kab/kota: Surabaya

  • 1.200 penumpang Masuk Pelabuhan Tanjung Perak pada Puncak Arus Balik

    1.200 penumpang Masuk Pelabuhan Tanjung Perak pada Puncak Arus Balik

    Surabaya (beritajatim.com)- 1.200 penumpang memasuki Pelabuhan Tanjung Perak pada puncak arus balik mudik, Minggu (06/04/2025). 1.200 penumpang itu kembali menggunakan 8 kapal Pelni yang disediakan untuk melayani para penumpang yang kembali ke Kota Surabaya.

    “Tercatat sebanyak 1.200 penumpang melakukan arus balik menggunakan 8 kapal. Kami pastikan tidak ada penumpukan penumpang di pelabuhan. Kami juga menyediakan anggota untuk melayani penumpang dan melaksanakan pengamanan,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP William Cornelis Tanasale.

    Pihak keamanan pelabuhan bersama dengan Polres Pelabuhan Tanjung Perak telah melakukan antisipasi untuk puncak arus balik. Ia pun sudah mengecek kesiapan sarana dan prasarana yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak. Hal itu dilakukan agar arus balik berlangsung aman dan nyaman.

    “Kami melihat langsung pelayanan dan pengamanan arus balik lebaran di GSN ini. Kami pastikan masyarakat mudik dengan aman dan nyaman melalui jalur laut,” ujarnya.

    Selain mengecek Pelabuhan Tanjung Perak, Pihak kepolisian juga sudah bersiaga untuk melayani masyarakat di perbatasan Jembatan Suramadu. Diprediksi, puncak arus balik yang terjadi di Jembatan Suramadu juga akan terjadi pada Minggu (06/04/2025).

    “Anggota sudah kami siagakan untuk memastikan masyarakat aman dan nyaman saat arus balik nanti,” pungkasnya.

    Selain mengecek 2 objek vital untuk antisipasi puncak arus balik, pihak Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga melakukan persiapan di sejumlah wilayah wisata seperti di Kawasan Makam Sunan Ampel. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kemacetan juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan. [ang/aje]

  • Jumlah Penumpang Bandara Halim Turun 10% pada Arus Balik Lebaran

    Jumlah Penumpang Bandara Halim Turun 10% pada Arus Balik Lebaran

    Bisnis.com, JAKARTA – Pengelola Bandara Halim Perdanakusuma mengungkapkan tren penumpang selama arus mudik Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah mengalami penurunan mencapai 10,3% dibandingkan tahun sebelumnya.

    Hal ini diungkapkan Pengawas Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2025/1446 Hijriah Rangga Mahardhika saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

    “Kalau melihat tren penumpang di Bandara Halim Perdanakusuma dibandingkan tahun 2024 ada penurunan sekitar 10,3 persen,” kata Rangga di Jakarta, Minggu (6/4/2025).

    Rangga menyebut, puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi pada Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4). Adapun jumlah penerbangan edisi mudik tahun ini menurun sekitar empat ribu orang.

    “Untuk penumpang juga kita berkurang, dari tahun 2024 itu sekitar 15.000 orang, per hari ini 2025 itu hanya 11.000. Jadi kita ada penurunan juga,” jelasnya.

    Rangga mengungkapkan penurunan jumlah penumpang tahun ini disebabkan beberapa faktor, seperti naiknya harga tiket pesawat terbang dan banyaknya pemudik yang memilih pergi ke kampung halamannya melalui jalur darat.

    “Tetap ada penurunan juga. Kalau penurunan itu kemungkinan ada banyak faktor, mungkin lebih banyak di tahun ini pemudik melalui jalur darat dibandingkan jalur udara,” ucap Rangga.

    Lebih lanjut, Rangga mengungkapkan, pada Minggu (6/4) diperkirakan ada lebih dari 11.000 penumpang berangkat dan datang dengan 80 penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma.

    Sementara untuk kota tujuan terbanyak dari Jakarta menuju ke Surabaya (Jawa Timur), Denpasar (Bali), Palembang (Sumatera Selatan), Padang (Sumatera Barat), dan Kualanamu (Sumatera Utara).

  • Promo Ekstra, KAI Hadirkan Diskon Tiket Kereta hingga 25 Persen

    Promo Ekstra, KAI Hadirkan Diskon Tiket Kereta hingga 25 Persen

    Promo Ekstra, KAI Hadirkan Diskon Tiket Kereta hingga 25 Persen
    Tim Redaksi
    KOMPAS.com
    – Dalam rangka memeriahkan
    mudik

    Lebaran
    2025, PT
    Kereta Api Indonesia
    (Persero) atau
    KAI
    menghadirkan program spesial bertajuk Promo Ekstra Silaturahmi
    Mudik
    Lebaran.
    Melalui promo itu, pelanggan dapat menikmati diskon tarif hingga 25 persen untuk berbagai perjalanan kereta api ke beragam destinasi pilihan.
    Promo tersebut berlaku untuk pembelian tiket mulai 7 hingga 11 April 2025 untuk periode keberangkatan mulai 8 hingga 11 April 2025.
    Vice President (VP) Public Relations KAI Anne Purba berharap, berharap promo itu dapat memberikan kemudahan dan keleluasaan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan mudik secara lebih hemat dan nyaman.
    “Dengan adanya Promo Ekstra Silaturahmi, kami ingin memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati layanan kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau saat mudik Lebaran. Kini, mudik menggunakan kereta api makin banyak tujuan sekaligus makin menarik dengan potongan harga yang diberikan,” jelas Anne dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (6/4/2025).
    Promo tersebut, lanjut dia, menjadi bagian dari upaya KAI untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus mendukung kelancaran arus mudik Lebaran. Selain memberikan alternatif harga yang terjangkau, promo ini juga merupakan bentuk apresiasi KAI terhadap loyalitas para pelanggan.
    “Kami memahami bahwa momen Lebaran adalah saat yang dinantikan masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga. Oleh karena itu, kami menghadirkan promo ini agar masyarakat dapat mudik dengan lebih mudah, murah, dan nyaman menggunakan kereta api,” tambah Anne.
    Anne menjabarkan, promo tersebut dapat diperoleh melalui seluruh saluran penjualan tiket resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI dan web
    booking.kai.id
    .
    Adapun promo itu tidak berlaku untuk kelas kereta mewah, seperti Compartment, Luxury, Panoramic, Priority, Imperial, ataupun kereta wisata lain.
    Tarif diskon itu pun tidak dapat digabungkan dengan tarif khusus, reduksi, atau promo lain yang sedang berlangsung.
    “Promo tersebut juga hanya berlaku untuk kereta api yang telah ditentukan dan dapat dibatalkan atau dijadwal ulang sesuai dengan ketentuan yang berlaku di KAI,” tambah Anne.
    Adapun daftar kereta api yang termasuk dalam program promo tersebut adalah.
    1. KA Argo Wilis (Relasi Bandung-Surabaya Gubeng) Eksekutif

    2. KA Turangga (Relasi Bandung-Surabaya Gubeng) Eksekutif

    3. KA Argo Merbabu (Relasi Semarang Tawang Bank Jateng-Gambir) Eksekutif

    4. KA Malabar (Relasi Bandung-Malang) Ekonomi, Eksekutif

    5. KA Mutiara Selatan (Relasi Bandung-Surabaya Gubeng) Ekonomi, Eksekutif

    6. KA Lodaya (Relasi Bandung-Solo Balapan) Ekonomi, Eksekutif

    7. KA Harina (Relasi Bandung-Surabaya Pasarturi) Ekonomi, Eksekutif

    8. KA Papandayan (Relasi Garut-Gambir) Ekonomi, Eksekutif

    9. KA Parahyangan (Relasi Bandung-Gambir) Eksekutif

    10. KA Ciremai (Relasi Bandung-Semarang Tawang Bank Jateng) Ekonomi, Eksekutif

    11. KA Mutiara Timur (Relasi Ketapang-Surabaya Gubeng) Eksekutif

    12. KA Mutiara Timur (Relasi Ketapang-Surabaya Pasarturi) Ekonomi, Eksekutif

    13. KA Kaligung (Relasi Tegal-Semarang Poncol PP) Ekonomi

    14. KA Ijen Ekspres (Relasi Ketapang-Malang) Ekonomi

    15. KA Lodaya Tambahan (Relasi Bandung-Solo Balapan) Ekonomi, Eksekutif

    16. KA Kutojaya Selatan Tambahan (Relasi Kiaracondong-Kutoarjo) Ekonomi
    Pelanggan dapat memantau ketersediaan tiket promo tersebuti melalui aplikasi Access by KAI yang juga menyediakan informasi lengkap mengenai jadwal, tarif, serta layanan kereta yang tersedia. KAI mengimbau pelanggan untuk segera melakukan pemesanan sebelum tiket habis terjual karena promo berlaku selama kuota tersedia.
    KAI juga memastikan kesiapan sarana dan layanan operasional dalam menyambut masa angkutan Lebaran 2025.
    “KAI berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan dalam setiap perjalanan,” tegas Anne.
    Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121 melalui telepon 121/(021) 121, WhatsApp 0811-1211-1121,
    email
    cs@kai.id, atau melalui media sosial resmi KAI.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Puncak Arus Balik Lebaran, Ribuan Pemudik Tinggalkan Ponorogo dari Terminal Seloaji

    Puncak Arus Balik Lebaran, Ribuan Pemudik Tinggalkan Ponorogo dari Terminal Seloaji

    Ponorogo (beritajatim.com) — Suasana Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo mendadak riuh sejak matahari baru saja menampakkan sinarnya, Minggu pagi (6/4/2025). Deru mesin bus dan suara pengumuman keberangkatan bersahut-sahutan, mengiringi ribuan pemudik yang mulai memadati area terminal. Hari ini, menjadi puncak arus balik Lebaran tahun ini.

    Diperkirakan, antara 5000 hingga 6000 penumpang berangkat meninggalkan Bumi Reog. Mereka mayoritas menggunakan layanan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), dengan tujuan utama ke Surabaya.

    “Sejak pagi pukul 06.00 WIB sudah mulai terlihat ramai, dan diperkirakan hari ini menjadi puncak arus balik. Dari data yang kami pantau, jumlah penumpang keberangkatan bisa tembus 6000 orang,” kata Kepala Terminal Tipe A Seloaji Ponorogo, Purwanto, Minggu siang.

    Purwanto menjelaskan, lonjakan penumpang sudah mulai terasa sejak beberapa hari terakhir. Bahkan sebelumnya, dua kali lonjakan signifikan hingga lebih 5000 orang, yakni pada hari H+3 dan H+5 Lebaran. Pada H+3, tercatat sebanyak 5.332 penumpang berangkat dari terminal tersebut, dan kembali melonjak menjadi 5.411 orang pada H+5.

    “Arus balik sudah tampak terjadi pada H+1 lebaran. Di terminal Seloaji penumpang keberangkatan mencapaibangka lebih 5000 orang terjadi di H+3 dan H+5 Lebaran,” ungkapnya.

    Lonjakan ini, menurutnya, merupakan hal yang lazim setiap tahun pasca perayaan Idulfitri. Namun, tahun ini terjadi sedikit pergeseran pola keberangkatan. Jika tahun-tahun sebelumnya kepadatan tersebar merata selama sepekan, maka tahun ini terpusat pada beberapa hari tertentu, diduga karena faktor penyesuaian hari kerja dan kebijakan cuti bersama.

    Dari sisi pelayanan, Terminal Seloaji telah melakukan sejumlah antisipasi, termasuk menambah jumlah petugas di lapangan, memperkuat koordinasi dengan PO bus, dan menyiapkan skema pengaturan lalu lintas di dalam terminal agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

    “Alhamdulillah sampai siang ini belum ada laporan gangguan berarti. Kami juga terus berkoordinasi dengan petugas keamanan, baik dari kepolisian maupun Dinas Perhubungan, untuk memastikan kelancaran arus balik,” pungkas Purwanto. [end/aje]

  • Arus balik lebaran, jumlah penumpang Bandara Halim turun 10 persen

    Arus balik lebaran, jumlah penumpang Bandara Halim turun 10 persen

    Jakarta (ANTARA) – Pengelola Bandara Halim Perdanakusuma mengungkapkan tren penumpang selama arus mudik Lebaran 2025 atau Idul Fitri 1446 Hijriah mengalami penurunan mencapai 10,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

    Hal ini diungkapkan Pengawas Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran Tahun 2025/1446 Hijriah Rangga Mahardhika saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

    “Kalau melihat tren penumpang di Bandara Halim Perdanakusuma dibandingkan tahun 2024 ada penurunan sekitar 10,3 persen,” kata Rangga di Jakarta, Minggu.

    Rangga menyebut, puncak arus balik Lebaran 2025 terjadi pada Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4). Adapun jumlah penerbangan edisi mudik tahun ini menurun sekitar empat ribu orang.

    “Untuk penumpang juga kita berkurang, dari tahun 2024 itu sekitar 15.000 orang, per hari ini 2025 itu hanya 11.000. Jadi kita ada penurunan juga,” jelasnya.

    Pemudik menunggu keberangkatan pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/3/2025). (ANTARA/Muzdaffar Fauzan)

    Rangga mengungkapkan penurunan jumlah penumpang tahun ini disebabkan beberapa faktor, seperti naiknya harga tiket pesawat terbang dan banyaknya pemudik yang memilih pergi ke kampung halamannya melalui jalur darat.

    “Tetap ada penurunan juga. Kalau penurunan itu kemungkinan ada banyak faktor, mungkin lebih banyak di tahun ini pemudik melalui jalur darat dibandingkan jalur udara,” ucap Rangga.

    Lebih lanjut, Rangga mengungkapkan, pada Minggu (6/4) diperkirakan ada lebih dari 11.000 penumpang berangkat dan datang dengan 80 penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma.

    Sementara untuk kota tujuan terbanyak dari Jakarta menuju ke Surabaya (Jawa Timur), Denpasar (Bali), Palembang (Sumatera Selatan), Padang (Sumatera Barat), dan Kualanamu (Sumatera Utara).

    Pewarta: Siti Nurhaliza
    Editor: Ade irma Junida
    Copyright © ANTARA 2025

  • Proyeksi Puncak Arus Balik Via Kapal Laut Jatuh pada 7 April 2025

    Proyeksi Puncak Arus Balik Via Kapal Laut Jatuh pada 7 April 2025

    Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan pelayaran penumpang negara yakni PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memproyeksikan puncak arus balik Lebaran 2025 dengan kapal PELNI akan terjadi pada Senin (7/4/2025) atau H+6 Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

    Untuk menghadapi lonjakan penumpang pada periode tersebut, PELNI telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan kelancaran operasional.

    Sekretaris Perusahaan PELNI, Evan Eryanto menyebut, pada puncak arus balik besok, diperkirakan jumlah penumpang mencapai lebih dari 25 ribu orang.

    “Sejak arus balik dimulai H+1 (2/4/2025), jumlah penumpang yang cukup tinggi terjadi pada H+3 di angka 25.430 orang. Jika benar besok akan menjadi puncak arus balik, maka angkanya akan melebihi perjalanan 4 April kemarin,” ujar Evan dalam keterangan pers, dikutip Minggu (6/4/2025).

    Per siang hari ini, jumlah tiket kapal PELNI yang sudah terjual untuk perjalanan Senin besok sudah mencapai 21.410 tiket.

    Dalam menghadapi arus balik, PELNI memastikan seluruh armada kapal dalam kondisi laik laut. Berbagai fasilitas juga telah disediakan untuk memberi kenyamanan bagi para penumpang kapal PELNI, seperti wifi komersial, layanan tv channel, restoran, klinik, hingga mini theater.

    Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik, Evan menghimbau untuk calon penumpang yang sudah memiliki tiket agar dapat melakukan check-in melalui aplikasi PELNI Mobile untuk menghindari kepadatan saat proses boarding di pelabuhan.

    Selain itu, Evan juga mengingatkan agar calon penumpang membawa dokumen identitas valid sesuai dengan orang yang akan berangkat.

    “Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh penumpang kapal PELNI. Petugas kami akan standby 24 jam untuk menjaga kebersihan kabin, toilet dan area umum serta memberikan bantuan kepada penumpang yang membutuhkan, seperti lansia, ibu hamil atau anak-anak,” ungkap Evan.

    PELNI juga menyediakan posko mudik di tiga pelabuhan yaitu Bau-Bau, Batam dan Semarang. Posko ini dilengkapi dengan layanan cek kesehatan dan pijat gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, baik penumpang maupun non-penumpang selama periode mudik berlangsung.

    Adapun lima ruas terpadat yang dilayani kapal penumpang PELNI selama arus balik Lebaran berdasarkan data per 2 s.d. 6 April 2025, yaitu rute Medan – Batam (11.880), disusul Bau-Bau – Makassar (5.912), Batam – Medan (5.132), Semarang – Kumai (4.971) dan Makassar – Surabaya (4.487).

    Untuk lima pelabuhan keberangkatan terpadat adalah sebagai berikut:

    1. Makassar (20.081)

    2. Bau-Bau (17.265)

    3. Surabaya (16.298)

    4. Ambon (15.624)

    5. Medan (11.880)

    Sementara itu, lima pelabuhan tujuan terpadat antara lain:

    1. Makassar (21.951)

    2. Surabaya (14.535)

    3. Batam (14.006)

    4. Balikpapan (13.655)

    5. Bau-Bau (11.620)

    Untuk menghadirkan Mudik Tenang dan Menyenangkan sebagaimana harapan Pemerintah dan Kementerian BUMN, pelanggan kapal PELNI sudah dapat memanfaatkan saluran digital seperti aplikasi PELNI Mobile ataupun website resmi PELNI.

    Tiket kapal PELNI juga dapat diperoleh di berbagai aplikasi perbankan, jaringan minimarket, dan aplikasi agen perjalanan. Pembayaran tiket PELNI juga dapat dilakukan di berbagai aplikasi perbankan dan pembayaran digital lainnya.

    (haa/haa)

  • Bali dan Surabaya Jadi Rute Paling Banyak Delay di Bandara Halim Perdana Kusuma
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        6 April 2025

    Bali dan Surabaya Jadi Rute Paling Banyak Delay di Bandara Halim Perdana Kusuma Megapolitan 6 April 2025

    Bali dan Surabaya Jadi Rute Paling Banyak Delay di Bandara Halim Perdana Kusuma
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Denpasar, Bali, dan Surabaya, Jawa Timur, menjadi rute dengan tingkat penundaan pesawat atau delay terbanyak di Bandar Udara (Bandara) Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur.
    Penanggung Jawab Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran
    Bandara Halim Perdana Kusuma
    , Rangga mengatakan, cuaca buruk menjadi persoalan di dua daerah tersebut.
    “Kalau delay itu kita ada beberapa faktor. Pertama, dari keadaan pesawat dan cuaca yang buruk. Kebanyakan kita dari arah Denpasar dan Surabaya. Itu masalah cuaca buruk aja sih,” kata Rangga saat ditemui di
    Bandara Halim
    Perdana Kusuma, Minggu (6/4/2025).
    Adapun pada puncak arus balik mudik, Sabtu (5/4/2025), jumlah delay di Bandara Halim Perdana Kusuma mencapai 12 jadwal penerbangan.
    Delay penerbangan menuju Surabaya mencapai dua jadwal penerbangan. Hanya saja, delay tersebut tidak mencapai satu jam.
    Sementara itu, terdapat tiga delay menuju Denpasar dari dan ke Bandara Halim yang juga tidak mencapai satu jam.
    “Kalau misalnya (delay karena) kesiapan pesawat, itu beberapa maskapai juga ada dan kita sudah koordinasi dengan pihak maskapai untuk menyiapkan pesawatnya lebih baik lagi,” ujar Rangga.
    Adapun Surabaya dan Denpasar menjadi salah satu rute tersibuk di Bandara Halim Perdana Kusuma.
    Selain dua kota itu, Kualanamu, Malaysia; Yogyakarta; dan Palembang menjadi destinasi tersibuk lainnya.
    “Kalau di kita (rute tersibuk) yang pertama ada di Denpasar, Surabaya, Kualanamu, YIA (Yogyakarta International Airport), sama Palembang,” kata Rangga.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Es Krim Diduga Mengandung Alkohol 40 Persen? Stand di Surabaya Ini Disegel Satpol PP

    Es Krim Diduga Mengandung Alkohol 40 Persen? Stand di Surabaya Ini Disegel Satpol PP

    Surabaya (beritajatim.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) menyegel sebuah stand es krim di Mal Surabaya Barat pada hari Sabtu (5/3), karena diduga menjual menu es krim dengan kandungan alkohol sebesar 40 persen.

    Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP Surabaya, Yudhistira mengatakan, dalam giat pengecekan di lokasi terdapat buku menu yang berisi 15 varian rasa es krim yang dijual. Diantara beberapa varian tersebut, didalamnya mengandung 40 persen alkohol

    “Ini merupakan tindak lanjut instruksi pimpinan, terkait adanya penjualan es krim yang mengandung alkohol tersebut. Kami lakukan pengecekan pada es krim yang dipajang pada stan tersebut,” kata Yudhis, Minggu (6/3/2025).

    Dari pengecekan tersebut, petugas mengamankan barang bukti sebanyak dua box dan enam kap es krim, yang diduga mengandung alkohol.

    “Kami amankan barang bukti untuk kami bawa ke kantor. Selain itu, kami juga mengamankan KTP dari pemilik stan,” jelasnya.

    Guna penyelidikan lebih lanjut terkait dugaan penjualan es krim mengandung alkohol 40 persen, Yudhis menegaskan, akan memanggil pemilik es krim untuk dimintai keterangan. Dan petugas telah memasang stiker segel pada stan es krim tersebut karena melanggar Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 tentang Perdagangan dan Perindustrian.

    “Kami pasang stiker segel dan pol pp line pada stan tersebut. Tindakan ini kami lakukan, karena pemilik melanggar Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 1 Tahun 2023 tentang Perdagangan dan Perindustrian,” pungkas Yudhis. [ram/aje]

  • Animo Warga Ikuti Program Balik Gratis di Tulungagung Tinggi

    Animo Warga Ikuti Program Balik Gratis di Tulungagung Tinggi

    Tulungagung (beritajatim.com) – Ratusan warga Tulungagung ikuti program balik gratis yang digelar oleh Pemkab setempat. Sebanyak 5 unit bus jurusan Surabaya disiapkan untuk mengangkut warga kembali beraktivitas dan bekerja. Antusias warga mengikuti program ini cukup tinggi.

    Seminggu sebelum pemberangkatan pendaftaran sudah ditutup. Namun saat diberangkatkan terdapat puluhan pendaftar yang tidak datang.

    Kepala Dinas Perhubungan Tulungagung, Johanes Bagus Kuncoro mengatakan tahun ini mereka membuka kuota pendaftarran sebanyak 300 orang. Sepekan sebelum pemberangkatan kuota pendaftaran sudah habis. Animo masyarakat cukup tinggi untuk mengikuti program ini. Namun saat pemberangkatan ada sejumlah pendaftar yang tidak hadir.

    “Mungkin mereka masih mau menghabiskan waktu di Tulungagung karena masih ada waktu libur,” ujarnya, Minggu (06/04/2025).

    Bus tersebut akan mengantar mereka hingga terminal Purabaya, Sidoarjo. Selain memfasilitasi warga untuk kembali ke Surabaya, program ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan yang terjadi selama arus balik. Program ini juga bertujuan untuk menyediakan angkutan lebaran gratis bagi masyarakat.

    “Kita akan lakukan evaluasi setelah ini, apa jumlah bus akan ditambah tahun depan atau tidak kita putuskan setelah evaluasi,” tuturya.

    Program balik gratis ini dirasa sangat membantu pemudik. Salah satunya Reza Baihaqi. Pria yang bekerja sebagai guru sekolah swasta di Surabaya ini mengaku sangat terbantu dengan program balik gratis ini. Reza mudik ke Tulungagung bersama 4 orang anggota keluarganya. Saat mudik Reza juga mengikuti program mudik gratis dari Pemprov Jatim .

    “Bisa menghemat biaya hingga Rp 500 ribu, dengan program mudik dan balik gratis sangat terbantu,” pungkasnya. [nm/aje]

  • Pelni Prediksi Puncak Arus Balik Moda Kapal Laut Besok (7 April 2025)

    Pelni Prediksi Puncak Arus Balik Moda Kapal Laut Besok (7 April 2025)

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) memproyeksikan puncak arus balik Lebaran 2025 dengan moda kapal laut akan terjadi besok, Senin (7/4/2025) atau H+6 Idulfitri 1446 H. 

    Sekretaris Perusahaan Pelni Evan Eryanto mengatakan bahwa diperkirakan jumlah penumpang mencapai lebih dari 25.000 orang besok. 

    Untuk menghadapi lonjakan penumpang pada periode tersebut, Pelni menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan kelancaran operasional.

    “Sejak arus balik dimulai H+1, jumlah penumpang yang cukup tinggi terjadi pada H+3 di angka 25.430 orang. Jika benar, besok akan menjadi puncak arus balik, maka angkanya akan melebihi perjalanan 4 April kemarin,” katanya melalui keterangan pers, Minggu (6/4/2025).

    Per Minggu siang, jumlah tiket kapal Pelni yang sudah terjual untuk perjalanan besok sudah mencapai 21.410 tiket. 

    Dalam menghadapi arus balik, Pelni memastikan seluruh armada kapal dalam kondisi laik laut. Berbagai fasilitas juga telah disediakan untuk memberi kenyamanan bagi para penumpang kapal Pelni, seperti wifi komersial, layanan tv, restoran, klinik, hingga mini theater.

    Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik, Evan mengimbau untuk calon penumpang yang sudah memiliki tiket agar dapat melakukan check-in melalui aplikasi Pelni Mobile untuk menghindari kepadatan saat proses boarding di pelabuhan. 

    Selain itu, Evan juga mengingatkan agar calon penumpang membawa dokumen identitas valid sesuai dengan orang yang akan berangkat.

    “Kami terus berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh penumpang kapal Pelni. Petugas kami akan standby 24 jam untuk menjaga kebersihan kabin, toilet dan area umum serta memberikan bantuan kepada penumpang yang membutuhkan, seperti lansia, ibu hamil atau anak-anak,” tutup Evan.

    Adapun 5 ruas terpadat yang dilayani kapal penumpang Pelni selama arus balik Lebaran berdasarkan data per 2—6 April 2025, yaitu rute Medan-Batam (11.880), disusul Bau-Bau-Makassar (5.912), Batam-Medan (5.132), Semarang-Kumai (4.971) dan Makassar-Surabaya (4.487).

     

    Untuk 5 pelabuhan keberangkatan terpadat adalah sebagai berikut:

    1.⁠ ⁠Makassar (20.081)

    2.⁠ ⁠Bau-Bau (17.265)

    3.⁠ ⁠Surabaya (16.298)

    4.⁠ ⁠Ambon (15.624)

    5.⁠ ⁠Medan (11.880)

     

    Sementara itu, 5 pelabuhan tujuan terpadat antara lain:

    1.⁠ ⁠Makassar (21.951)

    2.⁠ ⁠Surabaya (14.535)

    3.⁠ ⁠Batam (14.006)

    4.⁠ ⁠Balikpapan (13.655)

    5.⁠ ⁠Bau-Bau (11.620)