Video Call Dedi Mulyadi soal Keramba Jaring Apung Pangandaran, Susi: Pak Gubernur Tolak 100 Persen
Tim Redaksi
PANGANDARAN, KOMPAS.com
– Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, melaksanakan
video call
dengan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat deklarasi Forum Komunikasi Para Pelaku Wisata Pangandaran yang menolak adanya keramba jaring apung di Pantai Timur Pangandaran di Susi International Beach Strip Pamugaran, Rabu (13/8/2025).
Saat Ketua HNSI Pangandaran, Jeje Wiradinata, sedang menyampaikan sambutan, tiba-tiba Susi menimpali, “Ini Pak Gubernur (Dedi Mulyadi) menyapa kalian semua,” kata Susi sembari menunjukkan layar
handphone
-nya kepada peserta deklarasi.
Salah seorang peserta deklarasi lantas berteriak, “Tolak keramba jaring apung, bapa aing,” tegasnya.
Susi kemudian bertanya kepada Dedi, ”
Kumaha Pak (apakah mendukung penolakan keramba jaring apung)? Tolak cenah tolak
(warga minta ditolak),” tanya dia.
Pada komunikasi tersebut, Dedi menegaskan menolak keberadaan keramba jaring apung di Pantai Timur Pangandaran.
“Ini Pak Gubernur sudah menolak 100 persen.
Hatur nuhun
, Pak Gubernur,” kata Susi yang disambut meriah oleh para peserta deklarasi forum pelaku wisata.
Sebelumnya, sebanyak 19 komunitas pelaku wisata di Pangandaran deklarasi menolak keberadaan keramba jaring apung.
Mereka mengatakan, keramba jaring apung akan mengganggu pariwisata Pangandaran dan mengganggu ekosistem laut.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.
kab/kota: bandung
-
/data/photo/2025/08/13/689c2eb4d83c9.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
8 Video Call Dedi Mulyadi soal Keramba Jaring Apung Pangandaran, Susi: Pak Gubernur Tolak 100 Persen Bandung
-
/data/photo/2025/08/13/689c0c58883a5.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Wanita di Purwakarta Tewas Tragis, Polisi Tak Pedulikan Laporan Korban soal Ancaman Pembunuhan Bandung 13 Agustus 2025
Wanita di Purwakarta Tewas Tragis, Polisi Tak Pedulikan Laporan Korban soal Ancaman Pembunuhan
Editor
KOMPAS.com –
Dea Permata Karisma (27), seorang wanita asal Desa Jatimekar, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, ditemukan tewas mengeluarkan banyak darah dengan sejumlah luka tusuk di rumahnya, Selasa (12/8/2025).
Terungkap, sebelum tewas, Dea sudah berbulan-bulan menerima teror dan ancaman pembunuhan melalui pesan WhatsApp (WA).
Ancaman tersebut bahkan sempat dilaporkan ke polisi, namun tidak mendapatkan tindak lanjut.
Hal itu diungkap oleh ayah korban, Sukarno (65), dan ibu korban, Yuli Ismawati (55).
”Pernah cerita, sempat diancam berturut-turut selama tiga bulan. Bahkan orang itu sempat masuk ke dalam rumah juga dipergoki oleh pembantu, pas itu langsung kabur,” ujar Sukarno saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (12/8/2025).
Yuli mengatakan, anaknya juga diancam pembunuhan lewat pesan elektronik dan sudah diminta melapor ke pihak berwenang.
”Sudah lapor Babinsa, sampai ke Polsek Jatiluhur, tapi engga ada yang datang,” ungkap Yuli sambil menangis.
Dea ditemukan pertama kali oleh pembantunya di kediaman mereka di Komplek PJT II Blok D, Selasa siang.
Pagi harinya, korban sempat meminta pembantunya belanja.
Tetangganya, Salbiah, yang melihat Dea terakhir kali mengatakan korban terlihat normal.
”Tadi sekitar jam 10 pagi, saya mau beli sayur. Bu Dea juga keluar, kayaknya mau belanja. Jam 11 siang, kami pulang hampir bersamaan,” ujar Salbiah.
“Saya sempat sapa dia yang lagi makan. Dia bilang buru-buru karena mau hujan dan jemurannya banyak,” sambungnya.
Tak lama kemudian, pembantu korban berlari ketakutan sambil berteriak, “Ibu-ibu, Bu Dea dibunuh.”
Salbiah dan warga pun bergegas menuju rumah korban.
“Saya mau masuk, tapi di depan pintu ke dapur sudah ada jejak darah. Saya enggak berani lanjut, takut,” katanya.
“Kayak bekas kaki habis menginjak darah,” tambahnya.
Kapolres Purwakarta, AKBP I Putu Dewa Gede Anom Jaya, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian tersebut.
”Hari ini, Selasa, kami tim identifikasi dari Polres Purwakarta melakukan olah TKP di rumah yang ditemukan perempuan dalam kondisi meninggal dunia,” ucapnya.
Polisi juga akan melakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sosok Dea Korban Pembunuhan di Purwakarta, Sempat Dapat Teror di WA hingga Disarankan Pasang CCTV
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -
/data/photo/2025/08/08/68959d0c6ac43.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Dedi Mulyadi Kucurkan Rp 2,4 Triliun untuk Muluskan Jalan di Jabar Bandung 13 Agustus 2025
Dedi Mulyadi Kucurkan Rp 2,4 Triliun untuk Muluskan Jalan di Jabar
Tim Redaksi
BANDUNG, KOMPAS.com
– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan seluruh infrastruktur jalan di wilayahnya dalam kondisi mulus dan berkualitas pada 2027.
“Target saya, pada 2027 seluruh jalan di Jawa Barat, baik jalan nasional, tol, provinsi, kabupaten, maupun desa terhubung dengan baik dan dalam kondisi mulus. Hal ini akan mendorong sirkulasi dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/8/2025).
Untuk mewujudkan visi Jabar Istimewa, Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,4 triliun untuk percepatan perbaikan dan pembangunan jalan. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya sekitar Rp 600 miliar.
Sebagai langkah pendukung, pada Selasa (15/4/2025) Pemprov Jabar menandatangani nota kesepahaman dengan Kejaksaan Tinggi Jabar terkait penanganan permasalahan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara.
“MoU ini adalah payung hukum yang jelas, baik antara Kejaksaan Tinggi dengan Pemprov maupun Kejaksaan Negeri dengan kabupaten/kota,” kata Dedi.
Selain dengan Kejaksaan Tinggi Jabar, nota kesepahaman juga dilakukan dengan 27 pemerintah kabupaten dan kota terkait pengelolaan penerangan jalan umum (PJU) di ruas jalan provinsi.
Dedi menegaskan seluruh pendapatan dari pajak kendaraan bermotor akan dialokasikan sepenuhnya untuk pembangunan infrastruktur jalan. “Infrastruktur jalan mencakup marka jalan, PJU, CCTV, serta taman dan fasilitas penunjang lain demi kenyamanan pengguna,” tuturnya.
“Setelah jalan provinsi selesai, kami akan membantu kabupaten/kota yang memiliki keterbatasan anggaran. Evaluasi penggunaan anggaran daerah akan menjadi dasar pemberian bantuan,” tambahnya.
Untuk jalan desa, Dedi mengingatkan bahwa anggaran tersedia melalui Dana Desa. Namun, Pemprov siap memberikan stimulus tambahan bagi desa yang memiliki wilayah luas atau dananya tidak mencukupi.
Keberhasilan pembangunan jalan, kata Dedi, memerlukan kolaborasi lintas pemerintahan mulai dari desa, kabupaten, kota, provinsi, hingga pusat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan. “Selama Dana Desa sudah dimanfaatkan secara maksimal, dan masih terdapat kekurangan, maka kami akan hadir dengan stimulus tambahan,” ucap Dedi.
Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved. -

Chery Tiggo Cross CSH Sapa Pasar Bandung, Intip Lagi Spesifikasinya
JAKARTA – Setelah resmi meluncur pada ajang GIIAS 2025 beberapa waktu lalu, PT Chery Sales Indonesia (CSI) secara resmi meluncurkan Chery Tiggo Cross CSH Hybrid dan Sport 1.5T di Kota Bandung, Jawa Barat.
Kegiatan regional launching tersebut merupakan bagian dari ekspansi strategis untuk mendekatkan inovasi Chery kepada konsumen di Bandung, yang dikenal sebagai salah satu pasar otomotif terbesar dan paling dinamis di luar Jabodetabek.
Kota Bandung juga dipilih sebagai lokasi peluncuran perdana di luar Jakarta, karena karakteristiknya sebagai episentrum gaya hidup modern dan pusat industri kreatif. Selaras dengan karakter dari Chery Tiggo Cross CSH Hybrid maupun Sport 1.5T yang menawarkan desain stylish, tangguh, dan berkelas untuk menemani setiap perjalanan.
Sebagai bentuk apresiasi, Chery menawarkan harga yang sangat kompetitif untuk warga Bandung dan sekitarnya. Chery Tiggo Cross Sport 1.5T dan Tiggo Cross CSH Hybrid varian Comfort dibanderol dengan harga Rp301,9 juta. Sementara itu, varian tertinggi yakni Chery Tiggo Cross CSH Premium ditawarkan dengan harga Rp321,8 juta OTR Bandung.
Head of Brand & Marketing Department PT Chery Sales Indonesia Rifkie Setiawan, mengatakan Bandung memiliki potensi pasar yang sangat baik. Masyarakatnya yang dinamis dan modern sangat sesuai dengan karakter Chery TIGGO Cross CSH Hybrid dan Sport 1.5T.
“Kami mengundang warga Bandung untuk datang ke pameran Chery di Paris Van Java, untuk melihat langsung dan mendapatkan informasi lengkap mengenai SUV Crossover terbaru dari Chery yang berhasil meraih penghargaan ‘Favorite Hybrid Vehicle Di GIIAS 2025,” katanya, dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa, 12 Agustus.
Kehadiran mobil ini tidak hanya memperluas opsi di lini Tiggo Cross Series, melainkan juga memperkuat portofolio teknologi Chery Super Hybrid (CSH) sebagai inovasi pionir di segmen kendaraan ramah lingkungan dengan energi terbarukan (NEV).
Secara spesifikasi, Chery Tiggo Cross CSH Hybrid menawarkan kombinasi keunggulan yang lengkap. Tersemat mesin hybrid ACTECO G4G15B generasi terbaru yang memadukan mesin ICE 1.498 cc 4-silinder bertenaga 97 PS dan torsi 120 Nm, dengan motor listrik sebagai penggerak utama yang sanggup menghasilkan tenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Mesin berteknologi Strong Hybrid ini didedikasikan untuk memaksimalkan efisiensi energi dengan thermal efficiency hingga 39,5 persen.
SUV Crossover ini juga dilengkapi motor listrik kedua yang berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 1,8 KWh. Seluruh sistem pada dapur pacu tersebut dikawinkan dengan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang menawarkan performa halus dan responsif.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313634/original/026014700_1755051059-Untitled.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Gempa Dangkal M4,7 Guncang Kabupaten Bandung, Berikut Daerah yang Merasakan Getaran
Liputan6.com, Jakarta – Gempa Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Rabu pagi (13/8/2025), pukul 08.32.27 WIB. Hasil Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan, episenter gempa Kabupaten Bandung ini terletak pada koordinat 7.66 LS dan 107.15 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 82 km Barat Daya Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada kedalaman 37 km.
Kepala Bidang Mitigasi Gempa dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Kabupaten Bandung yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif bawah laut.
Daryono juga mengatakan, dampak gempa berdasarkan laporan dari masyarakat dirasakan di wilayah Tegalbuleud, Campaka, Naringgul, Pagelaran, Garut dengan Skala Intensitas III MMI, di Pangalengan, Pelabuhan Ratu, Tasikmalaya, dan Cianjur dengan Skala Intensitas II – III MMI.
Hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa tersebut. Hingga pukul 08:52 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan. Meski begitu warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
-
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5313634/original/026014700_1755051059-Untitled.jpg?w=1200&resize=1200,0&ssl=1)
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Kabupaten Bandung, Getaran Terasa di Pelabuhan Ratu
Liputan6.com, Jakarta – Gempa Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Kabupaten Bandung, Rabu pagi (13/8/2025), pukul 08.32.27 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, lokasi gempa Kabupaten Bandung berada pada koordinat 7.66 LS, 107.15 BT, dengan episenter gempa berada di laut 82 km barat laut Kabupaten Bandung.
“Kedalaman gempa 37 km,” tulis BMKG.
BMKG menyebutkan gempa dirasakan pada skala MMI antara lain di III Tegalbuleud, II Pelabuhan Ratu.
BMKG juga memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Belum ada informasi kerusakan akibat gempa namun warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
-

Mobil Murah China Banjiri Indonesia, Mobil Jepang Bakal Tergusur?
Jakarta –
Mobil China dengan harga murah mulai membanjiri Indonesia. Akankah keberadaannya bikin mobil Jepang yang sudah puluhan tahun eksis bakal tergusur?
Mobil listrik kian menjamur. Di Indonesia, makin banyak model baru bermunculan, khususnya pabrikan mobil listrik. Lebih menariknya lagi, pabrikan China itu membanderol harga mobilnya sangat kompetitif. Terbaru, ada BYD yang menjual hatchback listrik Atto 1 dengan banderol di bawah NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor). Soalnya, harga mobil baru biasanya dibanderol di atas NJKB.
Tak heran saat harganya diumumkan, publik dibikin terkejut. Mobil itu ditawarkan dengan harga mulai Rp 190 jutaan. Secara tidak langsung dengan harga segitu, BYD Atto 1 menantang deretan mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) yang punya harga tak jauh berbeda.
Sebenarnya tak hanya segmen LCGC yang digempur mobil-mobil listrik China. Beberapa segmen lain juga sudah dijejali mobil listrik China. Akankah keberadaan mobil listrik China yang kian masif itu bakal menggusur mobil Jepang yang mayoritas masih mengandalkan mesin konvensional?
Pengamat otomotif sekaligus Akademisi dari Institut Teknologi Bandung Yannes Pasaribu mengungkap, keberadaan mobil listrik China itu tak serta merta menggantikan mobil Jepang yang sudah lebih lama eksis di dalam negeri. Namun menurut Yannes, bila pabrikan Jepang tak segera beralih ke teknologi yang lebih ‘hijau’ tak menutup kemungkinan pasarnya digerogoti mobil China.
“Tergantikan sih tidak ya, yang pasti pasarnya secara perlahan akan tergerus terus jika para prinsipal tua dari Jepang tetap ngotot untuk memakai strategi lamanya,” terang Yannes saat dihubungi detikOto belum lama ini.
Yannes berpendapat, prinsipal Jepang itu banyak yang menilai mobil low cost sebagai mobil dengan kualitas seadanya. Namun sebaliknya China justru menghadirkan mobil dengan harga serupa yang dijejali beragam teknologi lebih canggih.
Ini membuat masyarakat justru akan lebih mencari mobil dengan teknologi terdepan. Terlebih bakal ada peralihan kelompok pembeli mobil yang kian melek akan teknologi dan ramah lingkungan.
“Di era pasar middle income class generasi muda yang semakin kritis terhadap value for money melampaui loyalitas buta terhadap brand,” lanjut Yannes.
(dry/din)
-

Whatsapp Keruk Untung Tanpa Tanggung Jawab, Pengamat Minta Pemerintah Tegas Atur
Bisnis.com, JAKARTA— Sejumlah pengamat telekomunikasi menyoroti langkah WhatsApp yang kian agresif memperluas layanan bisnis di Indonesia, namun belum memberikan kontribusi optimal terhadap perekonomian nasional.
Pengamat telekomunikasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Agung Harsoyo, menilai WhatsApp telah menjadi platform komunikasi dominan di Indonesia dengan lebih dari 140 juta pengguna.
Pendapatan signifikan WhatsApp, menurutnya, diperoleh melalui layanan WhatsApp Business API, integrasi pembayaran, dan monetisasi data ekosistem Meta.
Diketahui, induk Whatsapp, Meta, membukukan pendapatan sebesar US$164,50 juta pada 2024 meningkat 22% dibandingkan dengan 2023.
“Di lain sisi, kontribusi WhatsApp pada pembangunan industri digital Indonesia masih minim. Pemerintah [Komdigi] dapat menerapkan Digital Services Tax atau Significant Economic Presence Rule untuk WA [dan platform asing lain] dengan pengguna atau omzet signifikan di Indonesia,” kata Agung saat dihubungi Bisnis pada Selasa (12/8/2024).
Agung menambahkan, pemerintah bersama Kementerian Keuangan maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga dapat mewajibkan pendaftaran badan usaha atau entitas yang memiliki otoritas penuh, bukan sekadar kantor perwakilan di Indonesia, agar tunduk pada UU ITE, UU PDP, dan perpajakan nasional.
Dia menilai, dengan jumlah pengguna yang besar, pemerintah bisa mendorong WhatsApp untuk ikut serta dalam program literasi digital, keamanan siber, dan pengembangan UMKM.
“Karena WhatsApp memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi yang dibangun oleh operator jaringan, maka sewajarnya pemerintah membuat regulasi yang mewajibkan WhatsApp untuk bersinergi dalam bisnisnya dengan industri ini. Hal ini akan menguntungkan semua pihak. Industri, pemerintah, dan pelanggan,” tutur Agung.
Country Director, Indonesia, Meta, Pieter Lydian dalam acara WhatsApp Business Summit ketiga yang digelar di Jakarta, Selasa (12/8/2025). Whatsapp memperkenal fitur baru kepada sejumlah pelanggan korporasi
Senada, Pengamat Telekomunikasi sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi, mengkritik ketimpangan perlakuan antara pelaku usaha lokal dan penyedia layanan over-the-top (OTT) global.
“Nah itu. Kita ini jadi bangsa yang aneh. UMKM saja ditagih pajak, tapi WhatsApp dibiarkan dan OTT lain dibiarkan menyedot uang rakyat Indonesia tanpa dikenakan kewajiban apapun,” kata Heru kepada Bisnis.
Heru mengaku telah berulang kali menyampaikan persoalan ini, namun kerap dijawab pemerintah dengan alasan menunggu ketentuan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).
“Itu sudah beberapa tahun lalu. Padahal kan saat itu saja kita bukan anggota OECD. Sehingga, rakyat curiga, ada apa di belakang bebasnya kewajiban OTT dari kewajiban yang diharuskan dijalankan perusahaan Indonesia,” tambahnya.
Di sisi lain, WhatsApp baru saja memperkenalkan serangkaian pembaruan fitur untuk memperkuat posisi mereka di pasar Indonesia.
Dalam ajang WhatsApp Business Summit ketiga di Jakarta pada Selasa (12/8/2025), Country Director Indonesia Meta, Pieter Lydian, mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar terdepan secara global dalam komunikasi bisnis melalui pesan.
Sejumlah brand seperti Paragon, Hyundai, dan Danone telah memanfaatkan Iklan di Status, sementara kreator seperti Tiara Andini dan Jerome Polin telah menggunakan fitur Langganan Saluran. WhatsApp juga memungkinkan penggunaan aplikasi WhatsApp Business gratis dan WhatsApp Business Platform secara bersamaan tanpa mengganti nomor, seperti yang dilakukan jaringan klinik kecantikan Lavalen.
Menurutnya, sebanyak 88% masyarakat Indonesia mengirimkan pesan kepada bisnis setiap minggunya.
WhatsApp kini menghadirkan peningkatan fitur panggilan suara dan video untuk WhatsApp Business Platform, integrasi pengelolaan iklan lintas platform melalui Advantage+ berbasis AI, serta pembaruan pada tab Pembaruan yang kini digunakan 1,5 miliar orang per hari.
Sebelumnya, muncul wacana pembatasan layanan panggilan suara dan video berbasis internet seperti WhatsApp Call, yang ramai diperbincangkan usai forum diskusi publik pada 16 Juli 2025.
Namun, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah tidak memiliki rencana membatasi layanan tersebut.
“Saya tegaskan pemerintah tidak merancang ataupun mempertimbangkan pembatasan WhatsApp Call,” kata Meutya.
Dia juga menyampaikan permohonan maaf jika isu ini sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Meutya memastikan saat ini Komdigi fokus pada agenda prioritas nasional seperti memperluas akses internet di wilayah tertinggal, meningkatkan literasi digital, serta memperkuat keamanan dan perlindungan data pribadi di ruang digital.
-

OPPO Campus Influencer Kembali! Pilih 20 Mahasiswa Jadi Content Creator
Jakarta –
OPPO Indonesia kembali menghadirkan program inspiratif OPPO Campus Influencer. Tahun ini secara eksklusif memilih 20 mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia untuk bergabung dan berkembang bersama.
Mengusung semangat ‘#MakeYourMoment and Share Your Impact with OPPO’, program ini menjadi ruang bagi generasi muda yang memiliki personal branding kuat di media sosial untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi content creator andal di era digital, sekaligus menjadi wajah dan inspirasi dari OPPO Reno14 di lingkungan kampus.
“Melalui OPPO Campus Influencer, kami ingin membuka ruang yang positif dan inklusif bagi generasi muda Indonesia untuk tumbuh, mengekspresikan kreativitas, dan menciptakan konten yang bermakna dengan percaya diri. Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen OPPO dalam mendukung lahirnya talenta digital lokal yang tidak hanya mahir secara teknis, tapi juga mampu membangun koneksi dengan komunitas yang lebih luas. Lewat kehadiran Reno14 Series yang dirancang untuk menangkap momen berharga dengan teknologi berbasis AI, kami percaya anak muda Indonesia bisa #MakeYourMoment dan bersinar sebagai kreator masa depan.” jelas Vice President OPPO Indonesia Patrick Owen dalam keterangan tertulis, Selasa (12/8/2025).
Foto: OPPO
Program ini bukan hal baru, setelah sukses diselenggarakan secara daring pada dua batch sebelumnya yang melibatkan 15 mahasiswa (Batch 1) dan 18 mahasiswa (Batch 2) dari wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Malang, dan Yogyakarta, OPPO kini menghadirkan format terbaru yang lebih inklusif dan interaktif.
Untuk pertama kalinya dalam program OPPO Campus Influencer, pendaftaran dibuka secara publik, memberi peluang lebih luas bagi mahasiswa di seluruh Indonesia yang memenuhi kualifikasi. Tak hanya itu, batch ketiga ini juga mencakup wilayah baru yaitu Medan, sebagai bagian dari ekspansi wilayah penyelenggaraan.
Sebanyak 20 mahasiswa terpilih akan mengikuti rangkaian program selama 5 bulan (Juli-November 2025), mulai dari onboarding, workshop & mentoring, online dan offline fun meet-up, hingga sesi closing chapter yang akan mengukir momen tak terlupakan.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang untuk membantu para peserta memperkaya keterampilan, membangun jaringan kreatif, dan memperkuat portofolio mereka di dunia digital.
Foto: OPPO
Sebagai bagian dari program, para influencer kampus akan didukung penuh dengan perangkat OPPO Reno14 Series sebagai smartphone yang dirancang sebagai partner ngonten favorit anak muda. Ditenagai teknologi terbaru, Reno14 Series hadir dengan tiga fitur utama yang langsung mencuri perhatian:
AI Flash Photography, dengan triple flash cerdas untuk hasil foto malam yang terang, tajam, dan penuh detail, cocok untuk eksplorasi visual ala Gen-Z.
Perekaman video 4K HDR bahkan di dalam air, memberikan kualitas sinematik sekaligus membuktikan ketangguhan perangkat di berbagai kondisi.
Desain Iridescent Mermaid yang unik dan elegan, menjadikan Reno14 bukan hanya perangkat teknologi, tetapi juga fashion statement yang menonjol.
Didukung performa tinggi, baterai tahan lama, dan sistem operasi ColorOS 15 yang lebih cerdas, OPPO Reno14 Series menjadi pilihan tepat untuk menunjang produktivitas, hiburan, hingga konten kreatif anak muda yang ekspresif dan dinamis.
Program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa OPPO tak hanya menghadirkan teknologi canggih seperti Reno14 Series, tapi juga aktif membangun komunitas yang memberdayakan anak muda Indonesia.
Mahasiswa yang ingin bergabung di batch selanjutnya dan menjadi bagian dari komunitas ini, dapat memantau informasi terbaru melalui akun resmi Instagram @OPPOCommunity.ID. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadikan momenmu lebih berarti bersama OPPO!
(anl/ega)
-

Lagu Wajib dan Seru untuk Rayakan HUT RI, dari yang Legendaris hingga Hits Kekinian!
Jakarta: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu identik dengan keceriaan, semangat perjuangan, dan tentunya alunan musik yang menggugah jiwa.
Dari upacara bendera hingga lomba 17-an, musik menjadi bagian penting yang memeriahkan suasana.
Tak hanya lagu nasional yang penuh makna, kini banyak lagu bertema persatuan dan kebangsaan yang bisa bikin perayaan HUT RI makin seru.
Lagu nasional yang tak lekang waktu
Kalau bicara soal lagu HUT RI, tentu tidak lepas dari karya para maestro musik Indonesia. Beberapa di antaranya adalah:Tanah Airku – Saridjah Niung
Maju Tak Gentar – Cornel Simanjuntak
Mengheningkan Cipta – Truno Prawit
Bangun Pemudi Pemuda – Alfred Simanjuntak
Halo-Halo Bandung – Ismail Marzuki
Rayuan Pulau Kelapa – Ismail Marzuki
Indonesia Tetap Merdeka – Cornel Simanjuntak
Kebyar-Kebyar – Gombloh
Indonesia Pusaka – Ismail Marzuki
Berkibarlah Benderaku – Saridjah Niung
Satu Nusa Satu Bangsa – Liberty Manik
Zamrud Khatulistiwa – ChrisyeLagu-lagu ini biasanya diputar di upacara bendera, pawai, atau saat pembukaan lomba 17-an.
Lagu hits untuk perayaan 17-an
Selain lagu klasik, generasi muda juga punya banyak pilihan lagu kekinian yang bisa memompa energi di puncak perayaan kemerdekaan. Beberapa di antaranya:Garuda di Dadaku – NTRL
Bendera – Cokelat
Dari Mata Sang Garuda – Pee Wee Gaskins
Ayo Indonesia Bisa – Marcello Tahitoe
Jadilah Legenda – Superman Is Dead
Menjadi Indonesia – Efek Rumah Kaca
Merah Putih – Saykoji
Negeriku – Chrisye
Hari Merdeka – Cokelat
HUT RI ke-79 – Nightsoundsclouds
Satu Indonesia – KotakDengan kombinasi lagu-lagu nasional dan modern ini, kamu bisa membuat playlist yang pas untuk berbagai momen HUT RI.
Jadi, mau perayaan di sekolah, kantor, atau kampung, pastikan musiknya siap membakar semangat kemerdekaan.
Jakarta: Hari Kemerdekaan Republik Indonesia selalu identik dengan keceriaan, semangat perjuangan, dan tentunya alunan musik yang menggugah jiwa.
Dari upacara bendera hingga lomba 17-an, musik menjadi bagian penting yang memeriahkan suasana.
Tak hanya lagu nasional yang penuh makna, kini banyak lagu bertema persatuan dan kebangsaan yang bisa bikin perayaan HUT RI makin seru.
Lagu nasional yang tak lekang waktu
Kalau bicara soal lagu HUT RI, tentu tidak lepas dari karya para maestro musik Indonesia. Beberapa di antaranya adalah:Tanah Airku – Saridjah Niung
Maju Tak Gentar – Cornel Simanjuntak
Mengheningkan Cipta – Truno Prawit
Bangun Pemudi Pemuda – Alfred Simanjuntak
Halo-Halo Bandung – Ismail Marzuki
Rayuan Pulau Kelapa – Ismail Marzuki
Indonesia Tetap Merdeka – Cornel Simanjuntak
Kebyar-Kebyar – Gombloh
Indonesia Pusaka – Ismail Marzuki
Berkibarlah Benderaku – Saridjah Niung
Satu Nusa Satu Bangsa – Liberty Manik
Zamrud Khatulistiwa – ChrisyeLagu-lagu ini biasanya diputar di upacara bendera, pawai, atau saat pembukaan lomba 17-an.
Baca juga: https://www.medcom.id/nasional/peristiwa/aNrj8l2N-12-lomba-17-agustus-untuk-ibu-ibu-anti-mainstream
Lagu hits untuk perayaan 17-an
Selain lagu klasik, generasi muda juga punya banyak pilihan lagu kekinian yang bisa memompa energi di puncak perayaan kemerdekaan. Beberapa di antaranya:Garuda di Dadaku – NTRL
Bendera – Cokelat
Dari Mata Sang Garuda – Pee Wee Gaskins
Ayo Indonesia Bisa – Marcello Tahitoe
Jadilah Legenda – Superman Is Dead
Menjadi Indonesia – Efek Rumah Kaca
Merah Putih – Saykoji
Negeriku – Chrisye
Hari Merdeka – Cokelat
HUT RI ke-79 – Nightsoundsclouds
Satu Indonesia – KotakDengan kombinasi lagu-lagu nasional dan modern ini, kamu bisa membuat playlist yang pas untuk berbagai momen HUT RI.
Jadi, mau perayaan di sekolah, kantor, atau kampung, pastikan musiknya siap membakar semangat kemerdekaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News(ANN)