Kapolres Kutim Pimpin Perburuan Tahanan Kabur, Tiga Sudah Tertangkap Regional 10 Januari 2026

Kapolres Kutim Pimpin Perburuan Tahanan Kabur, Tiga Sudah Tertangkap
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        10 Januari 2026

Kapolres Kutim Pimpin Perburuan Tahanan Kabur, Tiga Sudah Tertangkap
Tim Redaksi
KUTAI TIMUR, KOMPAS.com
— Tim gabungan Polres Kutai Timur (Kutim) kembali menangkap satu tahanan yang melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Polsek Sangkulirang.
Dengan penangkapan terbaru ini, tiga dari empat tahanan yang kabur telah berhasil diamankan kembali oleh kepolisian.
Tahanan ketiga yang ditangkap berinisial Alhafsi alias Hafsi, tersangka kasus narkotika.
Ia diringkus pada Jumat (9/1/2026) malam sekitar pukul 20.10 Wita di kawasan perkebunan Jalan Poros 3 Blok 23 PT SKP, Afdeling Fanta.
Ps Kasubsi Penmas Si Humas
Polres Kutim
, Aiptu Wahyu Winarko, membenarkan penangkapan tersebut.
Ia mengatakan, keberhasilan ini merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan tim gabungan di sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para tahanan.
“Benar, pada Jumat malam tim berhasil mengamankan satu lagi atas nama Alhafsi. Jadi, dari total empat tahanan yang lari, saat ini tiga orang sudah berhasil kami tangkap kembali, yakni Rudi, Ahmad Kadafi, dan Alhafsi,” ujar Wahyu, Sabtu (10/1/2026) sore.
Menurut Wahyu, polisi masih memburu satu tahanan tersisa, Andi A, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan (curat).
Upaya pengejaran terus diperketat dengan melibatkan personel Satreskrim, Satintelkam, Polsek Kaliorang, dan Polsek Sangkulirang.
Keseriusan penanganan kasus ini ditunjukkan dengan keterlibatan langsung pimpinan Polres Kutim di lapangan.
“Saat ini satu tersangka atas nama Andi masih dalam proses pencarian. Bapak Kapolres Kutim turun langsung ke lokasi memimpin tim gabungan untuk memburu satu orang yang masih buron ini,” tegas Wahyu.
Polisi mengimbau tersangka yang masih melarikan diri agar segera menyerahkan diri.
Kepolisian juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan atau aktivitas mencurigakan terkait buronan tersebut untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.
Sebelumnya, pada Jumat (9/1/2026) kemarin Polres Kutai Timur (Kutim) berhasil menangkap dua dari empat tahanan yang sebelumnya kabur dari ruang tahanan Mapolsek Sangkulirang.
Dua tahanan yang berhasil ditangkap masing-masing adalah Ahmad Kadafi alias Gesa, tersangka kasus pencurian dengan pemberatan, serta Rudy yang terjerat perkara pidana lainnya.
“Benar, pada hari Jumat, 9 Januari 2026, tim telah melakukan penangkapan terhadap Ahmad Kadafi dan Rudy,” ujar Wahyu, Jumat (9/1/2026).
Wahyu menjelaskan, proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Satreskrim, Satintelkam, serta jajaran Polsek Kaliorang dan Polsek Sangkulirang.
Operasi tersebut mendapat atensi langsung dari pimpinan.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan disebut turun langsung ke lapangan untuk memimpin pengejaran dan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para tahanan yang melarikan diri.
Sebelumnya, empat orang tahanan dilaporkan kabur dari ruang tahanan Mapolsek Sangkulirang pada Kamis (8/1/2026) dini hari, sekitar pukul 04.30 Wita.
Keempatnya merupakan tahanan kasus pidana dengan klasifikasi kejahatan yang berbeda. Mereka adalah Ahmad Kadafi alias Gesa, Rudy, Andi A, dan Alhafsi.
Terkait kronologi pelarian tersebut, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Pemeriksaan terhadap kondisi ruang tahanan dan prosedur pengamanan internal juga tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab kejadian.
“Kronologi lengkapnya masih kami selidiki. Semua kemungkinan akan kami dalami,” ujar Wahyu.
Selain fokus pada pengejaran, Polres Kutim juga melakukan evaluasi internal. Apabila ditemukan adanya unsur kelalaian dari anggota, kepolisian memastikan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami tetap fokus pada pengejaran, namun evaluasi internal juga menjadi bagian penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tambah Wahyu.
Polres Kutim mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan, khususnya di wilayah kebun, pesisir, atau daerah terpencil.
“Kami terus berupaya maksimal agar seluruh tahanan yang kabur dapat kembali diamankan,” pungkasnya.
Copyright 2008 – 2026 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.