kab/kota: bandung

  • 26 Organisasi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah dan DPR Cabut UU TNI yang Baru Disahkan – Halaman all

    26 Organisasi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah dan DPR Cabut UU TNI yang Baru Disahkan – Halaman all

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – 26 organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Kebebasan Berserikat mendesak pemerintah dan DPR segera mencabut Undang-Undang TNI yang baru disahkan dalam Rapat Paripurna di DPR RI pada Kamis (20/3/2025).

    Mereka yang tergabung dalam koalisi tersebut yakni Yayasan Penguatan Partisipasi, Inisiatif, dan Kemitraan Masyarakat Indonesia (YAPPIKA), Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM), IMPARSIAL, dan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBH Jakarta).

    Kemudian Lembaga Bantuan Hukum Surabaya (LBH Surabaya), Lembaga Bantuan Hukum Pekanbaru (LBH Pekanbaru), Lembaga Bantuan Hukum Padang (LBH Padang), Lembaga Bantuan Hukum Samarinda (LBH Samarinda), dan Lembaga Bantuan Hukum Bandung (LBh Bandung)

    Selanjutnya Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Amnesty International Indonesia, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Advokasi Internasional (HRWG), Indonesia Parliamentary Center (IPC), dan Arus Pelangi.

    Selain itu, ada pula Solidaritas Perempuan, Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Indonesia Corruption Watch (ICW), Aliansi Jurnalis Independen Indonesia (AJI Indonesia), dan Jaringan Gusdurian.

    Kemudian Lab Demokrasi, Borneo Institute, Institut Mosintuwu, Koalisi Seni, Serikat Pengajar Hak Asasi Manusia (SEPAHAM) Indonesia, serta Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet).

    Koordinator Koalisi Kebebasan Berserikat Riza Abdali dalam tuntutan yang dibacakan menyatakan dan menegaskan koalisi menyerukan pencabutan pengesahan terhadap revisi UU TNI dan mengutuk keras segala bentuk kekerasan dan penyiksaan terhadap pembela hak asasi manusia dan aktivis pro demokrasi.

    Ia mengatakan hal tersebut memundurkan dan memperdalam regresi demokrasi, mempersempit kebebasan sipil, dan melanggar hak asasi manusia.

    Koalisi Kebebasan Berserikat, kata dia, menegaskan tindakan represif terhadap aktivis dan pembela hak asasi manusia yang menyerukan penolakan terhadap revisi UU TNI merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang serius.

    Negara, kata dia, wajib menghormati, melindungi, dan memenuhi hak warga negara untuk berekspresi, berkumpul, dan berserikat sebagaimana dijamin dalam konstitusi dan instrumen hukum internasional yang telah diratifikasi oleh Indonesia.

    Hal itu disampaikannya saat konferensi pers Koalisi Kebebasan Berserikat bertajuk “Menyikapi Kekerasan Aparat Terhadap Aksi Tolak Revisi UU TNI di Berbagai Kota” yang disiarkan di kanal Youtube YAPPIKA-ActionAid pada Rabu (26/3/2025).

    “Oleh karena itu Koalisi Kebebasan Berserikat mendesak yang pertama pemerintah dan DPR RI untuk segera mencabut UU TNI yang melanggar prosedur pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik serta merusakan tatanan demokrasi dan hak asasi manusia di Indonesia,” kata Riza.

    Kedua, mereka mendesak aparat keamanan dan militer segera menghentikan segala bentuk kekerasan, kriminalisasi, penyiksaan, dan segala bentuk serangan digital terhadap masyarakat sipil, kelompok rentan lainnya, perempuan pembela HAM serta aktivis pro-demokrasi yang menyuarakan penolakan terhadap revisi UU TNI.

    Ketiga, mereka mendesak Pemerintah untuk memastikan adanya mekanisme akuntabilitas yang kuat terhadap tindakan aparat dalam merespons aksi-aksi protes penolakan terhadap revisi UU TNI.

    Keempat, mereka mendesak Pemerintah dan DPR RI untuk evaluasi secara menyeluruh terhadap peran TNI dalam pemerintahan sipil guna memastikan supremasi sipil dan pemisahan yang jelas antara ranah pertahanan dan pemerintahan.

    Kelima, mereka juga mendesak pemerintah harus menjamin perlindungan bagi jurnalis, aktivis, dan pembela HAM dari segala bentuk ancaman, baik fisik maupun digital, yang dilakukan oleh aktor negara maupun non-negara.

    Keenam, mereka juga mendorong ASEAN dan PBB untuk segera mencatat, melaporkan, dan memantau secara langsung pelanggaran hak asasi manusia yang semakin memperburuk situasi demokrasi Indonesia.

    Ketujuh, mereka juga mendorong dan menyerukan organisasi dan gerakan masyarakat sipil di tingkat lokal, nasional, dan internasional untuk memperkuat dukungan terhadap penolakan pengesahan UU TNI.

    “Koalisi Kebebasan Berserikat bersama masyarakat sipil terus mengawal upaya penolakan terhadap pengesahan UU TNI ini dan memastikan bahwa hak-hak demokratis warga negara tetap dijamin dan dilindungi,” pungkas Riza.

  • Ketua Dewan Apresiasi Pemutihan Pajak Pemprov Jabar

    Ketua Dewan Apresiasi Pemutihan Pajak Pemprov Jabar

    JABAREKSPRES.COM, BANDUNG – Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa mengapresiasi kebijakan Pemprov Jabar terkait pembebasan denda dan tunggakan atau pemutihan pajak. Menurutnya itu terobosan yang cukup berani.

    Politikus Partai Gerindra itu menguraikan, kebijakan itu nampaknya juga disambut baik oleh masyarakat. “Buktinya sampai saat ini masyarakat juga terus berdatangan ke samsat,” ujarnya, Rabu (26/3).

    Buky melanjutkan, dengan dituntaskannya salah satu kewajiban ini, masyarakat juga lebih tenang. Mengingat kendaraannya telah bayar pajak.

    Karena itu, Buky mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan emas itu. “Silahkan segera datang ke samsat,” ujarnya.

    Di sisi lain, animo masyarakat bayar pajak itu ternyata juga berdampak positif pada pendapatan daerah. Khususnya sektor pajak kendaraan bermotor.

    Tercatat pada 20 Maret atau hari pertama pemutihan, pendapatan pajak tembus Rp 26,5 miliar. Padahal biasanya hanya Rp 19 miliar.

    Lalu di hari kedua tembus di angka Rp 27,4 miliar dari yang biasanya di angka Rp 17,9 miliar. Di hari ketiga atau Sabtu, aliran pajak ada di angka Rp 17,8 miliar dari yang biasanya hanya Rp 11,3 miliar.

    Kemudian di hari ke empat atau Minggu, pendapatan ada di angka Rp 4,6 miliar. Sehingga jika ditotal dalam empat hari itu, aliran pajak dari kendaraan bermotor itu tembus Rp 76,3 miliar. Atau naik 54 persen dari yang biasanya hanya di kisaran Rp 49,7 miliar.

    Sementara dari catatan wajib pajak yang melakukan transaksi tembus di angka 173.797 orang. Jumlahnya naik 104 persen dari yang biasanya hanya 85 ribu orang.(son)

  • Jalur Cianjur-Padalarang Mulai Dipadati Pemudik, Puncak Kepadatan Diprediksi Akhir Maret

    Jalur Cianjur-Padalarang Mulai Dipadati Pemudik, Puncak Kepadatan Diprediksi Akhir Maret

    JABAR EKSPRES – Jalur mudik di Jalan Raya Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mulai dipadati pemudik dari arah Cianjur menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.

    Peningkatan volume kendaraan di jalur ini diperkirakan mencapai puncaknya pada 28-29 Maret 2025.

    Kapolres Cimahi, AKBP Tri Suhartanto, mengatakan arus lalu lintas di jalur Padalarang mengalami peningkatan, terutama pada sore dan malam hari.

    “Beberapa kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, yang mengarah ke Cianjur atau sebaliknya sudah mulai terlihat mengalami peningkatan dari hari biasanya,” ujar Tri saat ditemui di Pos Terpadu Padalarang, Rabu (26/3/2025).

    Menurutnya, arus mudik di jalur Cianjur-Padalarang masih terbilang lancar meskipun kepadatan mulai terlihat pada jam-jam tertentu.

    “Biasanya kepadatan terjadi sekitar pukul 16.00 hingga 17.00 sore, saat masyarakat melakukan perjalanan mudik atau mencari takjil sebelum berbuka puasa,” jelasnya.

    Berdasarkan pantauan di Jalan Raya Padalarang, khususnya di Gate Tol Padalarang, sudah terlihat sejumlah pemudik yang melintas menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

    “Sampai saat ini, wilayah hukum Polres Cimahi memang mengalami peningkatan arus mudik. Namun, volume kendaraan masih fluktuatif dan belum menunjukkan lonjakan yang signifikan,” kata Tri.

    Sementara itu, pembatasan kendaraan berat sudah mulai diterapkan sejak Senin (24/3/2025). Kendaraan berat yang mengarah ke Bandung dari jalur Cianjur sudah dibatasi, sementara kendaraan dari Bandung menuju Cianjur masih diperbolehkan melintas.

    “Namun, nanti saat arus mudik puncak, kami akan mengatur kembali agar jalur Cimahi tidak terlalu padat,” tambahnya.

    Tri mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk mempersiapkan diri dengan baik dan mengutamakan keselamatan.

    “Jangan memaksakan berkendara saat lelah. Keselamatan adalah yang utama, keluarga menunggu di rumah,” pesannya.

    Selain itu, ia juga mengajak pemudik untuk memanfaatkan pos pelayanan yang telah disiapkan oleh jajaran kepolisian dan dinas terkait.

    “Jangan ragu untuk beristirahat di pos pelayanan yang tersedia. Jangan sampai memaksakan berkendara dalam kondisi lelah,” tutupnya. (Mong)

  • Pengguna KRL Commuter Line Tembus 5,3 Juta di 5 Hari periode Angkutan Lebaran 2025 – Page 3

    Pengguna KRL Commuter Line Tembus 5,3 Juta di 5 Hari periode Angkutan Lebaran 2025 – Page 3

    Liputan6.com, Jakarta – PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter Line mencatat, total pengguna KRL Commuter Line di seluruh lintas pada 5 hari awal (21-25 Maret 2025) masa angkutan Lebaran 2025 mencapai 5,32 juta orang.

    Data ini menunjukkan capaian volume pengguna sudah mencapai 105 persen jika dibandingkan dengan total proyeksi pengguna KRL Commuter Line di seluruh lintas pada 5 hari masa Angleb 2025 ini, sebanyak 5.095.951 orang.

    Pencapaian tertinggi pada volume pengguna KRL Commuter Line di wilayah 8 Surabaya, sebanyak 114 persen dari proyeksi sebanyak 189.175 orang. Kemudian KRL Commuter Line Prameks sebesar 109 persen dari proyeksi sebanyak 12.553 orang.

    Sementara untuk volume pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek yang masih digunakan oleh para pekerja harian dan pelaku usaha kecil yang masih harus beraktivitas, tercatat sebanyak 104 persen dari proyeksi pengguna, yakni sebanyak 4.457.153 orang.

    VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus menyampaikan, capaian volume pengguna KRL Commuter Line hingga hari kelima masa angkutan Lebaran tahun ini merupakan gambaran masyarakat yang membutuhkan transportasi perkotaan. Khususnya kereta komuter dalam mobilisasinya, baik untuk keperluan mudik maupun untuk aktivitas sehari-hari.

    “Dengan tarif yang murah dan terjangkau, transportasi Commuter Line menjadi pilihan utama masyarakat dalam melakukan mobilitas sehari-hari. Bukan hanya di Jabodetabek, tetapi juga di wilayah Bandung, Yogyakarta, hingga Surabaya,” ujarnya, Rabu (26/3/2025).

    “Pada wilayah-wilayah operasi lainnya seperti Wilayah 2 Bandung, Wilayah 6 Yogyakarta, dan Wilayah 8 Surabaya, Commuter Line juga dijadikan transportasi pilihan masyarakat untuk menuju daerah-daerah di luar pusat kota pada masa mudik ini,” ungkap dia.

     

  • Warga Sukahaji Melawan: Sengketa Lahan, Intimidasi, dan Absennya Negara

    Warga Sukahaji Melawan: Sengketa Lahan, Intimidasi, dan Absennya Negara

    JABAR EKSPRES  – Hampir dua dekade warga Kelurahan Sukahaji, Kota Bandung, bergelut dengan ancaman penggusuran.

    Sengketa lahan yang mereka hadapi bukan sekadar perkara administratif, tetapi juga kisah panjang perlawanan terhadap intimidasi, pemanggilan aparat, dan absennya perlindungan dari negara.

    Seorang warga Yayu Retnowati (48), menuturkan, semua bermula pada 2009 ketika seorang pria mengaku sebagai mantan aparat datang dengan dua lembar fotokopi sertifikat tanah. Ia memerintahkan pembongkaran rumah-rumah warga. Namun, warga menolak tunduk. Sejak saat itu, tekanan datang bertubi-tubi.

    Pada momen Lebaran tahun lalu, pihak pengembang mencoba meredam keresahan dengan memberikan Rp750 ribu per kepala keluarga. Namun, di balik uang itu terselip upaya pembongkaran paksa yang kembali digagalkan oleh warga. Mereka menuntut transparansi: di mana dokumen resmi yang menguatkan klaim pengembang.

    Alih-alih jawaban, intimidasi semakin gencar. Warga dipanggil pihak kepolisian untuk menjalani Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Lalu, selebaran ancaman beredar, memberi batas waktu satu bulan bagi warga untuk mengosongkan lahan, kali ini dengan tawaran Rp1 juta per kepala keluarga. Lagi-lagi, warga bertahan.

    Hingga saat ini, hampir 100 lebih warga masih bertahan di lahan tersebut. Warga Sukahaji juga dihadapkan pada ultimatum baru: pengosongan lahan selambat-lambatnya 7 April 2025. Keputusan itu dibuat secara sepihak, tanpa ada putusan pengadilan yang sah.

    “Sekarang hampir 100 lebih warga yang bertahan. Ada empat RW. Kami sudah kesel dan ingin melalui hukum. Baru kami pakai pengacara. Mudah-mudahan lancar dan dianggap manusia kita ini. Memperjuangkan hak tanah,” jelasnya kepada Jabar Ekspres, belum lama ini.

    Yang terjadi berikutnya lebih serius. Sejumlah oknum aparat dan organisasi masyarakat (ormas) turun ke lapangan, disusul pengacara pengembang yang melarang warga membangun kembali rumah mereka. Ketika warga menuntut 82 sertifikat yang diklaim oleh pengembang, hanya 11 lembar fotokopi yang ditunjukkan—itu pun tidak sesuai dengan lokasi asli yang terbakar pada 2018.

    *Warga yang Bertahan Pascakebakaran*

    Kebakaran besar pada 2018 mengubah segalanya. Rumah-rumah warga habis dilalap api. Saat mereka masih berjuang bertahan di tenda darurat, tiga hari kemudian surat penggusuran justru tiba. “Ini musibah apa penggusuran?” kata Yayu, turut kehilangan tempat tinggalnya.

  • H-5 Lebaran 2025, Arus Mudik di Nagreg Bandung Mulai Ramai, 48 Ribu Kendaraan Melintas

    H-5 Lebaran 2025, Arus Mudik di Nagreg Bandung Mulai Ramai, 48 Ribu Kendaraan Melintas

    JABAR EKSPRES – Jelang H-5 Lebaran 2025, arus lalu lintas di wilayah Nagreg, Kabupaten Bandung, mulai ramai oleh para pemudik pada Rabu (26/3/2025).

    Humas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Erick Alam Prabowo mengatakan berdasarkan data hari ini dari pukul 00.00 hingga 14.00 WIB jumlah kendaraan yang melintas mencapai 48.673 dari dua arah yakni menuju Tasik/Garut dan ke Arah Bandung.

    “Jadi total itu 48.673 kendaraan pemudik mulai melintasi wilayah Nagreg, sekitar 28.876 kendaraan melintasi Nagreg ke arah Tasik/Garut sedangkan dari arah selatan Jawa Barat menuju Bandung ada 19.797 kendaraan melintas,” ujarnya saat dikonfirmasi.

    Sementara itu kata Erick, pada hari sebelumnya yakni Selasa (25/3) atau H-6 lebaran, sebanyak 109.438 sudah melintasi wilayah ke jalur nagreg dari dua arah.

    “Kalau kemarin itu kita sudah total 24 jam ada sekitar 109.438 kendaraan melintasi Nagreg dan mulai ada peningkatan,” katanya.

    Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Danu Raditya Atmadja mengatakan jika melihat traffic cone semua kendaraan yang keluar Gate Tol Cileunyi ini mengarah ke Nagreg.

    Menurutnya, peningkatan kendaraan biasanya terjadi dini hari lantaran pemudik lebih mengambil waktu di jam tersebut untuk pergi.

    “ini dari pukul 00.00 dini hari biasanya mereka pergi dan terpecah ada yang menuju Tasik Limbangan, ada yang menuju Garut Leles,” katanya.

    Dengan adanya peningkatan kendaraan di wilayah Nagreg, Danu juga memprediksi jika puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 27 hingga 29 Maret 2025.

    “Prediksi dari Puncak Arus Mudik ini kami prediksikan di hari Kamis (27/3) kemudian di hari Jumat (28/3), dan Sabtu (29/3) ini Puncak dari Arus Mudik diperkirakan,” pungkasnya.

  • Samsat Soreang Tingkatkan Fasilitas Pelayanan untuk Disabilitas, Ibu Hamil, dan Lansia

    Samsat Soreang Tingkatkan Fasilitas Pelayanan untuk Disabilitas, Ibu Hamil, dan Lansia

    Jabar Ekspres – Demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, PPPD Wilayah Kabupaten Bandung II Soreang/Samsat Soreang terus membenahi berbagai fasilitas dengan lebih ramah, modern, dan mudah diakses.

    Salah satunya yakni menyiapkan fasilitas unggulan, antara lain seperti Ruang Bermain Anak, Ruang Laktasi, Ruang Konsultasi, Pojok Baca hingga ruangan khusus bagi para penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lansia.

    Kepala PPPD Wilayah Kabupaten Bandung II Soreang, Doni Firyanto menegaskan pihaknya berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

    Dirinya percaya bahwa setiap kunjungan ke kantor Samsat sudah seharusnya menjadi pengalaman yang mudah, nyaman, dan tanpa rasa khawatir

    “Jadi pelayanan publik yang baik bukan hanya soal prosedur yang cepat, tetapi juga tentang rasa nyaman dan kedekatan. Oleh karena itu untuk masyarakat Kabupaten Bandung agar bisa mengurus administrasi kendaraan dengan lebih nyaman kita siapkan berbagai fasilitas,” ujarnya, Rabu (26/3/2025).

    Doni menjelaskan tujuan adanya ruangan tersebut, untuk memberikan kemudahan dan rasa nyaman kepada masyarakat, khususnya saat mengurus pajak kendaraan.

    Sehingga sarana ini bisa dirancang juga bagi para penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lansia agar tidak membedakan dan bisa memudahkan pelayanan dengan mudah serta merasa diperhatikan dengan sepenuh hati.

    “Jadi bagi para penyandang disabilitas, ibu hamil, dan lansia kita sudah siapkan khusus, kemudian area layanan yang ramah dan aman bagi ibu hamil serta lansia, kita juga berikan kenyamanan ekstra melalui desain yang memperhatikan kebutuhan khusus mereka,” katanya.

    Sehingga dengan adanya perbaikan fasilitas, Doni mengajak seluruh masyarakat untuk datang langsung dan merasakan kenyamanan fasilitas yang telah disediakan.

    “Kami ingin memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat. Dengan berbagai fasilitas ini, kami berharap kunjungan ke Samsat Soreang menjadi lebih mudah, nyaman, dan tanpa rasa khawatir. Kami juga terbuka terhadap masukan agar layanan terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

  • Jadwal Buka Puasa Hari Ini, Rabu 26 Maret 2025

    Jadwal Buka Puasa Hari Ini, Rabu 26 Maret 2025

    Jakarta, Beritasatu.com – Menjelang waktu berbuka puasa Ramadan, umat muslim di berbagai daerah di Indonesia tentu ingin mengetahui jadwal berbuka puasa agar dapat menyegerakan ibadah sesuai dengan sunah.

    Waktu berbuka puasa berbeda di setiap kota tergantung pada letak geografisnya. Oleh karena itu, penting bagi setiap orang untuk mengetahui jadwal berbuka di lokasi masing-masing agar tidak keliru.

    Berdasarkan data dari Bimas Kementerian Agama Republik Indonesia, berikut adalah jadwal berbuka puasa untuk beberapa kota besar di Indonesia pada hari ini, Rabu (26/3/2025):

    Di Jakarta dan sekitarnya, waktu berbuka puasa jatuh pada pukul 18.04 WIB, sementara di Kota Bandung waktu berbuka sedikit lebih lambat, yaitu pukul 18.05 WIB.

    Kota Surabaya akan memasuki waktu berbuka lebih awal, yakni pada pukul 17.40 WIB, sedangkan Kota Semarang berbuka puasa pada pukul 17.49 WIB. Di Pulau Sumatera, tepatnya di Kota Medan, waktu berbuka puasa jatuh pada pukul 18.38 WIB.

    Sementara itu, umat muslim di Kota Denpasar dapat berbuka puasa pada pukul 18.30 Wita. Untuk wilayah Kalimantan, Kota Samarinda memasuki waktu berbuka pada pukul 18.24 Wita, sedangkan di Pulau Sulawesi, Kota Makassar berbuka pada pukul 18.14 Wita.

    Keutamaan Menyegerakan Berbuka

    Menyegerakan berbuka puasa merupakan salah satu sunah yang dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW bersabda:

    “Manusia akan selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa” (HR Bukhari dan Muslim).

    Oleh karena itu, begitu azan Magrib berkumandang, umat muslim disarankan untuk segera berbuka dengan makanan atau minuman ringan, seperti kurma dan air putih.

    Doa Berbuka Puasa

    Agar ibadah puasa semakin sempurna, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa sebelum berbuka. Berikut adalah doa berbuka puasa yang umum dibaca:

    1. Doa berbuka puasa yang umum

    اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

    Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa ‘alaika tawakkaltu wa ‘ala rizqika afthartu.

    Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku bertawakal, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka”.

    2. Doa berbuka puasa sesuai hadis

    ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

    Dzahaba azh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru in syaa Allah.

    Artinya: “Telah hilang rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan telah tetap pahala, Insyaallah” (HR Abu Dawud Nomor 2357).

    Tips Berbuka Puasa yang Sehat

    Agar tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa, penting untuk memperhatikan pola makan saat berbuka. Berikut beberapa tips berbuka puasa yang sehat:

    Awali berbuka dengan air putih dan kurma untuk mengembalikan energi tubuh.Hindari makanan yang terlalu manis secara berlebihan agar kadar gula darah tetap stabil.Konsumsi makanan yang mengandung serat, seperti sayur dan buah, untuk melancarkan pencernaan.Jangan langsung mengonsumsi makanan berat, beri jeda dengan makanan ringan terlebih dahulu.Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air yang cukup selama malam hari.

    Setiap wilayah memiliki jadwal berbuka puasa yang berbeda, sehingga umat muslim diharapkan untuk selalu mengecek jadwal berbuka di tempat masing-masing. Semoga ibadah puasa kita diterima dan diberikan kemudahan dalam menjalankannya. Selamat berbuka puasa!

  • KAI Berangkatkan 849.598 Pemudik Selama 5 Hari Angkutan Lebaran 2025

    KAI Berangkatkan 849.598 Pemudik Selama 5 Hari Angkutan Lebaran 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah memberangkatkan 849.598 penumpang di Pulau Jawa dan Sumatra selama lima hari pertama masa angkutan Lebaran 2025, yakni pada periode 21–25 Maret 2025. 

    Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api terlihat dari angka tersebut. Untuk mendukung kelancaran arus mudik, KAI menyediakan total kapasitas 4.591.510 tempat duduk selama periode 21 Maret–11 April 2025. 

    “Dari jumlah itu, 3.443.832 kursi dialokasikan untuk Kereta Api Jarak Jauh [KAJJ], sementara 1.147.678 kursi untuk Kereta Api Lokal,” kata Anne, Rabu (26/3/2025). 

    Stasiun-stasiun utama dengan volume penumpang tertinggi selama periode ini meliputi Pasar Senen, Gambir, Yogyakarta, Semarang Poncol, Surabaya Gubeng, Semarang Tawang, Surabaya Pasar Turi, Bekasi, Lempuyangan, dan Malang.  

    Hingga 26 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, total penjualan tiket mencapai 2.982.747 tiket atau sekitar 64,96% dari kapasitas yang tersedia.

    Dari jumlah tersebut, 2.740.805 tiket merupakan KA Jarak Jauh dengan tingkat okupansi 79,59%, sementara tiket KA Lokal yang terjual sebanyak 241.942 tiket atau 21,08% dari total kapasitas.  

    Anne menambahkan bahwa penjualan tiket KA Lokal cenderung meningkat menjelang keberangkatan karena kebiasaan masyarakat yang membeli tiket secara spontan.  

    Relasi dengan Volume Penumpang Tertinggi Selama Lebaran 2025:

    1. Gambir – Yogyakarta: 31.043 penumpang  

    2. Gambir – Semarang Tawang Bank Jateng: 27.575 penumpang  

    3. Yogyakarta – Gambir: 26.950 penumpang  

    4. Semarang Tawang Bank Jateng – Gambir: 24.123 penumpang  

    5. Pasar Senen – Surabaya Pasar Turi: 24.079 penumpang  

    6. Pasar Senen – Lempuyangan: 22.174 penumpang  

    7. Gambir – Cirebon: 21.536 penumpang  

    8. Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen: 21.516 penumpang  

    9. Gambir – Bandung: 20.315 penumpang  

    10. Pasar Senen – Kutoarjo: 19.684 penumpang

  • Harga Pangan Meroket Jelang Idul Fitri, Daging Sapi Sentuh Rp140.000

    Harga Pangan Meroket Jelang Idul Fitri, Daging Sapi Sentuh Rp140.000

    JABAR EKSPRES – Sejumlah harga pangan naik menjelang Lebaran 2025. Daging sapi, ayam, cabai, hingga bawang mengalami kenaikan.

    Seperti halnya di Pasar Tradisional Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), harga daging sapi naik menjadi Rp140.000 per kilogram.

    “Sekarang harga daging sapi Rp140.000 per kilogram, itu premium kaya paha. Naik Rp20.000,” ujar Yanti (47), pedagang daging di lokasi, Rabu (26/3/2025).

    Dikatakan Yanti, sebelum Ramadan, harga daging sapi masih di angka Rp120.000 per kilogram. Kenaikan mulai terasa sejak pekan pertama bulan puasa.

    “Naik-naiknya pas puasa, malah prediksi saya ini akan terus naik sampai di angka Rp150.000 per kilogram. Tiap tahun selalu begitu,” kata Yanti.

    BACA JUGA: Harga Daging Sapi Terus Merangkak Naik, Diprediksi Tembus Rp150 Ribu Jelang Lebaran

    Selain sapi, daging ayam pun mengalami kenaikan sebesar Rp2.000 menjadi 36.000 per kilogram.

    “Sebelumnya Rp34.000 per kilogram, kemungkinan harga daging ayam mendekati lebaran naik lagi bisa sampai Rp40.000 per kilogram,” kara Rexy Fajar Agustian (29), pedagang daging ayam.

    Di Pasar Tagog Padalarang, harga cabai rawit merah juga masih melonjak di kisaran Rp98.000 per kilogram.

    “Di pertengahan bulan Maret itu turun sedikit,” ujar Acep (39), salah seorang pedagang cabai.

    Sebelum Ramadan, harga cabai rawit merah melonjak tinggi sebesar Rp130.000 per kilogram.

    BACA JUGA: Penuhi Kebutuhan Lebaran, Pemerintah akan Impor 180 Ribu Ton Daging Sapi

    Menurut Acep, pasokan cabai berkurang karena petani kesulitan panen. Ia memperkirakan harga cabai rawit merah tetap tinggi hingga Lebaran.

    “Kalau ini sudah kemungkinan besar sudah enggak bisa turun. Semakin mendekati Idul Fitri, pasokan barang semakin kurang, pemakaian di daerah semakin banyak,” katanya.

    Sementara itu, harga cabai keriting merah masih stabil di kisaran Rp 60.000–Rp 65.000 per kilogram.

    “Masih stabil, yang masih agak mahal itu bawang merah sebesar Rp40.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000 perkilogram,” jelas Acep. (Wit)