone Indonesia berawal pada 2015 dari AeroInspect & Drone Van Java sebagai bagian dari PT Indonesia Technologies Venture.
Satu tahun kemudian, PT Aero Geosurvey Indonesia berdiri dan mulai menyediakan jasa survei udara untuk sektor konstruksi dan pertambangan.
Pada 2017, permintaan dari sektor perkebunan dan kehutanan menurun, sementara sektor minyak dan gas mulai mengadopsi teknologi pemantauan udara.
Perkembangan signifikan terjadi pada 2018 ketika permintaan dari sektor konstruksi, pertambangan, dan migas meningkat.
PT Aero Geosurvey Indonesia kemudian bekerja sama dengan perusahaan seperti Pertamina, Chevron, SKK Migas, PT PP, Waskita, dan Reswara.
Pada 2019, perusahaan ini mendapatkan pendanaan dari Terra Drone Corporation dan resmi berganti nama menjadi PT Terra Drone Indonesia untuk menjadi bagian dari jaringan global penyedia layanan drone.
Perusahaan terus memperluas layanan pada 2020 dengan menghadirkan teknologi global seperti Drone GPR, Drone UT, dan drone surveillance.
Setahun berikutnya, Terra Drone Indonesia menargetkan pemulihan dan ekspansi di sektor-sektor baru, bertumpu pada kontrak jangka panjang dengan berbagai perusahaan migas.
Terra Drone Corporation, perusahaan induk yang berbasis di Jepang, dikenal sebagai salah satu penyedia layanan drone terbesar di dunia.
Dengan strategi akuisisi perusahaan lokal di berbagai negara, Terra Drone kini hadir di lebih dari 25 negara melalui jaringan mitra dan kolaborator teknologi.
Pada 2020, Drone Industry Insight menominasikannya sebagai penyedia jasa drone nomor satu di dunia.
Pengalaman kumulatif Terra Drone Indonesia dalam lima tahun terakhir menunjukkan capaian survei udara seluas lebih dari 600.000 hektar konsesi dan 2.500 kilometer koridor di sektor minyak dan gas, konstruksi, pertambangan, utilitas, serta perkebunan.
Di Indonesia, Terra Drone memiliki dua kantor, yakni di Jakarta yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto, Kemayoran, dan di Bandung yang berlokasi di Komplek Istana Regency 1, Kecamatan Cicendo.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
Kasus: kebakaran
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438235/original/075982100_1765275980-3.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Kebakaran Terra Drone, Data Terkini 22 Orang Meninggal
Kebakaran diduga berasal dari baterai yang terbakar di gudang lantai 1. Saat kebakaran terjadi, banyak karyawan berada di gedung dan sebagian lainnya makan siang di luar.
Baterai yang terbakar sempat dipadamkan menggunakan APAR. Namun gagal dan api semakin membesar menyebar ke lantai 2, 3 sampai 6. Asap pekat naik memenuhi tiap lantai di Gedung Terra Drone.
“Api semakin membesar, asap naik ke lantai 6,” ujar Susatyo.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438122/original/037471800_1765272401-Kebakaran_Cempakaa.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
20 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Kemayoran Tiba di RS Polri
Menurut Susatyo, kebakaran sempat berusaha dipadamkan oleh karyawan, namun api membesar hingga asap naik ke lantai enam. Saat kejadian, para karyawan sedang beristirahat.
“Kemudian karyawan yang pada saat itu sedang istirahat makan, sebagian berada ke luar, sebagian lagi itu semua sedang istirahat di lantai dua, tiga sampai lantai enam. Pada saat terbakar, api membesar, kemudian asap naik ke lantai enam,” jelasnya.
Hingga kini proses evakuasi masih berlangsung. Sebelumnya Susatyo menyebut ada 17 korban meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.
-

Kebakaran ruko Jakpus, korban tewas jadi 17 orang
Jakarta (ANTARA) – Jumlah korban tewas akibat kebakaran sebuah rumah toko (ruko), di Kemayoran, Jakarta Pusat bertambah menjadi 17 orang.
“Data hingga pukul 15.30 WIB, sudah ada 17 korban meninggal dunia,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, petugas pemadam kebakaran, saat ini masih terus melakukan penyisiran dan penanganan kebakaran itu.
Ia mengatakan bahwa lantai ruko yang terbakar, semua berjumlah tujuh lantai dan saat ini sedang dilakukan penyisiran lantai demi lantai.
Ia juga mengatakan, saat ini di lokasi kejadian, asap masih mengepul sehingga petugas belum bisa menyisir semua lantai di ruko tersebut.
“Penyisiran masih dilakukan lantai per lantai, tim dari pemadam kebakaran masih bekerja. Semoga, nanti bisa segera diketahui untuk korbannya, karena karyawan di toko ini cukup banyak,” ujarnya.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
/data/photo/2025/12/09/6937d6abcf597.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438204/original/022915800_1765274757-Terra_Drone_Indonesia.jpeg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
