Ini Menu Perdana Makan Bergizi Gratis di Banyumas, Nilainya Tak Sampai Rp 10.000
Tim Redaksi
BANYUMAS, KOMPAS.com –
Kabupaten
Banyumas
, Jawa Tengah, resmi meluncurkan
program makan bergizi
gratis mulai Senin (6/1/2025).
Pada tahap awal, program ini menyasar 2.740 siswa di beberapa sekolah, termasuk SD Negeri 1 Kranji
Purwokerto
, TK Pamardi Siwi Purwokerto, dan SMK Negeri 2 Purwokerto.
Pj Bupati Banyumas, Iwanuddin Iskandar, menjelaskan bahwa menu yang disajikan dalam program ini telah dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi siswa, dengan perhitungan dari ahli gizi.
“Karbohidratnya nasi, sayur pokcoy ada suwiran ayam dan tahu, ayam, buah semangka, dan susu,” kata Iwanuddin saat peluncuran program makan bergizi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Umum Brobahan, Purwokerto.
Iwanuddin menambahkan bahwa nilai dari menu yang disajikan tidak sampai Rp 10.000.
“Nilainya tadi saya tanyakan ke pimpinan di sini tak sampai Rp 10.000,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iwanuddin memastikan bahwa semua menu yang disajikan telah melalui proses pemeriksaan untuk memastikan kelayakan konsumsi.
“Kami mengambil sampel untuk mengetahui kualitas makanan yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Dari dua sampel yang diambil, layak untuk dikonsumsi,” jelasnya.
Dengan peluncuran ini, diharapkan siswa di Banyumas dapat memperoleh asupan gizi yang lebih baik untuk mendukung kesehatan dan perkembangan mereka.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
kab/kota: Banyumas
-
/data/photo/2025/01/06/677b5bc9792c9.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
5 Ini Menu Perdana Makan Bergizi Gratis di Banyumas, Nilainya Tak Sampai Rp 10.000 Regional
-
/data/photo/2025/01/05/6779edbcb7199.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
6 Bus Tabrak Bus di Purwokerto, Seorang Penumpang Sempat Terjepit Regional
Bus Tabrak Bus di Purwokerto, Seorang Penumpang Sempat Terjepit
Tim Redaksi
PURWOKERTO, KOMPAS.com
–
Kecelakaan
karambol melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Gerilya,
Purwokerto
, Kabupaten
Banyumas
, Jawa Tengah, Minggu (5/1/2025) pagi.
Ketiga kendaraan tersebut yaitu, bus AKAP Sinar Jaya dengan nomor polisi B 7528 IS, micro bus dengan nomor polisi G 7033 QR dan pikap dengan nomor polisi R 8624 IH.
Kanot Gakkum Satlantas Polresta Banyumas Iptu Susanto menjelaskan, peristiwa tersebut bermula saat micro bus melaju beriringan dengan bus Sinar Jaya dari arah barat ke timur.
“Kejadian pukul 04.20 WIB. Awalnya melaju micro bus dari arah barat ke timur, di belakangnya melaju Sinar Jaya,” kata Susanto kepada wartawan, Minggu.
Sesampainya di lokasi kejadian, bus Sinar Jaya yang dikemudikan MT (48) warga Kabupaten Brebes menabrak bagian belakang micro bus yang dikemudikan A (48),warga Kabupaten Brebes.
“Micro bus oleng ke kanan dan membentur tiang listrik. Sedangkan bus Sinas Jaya oleng kiri dan menabrak sebuah mobil pikap bernomor R 8624 IH yang sedang parkir di depan ruko,” jelas Susanto.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun dua penumpang bus Sinar Jaya dan sopir serta seorang penumpang micro bus mengalami luka-luka sehingga dilarikan ke rumah sakit.
“Kecelakaan terjadi karena tidak menjaga jarak sehingga menabrak dari belakang. Namun untuk memastikan penyebabnya, kami masih melakukan penyelidikan,” ujar Susanto.
Sementara itu, salah seorang saksi di lokasi kejadian, Solikin (40) mengatakan, salah seorang penumpang bus Sinar Jaya sempat terjepit.
“Seorang penumpang yang duduk di bangku dekat sopir sempat terjapit. Korban berhasil diselamatkan, tapi proses evakuasinya cukup lama karena terjepit,” kata Solikin.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Masa Angkutan Libur Nataru Berakhir Besok, Tiket Kereta Api Masih Tersedia
Banyumas, Beritasatu.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 5 Purwokerto mencatat total 254.345 pelanggan berangkat dari 18 stasiun di wilayah operasinya selama masa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025. Hingga Sabtu (4/1/2025), akumulasi penumpang yang tiba di wilayah ini mencapai 263.090 orang.
Pada hari yang sama, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 13.997 orang, sedangkan jumlah penumpang yang tiba mencapai 13.045 orang.
Manager Humas Daop 5 Purwokerto Feni Novida Saragih menyampaikan tiket masih tersedia hingga masa akhir angkutan Libur Nataru pada 5 Januari 2025.
“Tiket Nataru hingga 5 Januari 2025 masih tersedia sebanyak 1.500 tiket dari wilayah Daop 5 Purwokerto,” ungkap Feni, Sabtu (4/1/2025).
Feni juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program promo diskon YES DEAL dengan diskon tarif antara 10% hingga 30% untuk kereta api keberangkatan awal maupun yang melintas di Daop 5.
“Jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau menggunakan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access,” tambahnya.
Berikut daftar stasiun dengan jumlah penumpang tertinggi di wilayah Daop 5 selama libur Nataru pada Sabtu (4/1/2025):
1. Stasiun Purwokerto: Penumpang naik 3.890, penumpang turun 4.225.
2. Stasiun Kutoarjo: Penumpang naik 2.283, penumpang turun 2.164.
3. Stasiun Kroya: Penumpang naik 1.762, penumpang turun 1.501.
4. Stasiun Kebumen: Penumpang naik 1.414, penumpang turun 1.211.
5. Stasiun Gombong: Penumpang naik 1.154, penumpang turun 943. -

Prediksi Cuaca Ekstrem di Jateng 4-6 Januari 2025, Berikut Daftar Wilayah yang Berpotensi
TRIBUNJATENG.COM – Berikut daftar daerah di Jateng yang diprediksi berpotensi terjadi cuaca ekstrem.
Warga pun diimbau untuk waspada.
Cuaca ekstrem tersebut diprediksi akan terjadi pada 4-6 Januari 2025.
Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Yoga Sambodo, mengungkapkan bahwa fenomena ini disebabkan oleh adanya bibit siklon tropis 94S yang terletak di sekitar Samudera Hindia Barat Daya Banten.
“Menyebabkan pembentukan wilayah pertemuan massa udara, perlambatan angin, dan belokan angin di Jawa Tengah,” kata Yoga kepada awak media pada Sabtu (4/1/2025).
Lebih lanjut, Yoga menjelaskan bahwa kelembapan udara yang cenderung basah di berbagai ketinggian juga berkontribusi terhadap cuaca ekstrem ini.
Hal tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan yang menjulang hingga ke lapisan atas atmosfer.
“Kondisi labilitas udara yang cenderung labil di wilayah Jawa Tengah juga berpengaruh,” ucapnya.
Daftar daerah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem
Yoga mengimbau masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah rawan bencana untuk tetap waspada dan siaga.
Ia mengingatkan agar masyarakat terutama berhati-hati saat terjadi hujan lebat, guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, sambaran petir, dan pohon tumbang.
Sabtu, 4 Januari 2025
Cilacap
Banyumas
Purbalingga
Banjarnegara
Wonosobo
Kebumen
Purworejo
Boyolali
Jepara
Grobogan
Kabupaten Tegal
Pemalang, dan sekitarnya.Minggu, 5 Januari 2025
Cilacap
Banyumas
Purbalingga
Banjarnegara
Wonosobo
Kabupaten Tegal
Pemalang
Batang
Kabupaten Pekalongan
Kabupaten Semarang
Salatiga
Grobogan
Rembang
Kebumen
Purworejo
Wonogiri
Karanganyar
Jepara
Demak
Kudus
Pati, dan sekitarnya.Senin, 6 Januari 2025
Cilacap
Kebumen
Purworejo
Wonosobo
Brebes
Kabupaten Tegal
Pemalang
Kabupaten/Kota Pekalongan
Batang
Kendal
Kabupaten/Kota Semarang
Salatiga
Boyolali
Sragen
Wonogiri
Karanganyar
Jepara
Demak
Pati
Kudus
Rembang
Blora
Grobogan, dan sekitarnya.Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang terkait perkembangan cuaca dan potensi bencana.
(Kompas.com)
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1236861/original/060639900_1463553744-Curug_Nangga-1.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Liburan Tahun Baru, Ini 5 Curug Bebas Tiket Masuk di Banyumas
Liputan6.com, Banyumas – Liburan Tahun Baru tak lengkap rasanya jika tidak menyatu dengan keindahan alam. Banyumas, dengan kekayaan air terjunnya, menawarkan alternatif liburan yang menyegarkan.
Salah satu daya tariknya adalah sejumlah curug yang bisa dinikmati tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam alias gratis. Destinasi ini sangat cocok bagi Anda yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus memikirkan budget.
Dengan udara segar dan pemandangan air terjun yang menawan, liburan Anda akan terasa lebih bermakna. Mengutip dari berbagai sumber, berikut lima curug Banyumas untuk temani liburan tahun baru:
1. Curug Pawon Limpakuwus
Curug Pawon adalah air terjun yang terletak di lereng Gunung Slamet, gunung tertinggi di Jawa Tengah dan tertinggi kedua di Pulau Jawa. Air terjun ini berada di Dusun I, Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Karakteristik air terjun ini memiliki debit air yang sedang dengan kejernihan yang baik. Di sekitar area terdapat formasi bebatuan yang cocok untuk tempat bersantai, dan bagian bawah air terjun terdapat rongga berbentuk gua.
Curug Pawon berlokasi tidak jauh dari Curug Lawa. Lokasi air terjun ini dapat ditempuh sekitar 37 menit dari Alun-alun Purwokerto dengan jarak 17,7 km. Berkunjung ke Curung ini hanya dikenakan biaya parkir.
2. Curug Lawa
Curug Lawa adalah destinasi wisata alam yang dikelola oleh Desa Gandatapa, menawarkan pesona air terjun yang masih sangat alami dan belum tersentuh campur tangan manusia. Berlokasi di Jalan Baturaden, Timur RT 06 RW 04, Desa Gandatapa, Kecamatan Sumbang, air terjun ini dapat ditemukan sekitar 500 meter ke arah utara dari Curug Ceheng.
Meskipun belum sepopuler air terjun lainnya di Kabupaten Banyumas, Curug Lawa sangat direkomendasikan bagi para pengunjung yang ingin menikmati liburan tahun baru. Keunggulan destinasi ini terletak pada kealamiannya dan kesejukan airnya yang khas pegunungan. Yang menarik, pengunjung dapat menikmati keindahan Curug Lawa secara gratis tanpa biaya masuk.
3. Curug Carang
Curug Carang adalah sebuah air terjun tersembunyi yang terletak di daerah Kemutug Kidul, Sawah, Kotayasa, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas. Untuk mencapai lokasi ini, pengunjung harus memiliki tekad yang kuat karena medan yang harus ditempuh cukup menantang, dengan jalur pendakian yang menanjak dan harus dilalui dengan berjalan kaki.
Meski demikian, kelelahan selama perjalanan akan terbayar dengan pemandangan alam yang masih sangat asri dan alami. Sebagai destinasi wisata yang belum banyak terjamah wisatawan, Curug Carang dapat dikunjungi secara gratis tanpa biaya masuk.
-

Wisatawan di Baturraden Mengeluh Ditarik Parkir Dua Kali, di Gerbang dan di Lokasi
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO – Sebuah postingan bernada sindiran terkait tarikan biaya parkir di objek wisata Pancuran Pitu ramai diperbincangkan di media sosial facebook.
Dalam unggahan di akun Seputar Purwokerto menuliskan caption:
“Pancuran pitu, tiket Rp25 ribu, parkir Rp10 ribu.
Nang lokasi parkir diwei karcis maning bayar Rp10 ewu maning jere go upah nunggu mobil apik ya lur.
Parkir ana sing nunggon, ngesuk ngeneh maning lah,” tulis pemilik akun tersebut.
Dalam bahasa Indonesia artinya:
“Pancuran tujuh, tiket Rp25 ribu, parkir Rp10 ribu.
Di lokasi parkir dikasih karcis lagi membayar Rp10 ribu lagi katanya buat upah nunggu mobil, bagus yah lur parkir ada yang nungguin, besok kesini lagi lah,” tulisnya.
Seperti diketahui Wana Wisata Baturraden, salah satu destinasi favorit di Banyumas.
Kini menjadi sorotan setelah sejumlah wisatawan mengeluhkan praktik tarif parkir ganda yang dinilai memberatkan.
Seperti diungkapkan oleh wisatawan asal Purwokerto, Toto (45) yang menceritakan pengalamannya saat mengunjungi Baturraden, Selasa (2/1/2025).
Masuk kawasan wisata harus membayar tiket terusan seharga Rp125 ribu untuk lima orang atau Rp25 ribu per orang.
Kendaraan roda empat miliknya dikenai tiket masuk Rp10 ribu.
Ketika sampai di area parkir, Toto diminta membayar lagi Rp10 ribu sebagai biaya parkir dengan alasan ‘jasa jaga kendaraan’.
Total biaya parkir pun menjadi Rp20 ribu.
“Kami merasa ini tidak adil.
Sudah bayar tiket kendaraan di pintu masuk, kok di dalam masih dimintai uang lagi,” katanya kepada tribunjateng.com, Kamis (2/1/2025).
Sementara itu Bagian Pemasaran dan Relasi Kluster Banyumas PT Palawi, Teguh menjelaskan tiket kendaraan Rp10 ribu yang dibayar di gerbang adalah untuk akses masuk ke kawasan wisata.
Sedangkan biaya tambahan Rp10 ribu yang dipungut di area parkir, seperti di Pancuran Tujuh, dikelola oleh warga setempat.
“Biaya parkir di dalam itu bukan dikelola oleh kami, tetapi sepenuhnya oleh warga sekitar.
PT Palawi tidak mengambil keuntungan dari itu,” ungkapnya.
Menyadari adanya keluhan dari wisatawan, Teguh memastikan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan mitra dan warga sekitar.
Pihaknya akan membahas solusi terbaik agar tidak ada lagi kesalahpahaman yang merugikan pengunjung.
Wana Wisata Baturraden menarik ribuan pengunjung setiap tahunnya.
Namun, praktik seperti ini berpotensi mencoreng citra wisata di mata publik.
“Kalau bisa, semua biaya dijelaskan di awal, supaya pengunjung tidak merasa tertipu atau dirugikan,” ungkapnya. (jti)
-

Akademisi UIN Saizu dan MES Bahas Keuangan Syariah dengan OJK Purwokerto
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO – Akademisi Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto bersama Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menggelar audiensi dengan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto pada Selasa (31/12/2024).
Dr. Apik Anitasari Intan Saputri, akademisi UIN Saizu, menjelaskan audiensi ini bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di eks-Karesidenan Banyumas Raya. Fokus pembahasan adalah sinergitas program kerja untuk mendukung pertumbuhan sektor keuangan syariah.
“Kami ingin membangun peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di wilayah eks-Karesidenan Banyumas Raya,” ungkapnya.
Salah satu inisiatif utama adalah pengembangan ekonomi berbasis masjid sebagai pilot project. Program ini mencakup pendampingan komunitas masjid dalam mengembangkan entrepreneurship dan menciptakan kawasan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat).
Kepala Kantor OJK Purwokerto, Haramain Billady, menyambut baik audiensi ini dan menegaskan komitmen OJK dalam mendukung akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.
“OJK terus mendorong edukasi, sosialisasi, dan kemitraan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan keuangan syariah. Digitalisasi produk keuangan untuk UMKM menjadi prioritas kami,” ujar Haramain.
Ketua Umum MES PD Banyumas, Assoc. Prof. Akhmad Darmawan, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen menggerakkan entrepreneurship berbasis masjid. Salah satu inisiatifnya adalah Akademi Entrepreneurs Syariah, yang akan memberikan pelatihan bagi remaja masjid dan edukasi digitalisasi manajemen keuangan syariah.
“Kami ingin mengalihkan fokus generasi Z dari penggunaan pinjaman online atau judi online dengan pelatihan yang relevan dan membangun ekosistem keuangan syariah yang kuat,” jelas Akhmad.
Audiensi ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mempercepat pengembangan ekosistem keuangan syariah yang inklusif dan berkelanjutan di Banyumas Raya melalui sinergi MES, OJK, dan komunitas lokal.
-

Wisatawan Keluhkan Tarif Parkir Ganda di Pancuran Pitu Baturraden
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS – Keluhan terkait tarif parkir ganda di objek wisata Pancuran Pitu, Baturraden, ramai diperbincangkan di media sosial.
Sebuah unggahan di akun Facebook Seputar Purwokerto menyindir praktik ini dengan menuliskan bahwa pengunjung harus membayar dua kali untuk parkir, masing-masing Rp10 ribu di pintu masuk dan Rp10 ribu di area parkir dengan alasan ‘jasa jaga kendaraan’.
Unggahan tersebut menarik perhatian banyak netizen yang turut mengeluhkan praktik serupa.
Wisatawan asal Purwokerto, Toto (45), menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke Baturraden pada Selasa (2/1/2025).
Ia merasa keberatan karena selain membayar tiket kendaraan Rp10 ribu di gerbang masuk, ia kembali diminta membayar Rp10 ribu di area parkir.
“Sudah bayar tiket kendaraan di pintu masuk, kok di dalam masih dimintai uang lagi. Ini tidak adil,” ujar Toto, Kamis (2/1/2025).
Tiket kendaraan di gerbang masuk, menurut Teguh, Bagian Pemasaran dan Relasi Kluster Banyumas PT Palawi, adalah untuk akses ke kawasan wisata.
Sementara, biaya tambahan di area parkir dikelola oleh warga sekitar.
“Biaya parkir di dalam itu bukan dikelola oleh kami, tetapi sepenuhnya oleh warga setempat. PT Palawi tidak mengambil keuntungan dari itu,” jelas Teguh.
Teguh memastikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan mitra dan warga setempat untuk mencari solusi terbaik.
Ia menegaskan bahwa transparansi biaya sangat penting untuk menjaga kepercayaan pengunjung.
“Kalau bisa, semua biaya dijelaskan di awal, supaya pengunjung tidak merasa tertipu atau dirugikan,” ungkapnya.
Baturraden yang menjadi salah satu destinasi favorit di Banyumas menarik ribuan wisatawan setiap tahunnya.
Namun, praktik seperti ini berpotensi mencoreng citra destinasi tersebut di mata publik.
Pihak pengelola berharap penyelesaian masalah ini dapat menjaga kenyamanan pengunjung serta mendorong kerja sama yang lebih baik antara pengelola dan masyarakat sekitar.
-

Menyusuri Miniatur Bangunan Ikonik Dunia dari Banyumas di Libur Nataru
Banyumas, Beritasatu.com – Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi waktu yang tepat untuk mengunjungi destinasi wisata menarik di lereng Gunung Slamet, tepatnya di kawasan Baturaden, Banyumas, Jawa Tengah. Di sini, wisatawan dapat menikmati suasana sejuk sambil mengunjungi Small World, taman miniatur yang menampilkan bangunan-bangunan ikonik dari berbagai negara di dunia.
Destinasi wisata ini menawarkan pengalaman wisata yang unik dengan miniatur bangunan terkenal, seperti Taj Mahal dari India, Patung Singa Merlion dari Singapura, Menara Eiffel dari Paris, Menara Pisa dari Italia, dan banyak lagi, Selasa (1/1/2025).
Semua miniatur ini berdiri di atas lahan seluas tiga hektare di lereng Gunung Slamet, menciptakan pemandangan yang memukau bagi wisatawan yang ingin berkeliling dunia tanpa meninggalkan Indonesia.
Tidak hanya menikmati miniatur bangunan, wisatawan juga dapat merasakan kesejukan udara pegunungan sambil berfoto dengan latar belakang Gunung Slamet yang indah. Suasana taman bunga yang ada di kawasan ini juga menciptakan nuansa ala Korea, memberikan pengalaman wisata yang tidak terlupakan.
Pengunjung dapat berfoto sepuasnya dengan membayar tiket masuk sekali saja, seharga Rp 25.000. Tiket ini memberi akses untuk menjelajahi seluruh kawasan wisata dan menikmati keindahan miniatur bangunan yang terkenal di dunia.
Setiap miniatur juga dilengkapi dengan informasi mengenai sejarah dan kegunaan bangunan asli, memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk belajar lebih banyak tentang budaya dan sejarah negara-negara yang menjadi inspirasi miniatur tersebut.
Small World Baturaden bukan hanya destinasi liburan, tetapi juga tempat yang mendidik, mengajak pengunjung untuk lebih memahami sejarah dunia sambil menikmati keindahan alam dan budaya yang ada.
