kab/kota: California

  • Petaka Besar Buat Driver Online, Dampaknya Meluas

    Petaka Besar Buat Driver Online, Dampaknya Meluas

    Jakarta, CNBC Indonesia – Industri taksi otomatis tanpa sopir (robotaxi) akan membawa petaka besar bagi profesi driver online. Pasalnya, robotaxi bisa beroperasi tanpa membutuhkan pengemudi.

    Saat ini memang robotaxi masih dalam tahap awal pengembangan. Para raksasa teknologi masih berlomba-lomba melakukan uji coba hingga bisa memegang perizinan untuk menggelar robotaxi yang aman.

    China dan AS menjadi dua negara yang paling gencar mengembangkan robotaxi. Raksasa ride-hailing seperti Uber juga kencang menggandeng mitra produsen robotaxi untuk menawarkan layanan taksi otomatis komersil.

    Terbaru, Tesla milik Elon Musk juga makin cepat mengekspansi layanannya. Dikutip dari CNBC International, Senin (11/8/2025), Tesla telah mendapatkan izin untuk menggelar bisnis ride-hailing berbasis robotaxi di Texas.

    Hal ini akan membuat Tesla bersaing langsung dengan perusahaan kawakan seperti Uber dan Lyft.

    Robotaxi Tesla memiliki izin untuk mengoperasikan “perusahaan jaringan transportasi” hingga 6 Agustus 2026, menurut daftar di situs web Departemen Perizinan dan Regulasi Texas, atau TDLR. Izin tersebut diterbitkan minggu ini.

    Sebagain informasi, Tesla telah menjalankan layanan pemesanan kendaraan terbatas untuk penumpang yang diundang di Austin sejak akhir Juni 2025. Beberapa penumpang terpilih sebagian besar adalah influencer dan analis media sosial.

    Banyak yang membuat konten terkait pengalaman menunggangi robotaxi Tesla dan membagikannya ke platform populer seperti X dan YouTube.

    Armada robotaxi Tesla di Austin terdiri dari kendaraan Model Y yang dilengkapi dengan sistem kemudi otomatis parsial terbaru Tesla. Perusahaan mengoperasikan mobil-mobil tersebut dengan seorang valet, atau pengawas keselamatan manusia di kursi penumpang depan, yang bertugas mengintervensi jika terjadi masalah dengan perjalanan. Kendaraan-kendaraan tersebut juga diawasi dari jarak jauh oleh karyawan di pusat operasi.

    Dalam laporan kinerja Tesla pada bulan lalu, Musk meyakini perusahaannya bisa melayani setengah populasi AS pada akhir 2025 dengan layanan ride-hailing otomatis.

    Izin dari Texas merupakan yang pertama kali dikantongi Tesla untuk menjalankan perusahaan jaringan transportasi. TLDR mengatakan izin itu memungkinkan Tesla mengoperasikan bisnis ride-hailing di berbagai wilayah di negara bagian tersebut, termasuk kendaraan otomatis.

    Bahkan, Tesla tak perlu menggunakan pengawas atau valet manusia dalam mengoperasikan layanan ride-hailing.

    Tesla tak segera merespons permintaan komentar dari CNBC International.

    Sebelumnya, CNBC International melaporkan layanan robotaxi Tesla tertangkap kamera melanggar aturan lalu lintas saat uji coba pilot di Austin. Tak ada kecelakaan yang dilaporkan, namun penyelidikan ke Tesla tetap dilakukan.

    Dalam satu insiden, kreator konten Joe Tegtmeyer melaporkan robotaxi Tesla yang ia tumpangi tak berhenti saat ada sinyal kereta melintas. Pegawai Tesla harus melakukan intervensi untuk keamanannya.

    Texas selama ini dikenal lebih ‘longgar’ dalam regulasi untuk pengujian robotaxi dan pengoperasiannya di jalan raya, dibandingkan di negara-negara bagian AS lainnya.

    Kendati demikian, undang-undang baru yang ditandatangani Gubernur Texas dari Partai Republik, Greg Abbott, akan mulai berlaku tahun ini. Undang-undang ini mewajibkan produsen kendaraan otomatis untuk mendapatkan persetujuan dari negara bagian sebelum memulai operasi tanpa pengemudi.

    Undang-undang baru ini juga memberi Departemen Kendaraan Bermotor Texas wewenang untuk mencabut izin jika perusahaan AV dan mobil mereka tidak mematuhi standar keselamatan.

    Upaya Tesla dalam bidang AV menghadapi sejumlah tantangan di seluruh negeri, termasuk penyelidikan federal, tuntutan hukum tanggung jawab produk, dan penarikan kembali produk setelah tabrakan yang menyebabkan cedera atau kerusakan terjadi saat pengemudi menggunakan sistem Autopilot dan FSD (Full Self-Driving) milik perusahaan.

    Hakim federal di Miami pada minggu lalu memutuskan bahwa Tesla harus menanggung tanggung jawab 33% atas kecelakaan fatal yang melibatkan sistem Autopilot miliknya.

    Departemen Kendaraan Bermotor California (DMV) telah menuntut Tesla menggembar-gemborkan iklan sistem bantuan driver yang sesat. Buku panduan pemilik Tesla menyatakan bahwa fitur Autopilot dan FSD di mobil mereka merupakan sistem “hands-on” yang mengharuskan pengemudi siap untuk mengemudikan atau mengerem kapan saja.

    Namun, Tesla dan Musk telah berbagi pernyataan selama bertahun-tahun yang menyatakan bahwa Tesla dapat “mengemudi sendiri”.

    Sejak 2016, Musk telah menjanjikan mobil listrik (EV) Tesla akan berubah menjadi mobil yang sepenuhnya otomatis, hanya dengan pembaruan software secara over-the-air (OTA).

    Pada 2019, Musk mengatakan Tesla akan mengoperasikan 1 juta robotaxi pada 2020. Klaim itu membantunya mengumpulkan US$2 miliar pada saat itu dari investor institusional.

    Janji-janji itu tak terbukti. Tesla nyatanya tertinggal dalam pasar robotaxi di belakang para pesaingnya seperti Waymo milik Alphabet (Google) di AS dan Apollo Go milik Baidu di China.

    Sepanjang tahun ini, saham Tesla sudah anjlok 18% dan mencatat penurunan terbesar di daftar saham emiten teratas.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Mark Zuckerberg Borong 11 Rumah, Para Tetangga Menderita

    Mark Zuckerberg Borong 11 Rumah, Para Tetangga Menderita

    Jakarta

    Bagaimana rasanya bertetangga dengan salah satu orang terkaya di dunia, yaitu Mark Zuckerberg? Ternyata tidak menyenangkan. Itulah pengakuan warga di area Crescent Park di Palo Alto, California, tempat tinggal utama dari sang pendiri Facebook.

    Pada tahun 2011, Mark Zuckerberg membeli rumah pertamanya di Crescent Park. Kini, dengan kekayaan CEO Meta yang mencapai sekitar USD 270 miliar, ia telah mengubah lingkungan tersebut menjadi semacam wilayahnya sendiri yang sangat terlindungi.

    Menurut New York Times, Zuckerberg telah menghabiskan lebih dari USD 110 juta untuk membeli setidaknya 11 rumah di sana. Beberapa transaksi mencapai USD 14,5 juta per rumah, terkadang dua atau tiga kali lipat dari nilai pasar.

    Beberapa rumah ini kini kosong di kota yang terkenal langka perumahan. Dikutip detikINET dari MSN, Senin (11/8/2025) diketahui bahwa ada satu rumah menjadi tempat sekolah swasta untuk 14 anak.

    Lima properti digabung jadi satu kompleks untuk Zuck, istrinya Priscilla Chan, dan tiga putri mereka. Fasilitasnya super lengkap, dari taman yang rimbun, wisma tamu, lapangan, kolam renang, dan patung Chan setinggi 2,2 meter dari perak yang dipersembahkan Zuck untuk istrinya.

    Di bawahnya terdapat ruang bawah tanah seluas 700 meter. Izin mendirikan bangunan menyebutnya ruang bawah tanah, tapi tetangga lebih suka menyebutnya bunker atau gua kelelawar. Delapan tahun pembangunannya menimbulkan kebisingan dari peralatan berat.

    Properti Zuck dijaga oleh sistem keamanan tinggi dengan kamera. Tetangga mengklaim beberapa kamera mengintip ke halaman mereka. Namun juru bicara Zuck mengatakan mereka adalah tetangga yang baik.

    “Mark, Priscilla, dan anak mereka menjadikan Palo Alto rumah lebih dari satu dekade,” ujar jubir Aaron McLean. Menurutnya, mereka melakukan banyak hal untuk meminimalkan gangguan, termasuk memberi tahu tetangga sebelum acara besar dan menanggung biaya transportasi karyawan agar mobil tak memenuhi jalan.

    Namun tak semua orang terkesan. “Tidak ada lingkungan yang ingin dijajah,” kata Michael Kieschnick, yang rumahnya dikelilingi di tiga sisi oleh properti Zuck. Ia dan yang lain berpendapat pemerintah kota menutup mata, membiarkan orang bebas parkir untuk menikmati salah satu acara Zuckerberg.

    Ini sangat berbeda dari masa-masa awal, ketika Zuckerberg dilaporkan berjanji takkan merobohkan rumah atau memenuhi jalan dengan parkir. “Kedua janji itu diingkari,” klaim Kieschnick. Rumahnya juga ingin dibeli Zuck, tapi ia menolaknya.

    Perumahan ini juga menjadi tuan rumah bagi serangkaian pesta bertema, termasuk pesta disko bulan Oktober silam di mana Zuckerberg mengenakan celana panjang putih dan kalung emas.

    (fyk/fay)

  • Bill Gates Buka-bukaan Tanda Kiamat, Tunjuk Indonesia

    Bill Gates Buka-bukaan Tanda Kiamat, Tunjuk Indonesia

    Jakarta, CNBC Indonesia – Bill Gates buka-bukaan terkait tanda ‘kiamat’ di Bumi. Pendiri Microsoft yang dikenal kerap menyuarakan isu lingkungan tersebut menyorot peran Indonesia dalam krisis lingkungan global.

    Dalam tulisannya berapa waktu lalu, ia mengingatkan Bumi saat ini memproduksi 51 miliar ton gas rumah kaca per tahun. Salah satu penyumbang utamanya adalah industri lemak dan minyak, termasuk minyak sawit yang banyak diproduksi di Indonesia.

    “Untuk melawan perubahan iklim, kita harus menurunkan angka ini ke nol,” tulis Gates dalam blog pribadinya.

    Menurutnya, 7% dari emisi tersebut berasal dari produksi lemak dan minyak, baik dari hewan maupun tumbuhan. Salah satu yang paling mencolok yaitu minyak sawit. Indonesia serta Malaysia disebut secara langsung sebagai penyumbang besar dari industri ini.

    Sawit Indonesia Disebut Biang Kerok

    Gates menyoroti minyak sawit adalah lemak nabati paling banyak dikonsumsi di dunia yang ada di makanan ringan, mie instan, kosmetik, hingga bahan bakar. Masalahnya bukan pada produk akhirnya, tetapi pada proses produksinya.

    Pohon sawit hanya tumbuh di wilayah tropis, yang banyak berada di kawasan khatulistiwa seperti Indonesia. Akibatnya, hutan-hutan dikonversi menjadi perkebunan sawit melalui penggundulan dan pembakaran.

    “Pada 2018, kehancuran yang terjadi di Malaysia dan Indonesia saja menyumbang 1,4% dari total emisi global,” tulis Gates. “Angka ini lebih besar dari emisi seluruh negara bagian California dan nyaris menyamai emisi industri penerbangan dunia,” imbuh ia.

    Gates mengakui mengganti minyak sawit bukan hal mudah. Komoditas ini murah, tidak berbau, dan punya komposisi lemak yang serbaguna. Namun ia juga menyebut sudah ada solusi, salah satunya datang dari C16 Biosciences, perusahaan yang menciptakan minyak mirip sawit dari ragi liar melalui fermentasi yang tanpa emisi, tanpa lahan, tanpa menebang hutan.

    Gates juga menyoroti startup lain bernama Savor, yang menciptakan lemak sintetis dari CO2 dan air. Ia mengklaim hasilnya menyerupai lemak dari susu, keju, dan daging, namun diproduksi tanpa merusak lingkungan atau menyiksa hewan.

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Peneliti Temukan Cara Baca Pikiran Manusia, Bisa Jadi ‘Obat’ Pikun Masa Depan?

    Peneliti Temukan Cara Baca Pikiran Manusia, Bisa Jadi ‘Obat’ Pikun Masa Depan?

    Jakarta

    Peneliti mengungkapkan otak bekerja seperti ‘lemari arsip’ untuk menyimpan memori visual dari berbagai objek. Ini berkaitan erat dengan bagian hipokampus otak yang memiliki kemampuan mengingat ‘di mana’ dan ‘kapan’ suatu peristiwa terjadi.

    Tapi bagi ahli, tidaklah masuk akal hipokampus juga harus menyimpan satu per satu memori dari setiap objek yang ditemui. Oleh karena itu, mereka berpendapat hipokampus pasti menggunakan sistem kategorisasi, seperti lemari arsip.

    Peneliti dari University of Southern California (USC) bernama Dong Song bersama timnya merekrut 24 pasien epilepsi yang sudah memiliki elektroda tertanam di otak. Elektroda tersebut digunakan untuk mendeteksi lokasi kejang.

    Banyak pasien epilepsi mengalami gangguan memori, sehingga penelitian ini sangat cocok menurut ahli. Ketika peserta menyelesaikan tugas pengingatan kembali, peneliti berhasil merekam lonjakan aktivitas dari dua kelompok neuron di hipokampus menggunakan elektroda yang terpasang.

    “Kami memperlihatkan lima kategori gambar kepada para pasien seperti ‘hewan’, ‘tumbuhan’, ‘bangunan’, ‘kendaraan’, dan ‘alat kecil’. Lalu kami merekam sinyal dari hipokampus,” ujar Song dikutip dari IFL Science, Kamis (31/7/2025).

    Mereka menggunakan teknologi machine learning untuk menganalisis pola sinyal otak yang terekam. Tujuannya untuk mengetahui apakah sinyal otak bisa dibaca sedemikian rupa sehingga peneliti bisa menguraikan kategori gambar yang sedang pasien ingat.

    Dengan kata lain, apakah peneliti bisa ‘membaca pikiran’ hanya dari rekaman otak untuk mengetahui jenis gambar saat itu? Dan jawabannya, ternyata bisa.

    “Kami bisa cukup akurat menguraikan kategori gambar apa yang sedang pasien coba ingat,” kata Song.

    Menurut Song, ini mengonfirmasi otak memang menyortir objek-objek ke dalam kategori tertentu. Ini sudah dicurigai sejak lama oleh ilmuwan.

    Peneliti menambahkan temuan ini bisa menjadi langkah awal pengembangan alat klinis untuk berbagai masalah memori seperti pikun di masa depan. Ini bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

    “Dengan pengetahuan ini, kita bisa mulai mengembangkan alat klinis untuk memulihkan kehilangan ingatan dan meningkatkan kualitas hidup, termasuk prostetik memori dan strategi neurorestoratif lainnya,” kata peneliti pendamping Charles Liu.

    Penelitian lanjutan akan diperluas ke luar lima kategori yang sudah digunakan. Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering menemukan objek yang dalam beberapa kategori sekaligus.

    Tim juga menyarankan agar penelitian di masa depan mencoba meniru kondisi yang lebih realistis di dunia nyata, serta menjelajahi penyimpanan memori jangka panjang. Setelah objek-objek itu ‘diarsipkan’, apakah mereka tetap berada di sana atau sistemnya berkembang seiring waktu.

    Halaman 2 dari 2

    (avk/naf)

  • Tanda Kiamat Muncul di Bawah Tanah, Pakar Ungkap Faktanya

    Tanda Kiamat Muncul di Bawah Tanah, Pakar Ungkap Faktanya

    Jakarta, CNBC Indonesia – Para ilmuwan menemukan dua ancaman besar yang dapat mengubah wajah Bumi secara drastis. Ancaman tersebut adalah penyusutan air tanah global yang semakin cepat dan pelemahan arus laut raksasa di Samudra Atlantik yang belum pernah terjadi selama lebih dari 10.000 tahun.

    Ancaman ini diungkapkan melalui penelitian terbaru dari University of California, Santa Barbara, yang menyebut cadangan air tanah dunia mengalami penurunan drastis. Data menunjukkan 71% wilayah yang dipantau mengalami penyusutan air tanah, melonjak tajam dibanding hanya 16% pada periode 1980-1990.

    “Dalam beberapa lokasi, tingkat penurunannya mencapai tiga kali lipat dari perkiraan awal,” kata salah satu peneliti, seperti dikutip dari laporan resmi universitas. Analisis ini dilakukan dengan menggabungkan catatan nasional, subnasional, dan data dari lembaga riset internasional.

    Air tanah merupakan sumber vital bagi miliaran manusia, dan penipisannya dapat memicu krisis pangan, kekeringan ekstrem, hingga migrasi massal.

    Ancaman lain datang dari Samudra Atlantik. Tim peneliti internasional menemukan bahwa sistem sirkulasi Atlantic Meridional Overturning Circulation (AMOC) atau “sabuk pengangkut” laut yang memindahkan panas, karbon, dan nutrisi dari tropis ke Arktik, kini menunjukkan tanda-tanda kerusakan mendadak.

    Model komputer dan data historis menunjukkan AMOC telah melemah sekitar 15% sejak 1950, menjadikannya yang terlemah dalam 1.000 tahun terakhir. Pelemahan ini dipicu oleh mencairnya gletser Greenland dan lapisan es Arktik, yang menambah aliran air tawar ke laut dan menghambat tenggelamnya air asin dari selatan.

    “Jika AMOC runtuh, dampaknya akan dirasakan di seluruh dunia, mulai dari perubahan pola cuaca, kenaikan permukaan laut di pesisir timur AS, hingga terganggunya ekosistem laut,” ujar peneliti kelautan Dr. Stefan Rahmstorf dalam studi yang dipublikasikan sebelumnya.

    Meski beberapa penelitian memperkirakan titik kritis dapat terjadi antara 2025 hingga 2095, Kantor Meteorologi Inggris menilai skenario tersebut “sangat tidak mungkin” terjadi di abad ke-21.

    Namun, para ilmuwan menegaskan kedua fenomena ini, yakni penyusutan air tanah dan melemahnya AMOC, adalah sinyal peringatan keras bahwa perubahan iklim tengah berlangsung cepat dan meluas, dengan risiko yang bisa melampaui prediksi terburuk.

     

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Nasib Harga iPhone Usai Apple Setuju Bangun Pabrik di Amerika

    Nasib Harga iPhone Usai Apple Setuju Bangun Pabrik di Amerika

    Jakarta, CNBC Indonesia – Pemerintahan Donald Trump berhasil menekan Apple untuk meningkatkan fasilitas manufakturnya di Amerika Serikat (AS). Apple mengumumkan penambahan investasi dari US$500 miliar menjadi US$600 miliar selama 4 tahun ke depan di AS.

    CEO Apple Tim Cook mengatakan Apple berkomitmen untuk lebih mengoptimalkan rantai pasok global dengan memperbesar peran AS. Kendati demikian, penambahan investasi baru ini belum secara gamblang disebut untuk membangun pabrik iPhone.

    Wacana pembangunan pabrik iPhone di AS sudah lama menjadi sorotan. Bahkan, sejak era kepemimpinan Barrack Obama. Namun, selama ini Apple masih bisa ‘mangkir’ dan mengandalkan rantai pasokan di China.

    Belakangan, Apple mulai meningkatkan diversifikasi produksi iPhone di negara-negara lain seperti India. China mulai ditinggalkan karena ancaman tarif tinggi dari Trump.

    Namun, pemindahan fasilitas produksi Apple dari China ke India belum bisa memuaskan Trump. Bahkan, Trump mengancam akan menerapkan tarif tambahan 25% untuk iPhone yang dijual di AS tetapi diproduksi di negara lain.

    Sejak Trump dilantik untuk masa jabatan keduanya pada Januari 2025, hubungannya dengan Cook bisa dibilang naik-turun. Trump menegaskan sikapnya ingin iPhone diproduksi di AS, bukan China atau India.

    Lantas, apa dampaknya jika iPhone diproduksi di AS?

    Beberapa saat lalu, Profesor Emeritus Duke University, Gary Gereffi, mengatakan pendekatan paling realistis untuk memindahkan produksi iPhone ke AS adalah dengan merekonstruksi rantai pasokan. Apple disebut bisa mengalihkan manufaktur komponen utama ke Amerika Utara.

    Namun, masih ada masalah lain terkait tenagar kerja. Perakitan di AS akan membutuhkan banyak tenaga kerja manusia dan robot.

    “Kita mengalami kekurangan tenaga kerja yang sangat parah. Dan telah kehilangan seni manufaktur skala besar,” jelas profesor bisnis Universitas Johns Hopkins, Tinglong Dai, dikutip dari Wall Street Journal.

    Sebagai contoh, pabrikan perakit iPhone di China, Foxconn, memperkerjakan 300 ribu pekerja. Di sisi lain, perekrutan akan menjadi salah satu masalah paling besar yang ada di pabrik-pabrik AS.

    Belum lagi soal uang yang harus digelontorkan Apple. Perlu banyak biaya membangun iPhone asli AS.

    Meski harganya murah jika diproduksi AS, namun kualitasnya akan lebih buruk. Setidaknya pada awal pabrikan AS berjalan.

    “AS memiliki kapasitas memproduksi komponen smartphone di sejumlah area, namun bukan yang terbaik,” jelas Dai.

    Harga iPhone Terancam Naik Gila-gilaan

    Analis Bank of America Securities, Wamsi Mohan, mengatakan iPhone 16 Pro yang saat ini dijual US$1.199 (Rp19.5 jutaan) bisa meningkat harganya sampai 25% menjadi sekitar US$1.500 (Rp24,4 jutaan). Perkiraan itu hanya didasarkan pada penambahan biaya tenaga kerja yang lebih mahal di AS.

    Bahkan, analis Wedbush Dan Ives pernah menyebut harga iPhone buatan pabrik AS bisa mencapai US$3.500 (Rp57 jutaan), dikutip dari CNBC International.

    Ia mengestimasikan Apple akan mengeluarkan US$30 miliar (Rp489 triliun) selama 3 tahun ke depan untuk memindahkan 10% rantai pasokannya ke AS.

    Sebagai informasi, Apple merancang produk-produknya di California, tetapi produksi dan perakitannya mengandalkan para manufaktur kontrak. Salah satu rekanan terbesar Apple adalah Foxconn.

    Jika Apple membujuk Foxconn dan mitra-mitra manufaktur lainnya untuk memproduksi iPhone di AS, akan butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun fasilitas pabrik dan memasang alat.

    Di samping itu, tak ada jaminan kebijakan perdagangan tak akan berubah lagi di masa depan.

    Kendati demikian, sekali lagi belum ada detail yang lebih perinci dari Apple terkait investasi manufaktur yang dibangun di AS, apakah untuk produksi iPhone atau hal-hal lainnya. Kita tunggu saja!

    (fab/fab)

    [Gambas:Video CNBC]

  • Gokil, Segini Harga iPhone Jika Dibuat di AS

    Gokil, Segini Harga iPhone Jika Dibuat di AS

    Jakarta

    Gagasan merakit iPhone sepenuhnya di Amerika Serikat mencuat di tengah kebijakan “tarif impor” pemerintahan Donald Trump. Gedung Putih mengklaim AS memiliki tenaga kerja dan sumber daya untuk memproduksi iPhone di dalam negeri.

    Namun dikutip detikINET dari Forbes, para analis yang memahami operasi Apple menilai langkah ini akan sangat mahal dan rumit secara logistik.

    Apple memproduksi lebih dari 80% perangkatnya di China melalui kontraktor seperti Foxconn. Memindahkan ekosistem produksi raksasa ini ke AS membutuhkan waktu, investasi besar, dan stabilitas kebijakan-tanpa jaminan keberhasilan. Salah satu tantangan utama adalah biaya tenaga kerja.

    Di China, pekerja Foxconn dilaporkan berpenghasilan sekitar USD 3,63 (Rp 61 ribu) per jam selama peluncuran iPhone 16, sementara upah minimum di California mencapai USD 16,50 (Rp 277 ribu) per jam. Menurut analis Bank of America Securities, Wamsi Mohan, kesenjangan upah ini bisa menaikkan harga iPhone 16 Pro sebesar 25%, dari USD 1.199 (Rp 20,1 juta) menjadi sekitar USD 1.500 (Rp 25 juta).

    Sementara itu, analis Wedbush, Dan Ives, memprediksi angka lebih ekstrem, dengan harga iPhone buatan AS mencapai USD 3.500 (Rp 58,7 juta). Ia memperkirakan Apple perlu menggelontorkan USD 30 miliar selama tiga tahun hanya untuk memindahkan 10% rantai pasokannya ke AS.

    Selain biaya tenaga kerja, Apple akan menghadapi tarif impor pada komponen utama seperti layar dari Korea Selatan dan prosesor dari TSMC di Taiwan.

    Keterbatasan tenaga kerja terampil di AS juga menjadi hambatan. CEO Apple, Tim Cook, pernah menyatakan kekurangan teknisi di AS sebagai kendala signifikan, berbeda dengan China yang memiliki jumlah tenaga ahli melimpah.

    Sejarah menunjukkan tantangan serupa. Upaya Foxconn membangun pabrik di Wisconsin senilai USD 10 miliar diharapkan dapat menciptakan 13.000 lapangan kerja. Pada akhirnya, pabrik tersebut tidak memproduksi satu pun produk inti Apple, dan beralih ke produksi masker selama pandemi. Hingga saat ini, pabrik tersebut hanya memiliki sekitar 1.454 lapangan kerja, dan fasilitas tersebut bahkan belum 100% siap.

    Ekspansi Apple sebelumnya ke Brasil juga gagal melokalisasi produksi iPhone sepenuhnya. Meskipun pabriknya bernilai USD 12 miliar, Apple masih harus mengimpor sebagian besar komponen dari Asia. Pada tahun 2015, iPhone buatan Brasil harganya hampir dua kali lipat dari iPhone buatan China.

    Meski produksi iPhone massal di AS sulit terwujud, analis Morgan Stanley, Erik Woodring, menilai Apple mungkin akan memproduksi aksesori seperti HomePod atau AirTags skala kecil untuk mendapat keringanan tarif. Apple juga telah menunjukkan komitmen investasi di AS, termasuk USD 500 miliar untuk proyek seperti produksi server AI di Houston dan komponen semikonduktor di Arizona bersama TSMC.

    Namun, memindahkan seluruh rantai pasokan iPhone ke AS dinilai sebagai misi hampir mustahil. “Akan memakan waktu bertahun-tahun, jika memungkinkan,” ujar Mohan seperti dikutip dari CNBC.

    Strategi Apple tampaknya tetap berfokus pada negosiasi dengan pemerintahan Trump, seperti yang berhasil dilakukan pada 2019 saat memproduksi Mac Pro di Texas, untuk menjaga harga kompetitif dan menghindari tarif besar-besaran.

    Dengan semua tantangan ini, konsumen di Negeri Paman Sam mungkin harus bersiap membayar jauh lebih mahal untuk iPhone “Made in USA”-jika itu pernah terwujud.

    (afr/afr)

  • Kita Ingin Ibu Kota Aman dan Hebat

    Kita Ingin Ibu Kota Aman dan Hebat

    Jakarta

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dirinya sedang mempertimbangkan kemungkinan mengambil alih kendali federal atas Ibu Kota AS, Washington. Dia ingin menekan angka kejahatan di kota tersebut.

    Sebagaimana diketahui, berdasarkan perjanjian yang berlaku selama lebih dari 50 tahun, tata kelola Washington berada di tangan pemerintah Distrik Columbia yang dipilih secara lokal. Termasuk, wali kotanya dengan kongres memegang peran pengawasan.

    Trump mengaku sudah lama kesal dengan pengaturan tersebut. Dia juga telah berulang kali menyatakan bahwa ia ingin memfederalisasikan kota tersebut, memberikan Gedung Putih keputusan akhir dalam pengelolaan yang berjalan ini.

    “Kami sedang mempertimbangkannya, ya, karena kejahatannya konyol,” kata Trump kepada wartawan menanggapi pertanyaan tentang apakah ia seharusnya bertanggung jawab atas kepolisian kota tersebut, sebagaimana dilansir AFP, Kamis (7/8/2025).

    “Kita ingin memiliki ibu kota yang aman dan hebat, dan kita akan mewujudkannya,” imbuh Trump.

    Dia mengatakan tingkat kejahatan di kota itu meningkat. Dia pun mempertimbangkan menurunkan tentara nasional untuk melawan kejahatan di kota itu.

    “Tingkat kejahatan, tingkat perampokan, pembunuhan, dan sebagainya; kita tidak akan membiarkannya — dan itu termasuk mendatangkan Garda Nasional, mungkin dengan sangat cepat juga,” ucap Trump.

    Rencana mengenai pengambil alihan Washington itu mulanya disampaikan Trump di media sosialnya. Dia meminta Kota Washington bertindak seiring maraknya aksi kejahatan di sana.

    “Jika DC tidak segera bertindak, kita tidak punya pilihan selain mengambil alih kendali Kota oleh Pemerintah Federal, dan menjalankan Kota ini sebagaimana mestinya,” tulisnya.

    Tingkat Kejahatan di Washington

    Menurut data statistik kepolisian, kejahatan dengan kekerasan di Washington yang dipimpin oleh Partai Demokrat turun 26 persen pada paruh pertama tahun 2025 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

    Tingkat kejahatan di kota tersebut pada tahun 2024 sudah mencapai titik terendah dalam tiga dekade, menurut data yang dikeluarkan oleh Departemen Kehakiman sebelum Trump menjabat.

    Ancaman Trump untuk mengirim Garda Nasional ke ibu kota muncul beberapa minggu setelah ia mengerahkan pasukan cadangan militer California ke Los Angeles untuk meredam protes atas penggerebekan imigrasi, meskipun ada keberatan dari para pemimpin lokal dan penegak hukum.

    Trump sering mempertimbangkan untuk menggunakan militer untuk mengendalikan kota-kota di Amerika, yang banyak di antaranya berada di bawah kendali Partai Demokrat dan bertentangan dengan dorongan nasionalisnya.

    Pada Rabu lalu, delegasi kongres Washington yang tidak memiliki hak suara, Eleanor Holmes Norton, menolak klaim Trump bahwa kejahatan kekerasan sedang meningkat, dan ancamannya untuk memfederalisasi ibu kota.

    “Presiden tidak memiliki wewenang untuk mengambil alih kendali DC secara sepihak. Kongres harus mengesahkan undang-undang, dan saya tidak akan membiarkan upaya yang sedang berlangsung sejauh itu,” ujarnya di X.

    Halaman 2 dari 2

    (zap/yld)

  • Lagi Viral Jalan Kaki 6-6-6, Ini Saran Dokter Buat yang Mau Cobain

    Lagi Viral Jalan Kaki 6-6-6, Ini Saran Dokter Buat yang Mau Cobain

    Jakarta

    Tren olahraga berjalan kaki dengan metode 6-6-6 populer di media sosial. Meski dianggap sebagai cara sederhana untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan, ternyata ada kelompok tertentu yang tidak disarankan untuk langsung mengikuti tren ini.

    Metode 6-6-6 adalah program berjalan kaki yang dianggap sederhana dan efektif untuk membantu menurunkan berat badan serta mengurangi stres. Tren ini dilakukan dengan berjalan kaki selama 60 menit sebanyak tiga hari dalam seminggu, yang bisa dimulai pada pukul 6.00 pagi atau 6.00 sore.

    “48 menit di antaranya harus dilakukan dengan ‘kecepatan tinggi’ atau zona 2. Ini berfungsi untuk meningkatkan detak jantung dan menantang sistem kardiovaskular,” jelas dokter intervensi nyeri dan pengobatan regeneratif di DISC Sports and Spine Center di Encino, California, AS, Dr Raj Desai, MD kepada Everyday Health.

    Dr Desai sendiri sangat mendukung olahraga dan jalan kaki secara teratur karena memiliki banyak manfaat, seperti:

    Menjaga berat badan yang sehat.Mengurangi lemak tubuh.Menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, kanker, dan diabetes tipe 2.Meningkatkan kebugaran kardiovaskular.Meningkatkan kekuatan tulang dan otot.Meningkatkan energi.Memperkuat sistem kekebalan tubuh.Meminimalkan stres.Meningkatkan suasana hati.

    Saran Dokter Buat yang Mau Coba Jalan Kaki 6-6-6

    Meskipun memiliki banyak manfaat, ada beberapa orang yang perlu berhati-hati sebelum langsung melakukan tren 6-6-6 ini. Hukuman ini tidak disarankan bagi mereka yang baru pertama kali berolahraga atau tidak pernah berolahraga secara teratur.

    Langsung berjalan kaki selama 60 menit bisa jadi terlalu berat. Oleh karena itu, bagi pemula, disarankan untuk memulainya dengan beban yang lebih kecil dan secara bertahap meningkatkan durasi hingga 60 menit.

    Selain itu, tren ini juga tidak disarankan bagi mereka yang sedang mengalami cedera. Kelompok ini akan lebih baik jika berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau ahli fisioterapi sebelum memulai program latihan apa pun.

    Dr. Desai juga menekankan, bagi individu dengan riwayat atau masalah kondisi jantung, masalah sendi, atau yang umumnya kurang bergerak, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai tren ini.

    Pada intinya, olahraga dengan berjalan kaki sangat direkomendasikan. Namun, jika tidak memiliki waktu 60 menit atau belum sanggup melakukannya, mulailah secara perlahan sesuai dengan jadwal dan kemampuan masing-masing.

    “Program olahraga terbaik adalah program yang benar-benar Anda jalani dengan rutin dan jangka panjang,” tegas Dr Desai.

    Halaman 2 dari 3

    (sao/kna)

  • Gara-gara Trump, Semua Jadi Mahal – Page 3

    Gara-gara Trump, Semua Jadi Mahal – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – “Semuanya akan menjadi sangat mahal,” kata pebisnis dekorasi rumah yang berbasis di Oakland, California, Amerika Serikat (AS), Melanie Abrantes.

    Abrantes salah satu dari sekian banyak CEO dari bisnis produk konsumen skala kecil dan menengah (UMKM) di AS yang menyatakan bahwa tarif yang diberlakukan Presiden Donald Trump bisa memaksa mereka menaikkan harga sebelum akhir tahun.

    Minggu lalu, Donald Trump memperbarui tarif untuk puluhan negara, dengan bea masuk yang berkisar antara 10 persen hingga 41 persen dan akan mulai berlaku pada 7 Agustus 2025.

    Barang-barang yang dianggap telah diangkut ulang atau dikirim melalui negara perantara untuk menyamarkan asal produksi demi menghindari tarif yang berlaku akan dikenai tarif tambahan sebesar 40 persen.

    Menurut pelaku UMKM di AS, bisnis-bisnis yang sempat menimbun stok di awal tahun kini mulai kehabisan persediaan. Saat mereka melakukan pemesanan ulang dari produsen luar negeri, mereka terpaksa membayar biaya impor yang jauh lebih tinggi.

    “Meskipun front-running persediaan telah mengurangi kebutuhan untuk menaikkan harga barang, akan semakin sulit bagi bisnis untuk menyerap bea masuk yang lebih tinggi karena stok sebelum tarif menipis,” tulis para ekonom Wells Fargo dalam  laporan riset bulan Juli dikutip dari CNBC, Selasa (5/8/2025).

    “Kami memperkirakan harga barang inti akan terus meningkat pada paruh kedua tahun ini sebagai hasilnya,” kata ekonom tersebut.