kab/kota: Gunung

  • Khofifah bersyukur TNBTS jadi taman nasional terindah ketiga di dunia

    Khofifah bersyukur TNBTS jadi taman nasional terindah ketiga di dunia

    Surabaya (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersyukur atas dinobatkannya Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jatim sebagai taman nasional terindah ketiga di dunia versi Goodstats.

    “Alhamdulillah, TNBTS dinobatkan sebagai taman nasional tercantik ketiga dunia. Ini tidak mudah dicapai karena butuh sinergi dari pemerintah, masyarakat lokal, penegak hukum, dan wisatawan untuk tetap menjaga kelestarian dan keindahan alam di sana,” ujar Khofifah di Surabaya, Sabtu.

    Peringkat tersebut ditetapkan berdasarkan tingkat keterlibatan (engagement) di media sosial seperti Instagram dan TikTok, ditambah volume pencarian serta ulasan Google, yang mencatatkan skor impresif sebesar 7,89.

    Capaian itu menempatkan TNBTS di bawah Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan dan Taman Nasional Lencois Maranhenses di Brasil, yang masing-masing berada di posisi pertama dan kedua.

    TNBTS bahkan melampaui taman nasional ikonik lainnya seperti Serengeti di Tanzania dan Plitvice Lakes di Kroasia yang menempati peringkat keempat dan kelima.

    “Bayangkan, kita peringkat ketiga di dunia. Ini luar biasa dan patut kita syukuri bersama,” ucap Khofifah.

    Daya tarik TNBTS disebut tidak hanya berasal dari keindahan alamnya tetapi juga aura spiritual dan keunikan budaya yang menyertainya.

    Taman nasional ini juga menjadi lokasi syuting dua program reality show asal Tiongkok, yakni Divas Hit The Road dan The Blooming Journey, yang turut mendongkrak popularitas pada kawasan Asia Timur.

    “Hal-hal seperti ini membuat TNBTS makin dikenal dan sekarang mungkin tidak bisa lagi disebut hidden gem. Eksistensinya sudah sangat baik di mata dunia,” katanya.

    Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, pergerakan wisatawan nusantara ke Jawa Timur sepanjang 2024 mencapai 218.711.818 orang, sementara wisatawan mancanegara tercatat 268.190 orang.

    Adapun pergerakan wisatawan nusantara ke TNBTS mencapai 465.751 orang, sedangkan wisatawan mancanegara tercatat 19.926 orang sepanjang tahun yang sama.

    Selain menawarkan panorama alam yang memesona, TNBTS juga menjadi tuan rumah sejumlah agenda wisata dan budaya tahunan, seperti Jazz Gunung Bromo, Ultra Trail Bromo Tengger Semeru, Bromo Marathon, Bromo KOM, Festival Kasada, Festival Adat Karo, dan Festival Ogoh-ogoh.

    Khofifah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi taman nasional lainnya di Indonesia untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pelestarian serta promosi wilayahnya.

    “Ini bukan hanya kebanggaan bagi Jawa Timur, tapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

    Pewarta: Willi Irawan
    Editor: Iskandar Zulkarnaen
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kunjungan wisatawan Kukar terbanyak di Kaltim selama libur Lebaran

    Kunjungan wisatawan Kukar terbanyak di Kaltim selama libur Lebaran

    Samarinda (ANTARA) – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi daerah dengan kunjungan wisatawan terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) selama libur Lebaran 1446 Hijriah.

    “Dari total kunjungan 480.626 orang se- Kaltim, Kukar menyumbang sebanyak 105.796 kunjungan. Kunjungan ini berasal dari 17 destinasi wisata yang tersebar di Kukar baik berupa wisata alam, wisata buatan, wisata religi, museum, dan lainnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda, Sabtu.

    Belasan destinasi itu di antaranya adalah destinasi Langit Timur dengan 771 pengunjung, Like View Samboja dengan 16.559 pengunjung, Pemandian Air Panas dengan 2.686 pengunjung, Pantai Tanah Merah Samboja dengan 18.210 pengunjung, Pulau Kumala dengan 3.791 pengunjung.

    Kemudian, Pantai Ambalat Samboja dengan 18.944 pengunjung, Museum Mulawarman dengan 9.478 pengunjung, Pantai Panrita Lopi dengan 7.494 pengunjung, Pantai Kresik Marangkayu dengan 7.349 pengunjung, Desa Wisata Pela dengan 2.872 pengunjung, Situs Makam Raja dengan 4.923 pengunjung, dan Situs Makam Habib Hasyim dengan 4.986 pengunjung.

    Didampingi Kabid Pemasaran Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi, Ririn melanjutkan bahwa sumbangan kunjungan wisata terbanyak kedua berasal dari Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai 100.560 wisatawan.

    Wisatawan sebanyak ini antara lain mengunjungi Pantai Istana Amal 6.690 orang, Kolam Pemandian Ofamart dengan 1.588 kunjungan, Wisata Sawah Gunung Mulia dengan 1.167 kunjungan, Kolam Renang Babulu Intan Jaya dengan 2.669 kunjungan, Pantai Tanjung Jumlai dengan 70.992 kunjungan, Pantai Nipah-Nipah Bahari dengan 17.454 kunjungan.

    Terbanyak ketiga disumbang oleh Kota Balikpapan dengan jumlah 72.898 wisatawan, seperti dari destinasi Pantai Manggar Segara Sari 37.948 kunjungan, Penangkaran Buaya Tritip dengan 3.346 kunjungan, Konservasi Beruang Madu dengan 1.935 kunjungan, Pantai Cemara dengan 2.847 kunjungan.

    Pantai Tanjung Bayur dengan 5.211 kunjungan, Watu Beach Lamaru dengan 6.862 kunjungan, Tanjung Gading dengan 1.049 kunjungan, Kebun Raya Balikpapan dengan 1.304 kunjungan, Pantai BSB dengan 9.528 kunjungan, Pantai Wisata Lamaru dengan 11.133 kunjungan, Bamboe Wanadesa dengan 1.500 kunjungan.

    Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim ditambah dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), tiga daerah tersebut yang mampu menyerap wisatawan terbanyak.

    Kunjungan ke IKN berada di posisi keempat dengan 45,496 kunjungan, dan posisi kelima Kabupaten Berau dengan 27.318 kunjungan. Jumlah ini masih sementara karena belum semua destinasi mengirimkan data terakhir.

    Pewarta: M.Ghofar
    Editor: Iskandar Zulkarnaen
    Copyright © ANTARA 2025

  • Kunjungan wisatawan Kukar terbanyak di Kaltim selama libur Lebaran

    Kunjungan wisatawan Kukar terbanyak di Kaltim selama libur Lebaran

    Samarinda (ANTARA) – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi daerah dengan kunjungan wisatawan terbanyak di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) selama libur Lebaran 1446 Hijriah.

    “Dari total kunjungan 480.626 orang se- Kaltim, Kukar menyumbang sebanyak 105.796 kunjungan. Kunjungan ini berasal dari 17 destinasi wisata yang tersebar di Kukar baik berupa wisata alam, wisata buatan, wisata religi, museum, dan lainnya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda, Sabtu.

    Belasan destinasi itu di antaranya adalah destinasi Langit Timur dengan 771 pengunjung, Like View Samboja dengan 16.559 pengunjung, Pemandian Air Panas dengan 2.686 pengunjung, Pantai Tanah Merah Samboja dengan 18.210 pengunjung, Pulau Kumala dengan 3.791 pengunjung.

    Kemudian, Pantai Ambalat Samboja dengan 18.944 pengunjung, Museum Mulawarman dengan 9.478 pengunjung, Pantai Panrita Lopi dengan 7.494 pengunjung, Pantai Kresik Marangkayu dengan 7.349 pengunjung, Desa Wisata Pela dengan 2.872 pengunjung, Situs Makam Raja dengan 4.923 pengunjung, dan Situs Makam Habib Hasyim dengan 4.986 pengunjung.

    Didampingi Kabid Pemasaran Dispar Kaltim Restiawan Baihaqi, Ririn melanjutkan bahwa sumbangan kunjungan wisata terbanyak kedua berasal dari Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai 100.560 wisatawan.

    Wisatawan sebanyak ini antara lain mengunjungi Pantai Istana Amal 6.690 orang, Kolam Pemandian Ofamart dengan 1.588 kunjungan, Wisata Sawah Gunung Mulia dengan 1.167 kunjungan, Kolam Renang Babulu Intan Jaya dengan 2.669 kunjungan, Pantai Tanjung Jumlai dengan 70.992 kunjungan, Pantai Nipah-Nipah Bahari dengan 17.454 kunjungan.

    Terbanyak ketiga disumbang oleh Kota Balikpapan dengan jumlah 72.898 wisatawan, seperti dari destinasi Pantai Manggar Segara Sari 37.948 kunjungan, Penangkaran Buaya Tritip dengan 3.346 kunjungan, Konservasi Beruang Madu dengan 1.935 kunjungan, Pantai Cemara dengan 2.847 kunjungan.

    Pantai Tanjung Bayur dengan 5.211 kunjungan, Watu Beach Lamaru dengan 6.862 kunjungan, Tanjung Gading dengan 1.049 kunjungan, Kebun Raya Balikpapan dengan 1.304 kunjungan, Pantai BSB dengan 9.528 kunjungan, Pantai Wisata Lamaru dengan 11.133 kunjungan, Bamboe Wanadesa dengan 1.500 kunjungan.

    Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim ditambah dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), tiga daerah tersebut yang mampu menyerap wisatawan terbanyak.

    Kunjungan ke IKN berada di posisi keempat dengan 45,496 kunjungan, dan posisi kelima Kabupaten Berau dengan 27.318 kunjungan. Jumlah ini masih sementara karena belum semua destinasi mengirimkan data terakhir.

    Pewarta: M.Ghofar
    Editor: Iskandar Zulkarnaen
    Copyright © ANTARA 2025

  • 5 Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah​ Benar dan Lengkap

    5 Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah​ Benar dan Lengkap

    PIKIRAN RAKYAT – Surat perjanjian jual beli tanah merupakan dokumen resmi yang berisi kesepakatan antara penjual dan pembeli mengenai perpindahan hak atas sebidang tanah. Surat ini bersifat mengikat secara hukum, digunakan untuk mencegah sengketa, serta menjadi bukti sah dalam proses pengalihan kepemilikan tanah.

    Unsur Penting dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

    Agar sah dan kuat di mata hukum, surat perjanjian jual beli tanah harus memuat unsur-unsur berikut:

    Identitas lengkap penjual dan pembeli (nama, NIK, alamat) Uraian tanah secara jelas (lokasi, luas, batas-batas) Harga dan metode pembayaran Waktu pelunasan dan penyerahan tanah Pernyataan kepemilikan sah dari penjual Kesepakatan penyelesaian sengketa Tanda tangan kedua pihak disertai saksi Materai sebagai penguat legalitas Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah

    Berikut ini lima contoh surat perjanjian jual beli tanah yang dapat dijadikan referensi.

    Contoh 1: Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Kavling

    SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

    Pada hari ini, Senin, tanggal 10 Maret 2025, bertempat di Bandung, telah terjadi perjanjian jual beli tanah antara:

    Penjual:
    Nama: Hendra Wirawan
    NIK: 3205042208800003
    Alamat: Jl. Gunung Batu No. 45, Bandung

    Pembeli:
    Nama: Dwi Lestari
    NIK: 3205081209900007
    Alamat: Jl. Sukaraja No. 12, Bandung

    Dengan ini penjual menyatakan telah menjual sebidang tanah kepada pembeli dengan spesifikasi sebagai berikut:

    Luas: 120 m²

    Lokasi: Kavling Blok D No. 12, Perumahan Permata Indah, Bandung

    Batas-batas tanah:

    Sebelah Utara: Tanah milik Dedi

    Sebelah Selatan: Jalan perumahan

    Sebelah Timur: Tanah milik Fitri

    Sebelah Barat: Tanah milik Arif

    Harga jual tanah disepakati sebesar Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah) dan dibayarkan secara tunai saat penandatanganan surat ini.

    Penjual menjamin bahwa tanah tersebut merupakan milik pribadi, tidak dalam sengketa, dan bebas dari jaminan pihak lain.

    Demikian surat ini dibuat dengan kesadaran penuh, disaksikan oleh dua saksi dan dibubuhi materai.

    Bandung, 10 Maret 2025
    Penjual
    (tanda tangan)
    Hendra Wirawan

    Pembeli
    (tanda tangan)
    Dwi Lestari

    Saksi 1: (tanda tangan)
    Agus Firmansyah

    Saksi 2: (tanda tangan)
    Nani Suharti

    Contoh 2: Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Warisan

    SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH WARISAN

    Yang bertanda tangan di bawah ini:

    Penjual:
    Nama: Sumarni
    NIK: 3304054407660001
    Alamat: Ds. Sumberagung, Kec. Nguntoronadi, Wonogiri

    Pembeli:
    Nama: Rizky Ardian
    NIK: 3304071208910002
    Alamat: Jl. Slamet Riyadi No. 21, Solo

    Menyatakan bahwa penjual telah menjual sebidang tanah warisan seluas 300 m² kepada pembeli dengan harga Rp375.000.000 (tiga ratus tujuh puluh lima juta rupiah).

    Tanah tersebut berlokasi di Dusun Ngrandu, Desa Sumberagung, dan telah diwariskan kepada penjual berdasarkan Surat Keterangan Waris tertanggal 4 Januari 2020.

    Pembayaran dilakukan dalam dua tahap, yaitu 50% saat penandatanganan surat ini dan 50% sisanya satu bulan kemudian.

    Penjual menyatakan bahwa tanah tidak dalam sengketa dan akan bertanggung jawab jika terjadi klaim dari pihak lain.

    Demikian surat ini dibuat tanpa paksaan dan dalam keadaan sadar.

    Wonogiri, 15 Februari 2025
    Penjual
    (tanda tangan)
    Sumarni

    Pembeli
    (tanda tangan)
    Rizky Ardian

    Saksi 1: (tanda tangan)
    Triono

    Saksi 2: (tanda tangan)
    Sri Rahayu

    Contoh 3: Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Sawah

    SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH SAWAH

    Pada hari ini, Selasa, tanggal 1 April 2025, telah terjadi kesepakatan jual beli tanah sawah antara:

    Penjual:
    Nama: Baharudin
    NIK: 7403032209690004
    Alamat: Ds. Tondowatu, Kec. Uepai, Konawe

    Pembeli:
    Nama: Arlina Dewi
    NIK: 7403060901890005
    Alamat: Ds. Unaaha, Kec. Unaaha, Konawe

    Tanah sawah yang dijual berlokasi di Blok D5, Dusun Mekarsari, dengan luas 500 m², harga disepakati sebesar Rp150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah), dibayar secara tunai.

    Penjual menjamin bahwa tanah tidak sedang dalam sengketa, tidak dijaminkan ke pihak manapun, dan memiliki sertifikat hak milik (SHM) No. 12345.

    Kesepakatan ini disaksikan oleh dua warga desa setempat.

    Konawe, 1 April 2025
    Penjual
    (tanda tangan)
    Baharudin

    Pembeli
    (tanda tangan)
    Arlina Dewi

    Saksi 1: (tanda tangan)
    La Ode Hamsah

    Saksi 2: (tanda tangan)
    Nurjanah

    Contoh 4: Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Kebun

    SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH KEBUN

    Yang bertanda tangan di bawah ini:

    Penjual:
    Nama: Martinus Sihombing
    NIK: 1201062309740003
    Alamat: Kec. Siborongborong, Kab. Tapanuli Utara

    Pembeli:
    Nama: Rosmala Br Simamora
    NIK: 1201071209850006
    Alamat: Kec. Tarutung, Kab. Tapanuli Utara

    Telah sepakat melakukan transaksi jual beli tanah kebun seluas 1.000 m² dengan harga Rp250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah).

    Tanah berada di Desa Situmeang Habinsaran, dengan batas-batas alami berupa pohon dan pagar kawat berduri.

    Pembayaran dilakukan secara transfer bank, dengan bukti transaksi disimpan kedua pihak.

    Tapanuli Utara, 20 Maret 2025
    Penjual
    (tanda tangan)
    Martinus Sihombing

    Pembeli
    (tanda tangan)
    Rosmala Br Simamora

    Saksi 1: (tanda tangan)
    Julius Sitanggang

    Saksi 2: (tanda tangan)
    Erna Simbolon

    Contoh 5: Surat Perjanjian Jual Beli Tanah Kosong untuk Investasi

    SURAT PERJANJIAN JUAL BELI TANAH

    Pada hari Rabu, 2 April 2025, bertempat di Semarang, telah terjadi perjanjian antara:

    Penjual:
    Nama: Harsono
    NIK: 3310051507680001
    Alamat: Jl. Srikandi No. 17, Semarang

    Pembeli:
    Nama: Meisya Anggraini
    NIK: 3310070901940004
    Alamat: Jl. Setiabudi No. 20, Semarang

    Telah sepakat untuk melakukan jual beli sebidang tanah kosong seluas 800 m² di Jalan Majapahit, Kelurahan Gayamsari, Semarang, dengan harga Rp800.000.000 (delapan ratus juta rupiah).

    Pembayaran dilakukan dalam tiga tahap:

    Tahap I: Rp300.000.000 saat tanda tangan surat

    Tahap II: Rp300.000.000 sebulan kemudian

    Tahap III: Rp200.000.000 saat sertifikat dibalik nama

    Penjual menjamin keabsahan kepemilikan tanah dan bersedia membantu proses balik nama.

    Semarang, 2 April 2025
    Penjual
    (tanda tangan)
    Harsono

    Pembeli
    (tanda tangan)
    Meisya Anggraini

    Saksi 1: (tanda tangan)
    Rudi Hartono

    Saksi 2: (tanda tangan)
    Dewi Kurniawati

    Pembuatan surat perjanjian jual beli tanah yang lengkap dan sah sangat penting untuk menghindari konflik hukum di kemudian hari. Selalu pastikan transaksi didukung bukti tertulis yang ditandatangani kedua pihak dan saksi, serta dicantumkan secara jelas status tanah dan rincian pembayaran.

    Jika diperlukan, pembuatan surat dapat didampingi notaris agar memiliki kekuatan hukum yang lebih kuat.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Gunung Semeru Erupsi Lagi, Tinggi Letusan Capai 800 Meter

    Gunung Semeru Erupsi Lagi, Tinggi Letusan Capai 800 Meter

    Liputan6.com, Lumajang – Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa kembali mengalami erupsi, dengan tinggi letusan abu vulkanik mencapai 800 meter di atas puncak pada Jumat malam (11/4/2025).

    “Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 20.00 WIB dan tinggi kolom letusan teramati sekitar 800 meter di atas puncak atau 4.476 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ujar Petugas Pos pengamatan Gunung Semeru, Yandi Yuliandi, Jumat (11/4/2025)

    Kata dia, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan in tensitas tebal ke arah barat daya dan saat laporan itu dibuat erupsi masih terus berlangsung.

    Sementara itu, berdasarkan catatan petugas pada 11 April 2025, gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengamai tujuh kali erupsi sejak pukul 02.26 WIB hingga 20.00 WIB dengan tinggi letusan bervariasi mulai ketinggian 500 meter hingga 800 meter di atas puncak.

    Ia menjelaskan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memberikan sejumlah rekomendasi terkait dengan status waspada Gunung Semeru, yakni masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak (pusat erupsi).

    Kemudian di luar jarak tersebut, masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan, karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

    “Masyarakat juga tidak boleh beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar,” katanya.

    Masyarakat juga perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar hujan di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, serta potensi lahar di sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

     

  • 246 Jiwa di Lumajang Terancam Banjir Lahar Gunung Semeru

    246 Jiwa di Lumajang Terancam Banjir Lahar Gunung Semeru

    Lumajang (beritajatim.com) – Tanggul penahan sungai di Kampung Renteng, Dusun Kebondeli Selatan, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan terkikis diterjang banjir lahar Gunung Semeru, Jumat (11/4/2025).

    Jarak tanggul yang mengalau aliran lahar dari kawasan pemukiman penduduk memiliki panjang sejauh dua kilometer. Munculnya kerusakan tanggul mulai terjadi setelah diterjang banjir lahar dingin selama dua hari berturut-turut sejak, Rabu (9/4/2025).

    Informasinya, terdapat 82 kepala keluarga (KK) atau sekitar 246 jiwa warga bermukim di kawasan itu yang terancam terlanda dampak banjir jika tanggul sampai jebol.

    Sekretaris Desa Sumberwuluh Samsul Arifin mengatakan, kerusakan tanggul karena terkikis banjir lahar Gunung Semeru sudah mencapai panjang sekitar 300 meter. Sehingga, membutuhkan tindakan perbaikan untuk mencegah dampak bencana.

    “Ini tanggulnya rusak karena hujan lebat di puncak, jadinya memicu banjir lahar selama dua hari. Itu bikin tanggul penahan rusak terkikis sekitar 300 meter dari total panjang dua kilometer,” katanya, Jumat (11/4/2025).

    Akibat tanggul yang rusak, warga yang bermukim di satu dusun diakui bisa terdampak terjangan banjir lahar jika sewaktu-waktu tanggul sampai jebol.

    “Ya ini dampaknya bikin warga di Dusun Kebondeli Selatan waswas, utamanya yang ada di kawasan Blok Kampung Renteng, kalau banjir lagi bisa meluap ke pemukiman warga,” tambahnya.

    Kerusakan tanggul diakui cukup parah, bahkan jika tidak segera mendapat penanganan, dikhawatirkan kerusakan sepanjang 300 meter beresiko semakin bertambah.

    Sebagai penanganan, selain perbaikan tanggul, pemerintah diharapkan hadir untuk melakukan normalisasi sungai di kawasan itu.

    Tujuannya, untuk mencegah dampak bencana saat banjir kembali terjadi. Sehingga, terjangan banjir yang berpotensi menabrak tanggul bisa dimitigasi untuk meminimalisir kerusakan.

    “Terkait kerusakan tanggul, kami sudah melaporkan ke Pemkab Lumajang agar bisa segera diperbaiki dan dilakukan normalisasi. Jadi warga yang tinggal di dekat tanggul bisa merasa aman,” ungkapnya. (has/ted)

  • Komisi III DPR Minta Polisi Serius Tangani Pemerkosaan Balita di Garut: Pelaku Harus Dihukum Maksimal

    Komisi III DPR Minta Polisi Serius Tangani Pemerkosaan Balita di Garut: Pelaku Harus Dihukum Maksimal

    PIKIRAN RAKYAT – Kasus pemerkosaan dan pencabulan terhadap seorang balita di Garut oleh ayah, paman, dan kakek kandungnya mengundang perhatian serius dari anggota Komisi III DPR RI, Lola Nelria Oktavia.

    Ia menilai kejadian memilukan tersebut sebagai bentuk kebiadaban yang tak bisa ditoleransi dan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan cepat.

    “Peristiwa pemerkosaan dan pencabulan yang berulang dan dilakukan bergantian oleh ayah, kakek, dan paman (uwa) kandung dari anak tersebut, adalah sebuah kebiadaban,” kata Lola dalam keterangannya, Jumat, 11 April 2025.

    Lola juga mendorong kepolisian untuk tidak hanya berhenti pada penetapan dua tersangka, melainkan menyelidiki kemungkinan adanya pelaku lain serta menuntaskan kasus ini hingga ke akar. Ia mengingatkan agar kasus ini tidak dibiarkan menguap hanya karena sorotan media mereda.

    “Kepolisian harus melakukan penanganan secara serius, menyeluruh, dan cepat. Pelaku harus dihukum maksimal sebagai konsekuensi atas perbuatannya dan sebagai pembelajaran bagi masyarakat lainnya,” tutur legislator Fraksi Partai NasDem ini.

    Tak hanya soal proses hukum, Lola juga menyoroti pentingnya pemenuhan hak-hak korban. Ia mengajak seluruh pihak untuk memberikan pendampingan psikologis dan memastikan kondisi kesehatan serta masa depan korban tetap terjaga.

    “Sebagai seorang ibu, saya mengajak semua pihak untuk terlibat dalam memberikan pendampingan psikologis dan memastikan hak-hak korban dapat terpenuhi, terutama berkaitan dengan kondisi kesehatan dan masa depan korban,” ucapnya.

    Kendati demikian, di sisi lain mengapresiasi langkah cepat masyarakat Garut yang langsung memeriksakan kondisi korban dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib. Menurutnya, keberanian warga untuk melapor patut ditiru agar kasus serupa bisa cepat ditangani dan dicegah.

    “Jangan takut dan jangan ragu melapor peristiwa serupa kepada pihak berwajib agar Penegakan hukum dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

    Lola menyebut kasus ini sebagai puncak gunung es dari banyak kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di berbagai daerah. Untuk itu, ia mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Komnas Perempuan, dan Polri untuk duduk bersama mencari solusi sistematis.

    “Perlu adanya upaya sistematis untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari. Saya mengajak semua pihak untuk memikirkan cara penanganan terbaik dan tercepat bagi kasus serupa,” ujarnya menegaskan.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • Pelaku industri: Daya saing baja nasional perlu dijaga

    Pelaku industri: Daya saing baja nasional perlu dijaga

    Jakarta (ANTARA) – Pelaku industri dalam negeri menilai daya saing baja nasional perlu dijaga di tengah arus proteksionisme perdagangan global pasca pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan kenaikan tarif impor terhadap sejumlah komoditas strategis.

    Presiden Direktur PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP), Fedaus menyatakan kondisi tersebut berpotensi dapat memberikan dampak serius terhadap industri baja dalam negeri.

    Kebijakan Presiden AS Donald Trump, lanjutnya, dapat memicu pergeseran signifikan dalam arus perdagangan global, yang akhirnya memberi tekanan baru pada pasar dalam negeri, apalagi potensi membanjirnya produk baja impor dengan harga murah ke pasar Indonesia bukan sekadar ancaman jangka pendek.

    “Ini soal dampak jangka panjang terhadap kapasitas industri nasional yang sedang membangun daya saing. Kalangan industri seperti kami sangat berharap, kita semua tidak membiarkan pasar domestik dibanjiri produk impor tanpa kendali,” ujar Fedaus dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

    Oleh karena itu, tambahnya, dalam situasi global yang penuh ketidakpastian seperti saat ini, kebijakan perlindungan industri strategis menjadi semakin relevan.

    Menurut dia, keberlangsungan industri baja, yang menjadi tulang punggung berbagai sektor pembangunan nasional perlu dijaga melalui kebijakan terukur dan berbasis bukti.

    Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI), Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta ketentuan dalam program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), lanjutnya, bukan hanya soal administratif.

    “Ketiganya adalah instrumen penting untuk memastikan produk yang digunakan di berbagai proyek sesuai standar kualitas dan melibatkan kapasitas industri lokal,” ujarnya.

    Ia menyatakan proyek-proyek yang menggunakan baja sesuai SNI dan memiliki nilai TKDN yang sesuai peraturan, secara langsung berkontribusi terhadap keberlanjutan industri baja nasional.

    Di tengah ketatnya persaingan global, menurut dia, perlindungan berbasis regulasi ini menciptakan ruang tumbuh bagi produsen lokal untuk terus meningkatkan kapasitas, efisiensi, dan inovasi.

    Pewarta: Subagyo
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

  • Pertamina jatuhkan sanksi kepada SPBU diduga curang di Denpasar

    Pertamina jatuhkan sanksi kepada SPBU diduga curang di Denpasar

    Denpasar (ANTARA) –

    PT Pertamina Patra Niaga menjatuhkan sanksi berupa penghentian pengiriman sementara seluruh produk bahan bakar minyak (BBM) kepada salah satu pengelola SPBU di Denpasar, Bali, karena diduga melakukan kecurangan.

    “Kami apresiasi kepolisian terkait penindakan pelaku kriminal yang melakukan kecurangan dalam penyaluran BBM,” kata Manager Komunikasi, Relasi dan CSR Pertamina Patra Niaga Wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi di Denpasar, Bali, Jumat.

    SPBU tersebut memiliki nomor identitas/registrasi 54.801.32 yang berlokasi di Jalan Gunung Soputan Nomor 29, Pemecutan Kelod, Denpasar Barat yang mendapat hukuman sementara itu terhitung mulai Jumat ini hingga 10 Mei 2025.

    Menurut dia, penghentian pengiriman tersebut untuk memudahkan petugas kepolisian melakukan penyelidikan.

    Aparat kepolisian sebelumnya telah memasang garis polisi pada salah satu dispenser pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax.

    Pihaknya melalui tim penjualan ritel area Bali telah memeriksa kamera pengawas (CCTV) di SPBU tersebut dan ditemukan pada Kamis (3/4) pukul 06.50 WITA, mobil tangki BBM membawa 16 kiloliter pertalite.

    Ia menjelaskan dari kamera pengawas itu terlihat oknum awak mobil tangki melakukan pembongkaran BBM tanpa pengawas dari SPBU terkait.

    BUMN minyak dan gas bumi itu juga memasang spanduk informasi bahwa SPBU itu dalam pembinaan, sembari menunggu hasil penyidikan lebih lanjut dari kepolisian.

    Ahad menambahkan SPBU juga wajib melakukan beberapa perbaikan dalam aspek operasional dan pelayanan BBM kepada konsumen.

    “Kami mendukung sepenuhnya upaya serta langkah kepolisian dalam mengawal pendistribusian BBM khususnya BBM bersubsidi,” ucap Ahad.

    Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
    Editor: Zaenal Abidin
    Copyright © ANTARA 2025

  • Selain Citarik, Banyak Sesar di Jawa Perlu Diwaspadai karena Rawan Gempa

    Selain Citarik, Banyak Sesar di Jawa Perlu Diwaspadai karena Rawan Gempa

    Jakarta

    Sesar Citarik menarik perhatian setelah kejadian gempa M 4,1 di Kota Bogor, Jawa Barat pada Kamis (10/4) malam. Aktivitas sesar ini menjadi pemicu gempa. Perlu diketahui, ada banyak sesar di Pulau Jawa yang perlu diwaspadai.

    Dengan populasi terpadat di Indonesia, Pulau Jawa menjadi fokus penelitian bidang pemetaan sesar. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan pemetaan sesar di sepanjang Pulau Jawa, membentang dari Ujung Kulon hingga Banyuwangi.

    Salah satu tujuan penelitian ini adalah untuk memahami dan memetakan potensi risiko bencana gempa di wilayah tersebut. Proyek ekspedisi yang dilakukan oleh BRIN tidak hanya memetakan sesar, tetapi juga mencakup pemetaan palung, gunung, dan bukit di bawah laut.

    “Beberapa wilayah sepanjang Pulau Jawa telah dilakukan penelitian,” kata Peneliti Pusat Riset Kebencanaan Geologi BRIN Sonny Aribowo dalam webinar Talk to Scientists ‘Pemetaan Sesar Pulau Jawa serta Mitigasi Risiko Bencana Geologi’, April 2024.

    Ada delapan sesar di Jawa yang sudah pernah diteliti dan dipublikasikan, yaitu:

    Sesar CimandiriSesar LembangJava Back-arc Thrust/Baribis-KendengSesar OpakSesar MataramSesar GarselaSesar di KarangsambungSesar Pasuruan.

    “Selain itu, juga dilakukan penelitian terhadap jalur Sesar Rembang-Madura-Kangean Sakala, Somorkoning. Terbukti aktif dilihat dari pergeseran morfologi dan trenching paleoseismologi,” kata Sonny.

    Beberapa sesar yang sempat menyebabkan kejadian gempa merusak juga masih diteliti BRIN, seperti sesar di Cianjur, sesar di Sumedang dan sekitarnya. Sesar Java Back-arc Thrust sendiri saat ini masih terus dilakukan penelitian lebih lanjut, karena berpotensi merusak daerah perkotaan seperti Semarang dan Surabaya.

    “Gempa ternyata muncul di daerah yang understudied sebelumnya seperti Cianjur, Sumedang, dan bahkan yang terbaru adalah Laut Jawa di dekat Pulau Bawean,” jelasnya saat itu.

    “BRIN melakukan ekspedisi terestrial di Pulau Jawa, untuk melihat atau mengonfirmasi jalur sesar yang masih belum banyak diperdalam. Ke depannya juga akan ada peta sesar aktif yang cukup detail di Pulau Jawa,” tuturnya.

    Selain itu, lanjut Sonny, kerja sama dengan beberapa instansi terkait seperti Kementerian PUPR melalui Pusat Studi Gempa Nasional dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) akan menambah peluang teridentifikasi/terkonfirmasi jalur sesar-sesar aktif di Pulau Jawa.

    “Ditambah adanya harapan untuk pengetahuan dari recurrence interval dari sejarah kegempaan pada masing-masing sesar aktif,” sebutnya.

    Sesar Aktif Bukan Cuma Sesar Lembang

    Sesar Lembang kerap diwaspadai sebagai sesar aktif di wilayah Jawa Barat. Padahal, tak cuma Sesar Lembang, hasil penelitian BRIN menunjukkan, terdapat banyak sesar aktif besar yang mengapit Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yaitu:

    Sesar Baribis Segmen TampomasSesar Baribis Segmen CiremaiSesar LembangSesar Cileunyi TanjungsariSesar Garsela.

    Kota-kota penting seperti Cirebon, Bandung, Jakarta, Karawang, dan Indramayu juga terdampak oleh sesar-sesar ini, karena menyimpan energi berupa swarm earthquake maupun foreshocks.

    Gempa yang terjadi di Sumedang pada Januari 2024 menjadi bukti nyata akan keberadaan sesar-sesar aktif ini. Rentang kekuatan gempa yang dapat terjadi di wilayah Sumedang diperkirakan mencapai M 6,6 hingga M 7.

    “Oleh karena itu, sangat penting untuk mengumpulkan lebih banyak pengetahuan dan membangun strategi mitigasi yang efektif untuk mengurangi dampak potensial dari bencana gempa di masa depan,” tegas Sonny.

    Mitigasi Bencana

    Mengingat kondisi pulau Jawa yang rawan bencana gempa, Sonny berharap masyarakat mampu mengantisipasi adanya dampak yang ditimbulkan dari terjadinya bencana.

    “Melakukan rekayasa bangunan agar tahan gempa, ini mungkin efektif jika bangunan belum dibangun. Kemudian juga menghindari membangun di sekitar jalur gempa,” imbaunya.

    “Dengan hasil penelitian ini, diharapkan upaya mitigasi lebih lanjut dapat dilakukan untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari potensi bencana gempa di Pulau Jawa. Serta, memberikan kontribusi positif dalam upaya global untuk mengurangi risiko bencana alam,” harap Sonny.

    (rns/fay)