kab/kota: California

  • Ribuan Pekerja Amazon Mogok Kerja Hari Ini!

    Ribuan Pekerja Amazon Mogok Kerja Hari Ini!

    Jakarta

    Ribuan pekerja Amazon di Amerika Serikat (AS) berencana menggelar aksi mogok kerja hari ini, Kamis (19/12). Aksi itu dilakukan setelah raksasa e-commerce AS itu tak mau merundingkan gaji dan kontrak kerja baru dengan para pekerja.

    Melansir Reuters, Kamis (19/12/2024), aksi mogok ini diorganisir oleh serikat kerja International Brotherhood of Teamsters. Serikat ini mewakili sekitar 10.000 pekerja di 10 fasilitas Amazon seperti di New York City; Skokie, Illinois; Atlanta; San Francisco; dan California Selatan.

    Serikat kerja Teamsters mengatakan aksi ini dilakukan karena Amazon menolak untuk melakukan negosiasi terkait kontrak kerja yang menjamin kenaikan upah dan perbaikan kondisi kerja. Dalam hal ini para pekerja sudah memberi tenggat waktu hingga Minggu (15/12) bagi Amazon untuk memulai negosiasi, namun perusahaan tak juga memberikan respon.

    Jumlah karyawan yang berencana menggelar aksi mogok kerja itu sebenarnya kurang lebih hanya mewakili sekitar 1% dari total tenaga kerja Amazon yang dibayar per jam. Namun yang menjadi masalah, aksi ini dilakukan di tengah musim libur Natal dan Tahun Baru yang merupakan periode tersibuk bagi perusahaan e-commerce seperti Amazon.

    Sehingga aksi mogok kerja ini sedikit banyak dapat mempengaruhi operasional Amazon yang tengah berlomba memenuhi pesanan warga AS selama Nataru. Belum lagi serikat kerja ini juga berencana untuk membentuk barisan piket untuk bisa terlibat dalam aksi tersebut di ratusan fasilitas Amazon guna memperluas tekanan terhadap operasional perusahaan.

    “Serikat pekerja lokal Teamsters juga memasang barisan piket di ratusan pusat pengiriman Amazon di seluruh negeri,” kata serikat pekerja itu dalam sebuah pernyataan pada Rabu (18/12) kemarin.

    Sementara itu, pengamat tenaga kerja di AS menilai Amazon cenderung enggan memenuhi tuntutan pekerja untuk memulai negosiasi karena khawatir langsung ini dapat membuka peluang aksi serikat lebih besar di masa depan.

    “Amazon jelas telah mengembangkan strategi mengabaikan hak-hak pekerja mereka untuk berorganisasi dan bernegosiasi secara kolektif,” kata profesor tenaga kerja dan industri di Sekolah Hukum Harvard, Benjamin Sachs.

    Ia menilai selama Amazon sendiri telah menghadapi serangkaian tantangan dari pekerja, termasuk aksi serikat pekerja di Staten Island, New York, yang menjadi gudang pertama di AS yang memilih berserikat pada 2022.

    Namun, Amazon hingga kini menolak mengakui serikat tersebut dan telah mengajukan keberatan ke Dewan Hubungan Perburuhan Nasional (NLRB). Selain itu, Amazon juga menghadapi tuntutan serikat pekerja di Alabama dan gugatan konstitusional terhadap NLRB di pengadilan federal.

    Tonton juga Video: Karyawan Samsung di India Mogok Kerja Sejak 9 September

    (fdl/fdl)

  • Ahli Saraf Ungkap Cara Simpel Bikin Otak Tetap ‘Encer’, Jadi Tak Gampang Pikun

    Ahli Saraf Ungkap Cara Simpel Bikin Otak Tetap ‘Encer’, Jadi Tak Gampang Pikun

    Jakarta

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjaga organ otak tetap sehat dan tajam, termasuk dengan mengontrol pola makan yang sehat dan seimbang, menjaga kualitas tidur yang baik, serta rajin untuk berolahraga.

    Menurut Dr Richard Restak, profesor klinis neurologi di The George Washington University School of Medicine and Health Sciences, terdapat satu hal lain yang tak kalah penting untuk dilakukan demi menjaga otak tetap tajam.

    Dikutip dari CNBC Make It, Restak berusia 82 tahun, yang juga penulis lebih dari 20 buku mengenai organ otak membagikan cara efektif berbasis sains untuk membantu meningkatkan daya ingat pada organ otak.

    “Saya berusaha menghindari kebosanan. Saya berusaha untuk tetap aktif. Saya mempelajari kata-kata baru, berlatih latihan memori, dan (saya) membuatnya menyenangkan,” terangnya.

    Setiap hari, saat dirinya berjalan-jalan pagi dengan hewan peliharaannya, Restak melakukan latihan mengingat. Ia sempat membuat daftar berisi 10 kata, yang ia tuliskan sebelum meninggalkan rumah.

    Tujuan dari latihan tersebut adalah mengingat 10 kata tersebut dan dapat menuliskannya tanpa melihat kertas, di akhir perjalanannya.

    “Cara paling menonjol untuk mengingat sesuatu adalah mengubahnya menjadi gambar. Semakin aneh gambarnya, semakin kita mengikuti ceritanya,” jawab Restak.

    “Kita suka mendengar cerita. Kita suka bercerita. Jadi, kita akan mengingat ceritanya,” imbuhnya.

    Restak membuat sebuah cerita pendek dan mengaitkan setiap kata dengan visualisasi mental. Salah satu kata yang dipilihnya, yaitu ‘yo-yo’, dan untuk mengingatnya ia mebayangkan sebuah yo-yo yang sedang memberikan ceramah di Chico, California, tempat National Yo-Yo Museum berada.

    Restak mengaku bahwa latihan ingatan seperti ini dapat membuatnya terhibur saat jalan pagi dan tetap membantu untuk menjaga ingatannya tetap tajam.

    “Hindari kebosanan, teruslah tertantang,” tandasnya.

    (kna/kna)

  • Peneliti Ungkap Harta Karun di Kerak Bumi yang Menakjubkan

    Peneliti Ungkap Harta Karun di Kerak Bumi yang Menakjubkan

    Jakarta, CNBC Indonesia – Dasar laut yang sulit dijangkau manusia ternyata menyimpan keajaiban. Para ilmuwan mengungkap ‘harta karun’ berbagai kehidupan di dasar laut yang tidak pernah disangka sebelumnya. 

    Salah satu hasil penemuan yang menarik adalah ventilasi hidrotermal laut dalam, tempat air laut yang panas dan kaya mineral di tengah Samudra Pasifik.

    Ciri ekosistem ventilasi laut dalam adalah suhu dan tekanan ekstrim, mineral beracun, dan kurangnya sinar Matahari. Spesies yang hidup di sana sangat unik dan terus berevolusi.

    Terbaru, ilmuwan mengungkap rahasia yang lebih dalam lagi yaitu adanya kehidupan tidak hanya ada di sekitar ventilasi hidrotermal, tetapi juga di bawahnya yakni rongga-rongga kerak Bumi.

    “Di bawah dasar laut, di bawah ventilasi hidrotermal memuntahkan air panas, komunitas hewan berkembang,” demikian tulis penelitian yang diterbitkan di Nature Communications.

    Menurut salah satu tim peneliti, Sabine Gollner dari Royal Netherlands Institute for Sea Research, mereka awalnya berangkat untuk melakukan eksperimen lain. Namun ternyata menemukan sebuah temuan tak terduga di dalam rongga kerak bumi.

    Tim peneliti melaporkan penemuan cacing tabung raksasa (Riftia Pachyptila) siput, dan cacing laut lainnya yang hidup di rongga-rongga di bawah dasar laut.

    Rongga-rongga ini terbentuk oleh lapisan lava yang mendingin, memiliki tinggi sekitar 10 cm dan terletak sekitar 2.500 meter di bawah permukaan laut.

    “Kami segera tahu bahwa kami membuat penemuan penting,” kata Gollner.

    Penemuan ini menunjukkan bahwa larva cacing tabung dan hewan lainnya kemungkinan terbawa oleh pusaran air dari ventilasi hidrotermal ke dalam rongga-rongga tempat mereka menetap dan tumbuh.

    Meskipun ventilasi itu sendiri bisa sangat panas, namun lingkungan di sekitarnya tidak terlalu ekstrem. Terdapat banyak makhluk yang tinggal di dekat ventilasi dengan suhu sekitar 20 derajat Celcius.

    Tapi, tanpa cahaya masuk hewan-hewan yang tinggal di sana telah mengembangkan kemampuan luar biasa untuk menghasilkan energi dengan cara lain.

    Untuk penelitian ini, para ilmuwan hanya bisa melihat lapisan pertama di bawah dasar laut, tetapi dengan beberapa lapisan rongga lava di bawah permukaan kemungkinan ada hewan yang tinggal lebih jauh lagi di bawah laut.

    “Makhluk yang lebih besar mungkin tidak ditemukan terlalu jauh lebih dalam, tapi benar-benar kita tidak tahu,” kata Andrew Fisher hidrogeolog di University of California.

    “Lebih kecil, terutama makhluk mobile bisa pergi jauh lebih dalam selama mereka memiliki sumber nutrisi,” ia menambahkan.

    (fab/fab)

  • Preorder iPhone 16 Dibuka 20 Desember 2024, Emang Bisa?

    Preorder iPhone 16 Dibuka 20 Desember 2024, Emang Bisa?

    Jakarta

    Beredar kabar di media sosial iPhone 16 segera bisa dipesan di Indonesia. Disebutkan kalau preorder HP anyar Apple itu dimulai 20 Desember 2024.

    Tentu ini menjadi informasi yang ditunggu-tunggu Apple Fanboy yang sudah lama menantikan kehadiran iPhone 16 di Tanah Air. Namun ada suatu yang mengganjal, iPhone 16 masih belum mengantongi sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

    Padahal, sertifikat TKDN menjadi salah satu syarat suatu HP bisa dipasarkan di Indonesia. detikINET pun mengonfirmasi kebenaran informasi terkait TKDN iPhone 16 ini ke Kemenperin.

    “Iya betul (belum mendapat sertifikasi). TKDN iphone 16 masih membutuhkan waktu lama untuk terealisasi sampai Apple menyelesaikan masalah sisa utang investasi periode 2020-2023,” ujar Febri Hendri Antoni Arif, Juru Bicara Kemenperin saat dihubungi.

    Dia pun mewanti-wanti masyarakat agar berhati-hati dengan tawaran preorder iPhone 16, karena HP ini masih ilegal diperjualbelikan di Indonesia, mengingat belum memenuhi TKDN.

    Kendati belum mengantongi TKDN, iPhone 16 memang masih bisa dijual di Indonesia dengan kekurangan tak bisa menggunakan koneksi internet seluler alias WiFi only.

    Pun begitu, perangkat tersebut harus mengantongi restu Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Berdasarkan pantauan detikINET, hingga saat ini iPhone 16 belum menjalani ataupun lolos uji Postel. Karena itu Febri mewanti-wanti masyarakat akan tawaran preorder iPhone 16.

    “Kami Kemenperin meminta masyarakat berhati-hati dengan tawaran preorder iPhone 16 dari pihak-pihak tertentu,” tegas Febri.

    Seperti diketahui iPhone 16 resmi dirilis Oktober silam, namun hingga kini HP tersebut belum dijual di Indonesia karena persoalan TKDN.

    Demi meloloskan iPhone 16, Apple dikabarkan mengajukan investasi namun beberapa kali ditolak. Kabar terakhir, raksasa teknologi asal Cupertino, California, Amerika Serikat itu bersedia mengucurkan investasi sebesar USD 1 miliar atau sekitar Rp 16 triliun yang diajukan pemerintah.

    “Mereka (Apple) sudah melakukan pembicaraan awal dengan Kementerian Investasi. Angka yang mereka sampaikan, rencana investasi mereka ke depan itu sekitar USD 1 miliar,” kata Agus beberapa waktu lalu.

    “Saya sendiri sudah intensif bicara dengan Bapak Menteri Investasi (Rosan Roeslani), kami bicarakan skema yang paling baik untuk Apple bisa merealisasikan investasi yang secara verbal dikomitmenkan oleh Apple ke Kementerian Investasi sebesar USD 1 miliar tadi,” sambungnya.

    Lebih lanjut, Agus mengungkap Apple akhirnya memilih opsi investasi pembangunan pabrik di Indonesia.

    “Insya Allah mereka akan mengambil skema pertama, yaitu investasi fasilitas produksi atau pabrik di Indonesia,” ujarnya.

    Agus mengungkap investasi Apple di Indonesia memang dibicarakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bersama Kemenperin. Namun yang penting dilakukan adalah memastikan komitmen investasi itu dapat terealisasi.

    “Nanti technically seperti apa, kawasan industri mana yang akan kita arahkan, bagi kami komitmen tadi bisa terealisasikan. Kami akan membantu sedemikian rupa agar investasi Apple realisasinya berjalan baik dan lancar, sesuai apa yang nanti kita sepakati, sehingga Apple juga bisa tumbuh dengan baik di Indonesia dengan menghadirkan fasilitas produksi atau pabrik-pabrik,” pungkasnya.

    (afr/rns)

  • Elon Musk Bongkar Borok Mobil Tesla, Korbannya Sudah Banyak

    Elon Musk Bongkar Borok Mobil Tesla, Korbannya Sudah Banyak

    Jakarta, CNBC Indonesia – Elon Musk akhirnya mengakui kekurangan mobil Tesla yang selama ini sudah menjadi sorotan regulator. 

    Pengakuan Musk tersebut diungkap saat merilis hasil kinerja Tesla di kuartal-III (Q3) 2024. Saat itu, Musk mengatakan komputer HW3 yang digunakan pada mobil Tesla tidak sepenuhnya memiliki kemampuan pengemudi otomatis (self-driving).

    Dalam laporan Electrek, Musk juga dikatakan tidak tahu apa yang diperlukan untuk mewujudkannya. Musk juga membandingkan dengan hardware tingkat lanjut HW4. Menurutnya, HW4 lebih bisa digunakan untuk melakukan banyak hal dibandingkan HW3.

    “Kami tidak 100% yakin. HW4 punya kemampuan beberapa kali lipat dari HW3. Lebih mudah menjalankan banyak hal di HW4 dan banyak upaya memasukkannya pada HW3. Ada kemungkinan HW3 tidak mencapai tingkat keamanan untuk Full Self-Driving (FSD) tanpa pengawasan,” jelas Musk dikutip dari Electrek, Selasa (17/12/2024).

    Jutaan kendaraan Tesla diketahui dilengkapi komputer HW3. Electrek mencatat perusahaan menggunakan kedua node NN pada hardware, dengan salah satunya sebagai redundansi untuk otonom level 4-5.

    Musk menambahkan perusahaan akan melakukan peningkatan nantinya secara gratis. Dengan catatan setelah mengetahui dengan pasti tidak bisa melakukannya pada HW3.

    “Kami telah merancang sistem untuk bisa ditingkatkan,” kata Musk.

    Namun HW3 tidak bisa ditingkatkan ke HW4. Sebab memiliki daya dan kabel kamera yang berbeda dan akan sulit dipasang seperti sebelumnya.

    Mobil Tesla Makan Korban

    Sebelumnya, Tesla dan Elon Musk kerap dituduh berbohong terkait teknologi ‘Autopilot’ pada unit mobilnya. Dampaknya fatal karena merenggut nyawa pengemudi yang mengalami kecelakaan 2023 silam.

    Keluarga korban menuntut Tesla atas insiden tersebut. Mereka mengklaim Tesla telah melakukan penipuan melalui teknologi Autopilot-nya. Teknologi tersebut memungkinkan mobil berjalan dengan sistem pengemudi otomatis sebagian.

    Pengemudi Tesla yang meninggal bernama Genesis Giovanni Mendoza-Martinez. Ia menabrak truk pemadam kebakaran yang sedang terparkir ketika menggunakan sistem Autopilot Tesla Model S di Walnut Creek, California, Amerika Serikat (AS).

    Saudara lelakinya, Caleb, yang merupakan penumpang kala itu, mengalami luka parah.

    Keluarga Mendoza menuntut Tesla pada Oktober lalu di Contra Costa County. Belakangan Tesla memindahkan persidangan dari pengadilan negara bagian ke pengadilan federal di Distrik Utara California.

    The Independent pertama kali melaporkan pemindahan pengadilan tersebut. Gugatan biasanya mengalami tekanan untuk pembuktian lebih tinggi atas klaim penipuan di pengadilan tingkat federal.

    Pengacara Mendoza menuduh Tesla dan Musk telah membesar-besarkan klaim soal kecanggihan sistem Autopilot selama bertahun-tahun. Dengan begitu, banyak orang antusias untuk menjajal sistem Autopilot Tesla dan meningkatkan profit perusahaan.

    Tuduhan itu disertai bukti tweet, blog perusahaan, dan pernyataan Musk dalam laporan kinerja perusahaan dan wawancara ke media.

    Pengacara Tesla mengatakan kelalaian korban merupakan penyebab tabrakan terjadi. Ia juga mengatakan materi promosi Tesla tak menjadi faktor substantif dalam insiden tersebut.

    Tesla tidak menanggapi permintaan komentar untuk kasus ini. Pengacara yang mewakili keluarga Mendoza juga menolak permintaan wawancara ke kliennya.

    Setidaknya ada 15 kasus aktif yang fokus terhadap kecelakaan Tesla yang melibatkan sistem Autopilot atau FSD (Full Self-Driving) milik perusahaan. Tiga di antaranya sudah berpindah ke pengadilan federal.

    FSD merupakan versi premium dari sistem Autopilot Tesla. Jika Autopilot merupakan opsi standar pada mobil Tesla, maka FSD membutuhkan biaya langganan premium dari konsumen.

    Kasus tabrakan Mendoza-Martinez juga menjadi cikal-bakal penyelidikan sistem Autopilot Tesla yang digelar Lembaga Keamanan Lalu Lintas Nasional AS (NHTSA) pada Agustus 2021. Sebagai bagian penyelidikan tersebut, Tesla telah membuat perubahan pada sistemnya, termasuk melakukan pembaruan software otomatis atau over-the-air (OTA).

    NHTSA juga telah membuka penyelidikan kedua yang masih berjalan. Tujuannya untuk mengevaluasi apakah penarikan (recall) unit mobil Tesla untuk mengatasi masalah pada sistem Autopilot-nya efektif atau tidak.

    NHTSA telah memberikan peringatan kepada Tesla terkait postingan di media sosialnya. NHTSA mengatakan materi promosi Tesla bisa membuat orang mengira mobilnya benar-benar bisa dikemudikan tanpa awak.

    Departemen Kendaraan Bermotor California juga telah menutut Tesla atas tuduhan sistem Autopilot dan FSD dengan klaim kesalahan dalam materi periklanan.

    Di saat bersamaan, Musk tetap mengumbar janji ke investor bahwa mobil-mobil Tesla akan sepenuhnya otomatis tanpa perlu pengemudi manusia. Janji ini sudah digaungkan sejak 2014 dan terus diumbar dalam berbagai kesempatan.

    (fab/fab)

  • Kucing Mau Memakan Jenazah Pemiliknya? Ini Hasil Penelitiannya

    Kucing Mau Memakan Jenazah Pemiliknya? Ini Hasil Penelitiannya

    Jakarta: Kucing, hewan peliharaan yang dikenal penuh kasih dan menggemaskan, ternyata memiliki sisi gelap yang jarang dibicarakan. 

    Sebuah penelitian tahun 2020 mengungkap bahwa dalam kondisi tertentu, kucing bisa memakan jenazah manusia, termasuk jenazah pemiliknya.

    Fakta ini didasarkan pada bukti ilmiah dari studi yang dilakukan di fasilitas forensik Colorado Mesa University, Amerika Serikat.
     
    Penelitian di Fasilitas “Body Farm”
    Fasilitas ini, yang dikenal sebagai “body farm,” digunakan untuk mempelajari proses dekomposisi tubuh manusia. Dalam studi tersebut, kamera pengawas menangkap momen saat dua kucing liar memasuki area penelitian dan memilih tubuh manusia untuk disantap.

    Menariknya, kucing-kucing ini menunjukkan preferensi yang jelas: mereka hanya memakan jenazah tertentu dan kembali ke tubuh tersebut hampir setiap malam selama lebih dari sebulan.

    Kucing-kucing ini mulai makan saat jenazah berada dalam tahap awal dekomposisi dan berhenti ketika tubuh memasuki fase “moist decomposition,” yaitu ketika cairan tubuh mulai keluar.

    “Teori utamanya adalah, kucing adalah pemakan yang pilih-pilih. Setelah menemukan makanan yang mereka sukai, mereka akan terus mengonsumsinya,” ucap Sara Garcia, melansir Washington Post.
     
    Kucing: Predator atau Pemulung?
    Kucing dikenal sebagai predator alami, bukan pemulung. Namun, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam situasi tertentu, kucing bisa berperilaku seperti pemulung.

    Mereka tidak menunjukkan minat pada tubuh lain yang tersedia di area tersebut, meskipun ada lebih dari 40 jenazah di lokasi. Temuan ini memperkuat anggapan bahwa kucing dapat bertindak di luar karakteristik predator mereka jika diberi kondisi yang mendukung.
     
    Kasus Serupa dalam Kehidupan Nyata
    Kisah kucing yang memakan jenazah pemiliknya tidak hanya terbatas pada penelitian ini. Mikel Delgado, seorang peneliti perilaku kucing dari University of California, menceritakan pengalaman bekerja di tempat penampungan hewan.

    Ia mengingat kasus seekor kucing yang ditemukan telah memakan hidung pemiliknya yang meninggal dunia.

    “Ini bukan masalah perilaku, tetapi fakta kehidupan. Hewan mencari sumber makanan ketika mereka lapar,” tulis Delgado di blog miliknya.
     
    Apakah Ini Berarti Kucing Berbahaya?
    Meskipun terdengar menakutkan, perilaku ini biasanya terjadi dalam kondisi ekstrem. Penelitian menunjukkan bahwa kasus ini lebih mungkin terjadi pada pemilik hewan peliharaan yang hidup sendirian dan meninggal secara tiba-tiba tanpa ada yang menemukannya selama beberapa waktu.

    Selain itu, hewan peliharaan lain seperti anjing, hamster, bahkan burung juga dilaporkan memakan jenazah pemiliknya dalam kondisi serupa.

    Perilaku kucing memakan jenazah bukanlah tanda dari sifat agresif atau “jahat.” Sebaliknya, ini adalah respons alami hewan terhadap kelangsungan hidup.

    Studi ini mengingatkan kita untuk tidak memproyeksikan moralitas manusia pada hewan peliharaan.

    Jika sobat hidup sendirian dan memiliki hewan peliharaan, mungkin ini saatnya memastikan ada orang yang memeriksa kondisi sobat secara berkala. Sebab, pada akhirnya, hewan peliharaan sobat hanya mengikuti naluri alaminya.

    Apakah ini mengubah pandangan sobat tentang kucing kesayangan sobat? Biarkan rasa penasaran dan kasih sayang tetap seimbang!

    Baca Juga:
    Gerakan Ekor Kucing Ada Artinya Lho! Ini Kata Ahli

    Jakarta: Kucing, hewan peliharaan yang dikenal penuh kasih dan menggemaskan, ternyata memiliki sisi gelap yang jarang dibicarakan. 
     
    Sebuah penelitian tahun 2020 mengungkap bahwa dalam kondisi tertentu, kucing bisa memakan jenazah manusia, termasuk jenazah pemiliknya.
     
    Fakta ini didasarkan pada bukti ilmiah dari studi yang dilakukan di fasilitas forensik Colorado Mesa University, Amerika Serikat.
     
    Penelitian di Fasilitas “Body Farm”
    Fasilitas ini, yang dikenal sebagai “body farm,” digunakan untuk mempelajari proses dekomposisi tubuh manusia. Dalam studi tersebut, kamera pengawas menangkap momen saat dua kucing liar memasuki area penelitian dan memilih tubuh manusia untuk disantap.
    Menariknya, kucing-kucing ini menunjukkan preferensi yang jelas: mereka hanya memakan jenazah tertentu dan kembali ke tubuh tersebut hampir setiap malam selama lebih dari sebulan.
     
    Kucing-kucing ini mulai makan saat jenazah berada dalam tahap awal dekomposisi dan berhenti ketika tubuh memasuki fase “moist decomposition,” yaitu ketika cairan tubuh mulai keluar.
     
    “Teori utamanya adalah, kucing adalah pemakan yang pilih-pilih. Setelah menemukan makanan yang mereka sukai, mereka akan terus mengonsumsinya,” ucap Sara Garcia, melansir Washington Post.
     
    Kucing: Predator atau Pemulung?
    Kucing dikenal sebagai predator alami, bukan pemulung. Namun, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam situasi tertentu, kucing bisa berperilaku seperti pemulung.
     
    Mereka tidak menunjukkan minat pada tubuh lain yang tersedia di area tersebut, meskipun ada lebih dari 40 jenazah di lokasi. Temuan ini memperkuat anggapan bahwa kucing dapat bertindak di luar karakteristik predator mereka jika diberi kondisi yang mendukung.
     
    Kasus Serupa dalam Kehidupan Nyata
    Kisah kucing yang memakan jenazah pemiliknya tidak hanya terbatas pada penelitian ini. Mikel Delgado, seorang peneliti perilaku kucing dari University of California, menceritakan pengalaman bekerja di tempat penampungan hewan.
     
    Ia mengingat kasus seekor kucing yang ditemukan telah memakan hidung pemiliknya yang meninggal dunia.
     
    “Ini bukan masalah perilaku, tetapi fakta kehidupan. Hewan mencari sumber makanan ketika mereka lapar,” tulis Delgado di blog miliknya.
     
    Apakah Ini Berarti Kucing Berbahaya?
    Meskipun terdengar menakutkan, perilaku ini biasanya terjadi dalam kondisi ekstrem. Penelitian menunjukkan bahwa kasus ini lebih mungkin terjadi pada pemilik hewan peliharaan yang hidup sendirian dan meninggal secara tiba-tiba tanpa ada yang menemukannya selama beberapa waktu.
     
    Selain itu, hewan peliharaan lain seperti anjing, hamster, bahkan burung juga dilaporkan memakan jenazah pemiliknya dalam kondisi serupa.
     
    Perilaku kucing memakan jenazah bukanlah tanda dari sifat agresif atau “jahat.” Sebaliknya, ini adalah respons alami hewan terhadap kelangsungan hidup.
     
    Studi ini mengingatkan kita untuk tidak memproyeksikan moralitas manusia pada hewan peliharaan.
     
    Jika sobat hidup sendirian dan memiliki hewan peliharaan, mungkin ini saatnya memastikan ada orang yang memeriksa kondisi sobat secara berkala. Sebab, pada akhirnya, hewan peliharaan sobat hanya mengikuti naluri alaminya.
     
    Apakah ini mengubah pandangan sobat tentang kucing kesayangan sobat? Biarkan rasa penasaran dan kasih sayang tetap seimbang!
     
    Baca Juga:
    Gerakan Ekor Kucing Ada Artinya Lho! Ini Kata Ahli
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (SUR)

  • Elon Musk Sumbang Rp 4 T di Pilpres AS, Trump Mau Bikin Tesla Untung

    Elon Musk Sumbang Rp 4 T di Pilpres AS, Trump Mau Bikin Tesla Untung

    Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Donald J. Trump melalui tim transisi Trump ingin pemerintahan yang akan dipimpin olehnya menghapus persyaratan pelaporan kecelakaan yang ditentang oleh kendaraan listrik kelas kakap, Tesla.

    Rencana tersebut dinilai bisa menjadi langkah yang dapat melumpuhkan penyelidikan dan mengatur keselamatan kendaraan dengan sistem mengemudi otomatis atau auto-pilot, seperti yang dimiliki pula oleh Tesla.

    Di sisi lain, Elon Musk sendiri yang merupakan pemilik dari pabrikan mobil listrik kelas dunia tersebut, pernah menggelontorkan kocek yang dalam hampir menyentuh US$ 250 juta setara Rp 4 triliun untuk mendukung kemenangan Trump sebagai Presiden AS pada November 2024 lalu.

    Rencana kebijakan penghapusan aturan kecelakaan tersebut, dinilai bisa menguntungkan Tesla. Mengutip Reuters, Tesla sudah melaporkan sebagian besar kasus kecelakaannya yakni sebanyak 1.500 kecelakaan kepada regulator keselamatan federal.

    Saat ini, Tesla juga tengah menjadi sasaran investigasi National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Sedangkan, rekomendasi untuk mencabut aturan pelaporan kecelakaan datang dari tim transisi yang bertugas membuat strategi 100 hari untuk kebijakan otomotif. Kelompok tersebut menilai tindakan tersebut sebagai mandat untuk pengumpulan data yang dinilai berlebihan.

    Kritik Rencana Penghapusan Aturan Kecelakaan

    Sebuah kelompok dagang yang mewakili sebagian besar produsen mobil besar kecuali Tesla yakni Alliance for Automotive Innovation, juga mengkritik persyaratan tersebut sebagai beban.

    Berdasarkan data yang dihimpun Reuters, data kecelakaan NHTSA menunjukkan Tesla menyumbang 40 dari 45 kecelakaan fatal yang dilaporkan ke NHTSA hingga 15 Oktober 2024.

    Di antara kecelakaan Tesla yang diselidiki NHTSA berdasarkan ketentuan tersebut adalah kecelakaan fatal tahun 2023 di Virginia di mana seorang pengemudi yang menggunakan fitur “Autopilot”.

    Foto: via REUTERS/Tesla
    Peluncuran Robotaxi Tesla di Los Angeles, California, AS, 10 Oktober 2024. (Tesla/HO Via Reuters)

    Kecelakaan tersebut melibatkan mobil yang menabrak truk gandeng. Selain itu ada pula kecelakaan di California pada tahun yang sama yang mana Tesla yang menggunakan Autopilot menabrak truk pemadam kebakaran, menewaskan pengemudi dan melukai empat petugas pemadam kebakaran.

    NHTSA Angkat Suara

    NHTSA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa data tersebut sangat penting untuk mengevaluasi keselamatan teknologi mengemudi otomatis yang sedang berkembang.

    Adapun, dua mantan karyawan NHTSA mengatakan persyaratan pelaporan kecelakaan sangat penting bagi investigasi lembaga terhadap fitur bantuan pengemudi Tesla yang menyebabkan penarikan kembali kendaraan pada tahun 2023. Mereka mengatakan, tanpa data tersebut, NHTSA tidak dapat dengan mudah mendeteksi pola kecelakaan yang menyoroti masalah keselamatan.

    NHTSA mengatakan telah menerima dan menganalisis data lebih dari 2.700 kecelakaan sejak lembaga tersebut menetapkan aturan tersebut pada tahun 2021. NHTSA mengungkapkan, data tersebut telah memengaruhi 10 investigasi terhadap enam perusahaan, serta sembilan penarikan kembali keselamatan yang melibatkan empat perusahaan berbeda.

    (wur)

  • Bos Antam Ingatkan Generasi Muda Belajar Beradaptasi pada Perubahan Zaman – Page 3

    Bos Antam Ingatkan Generasi Muda Belajar Beradaptasi pada Perubahan Zaman – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta Dalam perjalanan karir Direktur Utama PT Aneka Tambang (Antam) Tbk Nico Kanter, pengalaman gagal tidak dapat dihindari. Namun dari kegagalan itulah dirinya belajar untuk lebih beradaptasi, menemukan peluang baru, dan menjadi lebih tangguh.

    Menurutnya, kegagalan sebenarnya dapat menjadi pendorong untuk mencapai kesuksesan yang lebih besar, asalkan kita bisa memanfaatkannya dengan baik. “Saya percaya bahwa kegagalan bukanlah akhir, melainkan awal dari pembelajaran baru,” ujar Nico dikutip Minggu (15/12/2024).

    Nico, yang pernah mengenyam pendidikan Magister Administrasi Bisnis di University of Southern California, Amerika Serikat, itu mengingatkan bahwa perjalanan profesional kedepan tidak akan selalu berjalan mulus. Namun, justru tantangan, kegagalan, dan ketidakpastian itulah yang akan membuat sumber daya manusia lebih tangguh menghadapi masa depan.

    “Ketika menghadapi tantangan, saya selalu mengingat bahwa semua hal bersifat sementara, baik itu kesulitan maupun keberhasilan. Dari prinsip ini, saya belajar untuk tetap berfokus pada solusi, terus maju, dan tidak pernah berhenti belajar,” jelasnya di depan 19 lulusan BBA dan 42 lulusan MBA IPMI.

    Sementara Rektor Institut IPMI Prof. Ir. M. Aman Wirakartakusumah M.Sc., Ph.D mengatakan, tantangan masa depan untuk lulusan Institut IPMI adalah persoalan perubahan iklim, geopolitik, dan hubungan international. Adapun mengantisipasi berbagai tantangan tersebut dengan inovasi dan kreativitas.

    “Sebagai sekolah bisnis, Institut IPMI mendidik mahasiswa, baik pada level BBA dan MBA, supaya punya kemampuan manuver tinggi dalam mengatasi berbagai perubahan zaman dengan bantuan teknologi terkini. Kami juga mendidik calon pemimpin masa depan memiliki integritas, kejujuran, dan kerja keras saat mereka masuk dunia kerja,” katanya usai prosesi Wisuda Institut IPMI ke-51 yang bertajuk “Proud Past, Promising Future”.

     

  • Elon Musk & Mark Zuckerberg Kompak Layangkan Protes ke OpenAI, Soal Apa?

    Elon Musk & Mark Zuckerberg Kompak Layangkan Protes ke OpenAI, Soal Apa?

    Bisnis.com, JAKARTA – Bos Meta, Mark Zuckerberg mengikuti langkah Elon Musk untuk mencegah OpenAI bertransformasi dari organisasi nirlaba menjadi perusahaan yang berorientasi pada keuntungan.

    Melansir dari Techcrunch, Minggu (15/12/2024), Meta yang merupakan perusahaan induk Facebook dan Instagram mengirimkan surat kepada Jaksa Agung California, Rob Bonta, yang didalamnya berisi kekhawatiran tentang dampak perubahan tersebut terhadap industri teknologi di Silicon Valley.

    Menurut laporan The Wall Street Journal, dalam surat tersebut, Meta menegaskan bahwa perubahan model bisnis OpenAI dapat menimbulkan implikasi besar bagi Silicon Valley dan berpotensi mengubah dinamika investasi di sektor teknologi. 

    Meta meminta Bonta untuk mengambil tindakan langsung terhadap perubahan yang dilakukan oleh OpenAI.

    Sebab, jika OpenAI beralih menjadi perusahaan laba, investor nirlaba yang sebelumnya terlibat akan kehilangan keuntungan dari status pajak khusus yang mereka dapatkan.

    “Jika model bisnis baru OpenAI valid, investor nirlaba akan mendapatkan keuntungan yang sama seperti investor konvensional, namun tetap mendapatkan manfaat dari pengurangan pajak yang diberikan pemerintah,” ujar Meta dalam suratnya.

    Pertarungan ini menambah ketegangan di dunia teknologi, di mana beberapa perusahaan besar, termasuk Meta dan xAI, berkompetisi ketat dengan OpenAI dalam pengembangan kecerdasan buatan.

    Diberitakan sebelumnya, Pemilik Perusahaan kecerdasan buatan xAI dan SpaceX Elon Musk kembali menggugat OpenAI. Gugatan ini menyoroti niat perusahaan untuk beralih menjadi organisasi yang mencari laba.

    Melansir dari The Verge, Senin (2/12/2024) dalam pengajuan mosi yang diajukan Jumat malam, pengacara Musk meminta hakim untuk mengeluarkan putusan pendahuluan yang menghentikan peralihan bentuk perusahaan tersebut.

    Sebab, apa yang nantinya dilakukan OpenAI bakal melanggar undang-undang antimonopoli Amerika Serikat.

    Menurut pengacara Musk, jika OpenAI benar-benar menjadi perusahaan yang mencari laba, pihak Musk khawatir OpenAI akan kekurangan dana untuk membayar ganti rugi jika Musk memenangkan gugatan tersebut. 

    Tidak hanya itu, dalam gugatan ini juga menyoroti dugaan bahwa CEO OpenAI, Sam Altman terlibat dalam transaksi yang diduga untuk kepentingan pribadi, yang dapat merugikan keuangan perusahaan.

    Pengacara Musk juga menuduh bahwa OpenAI dan Microsoft bekerja sama untuk menekan pesaing mereka, termasuk dengan meminta investor untuk tidak mendanai proyek bersama mereka. Hal ini, menurut pengacara Musk, melanggar ketentuan Undang-Undang Sherman yang mengatur persaingan usaha. 

  • Sumbang Rp 3,8 T, Donald Trump Beri Karpet Merah Buat Elon Musk

    Sumbang Rp 3,8 T, Donald Trump Beri Karpet Merah Buat Elon Musk

    Jakarta, CNBC Indonesia – Elon Musk yang menyumbangkan triliunan rupiah untuk Donald Trump mendapatkan karpet merah dalam pemerintah baru Amerika Serikat (AS). Pemerintahan Trump berencana mencabut persyaratan pelaporan kecelakaan mobil, menurut dokumen yang dilihat Reuters. Hal ini tentu menguntungkan untuk Elon Musk, sebagai pemilik perusahaan mobil listrik Tesla.

    Baik tim transisi Trump, Musk dan Tesla tidak menanggapi permintaan komentar. Tidak diketahui peran apa jika ada yang mungkin dimainkan Musk untuk rekomendasi tersebut.

    Elon Musk diketahui sebagai penyumbang terbesar saat Trump kampanye sebagai calon presiden AS lalu. Pemilik Tesla dan SpaceX tercatat memberikan US$242,6 juta atau Rp 3,8 triliun saat itu.

    Aturan baru terkait pelaporan kecelakaan akan menguntungkan bagi Tesla. Apalagi, perusahaan itu telah menjadi sasaran investigasi Badan Keselamatan lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA).

    Kecelakaan yang dilaporkan Tesla mencapai lebih dari 1.500. Dengan aturan tersebut, pemerintah tidak lagi memiliki wewenang melakukan penyelidikan dan mengatur keselamatan kendaraan otonom.

    Reuters melaporkan berdasarkan data kecelakaan NHTSA hingga 15 Oktober, Tesla bertanggung jawab atas 40 hingga 45 kecelakaan. Salah satunya terjadi di Virginia pada 2023, saat mobil dengan fitur autopilot diaktifkan menabrak truk gandeng.

    Kecelakaan juga terjadi di California pada tahun yang sama. Saat itu Tesla dengan Autopilot menabrak truk pemadam kebakaran, menewaskan pengemudi dan melukai empat petugas pemadam kebakaran.

    NHTSA menegaskan data kecelakaan sangat penting dalam mengevaluasi keselamatan teknologi mengemudi otomatis. Hal serupa juga disampaikan dua mantan karyawan lembaga itu, yang menyebut data penting untuk investigasi yang menyebabkan Tesla menarik kendaraan tahun 2023 lalu.

    Mereka mengatakan NHTSA tidak bisa mendeteksi pola kecelakaan terkait masalah keselamatan dengan mudah jika tanpa data tersebut.

    Sementara itu bulan Oktober lalu, Musk menyerukan melakukan proses persetujuan federal untuk kendaraan otonom. Dia menolak aturan negara bagian yang ditambal sulam.

    Bahkan dia akan memanfaatkan posisinya sebagai kepala efisiensi pemerintah untuk mendorong perubahan regulasi. Jabatan itu dijanjikan Trump untuk dirinya.

    (hsy/hsy)