kab/kota: bandung

  • Kisah Ridwan Kamil Merancang Masjid Raya Al-Jabbar hingga Klaim Bantuan ke NU Rp1 Triliun

    Kisah Ridwan Kamil Merancang Masjid Raya Al-Jabbar hingga Klaim Bantuan ke NU Rp1 Triliun

    loading…

    Ridwan Kamil kerap menjadi perhatian publik. Mantan Gubernur Jawa Barat ini sering disorot, baik karena prestasi maupun kontroversi yang menyertainya. Foto/Dok.SindoNews

    BANDUNG – Ridwan Kamil merupakan sosok politisi Indonesia yang kerap menjadi perhatian publik. Mantan Gubernur Jawa Barat ini sering disorot, baik karena prestasi maupun kontroversi yang menyertainya.

    Pada sepak terjangnya di kancah politik Tanah Air, Kang Emil -sapaan akrab Ridwan Kamil, dikenal memiliki berbagai inisiatif besar. Hal ini termasuk dalam bidang infrastruktur dan pengembangan keagamaan.

    Namun, beberapa gebrakannya juga tak luput dari kritikan dari berbagai kalangan. Misalnya, seperti pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar dan klaim hibah dana Rp 1 triliun kepada Nahdlatul Ulama (NU).

    Kisah Ridwan Kamil Dirikan Masjid Raya Al-Jabbar
    Masjid Raya Al-Jabbar terletak di Gedebage, Kota Bandung. Keberadaannya begitu fenomenal dan menjadi masjid kebanggaan warga Jawa Barat.

    Terlepas dari itu, pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar juga menuai kontroversi. Di antaranya mengenai biaya pembangunanya yang terbilang besar.

    Konsep Masjid Raya Al-Jabbar dirancang saat Ridwan Kamil masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung pada 2015. Waktu itu, Gubernur yang menjabat di Jawa Barat adalah Ahmad Heryawan.

    Proses pembangunan Masjid Al-Jabbar berlangsung sekitar empat tahun, sebelum akhirnya diresmikan pada 30 Desember 2022 oleh Gubernur saat itu, Ridwan Kamil.

    Masjid megah ini didirikan menggunakan dana APBD Jawa Barat. Hal tersebut yang kemudian memicu kritik dari berbagai pihak terkait anggaran dan pemanfaatannya.

  • Mengenal Komunitas Semarang 90’s, Wadah bagi Pecinta Kehidupan Tahun 90-an

    Mengenal Komunitas Semarang 90’s, Wadah bagi Pecinta Kehidupan Tahun 90-an

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Komunitas Semarang 90’s menjadi wadah bagi orang-orang yang gandrung pada kehidupan di era 90-an, misalnya kecintaan pada tren otomotif saat itu.

    Ya, kecintaan terhadap dunia otomotif era 90-an menjadi awal terbentuknya komunitas ini sejak 2021 lalu, sebelum melebar pada beberapa aspek lain di era 90-an yang masih menarik sampai saat ini.

    Item Gede Sudiarta, mewakili Semarang 90’s menuturkan, dia bersama rekan-rekannya membentuk wadah itu.

    Awal mulanya, mereka pecinta mobil-mobil lawas.

    Namun, seiring berjalannya waktu, visi komunitas berubah.

    “Saya mengusulkan untuk lebih luas lagi, tidak hanya otomotif karena 90-an mencakup banyak hal,” ungkapnya.

    Semarang 90’s kini tidak hanya beranggotakan penghobi mobil, tapi juga sepeda motor, pecinta sepeda federal, BMX, skate board, art grafiti, seniman teater, pelaku seni fotografi, pelaku seni perfilman, musik, dan band.

    Selain itu, juga penggemar koleksi barang-barang 90-an, fashion, food dan yang mempunyai UMKM kuliner dengan konsep 90’s, gaya hidup di era 90-an, atau informasi perbedaan tentang dulu di tahun 90-an dan sekarang.

    “Semakin k esini seiring berjalannya waktu dan perkembangan generasi muda yang terlahir di tahun 95-an sampai di tahun 2000-an, mereka sangat antusias dan mau mengulik era 90’s, yang akhirnya kami rangkul juga mereka untuk melestarikan budaya 90’s pada masanya di Kota Semarang,” terangnya.

    Meski demikian, komunitas 90’s masih didominasi oleh pecinta otomotif lawas.

    Cek saja di akun Instagram @semarang90’s.

    Banyak pajangan mobil-mobil lawas yang tampak mengkilap karena terawat dan telah direstorasi.

    Di era 90-an, menurut Item, yang mampu memodifikasi mobil atau motor hanya kelas menengah ke atas.

    Namun sekarang tampaknya sudah bisa dilakukan oleh banyak orang dengan budget yang tidak besar.

    “Pada saat kami sharing tentang modifikasi, sebaiknya mobil atau motornya di restorasi seperti bawaan pabrik pada masanya di era 90-an, ketika berbicara memodifikasi bahkan custom, ya sesuai tema dan pada era 90-an yang beken pada saat itu,” tuturnya 

    Selama empat tahun berdiri, Komunitas Semarang 90’S memiliki jumlah anggota yang cukup banyak, mencapai 200-an orang

    “Kalau untuk keanggotaan sebetulnya kami tidak terlalu mengikat dengan hirarki keanggotaan, kami hanya mewadahi masyarakat yg masih ingin melestarikan budaya 90-an, ya kalau secara personal jika dijadikan satu dari semua aspek untuk jumlah anggota nya kurang lebih sekitar 200 yang terfilter,” paparnya.

    Lebih lanjut Item menyampaikan, kegilaannya pada berbagai perkakas 90-an ini sebetulnya cukup simpel, karena rindu. 

    “Transisi kehidupan di era 90 an adalah moderenisasi dari perkembangan masa kehidupan yg sebelumnya. Di masa transisi itulah banyak fenomena baru tentang budaya moderenisasi itu sendiri. Vibesnya berbeda sekali dengan jaman sekarang yg serba canggih. Nah kami dan teman-teman rindu akan hal-hal yg terjadi di tahun 90-an,” katanya.

    Di bagian lain, selain saling sharing soal kehidupan 90-an, Item juga membeberkan bahwa komunitasnya juga sering menggelar berbagai acara agar lebih bermanfaat bagi masyarakat.

    Visi itu juga yang kemudian sejalan dengan Kahf sebagai produk PT Paragon Technology and Innovation (Paragon Corp).

    Deva Indra, Kahf Community Host Semarang mengajak Semarang 90’s untuk saling berbagi di bulan Ramadan dengan berbagi takjil dan saling sharing dalam kampanye mereka Pejuang Berkhaf, Kamu yang Harus Kamu Kalahkan. Acara ini bertajuk Safari Ramadan pada 15 Maret 2025.

    Acara ini juga rangkaian dari komunitas @groupotomotif1990 atau sering di sebut (GO90’S) yang berbasis di Jakarta selatan dan Bandung.

    Untuk kampanye Pejuang Berkahf untuk mengajak masyarakat agar menjadikan ramadan sebagai momentum refleksi diri dan perjuangan dalam mengalahkan keterbatasan diri.

    Kemudian juga harus mengendalikan hawa nafsu, serta terus berupaya menjadi versi terbaik dari diri sendiri.

    Oleh karena itu, berkomunitas adalah salah satu upaya dari Pejuang Berkahf untuk mengendalikan hawa nafsu dan mengendalikan diri.

    “Di sini kami membawa campaign pejuang berkahf tadi. Kami masih bisa berjuang di bulan ramadhan ini dan juga memberi kebermanfaatan kepada masyarakat,” terangnya.

    Dalam acara Safari Ramadhan cukup santai dengan car meet up, sharing dan pemberian secara simbolik pemberian bantuan kepada panti asuhan.

    “Setelah CSR kami berbagi takjil. Buka bersama lalu dilanjutin rolling shoot. Teman-teman kopdar semarang, titìk finishnya di Ranum Elisabeth,” ungkapnya.

    Terakhkir Item menambahkan apresiasinya kepada Kahf atas kegiatan dan supportnya dalam berbagi di bulan ramadhan.

    “Kita mengumpulkan seluruh masyarakat Kota Semarang yg berantusias saling menginformasiken tentang budaya 90-an, pecinta otomotif mobil motor tua kita kumpulkan jadi satu untuk meramaikan acara berbagi keberkahan,” tandasnya. (arl)

  • Pemudik manfaatkan integrasi Whoosh ke kereta mudahkan pulang kampung

    Pemudik manfaatkan integrasi Whoosh ke kereta mudahkan pulang kampung

    Sumber foto: Antara/elshinta.com.

    Pemudik manfaatkan integrasi Whoosh ke kereta mudahkan pulang kampung
    Dalam Negeri   
    Editor: Sigit Kurniawan   
    Kamis, 27 Maret 2025 – 18:56 WIB

    Elshinta.com – Pemudik memanfaatkan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Whoosh yang telah terintegrasi dengan jalur kereta mulai dari kereta api lokal, Kereta Rel Listrik (KRL), dan Light Rail Transit (LRT), guna mempermudah pulang kampung. 

    Seperti halnya disampaikan oleh Syifa yang melakukan mudik Lebaran dari Serang, Banten ke Padalarang, Bandung Barat menggunakan kereta cepat pertama di ASEAN milik Indonesia.

    Dirinya ditemui di Stasiun KCIC Halim, Jakarta, pada Kamis menyampaikan dengan adanya integrasi berbagai jalur moda kereta mempermudah perjalanannya.

    Awalnya ia menggunakan kereta api lokal dari Stasiun Serang menuju Stasiun Rangkasbitung untuk berganti menggunakan KRL. Lalu melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Sudirman yang memerlukan transit terlebih dahulu di Stasiun Tanah Abang, dan berjalan kaki ke Stasiun LRT Dukuh Atas untuk pergi Stasiun KCIC Halim.

    “Ini memudahkan, karena sebenarnya tidak perlu ke luar dari area stasiun tinggal pindah-pindah aja. Jadi sangat memudahkan, ga usah pake transportasi yang lain,” katanya.

    Selain Syifa, Pemudik asal Cibitung, Bekasi, Anjar turut menyampaikan hal serupa. Dirinya yang melakukan mudik menggunakan Whoosh bersama istri dan satu anaknya menyatakan bahwa dengan adanya integrasi kereta ini membuat perjalanan lebih efektif dan mudah.

    “Karena kita dari Cibitung, akses dari Bekasi Timur sampai sini, kita transitnya ga perlu susah, ga kehujanan, ga perlu naik akomodasi lain, dan lebih murah juga,” ujarnya.

    Selanjutnya, Pemudik Akbar menyatakan dirinya sudah beberapa kali menggunakan Whoosh, dan dengan adanya integrasi moda kereta ini membuat biaya untuk mudik menjadi lebih terjangkau.

    “Tidak perlu bawa kendaraan yang harus menginap di sini. Jadi tinggal dari rumah, bisa langsung naik LRT terus langsung ke Stasiun Halim,” katanya.

    Lebaran atau Idul Fitri 1446 Hijriah diprediksi akan jatuh pada 31 Maret. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, momen hari raya ini dinantikan oleh mayoritas masyarakat Indonesia untuk pulang kampung menemui keluarga.

    Dikutip dari Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2 Tahun 2025, libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah beriringan dengan libur Hari Suci Nyepi. Oleh karena itu, libur mudik kali ini terhitung sejak 28 Maret hingga 7 April.

    Sumber : Antara

  • Cuaca Hari Ini Jumat 28 Maret 2025: Langit Jabodetabek Siang Hari Akan Turun Hujan Ringan – Page 3

    Cuaca Hari Ini Jumat 28 Maret 2025: Langit Jabodetabek Siang Hari Akan Turun Hujan Ringan – Page 3

    Berdasarkan pengamatan BMKG, berikut daftar wilayah di Jawa Barat yang berpotensi dilanda cuaca buruk berupa hujan sedang hingga lebat/sangat lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada 24-30 Maret 2025:

    Senin, 24 Maret 2025: Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya.

    Selasa, 25 Maret 2025: Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran.

    Rabu, 26 Maret 2025: Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota SuKabupaten upaten umi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten dan Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran.

    Kamis, 27 Maret 2025: Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bekasi, Karawang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Sumedang, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran.

    Jumat, 28 Maret 2025: Nihil

    Sabtu, 29 Maret 2025: Nihil

    Minggu, 30 Maret 2025: Nihil

    BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai terjadinya potensi bencana hidrometerologis seperti hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala local, serta angin kencang yang berpotensi menyebabkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan dampak lainnya.

    “Mengenali potensi bencana di lingkungannya dan mulai memahami cara mengurangi resiko bencana tersebut, misalnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, bergotong royong menjaga kebersihan dan menata lingkungan sekitarnya,” ucap Alita.

     

  • Andre Rosiade Minta Publik Cek Hasil MRI Pemain Timnas yang Diduga Akting Cedera, RS Buka Suara

    Andre Rosiade Minta Publik Cek Hasil MRI Pemain Timnas yang Diduga Akting Cedera, RS Buka Suara

    TRIBUNJAKARTA.COM – RS Mitra Keluarga memberikan pernyataan lengkap buntut ucapan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade.

    Ucapan mertua pemain sepakbola Pratama Arhan itu menuai polemik mengenai kondisi penggawa Timnas Indonesia.

    Bahkan, politikus Gerindra itu meminta  publik untuk mengecek hasil medis di RS Mitra Keluarga Cibubur.

    Manajemen Mitra Keluarga Cibubur akhirnya memberikan pernyataan lengkap menanggapi ucapan Andre Rosiade.

    Pernyataan itu disampaikan melalui akun instagram terverifikasi @mitrakeluarga.

    Mitra Keluarga Cibubur sebagai Official Medical Partner Of Timnas Indonesia berpegang pada peraturan Compliance Mitra Keluarga dan regulasi kerahasiaan rekam medis yang ditetapkan oleh hukum Indonesia serta Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP).

    Sebagai informasi yang dibagikan antara Mitra Keluarga Cibubur dan PSSI diatur dalam perjanjian Non-Disclosure Agreement (NDA) yang ketat dan pihak yang terlibat akan menghormati dan melindungi kerahasiaan tersebut, termasuk dalam hal ini memastikan bahwa pernyataan atau informasi medis tidak kami berikan di luar pihak yang sudah disepakatai dalam NDA.

    Demikian pernyataan ini dibuat untuk menjelaskan dan memberikan klarifikasi atas situasi pemberitaan yang berkembang di media sosial saat ini.

    Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan perhatian serta dukungan kepada kami

    Cibubur 26 Maret 2025

    Manajemen Mitra Keluarga Cibubur

    Pernyataan Andre Rosiade

    Andre Rosiade menyindir ada salah satu pemain yang berpura-pura cedera dan mempersilakan publik untuk mengecek hasil Magnetic Resonance Imaging (MRI) pemain tersebut di Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur. 

    Publik menduga bahwa nama pemain yang dimaksud ialah Mees Hilgers, bek tengah Timnas Indonesia yang dikabarkan absen karena dibekap cedera. 

    Balasan dr Tirta

    Menanggapi postingan Andre Rosiade tersebut, dokter sekaligus Youtuber dan pebisnis dr Tirta memberikan responnya.

    Dalam unggahannya di Twitter (X), dr Tirta menyebut postingan Andre Rosiade itu adalah hal tidak perlu.

    “Perkataan ga perlu. Kita cek tadi banyak pemain timnas yg juga kram. Harus diakui, cuaca jakarta itu lagi lembap2 nya, gampang dehidrasi. Statement ini ga perlu. Karena semua pemain timnas yg dipilih itu sudah dan akan bermain 100 persen. Sisanya tergantung juru racik strategi,” cuit dr Tirta, dilansir TribunnewsBogor.com di akun @tirta_cipeng, Rabu (26/3/2025).

    Menurut dr Tirta, tudingan dari Andre tersebut harusnya dilandaskan pada pengecekan riwayat cedera pemain.

    “Bahkan sebelum buat statement tsb, kita bisa cek riwayat cidera atlet terkait. Kalo dicek maka kebuka, bahwa pemain terkait itu injury prone / bukan,” imbuh dr Tirta.

    Meski Andre Rosiade tak menyebut siapa pemain Timnas Indonesia yang pura-pura cedera tersebut, publik ramai mengurai asumsi.

    Bahwa pemain Timnas yang sedang disindir mertua Arhan itu adalah Mess Hilgers.

    Karenanya, netizen pun memviralkan video dr Tirta saat menjelaskan soal penyebab Mees Hilgers sering cedera ketika main untuk Timnas Indonesia.

    Kata dr Tirta, ada beberapa pemicu cedera pada Mess Hilgers.

    Pertama adalah karena perbedaan kelembapan di Indonesia dengan di Belanda.

    “Mess Hilgers itu bukan orang Indonesia asli yang tinggal di humidity yang 80 persen. Humidity Indonesia itu 80 persen ke atas. Sementara dia di Belanda sana itu kering,” ungkap dr Tirta dalam tayangan Youtube sport77.

    Hal itulah yang kata dr Tirta menjadi pemicu Mees Hilgers kerap mengalami kram sampai cedera.

    “Ketika humidity lebih dari 80 persen itu keringnya cepat keluar, lari di Jakarta itu belum apa-apa gobyos. Nah kalau kita keringatnya berlebihan, otomatis dehidrasi, rentan kram. Begitu dia dikembalikan ke asalnya, balik normal,” pungkas dr Tirta.

    Penyebab kedua Mees sering cedera kata dr Tirta adalah karena jet lag.

    “Kedua, (sering cedera karena) jetlag. Kau kira dari Belanda ke Australia itu dari Jakarta ke Bandung? Belum transitnya. Kemarin Mees dari Belanda itu berapa kali transit. Langsung baru dua hari aklimatisasi dengan intensitas tinggi, ya udah balik ke Belanda. Balik ke Belanda lagi langsung fit, karena iklim,” ujar dr Tirta. (TribunJakarta/TribunMedan)

    Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

  • Hindari Mudik via Jalur Ekstrem Garut pada Malam Hari, Ini Daftarnya

    Hindari Mudik via Jalur Ekstrem Garut pada Malam Hari, Ini Daftarnya

    Liputan6.com, Garut – Pemerintah daerah (Pemda) Garut, Jawa Barat, mengingatkan pemudik Lebaran Idul Fitri 1446H/2025 untuk berhati-hati saat melintasi beberapa jalur ekstrem yang melintasi kota dodol saat mudik berlangsung.

    “Jadi kami tidak merekomendasikan untuk malam, kalau pun malam hari kami harapkan konvoi lah,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Garut, Satria Budi, selepas pelepasan Mudik Bersama Polres Garut, Rabu (26/3/2025).

    Sebagai salah satu jalur mudik nasional di bagian selatan Jawa Barat, jalur Garut memang langgaran pemudik setiap tahun termasuk pada mudik Lebaran Idul Fitri 1446H/2025 tahun ini. “Ada beberapa jalur pintu masuk Garut yang perlu diwaspadai seluruh pemudik,” ujar dia.

    Selain kontur jalan yang ekstrem dan berliku, dibutuhkan nyali serta kondisi kendaraan prima saat melintasi jalur ekstrem tersebut. Pertama, jalur Bandung-Garut, via Cilawu menuju Kabupaten Tasikmalaya.

    “Memang kondisinya sudah bagus tapi rawan longsor, kemudian jalur selatan juga sudah baik, kemarin dari pemerintah provinsi sudah memasang lampu dengan baik,” kata dia.

    Kedua, jalur Cijapati – Kadungora, Ketiga, jalur Kamojang-Samarang, terakhir jalur Caringin-Talegong yang menghubungkan Garut – Bandung di bagian Garut selatan.

     “Sesuai arahan pak Kapolres, kami terjunkan sejumlah petugas di sejumlah titik kemacetan untuk membantu kepolisian,” kata dia menambahkan.

    Untuk memudahkan pemudik, Dinas Perhubungan Jawa Barat telah melakukan perbaikan dan pemasangan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU) hingga 400 titik.

    “Itu semua mulai pintu masuk hingga keluar Garut, seperti di Tasik di Pameungpeuk itu semua dipasang provinsi,” ujar dia.

     

    Kondisi Arus Mudik 2025 di Tol dan Jalur Pantura Pemalang Jateng

  • KPK Pertajam Bukti Korupsi Bank BJB Sebelum Periksa Ridwan Kamil

    KPK Pertajam Bukti Korupsi Bank BJB Sebelum Periksa Ridwan Kamil

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan pemanggilan eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait dugaan korupsi penempatan dana iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk atau Bank BJB (BJBR) periode 2021-2023 tak begitu saja dilakukan.

    Penyidik akan lebih dulu mengumpulkan keterangan saksi lainnya.

    “Tentunya pada saat kita memanggil saksi, bahan itu harus ada. Tidak bisa ujug-ujug kosongan saja bertanya apakah saudara melakukan perbuatan tersebut, enggak bisa,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 27 Maret.

    Alasan ini yang kemudian membuat penyidik telah menyiapkan tenggat waktu untuk memeriksa Ridwan Kamil atau Kang Emil. Tapi, Tessa tidak bisa memerinci waktu pastinya.

    “Ya, nanti kita tunggu waktunya, ya, kapan RK akan dipanggil sebagai saksi,” tegas juru bicara berlatar belakang penyidik itu.

    “Tentunya penyidik yang nanti akan memahami timeline-nya, yang jelas setelah lebaran tapi kapannya itu nanti kita akan tunggu,” sambung Tessa.

    Adapun Budi Sokmo selaku Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyidikan KPK yang menangani kasus korupsi Bank BJB menyebut nantinya pihak internal bank daerah tersebut bakal lebih dulu dipanggil. Pendalaman proses pengadaan iklan yang diduga melawan hukum bakal dilaksanakan.

    “Untuk Pak Ridwan Kamil tentunya akan kita jadwalkan sesegara mungkin mungkin setelah saksi-saksi dari internal BJB maupun pihak-pihak vendor yang memenangkan pengadaan tersebut kita selesai lakukan pemeriksaan,” kata Budi kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Maret.

    Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka kasus korupsi penempatan iklan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk atau Bank BJB (BJBR) periode 2021-2023.

    Mereka adalah eks Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi; Pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB Widi Hartoto; Pengendali Agensi Antedja Muliatama dan Cakrawala Kreasi Mandiri Kin Asikin Dulmanan; Pengendali Agensi BSC Advertising dan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WSBE) Suhendrik; dan Pengendali PT Cipta Karya Sukses Bersama (CKSB) dan PT Cipta Karya Mandiri Bersama (CKMB) Raden Sophan Jaya Kusuma. Surat perintah penyidikan (sprindik) dikeluarkan pada 27 Februari 2025.

    Dalam kasus ini, KPK menduga ada perbuatan melawan hukum dalam proses penempatan iklan ke sejumlah media. Akibatnya, negara merugi hingga Rp222 miliar.

    Saat ini penahanan belum dilakukan terhadap lima tersangka. Tapi, mereka sudah dicegah berpergian ke luar negeri selama enam bulan dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

  • Kuasa Hukum Ridwan Kamil Buka Suara, Tantang Lisa Mariana Buktikan Tuduhan Perselingkuhan

    Kuasa Hukum Ridwan Kamil Buka Suara, Tantang Lisa Mariana Buktikan Tuduhan Perselingkuhan

    PIKIRAN RAKYAT – Kuasa Hukum mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil buka suara terkait kasus dugaan perselingkuhan yang menimpa kliennya. Seperti diketahui, santer diberitakan dugaan perselingkuhan mantan pejabat berinisial RK dengan perempuan bernama Lisa Mariana.

    “Menurut hemat kami, isu ini kan sudah masuk ke ranah hukum dan tentunya Pak Ridwan Kamil meminta kepada kami selaku kuasa hukum untuk meresponsnya,” kata Kuasa Hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar saat memberikan keterangan di Savoy Homann Hotel, di Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung pada Kamis, 27 Maret 2025.

    Menurut Muslim, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dari kasus tersebut. Pertama adalah bahwa pernyataan yang viral seorang perempuan berinisial yang LM mengaku mempunyai anak dari Ridwan Kamil.

    “Jadi tentunya dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami meminta kepada beliau (LM). Lalu mempersilakan kepada beliau untuk membuktikan kebenarannya atau pengakuannya secara hukum,” katanya.

    Kedua, kata Muslim, pengakuan dari LM ini tidak berdasar bahkan dengan bukti-bukti yang tidak akurat. Hal ini tentunya kata dia, mengarah kepada fitnah dan pembunuhan karakter dan memiliki dampak hukum atau implikasi hukum.

    “Ketiga, permasalahan ini sudah selesai sebenarnya empat tahun lalu, dan beliau ini sudah (LM) ini sudah meminta maaf atas kasus ini,” katanya.

    Selain itu kata Muslim, Ridwan Kamil telah membuat klarifikasi sehingga karena telah melakukan klarifikasi maka hal ini sudah selesai. Ridwan Kamil pun telah meminta maaf pada saat memberikan klarifikasi.

    “Intinya, bahwa saya menyampaikan tiga pernyataan selebihnya bisa whatsapp saya. Bahwa ini merupakan pernyataan kami selaku kuasa hukum. Jadi kalau yang bersangkutan punya data hukum silakan sampaikan kebenaran faktanya,” katanya.

    Muslim pun menentang LM yang telah mengeklaim memiliki anak dari Ridwan Kamil dan viral di media sosial. “Nah silakan pernyataan tersebut dibuktikan secara hukum,” katanya.

    Disinggung mengenai tes DNA, menurut Muslim hal ini pun sudah diklarifikasi oleh Ridwan Kamil. Oleh karena itu, sekali lagi dia meminta jika tuduhan itu benar maka silakan dibuktikan kebenarannya secara hukum.

    Disinggung mengenai kondisi Ridwan Kamil, menurut Muslim, sang klien kini dalam keadaan baik-baik saja.

    Ridwan Kamil dalam Pusaran Dugaan Korupsi Bank BJB

    Sebelum viral isu perselingkuhan, Ridwan Kamil diketahui terseret dalam kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB. Mantan Gubernur Jawa Barat itu mengklarifikasi bahwa dirinya memiliki fungsi ex-officio dalam mengawasi BUMD semasa menjabat gubernur. Namun, ia mengaku tidak pernah menerima laporan terkait kasus yang tengah diselidiki.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat melakukan penggeledahan di rumah pribadi Ridwan Kamil dalam rangka penyidikan dugaan korupsi di Bank BJB pada Senin, 10 Maret 2025. Dalam penggeledahan ini, penyidik menyita sejumlah dokumen yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.***

    Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News

  • 1 Juta Mobil Tinggalkan Jakarta, Puncak Arus Mudik Diprediksi Besok

    1 Juta Mobil Tinggalkan Jakarta, Puncak Arus Mudik Diprediksi Besok

    Bekasi, Beritasatu.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat hampir 1 juta kendaraan telah meninggalkan wilayah Jabodetabek dalam periode mudik Lebaran 2025. Lonjakan volume kendaraan terutama terjadi ke arah timur Jawa melalui Tol Trans Jawa. Puncak arus mudik diprediksi terjadi besok, Jumat (28/3/2025)

    Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, arus lalu lintas atau kendaraan dari arah Jakarta menuju Cikampek, KM 15, Kota Bekasi, Jawa Barat, terlihat ramai lancar pada Kamis (27/3/2025) malam. Kecepatan kendaraan melaju 70 kilometer per jam. 

    Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga Lisye Octaviana mengatakan, sejak H-5 Lebaran atau 21 Maret hingga 27 Maret, tercatat hampir 1 juta kendaraan keluar dari Jakarta. 

    Dari jumlah tersebut, 49% kendaraan mengarah ke timur Jawa, dengan 60 persen di antaranya melewati Gerbang Tol Cikampek Utama.

    “Lalu sisanya memang ke Kalihurip Utama, Kampung Bandung. Sementara itu, 21% kendaraan menuju selatan melalui Gerbang Tol Ciawi ke arah Bogor, dan 29% lainnya ke arah Merak,” jelas Lisye, Kamis (27/3/2025) terkait prediksi puncak arus mudik.

    Ia menambahkan, volume kendaraan meningkat 13% dibandingkan kondisi normal. Pergerakan kendaraan di Gerbang Tol Cikampek Utama sendiri telah melampaui 70% dari kondisi normal, menandakan peningkatan signifikan arus mudik.

    “Puncak arus mudik diprediksi terjadi besok, Jumat (28/3/2025), dan kemungkinan masih tinggi hingga Sabtu (29/3),” tambahnya.

  • Penjelasan Eks Hibisc Tagih Janji Kompensasi ke Dedi Mulyadi: Kami Terombang-ambing…
                
                    
                        
                            Bandung
                        
                        27 Maret 2025

    Penjelasan Eks Hibisc Tagih Janji Kompensasi ke Dedi Mulyadi: Kami Terombang-ambing… Bandung 27 Maret 2025

    Penjelasan Eks Hibisc Tagih Janji Kompensasi ke Dedi Mulyadi: Kami Terombang-ambing…
    Tim Redaksi
    BOGOR, KOMPAS.com

    Gubernur Jawa Barat
    terlihat kesal dan marah saat didatangi puluhan mantan
    pegawai Hibisc
    Fantasy di Puncak Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (27/3/2025).
    Para eks pegawai Hibisc ini hendak menagih janji kompensasi pembongkaran tempat mereka bekerja. Sebab,
    Dedi Mulyadi
    pernah menyampaikan janji tersebut dalam sebuah video.
    Janji itu rencananya diberikan hari ini. Namun, Dedi Mulyadi justru memarahi seorang para mantan pegawai Hibisc tersebut.
    Sabila dan Septian yang berani datang menghampiri Dedi di dalam mobil langsung bertanya.
    Saat itu, Dedi hendak pulang seusai melihat kondisi bangunan Hibisc yang telah rata dengan tanah.
    Emosi Dedi tiba-tiba memuncak ketika ditagih janji kompensasi. Dia lalu mengarahkan telunjuknya ke Sabila dan Septian.

    Dengerin
    dulu, bukan urusan videonya (janji kompensasi). Saya membantu kompensasi Anda yang
    nganggur
    di sini, tetapi saya minta tanggung jawab moral Anda, bantu
    nanam
    pohon di sini,” ucap Dedi dengan mata melotot.
    Sabila dan Septian yang mewakili rekan-rekan kerjanya pun hanya terdiam. Keinginan untuk mendapat kepastian kompensasi pun berubah menjadi kekecewaan.
    Septian mengatakan bahwa 207 pekerja kehilangan pekerjaan imbas pembongkaran.
    Karena itu, mereka hanya ingin kepastian kompensasi yang sebelumnya disampaikan Dedi menyusul pembongkaran oleh Menteri Lingkungan Hidup.
    “Hari ini kami ke sini untuk menagih janji itu, tetapi (dibalas) argumennya malah penanaman pohon, jadi, kami harus terlibat dulu penanaman baru dapat katanya. Coba kalau dari awal ada
    statement gitu
    mungkin kami juga langsung ikut
    nanem
    ,” tuturnya.
    Menurut dia, janji kompensasi tidak dibarengi dengan rencana harus menanam pohon. Hal itu tidak pernah disampaikan sebelumnya oleh Dedi Mulyadi.
    Septian menyebut, penanaman pohon hanya melibatkan pekerja proyek atau segelintir orang dari Hibisc.
    Ia dan Sabila menyayangkan argumen Dedi yang hanya marah-marah. Seharusnya, kata dia, dari awal tak perlu berjanji, cukup mengajak menanam pohon. Para pekerja otomatis mengambil pekerjaan tersebut.
    “Kemarin juga kami terombang-ambing,
    nyari
    info pengambilan kompensasi itu, dananya kami
    ngambil
    ke siapa, mekanismenya kayak
    gimana
    , ditransfer atau berupa uang tunai atau
    gimana
    ,” tuturnya.
    “Kami
    nanya
    ke anggota dewan, enggak ada data, kami
    nanya
    ke kades, enggak ada data. Kami mau tanya siapa lagi, sedangkan manajemen sudah bubar per tanggal 9, sejak Hibisc tutup manajemen udah bubar. Nah kami tuh udah enggak punya pegangan apa-apa,” ucapnya.
    “Namun, pas kami
    nanya
    nih bilangnya enggak ada. Makanya teman-teman kecewa ya gara-gara enggak ada
    statement
    harus ikut menanam pohon dulu. Kan janjinya tanggal 27 sekarang. Kami menagih hak-hak kami doang sih,” sambungnya.
    Saat ditanya soal jumlah kompensasi, Septian dan rekannya tak pernah bertanya. Sebab, kata dia, para pekerja langsung bersyukur setelah mendengar adanya kompensasi setelah tempat kerja dibongkar.
    “Kami kepikiran dapat kompensasi saja itu udah bersyukur banget. Nah, ini 3 hari mau Lebaran, enggak punya apa-apa,
    nganggur
    , tetapi malah ada
    statement
    begitu (dari Dedi),” tuturnya.
    “Kita juga di balik itu bersyukur kalau memang ada lapangan kerjaan bercocok tanam. Jadi poin di sini berkumpul, kami menagih yang dijanjikan. Kalau dari Hibisc itu terakhir tanggal 9 terakhir kami dibayar. Patokan kami sih di videonya (janjinya),” ucap Septian.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.