kab/kota: Cengkareng

  • Ini Lokasi Pemutihan Pajak Kendaraan di Jakarta, Tak Semua Tempat Bisa

    Ini Lokasi Pemutihan Pajak Kendaraan di Jakarta, Tak Semua Tempat Bisa

    Jakarta

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menyelenggarakan program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor. Ini lokasi pemutihan pajak kendaraan di Jakarta.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta menggelar program pemutihan denda pajak kendaraan dari 14 Juni 2025 sampai 31 Agustus 2025. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta Nomor e-0046 Tahun 2025 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi Secara Jabatan untuk Jenis Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bemotor.

    Penghapusan sanksi administrasi yang diberikan yaitu:

    Penghapusan sanksi administrasi berupa bunga yang timbul akibat keterlambatan pembayaran pajakPenghapusan sanksi administrasi berupa denda yang timbul akibat keterlambatan pendaftaran.

    Pemilik kendaraan yang menunggak pajak cukup membayar pokoknya saja, tanpa membayar denda akibat keterlambatan. Dalam proses perpanjangan STNK tidak perlu melakukan permohonan karena penghapusan sanksi administrasi ini dilakukan secara otomatis melalui sistem informasi manajemen pajak daerah.

    Untuk tunggakan kurang dari 12 bulan, pengurusan pemutihan denda pajak kendaraan bisa dilakukan melalui berbagai kanal pembayaran yang tersedia seperti gerai SAMSAT, SAMSAT keliling dan SAMSAT induk. Atau kalau sibuk dan tak sempat ke Samsat, bisa menggunakan aplikasi SIGNAL untuk mengurus pajak kendaraan bermotor secara online. Dengan cara online, kamu bisa pilih agar TBPKP dikirim ke alamat yang dihendaki.

    Namun, jika tunggakan pajak kendaraan lebih dari satu tahun, maka pilihan lokasinya lebih terbatas. Pemilik kendaraan yang nunggak pajak lebih dari setahun harus datang ke SAMSAT Induk untuk mengurus pajak kendaraan bermotor. Lokasi SAMSAT ada di masing-masing wilayah Jakarta sebagai berikut:

    SAMSAT Jakarta Pusat: Kantor Bersama Samsat Jakarta Utara Pusat, Jl. Gunung Sahari No.13 Pademangan, Jakarta Utara 14420SAMSAT Jakarta Utara: Kantor Bersama Samsat Jakarta Utara Pusat, Jl. Gunung Sahari No.13 Pademangan, Jakarta Utara 14420.SAMSAT Jakarta Selatan: Komplek Gedung POLDA Metro Jaya, Jl. Jendral Gatot Subroto, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12110SAMSAT Jakarta Barat: Kantor Bersama Samsat Jakarta Barat, Jl. Daan Mogot KM.13, Cengkareng, Jakarta Barat 11720SAMSAT Jakarta Timur: Kantor Bersama Samsat Jakarta Timur, Jl. D.I. Panjaitan Kav.55, Jatinegara, Jakarta Timur 13410

    (rgr/din)

  • Segini Harga Ferrari Purosangue yang Terguling saat Diangkut Truk Towing

    Segini Harga Ferrari Purosangue yang Terguling saat Diangkut Truk Towing

    Jakarta

    Ferrari Purosangue ikut terguling saat truk towing yang mengangkutnya terbalik. Segini harga Ferrari Purosangue yang mengalami kerusakan parah itu.

    Truk towing yang tengah mengangkut Ferrari terguling di Tol Cengkareng. Nahas, Ferrari Purosangue yang tertutup sarung itu juga ikut terguling. Kondisi Ferrari itu pun juga terlihat mengalami kerusakan. Sisi kanan mobil terlihat lecet, spionnya terlepas. Saat sejumlah orang berusaha membalikan mobil, tampak juga ban belakang kanan nyaris copot.

    Melihat kerusakan yang dialami Ferrari, tampaknya biaya perbaikan akan memakan biaya yang cukup banyak. Sebab, harga Ferrari Purosangue sangat fantastis. Dihimpun dari berbagai sumber, Ferrari Purosangue ini punya banderol mulai USD 433.686. Kalau dikurskan ke rupiah, harganya sekitar Rp 7 miliaran. (1 USD = Rp 16.295).

    Mobil ini dijual di Indonesia pada tahun 2023. Sayang, Ferrari Indonesia enggan menyebutkan harga pastinya. Besar kemungkinan, harga di Indonesia lebih dari Rp 7 miliaran. Sebab, ada beberapa komponen pajak lain yang dikenakan seperti bea masuk hingga PPnBM dengan tarif tinggi. Dengan harga segitu, tak menutup kemungkinan biaya perbaikan bisa sangat tinggi. Lebih lagi, kondisi ban belakang kanan nyaris terlepas dari tempatnya.

    Pihak kepolisian belum mengungkap lebih rinci soal kronologi kejadian. Kainduk PJR Bitung Korlantas Polri AKP Andy Pradana hanya menjelaskan Ferrari itu sudah diderek pemiliknya.

    Spesifikasi Ferrari Purosangue

    Sebagai informasi tambahan Ferrari Purosangue merupakan mobil Ferrari pertama di dunia yang menggunakan konfigurasi 4 pintu dan 4 kursi berukuran penuh. Kehadiran Ferrari Purosangue tentu menjadi opsi baru bagi penggemar supercar yang mengidamkan sebuah SUV super. Jagoan baru Ferrari ini mengganggu peredaran Lamborghini Urus, Bentley Bentega, serta Aston Martin DBX. Namun Ferrari tak ambil pusing dengan ‘kompetisi’ di pasar ini, sebab Purosangue hadir dengan ciri khas yang kuat.

    Secara desain, Purosangue hadir dengan rancang bangun aerodinamika yang sangat diperhitungkan. Terlihat dari fasia depannya yang diselimuti berbagai ventilasi udara dan menjalar hingga bagian sampingnya. Sementara dari samping ada siluet khas Ferrari FF yang dapat terlihat di Purosangue ini.

    Masuk ke dalam kabinnya, aura kokpit Purosangue agak mengingatkan dengan Ferrari SF90. Namun bedanya, Purosangue hadir dengan model double cockpit, alias bagian penumpang depan juga mendapatkan layar touchscreen 10 inci untuk hiburan dan informasi kendaraan.

    Ferrari membangun mobil ini dengan panjang total 4.973 mm, lebar 2.028 mm, dan tinggi 1.589 mm. Sementara untuk jarak sumbu rodanya tembus 3.018 mm yang artinya lebih panjang hampir 40 cm ketimbang Ferrari terkecil, Roma. Ferrari menghadirkan mesin V12 6.496 cc naturally aspirated (NA) ke mobil ini. Mesin ini diklaim bisa menggelontorkan tenaga hingga 715 HP di 7.750 RPM dan torsi 716 Nm di 6.250 RPM. Tentu dari klaim spesifikasinya, mesin Purosangue ini tak bisa dianggap remeh oleh kompetitornya. Ferrari mengklaim pula mesin ini bisa membawa Purosangue berlari dari 0-100 km dalam 3,3 detik saja.

    (dry/din)

  • Segini Harga Ferrari Purosangue yang Terguling saat Diangkut Truk Towing

    Nyesek! Truk Towing Angkut Ferrari Terguling: Ferrari Terbalik-Ban Nyaris Copot

    Jakarta

    Truk towing yang mengangkut Ferrari terguling di Tol Cengkareng. Mobil Ferrari yang diangkut pun ikut terguling, bodinya lecet-lecet hingga ban belakang nyaris lepas.

    Sejumlah orang terlihat tengah berusaha membalikkan mobil Ferrari Purosangue di jalan tol Cengkareng. Terlihat dalam video yang berseliweran di media sosial, seperti yang diunggah akun Instagram warga.jakbar, ada sembilan orang berusaha membalikkan Ferrari Purosangue yang terguling.

    Hingga akhirnya mobil berhasil dikembalikan ke posisi semula. Namun kondisi Ferrari rusak cukup parah. Ban belakangnya nyaris copot. Sedangkan sisi kiri mobil lecet-lecet dan spionnya tampak terlepas. Di depannya, ada truk towing yang sudah terguling.

    Rupanya Ferrari tersebut semula diangkut oleh truk towing. Namun nahas, truk towing yang mengangkut Ferrari mengalami kecelakaan dan terguling. Ferrari yang diangkut pun ikut terbalik.

    Kainduk PJR Bitung Korlantas Polri AKP Andy Pradana mengatakan Ferrari tersebut sudah diderek oleh pemiliknya. Namun Andy tak merinci kronologi kecelakaan tersebut.

    “Ferrari sudah diderek yang punya,” kata Andy dilansir detikNews.

    Melihat kerusakan yang dialami Ferrari, tampaknya biaya perbaikan akan memakan biaya yang cukup banyak. Sebab, dihimpun dari berbagai sumber, Ferrari Purosangue ini punya banderol mulai USD 433.686. Kalau dikurskan ke rupiah, harganya sekitar Rp 7 miliaran. (1 USD = Rp 16.295).

    Mobil ini dijual di Indonesia pada tahun 2023. Sayang, Ferrari Indonesia enggan menyebutkan harganya berapa sebab antara Purosangue satu dan lainnya bisa saja berbeda karena mobil ini dibuat berdasarkan pesanan konsumennya.

    Ferrari Purosangue merupakan mobil Ferrari pertama di dunia yang menggunakan konfigurasi 4 pintu dan 4 kursi berukuran penuh. Kehadiran Ferrari Purosangue tentu menjadi opsi baru bagi penggemar supercar yang mengidamkan sebuah SUV super. Jagoan baru Ferrari ini mengganggu peredaran Lamborghini Urus, Bentley Bentega, serta Aston Martin DBX. Namun Ferrari tak ambil pusing dengan ‘kompetisi’ di pasar ini, sebab Purosangue hadir dengan ciri khas yang kuat.

    Purosangue sendiri berarti ‘Thoroughbred’ atau dalam bahasa Indonesia berarti indukan paling murni. Ferrari yang dikenal dengan ikon kuda jingkraknya tentu ingin menunjukkan bahwa Purosangue ini hadir membawa identitas yang kuat dan tetap memegang nilai-nilai yang mereka pegang, meski dengan model bodi yang tidak pernah mereka buat sebelumnya.

    Untuk menguatkan pesan ‘murni’ dari Purosangue, Ferrari menghadirkan mesin V12 6.496 cc naturally aspirated (NA) ke mobil ini. Mesin ini diklaim bisa menggelontorkan tenaga hingga 715 HP di 7.750 RPM dan torsi 716 Nm di 6.250 RPM. Tentu dari klaim spesifikasinya, mesin Purosangue ini tak bisa dianggap remeh oleh kompetitornya.

    Ferrari mengklaim pula mesin ini bisa membawa Purosangue berlari dari 0-100 km dalam 3,3 detik saja. Mesin ini bahkan diklaim dapat keluar 80% torsinya di putaran mesin yang rendah. Ah! Jangan lupakan bahwa mesin ini dapat menyalurkan tenaga ke empat rodanya dengan transmisi F1 8-speed dual clutch yang cerdas.

    (dry/din)

  • Mobil pengangkut Ferrari Purosaunge terbalik di Tol Cengkareng Jakbar

    Mobil pengangkut Ferrari Purosaunge terbalik di Tol Cengkareng Jakbar

    Tangkapan layar – Sejumlah orang berupaya membalikan mobil Ferrari Purosaunge yang terbalik akibat kecelakaan di Tol Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (15/6/2025). ANTARA/Risky Syukur

    Mobil pengangkut Ferrari Purosaunge terbalik di Tol Cengkareng Jakbar
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Minggu, 15 Juni 2025 – 23:11 WIB

    Elshinta.com – Mobil pengangkut Ferrari Purosaunge terbalik di Jalan Tol Cengkareng, Jakarta Barat tepatnya seberang Taman Kencana, Minggu.

    Dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @jakartabarat24jam, mobil pengangkut berwarna biru berada dalam posisi tertidur ke arah kanan.

    Bagian depan mobil pengangkut itu nampak penyok dan rusak berat.

    Sementara itu, mobil Ferrari Purosaunge berwarna hitam yang diangkut nampak tengah dibalikan oleh sekelompok orang berpakaian biru kuning.

    Hal itu mereka lakukan lantaran mobil itu juga terbalik akibat kecelakaan mobil pengangkutnya.

    Mobil Ferrari itu mengalami lecet dan roda kanan belakangnya hampir copot akibat benturan kecelakaan.

    Lalu lintas dalam tol itu sempat terlihat macet, namun kemudian kembali normal setelah mobil pengangkut dan Ferrari itu berhasil diderek.

    Belum ada keterangan mengenai kronologi, penyebab atau korban dalam kecelakaan itu. Pasalnya kecelakaan itu tidak ditangani oleh Unit Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat.

    Sumber : Antara

  • Angin kencang sebabkan pohon besar tumbang di Rawa Buaya

    Angin kencang sebabkan pohon besar tumbang di Rawa Buaya

    Penampakan pohon beringin yang tumbang akibat angin kencang di Jalan Dharma Wanita IV, RT 08 RW 01, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (14/6/2025). ANTARA/Risky Syukur

    Angin kencang sebabkan pohon besar tumbang di Rawa Buaya
    Dalam Negeri   
    Editor: Widodo   
    Sabtu, 14 Juni 2025 – 21:01 WIB

    Elshinta.com – Angin kencang menyebabkan pohon beringin tumbang di Jalan Dharma Wanita IV, RT 08 RW 01, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu.

    Dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @warga.jakbar, pohon besar tumbang melintang menutupi jalan. Kabel-kabel listrik pun ikut tumbang bersama pohon itu.

    Aspal dan semen jalan di sekitar pohon terlihat pecah dan terangkat bersama akar pohon.

    Dalam keterangan tertulis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tidak ada korban akibat peristiwa tersebut.

    Petugas pemadam kebakaran dan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota saat ini telah mengevakuasi pohon tumbang sehingga lalu lintas sudah berjalan normal.

    Sumber : Antara

  • Pohon Tumbang Timpa Rumah di Cengkareng, Akses Jalan Tertutup Total
                
                    
                        
                            Megapolitan
                        
                        14 Juni 2025

    Pohon Tumbang Timpa Rumah di Cengkareng, Akses Jalan Tertutup Total Megapolitan 14 Juni 2025

    Pohon Tumbang Timpa Rumah di Cengkareng, Akses Jalan Tertutup Total
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan
    pohon tumbang
    di lingkungan SMP Yapindo II, Jalan Dharma Wanita IV, RT 08 RW 10, Rawa Buaya,
    Cengkareng
    ,
    Jakarta Barat
    , Sabtu (14/6/2025) siang.
    Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan menyebut, peristiwa terjadi sekitar pukul 13.10 WIB.
    “Dugaan penyebab hujan disertai angin kencang,” ujar Yohan dalam keterangannya, Sabtu (14/6/2025).
    Hingga saat ini, BPBD masih melakukan pendataan terkait dampak kerusakan yang ditimbulkan.
    “Korban nihil,” tegas dia.
    Tim gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Dinas Gulkarmat, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, PPSU, Koramil, dan Polsek telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk penanganan.
    Berdasarkan unggahan akun Instagram
    @jakartabarat24jam
    , pohon yang tumbang menutup seluruh badan Jalan Dharma Wanita IV.
    Akibatnya, sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa memutar balik untuk mencari akses lain.
    Selain menutup jalan, pohon tersebut juga tampak menimpa sebuah rumah dua lantai berwarna krem di sekitar lokasi.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bina Marga sudah benahi kabel di Cengkareng yang mencelakai pemotor

    Bina Marga sudah benahi kabel di Cengkareng yang mencelakai pemotor

    Kabel sudah dibereskan kemarin, Kamis (12/6) dengan cara digulung serta diikat

    Jakarta (ANTARA) – Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat sudah membenahi kabel semrawut di Jalan Pedongkelan Raya, tepatnya di depan Rumah Pompa RW 09 Pedongkelan, Cengkareng yang mengakibatkan pemotor dan pemboncengnya mengalami kecelakaan tersangkut kabel.

    Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas Kota dan Penerangan Jalan Umum Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Abdul Jabbar menyebut pembenahan kabel menjuntai yang sempat mencelakai pemotor itu dilakukan dengan cara digulung dan diikat.

    “Kabel sudah dibereskan kemarin, Kamis (12/6) dengan cara digulung serta diikat. Tidak ada lagi yang melintang di situ,” ucap Abdul di Jakarta, Jumat.

    Kepala Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Cengkareng, Irfan Diaz menjelaskan kabel yang melintang di tengah jalan itu merupakan kabel CCTV.

    “Itu kabel CCTV. Kabel yang lain tak ada masalah, sudah kita bereskan,” ujarnya.

    Menanggapi permasalahan pada jaringan utilitas CCTV, Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) Jakarta Smart City di bawah Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta bergerak cepat menyelidiki kondisi tersebut.

    Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa terdapat banyak kabel milik berbagai penyelenggara jaringan, termasuk kabel yang digunakan untuk konektivitas CCTV.

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan, laporan awal yang diterima oleh Jakarta Smart City adalah adanya gangguan pada perangkat CCTV di Rumah Pompa Pedongkelan yang disampaikan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat pada Rabu (11/6) pukul 18.26 WIB.

    Gangguan tersebut disebabkan oleh kabel jaringan yang tertimpa pohon.

    “Kami langsung menindaklanjuti laporan awal tersebut dengan berkoordinasi kepada pihak penyedia layanan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan di lapangan,” kata Budi.

    Selanjutnya, dari hasil pemeriksaan ditemukan bahwa kabel yang sebelumnya dilaporkan sudah tidak berada pada posisi semula.

    “Tim hanya menemukan perangkat CCTV yang kemudian diamankan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut,” kata Budi.

    Ia menambahkan, kabel menjuntai itu akibat tertimpa pohon. Kemudian, kabel tersebut tertabrak mobil boks, sehingga membahayakan pengendara motor yang melintas di belakangnya.

    Budi menuturkan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat untuk penanganan kabel di ruas jalan tersebut.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Ganet Dirgantara
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Penjelasan Jakarta Smart City soal Kabel CCTV Tertimpa Pohon di Jakbar

    Penjelasan Jakarta Smart City soal Kabel CCTV Tertimpa Pohon di Jakbar

    Jakarta

    Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) Jakarta Smart City, di bawah Dinas Kominfo dan Statistik DKI Jakarta, cepat tanggap menindaklanjuti laporan dan pemberitaan soal kabel CCTV yang menjuntai di Jalan Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat.

    Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa terdapat banyak kabel milik berbagai penyelenggara jaringan, termasuk kabel konektivitas CCTV. Namun, belum dapat dipastikan apakah kabel yang menjuntai dan menyebabkan insiden lalu lintas pada Rabu (11/6) itu milik Jakarta Smart City.

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengungkapkan bahwa laporan awal terkait gangguan perangkat CCTV di Rumah Pompa Pedongkelan disampaikan Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Barat pada Rabu (11/6) pukul 18.26. Gangguan ini disebabkan oleh kabel jaringan yang tertimpa pohon.

    “Kami langsung menindaklanjuti laporan awal tersebut dengan berkoordinasi kepada pihak penyedia layanan untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan di lapangan. Dari hasil pengecekan di lapangan, kabel yang sebelumnya dilaporkan sudah tidak berada pada posisi semula, dan tim hanya menemukan perangkat CCTV yang kemudian diamankan untuk menghindari kerusakan lebih lanjut,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Kamis (12/6).

    Budi menambahkan, berdasarkan informasi dari lokasi, kabel yang menjuntai disebabkan oleh tertimpa pohon. Kabel tersebut kemudian tertabrak mobil boks, hingga sempat membahayakan pengendara motor yang melintas di belakangnya.

    Pihak Jakarta Smart City pun sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat untuk penanganan kabel di ruas jalan tersebut.

    “Mengenai informasi peristiwa kecelakaan itu, saya instruksikan kepada jajaran, terutama Sudis Bina Marga untuk segera membenahi dan merapikan kabel-kabel semrawut. Bisa dengan mengikatnya agar tidak menjuntai ke bawah dan tidak menggangu pengendara yang melintas,” ujar Uus.

    Uus juga mengimbau pengendara untuk berhati-hati, khususnya kendaraan roda empat yang mengangkut barang agar memperhatikan kapasitas angkut demi keselamatan bersama.

    (sls/PEMPROV DKI)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Dinkes Jakarta: 38 Kasus Covid-19 2025 Sembuh Semua

    Dinkes Jakarta: 38 Kasus Covid-19 2025 Sembuh Semua

    Jakarta, Beritasatu.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta, mengungkapkan seluruh 38 kasus Covid-19 yang tercatat sejak awal 2025 hingga Mei 2025 di Jakarta telah dinyatakan sembuh. Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Kesehatan Jakarta Ani Ruspitawati.

    “Update terakhir dari Januari sampai Mei 2025 di Jakarta ada 38 kasus Covid-19. Sekarang ini semuanya sudah sembuh,” kata Ani kepada awak media di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, dikutip dari Antara, Jumat (13/6/2025).

    Dari jumlah tersebut, 29 kasus dilaporkan oleh rumah sakit, lima oleh laboratorium swasta, dan empat oleh puskesmas. Tidak ada laporan kematian akibat Covid-19-19 selama periode tersebut.

    Ani juga menambahkan perkembangan  kasus Covid-19 dari Januari 2025 sampai dengan saat ini menunjukkan penurunan yang signifikan. Ia menyebut pada Januari ada 24 kasus, kemudian jumlahnya mulai menurun hingga saat ini. Meski demikian, Dinkes Jakarta terus mengawasi 
    perkembangan kasus Covid-19 di wilayah Jakarta.

    “Covid-19 itu sekarang sudah jadi penyakit endemis. Jadi pasti sewaktu-waktu muncul, tetapi kita amati terus. Bukan hanya Covid-19 melainkan beberapa penyakit yang masuk dalam kategori penyakit berpotensi global, kita monitor terus. Kasus dan perkembangannya dilihat terus,”  jelas Ani.

    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jakarta menyampaikan tren kasus Covid-19 di Jakarta sampai akhir Mei 2025 masih dalam kondisi terkendali. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan.

    Merujuk keterangan Ani, tingkat positivity rate Covid-19 di Jakarta pada Mei 2025 sebesar 2,4% yang menunjukkan laju penularan masih berada dalam kategori terkendali.

  • Legislator DKI minta Bina Marga perbaiki kabel yang celakai pengendara

    Legislator DKI minta Bina Marga perbaiki kabel yang celakai pengendara

    Jakarta (ANTARA) – Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jakarta, Lukmanul Hakim meminta Dinas Bina Marga untuk menindaklanjuti dengan memperbaiki kabel yang menjuntai, sehingga mencelakai pengendara sepeda motor di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

    “Kita minta Dinas Bina Marga turun dan tidak boleh lagi ada masyarakat yang terkena kabel,” kata Lukmanul kepada pers di Jakarta Barat, Jumat.

    Dia juga meminta kepada pihak pemilik kabel (provider) ikut bertanggungjawab merapikan kabel utilitas yang masih berserakan atau menjuntai ke jalanan, sehingga tidak menimbulkan kecelakaan.

    “Sebenarnya ini kan soal utilitas ya. Artinya, provider yang tidak bertanggungjawab atas kabel-kabelnya ini,” tegasnya.

    Terkait penanganan kabel semrawut di Jakarta, DPRD Jakarta telah membentuk panitia khusus (Pansus) untuk mengurus masalah kabel utilitas di Jakarta.

    “Kami itu sudah ada pansus, sekarang ini sudah berjalan namanya Pansus utilitas. Nanti, kami juga akan menyampaikan ke teman-teman Pansus agar tidak boleh lagi ada masyarakat yang terluka karena kena kabel utilitas yang jatuh,” kata Lukmanul.

    Sebelumnya diberitakan, dua orang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal di kawasan Taman Pedongkelan, Cengkareng, Jakarta Barat akibat tersangkut kabel udara yang menjuntai ke arah jalan.

    Akibat kecelakaan yang terjadi pada Rabu (10/6) sekira pukul 16.40 WIB itu, dua orang yang tidak diketahui namanya tersebut mengalami luka-luka pada beberapa bagian tubuh.

    Dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @jakartabarat24jam, seorang pria dewasa yang mengendarai sepeda motor nampak memiliki luka pada bagian dagu. Sementara pria lain yang dibonceng luka pada jari kakinya.

    “Tadi kenapa pak?,” tanya pembuat video. “Itu tadi ada mobil boks kena kabel. Jadi aku di belakangnya takut kena kabel, jadi aku jatuh,” jawab korban.

    Dari percakapan antara pembuat video dan korban, nampaknya kabel itu awalnya tersangkut mobil boks sehingga menjuntai ke arah jalan.

    Korban yang berada di belakang mobil boks berusaha menghindari kabel yang menjuntai itu, sehingga terjatuh.

    Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
    Editor: Syaiful Hakim
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.