kab/kota: Semarang

  • Citraland BSB City Semarang Gandeng Komunitas Terarium, Tawarkan Promo Menarik untuk Tipe Valencia

    Citraland BSB City Semarang Gandeng Komunitas Terarium, Tawarkan Promo Menarik untuk Tipe Valencia

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Citraland BSB City Semarang menggelar acara kolaborasi dengan komunitas terarium sebagai bagian dari strategi memperkenalkan konsep dekorasi hijau kepada masyarakat, khususnya di Kota Semarang.

    Acara ini juga menjadi ajang promosi bagi tipe rumah unggulan mereka, Valencia, yang dilengkapi dengan berbagai penawaran menarik bagi calon pembeli.

    Aditya Wibowo Head of Marketing Citraland BSB City Semarang menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan terarium sebagai elemen estetika dalam desain interior rumah.

    “Terarium ini seperti mini garden yang dikemas sedemikian rupa sehingga mempercantik ruangan. Kami ingin mengenalkan konsep ini kepada masyarakat Semarang, khususnya bagi pecinta tanaman dan pelanggan setia Citraland BSB City,” ujarnya.

    Selain komunitas pecinta tanaman, acara ini juga terbuka untuk umum, termasuk calon-calon pembeli rumah di Citraland BSB City. Para sales di Citraland pun aktif mengundang calon pelanggan agar lebih mengenal konsep terarium sekaligus melihat langsung tipe rumah Valencia yang menjadi unggulan saat ini.

    Promo Menarik untuk Tipe Valencia

    Tipe Valencia yang berada di Klaster Victoria Valley menjadi fokus utama dalam acara ini.

    Dengan luas tanah 160 m⊃2; dan bangunan 103 m⊃2;, rumah ini dilengkapi dengan tiga kamar tidur, double carport, serta halaman belakang yang luas sehingga memungkinkan penghuni menambahkan elemen terarium atau lanskap lainnya.

    Citraland BSB City menawarkan promo eksklusif bagi pembelian tipe Valencia, termasuk pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), subsidi Down Payment (DP), dan legal fee gratis.

    “Kita bayarkan DP-nya, jadi konsumen hanya perlu membayar Uang Tanda Jadi (UTJ), memilih unit, lalu akad kredit. PPN juga gratis,” tambah Aditya.

    Saat ini, tersisa tiga unit kosong yang masih bisa mendapatkan promo tersebut. Selain itu, tersedia juga unit fully furnished yang bisa langsung dihuni atau unit kosong bagi mereka yang ingin mendesain sendiri interiornya.

    Kerja Sama dengan BRI, Suku Bunga Kompetitif

    Mendukung kemudahan pembelian, Citraland BSB City telah menjalin kerja sama dengan Bank BRI untuk fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Relationship Manager BRI Semarang Pandanaran, Yohannes Hercules, mengungkapkan bahwa calon pembeli rumah di Citraland BSB City akan mendapatkan sejumlah keuntungan, seperti biaya KPR yang ditanggung oleh BRI dan suku bunga berjenjang mulai dari 2,50 persen.

    “Suku bunga berjenjang ini memberikan kepastian bagi nasabah dalam memproyeksikan angsuran hingga jatuh tempo, sehingga tidak perlu khawatir dengan fluktuasi suku bunga pasar,” jelasnya.

    Dengan berbagai promo dan kemudahan ini, Citraland BSB City Semarang berharap semakin banyak masyarakat yang tertarik memiliki hunian berkualitas dengan lingkungan hijau yang asri. (*)

  • KABAR BAIK! Diskon Tarif 20 Persen di 10 Tol Pulau Jawa, Khusus Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025

    KABAR BAIK! Diskon Tarif 20 Persen di 10 Tol Pulau Jawa, Khusus Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Tol Semarang ABC serta Tol Batang-Semarang menjadi bagian dari beberapa ruas tol yang akan menerapkan diskon tarif sepanjang arus mudik maupun balik Lebaran 2025.

    Berdasarkan informasi sementara, besaran diskon yang akan diberikan adalah 20 persen.

    Tidak hanya di Pulau Jawa, pemberian diskon tarif tol juga berlaku di Pulau Sumatera.

    Diskon tarif tol sebesar 20 persen berlaku saat mudik Lebaran 2025.

    Hal ini disampaikan Wakil Menko (Wamen) Polkam Lodewijk F Paulus dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Kesiapan Menyambut Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1446 H di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Senin (24/2/2025).

    “Nataru (Natal-tahun baru) turun 10 persen, kami harapkan untuk Ramadan dan Idulfitri 1446 H lebih dari 10 persen.”

    “Dan yang sudah pasti, jalan tol mendapatkan diskon 20 persen,” katanya.

    Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum (PU) Bidang Hubungan Antar Lembaga, Triono Junoasmono mengatakan, diskon tarif tol 20 persen tersebut sedang dikoordinasikan.

    “Terkait diskon tarif tol sebesar 20 persen, saat ini sedang dikoordinasikan,” ujarnya.

    Diskon tarif tol akan diterapkan di 17 ruas jalan tol yang terdiri dari 10 ruas di Pulau Jawa dan 7 ruas di Pulau Sumatera.

    Berikut daftar jalan tol di Pulau Jawa yang akan menerapkan diskon tarif pada Lebaran 2025:

    Tol Tangerang – Merak
    Tol Jakarta – Cikampek
    Tol Layang MBZ
    Tol Cikampek – Palimanan
    Tol Palimanan – Kanci
    Tol Kanci – Pejagan
    Tol Pejagan – Pemalang
    Tol Pemalang – Batang
    Tol Batang – Semarang
    Tol Semarang ABC

    Sementara ruas jalan tol di Pulau Sumatera yang akan menerapkan diskon tarif meliputi: 

    Tol Indrapura – Kisaran
    Tol Kl. Tanjung – Tb. Tinggi – Parapat Segmen Tb. Tinggi – Sinaksak
    Tol Pekanbaru – Dumai
    Tol Indralaya – Prabumulih
    Tol Kayuagung – Palembang
    Tol Trb. Besar – Pmt. Panggang – Kayuagung
    Tol Bakauheni – Terbanggi Besar

    “Usulan periode pemberian diskon tarif tol adalah pada Senin (24/3/2025) dan Selasa (25/3/2025) untuk 17 ruas tersebut.”

    “Tambahan pada Rabu (26/3/2025) dan Kamis (27/3/2025) untuk 5 ruas jalan tol yang dikelola PT Jasa Marga untuk arus mudik.”

    “Serta pada Selasa (8/4/2025) dan Rabu (9/5/2025) untuk arus balik,” jelas Triono Junoasmono. (*)

     

  • Hasil Liga 2 : Persijap Jepara Lolos ke Liga 1 Setelah Taklukan PSPS, PSIS dan Persis Bertahan?

    Hasil Liga 2 : Persijap Jepara Lolos ke Liga 1 Setelah Taklukan PSPS, PSIS dan Persis Bertahan?

    TRIBUNJATENG.COM, JEPARA – Persijap Jepara mengunci satu tiket tersisa ke Liga 1 musim depan setelah mengalahkan PSPS Pekanbaru.

    Duel Persijap Jepara vs PSPS Pekanbaru di perebutan posisi ketiga Liga dua berakhir dengan skor 1-0.

    Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Selasa (25/2/2025) gol satu-satunya dicerak Leo Lelis di menit ke 85.

    Dengan hasil itu Persijap Jepara menyusul PSIS Semarang dan Persis Solo sebagai wakil Jawa Tengah di Liga 1.

    Sayangnya dua tim itu saat ini sedang terpuruk dan terancam degradasi, siapakah yang akan bertahan?

    Jalannya Pertandingan

    Sejak peluit babak pertama dibunyikan, permainan terbuka dilakukan oleh Persijap Jepara dan PSPS Pekanbaru.

    Tim tamu, PSPS Pekanbaru bermain berani dan menekan tuan rumah.

    Terbukti, di menit ke-4, peluang didapatkan PSPS Pekanbaru melalui tendangan bebas Douglas Cruz.

    Sayang, sepakannya masih melambung tinggi di atas jala Sendri Johansyah.

    Laga berjalan 20 menit, secara mengejutkan, PSPS Pekanbaru semakin agresif menggempur pertahanan Persijap Jepara.

    Di menit ke-26, through pass lini tengah PSPS Pekanbaru mengancam pertahanan Persijap Jepara melalui aksi Sadewa.

    Beruntung, dengan sigap, Sendri Johansyah masih mampu melakukan blocking.

    Laga berjalan terbuka namun tuan rumah Persijap Jepara jarang buat peluang.

    Taktik Aji Santoso dengan high pressing dan umpan satu dua di babak pertama buat PSPS Pekanbaru sukses bikin Persijap Jepara mati suri.

    Tambahan waktu 4 menit di babak kedua.

    Setelah kerap ditekan PSPS Pekanbaru, tuan rumah Persijap Jepara catat peluang pertama melalui sepakan Rendi Saipul.

    Sepakan keras dari luar kotak penalti mampu membuat Erlangga Setyo kerepotan.

    Beruntung, kiper Timnas Indonesia kelompok usia itu kembali bisa mengamankan situasi.

    Skor 0-0 tetap jadi penghias laga di babak pertama.

    Di awal babak kedua, Persijap Jepara tak mau menunggu untuk memulai serangan.

    Anak asuh Widodo CP langsung tampil agresif.

    Memanfaatkan skema serangan balik cepat, PSPS Pekanbaru kejutkan lini belakang Persijap Jepara.

    Fardan Harahap yang memberikan umpan dari sisi kiri mampu mengarahkan bola tepat kepada Ilham Fathoni.

    Ilham Fathoni mampu sambut umpan dengan sepakan keras dari jarak dekat.

    Untungnya, dengan cekatan, Sendri Johansyah menutup sepakan Ilham Fathoni dari jarak dekat.

    Imbasnya, peluang 90 persen gol PSPS Pekanbaru pun sirna karena aksi Sendri Johansyah.

    Tersengat peluang PSPS Pekanbaru, Persijap Jepara langsung menekan melalui aksi Rosalvi.

    Rosalvo yang menyisir dari sisi kiri mampu berikan umpan manja ke kotak penalti.

    Sayang, Erlangga Setyo masih cekatan menutup umpan Rosalvo.

    Di menit ke-61 dan 62, penyerang muda Persijap Jepara, Samuel Gwijangge dua kali melakukan soloran bola.

    Sepakan Samuel Gwijangge masih mampu dihentikan oleh Erlangga Setyo.

    Persijap Jepara mendapatkan peluang di menit ke-71.

    Sepakan Rakhmatsho dari luar kotak penalti mampu dihentikan oleh kiper PSPS Pekanbaru, Erlangga Setyo.

    Rahmat mendapatkan peluang melalui sepakan keras dari luar kotak penalti.

    Apes, sepakannya masih melebar dari gawang Erlangga Setyo.

    Di menit ke-82, secara mengejutkan, Faris Adit melakukan sleding tackle keras dengan menggunakan kedua kaki.

    Bahkan, satu kaki Faris Adit mengenai bagian tulang kering pemain Persijap Jepara.

    Anehnya, wasit Clarence Leow berikan kartu kuning lalu kemudian berubah menjadi merah.

    Faris Adit sempat lakukan protes dengan menyebut dirinya baru sekali melakukan pelanggaran.

    Tak selang lama diprotes, wasit asal Singapura itu menganulir kartu merah dan mengubahnya menjadi kuning.

    Di menit ke-85, secara mengejutkan, sepakan keras Leo Lelis mampu mengubah jalannya laga.

    Sepakan keras Leo Lelis mampu menghujam keras ke sudut kanan gawang Erlangga Setyo.

    Skor berubah, Persijap Jepara unggul 1-0 atas PSPS Pekanbaru.

    Tambahan waktu di babak kedua 8 menit tidak mengubah skor pertandingan. Persijap lolos ke Liga 1.

    Susunan Pemain Persijap Jepara Vs PSPS Pekanbaru

    Tuan rumah Persijap Jepara bermain dengan kekuatan penuh kontra PSPS Pekanbaru.

    Duet menara kembar di lini belakang, Leo Lelis dan Rahmatsho Rahmatzoda tetap jadi andalan Persijap Jepara.

    Begitu pun di lini depan, duet David Laly dan Rosalvo Junior terbukti jadi solusi bagi Persijap Jepara.

    Di mana, keduanya total bukukan 12 gol dengan catatan Rosalvo (10 gol) dan David Laly (2).

    Di kedalaman skuad, Persijap Jepara masih memiliki pemain bintang kawakan, Zulham Zamrun dan juga pemain muda sarat pengalaman di Liga 1, Prince Kallon.

    Sementara tim tamu, PSPS Pekanbaru, di luar dugaan gunakan skema mengejutkan kontra Persijap Jepara.

    Tanpa ragu, Aji Santoso memilih bermain terbuka dengan memainkan skema 4-4-2.

    Skema yang tentu saja riskan mengingat PSPS Pekanbaru bermain di kandang Persijap Jepara.

    Meski begitu, dengan kapasitas dan pengalaman Aji Santoso, tentu skema yang dimainkan tersebut sudah dikalkulasi sebelumnya.

    Dengan menimang absennya Jhon Mena dan Iman Fathurahman.

    Bukti terbukanya Aji Santoso meladeni permainan offensive ala WCP dapat dilihat dari diturunkannya dua penyerang di lini serang PSPS Pekanbaru yakni Kushedya Yudo dan Ilham Fathoni.

    Susunan pemain

    Persijap Jepara

    M. Sendri Johansyah; Fikron Afriyanto, Leo Lelis, Rahmat Hidayat, Rahmatsho Rahmatzoda; David Laly, Indra Arya, Rizki Hidayat; Rangga Widiansyah, Rendi Saepul, dan Rosalvo Junior

    Pelatih: Widodo Cahyono Putro

    PSPS Pekanbaru

    Erlangga Setyo; Ahmad Birrul Walidain, Douglas Oliveira, Maman Abdurrahman, Muhammad Fardan; Aulia Ramadhan, Noriki Akada, Faris Adit; Ilham Fathoni, Muh. Sadewa dan Kushedya Yudo.

    Pelatih: Aji Santoso (*)

  • Sosok Eti Endarwati, Kepala Sekolah SDIT Mutiara Hati yang Pecat Vokalis Band Sukatani – Halaman all

    Sosok Eti Endarwati, Kepala Sekolah SDIT Mutiara Hati yang Pecat Vokalis Band Sukatani – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Nama Eti Endarwati sedang menjadi sorotan karena telah memecat salah satu vokalis band Sukatani, Novi Citra Indriyati.

    Sebelumnya, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Mutiara Hati di Desa Purworejo, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, memecat Novi Citra Indriyati karena pelanggaran kode etik.

    Pihak sekolah menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak terkait dengan viralnya lagu “Bayar, Bayar, Bayar”.

    Eti Endarwati selaku Kepala Sekolah SDIT Mutiara Hati menjelaskan bahwa pemecatan Novi berlaku sejak Kamis, 6 Februari 2025, jauh sebelum lagu tersebut menjadi viral hingga menuai sorotan.

    “Betul diberhentikan, tetapi yang jadi masalah adalah bukan lagu dan terkait peristiwa viralnya. Pelanggaran yang dilakukan adalah terkait aurat yang terbuka,” ungkapnya dalam wawancara dengan Tribun Banyumas.

    Eti menambahkan bahwa sekolah telah menemukan bukti pelanggaran melalui penelusuran media sosial Novi. 

    “Kode etik sudah disosialisasikan di awal pendaftaran, dan dari awal beliau sudah tahu konsekuensinya,” katanya.

    Lantas seperti apa sosok Eti Endarwati? Berikut sosoknya.

    Sosok Eti Endarwati

    Eti Endarwati tidak hanya menjadi Kepala Sekolah, ia juga menjadi guru di SDIT Mutiara Hati.

    Ditilik akun Facebook Eti Endarwati, ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

    Ia juga berhasil menyelesaikan pendidikan pada bidang Sosiologi dan Antropologi di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada tahun 2010.

    Dalam kehidupan pribadinya, Eti Endarwati telah menikah dan dikaruniai dua anak laki-laki.

    Selain berkiprah di bidang akademik, Eti Endarwati rupanya aktif di dunia politik.

    Berdasarkan penelusuran Tribunnews, Eti Endarwati adalah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

    Dikutip dari kpubanjarnegarakab.wordpress.com, Eti Endarwati terdaftar sebagai calon anggota legislatif (caleg) daerah pemilihan (dapil) Banjarnegara 2.

    Ia tercatat sebagai caleg nomor urut lima dan tinggal di Kecamatan Purwanegara. Namun, ia belum berhasil terpilih.

    (Tribunnews.com/Falza/Garudea Prabawati)

  • Sudah Dibuka Mudik Gratis Jateng 2025 via BUS dan Kereta Api! 

    Sudah Dibuka Mudik Gratis Jateng 2025 via BUS dan Kereta Api! 

    Daftar di Sini Mudik Gratis Jateng 2025 via BUS dan Kereta Api! 

    TRIBUNJATENG.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali mengadakan program Mudik Lebaran Gratis tahun 2025 bagi warga Jawa Tengah yang berdomisili di Jabodetabek. Berikut informasi terkait pendaftaran dan persyaratannya:

    Pendaftaran:

    Armada Bus: Pendaftaran dibuka mulai Senin, 24 Februari 2025, pukul 12.00 WIB hingga kuota terpenuhi.

    Armada Kereta Api: Pendaftaran dibuka mulai Senin, 3 Maret 2025, pukul 12.00 WIB hingga kuota terpenuhi.

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui aplikasi PEDA MATENG di https://pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id/.

    Syarat dan Ketentuan Pendaftar:

    Diutamakan memiliki KTP Jawa Tengah atau lahir di Jawa Tengah.
    Pendaftaran per keluarga/kelompok maksimal 4 orang.
    Calon pemudik kereta api wajib terdaftar dan telah melakukan perekaman pengenalan wajah (face recognition) yang diberlakukan di setiap stasiun.
    Bekerja di sektor informal dengan penghasilan rendah, seperti asisten rumah tangga, pedagang kecil/asongan, buruh, pengemudi bajaj/online, penyandang disabilitas, dll.
    Pelajar/mahasiswa harus melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari kampus.
    Penyandang disabilitas dan lansia (usia di atas 60 tahun) dapat mendaftar dengan datang langsung ke kantor Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah di Jl. Darmawangsa VIII No.26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

    Dokumen yang Harus Diunggah:

    Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Identitas Anak (KIA).
    Kartu Keluarga (KK) bagi pendaftar satu keluarga/kelompok.
    Bukti pekerjaan sesuai persyaratan, seperti foto di lokasi kerja, foto tanda pengenal/ID pekerja, foto akun ojek online, atau foto saat berjualan.

    Dokumen diunggah dalam format JPG/PDF dengan ukuran maksimal 5 MB dan harus terbaca jelas.

    Jadwal Keberangkatan:

    Armada Bus: Berangkat pada Rabu, 26 Maret 2025, dari Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII, Jakarta Timur. Daftar ulang dimulai pukul 07.00 WIB.

    Armada Kereta Api:

    KA Jaka Tingkir (Stasiun Pasar Senen – Solo Balapan) berangkat Kamis, 27 Maret 2025, pukul 11.50 WIB.

    KA Tawang Jawa (Stasiun Pasar Senen – Semarang Poncol) berangkat Kamis, 27 Maret 2025, pukul 18.25 WIB.

     

    Kota/Kabupaten Tujuan Mudik Gratis Jateng 2025 via Bus

    Pemudik akan berangkat pada Rabu, 26 Maret 2025 dan daftar ulang dilayani mulai pukul 07.00 WIB.

    Selain itu, pemudik wajib berkumpul di lokasi keberangkatan yaitu Museum Purna Bhakti Pertiwi TMII Jakarta Timur.

    Titik akhir pemberhentian bus setiap tujuan adalah di terminal masing-masing kota/kabupaten.

    KABUPATEN BANJARNEGARA (1 BUS)

    KABUPATEN BANYUMAS (1 BUS)

    KABUPATEN BATANG (1 BUS)

    KABUPATEN BLORA (3 BUS)

    KABUPATEN BOYOLALI 3 BUS

    KABUPATEN BREBES (1 BUS)

    KABUPATEN CILACAP (3 BUS)

    KABUPATEN DEMAK (1 BUS)

    KABUPATEN GROBOGAN (1 BUS)

    KABUPATEN JEPARA (1 BUS)

    KABUPATEN KARANGANYAR (1 BUS)

    KABUPATEN KEBUMEN (1 BUS)

    KABUPATEN KENDAL (1 BUS)

    KABUPATEN KLATEN (3 BUS)

    KABUPATEN KUDUS (1 BUS)

    KABUPATEN MAGELANG (2 BUS)

    KABUPATEN PATI (1 BUS)

    KABUPATEN PEKALONGAN (1 BUS)

    KABUPATEN PEMALANG (1 BUS)

    KABUPATEN PURBALINGGA (2 BUS)

    KABUPATEN PURWOREJO (2 BUS)

    KABUPATEN REMBANG (4 BUS)

    KABUPATEN SEMARANG (1 BUS)

    KABUPATEN SRAGEN (1 BUS)

    KABUPATEN SUKOHARJO (1 BUS)

    KABUPATEN TEGAL (2 BUS)

    KABUPATEN TEMANGGUNG (2 BUS)

    KABUPATEN WONOGIRI (3 BUS)

    KABUPATEN WONOSOBO (2 BUS)

    KOTA MAGELANG (1 BUS)

    KOTA PEKALONGAN (1 BUS)

    KOTA SALATIGA (1 BUS)

    KOTA SEMARANG (1 BUS)

    KOTA SURAKARTA (4 BUS)

    KOTA TEGAL (1 BUS)

    BUS KHUSUS PEMUDIK PENYANDANG DISABILITAS DAN LANSIA (5 BUS).

     

    Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah melalui:

    Telepon: 021 7395238 / 021 7254213

    WhatsApp: 0813 1871 2523

    Email: badanpenghubungjateng@gmail.com / penghubung@jatengprov.go.id

    Jam pelayanan: Senin – Sabtu, 08.00 – 16.00 WIB.

    Pastikan Anda memenuhi semua persyaratan dan melengkapi dokumen yang diperlukan sebelum mendaftar.

    (*)

  • Nakhoda Baru Gapensi Semarang: Tatang Christiawan Janji Transparansi dan Akuntabilitas!

    Nakhoda Baru Gapensi Semarang: Tatang Christiawan Janji Transparansi dan Akuntabilitas!

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Semarang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-10, di Gumaya Tower Hotel. 

    Dalam acara tersebut, secara voting Tatang Christiawan Soediro sebagai ketua terpilih Gapensi Kota Semarang periode 2025-2030.

    Pergantian tongkat kepemimpinan ini, bukan dampak dari terlibatnya dugaan kasus korupsi di tubuh Pemerintah Kota Semarang yang melibatkan suami dari Mantan Walikota Semarang Hevearita yakni Mantan Ketua Komisi D Jateng Alwin Basri dan mantan ketua Gapensi Semarang Martono.

    Hal itu dikatakan Chalief Armand, Ketua OC Muscab, dia menjelaskan masa pergantian ini bukan dari buntut kasus korupsi yang menjerat Mantan Ketua Gapensi Semarang, Martono.

    “Bukan tidak ada hubungannya, pas pak Martono tersangka itu sudah langsung mengundurkan diri. Kita sudah PAW memang selesainya itu periode sekarang jadi tidak ada kaitannya, memang sudah selesai pada tahun 2024 lalu. Ini memang sudah waktunya,” ujarnya dikutip Tribunjateng, Minggu (23/2/2025).

    Sementara itu, Tatang mengatakan bahwa dirinya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh para anggota karena dipilih sebagai Ketua Gapensi Kota Semarang.

    “Saya bersyukur Muscab Gapensi Kota Semarang berjalan lancar dan tertib. Saya juga mengucapkan banyak terima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya,” terangnya.

    Dia menambahkan, memiliki komitmen kuat untuk membawa organisasi Gapensi agar lebih transparan dan akuntabel. Sehingga, Gapensi akan dipandang ke arah yang lebih baik selama masa kepemimpinannya.

    “Suara yang diberikan kepada saya merupakan suatu kepercayaan yang tidak boleh diabaikan. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membawa Gapensi Kota Semarang lebih baik lagi,” katanya

    Ketua Panitia Muscab ke-10 Gapensi Kota Semarang Setyo Agung Nugroho menerangkan, pada Muscab kali ini dihadiri Ratusan Anggota dan Perwakilan Asosiasi termasuk Kadin Jawa Tengah.

    Selain pemilihan ketua baru, agenda Muscab ini juga membahas berbagai program kerja dan strategi dalam menghadapi tantangan di sektor konstruksi di Kota Semarang.

    “Dengan kepemimpinan baru di bawah Tatang Christiawan Sudiro, diharapkan Gapensi Kota Semarang dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi dunia konstruksi di Jawa Tengah,” ujarnya 

    Setyo menjelaskan, pada Muscab kali ini diusulkan dua kandidat calon ketua yang dipilih secara voting, dengan melibatkan seluruh anggota. 

    Mereka yang bersaing antara lain adalah Tatang Christiawan Sudiro dan Pamungkas Djoko Putranto.

    Hasil voting menunjukkan Tatang Christiawan unggul telak dengan 114 suara, sedangkan Pamungkas Djoko Putranto hanya memperoleh 8 suara.

    “Dengan hasil tersebut, Tatang resmi menjabat sebagai Ketua Gapensi Kota Semarang periode 2025-2030. Mudah-mudahan kedepan Gapensi Kota Semarang semakin hebat dan bisa berkontribusi maksimal untuk daerah,” jelasnya. (Rad)

  • OJK Jateng: Sektor Jasa Keuangan Jawa Stabil dan Terjaga 

    OJK Jateng: Sektor Jasa Keuangan Jawa Stabil dan Terjaga 

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah menilai kondisi sektor jasa keuangan di Provinsi Jawa Tengah per Desember 2024 dalam kondisi stabil didukung dengan likuiditas yang memadai dan tingkat risiko yang terjaga.

    Tercatat, Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 5,01 persen (yoy) menjadi sebesar Rp465,44 triliun.

    Adapun kredit yang disalurkan tumbuh sebesar 3,25 persen (yoy) menjadi sebesar Rp424,65 triliun dengan risiko kredit (NPL) sebesar 5,09 persen. 

    DPK Bank Umum tercatat tumbuh sebesar Rp425,11 triliun atau sebesar 5,16 persen (yoy). Total Kredit Bank Umum di Jawa Tengah mencapai Rp386,5 triliun tumbuh sebesar 3,43 persen (yoy). 

    “NPL Bank Umum di Jawa Tengah sebesar Rp15,84 triliun atau 4,10 persen, namun demikian pencadangan kredit bermasalah cukup baik sehingga rasio NPL Netto terjaga di angka 2,47 persen,” kata Kepala OJK Jateng Sumarjono pada Media Briefing & Sosialisasi IASC di kantor OJK Jateng, Selasa (25/2/2025).

    Sementara itu, kinerja intermediasi Bank Umum di Jawa Tengah terjaga dengan total Loan to Deposit Ratio (LDR) 89,61 persen.

    Selanjutnya, DPK BPR/S di Jawa Tengah tumbuh sebesar 3,43 persen (yoy) sebesar Rp40,33 triliun. Total Kredit BPR/S di Jawa Tengah mencapai Rp38,10 triliun naik 1,44 persen (yoy). 

    Perkembangan kinerja Perbankan Syariah, DPK tumbuh 19,75 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp40,07 triliun. Adapun pembiayaan yang disalurkan tumbuh sebesar 26,99 persen (yoy) dengan nominal mencapai Rp33,65 triliun dengan rasio NPF sebesar 4,63 persen.

    Pada sektor Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), per Desember 2024, perusahaan pembiayaan di Jawa Tengah mencatatkan nilai piutang pembiayaan tumbuh sebesar 9,42 persen yoy mencapai Rp33,17 triliun dengan NPF sebesar 3,33 persen.

    Sementara itu, modal ventura di Jawa Tengah mengalami penurunan penyaluran sebesar 10,93 persen yoy dengan total nominal sebesar Rp1,02 triliun.

    Sedangkan aset Dana Pensiun di Jawa Tengah tercatat tumbuh sebesar 3,68 persen (yoy) mencapai Rp6,87 triliun. 

    Jumlah penyelenggara fintech peer to peer lending berizin OJK sampai dengan posisi 31 Desember 2024 sebanyak 97 penyelenggara yang terdiri dari 90 penyelenggara konvensional dan 7 penyelenggara dengan sistem syariah.

    Kinerja fintech peer to peer (P2P) Lending di Jawa Tengah tercatat tumbuh positif meningkat sebesar 38,42 persen (yoy) dengan outstanding pinjaman mencapai Rp6,43 triliun.

    TWP 90 P2P lending per Desember 2024 tercatat sebesar 2,49 persen atau menurun dari tahun sebelumnya sebesar 2,74 persen.

    Sementara itu, Perusahaan Penjaminan di Jawa Tengah posisi bulan Desember 2024 mencatatkan peningkatan aset sebesar 11,32 persen (yoy) menjadi sebesar Rp537 miliar dengan outstanding pembiayaan sebesar Rp4,01 triliun.

    Industri Pergadaian di Jawa Tengah juga tumbuh sebesar 28,28 persen (yoy) mencapai Rp6,59 triliun

    “Provinsi Jawa Tengah tercatat memiliki jumlah Lembaga Keuangan Mikro (LKM) terbanyak secara nasional yakni sebanyak 112 LKM dengan penyaluran pinjaman yang diberikan mencapai Rp470 milliar atau tumbuh 5,06 persen (yoy) dengan jumlah aset sebesar Rp736 miliar tumbuh 16,01 persen (yoy),” tambahnya.

    Perkembangan Kinerja IJK sektor Pasar Modal, transaksi Pasar Modal di Jawa Tengah didominasi oleh investor individu dengan jumlah SID Saham mencapai 751.382 investor pada Desember 2024 dengan nilai transaksi Rp16,35 triliun.

    Sementara itu jumlah SID reksadana dan SBN juga meningkat masing-masing 15,04 persen dan 20,75 persen. (*)

  • Sidak Pekerjaan Satu Arah di Ambarawa, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Soroti Parkir dan Pasar

    Sidak Pekerjaan Satu Arah di Ambarawa, Komisi C DPRD Kabupaten Semarang Soroti Parkir dan Pasar

    TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Wisnu Wahyudi beserta rombongannya melakukan sidak pekerjaan tahapan pemberlakuan sistem satu arah di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ambarawa, Selasa (25/2/2025).

    Pekerjaan yang dilakukan masih dalam tahap pembongkaran median jalan, pembangunan gorong-gorong, serta perataan level jalan kedua jalur.

    Wisnu menginginkan, pihak eksekutif di Pemkab Semarang bisa segera menyelesaikan pekerjaan infrastruktur di sana sesuai target waktu, yakni sebelum Lebaran 2025 atau pada 23 Maret 2025.

    “Terkait gorong-gorong, saat ini masih dalam tahap pengerukan,” kata Wisnu kepada Tribunjateng.com.

    Dia juga menyoroti pentingnya penataan perparkiran kendaraan oleh Dishub Kabupaten Semarang setelah sistem satu arah sudah terwujud.

    Selain itu, penataan para pedagang di Pasar Projo, dalam hal ini oleh Diskumperindag Kabupaten Semarang, juga harus digencarkan.

    Sebab, sistem perparkiran dan aktivitas pasar menjadi dua di antara penyebab terjadinya kepadatan lalu lintas yang selama ini kerap terjadi.

    “Harapan dari Komisi C untuk dinas terkait, supaya pedagangnya bisa lebih dirapikan ke dalam.

    Mohon maaf, selama ini belum bisa terlihat rapi,” imbuh Wisnu.

    Dia berharap, pihak ekskutif di Pemkab Semarang bisa optimal dalam mengambil berbagai kebijakan setelah sistem satu arah diberlakukan.

    Sebab, dengan beralihnya status Jalan Jenderal Sudirman dari aset pemerintah pusat ke Pemkab Semarang, cita-cita untuk menjadikan Ambarawa sebagai kota tanpa kumuh (kotaku) dan pusat pariwisata bisa lebih cepat terwujud.

    “Supaya tercapai betul-betul, dengan adanya Benteng Pendem, sehingga akses yang mudah dan lain sebagainya bisa diwujudkan,” pungkas Wisnu.

    Pemberitaan sebelumnya, Kepala DPU Kabupaten Semarang, Valeanto Soekendro mengatakan bahwa proyek tersebut sudah dilelang sejak Desember 2024 dengan pagu anggaran Rp1.9 miliar.

    Dia menargetkan, penataan jalan selesai pada pekan kedua Maret 2025.

    “Ini disiapkan dahulu.

    Kami bongkar tengahnya dan kami samakan ketinggian level jalannya karena (masing-masing jalur) ada beda ketinggian sekitar 30 centimeter,” kata Soekendro.

    Perbedaan level jalan antara jalur menuju arah Jambu dengan jalur menuju arah Bawen sendiri dinilai membahayakan.

    Nantinya, lanjut Soekendro, terdapat pekerjaan pelapisan jalan pada jalur yang lebih rendah.

    “Yang jelas akan kami lapis ulang, yang beda tinggi harus beton karena jalur yang rendah menyesuaikan yang lebih tinggi,” imbuh dia.

    Total panjang jalan yang akan dikerjakan di sebagian ruas Jalan Jenderal Sudirman tersebut mencapai sekitar 1.6 kilometer.

    Soekendro menambahkan, biaya pekerjaan tersebut tidak terkena dampak dari pemangkasan atau kebijakan efisiensi anggaran infrastruktur dari pemerintah pusat.

    Setelah penataan jalan selesai, wewenang pemberlakuan satu arah akan diserahkan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Semarang dan juga Satlantas Polres Semarang.

    “Sedangkan untuk jalan alternatif di belakang Pasar Projo atau terkait penataan pasar akan dilaksanakan oleh Diskumperindag Kabupaten Semarang,” lanjut Soekendro.

    Dia juga mengimbau kepada warga setempat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

    Menurut Soekendro, sampah yang menyumbat drainase di sana berpotensi menyebabkan air tergenang ke jalan saat hujan. (*)

  • Ariesta Peluk Sang Anak Yang Dianiaya Saat Terbebas Dari Jeratan Hukum

    Ariesta Peluk Sang Anak Yang Dianiaya Saat Terbebas Dari Jeratan Hukum

    TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG — Kisah pilu seorang ibu bernama Ariesta Arum Windayani warga Mugasari saat didamaikan dengan anaknya masih di bawah umur di Kejaksaan Negeri Semarang, Selasa (25/2/2025). 

    Ariesta sebelumnya dilaporkan karena melakukan kekerasan fisik dan penganiayaan terhadap anaknya masih berusia 15 tahun.

    Dia terbebas dari tuntutan hukum setelah melewati proses restorative justice.

    Proses restorative justice itu dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Semarang Candra Saptaji dan disaksikan pihak keluarga.

    Suasana semakin hangat ketika anak yang menjadi korban kekerasan fisik melepaskan rompi oranye dikenakan oleh ibunya. 

    Jaksa Penuntut Umum, Meta Permatasari menuturkan pelaku melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dipicu emosi sesaat. Perkara itu masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

    “Tersangka berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya,” kata dia. 

    Menurutnya, Ariesta melakukan perbuatannya secara berulang. Ariesta dilaporkan langsung oleh nenek korban ke Polrestabes Semarang.

    “Hal itu terjadi pada pertengahan November 2024,” tuturnya.

    Ia mengatakan korban merupakan anak kandung Ariesta. Korban sekarang kelas 3 SMP.

    Kasi Tindak Pidana Umum Kejari Semarang, Sarwanto mengatakan  tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana. Tersangka diancam pasal 44 ayat 1 UU Nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT.

    “Ancaman pidana paling lama lima tahun dan denda Rp 15 juta,” tuturnya.

    Menurutnya restorative justice yang telah disetujui pimpinan telah melalui proses perdamaian.

    Proses itu disaksikan keluarga korban, keluarga tersangka, tokoh masyarakat, dan penyidik di rumah restoratif justice, pada 7 Februari 2025.

    “Tokoh masyarakat menghendaki adanya perdamaian,” imbuhnya.(rtp)

  • Kasus Keracunan di Sleman, Sampel Makanan Ditemukan Adanya Kandungan Formalin.
                
                    
                        
                            Regional
                        
                        25 Februari 2025

    Kasus Keracunan di Sleman, Sampel Makanan Ditemukan Adanya Kandungan Formalin. Regional 25 Februari 2025

    Kasus Keracunan di Sleman, Sampel Makanan Ditemukan Adanya Kandungan Formalin.
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com –
    Hasil pemeriksaan sampel makanan yang dilakukan oleh Laboratorium Forensik terkait peristiwa
    keracunan makanan
    di Krasakan, Lumbungharjo, Kapanewon Tempel, telah diumumkan.
    Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan adanya kandungan
    formalin
    yang diduga menjadi penyebab keracunan.
    Kasat Reskrim Polresta
    Sleman
    , AKP Riski Adrian, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik Semarang. “Dari hasil labfor, kita ada mengambil beberapa sampel dari beberapa tempat yang mengandung formalin,” ujar Riski Adrian pada Selasa (25/02/2025).
    Kandungan formalin tersebut ditemukan dalam sampel makanan yang diambil dari peristiwa keracunan di Kapanewon Tempel dan Kapanewon Mlati.
    Namun, Riski belum merinci makanan apa saja yang terkontaminasi formalin.
    “Diduga kandungan formalin dalam makanan itulah yang menjadi penyebab keracunan di daerah Tempel dan Mlati,” tambahnya.
    Riski Adrian menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan oleh pihaknya berbeda dengan Dinas Kesehatan.
    “Iya bener (diduga penyebab keracunan). Jadi antara pemeriksaan kita sama pemeriksaan Dinas Kesehatan itu beda, kalau mereka itu mikrobiologinya, kalau kita senyawa kimia itu,” jelasnya.
    Saat ini, polisi telah melakukan gelar perkara terkait peristiwa keracunan tersebut.
    Dari gelar perkara itu, penanganan kasus telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.
    Meskipun begitu, hingga saat ini polisi belum menetapkan tersangka dalam peristiwa keracunan di dua lokasi tersebut. “Kami masih akan melakukan pemeriksaan ulang terhadap para saksi-saksi,” ungkapnya.
    Sebelumnya, Polresta Sleman telah meminta keterangan dari delapan orang saksi, yang terdiri dari korban, keluarga yang mengadakan hajatan, catering, dan toko yang menyediakan bahan makanan.
    “Masih 8 (orang saksi yang dimintai keterangan), karena dalam aturannya kan diproses penyelidikan itu kita periksa kembali sebagai saksi,” tambah Riski.
    Riski Adrian menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan gelar untuk penetapan tersangka dalam kasus keracunan ini.
    “Pasti, kalau sudah penyidikan kan udah pasti (akan ada tersangka), udah masuk ke tingkat penyidikan. Secepatnya,” pungkasnya.
    Sebelumnya, keracunan makanan terjadi di dua lokasi di Kabupaten Sleman.
    Pertama, di Krasakan, Lumbungharjo, Kapanewon Tempel, yang dimulai saat warga menghadiri acara hajatan pernikahan pada 9 Februari 2025.
    Gejala keracunan mulai muncul pada 10 Februari 2025, dengan 162 orang tercatat mengalami gejala keracunan, di mana 115 orang dirawat jalan dan 47 orang dirawat inap.
    Kedua, di Sanggrahan, Kalurahan Tlogoadi, Kapanewon Mlati, di mana sejumlah warga mengalami gejala keracunan setelah menghadiri acara arisan pada 8 Februari 2025.
    Dari data yang ada, terdapat 39 orang yang mengalami gejala keracunan, dengan 5 orang di antaranya harus dirawat inap di rumah sakit.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.