kab/kota: Gunung

  • Langit Mendadak Gelap Warga Heboh Nyi Roro Kidul Bangkit, Ternyata..

    Langit Mendadak Gelap Warga Heboh Nyi Roro Kidul Bangkit, Ternyata..

    “Duaarrrr,” begitu kira-kira bunyinya seolah menggetarkan langit tak lama suara muncul.

    Penguasa Hindia Belanda, Thomas Stamford Raffles, bahkan sampai menerjunkan tentara ke berbagai daerah. Kapal-kapal perang disiagakan dalam kondisi siap tempur. Raffles mengira ada invasi negara asing ke tanah Jawa. Sebagai pemimpin militer, dia menyikapi suara tersebut dengan sangat serius.

    Saat berganti bulan, waktu membuktikan tak ada tanda-tanda kehadiran militer asing. Perkiraan pendiri Singapura itu salah. Namun, suara dentuman tak hilang. Malah makin kencang dan frekuensinya lebih sering. Puncaknya terjadi pada 10 April 1815. 

    Raffles dalam History of Java (1816) menceritakan di hari itu, “suaranya seperti ledakan bom di dekat telinga.” Padahal, dia berada di Buitenzorg (Kini Bogor). Lebih seram lagi, muncul juga hujan abu yang menutupi sinar matahari ke bumi. Langit mendadak gelap gulita. Dia kemudian menugaskan bawahannya mencari tahu penyebab fenomena ini.

    Berbeda dengan Raffles, warga Jawa mengaitkan dentuman dan hujan abu secara supranatural, yakni kebangkitan Nyi Roro Kidul. 

    Warga Jawa sangat percaya dentuman keras bak meriam adalah wujud nyata eksistensi Nyi Roro Kidul. Apalagi sampai matahari mendadak tak terlihat akibat langit berubah jadi hitam. 

    Pada 12 April 1815, tepat hari ini 210 tahun lalu, langit Jawa seluruhnya memang tertutup abu hitam. Sinar matahari sama sekali tak bisa masuk. Kota-kota di Jawa gelap di siang hari. 

    “Di Solo, jarak pandang hanya 300 meter. Di Gresik, siang seperti malam hari karena diselimuti atmosfer hitam. Di Banyuwangi, tanah tertutup abu hingga 20 Cm. Matahari sama sekali tak terlihat di Jawa,” tulis anak buah Raffles, dikutip dari Memoir of the Life and Public Services of Thomas Stamford Raffles. 

    Warga Jawa mengungkap penguasa pantai selatan itu sedang menikahkan anaknya. Makanya, setiap hari terdengar suara dentuman keras dari meriam. Dari meriam tersebut, sisa-sisa mesiu bertebaran di udara, sehingga menjadikan langit Jawa gelap gulita tertutup abu hitam. 

    Selama berminggu-minggu hujan abu terjadi, warga Jawa selalu mempercayai hal tersebut. Padahal, faktanya sama sekali bukan perkara supranatural. Enam minggu kemudian, mereka baru mengetahui bahwa dentuman dan hujan abu disebabkan oleh letusan Gunung Tambora di Sumbawa. 

    Akibat ketiadaan informasi, letusan Gunung Tambora 1815 tak diketahui orang. Mereka yang di luar zona bencana hanya menyaksikan sinar matahari hilang dan mendengar suara bak tembakan meriam, seperti yang warga Jawa alami. 

    Padahal, di zona bencana, letusan Gunung Tambora membuat belasan hingga puluhan ribu penduduk tewas. Anak buah Raffles, Owen Philips, yang datang ke lokasi bencana menyebut mayat-mayat bergelimpangan di jalanan. Mulai dari manusia, kuda hingga sapi. 

    Sejarah mencatat, letusan Gunung Tambora jadi salah satu bencana terdahsyat di muka bumi. Para ahli belakangan mengungkap hujan abu Tambora tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Mengakibatkan petaka cuaca hebat di dunia yang kemudian dikenal sebagai The Year Without Summer atau Hari-hari Tanpa Musim Panas.

  • Badan Anaknya Terbakar, Orang Tua di Cirebon Laporkan Teman Korban yang Siram Alkohol saat Bermain – Halaman all

    Badan Anaknya Terbakar, Orang Tua di Cirebon Laporkan Teman Korban yang Siram Alkohol saat Bermain – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM – Orang tua AE, seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun yang mengalami luka bakar serius, melaporkan delapan teman sepermainannya ke Polsek Mundu pada Selasa, 8 April 2025.

    Keluarga menuntut pertanggungjawaban atas insiden tragis yang menimpa anak mereka saat bermain api di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

    Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 6 April 2025, ketika AE bermain di depan masjid dekat rumahnya.

    Insiden bermula saat salah satu temannya menyiramkan alkohol ke arah AE.

    Secara bersamaan, teman lainnya sedang bermain api, dan api tersebut langsung menyambar tubuh AE.

    Inka Damayanti, bibi korban, menjelaskan bahwa AE tiba-tiba disiram alkohol 90 persen dan langsung terbakar.

    “Dia lagi duduk, tiba-tiba disiram alkohol 90 persen, terus di sebelahnya ada temannya yang main api. Langsung nyamber ke badannya,” terangnya, Selasa (8/4/2025).

    Korban panik berguling-guling di tanah untuk memadamkan api sebelum berlari pulang.

    Keluarga AE segera membawa korban ke Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati, di mana dokter menyatakan bahwa AE mengalami luka bakar hingga 85 persen.

    Keluarga menduga ada unsur kesengajaan dalam tindakan teman-teman AE yang menyiramkan alkohol tersebut.

    “Sudah kami laporkan ke Polsek Mundu dan Unit PPA Polres Cirebon Kota. Ini bukan cuma minta maaf, tapi harus ada pertanggungjawaban,” tegas Inka.

    Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota, AKP Fajri Ameli Putra, membenarkan laporan dari keluarga AE.

    “Kami sudah melakukan langkah awal penyelidikan dengan memeriksa beberapa saksi anak,” katanya.

    Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, juga mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mendalami insiden ini.

    Namun, hingga saat ini, tidak ditemukan motif kesengajaan. 

    “Kronologinya saat korban bermain, salah satu saksi memainkan alkohol. Kami menemukan sejumlah jeriken berisi alkohol di lokasi,” jelas Eko.

    Kondisi AE saat ini stabil setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

    Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini dan memeriksa delapan saksi anak yang terlibat.

    Eko menambahkan bahwa alkohol yang digunakan berasal dari tempat penyimpanan milik promotor perusahaan farmasi yang tidak terkunci, sehingga anak-anak dapat mengambilnya tanpa memahami bahaya yang terkandung.

    Pihak kepolisian belum menemukan unsur ilegal terkait alkohol tersebut, dan penyelidikan masih terus berlanjut.

    (Tribunnews.com/Isti Prasetya)

    Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

  • Mendaki Gunung Merapi yang Masih Tutup, 20 Orang Ditangkap Petugas
                
                    
                        
                            Yogyakarta
                        
                        13 April 2025

    Mendaki Gunung Merapi yang Masih Tutup, 20 Orang Ditangkap Petugas Yogyakarta 13 April 2025

    Mendaki Gunung Merapi yang Masih Tutup, 20 Orang Ditangkap Petugas
    Tim Redaksi
    YOGYAKARTA, KOMPAS.com
    – Sebanyak 20 orang yang melakukan aktivitas pendakian secara ilegal di
    Gunung Merapi
    diamankan oleh petugas
    Balai Taman Nasional

    Gunung Merapi
    (TNGM) dan pihak kepolisian.
    Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Muhammad Wahyudi, mengatakan telah mengamankan 20 orang
    pendaki ilegal
    Gunung Merapi.
    “Saat ini petugas kami yang bertugas di Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah Boyolali dibantu Kepolisian baru mengamankan 20 orang pendaki ilegal,” ujar Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi, Muhammad Wahyudi, saat dihubungi melalui pesan WhatsApp (WA), Minggu (13/4/2025).
    Wahyudi menyampaikan, 20 orang tersebut melakukan aktivitas mendaki Gunung Merapi secara ilegal pada 13 April 2025.
    Para pendaki ilegal ini memilih naik ke Gunung Merapi pada dini hari agar tidak diketahui oleh petugas maupun masyarakat sekitar. Sebab aktivitas pendakian di Gunung Merapi sampai dengan saat ini masih ditutup.
    “Mereka naik tadi pagi jam 2 untuk menghindari dilihat masyarakat maupun petugas Balai TNGM,” ungkapnya.
    Dikatakan Wahyudi, 20 orang pendaki tersebut berasal dari berbagai latar belakang.
    Mereka ada yang masih berstatus pelajar, mahasiswa, hingga yang sudah bekerja.
    “Ada yang masih SMA kelas 3, ada yang mahasiswa, ada juga yang sudah bekerja. Mungkin mereka saling komunikasi dan sudah janjian sebelumnya,” tuturnya.
    Sebanyak 20 orang yang mendaki Gunung Merapi secara ilegal ini, lanjut Wahyudi, berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
    “Sementara dari kartu pengenal diketahui ada yang berasal dari Sragen, Solo, Klaten, dan DIY,” ucapnya.
    Sebanyak 20 orang pendaki ilegal ini diamankan oleh petugas Balai Taman Nasional Gunung Merapi dan pihak Kepolisian saat turun dari Gunung Merapi.
    Sebelum itu, petugas lebih dulu mengamankan sepeda motor para pendaki tersebut yang berada di Selo, Boyolali, Jawa Tengah.
    “Mereka kaget dan tidak menyangka ketika turun dari atas sudah ditunggu petugas. Kendaraan mereka sudah diamankan lebih dahulu,” kata Wahyudi.
    Sebanyak 20 orang tersebut kemudian dibawa ke Polsek Selo guna dimintai keterangan.
    Sampai saat ini, proses pemeriksaan terhadap para pendaki tersebut masih berlangsung.
    “Proses pemeriksaan masih berlangsung, jadi saya belum bisa memberikan keterangan lebih lengkap. Ya, nanti menunggu hasil pemeriksaan, karena kita perlu gali motifnya. Tapi pasti kita akan beri sanksi kepada yang bersangkutan,” pungkasnya.
     
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Penutupan Jalur Pendakian ke Gede Pangrango Diperpanjang hingga 21 April

    Penutupan Jalur Pendakian ke Gede Pangrango Diperpanjang hingga 21 April

    Jakarta

    Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango kembali memperpanjang penutupan jalur pendakian hingga 21 April. Penutupan itu dilakukan karena peningkatan gempa vulkanik Gunung Gede.

    Dilansir kantor berita Antara, Minggu (13/4/2025), Kepala Balai Besar TNGGP Adhi Nurul Hadi mengatakan penutupan diperpanjang berdasarkan informasi dari Badan Geologi dan Kementerian ESDM. Dia menyebut terjadi peningkatan gempa vulkanik Gunung Gede sejak awal April 2025.

    “Penutupan pendakian kembali diperpanjang mulai tanggal 14 April sampai 21 April, guna menghindari hal yang tidak diinginkan seiring peningkatan gempa vulkanik yang terjadi di Gunung Gede,” kata Adhi.

    Untuk pendaki yang sudah mendaftar secara online, ungkap Adhi, dapat melakukan perubahan jadwal atau mengajukan pengembalian uang. Selama penutupan diperpanjang, pihaknya menyiagakan puluhan petugas untuk patroli bersama mengantisipasi pendaki ilegal.

    “Kami mengimbau masyarakat dan pendaki mematuhi larangan tersebut karena untuk keselamatan bersama, dengan tidak melakukan pendakian ilegal apalagi mendekati kawah Wadon, sanksi tegas akan diberlakukan bagi mereka yang melanggar” katanya.

    Sementara itu, Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Agus Deni mengatakan selama penutupan berjalan, pihaknya memberikan pilihan bagi calon pendaki untuk melakukan pendaftaran ulang atau pengembalian uang. Pengembalian dana tiket dilakukan secara online pada periode 3-13 April 2025 atau selama penutupan diperpanjang.

    Dia menyebut setelah format pengajuan diisi, pihaknya akan langsung memproses setiap pengajuan. Untuk perubahan jadwal maksimal setelah 18 hari kerja dan pengembalian uang 35 hari kerja setelah calon pendaki menerima tautan.

    (whn/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Kebakaran Rumah di Kalideres Jakbar, Sabtu Malam 12 April 2025 Disebabkan Ledakan Tabung Gas – Page 3

    Kebakaran Rumah di Kalideres Jakbar, Sabtu Malam 12 April 2025 Disebabkan Ledakan Tabung Gas – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – Ledakan tabung gas diduga menyebabkan kebakaran rumah di Jalan Taman Surya 5, RT 09 RW 11 Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) hingga ludes pada Sabtu malam 12 April 2025.

    Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syarifudin mengonfirmasi penyebab kebakaran tersebut.

    “Informasi dari pelapor, terdengar ledakan salah satu rumah hingga terlihat api. Diduga ledakan tabung gas,” kata Syarif saat dikonfirmasi di Jakarta pada Minggu (13/4/2025), melansir Antara.

    Dia mengatakan, sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, warga bersama keamanan setempat berupaya memadamkan kebakaran itu.

    “Warga dibantu pihak keamanan berusaha memadamkan dan lalu menghubungi pemadam,” terang Syarif.

    Menurut dia, pihaknya pun menerjunkan lima personel dengan satu unit kendaraan pemadam.

    “Nihil korban jiwa atau luka, tetapi kerugian material mencapai Rp40 juta,” tandas Syarif.

    Sebelumnya, peristiwa kebakaran terjadi di permukiman warga kawasan Pasir Gunung Selatan, Depok. Peristiwa kebakaran sempat membuat panik warga yang berusaha memadamkan api dan berhasil dijinakan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok.

    Ketua RT2/1 Pasir Gunung Selatan, Rizal Nasuhi membenarkan akan peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat kejadian kebakaran, aktivitas warga di lingkungannya berjalan dengan normal dan masih dalam kondisi perayaan hari raya Idul Fitri.

    “Namun sekitar pukul 09.00 WIB, terjadi peristiwa kebakaran di lingkungan kami,” ujar Rizal, Rabu 2 April 2025.

     

    Tiga tersangka memperagakan 57 adegan dalam rekonstruksi kasus pembakaran rumah jurnalis yang menewaskan empat orang di Karo, Sumatra Utara. Namun polisi belum mengungkapkan motif tiga tersangka membakar rumah korban.

  • Aneka Sepeda Banting Harga, Cuma di Transmart Full Day Sale

    Aneka Sepeda Banting Harga, Cuma di Transmart Full Day Sale

    Jakarta

    Transmart Full Day Sale masih berlangsung di seluruh gerai Transmart di Indonesia hingga pukul 22.00 waktu setempat. Terdapat diskon gede-gedean untuk berbagai produk, salah satunya aneka sepeda.

    Di Transmart Full Day Sale, sepeda dengan berbagai ukuran untuk dewasa hingga anak diskon sampai 60% + 20%. Bagi yang hobi gowes dan sedang menimbang untuk memiliki sepeda gunung atau lipat, bisa langsung datang ke Transmart terdekat.

    Dengan diskon tersebut, harga sepeda di Transmart Full Day Sale Pulau Jawa berlaku harga promo mulai Rp 1.299.000/unit. Padahal harga normalnya mulai Rp 1.499.000/unit.

    Harganya diskon lagi 20% jika pembayaran menggunakan Allo Prime, Kartu Kredit Bank Mega atau Bank Mega Syariah menjadi mulai Rp 1.039.200/unit. Dengan demikian kamu bisa hemat Rp 459.800/unit.

    Sementara itu, di luar Pulau Jawa aneka sepeda berlaku harga promo mulai Rp 1.399.000/unit. Kamu bisa membawa pulang dengan harga mulai Rp 1.119.200/unit jika melakukan pembayaran menggunakan Allo Prime, Kartu Kredit Bank Mega atau Bank Mega Syariah.

    Bagi yang belum memiliki kartu kredit Bank Mega, nggak perlu khawatir karena ada unit pembukaan instan yang tersedia di gerai Cibubur dan Central Park. Sementara untuk yang belum punya Allo Prime, cukup klik link ini dan upgrade ke Allo Prime.

    Perlu diingat bahwa ada syarat dan ketentuan untuk mendapatkan diskon produk tersebut, di mana tidak berlaku untuk pembelian partai besar dan minimal transaksi Rp 300 ribu.

    Jadi tunggu apa lagi? Segera merapat ke Transmart terdekat, lalu nikmati diskon melimpah khusus di Transmart Full Day Sale hari ini. Selain sepeda, masih banyak promo lainnya yang bisa dinikmati.

    (kil/kil)

  • Olahan Pakis Khas Gorontalo, Kuliner Sehat dari Alam yang Dilirik Wisatawan

    Olahan Pakis Khas Gorontalo, Kuliner Sehat dari Alam yang Dilirik Wisatawan

    Liputan6.com, Gorontalo – Sayur pakis atau dikenal sebagai paku-pakuan liar, kini menjadi salah satu kuliner tradisional yang banyak diburu pecinta makanan sehat di Gorontalo.

    Tanaman pakis yang kaya serat dan nutrisi ini, tumbuh subur di kawasan hutan dan tepian sungai di pedesaan. Hal ini menjadikannya sajian khas yang mudah dijumpai terutama saat musim hujan.

    Di daerah yang dijuluki Serambi Madinah, olahan sayur pakis cukup beragam, mulai dari tumis pakis, gulai pakis bersantan, hingga campuran dalam sup tradisional.

    Hidangan ini tak hanya digemari oleh warga lokal, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang mencicipi kuliner khas Gorontalo.

    “Sayur pakis itu segar sekali, apalagi dimasak tumis bawang putih dan cabai, rasanya khas,” ujar Rina, wisatawan asal Makassar yang mengaku baru pertama kali mencicipinya saat berkunjung ke Desa Dulupi, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

    Warga setempat pun mengakui bahwa pakis sangat mudah ditemukan, terutama di wilayah perbukitan dan sepanjang aliran sungai yang masih alami. Bahkan, sebagian warga di desa menjadikannya sebagai sumber penghasilan musiman.

    “Kalau musim hujan begini, pakis banyak sekali. Tinggal petik di kebun belakang atau pinggir sungai,” kata Harun, warga Desa Taludaa, Kabupaten Bone Bolango.

    Menurutnya, pakis menjadi sayur harian keluarga dan juga dijual di pasar tradisional. Namun demikian, pada musim kemarau tanaman pakis cenderung sulit didapat.

    Kemarau menyebabkan habitat alami pakis menjadi kering dan tidak layak tumbuh. Karena itu, warga biasanya memanfaatkan musim hujan untuk memanen dalam jumlah lebih banyak.

    Para pegiat kuliner lokal mendorong agar sayur pakis dilestarikan dan dipromosikan secara luas sebagai bagian dari kekayaan kuliner Nusantara.

    “Bagaimana pakis ini dibudidayakan secara organik, pakis juga memiliki nilai gizi tinggi yang baik untuk kesehatan, jadi bisa untuk dibudidayakan,” kata Husain pegiat kuliner Gorontalo.

    Sekolah Alam MTs Pakis, Alternatif untuk Anak-anak di Lereng Gunung Slamet

  • Daya Tarik Cikadongdong River Tubing, Destinasi Wisata Alam Menantang di Majalengka

    Daya Tarik Cikadongdong River Tubing, Destinasi Wisata Alam Menantang di Majalengka

    Liputan6.com, Bandung – Majalengka salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang dikenal luas karena kekayaan wisata alamnya yang memesona. Wilayah ini dikelilingi perbukitan dan dikelola dengan baik oleh pemerintah daerah serta masyarakat setempat.

    Kemudian Majalengka saat ini menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang mendambakan suasana alam yang asri dan menyegarkan. Salah satu wisata alam yang populer di Majalengka adalah Terasering Panyaweuyan.

    Hamparan sawah bertingkat dengan latar belakang perbukitan menciptakan panorama yang sangat indah cocok untuk berfoto dan menenangkan diri. Tempat ini sering dijadikan lokasi favorit oleh pecinta fotografi baik untuk prewedding maupun dokumentasi perjalanan.

    Tak hanya sawah terasering, Majalengka juga punya Curug Ibun Pelangi yang menjadi daya tarik utama wisata air terjun. Air yang mengalir dari ketinggian dan bebatuan alami menciptakan suasana sejuk dan menyegarkan.

    Selain itu, wisata Gunung Ciremai yang terletak sebagian di wilayah Majalengka juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendaki. Jalur pendakian melalui Majalengka dikenal cukup menantang namun menyuguhkan pemandangan yang luar biasa.

    Para pendaki tentunya mendambakan pemandangan hutan tropis yang masih alami dan udara yang sangat bersih. Kemudian untuk pencinta alam dan kegiatan seru seperti tubing bisa mengunjungi Cikadongdong River Tubing.

    Tempat ini cukup populer di antara wisatawan yang ingin menikmati pengalaman seru dan menantang karena melalui jalur sungai.

  • Cuaca di Surabaya Raya 13 April 2025, BMKG: Hujan di Wilayah Ini

    Cuaca di Surabaya Raya 13 April 2025, BMKG: Hujan di Wilayah Ini

    Surabaya (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda kembali merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik pada Minggu, 13 April 2025.

    “Hari ini cuaca di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik cenderung cerah dan berawan. Namun, ada beberapa daerah yang pagi hari ini diguyur hujan dengan intensitas ringan,” ujar Prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, Sabtu (12/3/2025).

    Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini

    Di Kota Surabaya, BMKG memprediksi cuaca cenderung cerah berawan pada pagi hari dan berawan saat siang hingga malamnya. Sehingga tidak ada tanda-tanda akan diguyur hujan, termasuk di Kecamatan Karangpilang, Pabean Cantikan, Gunung Anyar, hingga Tenggilis Mejoyo.

    Suhu udara: 24°C – 31°C
    Kelembapan: 69% – 95%
    Kecepatan angin: 10,8 km/jam dari arah Barat Daya.

    Prakiraan Cuaca Sidoarjo Hari Ini

    Hari ini tidak ada tanda akan diguyur hujan di wilayah Gresik. Lantaran cuaca cenderung cerah dan berawan. Bahkan, pada pukul 12.00 WIB, matahari diprediksi akan terik. Termasuk di Kecamatan Gedangan, Waru, Taman, Sidoarjo, dan Candi.

    Suhu udara: 24°C – 31°C
    Kelembapan: 65% – 97%
    Kecepatan angin: 10,2 km/jam dari arah Barat

    Prakiraan Cuaca Gresik Hari Ini

    Sama seperti Sidoarjo, cuaca di wilayah Gresik hari ini juga terik pada siang hari dsn malamnya cenderung berawan. Meski begitu, beberapa kecamatan diprediksi sempat hujan ringan pada pagi harinya, termasuk Kedamean, Benjeng, dan Balongpanggang.

    Suhu udara: 25°C – 29°C
    Kelembapan: 73% – 93%
    Kecepatan angin: 17,1 km/jam dari arah Selatan.

    Meski cuaca berawan mendominasi, masyarakat disarankan untuk membawa payung atau jas hujan sebagai langkah antisipatif. Mengingat cuaca di wilayah tropis seperti Jawa Timur dapat berubah dalam waktu singkat, penting bagi warga untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi BMKG atau layanan cuaca daring lainnya.

    Dengan memahami prakiraan cuaca secara detail, masyarakat di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik dapat menjalani aktivitas hari ini dengan lebih aman dan nyaman, termasuk saat memulai aktivitas tempat. (fyi)

  • Awas, Gunung Karangetang di Sulut Berpotensi Luncurkan Awan Panas

    Awas, Gunung Karangetang di Sulut Berpotensi Luncurkan Awan Panas

    Manado, Beritasatu.com – Aktivitas vulkanik Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, kembali menjadi sorotan. Badan Geologi Kementerian ESDM mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi guguran awan panas yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat kubah lava di puncak gunung.

    “Kubah lava lama masih ada di puncak dan bisa rubuh kapan saja bersamaan dengan keluarnya lava,” ungkap Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid AN, dalam keterangan resminya, Sabtu (12/4/2025).

    Berdasarkan evaluasi aktivitas dari periode 16-31 Maret 2025, Wafid mengungkapkan, potensi awan panas di Karangetang disebabkan oleh penumpukan material lava yang bisa longsor, terlebih saat hujan mengguyur puncak gunung.

    Meski hingga kini belum terpantau letusan besar, catatan visual menunjukkan asap kawah dengan ketinggian maksimum 150 meter di Gunung Karangetang.

    Namun, dari sisi seismik, jenis gempa vulkanik dalam masih terpantau cukup tinggi. Hal itu memperlihatkan indikasi adanya akumulasi magma yang bisa bergerak ke permukaan.

    Selama periode pengamatan, alat mencatat dua kali gempa guguran, 108 kali gempa embusan, serta 12 kali gempa hybrid. Selain itu, 19 gempa vulkanik dangkal, 24 gempa vulkanik dalam, empat gempa tektonik lokal, dan 97 gempa tektonik jauh turut terekam.

    Meski status Gunung Karangetang telah diturunkan dari Siaga (Level III) ke Waspada (Level II) sejak 11 Januari 2025, Badan Geologi Kementerian ESDM tetap menekankan pentingnya kewaspadaan bagi warga, terutama yang bermukim di sekitar lereng dan aliran sungai yang berhulu di puncak gunung.

    “Walau status Waspada, masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi guguran lava dan awan panas Gunung Karangetang, apalagi saat musim hujan,” pungkas Wafid.