kab/kota: Kemayoran

  • Kabar Duka! Menteri ESDM Era SBY, Darwin Zahedy Saleh Meninggal Dunia

    Kabar Duka! Menteri ESDM Era SBY, Darwin Zahedy Saleh Meninggal Dunia

    Jakarta

    Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh meninggal dunia. Darwin dikabarkan meninggal pada hari ini, Jumat, 7 Februari 2025.

    “Innalillahi wa innailaihirojiun. Segenap Keluarga Besar Kementerian ESDM turut berdukan cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Darwin Zahedy Saleh pada hari Jumat, 7 Februari 2025 pada usia 65 tahun,” tulis Instagram Kementerian ESDM, Jumat (7/2/2025).

    Darwin menjabat Menteri ESDM pada periode 2009-2011, atau pada masa pemerintahan Presiden ke-6 Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    “Beliau adalah Menteri ESDM Republik Indonesia periode 2009-2011,” terang ESDM.

    Kementerian ESDM menyampaikan ucapan duka cita, dan mendoakan mendiang Darwin mendapat tempat terbaik di sisi tuhan.

    “Semoga amal ibadah Almarhum diterima oleh Allah SWT, diberikan tempat yang terbaik dan mulia disisi-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” tulis keterangan ESDM.

    Profil Darwin Zahedy Saleh

    Dilansir dari laman Kementerian ESDM, berikut biografi singkat Darwin Zahedy Saleh:

    Darwin Zahedy Saleh lahir di Sapat, Indragiri Hilir, Riau, pada 29 Oktober 1960. Pada usia 10 tahun, Darwin pindah ke Jakarta dan menetap di kawasan Kemayoran.

    Ia menempuh pendidikan S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) jurusan Ilmu Ekonomi. Gelar S2 dalam bidang Administrasi Bisnis diperolehnya dari Middle Tennessee State University (MTSU), Tennessee, Amerika Serikat.

    Kemudian, Darwin meraih gelar doktor (S3) di bidang Manajemen dari Universitas Indonesia. Karier profesional Darwin dimulai sebagai dosen di FEUI sejak tahun 1986.

    Selain mengajar, ia juga berkiprah di berbagai bidang seperti keuangan, perbankan, dan konsultan manajemen. Pada tahun 2009, Darwin dipercaya menjabat sebagai Menteri ESDM dalam Kabinet Indonesia Bersatu II di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

    Setelah menyelesaikan masa jabatannya pada tahun 2011, Darwin kembali aktif di dunia akademis dan berbagai kegiatan lainnya. Kementerian ESDM menyebut sosok Darwin sebagai pribadi yang berdedikasi tinggi dalam bidang energi dan pendidikan.

    “Kepergian Dr. Darwin Zahedy Saleh meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak. Beliau dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam bidang energi dan pendidikan. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tulis Kementerian ESDM.

    [Gambas:Instagram]

    Lihat juga video: Kabar Duka, Mantan Gubernur Jabar HR Nuriana Meninggal Dunia

    (ily/hns)

  • Oknum ASN Jadi Petugas KPK Gadungan Peras Eks Bupati, Nekat Modal Surat Perintah Penyelidikan Palsu

    Oknum ASN Jadi Petugas KPK Gadungan Peras Eks Bupati, Nekat Modal Surat Perintah Penyelidikan Palsu

    TRIBUNJATIM.COM – Aksi oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) nyamar jadi petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini viral di media sosial.

    Adapun oknum ASN jadi petugas KPK gadungan itu demi memeras mantan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning.

    Pelaku berinisial AFF (50).

    Tak sendiri, AFF dibantu dua rekannya yakni AA (40) dan JFH (47).

    Aksi mereka terungkap saat rekan AFF yakni AA dan JFH diamankan di salah satu hotel di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat oleh petugas KPK pada Rabu (5/2/2025) saat hendak bertemu utusan mantan Bupati Rote Ndao untuk melakukan pemerasan.

    Sedangkan AFF diamankan tak lama kemudian di sebuah hotel di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

    Karena masuk ranah pidana, ketiganya kemudian diserahkan ke Polres Jakarta Pusat untuk diproses secara hukum.

    Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus menjelaskan modus yang digunakan ketiga pelaku yakni dengan membuat surat perintah penyelidikan atau sprindik palsu tertanggal 29 Januari 2025 mengatasnamakan KPK.

    Para pelaku juga memalsukan surat panggilan KPK terhadap Leonard Haning selaku mantan Bupati Rote Ndao atas tuduhan korupsi dana sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) yang merugikan negara sampai Rp 20 miliar.

    Firdaus menjelaskan, kemudian tersangka AA mengirimkan surat tersebut kepada tangan kanan mantan Bupati agar diteruskan kepada yang bersangkutan.

    “Tersangka AA juga juga membuat akun Whatsapp Ketua KPK dengan menggunakan handphonenya dan menunjukkan kepada korban untuk meyakinkan bahwa dokumen surat perintah penyelidikan dan surat panggilan Itu adalah seolah-olah benar,” ujar Firdaus saat merilis kasus tersebut di Mapolres Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2025), dikutip dari Tribun Jakarta.

    Sedangkan tersangka JFH berperan sebagai petugas KPK gadungan untuk menakuti korban.

    ASN PERAS MANTAN BUPATI. AFF (50) oknum ASN di Pemprov Nusa Tenggara Timur bersama dua rekannya mendekam di Polres Jakarta Pusat usai ketahuan saat menjadi petugas KPK gadungan untuk memeras mantan mantan Bupati Rote Ndao, Leonard Haning. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA)

    Sementara itu, untuk AFF yang merupakan oknum ASN di Pemprov NTT menyiapkan dokumen-dokumen terkait tuduhan korupsi yang dilakukan sang mantan Bupati itu untuk kemudian diserahkan kepada JFH.

    “Yaitu dalam anggaran dana silpa yang diduga merugikan keuangan negara sebesar 20 miliar,” kata Firdaus.

    Firdaus menjelaskan modus dari ketiga pelaku ini memang ingin memeras sang mantan bupati dengan tuduhan kasus korupsi.

    Namun mereka belum sempat membicarakan nominal uang karena telah lebih dulu ditangkap.

    “Jadi mereka baru mencoba dan dari pihak korban mungkin mengkonfirmasi kepada pihak KPK sehingga pihak KPK mungkin langsung mengamankan ketiga pelaku. Karena dalam perkara ini Ketua KPK juga sudah dicatut namanya,” papar Firdaus.

    Atas perbuatannya, sang oknum ASN bersama dua rekannya itu dikenakan pasal 51 ayat 1 Juncto pasal 35 UU RI tentang ITE dan pasal 26 KUHP dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara.

    Kasus lainnya, berbagai cara dilakukan Agus (50) preman kampung asal Desa Bulu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo saat melancarkan aksinya dengan memalak para PKL.

    Terkadang Agus mengaku sebagai orang dalam Bupati Probolinggo terpilih Gus dr. Muhammad Haris atau Gus Haris, kadang juga mengaku memiliki khodam berupa 3 macan, yakni macan putih, macan kumbang dan macan reng-reng.

    Hal itu diakui Inti (59) Pedagang Kaki Lima di Stadion Gelora Merdeka Kraksaan yang juga salah satu korban Agus.

    Menurutnya, dagangannya sudah dua kali diminta paksa oleh Agus, begitu juga dengan PKL lainnya.

    “Kalau uang saya tidak pernah diminta oleh Agus, tapi pedagang lain ada yang pernah diminta uang. Mintanya ya sambil bentak-bentak dan bahkan sampai mengancam jika tak dituruti,” kata Inti saat ditemui di Polsek Kraksaan, Selasa (7/1/2025).

    Tak hanya itu, lanjut Itni, Agus kerap kali mengaku kepada para PKL jika mempunyai khodam macan yang ada di tangan kiri dan kanannya.

    Jika permintaannya tak dituruti, maka mata khodamnya akan berubah jadi merah dan biru.

    “Selain bilang punya macan, Agus ini juga bilang kalau orang dalam Bupati Probolinggo terpilih Gus Haris. Makanya para PKL ini was-was, apalagi sampai bawa-bawa nama bupati,” ungkap perempuan 2 anak itu.

    Senada dengan Itni, Kanitreskrim Polsek Kraksaan Iptu Djuwantoro Setyowadi menyampaikan, jika saat meminta keterangan kepada Agus di RSUD Waluyo Jati, yang bersangkutan mengaku punya khodam macan.

    “Tapi saat saya tanyakan khodamnya kemana saat dia dikeroyok, Agus ini bilang kalau khodamnya tidak muncul, karena kalau muncul semua orang pasti mati. Mungkin keterangan ini juga karena Agus ini di bawah pengaruh minuman keras,” ujar Iptu Setyo.

    Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

  • Polisi Ungkap Modus Petugas KPK Gadungan yang Peras Mantan Bupati Rote

    Polisi Ungkap Modus Petugas KPK Gadungan yang Peras Mantan Bupati Rote

    Jakarta, Beritasatu.com – Polisi berhasil mengungkap peran tiga petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gabungan yang mencoba memeras mantan Bupati Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggunakan dokumen palsu. Ketiga pelaku KPK gadungan yang kini telah diamankan adalah AA (40), seorang wiraswasta; JFH (47), juga wiraswasta; dan FFF (50), seorang ASN Dinas Kehutanan Provinsi NTT.

    Modus operandi petugas KPK gadungan ini melibatkan pembuatan dokumen palsu untuk meyakinkan korban. AA bertugas membuat akun WhatsApp dengan identitas Ketua KPK Setyo Budiyanto serta memproduksi surat penyelidikan palsu. Ia kemudian mengirimkan tangkapan layar dokumen tersebut kepada korban untuk menipu seolah-olah surat tersebut resmi.

    Sementara itu, JFH berperan sebagai penyidik KPK gadungan yang menemui seorang saksi bernama Albert Da Silva. JFH meyakinkan Albert bahwa mantan Bupati Rote sedang dalam pengawasan KPK terkait dugaan korupsi. “Untuk memperkuat kebohongannya, tersangka menunjukkan dokumen palsu sebagai bukti,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus, Jumat (7/2/2025).

    Peran FFF, yang merupakan ASN Dinas Kehutanan Provinsi NTT, adalah menyiapkan dokumen terkait dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan anggaran dana silva senilai Rp 20 miliar. Dokumen ini kemudian diserahkan kepada JFH untuk memperkuat skenario penipuan mereka.

    Sebelumnya, ketiga petugas KPK gadungan ini ditangkap di sebuah hotel di kawasan Kemayoran oleh pegawai asli KPK, sebelum akhirnya kasus ini dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Pusat. “Pada Rabu, 5 Februari 2025, sekitar pukul 18.00 WIB, ketiga pelaku diamankan di Golden Boutique,” jelas AKBP Firdaus.

    Firdaus juga mengungkapkan bahwa dokumen palsu yang digunakan para pelaku adalah surat perintah penyelidikan (sprindik) bernomor 13-A-01/II/2025, tertanggal 29 Januari 2025. Dokumen ini menjadi alat utama mereka dalam menekan korban untuk menyerahkan sejumlah uang.

    Polisi kini masih mendalami kasus petugas KPK gadungan ini dan menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan lembaga hukum.

  • 3 Orang Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Modus Pegawai KPK Gadungan, Salah Satunya Oknum ASN
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        7 Februari 2025

    3 Orang Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Modus Pegawai KPK Gadungan, Salah Satunya Oknum ASN Megapolitan 7 Februari 2025

    3 Orang Jadi Tersangka Kasus Pemerasan Modus Pegawai KPK Gadungan, Salah Satunya Oknum ASN
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com – 
    Polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus pemerasan dengan modus pegawai komisi pemberantasan korupsi (KPK) gadungan.
    Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Muhammad Firdaus mengungkapkan dari ketiga tersangka, salah satu di antaranya merupakan oknum aparatur sipil negara (ASN).
    “Dari empat pelaku yang diamankan, tim gelar perkara menetapkan tiga tersangka dengan inisial AA (40) wiraswasta, JFH (47) wiraswasta, dan FFF (50) ASN Dinas Kehutanan Pemprov NTT,” kata Firdaus, dalam konferensi pers di Polres Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2025).
    Firdaus mengatakan, modus operandi yang dilakukan ketiga tersangka adalah membuat dokumen surat perintah penyidikan (sprindik) palsu dengan nomor Sprindik 13-A-01/II/2025, tanggal 29 Januari 2025.
    Ketiga tersangka, kata Firdaus, memiliki peran yang berbeda dalam melancarkan aksinya.
    “Tersangka AA membuat akun WhatsApp Ketua KPK, Setyo Budiyanto,menggunakan
    handphone
    -nya dan menunjukkan kepada korban untuk meyakinkan dokumen sprindik dan surat panggilan itu adalah benar,” jelas Firdaus.
    Selanjutnya, tersangka AA membuat surat penyelidikan untuk meyakinkan korban agar menunjukkan
    screenshot
    percakapan WhatsApp terkait dengan surat perintah penyelidikan dan surat panggilan. Surat ini ditujukan kepada mantan Bupati Rote, Leonard Hening.
    “Lalu, peran JFH mengaku sebagai penyidik KPK yang menemui saksi Albert Da Silva dan mengatakan bahwa saat ini sedang ada laporan atau penanganan di KPK,” ungkap Firdaus.
    Firdaus berujar, JFH meyakinkan korban dengan menjelaskan dan menunjukkan dokumen surat bukti laporan atau dokumen lainnya agar dipercaya mantan Bupati Rote sedang diproses di KPK.
    “FFF menyiapkan dokumen terkait dan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh mantan Bupati Rote, yaitu dalam anggaran dana silpa yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp 20 miliar dan mengirimkan kepada JFH,” tutur dia.
    Firdaus menegaskan, ketiga tersangka itu melakukan pemalsuan surat panggilan dari lembaga KPK terhadap mantan Bupati Rote.
    Pemalsuan dokumen
    tersebut dibuat melalui aplikasi Pixel Lab.
    Firdaus mengatakan, penyidik menjatuhkan tiga tersangka tersebut dengan Pasal 51 Jo Pasal 35 UU ITE dan Pasal 263 KUHP dengan ancaman pidana 12 tahun penjara.
    Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga orang, AS (45), JFH (47), dan AA (40), yang diduga terlibat dalam
    pemalsuan dokumen
    surat perintah penyidikan (sprindik) dan surat panggilan sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan.
    “Pemalsuan dokumen sprindik dan surat panggilan dari KPK yang dilakukan oleh tiga orang pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Muhammad Firdaus, saat dikonfirmasi pada Kamis (6/2/2025).
    Ketiga pelaku ditangkap di sebuah hotel di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Rabu malam sekitar pukul 19.15 WIB.
    Pemalsuan ini terungkap setelah dokumen tersebut dikirimkan kepada salah satu mantan bupati. Setelah ditelusuri, berkas yang diterima ternyata palsu.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • 7 Acara di Jakarta 7 Februari 2025, Ada Carat Station hingga Mega Wedding Festival

    7 Acara di Jakarta 7 Februari 2025, Ada Carat Station hingga Mega Wedding Festival

    PIKIRAN RAKYAT – Jakarta kembali menjadi pusat perhatian dengan beragam acara menarik yang digelar pada hari ini, Jumat, 7 Februari 2025.

    Mulai dari pameran seni, pasar kreatif, hingga festival pernikahan, kota ini menawarkan beragam pilihan aktivitas bagi warga dan pengunjung.

    7 Acara di Jakarta 7 Februari 2025

    1. Membangun di Lahan Basah dari Gudang Barat hingga Museum Bahari 1652-1977

    Bagi Anda yang tertarik dengan sejarah maritim, pameran ini di Museum Bahari Jakarta adalah pilihan yang tepat. Anda akan diajak bertualang melalui sejarah pembangunan di lahan basah Jakarta.

    Museum Bahari Jakarta
    08.00-16.00 WIB
    Berbayar

    2. Pameran History Museum BI dan Pameran Immersive

    Museum Bank Indonesia menawarkan dua pameran menarik, yaitu pameran sejarah bank sentral dan pameran imersif yang menggabungkan teknologi dan seni.

    Museum BI Kota Tua
    08.00-15.00 WIB
    Berbayar

    3. Local Market.id 20th Edition

    Pecinta produk lokal bisa mengunjungi Urban Forest Cipete untuk menikmati beragam produk buatan UMKM di acara Local Market.id.

    Urban Forest Cipete
    08.00-15.00 WIB
    Gratis

    4. Pameran Tunggal Natasha Tontey ‘Primate Visions: Macaque Macabre’

    Bagi pencinta seni rupa, pameran karya Natasha Tontey di Museum MACAN menawarkan pengalaman estetika yang unik.

    Museum MACAN
    10.00-18.00 WIB
    Berbayar

    Museum Macan museummacan

    5. Pameran INACRAFT 2025

    Pameran kerajinan tangan terbesar di Indonesia ini kembali digelar di Jakarta Convention Center. Anda bisa menemukan berbagai produk kerajinan tangan dari seluruh Indonesia.

    Jakarta International Convention Center
    Berbayar

    6. Event Spotify Carat Station Jakarta

    Penggemar K-Pop, khususnya SEVENTEEN, pasti tidak ingin melewatkan acara ini. Spotify Carat Station Jakarta menawarkan berbagai aktivitas seru untuk merayakan konser SEVENTEEN.

    City Hall PIM 3
    Gratis

    7. Jakarta Mega Wedding Festival

    Bagi Anda yang sedang merencanakan pernikahan, acara ini adalah tempat yang tepat untuk mencari inspirasi dan vendor pernikahan.

    Jiexpo Kemayoran Hall C3
    Berbayar

    Tips Menghadiri Acara

    Pastikan Anda sudah memeriksa jadwal acara secara detail agar tidak melewatkan kegiatan yang ingin Anda ikuti.

    Pertimbangkan menggunakan transportasi umum atau layanan ride-hailing untuk menghindari kemacetan. Jangan lupa membawa uang tunai, kartu identitas, dan perlengkapan lainnya yang diperlukan.

    Dengan banyaknya acara yang digelar, diperkirakan akan terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa ruas jalan di Jakarta. Sebaiknya Anda mengantisipasi kemacetan dengan:

    – Gunakan aplikasi peta untuk mencari rute alternatif yang lebih lancar.

    – Usahakan untuk berangkat lebih awal agar tidak terjebak dalam kemacetan.

    – Manfaatkan transportasi umum seperti MRT, LRT, atau Transjakarta.

    Disclaimer: Informasi mengenai jadwal dan lokasi acara dapat berubah sewaktu-waktu. Sebaiknya Anda mengkonfirmasi informasi terbaru melalui sumber resmi penyelenggara acara.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Sidang Korupsi Truk Basarnas, Ahli Sebut Penyedia Barang Dilarang Bantu PPK Susun Dokumen Rencana – Halaman all

    Sidang Korupsi Truk Basarnas, Ahli Sebut Penyedia Barang Dilarang Bantu PPK Susun Dokumen Rencana – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ahli Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Achmad Zikrullah menjelaskan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam penyusunan spesifikasi teknis dan gambar maupun harga pada tahap pelelangan dilarang melibatkan pihak yang memiliki konflik kepentingan. 

    Adapun hal itu disampaikan Achmad saat menjadi saksi ahli yang dihadirkan jaksa KPK pada sidang kasus korupsi pengadaan truk pengangkut personel dan Rescue Carrier Vehicle Basarnas tahun 2014 di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (6/2/2025). 

    Ia bersaksi untuk terdakwa mantan Sekretaris Utama (Sestama) sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Basarnas, Max Ruland Boseke; Direktur CV Delima Mandiri, William Widarta, dan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengawakan dan Perbekalan Direktorat Sarana dan Prasarana Basarnas sekaligus pejabat pembuat pembuat komitmen (PPK) Basarnas tahun anggaran 2014, Anjar Sulistyono.

    “Ahli terkait dengan penyusunan spesifikasi teknis, gambar maupun harga perkiraan sendiri. Apakah PPK bisa mengikutkan atau melibatkan pihak ketiga dalam hal ini yang nanti menjadi penyedia barang jasa dan untuk paket pekerjaan itu?” tanya jaksa di persidangan.

    Achmad menerangkan bahwa hal tersebut tidak diperbolehkan.

    “Sangat tidak bisa. Itu dilarang. PPK dilarang melibatkan para pihak yang memiliki konflik kepentingan,” kata Achmad.

    Ia mencontohkan pihak penyedia barang jasa membantu PPK menyusun dokumen perencanaan. Hal tersebut dilarang. 

    “Itu sudah melanggar prinsip pengadaan pasal 5, etika pengadaan pasal 6. Apalagi itu dilakukan secara sengaja sebagai satu bentuk rekayasa pengadaan. Itu sangat dilarang,” tegasnya. 

    Kemudian jaksa menanyakan bisa tidaknya pihak-pihak yang sifatnya netral dilibatkan PPK dalam penyusunan spesifikasi teknis dan gambar maupun harga dalam tahap pelelangan.

    “Ada namanya tenaga ahli. Jadi PPK itu bukan Superman. Dia nggak tahu apa-apa secara detail akan barang jasa yang akan dibeli. Untuk itu hadirlah tenaga ahli,” kata Achmad menjawab pertanyaan jaksa.

    Tenaga ahli itu kata dia bisa berbentuk konsultan perencana, bisa berbentuk perorangan hingga ahli.

    “Semuanya sifatnya independen, netral, tidak memiliki kepentingan terhadap proses pengadaan selanjutnya,” jelasnya.

    Dalam sidang sebelumnya, Ahli Perhitungan Keuangan Negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Irfan Febriandi mengatakan CV Delima Mandiri mengontrol penuh lelang truk di Basarnas. 

    “Terkait dengan real cost mungkin bisa ahli uraikan apa yang dimaksud dengan real cost tersebut,” tanya jaksa di persidangan, Kamis (30/1/2025). 

    Irfan menerangkan real cost tersebut pihaknya mengecek dan menghitung biaya-biaya benar-benar yang dibutuhkan penyedia untuk melaksanakan lelang truk di Basarnas. 

    “Kemarin kita itu posisinya mendapatkan data dari penyidik data tersebut kita konfirmasi kepada CV Delima Mandiri serta kepada vendor mengenai barang apa yang dipesan,” kata Irfan. 

    Ia melanjutkan menghitung real cost untuk kasus lelang truk Basarnas terjadi penyimpangannya itu ada di pengaturan atau rekayasa lelang. 

    “Karena lelangnya itu dari awal sampai akhir dikontrol oleh CV Delima Mandiri. Jadi harga dalam kontrak itu kita cari real costnya,” terangnya. 

    Sebagai informasi dalam perkara ini, Mantan Sekretaris Utama (Sestama) Basarnas Max Ruland Boseke didakwa telah merugikan keuangan negara senilai Rp 20,4 miliar terkait kasus pengadaan truk pengangkut personel dan rescue carrier vehicle di Basarnas tahun 2014.

    Kerugian itu muncul akibat dugaan korupsi pengadaan truk pengangkut personel yang memiliki nilai Rp 42.558.895.000 dan rescue carrier vehicle di Basarnas tahun 2014 Rp 43.549.312.500.

    Adapun sidang perdana digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (14/11/2024).

    Dalam dakwaannya, Jaksa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Max Ruland diduga melakukan tindak pidana korupsi bersama dua terdakwa lainnya yakni William Widarta selaku CV Delima Mandiri sekaligus penerima manfaat PT Trikaya Abadi Prima dan Anjar Sulistyono selaku Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengawakan dan Perbekalan Direktorat Sarana dan Prasarana Basarnas sekaligus pejabat pembuat pembuat komitmen (PPK) Basarnas tahun anggaran 2014.

    “Telah turut serta atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang harus dipandang sebagai perbuatan yang berdiri sendiri sehingga merupakan beberapa kejahatan secara melawan hukum,” kata Jaksa KPK Richard Marpaung di ruang sidang.

    Dalam surat dakwaannya, Jaksa menyebutkan, bahwa perbuatan tersebut dilakukan oleh Max Ruland dan dua terdakwa lainnya pada tahun 2013 hingga 2014. 

    Di mana kata Richard perbuatan yang dilakukan di Kantor Basarnas RI, Kemayoran, Jakarta Pusat itu telah memperkaya Max Ruland Boseke yakni Rp 2,5 miliar dan William Widarta sebesar Rp 17,9 miliar.

    “Dalam pengadaan truk pengangkut personel dan rescue carrier vehicle di Basarnas tahun 2014 memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yaitu memperkaya William Widarta sebesar Rp 17.944.580.000,00 dan memperkaya terdakwa Max Ruland Boseke sebesar Rp 2.500.000.000,00 yang dapat merugikan negara sebesar Rp 20.444.580.000,00,” jelas Jaksa.

    Kemudian Richard menjelaskan bahwa Max dan Anjar diduga mengarahkan William selaku pemenang lelang pengadaan truk tahun 2014 untuk menaikkan harga penawaran sebesar 15 persen.

    Di mana penawaran 15 persen itu dengan rincian 10 persen untuk dana komando dan 5 persen sisanya untuk perusahaan pemenang lelang.

    Selain itu Richard menuturkan, bahwa dari nilai pengadaan truk Rp 42.558.895.000 itu diketahui jumlah yang benar-benar digunakan hanya senilai Rp 32.503.515.000.

    Alhasil kata dia terdapat selisih angka kelebihan bayar yaitu senilai Rp 10.055.380.000. Sedangkan terkait pembelian pengadaan Rescue Carrier Vehicle hanya sebesar Rp 33.160.112.500 yang benar-benar digunakan dari anggaran yang telah ditandatangani yaitu Rp 43.549.312.500.

    Sehingga lanjut Richard terdapat selisih sebesar Rp 10.389.200000 dari nilai pembelian peralatan tersebut.

    “Yang mengakibatkan kerugian keuangan negara seluruhnya Rp Rp 20.444.580.000,00 sebagaimana laporan investigative dalam rangka penghitungan kerugian negara atas pengadaan truk angkut personel 4WD dan pengadaan Rescue Carrier Vehicle pada Badan Sar Nasional (Basarnas) tahun 2014 yang dibuat Tim Auditor Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI tanggal 28 Februari 2024,” pungkasnya.

    Akibat perbuatannya Max Ruland Boseke Cs didakwa melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Jo Pasal 65 ayat (1) ke-1 KUHP.

  • Kronologi Polisi Tangkap 3 Pegawai KPK Gadungan yang Lakukan Pemerasan

    Kronologi Polisi Tangkap 3 Pegawai KPK Gadungan yang Lakukan Pemerasan

    Bisnis.com, JAKARTA — Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) menjelaskan kronologi penangkapan tiga pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gadungan yang diduga melakukan pemerasan.

    Kasatreskrim Polres Metro Jakpus AKBP Muhammad Firdaus mengatakan pegawai KPK gadungan itu diduga telah memalsukan sprindik dan surat panggilan yang ditujukan ke mantan Bupati Rote Leonard Haning.

    “Jadi bahwasanya dari pelaku yang diamankan ini memalsukan dokumen sprindik dan surat panggilan. surat panggilan ini ditujukan kepada mantan Bupati Rote,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (6/2/2025).

    Firdaus menambahkan, kasus ini ditemukan oleh pihak mantan Bupati Rote. Kala itu, tim hukum eks Bupati Rote mendapatkan informasi soal sprindik atau surat panggilan yang dilayangkan ke kliennya.

    Kemudian, tim hukum eks Bupati Rote melakukan klarifikasi ke pihak KPK untuk mengonfirmasi soal panggilan tersebut. Usut punya usut, ternyata sprindik maupun surat panggilan itu adalah palsu atau bodong.

    “Orang-orang dari Bupati Rote ini kan punya tim kuasa hukumnya, dicek dan dikoordinasikan ke KPK ternyata benar sprindik ini palsu bodong,” tambahnya.

    Adapun, tiga orang yang ditangkap itu berinisial AS (45), JFH (47) dan AA (40). Mereka diamankan di Hotel Grand Boutique Kemayoran. Ketiga pria itu u saat ini tengah menjalani pemeriksaan terkait pelanggaran pada Pasal 263 KUHP.

    “Masih dalam pemeriksaan, mohon waktu. sementara sudah diamankan dan sudah ditangani Polres Metro Jakarta Pusat, masih dalam pemeriksaan,” pungkas Firdaus.

  • IIMS 2025 Hadirkan 10 Mobil Baru, Ini Harga Tiketnya!

    IIMS 2025 Hadirkan 10 Mobil Baru, Ini Harga Tiketnya!

    Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 akan dilaksanakan di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta pada tanggal 13-23 Februari 2025.

    Acara yang digelar selama 11 hari tersebut diikuti dengan berbagai merek otomotif, terutama kendaraan roda dua dan empat. Bahkan, beberapa merek dikabarkan akan meluncurkan beberapa mobil baru di pasar dalam negeri.

    PT Dyandra Promosindo sebagai pihak penyelenggara Pameran Otomotif tersebut menawarkan tiket masuk pameran dan pertunjukan musik bagi pengunjung.

    Bagi Anda yang tertarik mendatangi acaranya, berikut daftar harga tiket masuk IIMS 2025 dan beberapa merek kendaraan yang ikut berpartisipasi.

    Harga tiket masuk IIMS 2025

    IIMS 2025 menjadi ajang bagi merek kendaraan memperkenalkan produknya kepada publik. Selain itu, acara ini dijadikan wadah bagi penggemar otomotif untuk berkumpul dan melihat perkembangan otomotif di tahun 2025.

    Selain itu, ada acara pertunjukan musik yang dibintangi penyanyi ternama Indonesia yang menarik untuk didatangi.

    Sebagai penyelenggara acara, PT Dyandra Promosindo menawarkan berbagai jenis tiket bagi pengunjung. Pemesanan tiketnya juga bisa dilakukan secara online lewat situs resminya dyandratiket,com atau aplikasi BBO.

    Berikut daftar harga tiket masuk IIMS 2025 yang bisa dipilih.

    1. Tiket Regular Day (area pameran IIMS 2025)

    Premium Day berlaku tanggal 13 Februari 2025 (13.00-17.00 WIB): Rp150 ribu Weekday berlaku tanggal 17-20 Februari 2025 (11.00-21.00 WIB): Rp90 ribu Weekend berlaku tanggal 14-16 Februari dan 21-23 Februari 2025 (10.00-21.00 WIB): Rp90 ribu

    2. Tiket VIP Hospitality 

    Silver Pass: Rp749.999 Gold Pass: Rp1.499.999 Platinum Pass: Rp1.999.999

    3. Tiket IIMS – Infinite Live 2025

    Regular 13 Februari (Raisa): Rp200 ribu Regular 14 Februari (Erwin Gutawa Orchestra feat Ariel & Danilla: Rp250 ribu Regular 15 Februari (Kahitna): Rp190 ribu Regular 17 Februari (Iwan Fals & band): Rp150 ribu Regular 18 Februari (Juicy Luicy & Coldiac): Rp150 ribu Regular 19 Februari (Dere – Maliq & D’Essentials): Rp150 ribu Regular 20 Februari (Hindia, .Feast, Lomba Sihir): Rp150 ribu Regular 21 Februari (The Changcuters): Rp190 ribu Regular 22 Februari (KLa Project): Rp190 ribu Regular 23 Februari (Whisnu Santika x Cinta Laura x Liquid Silva with MC Drwe): Rp190 ribu

    Daftar merek kendaraan yang berpartisipasi

    Dalam pameran otomotif tersebut, beberapa merek kendaraan bermotor, baik roda dua atau empat yang ikut berpartisipasi. Dilansir akun Instagram @iims_id, tercatat ada 31 merek kendaraan roda empat dan 25 merek kendaraan roda dua yang akan berpartisipasi.

    Berikut daftar merek kendaraan yang meramaikan pameran otomotif tersebut.

    Daftar merek kendaraan roda empat

    BAIC BMW Mini BYD Chery Citroen Daihatsu Denza DFSK GAC AION Geely GWM Honda Honri Hyundai Jaecoo Jetour KIA Maxus Mazda MG Mitsubishi Motor Neta Nissan Seres Subaru Suzuki Toyota Vinfast VW Wuling

    Daftar merek kendaraan roda dua

    Astra Honda Motor Alva Aprilia Benda Benelli BMW Motorrad Indomobil E-Motor Italjet Kawasaki Keeway Keeway EV Maka Motors Moto Guzzi MorBidelli Pacific Bike Piaggio QJ Motor Polytron Royal Alloy Royal Enfield Scomadi United Vespa Yadea Yamaha

    IIMS 2025 dikabarkan akan meluncurkan 10 mobil baru

    Pameran yang digelar di Jakarta ini dikabarkan akan meluncurkan 10 merek mobil yang melantai di pasar Indonesia. Dalam cara Press Conference IIMS 2025, pameran tersebut dikabarkan akan meluncurkan 10 merek kendaraan mobil baru.

    Sayangnya, belum rincian daftar merek mobil yang akan diperkenal pada pameran tersebut. 

    Hal tersebut tentu sangat diantisipasi oleh masyarakat , terutama penggemar otomotif dalam negeri. 

    Selain pendatang baru, sejumlah merek ternama  juga akan meluncurkan produk terbarunya. Salah satu merek yang dikabarkan akan merilis model kendaraan baru adalah Toyota.

    “Kami akan luncurkan dua model elektrifikasi dan satu line up terbaru kami,” ungkap Suci Rahmadhany, Head of Media Relations Pt Toyota-Astra Motor (TAM) dalam acara press conference, dikutip dari gridoto.com Kamis (6/2).

    Demikian informasi terkait harga tiket hingga sejumlah merek yang meramaikan acara IIMS 2025 yang akan segera digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Tertarik untuk mengikuti pameran otomotif satu ini?

  • Harga Gas 3 Kg di Pangkalan Disebut Meningkat Imbas Terjadinya Kelangkaan
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        5 Februari 2025

    Harga Gas 3 Kg di Pangkalan Disebut Meningkat Imbas Terjadinya Kelangkaan Megapolitan 5 Februari 2025

    Harga Gas 3 Kg di Pangkalan Disebut Meningkat Imbas Terjadinya Kelangkaan
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com –
     Khalisida (32), salah satu pengecer di Kemayoran, Jakarta Pusat, mengaku bahwa harga
    gas 3 kg
    yang dibelinya dari pangkalan mengalami peningkatan hingga Rp 5.000 imbas stok yang langka.
    “Kalau sebelum langka beli dari pangkalan gas itu Rp 18.000, sekarang setelah langka menjadi Rp 23.000,” kata Khalisida, kepada
    Kompas.com
    , Rabu (5/2/2025).
    Kenaikan harga di pangkalan membuat Khalisida tak mau ambil banyak untung saat menjual gas 3 kg ke masyarakat.
    “Saya jual sebelum langka Rp 20.000 (saat harga di pangkalan Rp 18.000). Tetapi setelah langka menjadi Rp 24.000 (saat harga di pangkalan Rp 23.000). Susah juga karena enggak ada stok,” tutur dia.
    Khalisida menegaskan, harga gas 3 kg yang ia jual ke masyarakat akan selalu disesuaikan dengan harga yang dijual dari pangkalan.
    “Kalau harga pangkalan murah, ya dijual murah. Namun, kalau dijual mahal, ya saya juga buat harga jualnya tinggi,” ucap dia.
    Senada dengan Khalisida, pengecer di Kemayoran lainnya bernama Fajriah (29) mengaku akan menjual gas 3 kg tergantung harga jual dari pangkalan.
    “Kalau pangkalan naik, saya juga naik. Karena saya harus ambil keuntungan sekitar Rp 1.500 sampai Rp 2.000 dari penjualan gas,” terang Fajriah.
    Fajriah mengakui harga penjualan gas 3 kg dari pangkalan melonjak setelah terjadinya kelangkaan.
    “Sebelum langka, saya berani jual ke konsumen Rp 20.000 karena beli dari pangkalan itu murah masih Rp 17.500,” jelas Fajriah
    “Dari peningkatan harga itu, saya jual ke konsumen menjadi Rp 22.000,” sambungnya.
    Di tengah
    kelangkaan gas 3 kg
    , Fajriah dan Khalisida berharap agar pemerintah segera menanganinya.
    Mereka kompak agar gas 3 kg tidak lagi dibatasi dan dapat dijual dengan harga seperti semula.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Jaecoo Debut di IIMS 2025: Bawa Tiga Model, Ada Bocoran Harga J7

    Jaecoo Debut di IIMS 2025: Bawa Tiga Model, Ada Bocoran Harga J7

    Jakarta

    Jaecoo melakukan debut di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025. Brand yang berada di bawah naungan Chery Group ini bakal membawa tiga model untuk ditampilkan kepada publik.

    Jaecoo bakal menempati booth Hall B3, JIExpo Kemayoran, pada 13-25 Februari 2025. Yang paling ditunggu adalah soal harga Jaecoo J7. Pengumuman kisaran harga SUV dengan teknologi Super Hybrid System itu akan berlangsung di IIMS 2025.

    Selain J7, Jaecoo juga akan membawa line up lain seperti J5 berteknologi battery electric vehicles (BEV) dan J8 internal combustion engine (ICE).

    “Kami sangat senang bisa mengungkap kisaran harga JAECOO J7 di IIMS 2025, yang merupakan tonggak penting dalam memperkenalkan kendaraan mewah ramah lingkungan ke Indonesia,” kata Max Zhou, Country Director JAECOO Indonesia.

    “Dengan teknologi hybrid yang inovatif dan desain yang luar biasa, J7 akan menjadi standar baru di segmen SUV premium Indonesia. Kami yakin, pasar Indonesia siap menyambut kendaraan berkinerja tinggi yang ramah lingkungan seperti J7, J5, dan J8,” tambah dia.

    Soal J7, SUV PHEV ini dibekali mesin bensin 1.5 TGDi dan transmisi hibrida khusus (DHT) dengan e-motor gandar depan yang ditenagai oleh baterai 18,3 kW. Total tenaga yang keluar 347 PS dan torsi 525 Nm.

    Brand Manager Jaecoo Garry Li menyebut konsumsi BBM mobil ini sekitar 4,7 liter per 100 kilometer, berdasarkan pengetesan WLTP. Praktis SUV ini bakal menjadi mobil yang irit.

    “Dikomparasi dengan teknologi SUV, PHEV kami tidak hanya punya mode hybrid, tapi punya mode EV dengan jarak tempuh 106 km (berjalan) pakai (mode) baterai, dan untuk penggunaan harian kurang dari 100 km, kita bisa mengisi dayanya di rumah, tidak perlu isi ulang (bensin),” kata Garry.

    “Untuk dipakai bekerja, tidak perlu khawatir. Karena jarak tempuhnya bisa 1.300 km (kombinasi mode hybrid dan BEV),” jelas dia.

    Evan Angganantika, Head of Marketing Jaecoo, mengatakan J7 bakal memiliki harga yang kompetitif untuk SUV hybrid di Indonesia.

    “Di bawah CR-V, itu (harga Jaecoo PHEV) saya bisa jamin,” ucap Evan saat disinggung estimasi harga Jaecoo J7 PHEV di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2024).

    Bisa dibilang saat ini di kelasnya belum ada teknologi yang mengadopsi Plug in Hybrid Electric Vehicles (PHEV).

    Adapun mobil-mobil SUV PHEV antara lain, Toyota RAV4, Outlander PHEV, Volvo XC60 PHEV, dan BMW XM PHEV. Semuanya dibanderol di atas Rp 1 miliaran.

    Sementara itu, paling dekat Honda CR-V yang mengadopsi sistem hybrid. Versi tertingginya itu dijual Rp 825,8 juta.

    Well, berapa kira-kira harga yang pantas untuk Jaecoo J7 ini?

    (riar/rgr)