kab/kota: Sydney

  • China Menggila Serang Wilayah Dekat RI, Begini Dampaknya

    China Menggila Serang Wilayah Dekat RI, Begini Dampaknya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Kepala mata-mata Australia mengatakan kelompok hacker yang bekerja untuk pemerintah dan militer China telah menyelidiki jaringan telekomunikasi dan infrastruktur penting Australia.

    Ia juga memperingatkan potensi gangguan ekonomi jika serangan sabotase dilancarkan oleh kelompok hacker China ke jaringan telekomunikasi dan infrastruktur penting Australia.

    Mike Burgess, Direktur Jenderal keamanan di Organisasi Keamanan Intelijen Australia, mengatakan dalam konferensi bisnis di Melbourne bahwa aksi peretasan telah merugikan Australia sebesar A$12,5 miliar (Rp136 triliun) sepanjang tahun lalu.

    Angka itu termasuk kerugian A$2 miliar (Rp21 triliun) dari peretasan rahasia dagang dan kekayaan intelektual, dikutip dari Reuters, Rabu (12/11/2025).

    Burgess menyoroti ancaman sabotase online, dengan menggambarkan aktivitas kelompok peretas China, Salt Typhoon dan Volt Typhoon, yang menurutnya adalah kelompok peretas ‘utusan’ pemerintahan Xi Jinping.

    Kedutaan Besar China di Australia tak segera merespons permintaan komentar. Biasanya, China akan membantah berbagai tuduhan peretasan dari negara lain.

    Burgess mengatakan Salt Typhoon tak hanya membobol sistem telekomunikasi AS dalam operasi mata-mata strategis, tetapi juga menyelidiki jaringan telekomunikasi di Australia.

    Selain itu, Volt Typhoon diklaim memiliki niat untuk melakukan disrupsi. Burgess menilai Volt Typhoon mengkompromikan infrastruktur penting AS untuk mempersiapkan potensi sabotase.

    Burgess mewanti-wanti potensi dampak penyerangan entitas hacker yang terafiliasi dengan China. Selain gangguan di sektor telekomunikasi yang meluas, bisa jadi dampaknya juga meluas ke sektor perbankan dan transportasi, serta suplai air dan listrik.

    “Saya jamin ini bukan hipotesis, negara-negara lain memiliki tim elit yang sedang menyelidiki kemungkinan ini saat ini,” ujarnya.

    Skenario potensial lainnya termasuk perusahaan Australia yang lumpuh sebagai pesaing dagang, atau menyebabkan kepanikan selama pemilu, tambahnya.

    Sebagai informasi, para pejabat China telah mengajukan banyak keluhan kepada pemerintah dan sektor swasta Australia tentang ASIO setiap kali ia berbicara secara terbuka tentang China. Dalam pidatonya pekan lalu di Lowy Institute di Sydney, Burgess menegaskan “itu tidak akan menghentikan tekad saya”.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Disambut musik “bagpipe” di kapal, Prabowo puji intelijen Australia

    Disambut musik “bagpipe” di kapal, Prabowo puji intelijen Australia

    Anda tahu, saya pikir intelijen Anda sangat bagus. Anda tahu saya suka bagpipe. Jadi, saya disambut dengan bagpipe. Terima kasih banyak

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto memuji tim intelijen pemerintah Australia yang mengetahui bahwa dirinya menyukai musik tradisional asal Skotlandia “bagpipe”, setelah menyaksikan permainan musik “bagpipe” mengalun untuk penyambutan saat Prabowo tiba di geladak kapal HMAS Canberra.

    Dalam rangkaian kunjungan resminya, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri (PM) Australia menyampaikan pernyataan bersama di geladak kapal HMAS Canberra, yang berlokasi di Garden Island Naval Base, Sydney, Australia, Rabu.

    Saat kendaraan Prabowo tiba di geladak, seorang pemain musik “bagpipe” dengan busana rok merah-hitam khas Skotlandia membawakan irama.

    Meski lagunya tidak diketahui, suara alat musik tersebut rupanya menarik perhatian Presiden Prabowo yang ternyata menyukainya.

    “Anda tahu, saya pikir intelijen Anda sangat bagus. Anda tahu saya suka bagpipe. Jadi, saya disambut dengan bagpipe. Terima kasih banyak,” kata Presiden Prabowo berkelakar, seraya mencairkan suasana setelah pernyataan pers berakhir.

    Presiden Prabowo berterima kasih atas sambutan hangat pemerintah Australia dalam kunjungan perdananya ke negara tersebut sebagai Presiden Republik Indonesia.

    Di atas geladak kapal itu, Presiden Prabowo dan PM Albanese pun melakukan peninjauan bersama dengan melihat kendaraan taktis dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) amfibi.

    Presiden Prabowo dan PM Albanese mendapat penjelasan rinci mengenai kemampuan kapal dalam mendukung operasi amfibi, logistik, serta misi kemanusiaan.

    Peninjauan berlanjut ke dek kedua yang memperlihatkan hanggar helikopter Seahawk sebagai bagian penting dari kekuatan udara maritim Australia.

    Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga mendengarkan penjelasan teknis tentang kemampuan helikopter tersebut dalam mendukung misi patroli dan penyelamatan di laut.

    Sebagai penutup, Presiden Prabowo dan PM Albanese menyaksikan penampilan fly pass empat pesawat aerobatik Royal Australian Air Force (RAAF) Roulette yang menggunakan pesawat PC-21.

    Atraksi udara tersebut melintas dari arah timur ke barat, kemudian melakukan satu putaran penuh di atas Sydney Harbour Bridge, menutup kunjungan dengan suasana penuh semangat persahabatan antara kedua negara.

    Kunjungan Presiden Prabowo ke HMAS Canberra menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Australia sebagai dua negara maritim yang saling menghormati dan berkomitmen menjaga stabilitas serta perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

    Pewarta: Mentari Dwi Gayati
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo Bertemu Eks PM Australia Paul Keating, Bahas Ekonomi hingga Geopolitik

    Prabowo Bertemu Eks PM Australia Paul Keating, Bahas Ekonomi hingga Geopolitik

    Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan mantan Perdana Menteri Australia Paul Keating di sela-sela kunjungan kenegaraannya di Australia. 

    Pertemuan keduanya berlangsung di hotel tempat Presiden Prabowo menginap di Sydney, Rabu (12/11/2025).

    Dalam pertemuan tersebut, Prabowo dan Paul Keating membahas berbagai isu strategis, mulai dari hubungan internasional, ekonomi, hingga dinamika geoekonomi dan geopolitik kawasan.

    Usai pertemuan, Prabowo menyampaikan kesan positif terhadap diskusi yang berlangsung. Dia menilai Paul Keating sebagai sosok yang berpengalaman dan memiliki pandangan yang tajam mengenai perkembangan global.

    “Saya kira sangat bagus. Beliau sangat berpengalaman. Pemikiran-pemikiran beliau sangat jernih. Pengalaman beliau sangat banyak. Jadi saya merasa banyak sekali saya dapat dari pemikiran-pemikiran beliau,” ujar Prabowo dalam keterangan resmi Setpres RI yang dikutip, Rabu (12/11/2025). 

    Presiden Ke-8 RI juga mengungkapkan bahwa berbagai topik strategis dibahas bersama Keating, terutama dalam konteks kerja sama lintas sektor.

    “Ya, di bidang hubungan internasional, di bidang ekonomi, di bidang geoekonomi, geopolitik. Banyak sekali,” tambahnya.

    Pertemuan dengan Paul Keating menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo di Australia.

    Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia dan Australia memiliki kepentingan bersama untuk memperkuat kemitraan bilateral yang saling menguntungkan.

    “Saya kira sangat baik, ya. Kita harus tahu bahwa kita bertetangga dan Indonesia berkepentingan punya hubungan baik dengan Australia. Demikian sebaliknya. Kalau kita bekerja sama dengan baik di semua bidang, ini akan membawa manfaat yang sangat besar untuk kedua negara dan kawasan kita semuanya,” tegas Prabowo.

  • Dunia Hari Ini: Indonesia-Australia Sepakati Perjanjian Pertahanan

    Dunia Hari Ini: Indonesia-Australia Sepakati Perjanjian Pertahanan

    Dunia Hari Ini kembali dengan laporan dari beberapa belahan dunia selama 24 jam terakhir.

    Edisi Rabu, 12 November 2025 kami hadirkan dengan laporan utama dari Australia.

    Kesepakatan pertahanan Indonesia-Australia

    Tiba semalam di Sydney, Australia Presiden Prabowo Subianto hari ini (12/11) melakukan serangkaian kunjungan kenegaraan.

    Dalam kunjungan pertama Prabowo ke Australia setelah ia menjabat sebagai presiden, kedua negara mengumumkan kesepakatan kerja sama pertahanan.

    “Pada hakikatnya ini menegaskan kembali tekad kami untuk meningkatkan persahabatan kami, sebagai mitra, sebagai tetangga dekat, dan tekad kami untuk memelihara hubungan yang terbaik untuk meningkatkan dan menjamin keamanan kedua negara,” kata Prabowo dalam keterangan pers bersama dengan PM Australia Anthony Albanese.

    Albanese mengatakan perjanjian itu akan mengikat Australia dan Indonesia untuk berkonsultasi di tingkat pemimpin dan menteri secara berkala mengenai masalah keamanan dan “mempertimbangkan langkah-langkah yang mungkin diambil” untuk menghadapi ancaman.

    Ia menambahkan, kesepakatan tersebut didasarkan pada perjanjian keamanan yang ditandatangani antara PM Paul Keating dan Presiden Suharto pada tahun 1995, yang meskipun berumur pendek, sangat penting bagi kedua negara.

    Sampai artikel ini terbit, belum ada informasi yang lebih detil mengenai isi perjanjian tersebut.

    Ledakan di India diselidiki

    Pasukan antiteror India memimpin penyelidikan atas ledakan mobil mematikan di jantung ibu kota, Delhi, sementara Perdana Menteri Narendra Modi berjanji untuk membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan.

    Polisi belum memberikan detail pasti tentang penyebab insiden di dekat Benteng Merah yang bersejarah, salah satu landmark paling terkenal di India dan tempat pidato Hari Kemerdekaan tahunan perdana menteri.

    Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai 19 lainnya pada hari Senin, ketika api membakar beberapa kendaraan.

    “Saya meyakinkan semua orang bahwa badan-badan tersebut akan mengungkap seluruh konspirasi ini,” kata Modi dalam pidatonya saat kunjungan kenegaraan ke negara tetangga Bhutan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

    Persiapan menghadapi badai di Taiwan

    Taiwan telah mengevakuasi lebih dari 3.000 orang dari daerah rawan dan menutup sekolah serta kantor menjelang kedatangan badai tropis Fung-wong, yang telah menewaskan sedikitnya 25 orang dan memaksa lebih dari 1,4 juta orang mengungsi di Filipina.

    Fung-wong diperkirakan akan mendarat pada Rabu sore atau malam hari di dekat kota pelabuhan Kaohsiung di barat daya.

    Sebelumnya Fung-wong diklasifikasikan sebagai topan, tetapi intensitasnya menurun saat mendekati Taiwan.

    “Fung-wong mungkin telah diturunkan statusnya menjadi topan lemah, tetapi kita tetap tidak boleh lengah,” kata Wali Kota Kaohsiung, Chen Chi-mai.

    Pada Selasa pagi, badai tersebut memiliki kecepatan angin maksimum hingga 108 kilometer per jam, dengan hembusan 137 km/jam.

    Dalang skema penipuan di China dipenjara

    Dalang skema Ponzi besar-besaran di China dijatuhi hukuman penjara di Inggris selama lebih dari 11 tahun karena mencuci uang hasil penipuan tersebut dalam mata uang kripto yang kini bernilai miliaran dolar.

    Qian Zhimin mengaku bersalah atas dua dakwaan pencucian uang pada bulan September.

    Polisi Inggris menyita lebih dari 61.000 bitcoin, yang saat ini bernilai lebih dari $US6 miliar ($9,1 miliar), dalam salah satu penyitaan mata uang kripto terbesar yang pernah ada.

    Qian, yang dikenal sebagai “ratu kripto” karena gaya hidupnya yang mewah, menangis di kursi terdakwa di Pengadilan Southwark Crown London saat Hakim Sally-Ann Hales menyampaikan vonisnya.

    “Anda adalah perancang pelanggaran ini dari awal hingga akhir motif Anda murni keserakahan,” kata Hakim Hales.

    Lihat juga Video: Prabowo Tiba di Sydney, Disambut PM-Gubernur Jenderal Australia

  • Disambut Bagpipe, Prabowo Puji Agen Intelijen Australia di Hadapan PM Albanese

    Disambut Bagpipe, Prabowo Puji Agen Intelijen Australia di Hadapan PM Albanese

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto secara terbuka memuji agen intelijen Australia di hadapan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese saat kunjungannya meninjau Kapal HMAS Canberra, pada Rabu (12/11/2025).

    Kepada Anthony, Prabowo menyebut bahwa agen intelijen Australia telah bekerja sangat baik. Ia pun senang disambut dengan bagpipe.

    “Anda tahu saya suka bagpipe. Jadi saya diterima dengan baik oleh bagpipe. Terima kasih banyak,” kelakar Prabowo saat memberikan pernyataan pers bersama, dikutip dari setkab.go.id.

    PM Albanese pun merespons Prabowo dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Angkatan Laut Australia atas penyambutan dan kerja sama yang baik dalam menyukseskan kunjungan tersebut.

    “Saya berterima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Laut dan Kapten HMAS Canberra, serta seluruh personel angkatan laut yang telah menyambut kami di sini dan membantu menyelenggarakan kunjungan hari ini,” ucap PM Albanese.

    Setelah itu, Presiden Prabowo dan PM Albanese menyaksikan penampilan fly pass empat pesawat aerobatik Royal Australian Air Force (RAAF) Roulette yang menggunakan pesawat PC-21.

    Atraksi udara tersebut melintas dari arah timur ke barat, kemudian melakukan satu putaran penuh di atas Sydney Harbour Bridge, menutup kunjungan dengan suasana penuh semangat persahabatan antara kedua negara.

    Adapun diketahui, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan peninjauan Kapal HMAS Canberra di Garden Island Naval Base, Australia, pada Rabu, 12 November 2025.

    Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia, yang menandai penguatan hubungan pertahanan dan kerja sama strategis antara kedua negara.

    Setibanya di Garden Island Naval Base, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Menteri Pertahanan Australia Richard Marles, dan Kepala Staf Angkatan Laut Australia (Chief of Royal Australian Navy) Laksamana Madya Mark Hammond.

    Saat memasuki kapal HMAS Canberra, Kepala Negara disambut oleh pasukan jajar kehormatan dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dibawakan oleh satuan musik HMAS Canberra.

    Kemudian saat peninjauan, Prabowo diajak untuk melihat dari dek pertama yang menampilkan berbagai kendaraan taktis dan alat utama sistem persenjataan (alutsista) amfibi.

    Kemudian ia mendapat penjelasan rinci mengenai kemampuan kapal dalam mendukung operasi amfibi, logistik, serta misi kemanusiaan.

    Peninjauan berlanjut ke dek kedua yang memperlihatkan hanggar helikopter Seahawk — bagian penting dari kekuatan udara maritim Australia.

    Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo juga mendengarkan penjelasan teknis tentang kemampuan helikopter tersebut dalam mendukung misi patroli dan penyelamatan di laut.

  • Cerita Prabowo Usai Bertemu dan Berbincang dengan Eks PM Australia: Pemikiran Beliau Sangat Jernih

    Cerita Prabowo Usai Bertemu dan Berbincang dengan Eks PM Australia: Pemikiran Beliau Sangat Jernih

    Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan mantan Perdana Menteri (PM) Australia Paul Keating di hotel tempatnya bermalam selama di Sydney, Rabu, (12/11/2025). Dia pun mengaku senang dengan pertemuan tersebut.

    “Beliau sangat berpengalaman. Pemikiran-pemikiran beliau sangat jernih. Pengalaman beliau sangat banyak. Jadi saya, apa ya, saya merasa banyak sekali saya dapat dari pemikiran-pemikiran beliau,” jelas Prabowo sebagaimana dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Rabu (12/11/2025).

    Dia menyampaikan dirinya dan Paul Keating membahas berbagai persoalan-persoalan strategis lintas sektor.

    “Ya, di bidang hubungan internasional, di bidang ekonomi, di bidang geoekonomi, geopolitik. Banyak sekali,” ungkap Prabowo.

    Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Prabowo di Australia. Dia menegaskan bahwa Indonesia dan Australia memiliki kepentingan bersama untuk mempererat hubungan bilateral yang saling menguntungkan.

    “Saya kira sangat baik, ya. Kita harus tahu bahwa kita bertetangga dan Indonesia berkepentingan punya hubungan baik sama Australia. Demikian sebaliknya, kalau kita bekerja sama dengan baik di semua bidang, ini akan membawa manfaat yang sangat besar untuk kedua negara dan untuk kawasan kita semuanya,” jelas Prabowo.

  • Temui PM Australia, Prabowo Kutip Falsafah Budaya Indonesia Jadi Tetangga Baik

    Temui PM Australia, Prabowo Kutip Falsafah Budaya Indonesia Jadi Tetangga Baik

    JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya menjalin hubungan baik antara Indonesia dan Australia sebagai dua negara bertetangga yang harus saling menjaga dalam keadaan apapun.

    Dalam pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Prabowo mengutip salah satu falsafah budaya Indonesia tentang pentingnya menjadi tetangga yang baik. Ia menilai hubungan yang kuat antara dua negara akan menciptakan rasa percaya dan kesiapan untuk saling membantu di masa sulit.

    “Dalam budaya Indonesia, kami memiliki pepatah, ketika menghadapi keadaan darurat, tetangga lah yang akan pertama kali menolong kita. Mungkin keluarga kita berada jauh, tetapi tetangga adalah yang paling dekat, dan hanya tetangga yang baik yang akan saling menolong,” ujar Prabowo di Sydney, Australia, Rabu, disitat Antara.

    Prabowo menyampaikan Indonesia dan Australia tidak bisa memilih posisi geografisnya. Oleh karena itu, kerja sama dan niat baik menjadi kunci dalam menjaga hubungan yang harmonis.

    Salah satu bentuk kerja sama yang akan dijalin oleh Indonesia dan Australia adalah di bidang pertahanan dan keamanan. Ini merupakan bentuk komitmen kedua negara dalam memperkuat persahabatan sekaligus menjamin keamanan bagi kedua kawasan.

    Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk terus mempererat kerja sama dan persahabatan kedua negara.

    “Sebagai mitra dan tetangga dekat, kami bertekad untuk menjaga hubungan terbaik demi memperkuat dan menjamin keamanan kedua negara. Saya kira, pada dasarnya itulah tujuannya,” ucap Prabowo.

  • Prabowo dan PM Albanese lakukan pertemuan empat mata

    Prabowo dan PM Albanese lakukan pertemuan empat mata

    Jakarta (ANTARA) – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese di Kirribilli House, Sydney, Australia, Rabu.

    Berdasarkan unggahan di akun instagram @sekretariat.kabinet dikutip di Jakarta, Rabu, pertemuan tersebut merupakan momentum penting untuk perkuat hubungan kedua negara di berbagai sektor.

    “Pertemuan empat mata ini menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperdalam kerja sama di berbagai bidang, terutama ekonomi dan pembangunan, hubungan antar masyarakat, pertahanan dan keamanan, serta kemaritiman,” tulis keterangan tersebut.

    Kedua pemimpin disebut menaruh perhatian pada stabilitas kawasan Indo-Pasifik dan penguatan kapasitas industri strategis di tingkat bilateral.

    Kedatangan Presiden Prabowo disambut secara kenegaraan oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn di Admiralty House, Sydney, Australia.

    Upacara berlangsung khidmat, mencerminkan penghormatan tinggi negara tuan rumah kepada Kepala Negara Indonesia.

    Kunjungan kenegaraan ini, mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus membangun hubungan luar negeri yang berorientasi pada kemitraan sejajar dan saling menguntungkan.

    Melalui pertemuan bilateral ini, diharapkan kerja sama konkret antara Indonesia dan Australia dapat semakin diperkuat dalam menghadapi tantangan global ke depan.

    Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan perjanjian bilateral baru antara Indonesia dan Australia bidang pertahanan dan keamanan dari atas geladak heli kapal induk Australia HMAS Canberra, Sydney, Australia, Rabu.

    Dalam sesi pernyataan bersama dua pemimpin negara, Prabowo dan Albanese menjelaskan Indonesia dan Australia telah menyepakati poin-poin substantif dalam perundingan perjanjian baru bidang keamanan dan pertahanan tersebut.

    “Perjanjian ini menjadi dasar komitmen bagi pemimpin Australia dan Indonesia, beserta jajaran menteri dari dua negara, untuk saling bertemu secara berkala membahas masalah-masalah keamanan, merancang bersama kegiatan-kegiatan bidang keamanan yang bermanfaat bagi dua negara, dan jika dua negara dalam keadaan terancam, dua negara juga membahas bersama-sama langkah apa-apa saja yang harus ditempuh, baik itu dari negara itu sendiri maupun secara bersama-sama, untuk menghadapi ancaman tersebut,” kata PM Albanese menjelaskan beberapa poin krusial dari perjanjian bilateral bidang pertahanan Indonesia-Australia di geladak heli HMAS Canberra, Rabu.

    Dalam kesempatan yang sama, PM Albanese menyebut perjanjian tersebut sebagai perpanjangan tangan dari perjanjian kerja sama pertahanan (DCA) dua negara yang telah diteken pada 29 Agustus 2024.

    Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
    Editor: Imam Budilaksono
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Presiden Prabowo diterima PM Australia di Kirribilli House Sydney

    Presiden Prabowo diterima PM Australia di Kirribilli House Sydney

    ANTARA – Presiden Prabowo Subianto disambut oleh PM Australia Anthony Albanese di Kirribilli House Australia, Rabu (12/11). Pertemuan empat mata kedua pemimpin negara menjadi salah satu agenda dalam kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Australia. (Aria Cindyara/Mentari Dwi Gayati/Rayyan/Gracia Simanjuntak)

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prabowo, Albanese umumkan perjanjian bilateral baru bidang pertahanan

    Prabowo, Albanese umumkan perjanjian bilateral baru bidang pertahanan

    “Perjanjian ini menjadi dasar komitmen bagi pemimpin Australia dan Indonesia, beserta jajaran menteri dari dua negara, untuk saling bertemu secara berkala membahas masalah-masalah keamanan, merancang bersama kegiatan-kegiatan bidang keamanan yang ber

    Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengumumkan perjanjian bilateral baru antara Indonesia dan Australia bidang pertahanan dan keamanan dari atas geladak heli kapal induk Australia HMAS Canberra, Sydney, Australia, Rabu.

    Dalam sesi pernyataan bersama dua pemimpin negara, Prabowo dan Albanese menjelaskan Indonesia dan Australia telah menyepakati poin-poin substantif dalam perundingan perjanjian baru bidang keamanan dan pertahanan tersebut.

    “Perjanjian ini menjadi dasar komitmen bagi pemimpin Australia dan Indonesia, beserta jajaran menteri dari dua negara, untuk saling bertemu secara berkala membahas masalah-masalah keamanan, merancang bersama kegiatan-kegiatan bidang keamanan yang bermanfaat bagi dua negara, dan jika dua negara dalam keadaan terancam, dua negara juga membahas bersama-sama langkah apa-apa saja yang harus ditempuh, baik itu dari negara itu sendiri maupun secara bersama-sama, untuk menghadapi ancaman tersebut,” kata PM Albanese menjelaskan beberapa poin krusial dari perjanjian bilateral bidang pertahanan Indonesia-Australia di geladak heli HMAS Canberra, Rabu.

    Dalam kesempatan yang sama, PM Albanese menyebut perjanjian tersebut sebagai perpanjangan tangan dari perjanjian kerja sama pertahanan (DCA) dua negara yang telah diteken pada 29 Agustus 2024.

    “Perjanjian ini menunjukkan hubungan dua negara yang semakin kuat, termasuk untuk rakyat Australia dan Indonesia,” kata Albanese.

    PM Albanese kemudian mengumumkan dirinya berencana terbang langsung ke Jakarta pada Januari 2026 untuk bersama-sama Presiden Prabowo meneken perjanjian bilateral terbaru bidang pertahanan Indonesia-Australia.

    Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menilai perjanjian bilateral bidang pertahanan antara Indonesia dan Australia sebagai dokumen kerja sama yang penting bagi dua negara. Oleh karena itu, Presiden Prabowo menyambut baik kesepakatan yang berhasil dicapai oleh dua negara dalam perundingan perjanjian tersebut.

    “(Perjanjian ini, red.) meneguhkan komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama bidang pertahanan dan keamanan, sekaligus menegaskan keinginan kami untuk mempererat persahabatan kami, dan sebagai mitra, sebagai tetangga dekat, kami ingin terus memperkuat dan senantiasa menjamin keamanan dua negara. Menurut saya, tujuan-tujuan itu yang menjadi inti dari perjanjian ini,” ujar Presiden Prabowo.

    Presiden Prabowo kemudian menegaskan kembali kebijakan politik luar negeri Indonesia, yaitu kebijakan bertetangga yang baik (good neighbor policy).

    “Saya percaya kepada kebijakan bertetangga yang baik. Tetangga yang baik itu sangat penting. Tetangga yang baik akan saling membantu pada masa-masa sulit. Bagi kami, orang Indonesia, kami punya istilah, saat kita menghadapi situasi darurat, tetanggalah yang akan membantu kita. Saudara kita mungkin tinggal jauh, dan orang yang terdekat adalah tetangga kita, dan hanya tetangga yang baik yang akan saling membantu satu sama lain,” kata Presiden Prabowo.

    Pernyataan bersama di HMAS Canberra merupakan rangkaian dari agenda kenegaraan Presiden Prabowo di Sydney, Australia, Rabu.

    Presiden Prabowo mengawali agenda kenegaraannya di kediaman resmi PM Albanese, Kirribilli House, Rabu pagi, dan bertemu empat mata dengan tuan rumah. Selepas itu, Presiden Prabowo melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Admiralty House dan bertemu dengan Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn.

    Pewarta: Genta Tenri Mawangi, Mentari Dwi Gayati
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.