kab/kota: Pademangan

  • 6
                    
                        2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik
                        Megapolitan

    6 2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik Megapolitan

    2 Jukir yang Tewas Tenggelam di Kali Ancol merupakan Kakak-Adik
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebanyak dua pria berinisial D (25) dan A (23) yang tewas tenggelam di Kali Ancol  merupakan kakak beradik yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir).
    “Infonya keduanya kakak beradik,” ujar Petugas Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 01, Pademangan Barat, Jakarta Utara Dedi Permana, saat dikonfirmasi
    Kompas.com,
    Kamis (2/1/2024).
    Satgas SDA sekaligus saksi bernama Aftian Kharis (35) mengatakan, D dan A biasa markir di jalan raya arah masuk Tol Ancol.
    Saat kejadian, D, A, dan satu rekannya tengah markir seperti biasa.
    Namun, tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) yang membawa senjata tajam (sajam) jenis parang.
    Sekelompok OTK ini menyerang salah satu korban dan sempat terjadi perkelahian.
    Kemudian, korban yang diserang melarikan diri dengan melompat ke Kali Ancol.
    Kemudian, satu orang lagi ikut melompat ke kali berniat menolong saudaranya.
    “Datang lah teman anak-anak parkiran ini, temennya datang, niat untuk menolong. Dia loncat, ternyata tenggelam juga,” kata Kharis.
    Sebelumnya diberitakan, D dan A tenggelam di Kali Ancol, Jalan RE Martadinata, Pademangan Jakarta Utara, Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 17.25 WIB.
    Usai mendapat laporan, petugas damkar berjumlah tujuh orang langsung melakukan pencarian menggunakan perahu karet.
    Pada Kamis pagi, D dan A ditemukan tewas, tidak jauh dari tempat kejadian (TKP) awal tenggelam.
    “Kedua korban berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, saat diwawancarai, Kamis.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Dua korban tenggelam di Jakut diduga diserang orang tak dikenal

    Dua korban tenggelam di Jakut diduga diserang orang tak dikenal

    Jakarta (ANTARA) – Dua korban tenggelam di kali depan eks Hotel Alexis Ancol Jakarta Utara (Jakut) diduga ingin melarikan diri saat diserang orang tak dikenal menggunakan senjata tajam pada Rabu (1/1).

    “Infonya si korban pertama diserang orang tidak dikenal dan mencoba menghindar dengan melompat ke kali yang arah pintu masuk tol,” kata Petugas Sumber Daya Air Aftian kharis (35) di Jakarta, Kamis.

    Ia mengatakan kedua korban tenggelam tersebut sehari-hari bekerja sebagai “Pak Ogah” di dekat lokasi masuk pintu tol Ancol Barat.

    Lalu korban tenggelam kedua, datang ingin menolong korban pertama yang tenggelam di kali tersebut.

    Ia mengatakan pelaku penyerangan itu sekitar lima sampai enam orang dengan membawa senjata tajam yang mengejar korban.

    “Itu di serang, bukan tawuran. Sepertinya dendam pribadi, mungkin sebelumnya ada permasalahan,” kata dia.

    Sebelumnya, tim gabungan telah menemukan dua korban tenggelam di Pademangan itu.

    “Kedua korban tenggelam berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia,” kata Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman.

    Pencarian sudah dilakukan sejak Rabu (1/1) tapi kedua korban belum dapat ditemukan oleh petugas.

    Ia mengatakan korban Alfiansyah ditemukan pada Kamis (2/1) sekitar pukul 08.59 WIB. Korban ini ditemukan lima meter dari titik awal pencarian.

    Sementara korban Dwi Triyono ditemukan sekitar pukul 09.13 WIB yang juga berjarak lima meter dari titik awal pencarian.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

  • Tim gabungan temukan dua korban tenggelam di Pademangan

    Tim gabungan temukan dua korban tenggelam di Pademangan

    Jakarta (ANTARA) – Tim gabungan berhasil menemukan dua orang korban tenggelam di kali depan eks Hotel Alexis, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis.

    “Kedua korban tenggelam berhasil ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia,” kata Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman di Jakarta, Kamis.

    Ia mengatakan kedua korban Alfiansyah (25) dan Dwi Triyono (39) dilaporkan hilang dan tenggelam di kawasan tersebut pada Rabu (1/1).

    Pencarian sudah dilakukan sejak Rabu (1/1) tapi kedua korban belum dapat ditemukan oleh petugas.

    Sementara korban Dwi Triyono ditemukan sekitar pukul 09.13 WIB yang juga berjarak lima meter dari titik awal pencarian.

    “Alhamdulillah keduanya berhasil ditemukan dan pencarian dihentikan,” kata dia.

    Sebelumnya Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan melakukan aksi pencarian pada Rabu (1/1) malam tapi saat di perjalanan, petugas dihentikan petugas keamanan Stasiun Ancol karena ada orang melakukan percobaan bunuh diri dari Jembatan Ancol.

    Petugas langsung melakukan evakuasi dan menyelamatkan korban remaja laki-laki berusia 17 tahun yang akan melakukan aksi bunuh diri itu.

    Setelah itu, petugas langsung menuju saluran air yang ada di depan eks Hotel Alexis kawasan Ancol Jakarta Utara untuk melakukan pencarian korban tenggelam.

    “Hari pertama pencarian dihentikan dan dilanjutkan pagi tadi,” katanya.

    Pewarta: Mario Sofia Nasution
    Editor: Edy Sujatmiko
    Copyright © ANTARA 2025

  • 2 Tewas Tenggelam di Kali Depan Hotel RE Martadinata Jakut

    2 Tewas Tenggelam di Kali Depan Hotel RE Martadinata Jakut

    loading…

    Petugas damkar mengevakuasi 3 orang yang tercebur di kali depan hotel Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (2/1/2025). Dua orang di antaranya dalam kondisi tewas. Foto: Ist

    JAKARTA – Petugas pemadam kebakaran mengevakuasi 3 orang yang tercebur di kali depan hotel Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara, Kamis (2/1/2025). Dua orang di antaranya ditemukan dalam kondisi tewas .

    “Dua korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara Gatot Sulaeman, Kamis (2/1/2025).

    Dua korban berinisial A dan DW (39) yang awalnya tenggelam di kali depan hotel Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara. Pencarian korban dilakukan sejak Rabu (1/1/2025).

    Untuk korban A ditemukan pukul 08.59 WIB pada jarak 5 meter dari titik awal tenggelam. “Sementara korban DW ditemukan pukul 09.13 WIB juga pada jarak 5 meter dari titik awal,” katanya.

    Sedangkan, satu orang lain yang dievakuasi yakni remaja asal Pademangan berusia 18 tahun. Awalnya damkar dalam perjalanan untuk mengevakuasi 2 pria yang tenggelam di kali depan hotel.

    “Tepatnya di depan Stasiun Ancol diberhentikan oleh sekuriti Ancol karena ada percobaan orang bunuh diri dengan melompatkan diri ke kali Ancol dari atas jembatan Ancol,” ungkapnya.

    Korban laki-laki berusia 18 tahun diduga hendak melakukan bunuh diri. “Petugas melakukan penyelamatan korban percobaan bunuh diri seorang remaja laki-laki berusia sekitar 18 tahun yang merupakan warga Pademangan,” katanya.

    (jon)

  • Kronologi 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol, Sedang Jaga Parkir Tiba-tiba Dikejar OTK Bersajam
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        2 Januari 2025

    Kronologi 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol, Sedang Jaga Parkir Tiba-tiba Dikejar OTK Bersajam Megapolitan 2 Januari 2025

    Kronologi 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol, Sedang Jaga Parkir Tiba-tiba Dikejar OTK Bersajam
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – D (25) dan A (23), dua pria warga Pademangan Barat, Jakarta Utara, sedang menjaga lahan parkir sesaat sebelum dilaporkan tenggelam dan hilang di Kali Ancol, Pademangan, Rabu (1/1/2025).
    Di lahan parkir itu, D, A, dan satu teman mereka tiba-tiba didatangi oleh orang tak dikenal (OTK) yang membawa senjata tajam (sajam).
    “Pada Rabu (01/01/2025) pukul 17.00 WIB, tiga orang sedang jaga parkir. Tiba-tiba mereka di kejar orang tak dikenal dan membawa barang sajam yang sedang rebutan lahan parkir,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kebencanaan BPBD Provinsi Jakarta Mohamad Yohan saat dihubungi
    Kompas.com
    , Kamis (2/1/2025).
    Dikejar OTK bersajam, ketiganya pun panik dan berupaya menyelamatkan diri dengan cara melompat ke Kali Ancol.
    “Kemudian tiga orang tersebut panik dan lompat ke kali. Satu orang selamat dan dua orang tenggelam,” ujarnya.
    D dan A saat ini masih dalam proses pencarian. Sementara, satu korban lainnya selamat.
    “Saat ini dua orang korban masih dalam proses pencarian SAR gabungan,” kata Yohan.
    Sebelumnya diberitakan, D dan A tenggelam di Kali Ancol, Jalan RE Martadinata, Pademangan Jakarta Utara, Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 17.25 WIB.
    Usai mendapat laporan, petugas damkar berjumlah tujuh orang langsung melakukan pencarian menggunakan perahu karet.
    Namun, hingga pukul 22.00 WIB, kedua korban belum juga ditemukan. Proses pencarian korban pun dilanjutkan hari ini, Kamis (2/1/2025).
    “Belum ketemu, (pencarian) akan dilanjutkan pagi ini,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat, Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, saat dihubungi
    Kompas.com.
    Pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Para petugas pemadam kebakaran melakukan pencarian dari titik awal kejadian.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • BPBD Jakut Bantu Pencarian 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        2 Januari 2025

    BPBD Jakut Bantu Pencarian 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol Megapolitan 2 Januari 2025

    BPBD Jakut Bantu Pencarian 2 Pria Tenggelam di Kali Ancol
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (
    BPBD
    ) Jakarta Utara ikut membantu mencari dua pria yang tenggelam di
    Kali Ancol
    , Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (1/1/2025).
    Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kebencanaan BPBD Provinsi Jakarta, Mohamad Yohan menuturkan, kedua korban belum ditemukan hingga Kamis (2/1/2025) pagi.
    “BPBD Jakarta Utara 6 personel, selain BPBD dari pos Jakut, sudah banyak penolong lainnya di TKP,” ujar Yohan saat dihubungi
    Kompas.com
    , Kamis.
    Pihak kepolisian dari Polsek Pademangan juga menerjunkan 10 personel, Pemadam Kebakaran 7 personel, Kansar Jakarta 10 personel, Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) 7 personel.
    “Masih berlangsung proses pencarian (2 korban),” jelasnya.
    Sebelumnya diberitakan, dua pria warga Pademangan Barat berinisial D (25) dan A (23) tenggelam di Kali Ancol, Jalan RE Martadinata, Pademangan Jakarta Utara, Rabu (1/1/2025) sekitar pukul 17.25 WIB.
    Usai mendapat laporan, petugas damkar berjumlah tujuh orang langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet.
    Namun, sampai pukul 22.00 WIB, kedua korban belum juga ditemukan. Proses pencarian korban akan dilanjutkan hari ini.
    “Belum ketemu, (pencarian) akan dilanjutkan pagi ini,” kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat, Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, saat dihubungi Kompas.com.
    Pencarian dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Para petugas pemadam kebakaran akan mencari korban dari titik awal kejadian.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Pengunjung nilai penataan pedagang di Ancol buat semakin nyaman

    Pengunjung nilai penataan pedagang di Ancol buat semakin nyaman

    Ilustrasi – Pedagang menerbangkan layang-layang di Pantai Carnaval Ancol Jakarta. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

    Pengunjung nilai penataan pedagang di Ancol buat semakin nyaman
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Rabu, 01 Januari 2025 – 21:47 WIB

    Elshinta.com – Pengunjung menilai penataan pedagang yang dilakukan Manajemen Ancol Taman Impian membuat kawasan destinasi wisata di Jakarta Utara itu lebih nyaman dan bersih saat dikunjungi di Tahun Baru 2025.

    “Sekarang Ancol bersih, pedagang pun rapi. Jadi nyaman untuk liburan di Ancol” kata asal Bogor, Shella yang sedang berwisata di Beach Pool Pantai Timur Ancol Jakarta, Rabu, 1 Januari 2025.

    Menurut dia, pedagang yang sedang berjualan di kawasan Ancol berpakaian rapi dengan seragam yang menarik dan juga gerobak yang bersih. “Wajah baru kawasan Ancol ini bersih, rapi pedagang-pedagangnya” kata dia.

    Corporate Comunication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Aryadi Eko Nugroho mengatakan, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol) berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dalam berbagai sektor dalam rangka mendukung Jakarta sebagai kota global.

    Beberapa inisiasi yang Ancol lakukan adalah program digitalisasi, revitalisasi alat-alat produksi dan penataan kawasan dimana salah satunya adalah upaya menaikkan kelas mitra pedagang asongan (reseller) yang berniaga di area Pantai Ancol.

    Menurut dia, program penataan mitra ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial Ancol dalam bidang pemberdayaan sosial, khususnya bagi warga yang berada di sekitar wilayah Kecamatan Pademangan.

    “Hal ini dijalankan untuk meningkatkan performa dan menyeragamkan keberadaan mitra ‘reseller’ sehingga dapat turut meningkatkan kenyamanan di area pantai,” kata dia.

    Eko menjelaskan, pada Rabu hingga pukul 18.00 WIB total ada 73 ribu orang yang masuk ke kawasan Ancol Taman Impian di Jakarta Utara (Jakut).

    Unit rekreasi yang paling ramai dikunjungi pengunjung adalah SeaWorld dan Samudra. “Hari ini banyak pengunjung yang piknik di pantai,” kata dia.

    Sumber : Antara

  • Kerahkan 1.574 Personel Gabungan, Forkopimko Pastikan Jakarta Utara Kondusif di Malam Tahun Baru

    Kerahkan 1.574 Personel Gabungan, Forkopimko Pastikan Jakarta Utara Kondusif di Malam Tahun Baru

    Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

    TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN – Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Utara mengerahkan 1.574 personel gabungan dalam rangka mengamankan malam pergantian tahun.

    Pengamanan ini melibatkan Polri, TNI, serta Pemerintah Kota Jakarta Utara yang melibatkan unsur Satpol PP hingga Dinas Perhubungan (Dishub).

    Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Ahmad Fuady menjelaskan, pengamanan difokuskan pada enam titik utama yang menjadi pusat perayaan, termasuk kawasan Ancol dan Pantai Indah Kapuk (PIK).

    Ia juga menegaskan situasi di Jakarta Utara kondusif selama malam pergantian tahun.

    “Adapun personel gabungan yang kita turunkan sejumlah 1.574 personel, termasuk dari Brimob dan Ditpolair Baharkam Mabes Polri,” katanya, Rabu (1/1/2025).

    “Dua kawasan yang menjadi perhatian utama adalah Ancol dan PIK karena konsentrasi masyarakat cukup tinggi di sana. Situasi dipastikan kondusif,” sambungnya. 

    Untuk mengatasi potensi kemacetan, khususnya di kawasan PIK, pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.

    “PIK hanya memiliki satu akses masuk dan keluar, sehingga kita sudah melaksanakan uji coba pengaturan arus bersama pengelola, jajaran Polres, dan Polsek. Jika terjadi kepadatan, kami akan memberlakukan sistem contra flow,” jelasnya.

    Ahmad Fuady juga menegaskan bahwa patroli gabungan akan terus dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan seperti tawuran.

    “Kami telah melaksanakan apel gelar pasukan dan mengintensifkan patroli di jam-jam rawan untuk memastikan malam pergantian tahun berjalan aman,” tambahnya.

    Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengapresiasi kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah kota dalam menjaga situasi tetap terkendali.

    Selain itu, Pemkot Jakarta Utara juga mengadakan kegiatan yang terbuka untuk masyarakat guna mencegah kepadatan di jalanan.

    “Kami menggelar berbagai kegiatan mulai pagi hingga malam untuk masyarakat. Hal ini dilakukan agar mereka tidak perlu bingung mencari tempat perayaan, yang akhirnya berpotensi menimbulkan kemacetan,” ungkap Ali Maulana Hakim.

    Terkait antisipasi dampak malam tahun baru, Wali Kota menambahkan bahwa pengelolaan sampah akan menjadi perhatian.

    “Biasanya setelah perayaan tahun baru, volume sampah meningkat, terutama di kawasan pantai akibat angin barat. Kami sudah menjadwalkan kerja bakti untuk membersihkannya,” jelasnya.

     

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Menteri Ara Sebut Satu Tower Rusun Wisma Atlet Kemayoran Ditempatkan Khusus Pegawai KPK – Halaman all

    Menteri Ara Sebut Satu Tower Rusun Wisma Atlet Kemayoran Ditempatkan Khusus Pegawai KPK – Halaman all

    Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Maruarar Sirait mengusulkan agar satu tower Rumah Susun (Rusun) Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta dikhususkan bagi pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Rusun Wisma Atlet Kemayoran saat ini sedang direvitalisasi sejak 26 Agustus 2024 dan ditargetkan rampung pada April 2025.

    Ara, sapaan akrab Maruarar, mengatakan rusun ini memiliki sejarah panjang dalam pemanfaatannya.

    Rusun ini pernah digunakan untuk peserta Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, untuk penanganan Covid-19, dan untuk penginapan pengamanan Pemilu.

    Oleh karena itu, menurut dia, salah satu towernya perlu ditempatkan oleh orang yang sudah berjuang untuk negara seperti pegawai KPK.

    “Kalau bisa salah satu gedungnya juga bisa ditempati oleh orang-orang yang berjuang untuk negara ini seperti para pegawai KPK,” kata Ara ketika meninjau progres revitalisasi Rusun Wisma Atlet Kemayoran, dikutip dari siaran pers pada Rabu (1/1/2025).

    Ia mengatakan telah memberikan usulan ini kepada Presiden Prabowo Subianto, Menteri Sekretariat Negara, dan Sekretaris Kabinet.

    Ara memastikan akan memonitor secara rutin setiap bulannya progres revitalisasi Rusun Wisma Atlet Kemayoran untuk memastikan penyelesaian konstruksi sesuai target rencana di dalam kontrak.

    “Setiap tanggal 22 saya akan monitor progresnya hingga target April 2025 selesai,” ujar Ara.

    Secara keseluruhan, progres fisik revitalisasi Rusun Wisma Atlet Kemayoran telah mencapai 66 persen.

    Revitalisasi 3 tower di Blok C2 ditargetkan akan selesai di akhir Januari 2025 dan akan selesai bertahap selanjutnya tower-tower di blok D10.

    Revitalisasi Wisma Atlet dilakukan pada Blok D10 Kemayoran di 7 tower sebanyak 5.494 unit dan Blok C2 Pademangan sebanyak 3 tower berkapasitas 1.932 unit.

    Dari total 7.426 unit yang direvitalisasi, rencananya sebanyak 1.932 unit dari Blok C2 Tltower 9 dan tower 8 dan tower 10 akan dimanfaatkan sebagai hunian bagi ASN.

    Revitalisasi ini memiliki nilai kontrak Rp 367 miliar dan dilaksanakan oleh kontraktor Abipraya-Wika, KSO.

     

  • Polisi Antisipasi Kemacetan di Ancol & TMII saat Malam Pergantian Tahun, Simak Rekayasa Lalu Lintas – Halaman all

    Polisi Antisipasi Kemacetan di Ancol & TMII saat Malam Pergantian Tahun, Simak Rekayasa Lalu Lintas – Halaman all

    Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti 

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di tempat wisata seperti Ancol dan TMII pada malam pergantian tahun 2025.

    “Rekayasa lalu lintas bersifat situasional,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Senin (30/12/2024). 

    Ade Ary mencontohkan rekayasa lalu lintas akan diberlakukan. 

    Di kawasan Ancol, jika memang kantong parkir di dalam kawasan Ancol penuh, maka skema rekayasa lalu lintas itu disiapkan.

    Jalan-jalan di sekitar Ancol pun nantinya akan digunakan untuk menjadi parkir kendaraan.

    Demikian dengan kawasan TMII. Ade Ary mengatakan, akan diberlakukan bila mana ruas jalan sudah overload.

    Lebih lanjut, Ade Ary mengatakan, pihaknya bersama stakeholder terkait turut menyiapkan kantong parkir di sekitar lokasi. 

    Adapun, untuk kawasan Ancol terdapat 6.281 parkir mobil. Sementara itu, parkir motor sebanyak 17.350.

    “Cadangan sekitar Ancol; J-expo Kemayoran 500 kendaraan roda empat, belakang Wisma Atlet 500 kendaraan roda empat dan 200 kendaraan roda dua, sepanjang jalan Benyamin Sueb 2.000 roda empat (4 lajur, jalur kanan dan kiri),” ujar dia.

    Sementara itu, untuk Taman Mini Indonesia Indah (TMII) terdapat 485 unit kendaraan roda empat, parkir roda dua sebanyak 5.000 unit dan parkir bus 20 unit.

    “Cadangan parkir roda empat 300 unit, roda dua 500 unit, parkir bus sebanyak 50 unit,” ucap dia.

    Berikut rekayasa lalu lintas di Ancol:

    Arteri

    a) Dilakukan pengalihan arus di sekitar pintu masuk Ancol perempatan Parang Tritis, Jembatan Hailay, Traffic Light Bintang Mas, Traffic Light Mangga Dua, Traffic Light Pasir Putih, Jembatan Goyang dan Jembatan PLTU arah ke Pintu Karnaval

    b) Dari arah Penjaringan: dialihkan di perempatan Parang Tritis belok kanan kembali ke Penjaringan atau Kampung Bandan arah Tamansari

    c) Dari arah Gunung Sahari: dialihkan ke kiri ke jalan Mangga Dua Raya Jakpus

    d) Dari arah Kemayoran: putar balik di Bundaran Kemayoran atau masuk ke Tol Kemayoran atau ke Kampung Pademangan Timur

    e) Dari arah Tanjung priok: RE Marta Dinata-Gunung Sahari

    f) Dari arah tol: keluar Ancol Barat ditutup dan keluar Ancol Timur ditutup

    Dalam Tol

    Dilakukan pengalihan arus di keluar Ancol Barat keluar Kemayoran dan keluar Ancol Timur
    Dari arah Bandara: diarahkan keluar Tol Tanjung Priok, Jalan Yos Sudarso, Jalan Anggano, RE Marta Dinata atau pos 6 putar balik masuk di gerbang tol Tanjung Priok 2 atau putar balik depan Mapolres masuk gate Kebon Bawang
    Dari arah Cawang/Tanjung Priok: diarahkan keluar Tol Gedong Songo, kemudian dan ke Lodan Raya kembali

    Rekayasa Lalin Sekitar TMII 

    1. Jika Situasi Padat

    Arus dari arah Cawang lurus sampai TL PGC masuk Jalan Raya Bogor lurus sampai TL Hek belok kiri arah TL Garuda lurus ambil jalur sebelah kiri menuju pintu 1 dan pintu 3 
    Arus dari arah Pasar Minggu di TL Pasar Rebo diarahkan belok kiri Jalan Raya Bogor, lurus ke TL Hek, belok kanan sampai TL Garuda, lurus menuju ke pintu 1 dan pintu 3
    Arus dari arah Depok dan Bogor di TL Pasar Rebo lurus ke Jalan Raya Bogor, lurus TL Hek, belok kanan sampai TL Garuda, lurus menuju ke pintu 1 dan pintu 3
    Arus dari arah Jalan Hankam dan Ceger diarahkan lurus ke arah Kampung Rambutan, lurus sampai TL Pasar Rebo diarahkan belok kanan Jalan Raya Bogor lurus TL Hek, belok kanan sampai TL Garuda, lurus menuju pintu 1 dan pintu 3
    Arus dari arah Pondok Gede diarahkan belok ke depan Rumah Sakit Haji belok kiri ke Jalan Taman Mini II, lurus menuju ke pintu 2 atau diarahkan ke TL Garuda, belok kiri lurus menuju pintu 1 dan pintu 3

    2. Jika situasi over load

    Arus dari arah Cawang lurus sampai TL PGC masuk Jalan Raya Bogor, lurus sampai TL Hek, belok iri arah TL Garuda diarahkan belok kiri masuk Jalan Raya Pondok Gede
    Arus dari arah Pasar Minggu di TL Pasar Rebo belok kiri ke Jalan Raya Bogor, lurus TL Hek, belok kanan sampai TL Garuda, diarahkan belok kiri masuk Jalan Raya Pondok Gede
    Arus dari arah Depok dan Bogor di TL Pasar Rebo lurus ke Jalan Raya Bogor, lurus TL Hek, belok kanan sampai TL Garuda diarahkan belok kiri masuk Jalan Raya Pondok Gede
    Arus dari arah jalan Hankam dan Ceger di TL pintu 3 diarahkan lurus ke arah Kampung Rambutan, lurus sampai TL Pasar Rebo diarahkan belok kanan Jalan Raya Bogor, lurus TL Hek, belok kanan sampai TL Garuda, diarahkan belok kiri masuk Jalan Raya Pondok Gede
    Arus dari arah Pondok Gede, diarahkan belok ke depan Rumah Sakit Haji belok kiri Jalan Taman Mini II lurus menuju ke pintu II atau diarahkan ke TL Garuda belok kanan lurus sampai TL Hek masuk Jalan Raya Bogor.