Jenis Media: Nasional

  • Rapat Panja RUU TNI Dijaga Koopssus, Puan: Ada yang Geruduk, Masuk Tanpa Izin

    Rapat Panja RUU TNI Dijaga Koopssus, Puan: Ada yang Geruduk, Masuk Tanpa Izin

    Bisnis.com, JAKARTA – Ketua DPR Puan Maharani merespons soal adanya penjagaan dari pasukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI selama rapat konsinyering panita kerja (panja) revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat pada Minggu (16/3/2025) kemarin.

    Menurut Puan, penjagaan yang dilakukan oleh personel dari pasukan elite tiga matra TNI itu dilakukan lantaran adanya upaya penggerudukan atau masuk tanpa izin ke dalam ruang rapat.

    “Teman-teman kan juga tahu bahwa ada yang menggeruduk atau masuk tanpa izin. Jadi memang kalau dalam suatu acara apapun itu kemudian masuk tanpa izin, ya kan tidak diperbolehkan,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/3/2025).

    Maka demikian, anak dari Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri ini berpandangan penggerudukan saat rapat kemarin itu tak patut untuk dilakukan.

    “Tidak patut untuk dilakukan itu masuk ke dalam rumah yang bukan rumahnya,” pungkasnya.

    Sebagai informasi, beredar video di media sosial yang memperlihatkan jajaran kendaraan taktis milik Koopssus TNI. Setidaknya terlihat ada empat kendaraan yang terparkir di depan lobby Hotel Fairmont.

    Adapun, diberitakan sebelumnya berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi pada Sabtu (16/3/2025), ruang rapat panja RUU TNI digeruduk Koalisi Reformasi Masyarakat Sipil sektor keamanan. Kejadian tersebut berlangsung menjelang waktu buka puasa atau sekitar 17.49 WIB. 

    Mulanya, sejumlah anggota koalisi sipil menyiapkan poster dengan beberapa tulisan aspirasi. Salah satu poster itu memuat tulisan “DPR dan Pemerintah Bahas RUU TNI di Hotel Mewah dan Akhir Pekan, Halo Efisiensi?”. 

    Setelah melakukan persiapan, dua anggota koalisi sipil itu merangsek masuk ke ruang rapat. Sontak, hampir seluruh perhatian peserta rapat tertuju kepada Andri Yunus dan rekannya. 

    “Selamat sore bapak ibu, kami dari koalisi masyarakat dari sektor keamanan, pemerhati di bidang pertahanan, kami menuntut agar pembahasan RUU ini dihentikan karena tidak sesuai dengan proses legislasi, ini diadakan tertutup bapak dan ibu,” ujar Wakil Koordinator KontraS, Andri Yunus. 

    Setelah mengucapkan beberapa kalimat ke peserta rapat, kedua anggota koalisi sipil ini langsung ditarik keluar oleh petugas di lokasi. Pintu ruang rapat itu langsung dijaga oleh dua petugas dan kembali tertutup. Namun, Andri masih melakukan orator di pintu ruangan tersebut sembari dibantu rekannya yang membawa poster aspirasi.

  • Cara Ronald Tannur Buang Sial: Cukur Rambut dan Buang Baju di Hotel – Halaman all

    Cara Ronald Tannur Buang Sial: Cukur Rambut dan Buang Baju di Hotel – Halaman all

     

    TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –  Begitu divonis bebas oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya pada 2024 lalu, Gregorius Ronald Tannur mengaku langsung melakukan tradisi buang sial.

    Terpidana kasus pembunuhan Dini Sera Afrianti ini melakukan dua cara buang sial.

    Yakni membuang bajunya dan mencukur rambutnya.

    Bahkan putra eks Anggota DPR ini langsung makan di gerai makanan cepat saji MCD begitu bebas dari tahanan.

    Ronald Tannur mengatakan hal itu saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang suap vonis bebas di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (17/3/2025).

    Dia bersaksi untuk terdakwa eks pengacaranya Lisa Rachmat, ibunya Meirizka Widjaja Tannur, dan eks pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar.

    Soal ucapan buang sial diungkapkan Ronald Tannur saat  Majelis Hakim Sigit Herman Binaji mengonfirmasi ritual buang sial usai dibebaskan oleh hakim.

    “Apakah benar saudara setelah dinyatakan bebas kemudian untuk membuang sial itu pakaian saudara ke hotel dulu?” tanya Hakim Sigit di ruang sidang, Senin (17/3/2025).

    “Betul, Pak,” jawab Ronald Tannur.

    Mandi di Hotel dan Makan di McD

    Ronald Tannur kemudian menjelaskan selain membuang baju, dia juga melakukan potong rambut dan mandi di hotel tersebut.

    Namun ritual di hotel itu tidak berlangsung lama karena dia tidak sampai menginap.

    Setelah divonis bebas hakim PN Surabaya dan dijemput tim kuasa hukumnya di Rutan Klas 1A Medaeng Surabaya, Ronald Tannur mengaku dibawa ke MCD.

    “Saya disinggahkan ke MCD dulu untuk makan karena saya hampir satu tahun tidak makan MCD Pak,” ujar Ronald Tannur.

    Setelah itu, dia dibawa ke cafe milik Lisa.

    Lalu, beranjak ke hotel untuk menjalani ritual buang sial.

    Ronald Tannur mengaku tidak diinformasikan terlebih dahulu bahwa dirinya akan menjalani ritual buang sial.

    “Jadi pakaian yang dipakai selama di rutan itu saudara tinggal di hotel itu?” tanya Hakim Sigit.

    “Sebagian saya tinggal di rutan, Pak, saya bagikan kepada anak-anak yang di rutan,” ujar Ronald Tannur.

    Minta Maaf dan Menangis

    Dalam sidang, Ronald Tannur menahan tangis meminta maaf kepada ibunya, Meirizka Widjaja.

    Dia ditanya penasihat hukum Meirizka perihal seberapa dekat hubungannya dengan sang ibu.

    Menjawab hal tersebut, Ronald Tannur mengaku dirinya yang paling dekat dengan Meirizka ketimbang saudara-saudaranya.

    “Bagaimana hubungan dari saudara saksi dan juga hubungan dari saudara Ibu Meirizka, sedekat apa?” tanya penasihat hukum.

    “Mungkin dari semua anak-anak ibu Meirizka Widjaja, mungkin saya yang paling dekat dengan Ibu Meirizka Widjaja karena kami ke mana-mana selalu berdua,” ucap Ronald Tannur sambil menahan tangisnya.

    Ronald Tannur mengaku perasaannya hancur lantaran harus melihat ibunya duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa.

    Tak hanya itu, dirinya juga mengaku menyesal tidak menuruti kata-kata Meirizka Widjaja hingga akhirnya terlibat kasus pembunuhan Dini Sera Afrianti.

    “Dalam hal ini sampai dengan saat ini, ibu saudara terseret sebagai terdakwa. Saya pengen tahu perasaan saudara melihat ibu kandung saudara ada disini?” tanya tim hukum.

    “Ya hancur (perasaanya) pak, apalagi yang bisa saya katakan. Saya menyesal, jika saya tidak pergi malam itu, jika saya menuruti kata-kata ibu saya, mungkin tidak ada kejadian seperti ini. Kita semua tidak di sini,” ucap Ronald.

    Setelah panjang lebar, kemudian sambil menahan tangis, Ronald Tannur pun meminta maaf kepada ibunya yang duduk bersebelahan dengan tim penasihat hukum.

    “Maaf ya Ma, maaf ya Ma,” kata Ronald Tannur.

    Menyuap Hakim

    Adapun dalam perkara ini Meirizka Widjaja didakwa telah menyuap Hakim Pengadilan Negeri Surabaya sebesar Rp 4,6 miliar agar anaknya divonis bebas dalam perkara pembunuhan.

    Kasus yang menyeret Ronald Tannur terjadi pada 4 Oktober 2023 dini hari.

    Kasus penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Dini Sera Afriyanti bermula saat Ronald Tannur datang ke tempat karaoke di wilayah Surabaya  pada 3 Oktober 2023 malam sekira pukul 21.32 WIB.

    Kemudian Ronald Tannur bersama Dini Sera menuju room 7 di tempat karaoke tersebut sambil minum minum keras.

    Setelah itu, Rabu, 4 Oktober 2023 pukul 00.10, Ronald Tannur dan Dini bertengkar ketika hendak pulang.

    Hingga akhirnya Dini Sera dianiaya hingga meninggal dunia.

    Kemudian, polisi pun memproses perkara tersebut hingga masuk pengadilan.

    Tapi pada Rabu (24/7/2024) Ronald Tannur divonis bebas hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

    Kebebasan Ronald Tannur tak berlangsung lama, Mahkamah Agung (MA) pun memutus Perkara nomor: 1466/K/Pid/2024 dengan terdakwa Ronald Tannur.

    Dalam putusan kasasi yang diketuai Soesilo dan  hakim anggota Ainal Mardhiah dan Sutarjo dinyatakan Ronald Tannur bersalah dan dihukum 5 tahun penjara.

    Putusan tersebut dibacakan pada Selasa, 22 Oktober 2024.

    Dalam putusan kasasi, Ronald Tannur terbukti melanggar Pasal 351 Ayat (3) KUHP.

    Pasal 351 KUHP mengatur tentang tindak pidana penganiayaan biasa, yaitu penganiayaan yang tidak termasuk penganiayaan berat dan penganiayaan ringan.

    Ayat 3 dalam pasal 351 berbunyi: Penganiayaan yang menyebabkan kematian, dihukum dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.

    Ronald Tannur ditangkap di Surabaya, Jawa Timur.

    Sumber: Tribunnews.com/Kompas.com

     

  • Menyenangkan Hati dan Menenangkan Umat

    Menyenangkan Hati dan Menenangkan Umat

    loading…

    HM. Adib Abdushomad, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama (Kemenag). Foto/Ist

    HM. Adib Abdushomad
    Kepala Pusat Kerukunan Umat BeragamaKementerian Agama (Kemenag)

    KEHADIRAN bulan suci Ramadan selalu ditunggu dan diharapkan kedatangannya bagi umat Islam di dunia karena di bulan inilah ada banyak keistimewaan dari Allah SWT sang pencipta yang menginginkan hambanya menjadi pribadi yang bertaqwa (laallakum tattaqun).

    Dalam banyak hal pelaksanaan ibadah puasa Ramadan satu bulan ini menjadi terasa ringan karena ada dimensi kolektifitas dalam beribadah, sebagaimana tercermin dalam sholat taraweh dan witir berjamaah.

    Belum lagi aktifitas kegiatan takjil, buka puasa bersama sangat terasa kebersamaan yang ada dari semua yang terlibat. Bahkan yang unik banyak sekali undangan buka puasa Ramadan lintas agama tidak saja dari umat Islam yang sedang punya hajat pelaksanaan ibadah puasa Ramadan.

    Dari gambaran diatas sangat terlihat ruang transendensi yang sifatnya individual-personal yang menghubungkan manusia dengan Tuhan, sekaligus ruang sosial yang mempertemukan manusia dengan sesamanya. Dengan demikian dalam ibadah puasa Ramadan ini terkanding nilai-nilai kebaikan universal.

    Namun demikian, dalam realitas sosial keagamaan kita, ada sebagian yang menangkap ibadah puasa Ramadan secara parsial yakni sebagai kewajiban ibadah pribadi, sementara dimensi sosial dan perannya dalam menenangkan umat sering kali terabaikan.

    Padahal, puasa Ramadan sejatinya adalah praktik keagamaan yang mengandung potensi besar untuk menyenangkan hati manusia sekaligus menenangkan relasi sosial di tengah masyarakat. Dalam perspektif sosiologi agama, Emile Durkheim menyebutkan bahwa ritual keagamaan yang dilaksanakan secara kolektif mampu menciptakan solidaritas sosial yang memperkuat kohesi masyarakat.

    Puasa yang dilakukan oleh jutaan umat Islam secara serempak di seluruh dunia adalah bentuk nyata dari collective effervescence, sebuah semangat kebersamaan yang seharusnya menghidupkan persaudaraan, kasih sayang, dan ketenangan. Namun, ketika puasa hanya dipahami sebagai rutinitas ibadah, tanpa kesadaran sosial yang menyertainya, maka hilanglah peluang besar menjadikan Ramadan sebagai momentum menyemai kerukunan dan kedamaian.

    Lebih jauh, puasa juga dapat dipahami dalam kerangka psikologi sosial sebagai latihan pengendalian diri (self-control) dan regulasi emosi (emotional regulation). Walter Mischel, dengan teorinya tentang delayed gratification, menekankan pentingnya kemampuan individu untuk menunda kepuasan diri demi mencapai tujuan jangka panjang.

    Puasa, pada esensinya merupakan bentuk konkret dari pengendalian diri tersebut. Menahan lapar, dahaga, amarah, serta perilaku negatif lainnya adalah latihan intensif membentuk kepribadian yang matang secara emosi, stabil dalam bersikap, dan bijak dalam merespons konflik sosial.

  • Reaksi Prabowo Ketika Ditanya Polemik RUU TNI: Terima Kasih

    Reaksi Prabowo Ketika Ditanya Polemik RUU TNI: Terima Kasih

    Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto enggan memberikan tanggapan terkait revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang tengah menjadi sorotan publik.

    Saat ditanya oleh awak media terkait dengan responnya terhadap penolakkan revisi UU TNI, Prabowo hanya memberikan respons singkat dengan senyum dan mengangkat dua jempol.

    “Terima kasih, terima kasih,” ujar Prabowo sembari tersenyum dan mengangkat kedua jempolnya, tanpa memberikan jawaban lebih lanjut di area smelter di kawasan PT Freeport Indonesia (PTFI), Senin (17/3/2025).

    Sebelumnya, Istana Kepresidenan menegaskan bahwa Revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) tidak bertujuan untuk menghidupkan kembali konsep Dwifungsi ABRI.

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan bahwa tidak ada arah dalam memundurkan demokrasi dengan menghidupkan konsep tersebut melalui revisi UU TNI.

    “Enggak-enggak. Ndak, kami pastikan tidak [revisi RUU TNI tidak akan menghidupkan kembali Dwifungsi ABRI],” ujarnya kepada wartawan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta, Senin (17/3/2025).

    Lebih lanjut, Prasetyo juga mengingatkan agar tidak terjadi kesalahpahaman dan pembenturan antara berbagai pihak terkait revisi ini. Menurutnya, TNI adalah institusi milik bangsa dan negara yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen masyarakat.

    Mensesneg membantah anggapan bahwa revisi UU TNI bertujuan untuk menghidupkan kembali Dwifungsi ABRI. Dia menegaskan bahwa revisi ini ditujukan untuk memperkuat institusi TNI dalam melindungi kedaulatan bangsa dan menghadapi berbagai tantangan nasional.

    “Tolonglah untuk tidak mengeluarkan statement statement seolah olah ada dikotomi, kemudian disampaikan juga masyarakat akan kembali ada dwifungsi abri, tidak begitu,” tandas Prasetyo.

  • Politisi Tuh Enggak Pernah Berhenti Kampanye

    Politisi Tuh Enggak Pernah Berhenti Kampanye

    loading…

    Presiden Prabowo Subianto mengatakan politisi tidak pernah berhenti kampanye. Foto/YouTube Setpres

    JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengatakan politisi tidak pernah berhenti kampanye. Celetukan Prabowo ini di sela pidatonya saat meresmikan Smelter atau Pabrik Pemurnian Logam Mulia PT Freeport Indonesia, di Gresik, Jawa Timur, Senin (17/3/2025).

    Prabowo mulanya akan mengakhiri pidato sambutannya karena mengaku sudah kehabisan bahan. Dia mengatakan jika terlalu lama berpidato bisa dianggap sebagai kampanye.

    Apalagi, Prabowo yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra itu, dicalonkan untuk maju lagi menjadi Presiden pada 2029. “Saya kira itu ya, udah kehabisan bahan ya, kalau terlalu lama nanti jadi kampanye lagi. Padahal masih lama kampanye, tapi katanya ya, kalau politisi tuh enggak pernah berhenti kampanye katanya,” katanya.

    Lebih lanjut, Prabowo pada kesempatan itu mengungkapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, setiap bulan ada pabrik hingga gedung baru yang diresmikan.

    “Terima kasih saudara-saudara sekalian, terima kasih Ibu Gubernur, Jawa Timur ini memang luar biasa. Saya terbang ini sudah tiap bulan masih ada saja, pabrik baru, gedung baru, ini luar biasa Jawa Timur,” katanya.

    Bahkan, Prabowo memuji Khofifah yang cocok sebagai Perdana Menteri. Apalagi, jumlah penduduk Jawa Timur justru lebih banyak jika dibandingkan dengan Malaysia. “Di Jawa Timur jumlah penduduknya berapa? 50 juta, 41,6 juta, lebih besar dari Malaysia itu. Mungkin Ibu Khofifah cocoknya jadi Perdana Menteri ini.”

    Menutup sambutannya, Prabowo meminta semua pihak yang hadir di peresmian Smelter Freeport di Gresik untuk bekerja sama meraih kemakmuran. “Baik, terima kasih. Selamat bekerja, selamat menatap masa depan, meraih kemakmuran bersama untuk semua pihak, terima kasih.”

    (rca)

  • Penyanyi “Iclik Cinta” Icha Chellow Mangkir dari Panggilan Polres Blitar Kota

    Penyanyi “Iclik Cinta” Icha Chellow Mangkir dari Panggilan Polres Blitar Kota

    Blitar (beritajatim.com) – Penyanyi dangdut Icha Chellow mangkir dari pemanggilan Satreskrim Polres Blitar Kota. Pelantun lagu Iclik Cinta itu tidak menghadiri pemeriksaan Satreskrim Polres Blitar Kota dengan alasan sakit.

    Padahal Icha Chellow seharusnya mendatangi Polres Blitar Kota bersama Mala Agatha dan rumah produksi lagu Iclik Cinta. Ketiganya dipanggil untuk dimintai keterangan terkait video clip lagu Iclik Cinta dengan latar Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Bung Karno yang dilaporkan ke polisi oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

    “Sudah kita periksa kemarin sama manajernya terus penyanyi satunya itu (Icha Chellow) gak bisa hadir karena sakit jadi kami jadwalkan kembali untuk pemeriksaan yang bersangkutan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Blitar Kota, Senin (17/3/2025).

    Icha Chellow sendiri merupakan penyanyi lagu Iclik Cinta bersama Mala Agatha. Kedua penyanyi tersebut dan rumah produksi lagu Iclik Cinta itu kemudian dilaporkan ke polisi, usai menggunakan Perpusnas Bung Karno sebagai latar video clip nya.

    Pelapor Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Blitar. Dari kajian GMNI Blitar, penggunaan Perpusnas Bung Karno sebagai latar dalam musik video ini berpotensi melanggar Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Pasal 66 dalam undang-undang tersebut melarang segala bentuk tindakan yang dapat merusak atau mengurangi nilai penting dari cagar budaya, baik secara fisik maupun nonfisik.

    Dari situlah kemudian penyanyi dan rumah produksi lagu Iclik Cinta dilaporkan ke Polres Blitar Kota. Kini Mala Agatha dan rumah produksi telah dimintai keterangan sementara Icha Chellow masih akan dijadwalkan ulang karena mangkir dari pemanggilan.

    “Kita jadwalkan Rabu atau Kamis ini,” tegasnya.

    Mangkirnya Icha Chellow dari pemanggilan ini mendapatkan berbagai reaksi dari warga. Mayoritas warga berharap Icha Chellow bisa hadir dan memberikan klarifikasinya usai membuat gaduh lewat video clip lagunya.

    “Ya seharusnya sebagai warga negara yang baik harusnya dia datang memenuhi pemanggilan, sebagai bentuk pertanggungjawaban, tapi kalau misal benar sakit ya bisa dilakukan pemanggilan ulang,” Aziz, warga.

    Sejauh ini Polres Blitar Kota sendiri telah melakukan klarifikasi terhadap 5 orang yang berkaitan dengan lagu Iclik Cinta. Polisi pun kini masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. [owi/beq]

  • Soal Utusan Misterius Jokowi ke PDIP, Puan: Tanyakan ke yang Bersangkutan

    Soal Utusan Misterius Jokowi ke PDIP, Puan: Tanyakan ke yang Bersangkutan

    Bisnis.com, JAKARTA – Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani ikut menyikapi soal kabar tentang utusan misterius yang mengancam melakukan kriminalisasi bila tidak mengembalikan status Jokowi sebagai kader PDIP.

    Meski demikian, Puan enggan berbicara banyak mengenai hal tersebut. Dia hanya menekankan lebih baik hal itu ditanyakan langsung kepada Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

    “Ya, tanyakan kepada yang bersangkutan,” katanya kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Senin (17/3/2025).

    Lebih lanjut, kala dirinya ditanyai soal hubungan antara PDIP dan Jokowi, dia hanya menuturkan untuk menyudahi hal-hal yang membuat bangsa Indonesia terpecah belah. Terlebih, saat ini sedang bulan Ramadan, sehingga Puan mengingatkan untuk sama-sama berpikiran positif.

    “Sudahi hal-hal yang membuat kita ini kemudian hanya berkutat dengan hal-hal yang kemudian membuat kita itu saling berprasangka,” tutur dia.

    Diberitakan sebelumnya, Hubungan antara PDI Perjuangan (PDIP) dengan Presiden ke 7 Joko Widodo alias Jokowi terus memanas. Jokowi merasa terus difitnah oleh politikus PDIP.  

    Peristiwa terbaru adalah kabar tentang utusan misterius yang mengancam melakukan kriminalisasi kalau tidak mengembalikan status Jokowi sebagai kader PDIP. 

    Jokowi mengaku kesabaran ada batasnya. Ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep bahkan menyebut kabar tersebut tidak benar. 

    “Enggak ada, ya harusnya disebutkan siapa, begitu loh biar jelas. Enggak ada,” tutur Jokowi dilansir dari Solopos.

    Sebelumnya, PDI Perjuangan (PDIP) mengungkap bahwa ada pihak yang berupaya meminta supaya Sekretaris Jenderal partai Hasto Kristiyanto segera dipecat dan memulihkan keanggotaan Presiden ke 7 Joko Widodo alias Jokowi. 

    Hal tersebut diungkapkan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus di sela-sela acara konferensi pers yang digelar di DPP PDIP Jakarta, Rabu (12/3). 

    Deddy mengatakan permintaan khusus itu datang pada tanggal 14 Desember 2024 lalu melalui seseorang. Jika permintaan itu tidak dipenuhi oleh PDIP, kata Deddy, bakal ada 9 orang kader PDIP yang bakal diciduk oleh Kepolisian dan KPK. 

    “Perlu diketahui bahwa sekitar tanggal 14 Desember, itu ada utusan yang menemui kami, memberitahu bahwa sekjen harus mundur, lalu jangan pecat Jokowi dan menyampaikan ada sekitar 9 orang dari PDIP yang menjadi target dari pihak kepolisian dan KPK,” tuturnya.

  • Pengangkatan CASN 2024 Dipercepat, Mensesneg: Pemerintah Komitmen Penuhi Hak Semuanya

    Pengangkatan CASN 2024 Dipercepat, Mensesneg: Pemerintah Komitmen Penuhi Hak Semuanya

    Pengangkatan CASN 2024 Dipercepat, Mensesneg: Pemerintah Komitmen Penuhi Hak Semuanya
    Tim Redaksi
    JAKARTA, KOMPAS.com
    – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa pemerintah akan memenuhi hak-hak calon aparatur sipil negara (
    CASN
    ) dengan mempercepat pengangkatannya.
    “Untuk itu, kami minta seluruh calon ASN tetap tenang dan percaya bahwa pemerintah berkomitmen penuh dalam memenuhi hak-hak saudara sekalian,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Senin (17/3/2025).
    Menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo mengatakan bahwa menjadi ASN adalah bentuk pengabdian dalam melayani masyarakat.
    “Bapak presiden mengingatkan kita semua bahwa menjadi ASN itu pengabdian dalam melayani masyarakat. Kami ucapkan selamat kepada saudara-saudara calon ASN yang akan diangkat,” katanya.
    Dia mengatakan, proses rekrutmen dan pengangkatan ASN bukan sekadar upaya membuka lapangan pekerjaan tetapi untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.
    “Pengangkatan ASN dilakukan dalam rangka memastikan kebutuhan pelayanan bagi masyarakat dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya,” ujar Prasetyo.
    Sebelumnya diberitakan, pemerintah mengumumkan bahwa
    pengangkatan CASN
    bakal dipercepat.
    Bagi CASN, mereka akan diangkat paling lama Juni 2025. Sementara untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), pengangkatannya akan diselesaikan paling lambat Oktober 2025.
    “Penyelesaian pengangkatan ini agar ditindaklanjuti sesuai dengan kesiapan masing-masing kementerian/lembaga dan instansi terkait,” kata Prasetyo.
    Namun, diketahui bahwa sebelumnya pengangkatan CASN sempat diputuskan diundur hingga Oktober 2025.
    Copyright 2008 – 2025 PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). All Rights Reserved.

  • Bu Khofifah Cocok Jadi Perdana Menteri

    Bu Khofifah Cocok Jadi Perdana Menteri

    loading…

    Khofifah Indar Parawansa bersama Emil Dardak. Foto/Istimewa

    GRESIK – Presiden Prabowo Subianto melontarkan candaan bahwa Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa cocok menjadi perdana menteri. Kelakar tersebut disampaikan saat menghadiri peresmian fasilitas Precious Metal Refinery(PMR) atau pabrik penghasil emas atau logam mulia di Gresik, Jawa Timur (Jatim), Senin (17/3/2025).

    Mulanya, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada Khofifah dan menyebut bahwa Jawa Timur provinsi yang luar biasa. Sebab, setiap dirinya ke Jawa Timur selalu ada pembangunan baru.

    “Terima kasih saudara-saudara sekalian, terima kasih Ibu Gubernur. Jawa Timur ini memang luar biasa. Saya terbang ini sudah tiap bulan masih ada saja, pabrik baru, gedung baru, ini luar biasa Jawa Timur,” ucap Prabowo.

    Prabowo kemudian bertanya jumlah penduduk di Jawa Timur. “Di Jawa Timur jumlah penduduknya berapa? 50 juta, 41,6 juta, lebih besar dari Malaysia itu. Mungkin Ibu Khofifah cocoknya jadi perdana menteri ini,” kata Prabowo yang disambut tawa.

    Kepala Negara berharap, Jawa Timur terus menjadi tuan rumah bagi pembangunan berbagai proyek ke depan. Menurutnya, Jawa Timur jadi tempat ramah investasi.

    (zik)

  • Warga Sampang Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Persawahan

    Warga Sampang Geger! Bayi Perempuan Ditemukan Tergeletak di Persawahan

    Sampang (beritajatim.com) – Warga Desa Tolang, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, dikejutkan oleh penemuan bayi perempuan yang tergeletak di area persawahan pada Senin (17/3/2025). Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Nurhalimah yang sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya.

    Kapolres Sampang, AKBP Hartono, membenarkan adanya temuan bayi tersebut dan menyatakan bahwa petugas kepolisian telah mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

    “Pertama kali bayi itu ditemukan oleh warga setempat yang sedang mencari rumput pakan ternaknya. Ia dikagetkan dengan suara bayi di tengah sawah. Saat didekati, terdapat bayi perempuan yang diduga sengaja dibuang,” ujar Hartono.

    Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dan tali pusarnya sudah terpotong.

    “Penemuan bayi ini masih kita kembangkan dan mengumpulkan bukti-bukti. Nanti akan kita rilis,” tambahnya.

    Fenomena Penelantaran Bayi di Indonesia

    Penemuan bayi yang diduga sengaja dibuang bukanlah kasus yang pertama terjadi di Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai daerah kerap dihebohkan dengan temuan bayi yang ditelantarkan, baik di tempat umum, masjid, maupun area terpencil seperti kebun atau sawah.

    Menurut data Kementerian Sosial, setiap tahun terdapat ratusan kasus pembuangan bayi di Indonesia. Faktor utama yang melatarbelakangi kejadian ini umumnya adalah:

    Banyak ibu muda yang merasa tertekan dan takut menghadapi stigma sosial sehingga memilih menelantarkan bayinya.

    Ketidakmampuan secara finansial sering kali menjadi alasan bagi orang tua untuk meninggalkan bayinya karena merasa tidak mampu merawat.

    Kurangnya edukasi dan layanan sosial

    Minimnya akses terhadap layanan kesehatan dan dukungan psikologis bagi ibu hamil bisa menjadi pemicu tindakan penelantaran bayi.

    Solusi dan Langkah Pencegahan

    Agar kejadian serupa tidak terus berulang, pemerintah dan masyarakat perlu mengambil langkah-langkah pencegahan, antara lain:

    Edukasi dan sosialisasi kesehatan reproduksi

    Pendidikan mengenai kesehatan reproduksi dan tanggung jawab orang tua perlu diperkuat sejak usia sekolah.

    Dukungan psikososial bagi ibu hamil

    Menyediakan layanan konseling dan tempat perlindungan bagi ibu hamil yang mengalami tekanan sosial atau ekonomi.

    Meningkatkan pengawasan dan sistem pelaporan

    Masyarakat perlu lebih peduli dan melaporkan jika mengetahui indikasi penelantaran bayi atau perempuan yang mengalami kehamilan tanpa dukungan keluarga.

    Kasus penemuan bayi di Sampang ini menjadi pengingat bahwa masih banyak bayi yang lahir ke dunia tanpa perlindungan. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga sosial untuk memastikan bahwa setiap bayi mendapatkan hak hidup yang layak. [sar/ian]