kab/kota: Purwakarta

  • 1 Orang Meninggal dalam Kecelakaan di KM 92 Tol Cipularang – Espos.id

    1 Orang Meninggal dalam Kecelakaan di KM 92 Tol Cipularang – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin (11/11/2024) sore sekitar pukul 15.30 WIB. (Istimewa/X)

    Esposin, PURWAKARTA — Satu orang korban dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun di KM 92 Tol Cipularang-Purbaleunyi, Senin (11/11/2024) pukul 15.40 WIB. 

    Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah, menyebut berdasarkan informasi awal ada korban yang dilaporkan meninggal dunia. 

    Promosi
    BRI Hadirkan Kemudahan Investasi Sukuk Tabungan ST013 melalui BRImo

    Sampai saat ini tim SAR gabungan masih melakukan proses evakuasi korban. Para korban dibawa ke RS Abdul Radjak dan RS Siloam Purwakarta. 

    Lilik menambahkan tabrakan beruntun tersebut, berdasarkan update terkini, melibatkan 17 kendaraan (sebelumnya 16). Polisi saat ini masih menangani kecelakaan.

    Kepala Kantor SAR Bandung, Hery Marantika, mengatakan, kecelakaan terjadi akibat truk kontainer mengalami rem blong sehingga menabrak kendaraan di depannya hingga bertumpuk dan terbalik. 

    “Informasi yang kami terima, kecelakaan berawal dari satu  unit truk mengalami rem blong yang menyebabkan kecelakaan jalan raya tersebut. Saat itu cuaca hujan deras, sehingga jarak pandang terbatas. Truk yang mengalami rem blong tersebut menabrak kendaraan di depannya hingga bertumpuk dan beberapa terbalik,” jelasnya. 

     

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Baru Ada Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Inilah Penyebab Utama yang Sering Terjadi Menurut Pakar Transportasi

    Baru Ada Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Inilah Penyebab Utama yang Sering Terjadi Menurut Pakar Transportasi

    JABAR EKSPRES – Pada Senin, 11 November 2024, sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Tol Purbaleunyi, tepatnya di Kilometer 92 arah Jakarta, sekitar pukul 15.30 WIB. Kecelakaan ini melibatkan 16 kendaraan, termasuk mobil pribadi dan truk, yang saling bertabrakan hingga menyebabkan kerusakan parah. Beberapa kendaraan terlihat bertumpuk, sementara video yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi yang mengerikan. Meski hingga kini belum ada kepastian mengenai korban jiwa, petugas sudah melakukan evakuasi dan mengatur lalu lintas yang mengalami kemacetan parah akibat kejadian tersebut.

    Dari keterangan yang diberikan oleh Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan sekitar 16 kendaraan. Evakuasi korban terus dilakukan, karena beberapa di antaranya terjebak di dalam kendaraan. Korban yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit, termasuk RS Abdul Rojak dan RS Siloam Purwakarta. Salah seorang korban yang selamat, Tatang, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat hujan deras, sekitar pukul 15.40 WIB. Menurutnya, sebuah truk mengalami rem blong dan menabrak kendaraan lain, memicu serangkaian tabrakan beruntun.

    Tol Purbaleunyi, khususnya di sekitar KM 92, memang terkenal sebagai lokasi yang rawan kecelakaan. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kondisi jalan yang menurun tajam mulai dari Kilometer 100. Kombinasi dari jalan menurun dan beban massa kendaraan dapat mempercepat laju kendaraan, yang membuat pengemudi kesulitan mengendalikan kendaraannya. Selain itu, cuaca buruk, seperti hujan deras, juga berperan penting dalam meningkatkan risiko kecelakaan.

    Pakar transportasi menambahkan bahwa selain kondisi jalan yang menantang, faktor human error atau kesalahan pengendara juga menjadi penyebab utama. Kurangnya konsentrasi dan pengendalian kendaraan yang buruk, terutama saat melewati jalan yang menurun dan licin, menjadi salah satu pemicu utama terjadinya kecelakaan di lokasi ini.

    Kecelakaan ini mengingatkan kita tentang pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalan tol yang memiliki kondisi jalan beragam. Pengemudi diharapkan untuk selalu mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, dan lebih berhati-hati saat melintasi jalur-jalur rawan kecelakaan seperti yang ada di Tol Purbaleunyi. Mengingat jalanan yang menurun dan beban kendaraan yang berat dapat mempercepat laju kendaraan, pengemudi harus menjaga kecepatan dan berkendara dengan penuh konsentrasi.

  • Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi: Diduga Truk Rem Blong 

    Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Polisi: Diduga Truk Rem Blong 

    JABAR EKSPRES – Kecelakaan beruntun yang terjadi di ruas Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta pada Senin sore (11/11) diduga  disebabkan oleh sebuah truk yang mengalami rem blong. Truk yang membawa muatan berat itu diduga tidak bisa mengendalikan kendaraannya, sehingga menabrak sejumlah kendaraan lain yang ada di depannya.

    “Rem blong karena bermuatan cukup banyak, cukup berat. Sehingga truk tersebut menabrak kendaraan yang ada di depannya, dan kemudian terjadilah tabrakan beruntun dengan kendaraan lainnya,” kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast dalam keterangan resminya.

    Dikompilasi dari sejumlah data, lebih dari lima kendaraan, termasuk mobil pribadi dan truk, terlibat dalam kecelakaan tersebut.

    “Kami telah menurunkan sekitar 10 personel yang terdiri dari PJR Korlantas Polri, PJR Polda Jabar, serta Satlantas Polres Purwakarta untuk menangani kejadian ini,” lanjutnya.

    Pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan evakuasi korban yang terjebak di dalam kendaraan.

    “Saat ini kami belum mengetahui pasti jumlah korban dan kendaraan yang terlibat. Proses pendataan masih berlangsung, dan kami fokus pada evakuasi korban terlebih dahulu,” tambahnya.

    Proses evakuasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun ini masih berlangsung, sementara arus lalu lintas di lokasi kejadian telah dialihkan. Pihak kepolisian mengimbau agar pengguna jalan menghindari kawasan tersebut dan mengikuti instruksi dari petugas untuk kelancaran proses evakuasi dan perbaikan jalan.

  • Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi Cipularang Diduga Akibat Rem Blong – Espos.id

    Penyebab Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi Cipularang Diduga Akibat Rem Blong – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin (11/11/2024) sore sekitar pukul 15.30 WIB. (Istimewa/X)

    Esposin, JAKARTA — Penyebab kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan beruntun yang terjadi di Ruas Tol Cipularang atau Purbaleunyi KM 92 dari Bandung mengarah ke Jakarta adalah rem blong, Senin (11/11/2024) sore. Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast dalam wawancara Breaking News KompasTV.

    Jules menjelaskan salah satu truk mengalami rem blong atau rem tidak berfungsi secara benar sehingga menabrak kendaraan di depannya. Terlebih, truk tersebut membawa muatan kardus yang cukup berat. “Truk membawa muatan berat sehingga saat rem tidak berfungsi menabrak kendaraan di depannya, sehingga terjadi kecelakaan beruntun,” jelasnya.

    Promosi
    Mantap! AgenBRILink Dekatkan Akses Perbankan untuk Warga Rejang Bengkulu

    Saat ini, personil dari Korlantas polri, petugas Dirlantas Polda Jabar telah berada di lokasi kecelakaan. “Pak Dirlantas dan personil Satlantas Purwakarta juga sudah di lokasi karena kejadian di wilayah Purwakarta. Korban dibawa ke rumah sakit terdekat, kami masih menghitung jumlah kendaraan yang terlibat,” kata dia.

    Pihaknya akan melakukan olah TKP salah satunya mengecek kepastian penyebab kecelakaan. Menurutnya kondisi jalan yang menurun ditambah jalan yang licin akibat hujan bisa jadi menjadi salah satu penyebab, selain tidak berfungsinya rem truk pengangkut kardus. “Penyebab awal memang truk yang blong yang menabrak kendaraan di depannya, arah Jakarta dari Bandung,” imbuh Jules.

    PT Jasa Marga  mempercepat upaya penanganan kecelakaan truk yang terjadi di  pada Senin sore ini.

    “Saat ini Petugas Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian dilengkapi dengan ambulance, derek dan rescue telah berada di lokasi kejadian dan melakukan pengaturan yang dibutuhkan,” ujar Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Agni Mayvinna, di Jakarta, Senin, dilansir Antara.

    Dia menambahkan, sebagai upaya mengurai kepadatan, pengguna jalan dari Bandung arah Jakarta yang akan melintas, dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Cikamuning di Km 116 dan masuk Kembali melalui GT Jatiluhur di Km 84.

    Kecelakaan yang melibatkan belasan kendataan itu mengakibatkan lalu lintas di Ruas Tol Cipularang Km 92 arah Jakarta tertutup, sedangkan jalur sebaliknya dibuka dua lajur untuk dapat dilalui.

    Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut dan selama proses evakuasi berlangsung. Penyebab kecelakaan dan korban masih dalam proses pendataan bersama pihak kepolisian.

    Untuk sementara data jumlah kendaraan dan korban masih menunggu pendataan dan evakuasi di lapangan. Sejauh ini info yang Jasa Marga terima melibatkan lebih dari 10 kendaraan.

    Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan.

    Jasa Marga juga mengimbau agar pengguna jalan tol dapat mengantisipasi perubahan cuaca dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima untuk digunakan berkendara.

    Untuk perjalanan yang lebih baik dan nyaman selama melintasi Ruas Tol Jasa Marga Group, unduh aplikasi TRAVOY di Playstore dan Appstore.

    Berdasarkan pantauan di media sosial, kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin sore sekitar pukul 15.30 WIB. “Belum diketahui kronologis awal maupun korban dalam musibah ini karena masih dalam proses evakuasi petugas,” tulis akun @Banyulangit__1.

    Innalillahi wa innailaihi rojiun,,

    Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin (11/11/2024) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

    Belum diketahui kronologis awal maupun korban dalam musibah ini karena masih dalam proses evakuasi petugas. pic.twitter.com/qFJmzLdmf4

    — Banyulangit (@Banyulangit__1) November 11, 2024

     

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Avanza-Rush Saling Tumpukan, Begini Horornya KM 92 Tol Cipularang

    Avanza-Rush Saling Tumpukan, Begini Horornya KM 92 Tol Cipularang

    Jakarta

    Terjadi kecelakaan di KM 92 ruas tol Cipularang arah Jakarta pada pukul 15.15 WIB. Kecelakaan tersebut mengakibatkan sejumlah mobil saling bertabrakan, bahkan juga ada yang saling bertumpukkan. Diketahui ruas tol Cipularang, terutama KM 90 hingga KM 100 memang rawan kecelakaan.

    “Rata-rata di situ rawan kecelakaan,” ujar Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Ardiansyah dikutip dari detikJabar, Senin (11/11/2024).

    Praktisi Road Safety & Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, menjelaskan, tol Cipularang terutama di KM 90-100 arah Jakarta kerap terjadi kecelakaan lantaran topografi jalannya yang kebanyakan turunan.

    “Sehingga membuat beban kerja rem itu akan lebih berat daripada kondisi-kondisi permukaan datar. Lebih-lebih kalau kendaraan tersebut adalah angkutan barang ataupun angkutan penumpang. Artinya semakin berat bobot kendaraan, semakin berat beban kerja rem,” ujar Jusri kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Menurut Jusri, handicap atau rintangan di tol Cipularang KM 90-100 arah Jakarta adalah jalanan menurun dengan gaya momentum yang kerap menjadi pemicu mobil hilang kendali. Ditambah penanganan sopir yang salah, kecelakaan bisa tak terhindarkan.

    “Bisa diawali kemampuan rem menyusut atau kemampuan shock absorber berkurang sehingga mobil kadang-kadang ketika menikung ada bodyroll yang tinggi, kadang-kadang membuat kendaraan hilang kendali. Belum lagi cengkeraman ban akan menurun seiring adanya perpindahan bobot dari belakang ke depan (saat turunan), sehingga bobot kendaraan bertumpu pada roda depan. Pada saat pengereman darurat, kadang-kadang bisa membuat roda belakang terkunci karena nggak ada beban (beban kendaraan ditransfer ke depan saat turunan), akibatnya sering mobil melintir atau oversteer. Bagi orang yang nggak sadar itu kaget, dia malah ngerem habis,” jelas Jusri.

    Dia bilang, saat jalanan terus menurun komponen kendaraan akan mengalami penyusutan kinerja. Termasuk potensi gejala brake fading atau penyusutan kinerja rem hingga rem blong.

    Kecelakaan beruntun di tol Cipularang Foto: dok. detikcom

    “Kalau kita bicara penyebab langsung, pengemudinya tidak memahami atau tidak memiliki pemahaman bagaimana mengendarai kendaraan di daerah berbukit. Sehingga cara pengereman mereka hanya mengandalkan service brake atau rem kaki. Sehingga ketika dia mengandalkan service brake saja, akibatnya konstruksi rem mulai teromol, piringan atau sepatu rem itu akan mengalami suhu panas yang berlebih. Ini akibat pengemudi yang terlalu over menggunakan rem kaki terus. Akibatnya kemampuan rem akan menyusut. Maka jarak pengereman akan jauh, bahkan kendaraan hilang kendali,” ungkap Jusri.

    Kronologi Kecelakaan KM 92 Cipularang

    Polisi menyampaikan kronologi kecelakaan yang membuat sejumlah kendaraan bertumpukan. Menurut keterangan pihak polisi, kecelakaan beruntun itu dipicu rem truk blong.

    “Jadi ada truk yang membawa muatan cukup berat remnya blong sehingga menabrak kendaraan di depannya, jadi terjadi kecelakaan beruntun,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abass dikutip dari detikNews Senin (11/11/2024).

    “Kurang lebih ada 10 orang personel sudah berada di lokasi kejadian saat ini, lagi melakukan normalisasi dan membantu evakuasi dari kendaraan maupun korban yang terlibat kecelakaan,” kata Jules.

    “Kurang lebih ada 10 orang personel sudah berada di lokasi kejadian saat ini, lagi melakukan normalisasi dan membantu evakuasi dari kendaraan maupun korban yang terlibat kecelakaan,” kata Jules.

    Polisi saat ini berupaya mengurai kemacetan di lokasi kecelakaan. Rekayasa lalu lintah ke arah Jakarta dilakukan.

    “Kita memberlakukan untuk kendaraan yang ke arah Jakarta khususnya, kita keluarkan di jalur exit Tol Cikamuning, kemudian nanti melalui jalur arteri Purwakarta, jalur biasa, nanti akan masuk lagi di Sadang, jadi akan masuk lagi di Sadang untuk melanjutkan melalui tol berikutnya,” ucap Jules.

    (lua/dry)

  • 1 Orang Meninggal dalam Kecelakaan di KM 92 Tol Cipularang – Espos.id

    Kecelakaan Beruntun di KM 92 Tol Cipularang: 16 Kendaraan Jadi Korban – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Purbaleunyi KM 92 arah Jakarta pada Senin (11/11/2024) sore sekitar pukul 15.30 WIB. (Istimewa/X)

    Esposin, PURWAKARTA — Kecelakaan beruntun yang melibatkan 16 kendaraan terjadi di KM 92 Tol Purbaleunyi-Cipularang, Senin (11/11/2024) pukul 15.40 WIB. 

    Promosi
    Kembali Digelar, Bazar UMKM BRILiaN Berdayakan dan Perluas Pasar Pelaku Usaha

    Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham Abbas, mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi kendaraan dan pendataan korban yang terlibat kecelakaan. Sejumlah korban dievakuasi ke RS Abdul Radjak Purwakarta. 

    Jules mengatakan penanganan dilakukan PJR Korlantas Polri, Polda Jawa Barat, hingga Satlantas Purwakarta.

    Tabrakan beruntun terjadi di KM 92 Tol Cipularang arah Jakarta. Kecelakaan tersebut melibatkan 16 kendaraan.

    “Truk yang membawa muatan berat itu diduga mengalami rem blong, kemudian menabrak kendaraan di depannya hingga menyebabkan kecelakaan beruntun. Ditambah lagi saat itu kondisi hujan, permukaan jalan basah dan licin,” jelasnya. 

    Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Andriansyah mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses evakuasi di jalur Tol Purbaleunyi-Cipularang arah Jakarta tersebut. Dia belum bisa memastikan berapa jumlah korban yang meninggal akibat kecelakaan di jalur tol ke arah Jakarta yang kondisinya menurun. 

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • 4
                    
                        Penyebab Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang KM 92, Diduga Rem Truk Blong
                        Bandung

    4 Penyebab Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang KM 92, Diduga Rem Truk Blong Bandung

    Penyebab Kecelakaan Beruntun Tol Cipularang KM 92, Diduga Rem Truk Blong
    Editor
    PURWAKARTA, KOMPAS.com
    – Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Jules Abraham menceritakan kronologi kejadian kecelakaan beruntun di km 92 tol Purbaleunyi arah Jakarta.
    “Dugaan sementara, penyebab awal kecelakaan, (karena) salah satu truk alami
    rem blong
    , tidak berfungsi benar dan truk membawa muatan berat,” tutur Jules dikutip dari Kompas TV.
    Truk tersebut, sambung Jules, kemudian menabrak yang di depannya, sehingga terjadinya kecelakaan beruntun.
    Untuk penyebab pastinya, masih akan dilakukan olah TKP, penyelidikan, dan lainnya.  
    Berita sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di ruas jalan
    tol Cipularang
    Kilometer 92 arah Bandung menuju Jakarta, Senin (11/11/2024) pukul 15.40 WIB.  
    Copyright 2008 – 2024 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Misteri KM 92 Tol Cipularang, TKP Kecelakaan Beruntun Libatkan 16 Kendaraan – Espos.id

    Misteri KM 92 Tol Cipularang, TKP Kecelakaan Beruntun Libatkan 16 Kendaraan – Espos.id

    Perbesar

    ESPOS.ID – Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan di KM 92 Tol Cipularang, Senin (11/11/2024).

    Esposin, JAKARTA — Kecelakaan beruntun melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di Tol Cipularang Km 92, Jawa Barat, Senin (11/11/2024) pukul 15.40 WIB. 

    Dalam video viral di media sosial, sejumlah mobil yang terlibat kecelakaan tersebut tampak bertumpukan di tol. Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Andriansyah, belum bisa memastikan berapa jumlah korban yang meninggal akibat kecelakaan di jalur tol ke arah Jakarta yang kondisinya menurun. 

    Promosi
    KPR BRI Property Expo 2024 Beri Kemudahan dan Keuntungan Bagi Calon Nasabah

    Kecelakaan di KM 92 Tol Cipularang sore ini bukan pertama terjadi. Kawasan ini sering menjadi lokasi kecelakaan hingga disebut sebagai jalur tengkorak yang angker dan penuh misteri. 

    Dikutip dari laman Jasa Marga, Tol Cipularang merupakan bagian dari jaringan tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi sepanjang lebih dari 123 kilometer. Tol ini membuat jarak antara Jakarta dengan Bandung menjadi dekat. Tol sepanjang 64,4 kilometer ini baru dioperasionalkan pada 2005.

    Tol Cipularang menyuguhkan pemandangan spektakuler. Jalan tol ini melewati berbagai bukit dan jurang dengan panorama yang indah. 

    Jalan tol ini memiliki nilai pariwisata yang tinggi sehingga banyak tempat istirahat modern yang juga menawarkan pemandangan sebagai daya tariknya.

    Selain pemandangan yang indah, Tol Cipularang juga dikenal rawan kecelakaan. Saking seringnya, masyarakat sering mengaitkan kecelakaan yang terjadi di sana dengan hal-hal berbau mistis. 

    Mitos yang berkembang di kawasan Cipularang adalah mengenai keberadaan Gunung Hejo di kawasan tol tersebut. Gunung Hejo dipercaya menjadi tempat petilasan Prabu Siliwangi. 

    Pada saat pembangunan Tol Cipularang, masyarakat sekitar dijanjikan untuk dibuatkan jalan ke arah Gunung Hejo dan membangun sebuah Musala. Namun, janji tersebut tidak terlaksana sehingga ada anggapan bahwa penunggu Gunung Hejo marah dan meminta tumbal.

    Selain itu, cerita mistis saat tol dibangun juga sempat berkembang. Ada yang menyebut kontraktor berusaha mengeruk Gunung Hejo agar jalan tol menjadi lebih lurus dan pendek sehingga biaya pembangunan dapat ditekan. Namun berbagai upaya termasuk menggunakan alat berat tidak dapat menembus Gunung Hejo.

    Di sisi lain mitos tersebut, ada penjelasan ilmiah mengapa sering terjadi kecelakaan di Km 92 Tol Cipularang. Pada KM 92-93 dari arah Jakarta terdapat tikungan tajam dengan sudut sekitar 80 derajat. Tikungan itu berada setelah jalan menurun dengan kemiringan sekitar 20 derajat. 

     

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram “Solopos.com Berita Terkini” Klik link ini.

  • Skema Pengalihan Lalin Bandung Arah Jakarta Imbas Kecelakaan di Tol Cipularang

    Skema Pengalihan Lalin Bandung Arah Jakarta Imbas Kecelakaan di Tol Cipularang

    Purwakarta

    Polisi merekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta. Rekayasa lalin ini imbas sejumlah kendaraan tabrakan beruntun di Tol Cipularang atau tepatnya di KM 92, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

    “Kami melakukan rekayasa untuk mengurai antrean kendaraan. Kendaraan yang menuju Jakarta diarahkan keluar melalui exit Tol Cikamuning,” kata Kabidhumas Polda Jabar Kombes Jules Abraham Abast, dilansir detikJabar, Senin (11/11/2024).

    Setelah itu, lanjutnya, pengendara arah Jakarta masuk jalur arteri lalu bisa kembali masuk tol via Tol Sadang

    “Selanjutnya masuk jalur arteri. Setelah itu, kendaraan bisa masuk tol lagi via Tol Sadang untuk melanjutkan perjalanan ke arah Jakarta,” tuturnya.

    Sejumlah petugas gabungan dari PJR Korlantas Polri, Ditlantas Polda Jabar dan Polres Purwakarta sudah berada di lokasi tabrakan beruntun tersebut. Petugas tengah mendata jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan.

    Baca selengkapnya di sini

    (idh/dhn)

  • Ada Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Jasa Marga Buka Suara

    Ada Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Jasa Marga Buka Suara

    Jakarta

    Jasa Marga menanggapi kecelakaan beruntun yang melibatkan truk sebuah truk pengangkut kardus di KM 92 Ros Tol Cipularang arah Jakarta. Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 15.15 WIB.

    Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Cililitan Jakarta Panji Satriya mengatakan imbas dari kejadian tersebut lalu lintas di ruas tol Cipularang KM 92 arah Jakarta tertutup. Sementara jalur sebaliknya dibuka dua lajur untuk dapat dilalui.

    “Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kejadian tersebut dan selama proses evakuasi berlangsung,” kata Panji dalam keterangannya, Senin (11/11/2024).

    Panji menerangkan saat ini penyebab kecelakaan dan korban masih dalam proses pendataan bersama pihak Kepolisian. Petugas Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melalui Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Kepolisian pun telah berada di lokasi kejadian dan melakukan pengaturan yang dibutuhkan. Tak ketinggalan, petugas ambulans, derek serta rescue juga telah berada di sana.

    “Sebagai upaya mengurai kepadatan, pengguna jalan dari Bandung arah Jakarta yang akan melintas, dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Cikamuning di KM 116 dan masuk Kembali melalui GT Jatiluhur di KM 84,” tambah Panji.

    Pihaknya pun mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi arah dan waktu perjalanan untuk menghindari kepadatan. Antisipasi perubahan cuaca dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima.

    Sebelumnya, Sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92. Sejumlah kendaraan tampak ringsek bertumpuk. Dilansir dari detikJabar, sejumlah kendaraan terlihat bertumpuk di badan jalan.

    Beberapa orang terlihat sedang dievakuasi keluar kendaraan. Satu mobil berwarna hitam ringsek keluar jalur. Kapolres Purwakarta AKBP Lilik Andriansyah membenarkan soal insiden kecelakaan tersebut.

    “Benar ada TKP di KM 92,” ujar Lilik kepada detikJabar.

    Lilik belum menjelaskan secara rinci terkait kronologi dan korban. Namun dia memastikan saat ini anggota sudah berada di TKP.

    “Anggota lagi di TKP, lagi penanganan,” kata Lilik.

    Lihat juga video: Detik-detik Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang

    (kil/kil)